cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
JCPS (Journal of Current Pharmaceutical Sciences)
ISSN : 25982087     EISSN : 25982095     DOI : -
Core Subject : Health,
Journal of Current Pharmaceutical Sciences is a scholarly journal and expects to Publish articles related to the science of pharmaceutical science became the main focus of the problem at this time. This journal may publish research results as well as the results of theoretical studies and reviews. JCPS has had an ISSN print version 2598-2087 and has an online version 2598-2095 since Vo. 1 No.1 year 2017.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 2 (2018): March 2018" : 7 Documents clear
KEPATUHAN PASIEN HIPERTENSI SETELAH PEMBERIAN PILL CARD DI RS X BANJARMASIN Herda Ariyani; Dedi Hartanto; Anita Lestari
JCPS (Journal of Current Pharmaceutical Sciences) Vol 1 No 2 (2018): March 2018
Publisher : LPPM - Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (511.424 KB)

Abstract

Ketidakpatuhan merupakan faktor yang menghambat pengontrolan tekanan darah. Pill Card salah satu media pengingat minum obat yang dapat meningkatkan pemahaman lebih baik terhadap pengobatan yang dijalani. Instruksi berbasis gambar ini sangat berguna terutama untuk pasien dengan pengobatan jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepatuhan pasien hipertensi setelah pemberian Pill Card di RS X. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan teknik pengambilan data menggunakan metode purposive sampling pada 30 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan pengisian kuesioner Morisky Medication Adherence Scale (MMAS). Teknik analisa data yang digunakan adalah analisa univariat menggunakan distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan pemberian Pill Card dapat memperbaiki kepatuhan pasien hipertensi yang semula hanya 16,67% meningkat menjadi 53,34%. Sebagian besar kepatuhan responden setelah diberikan Pill Card berada dalam kategori kepatuhan naik yakni sebesar 56,67%.
Potensi Air Rebusan Mengkudu (Morinda citrifolia L.) Dalam Menghambat Pertumbuhan Salmonella sp leka lutpiatina; Widiyawati Widiyawati
JCPS (Journal of Current Pharmaceutical Sciences) Vol 1 No 2 (2018): March 2018
Publisher : LPPM - Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (653.239 KB)

Abstract

Salmonella sp merupakan bakteri patogen yang dapat menyebabkan Salmonellosis yang dapat ditangani dengan obat tradisional salah satunya mengkudu (Morinda citrifolia L.). Mengkudu memiliki kandungan senyawa kimia seperti antrakuinon, alizarin, L-asperuloside dan acubin yang berfungsi sebagai antibakteri. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui adanya daya hambat dan daya bunuh serta pengaruh konsentrasi air rebusan buah mengkudu terhadap pertumbuhan Salmonella sp. Penelitian ini bersifat true eksperiment dengan rancangan prettest dan posttest control group design. Hasil penelitian Konsentrasi Hambat Minimal (KHM) terdapat pada konsentrasi 50 mg/ml sedangkan Konsentrasi Bunuh Minimal (KBM) belum terdapat pada semua konsentrasi. Jumlah koloni pada konsentrasi 30 mg/ml sebanyak 395 koloni, 35 mg/ml sebanyak 281 koloni, 40 mg/ml sebanyak 187 koloni, 45 mg/ml sebanyak 96 koloni dan 50 mg/ml sebanyak 6 koloni. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan ada pengaruh konsentrasi air rebusan buah mengkudu terhadap Salmonella sp dengan nilai signifikasi 0,000 dan besar pengaruh 99%. Perlu dilakukan penelitian menggunakan metode dilusi tabung terhadap air rebusan mengkudu (Morinda citrifolia L.) dengan konsentrasi yang lebih tinggi.
HUBUNGAN JENIS FASILITAS KESEHATAN DAN STATUS KEPESERTAAN DENGAN KEPUASAN PASIEN PESERTA JKN TERHADAP PELAYANAN KEFARMASIAN: STUDI DI FASILITAS KESEHATAN TINGKAT PERTAMA KOTA BANJARBARU Nurul Mardiati; Fitriyanti Fitriyanti; Sari Wahyunita; Rizka D.A. Widianti; Era Habibah
JCPS (Journal of Current Pharmaceutical Sciences) Vol 1 No 2 (2018): March 2018
Publisher : LPPM - Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (584.938 KB)

