cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Inovasi
ISSN : 14115549     EISSN : 25276220     DOI : -
The Journal contains the original article of the research related to the problem areas of Agricultural Production, Animal Production, Agribusiness Management, and Agricultural Technology.
Arjuna Subject : -
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol 13 No 1 (2013): April" : 13 Documents clear
PENGARUH KONDISI LINGKUNGAN DAN MOTIVASI TERHADAP KEMANDIRIAN BELAJAR MAHASISWA POLITEKNIK NEGERI JEMBER Siti Aisyiyah
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 13 No 1 (2013): April
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v13i1.63

Abstract

Kemandirian belajar mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa perlu ditumbuhkan dan dikembangkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia melalui penciptaan kondisi lingkungan yang kondusif dan peningkatan motivasi. Pelaksanaan penelitian ini ditujukan untuk mengetahui pengaruh kondisi lingkungan dan motivasi baik secara parsial maupun secara serempak terhadap kemandirian belajar mahasiswa Politeknik Negeri Jember. Sampel diambil dengan teknik sampling acak bertingkat.  Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner untuk ketiga variabel yang telah dikalibrasi. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif dan inferensial. Analisis deskriptif dilakukan untuk memperoleh gambaran secara umum dari hasil penelitian. Analisis inferensial dilakukan untuk meguji hipotesis dengan menggunakan analisis regresi baik secara parsial maupun berganda pada taraf sinifikansi 5%. Analisis data dalam penelitian ini menunjukkan hasil sebagai berikut: (1) terdapat pengaruh yang signifikan dari kondisi lingkungan terhadap kemandirian belajar mahasiswa, (2) terdapat pengaruh yang signifikan dari motivasi terhadap kemandirian belajar mahasiswa, (3) terdapat pengaruh yang signifikan secara serempak dari kondisi lingkungan dan motivasi terhadap kemandirian belajar mahasiswa.
METODA PENDUGA BOBOT SAPI DENGAN TEKNOLOGI PENGOLAHAN CITRA (Image Prosesing) Ujang Suryadi; Amal Bahariawan
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 13 No 1 (2013): April
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v13i1.74

Abstract

Penentu bobot badan sapi berdasarkan ukuran tubuh bertolak dari anggapan bahwa tubuh sapi itu berupa sebuah tong. Pengukuran bentuk tubuh sapi dari tiga kondisi yaitu depan, belakang, dan samping dapat dilakukan dengan mengaplikasi teknolgi citra digital. Proses pengolahan citra digital dilakukan dengan cara'mengambil obyek citra menggunakan kamera digital dan kemudian dilakukan pengolahan citra sesuai yang diinginkan dengan menggunakan progam Pascal. Dari pengolahan citra ini akan dihasilkan ukuran luas, keliling dari bagian sapi yang di citra. Nilai yang diperoleh ini akan dapat menggambarkan bobot badan sapi dan juga penafsiran tentang berat karkas. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah : menentukan bobot badan sapi dan juga penafsiran berat karkas dengan menggunakan teknik citra digital. Dari kegiatan penelitian ini dapat diambil kesimpulan sebagai berikut : (a) Algoritma pendugaan berat sapi telah disusun berdasarkan model linier antara berat sapi dengan luas proyeksinya dengan persamaan model linier y = 14.083x + 178.58 dan nilai koefisien determinasi         (R2  = 0.8815), (b) Model pendugaan berdasarkan model linier antara berat sapi dengan luas piksel proyeksinya dapat dikembangkan lebih lanjut karena koefisien detetrinasinya sangat tinggi, (c) Dibandingkan dengan hasil pengukuran berat sapi secara langsung maka pendugaan berat sapi berdasarkan luas proyeksi citra mempunyai ketepatan 80%.
JAVA ANDROID UNTUK SARANA INFORMASI LABORATORIUM KOMPUTASI DAN SISTEM INFORMASI Dwi Putro Sarwo Setyohadi
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 13 No 1 (2013): April
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v13i1.38

