cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
sipil@ft.unp.ac.id
Editorial Address
Jln Hamka, Padang Sumatera Barat
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
CIVED (Journal of Civil Engineering and Vocational Education)
ISSN : 23023341     EISSN : 26226774     DOI : Prefix 10.24036/cived
Core Subject : Engineering,
Jurnal CIVED adalah Jurnal ilmiah berkala yang diterbitkan tiga kali setahun, pada bulan Maret, Juni dan September oleh Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Padang. Jurnal CIVED adalah media untuk mempublikasikan hasil penelitian ilmiah mahasiswa, akademisi, praktisi dan pengamat di bidang teknik sipil termasuk struktur, manajemen konstruksi, manajemen sumber daya air, transportasi, geoteknik, rekayasa lingkungan dan pembelajarannya.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 2 (2020): Juni 2020" : 6 Documents clear
EDUKASI KONSEP TAGANA (TANGGAP SIAP BENCANA) UNTUK ANAK USIA SEKOLAH DI DAERAH RAWAN BENCANA KABUPATEN SOLOK SELATAN SUMATERA BARAT Fani Keprila Prima; Yualitas Gusmareta; Rijal Abdullah; Fitra Rifwan; Prima Zola
CIVED Vol 7, No 2 (2020): Juni 2020
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/cived.v7i2.107184

Abstract

Kesiapan dan pencegahan terhadap bencana alam merupakan salah satu faktor dalam mengurangi dampak kerugian serta korban. Bencana adalah suatu rangkaian peristiwa mengganggu, merusak, serta mengancam kehidupan yang mengakibatkan kerugian manusia, materi, ekonomi, atau kerusakan lingkungan yang meluas serta memberikan dampak secara psikologis. Meski ilmu pengetahuan semakin maju dalam memprediksi bencana, namun tetap belum dapat dipastikan kapan tepatnya bencana dapat terjadi. Kesiapan diri serta tindakan pencegahan sangat penting dilakukan, salah satunya dengan cara penerapan konsep Tagana (tanggap siaga bencana) di Kecamatan Pauh Duo, Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat. Konsep Tagana yang dilakukan adalah sosialisasi berbagai macam bencana secara umum, mitigasinya, dan keterampilan dalam evakuasi diri untuk meminimalisir korban jiwa pasca bencana. Kabupaten Solok Selatan sering terjadi beberapa bencana alam. Berdasarkan data BPBD tahun 2018 hingga April 2019, tercatat terjadi tiga peristiwa bencana banjir, dua kali peristiwa puting beliung, tiga kali peristiwa gempa bumi, dan empat kali peristiwa longsor dengan total kerugian yang tidak sedikit jumlahnya. Mengingat Kabupaten Solok Selatan merupakan daerah yang memiliki curah hujan tinggi, maka diperlukan kesiapan masyarakat untuk dapat siaga terhadap bencana yang mungkin terjadi. Kegiatan penelitian ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat terutama anak usia sekolah mengenai bencana, pencegahan bencana, kesiap siagaan bencana, serta evakuasi diri terhadap bencana dengan menggunakan metode Drop Cover Hold di Kecamatan Pauh Duo, Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat. Kegiatan penelitian ini didahului dengan melakukan tinjauan lapangan dan pustaka ke lokasi kegiatan. Pengenalan kegiatan dalam bentuk sosialisasi kepada masyarakat, dilengkapi dengan pelatihan simulasi saat terjadi bencana selama dua hari, dilanjutkan dengan melakukann evaluasi melalui angket serta monitoring sehubungan dengan pemahaman anak usia sekolah terhadap berbagai bencana.
ANALISIS KENYAMANAN JALUR PEDESTRIAN JALAN PS. BARU KOTA PADANG DENGAN TEKNIK ANALISIS DESKRIPTIF KUALITATIF Angelalia Roza; Ahlul Fikri; Andi Mulya Rusli
CIVED Vol 7, No 2 (2020): Juni 2020
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/cived.v7i2.109838