Abstract

Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) adalah perlindungan kesehatan agar peserta mendapatkan manfaat pemeliharaan kesehatan dan perlindungan dalam memenuhi kebutuhan dasar kesehatan. JKN merupakan bentuk perlindungan kesehatan yang diberikan kepada peserta yang telah membayar iuran atauoleh pemerintah iurannya dibayarkan. Status kepesertaan dalam JKN terdiri dari dua kelompok yaitu Peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) dan peserta non PBI. Pemerintah melalui Badan Penyelenggara Jaminan Sosial dalam melaksanakan pelayanan primer salah satunya ditunjang dengan kerjasama jejaring fasilitas kesehatan yaitu Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FTKP). Penelitian ini bersifat korelasional yang bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan tempat fasilitas kesehatan dan status kepesertaan dengan kepuasan pasien peserta JKN terhadap pelayanan kefarmasian di FKTP. Penelitian ini merupakan penelitian survey cross sectional analitik dengan jumlah sampel 100 orang. Sampel masing-masing di FKTP terpilih diambil secara proporsional stratified random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner berdasarkan skala likert. Data dianalisis dengan uji chi-square untuk melihat hubungan tempat fasilitas kesehatan dan status kepesertaan dengan kepuasan pasien peserta JKN terhadap pelayanan kefarmasian di FKTP. Hasil yang diperoleh yaitu terdapat hubungan yang signifikan antara tempat fasilitas kesehatan (p=0.000) dan status kepesertaan (p=0.000) dengan kepuasan pasien peserta JKN terhadap pelayanan kefarmasian.
TINGKAT KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN KEFARMASIAN DI PUSKESMAS PEKAUMAN BANJARMASIN Erna Prihandiwati; Muhammad Muhajir; Riza Alfian; Rina Feteriyani
JCPS (Journal of Current Pharmaceutical Sciences) Vol 1 No 2 (2018): March 2018
Publisher : LPPM - Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (437.083 KB)

Abstract

Pelayanan kefarmasian merupakan salah satu unsur yang penting dalam pelayanan kefarmasian karena diperlukan dalam sebagian besar upaya kesehatan untuk menghilangkan gejala dari suatu penyakit, mencegah penyakit, serta dapat menyembuhkan penyakit. Standar Pelayanan Kefarmasian merupakan tolak ukur yang digunakan sebagai pedoman bagi tenaga kefarmasian dalam menyelenggarakan pelayanan kefarmasian. Terpenuhinya standar dalam pelayanan kefarmasian diharapkan dapat memenuhi harapan dari pasien, yang biasa disebut dengan kepuasan pasien. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di Puskesmas Pekauman Banjarmasin. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metode penelitian consecutive sampling dengan jumlah sampel 372 responden yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi, responden peneltian ini merupakan pasien yang menerima pelayanan kefarmasian di Puskesmas Pekauman Banjarmasin. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 25 April – 13 Mei 2016 dengan menggunakan kuesioner. Hasil penelitian tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di Puskesmas Pekauman Banjarmasin menujukkan secara keselurahan nilai rata – rata tingkat kepuasan pasien yaitu 68,03% yang berarti pasien merasa puas terhadap pelayanan kefarmasian yang diberikan
PENENTUAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOL DAUN JERUK PURUT (Citrus hystrix D.C) DENGAN METODE DPPH (1,1-diphenyl-2-picrylhydrazyl) Anna Khumaira Sari; Risma Ayati
JCPS (Journal of Current Pharmaceutical Sciences) Vol 1 No 2 (2018): March 2018
Publisher : LPPM - Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (624.8 KB)