Abstract

Laboratorium sebagai sarana belajar vokasi pada lingkungan politeknik khususnya jurusan teknologi informasi menjadi motor utama dalam kegiatan belajar mengajar. Tidak dipungkiri hampir seluruh aktivitas mahasiswa adalah praktikum yang  berada di dalam laboratorium. Peran dan kesiapan laboratorium itu sendiri didalam memberikan pelayanan prima kepada customer nya adalah prioritas. Jadwal penggunaan laboratorium yang padat, teknisi yang bertugas, serta informasi lain yang berhubungan dengan Laboratorium sangatlah dibutuhkan.                Informasi yang didukung mobilitas akses sangatlah prior dan kunci sukses untuk menjawab tantangan di atas. Perkembangan teknologi komunikasi dilebur beserta kemampuan sistem operasi yang rendah resource, multi platform, dan memiliki endurance yang baik menjadi sarana yang digunakan untuk menyediakan informasi yang mudah dan fleksibel. Pada penelitian ini dibuat agar dapat diaksesnya informasi tersebut dengan menggunakan piranti mobile dengan sistem operasi Android dengan Java Platform.
TOLERANSI BAHAN ORGANIK PADA EFEKTIFITAS PEMAKAIAN AGENS HAYATI UNTUK MENINGKATAN PRODUKSI DAN KUALITAS KOPI ROBUSTA Di PERKEBUNAN KALIJOMPO KECAMATAN SUKORAMBI JEMBER Dian Hartatie; Titien Fatimah
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 13 No 1 (2013): April
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v13i1.112

Abstract

Penelitian di laksanakan di Kalijompo. Sukorambi kabupaten Jember dengan luasan 1,6 Ha, Tahun 2007 s/d 2008 pada ketinggian tanah 640 dpl, kelembaban 85-90% jenis tanah Inceptisol, Pusat Penelitian Kopi Kakao  Se Indonesia Desa Kaliwining Kabupaten Jember, Laboratorium hama dan penyakit Fakultas Pertanian Universitas Negeri Jember. Metode penelitian menggunakan rancangan acak kelompok 2 faktor di ulang 3 kali, dengan uji lanjutan Uji berganda DMRT dengan taraf 5%. Adapun factor pertama (I) yaitu pemakaian bahan organic (A) dengan perlakuan : A1= bekas pangkasan, A2 = pupuk kandang (kotoran ternak), A3             = bekas pangkasan/kulit kopi + jerami padi (1 : 1),A4= bekas pangkasan/kulit kopi + kotoran ternak (1 : 1). Sedangkan factor ke-dua (II) yaitu : pemakaian agen hayati (B): B1           = control, B2         = pestisida, B3                = Jamur B.bassiana (agen hayati),B4 = Nematoda Steinernema sp (agen hayati) Hasil tahun pertama : 1) perlakuan pemanfaatan bahan organik pada parameter pengamatan pada produksi, redemen kopi tidak memberikan pengaruh yang nyata, 2) perlakuan pemakaian hayati pada parameter pengamatan jumlah larva, jumlah imago, memberikan pengaruh yang nyata, 3) pemanfatan bahan organik (A) dan pemakaian agenhayati (B) terhadap peningkatan produksi dan kualitas kopi Robusta pada panen tahun pertama, terjadi interaksi pada parameter pengamatan tingkat serangan pada biji yang terserang hama H.hampei .dan parameter jumlah biji yang terserang hama H.hampei. Dan tahun kedua diperoleh hasil penelitian: 1) bahan organik memberikan pengaruh yang nyata pada parameter tingkat serangan hama H. Hampei, 2) pPemakaian agens hayati tidak memberikan pengaruh yang nyata pada semua parameter perlakuan, 3) pemanfaatan Bahan Organik ada efektifitas pemakaian agens hayati untuk meningkatkan produksi dan kualitas kopi robusta terjadi interaksi pada parameter pengamatan produksi beras.
PENGETAHUAN DAN SIKAP MAHASISWA TENTANG PENYAKIT HEPATITIS A DI POLITEKNIK NEGERI JEMBER Faiqatul Hikmah
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 13 No 1 (2013): April
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v13i1.80