Abstract

Daun jeruk purut (Citrus hystrix) diketahui mengandung senyawa flavonoid sehingga diduga mempunyai aktivitas antioksidan yang memiliki kemaampuan untuk menangkal radikal bebas sehingga berperan untuk mencegah terjadinya beberapa penyakit degeneratif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan (IC50) ekstrak daun jeruk purut dengan metode DPPH (1,1-diphenyl-2-picrylhydrazyl). Ekstrak daun jeruk purut yang didapatkan dengan cara maserasi menggunakan pelarut etanol 70%. Kemudian dilakukan uji fitokimia dan uji aktivitas antioksidan. Pengujian kualitatif ekstrak etanol daun jeruk purut didapatkan hasil positif mengandung fenol dengan ditandai warna hijau pekat kebiruan. Kemudian dilakukan uji aktivitas antioksidan ekstrak etanol akan di evaluasi mengunakan metode DPPH dengan seri konsentrasi 150 ppm, 125 ppm,100 ppm dan 75 ppm dan 50 ppm. Pengukuran absorbansi untuk mengetahui aktivitas antioksidan ekstrak etanol daun jeruk purut menggunakan alat Spektrofotometer UV-Vis pada panjang gelombang maksimum 521 nm dan menghitung nilai IC50 untuk mengetahui aktivitas antioksidan. Didapatkan masing-masing persen aktivitas hambatan yaitu 150 ppm (42,33%), 125 ppm (21,29%), 100 ppm (5,45%) 75 ppm (2,33%) dan 50 ppm (1,03 %). Hasil menunjuukan bahwa nilai IC50 ekstrak daun jeruk purut yang didapat sebesar 187,36 ppm dan termasuk antioksidan sedang.
INTERAKSI ANTAR OBAT PADA PERESEPAN PASIEN RAWAT INAP PEDIATRIK RUMAH SAKIT X DENGAN MENGGUNAKAN APLIKASI MEDSCAPE Hendera Hendera; sri rahayu
JCPS (Journal of Current Pharmaceutical Sciences) Vol 1 No 2 (2018): March 2018
Publisher : LPPM - Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.527 KB)

Abstract

Kebutuhan pengobatan pada pasien anak tentunya tidak sama dengan pasien dewasa dikarenakan fisiologi tubuh pasien anak harus dipertimbangkan berkaitan dengan perbedaan farmakokinetika, dosis, rute pemberian dan kepatuhan. Besarnya kejadian medication error akibat kurangnya pengkajian obat yang diresepkan menimbulkan peningkatan angka mortalitas serta morbiditas pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui level interaksi obat di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit X dengan menggunakan aplikasi android Drug Interaction Checker di medscape. Desain penelitian ini berbentuk retrospektif. Data diambil dengan teknik observasional cross-sectional. Pengumpulan resep pasien yang dirawat inap pada Rumah Sakit X periode Maret 2016 sampai dengan Maret 2017. Teknik pengambilan sampel dengan non probability total sampling. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 138 resep (26,34%) dari 522 resep mengalami interaksi obat. Level interaksi obat dengan persentase paling besar yaitu level significant sebanyak 72 kejadian (52,17%) dan potensi interaksi serious 54 kejadian (39,13%).Kejadian interaksi farmakodinamik lebih tinggi sebesar 74 kasus (53,63%) dibandingkan dengan kejadian interaksi farmakokinetik sebesar 64 kasus (46,37%) dan kejadian interaksi obat Valsartan dengan Lisinopril merupakan kejadian yang sering muncul pada pasien anak di Rumah Sakit X di wilayah Kalimantan Selatan sebanyak 36 kejadian (26,09%).
ANALISA KUALITATIF SILDENAFIL SITRAT PADA BEBERAPA PRODUK JAMU SEHAT PRIA DENGAN METODE KROMATOGRAFI LAPIS TIPIS DI WILAYAH BANJARMASIN Nita Triadisti; Heldawati Heldawati
JCPS (Journal of Current Pharmaceutical Sciences) Vol 1 No 2 (2018): March 2018
Publisher : LPPM - Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (509.437 KB)

Abstract

Jamu merupakan budaya Indonesia yang selama ini digunakan masyarakat Indonesia untuk menjaga kesehatan dan merawat kecantikan. Adanya jamu dengan kandungan bahan kimia obat (BKO), memperburuk citra jamu sebagai budaya Indonesia. Salah satu BKO yang disertakan dalam jamu, baik jamu kemasan maupun jamu seduh adalah sildenafil sitrat. Studi ini bertujuan untuk identifikasi kandungan bahan kimia obat sildenafil sitrat dalam jamu seduh sehat pria, menggunakan metode kromatografi lapistipis (KLT). Analisis kualitatif dilakukan menggunakan kromatografi lapis tipis dengan fasa gerak : etil asetat : metanol : amonia (85:10:5). Hasil analisis menunjukkan bahwa dari 13 sampel jamu seduh sehat pria, 5 sampel diantaranya positif mengandung bahan kimia obat sildenafil sitrat.

Page 1 of 1 | Total Record : 7