Abstract

Terdapat kenaikan 150 persen angka penderita Hepatitis A pada bulan Februari 2012, berdasarkan data Dinas Kesehatan kabupaten Jember. Pada maret 2012 berdasarkan data Dinas Kesehatan jember, terdapat penderita hepatitis A sebanyak 120 orang yang harus dirawat di sejumlah rumah sakit dijember, diantaranya terdapat 96 orang adalah mahasiswa. Banyaknya mahasiswa yang terserang penyakit karena kawasan kampus di Jember merupakan daerah endemis virus hepatitis A.Tujuan penelitian untuk menganalisi perbedaan pengetahuan dan sikap antara mahasiswa kesehatan dan mahasiwa non kesehatan di Politeknik Negeri Jember.Jenis penelitian adalah penelitian survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilaksanakan di kampus Politeknik Negeri Jember. Populasi berjumlah 3180 orang dan Jumlah sampel sejumlah 50 orang dengan 25 orang mahasiswa kesetan dan 25 mahasiswa non kesehatan.Hasil penelitian dianalisi dengan menggunakan uji T test independent dan Two-Sample Kolmogorov-Smirnov Test, dari hasil tes tersebut diketahuai bahwa tidak ada perbedaan pengetauan dan sikap anatara mahasiswa kesehatan dan mahasiwa non kesehatan di Politeknik Negeri Jember.Perlunya dilakukan peningkatan pengetahuan tentang hepatitis A dengan memanfaatkan media yang ada di politeknik negeri jember sebagai upaya pencegahan.
APLIKASI PESTISIDA BERDASARKAN MONITORING DAN PENGGUNAAN KELAMBU KASA PLASTIK PADA BUDIDAYA BAWANG MERAH M Syarief
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 13 No 1 (2013): April
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v13i1.85

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh aplikasi pestisida berdasarkan monitoring dan penggunaan kelambu kasa plastil terhadap jenis hama dan penyakit yang menyerang tanaman bawang merah, intensitas serangan hama dan penyakit serta  produksi bawang merah.Penelitian ini telah dilaksanakan di Kebun Percobaan Politeknik Negeri Jember pada Desember 2010 sampai dengan Maret 2011, menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan pola faktorial, terdiri atas dua faktor yaitu Faktor A (aplikasi pestisida) terdiri atas dua level yaitu A0 (berdasarkan monitoring) dan A1 (terjadwal). Faktor B (penggunaan kelambu kasa plastik) terdiri atas dua level yaitu B0 (tanpa kelambu kasa plastik) dan  B1 (menggunakan kelambu kasa plastik). Masing-masing kombinasi perlakuan diulang sebanyak 4 (empat) kali. Data pengamatan dianalisis menggunakan sidik ragam (Anova). Untuk membedakan antar perlakuan menggunakan Uji Beda Nyata Terkecil pada (BNT) pada taraf 5%.  Kesimpulan penelitian ini sebagai berikut: jenis hama meliputi : Ulat Bawang (Spodoptera exigua) dan Trip (Thrip tabaci), penyakit meliputi: Becak ungu (Alternaria porri), Layu Fusarium (Fusarium oxyporum) dan Antraknose (Colletroticum gloeosporiodes), Intensitas serangan hama dipengaruhi oleh faktor penggunaan kelambu kasa plastik. Perlakuan B1 (menggunakan kelambu kasa plastik) menunjukkan intensitas serangan hama lebih rendah dibanding B0 (tanpa menggunakan kelambu kasa plastik), Terdapat interaksi pengaruh aplikasi pestisida dan penggunaan kelambu kasa plastik terhadap intensitas serangan penyakit. Pada umumnya  AOB0 (aplikasi pestisida berdasarkan monitoring tanpa menggunakan kelambu kasa plastik) dan A1B0 (aplikasi pestisida terjadwal tanpa menggunakan kelambu kasa plastik)  menunjukkan intensitas serangan penyakit lebih tinggi dibanding kombinasi perlakuan lainnya. Produksi bawang merah hanya dipengaruhi oleh faktor penggunaan kelambu kasa plastik. Perlakuan B1 (menggunakan kelambu kasa plastik) menunjukkan produksi yang lebih tinggi (10.58 ton per hektar) dibanding B0 (tanpa menggunakan kelambu kasa plastik) yaitu 6.75 ton per hektar.
STRATEGI PENGEMBANGAN INDUSTRI BUAH-BUAHAN DI JAWA TIMUR M Fatoni Kurnianto
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 13 No 1 (2013): April
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v13i1.115

Abstract

Perkembangan sektor industri sangat erat kaitannya dengan proses industrialisasi sebagai grand design pembangunan ekonomi di Indonesia. Dalam menanggapi persaingan yang semakin tajam, maka setiap perusahaan harus selalu berusaha untuk meningkatkan efisiensinya. Semakin tinggi efisiensinya akan dapat memperbesar kemampuan perusahaan untuk menghasilkan keuntungan operasi perusahaan, baik dikaitkan dengan penjualan maupun modal yang digunakan untuk menghasilkan keuntungan tersebutBegitu banyak industri yang ada di Indonesia, apalagi di Provinsi Jawa Timur, yaitu baik industri yang bergerak di bidang jasa, konsumsi, transportasi, perhubungan dan yang lainnya. Untuk industri konsumsi dimana dalam hal ini industri makanan dan minuman, persaingan yang terjadi di antara perusahaan-perusahaan sangat ketat - mereka bersaing untuk memperoleh kepercayaan konsumen juga demi meningkatkan laba perusahaannya Dengan demikian untuk meningkatkan hasil industri khususnya industri makanan dan minuman di Provinsi Jawa Timur sendiri, perlu adanya pembaharuan dan peningkatan dalam setiap faktor-faktor produksi contohnya bahan baku, teknologi dan tenaga kerja sangat berperan khusus untuk meningkatkan sektor produksi suatu industri sehingga besar terhadap besar kecilnya proses produksi industri makanan dan minuman, Perdagangan dunia diperkirakan akan meningkat dengan tingkat pertumbuhan rata-rata sekitar 8% per tahun.
PENGEMBANGAN PRODUK GENSET ENERGI SURYA DAN ANGIN TERPADU BERBASIS QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT Wendy Triadji Nugroho
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 13 No 1 (2013): April
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v13i1.61

Abstract

Daerah pesisir Indonesia memiliki potensi kecepatan angin dan sinar matahari yang berlimpah. Ini merupakan sumber energi terbarukan yang dapat dimanfaatkan menjadi energi listrik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk genset berbahan baku sinar matahari dan kecepatan angin portable berbasis QFD. Target yang ingin dicapai adalah membuat rancangan kualitas dari produk genset ini berdasarkan suara konsumen dan expert yang diperoleh dari wawancar dan pengisian kuisioner. Adapun sasaran dari penelitian ini adalah membantu pemerintah untuk menciptakan pemberdayaan energi yang mengarah pada kemandirian energi untuk masyarakat desa terpencil khususnya di daerah pesisir. Metode yang akan diterapkan adalah melakukan survei, mengadakan wawancara kepada pengguna genset untuk mengisi kuesioner, dan mendefinisikan harapan pengguna genset dengan metode QFD. Kegiatan penelitian yang telah dilaksanakan adalah survei pelanggan, menentukan atribut genset portable, dan membuat house of quality yang sesuai dengan keinginan pengguna. Hasil atau luaran penelitian yang diharapkan adalah menghasilkan kriteria genset portable energi terbarukan yang sesuai dengan keinginan pengguna.
PENGARUH DISIPLIN KERJA MOTIVASI KERJA, UPAH KERJA DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA DI UNIT USAHA JASA INDUSTRI DAN ANEKA PANGAN POLITEKNIK NEGERI JEMBER Endang Widyawatiningrum; Wenny Dhamayanthi; Ratih Puspitorini Y. A.
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 13 No 1 (2013): April
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v13i1.31

Abstract

Suatu organisasi yang kompetitif memerlukan adanya dukungan dari seluruh sumber daya yang ada untuk meningkatkan kinerja dengan baik. Kajian empiris menyatakan bahwa faktor – faktor yang dapat mempengaruhi terhadap produktivitas kerja adalah disiplin kerja, motivasi kerja, upah kerja dan lingkungan kerja.                Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis : (1) pengaruh disiplin kerja terhadap produktivitas kerja, (2)pengaruh motivasi kerja terhadap produktivitas kerja, (3), pengaruh upah kerja terhadap produktivitas kerja, (4) pengaruh lingkungan kerja terhadap produktivitas kerja. Sampel penelitian ini adalah seluruh tenaga kerja di Unit Usaha Jasa Industri Dan Aneka Pangan Politeknik Negeri Jember yang berjumlah 19 orang. Data yang diperoleh dengan menggunakan kuisioner dengan metode sensus. Analisis data dilakukan dengan uji validitas, uji reliabilitas, linier berganda, koefisien korelasi, koefisien determinan, uji F dan uji t.                Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hipotesis (1) ditolak dengan probabilitas nilai t = -0,150 < 0,05, hal ini berarti disiplin kerja tidak berpengaruh secara signifikan terhadap produktivitas kerja. Hipotesis (2) ditolak dengan probabilitas nilai t = 0,116 < 0,05, hal ini berarti motivasi kerja tidak berpengaruh secara signifikan terhadap produktivitas kerja.Hipotesis (3) ditolak dengan probabilitas nilai t = 1,863 < 0,05, hal ini berarti upah kerja tidak berpengaruh secara signifikan terhadap produktivitas kerja. Hipotesis (4) diterima dengan probabilitas nilai t = 2,121 > 0,05 hal ini berarti lingkungan kerja berpengaruh secara signifikan dan positif terhadap produktivitas kerja. Disiplin kerja, motivasi kerja, upah kerja dan lingkungan kerja berkorelasi signifikan dan positif terhadap produktivitas kerja.
PATOGENISITAS BAKTERI, JAMUR DAN NEMATODA ENTOMOPATOGEN TERHADAP HAMA PENGGEREK BUAH KAPAS (Gossypium hirsutum L.) Irma Wardati; Dyah Nuning Erawati; Cherry Triwidiarto; Usken Fesdiana
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 13 No 1 (2013): April
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v13i1.57

Abstract

Salah satu alternatif pemecahan pengendalian hama utama tanaman kapas adalah dengan teknik pengendalian hama yang aman bagi lingkungan dan dapat menekan residu kimia pada produk pertanian (pengendalian hayati). Pengendali hayati (agens hayati) yang mempunyai potensi besar sebagai pengendali alami hama tanaman kapas antara lain adalah dari golongan bakteri, jamur dan nematoda entomopatogen. Pengembangan agens hayati yang efektif dan efisien sebagai pengendali hama sangat penting untuk dapat meningkatkan produktivitas tanaman kapas dengan tetap memperhatikan kualitas lingkungan hidup yang aman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menguji patogenisitas bakteri, jamur dan nematoda entomopatogen dalam mengendalikan hama penggerek buah kapas, serta untuk memperoleh isolat lokal bakteri, jamur dan nematoda entomopatogen yang paling efektif sebagai pengendali hama utama tanaman kapas. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), terdiri atas lima faktor perlakuan dengan lima ulangan, yaitu isolat lokal bakteri Bacillus thuringiensis, jamur Beauveria bassiana 1, jamur Beauveria bassiana 2, nematoda Steinernema sp. dan kontrol. Analisis data menggunakan uji F dan selanjutnya menggunakan Uji Jarak Ganda Duncan (UJGD). Parameter yang diamati terdiri atas: (1) Gejala kematian serangga uji; (2) persentase mortalitas serangga uji; (3) perilaku serangga uji terinfeksi; (4) laju kematian serangga uji; dan (5) bedah serangga uji terinfeksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa agens hayati bakteri Bacillus thuringiensis (Bt), jamur Beauveria bassiana (Bv) dan nematoda entomopatogen Steinernema sp. (NEP) berpotensi dalam menekan  hama penggerek buah kapas Helicoverpa armigera, sedangkan agens hayati yang paling efektif dalam mengendalikan Helicoverpa armigera adalah isolat lokal jamur Beauveria bassiana 1, dengan waktu kematian tercepat yaitu 128 jam.

Page 1 of 2 | Total Record : 13