Abstract

Saat ini Kota Padang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Padang telah memfokuskan agenda peningkatan jalur pedestrian di beberapa kawasan, salah satunya jalur pedestrian di Jalan Ps. Baru. Adapun tujuan penelitian ini adalah; (1) Mengetahui kondisi existing dan fasilitas penunjang jalur pedestrian di jalan. Ps. Baru melalui telaah aspek fisik dan kondisi jalur pedestrian. (2) Menganalisis persepsi pengguna jalur pedestrian untuk mengevaluasi tingkat kenyamanan jalur pedestrian, melihat faktor ketidaknyamanan merekomendasikan fasilitas pelengkap untuk mendukung optimalisasi pengembangan jalur pedestrian. Digunakan Metode analisis deskriptif kualitatif untuk menganalisis aspek fisik dan kepuasan pengguna, menganalisis faktor kenyamanan dan ketidaknyamanan di jalur pedestrian. Digunakan pula teknik analisis statistik inferensial melibatkan peasron correlation momen dan Cronbach Alpha untuk menganalisis persepsi pengguna terkait upaya pengembangan jalur pedestrian. Berdasarkan hasil analisis, dapat dibuktikan bahwa jalur pedestrian Jl. Ps. Baru telah memenuhi fungsi utamanya selain sebagai (1) jalur khusus bagi pejalan kaki, juga berfungsi (2) sebagai ruang menunggu kendaraan dan (3) ruang keindahan kota juga (4) sebagai jalur evakuasi.  Hasil uji validitas dan reliabilitas instrumen terbukti signifikan untuk semua item pertanyaan. Secara keseluruhan aspek fisik jalur pedestrian seperti bentuk  dan kualitas trotoar yang digunakan  merupakan variabel terpenting yang mengikat persepsi kenyamanan. Sedangkan kontribusi penyebab ketidaknyamanan terbesar adalah malfungsi trotoar, yakni penggunaan trotoar sebagai laluan oleh kendaraan roda dua, sebagai tempat parkir, dan malfungsi trotoar oleh  Pedagang Kaki Lima.  Demi peningkatan kenyamanan  di jalur pedestrian Jl. Ps. Baru di era new normal,  pengguna berharap adanya peningkatan keteduhan (vegetasi) di jalur pedestrian (25%), peningkatan fasilitas pelengkap dijalur pedestrian (21%), Penertiban malfungsi trotoar; misalnya pelarangan penggunaan trotoar Ps. Baru untuk parkir (23%) dan penertiban Pedagang Kaki Lima (13%).  Kenyamanan juga sangat dipengaruhi kelengkapan fasilitas pedestrian. Berdasarkan hasil analisis persepsi yang memenuhi uji validitas  dan uji realibilitas, penyediaan fasilitas pelengkap telah berada pada skala “penting” (skala  71.24%) diantaranya: (1) westafel/ tempat cuci tangan/ handsanitizer, (2) diwajibkan memakai masker di jalur pedestrian, (3) himbauan melalui papan reklame mengenai kebersihan, serta (4) pemberian pembatas (penanda) pada jalur pedestrian
ASSESSMENT GREENSHIP NEIGHBORHOOD VERSI 1.0 PADA PERUMAHAN MENGGUNAKAN LOGIKA FUZZY Zulfa Majida A'yuni; Hernu Suyoso; Anik Ratnaningsih
CIVED Vol 7, No 2 (2020): Juni 2020
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/cived.v7i2.108655

Abstract

Greenship neighborhood merupakan salah satu sertifikasi greenship yang dicanangkan oleh Green Building Council Indonesia yang menilai greenship untuk kawasan. Penerapan greenship neighborhood masih tergolong baru diantara sertifikasi greenship yang lain. Hal ini dibuktikan dengan belum adanya kawasan yang tersertifikasi greenship neihborhood. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai peringkat yang diperoleh Perumahan Kaliurang Green Garden, Kabupaten Jember yang nantinya dilakukan perencanaan peningkatan untuk mencapai peringkat gold. Penilaian dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan wawancara kepada pihak pengembang. Hasil tersebut kemudian diolah menggunakan metode logika fuzzy melalui aplikasi MatLab yang mengacu pada panduan Greenship Neighborhood versi 1.0. Hasil MatLab menunjukkan Perumahan Kaliurang Green Garden belum mendapat peringkat greenship. Berdasarkan hasil tersebut kemudian dilakukan peningkatan untuk mencapai peringkat gold. Setelah dilakukan upaya peningkatan, hasil penilaian maksimal yang dapat dicapai Perumahan Kaliurang Green Garden adalah silver dengan poin 65,1.
ANALISIS BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN (BOK) BUS RAPID TRANSIT (STUDI KASUS: TRAYEK RAJABASA – PANJANG) Zenia F - Saraswati; Dabi Sefianiz
CIVED Vol 7, No 2 (2020): Juni 2020
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/cived.v7i2.109487

Abstract

As the city growing bigger in line with population, urban economics will be alongside daily transportation. The high number of daily transportation need to be accommodated with urban public transport services. In 2011, Bandar Lampung City Government provide Bus Rapid Transit (BRT) as a mass public transportation service in Bandar Lampung City. But, after about 9 (nine) years, the number of Bus Rapid Transit (BRT) route services is drop. The sustainability is questioned due to the number of passengers and operating routes continuously down, starting from 7 (seven), to 3 (three) then today is only 1 (one) left. But the city without public transportation service certainly become a bad precedent. Rajabasa Route-Panjang is the only Bus Rapid Transit (BRT) service exist. The vehicle operating costs calculation shows about IDR 648,101,870 / year, IDR 1,874,252 / day, IDR 312,375 / trip, IDR 8,255 / km, IDR 156,188 / hour and IDR 3, IDR 124 / seat needs to be provided by the regulator/government to ensure the service.
SOSIALISASI PEMILIHAN JENIS PONDASI BANGUNAN PADA DAERAH BERPOTENSI BENCANA DI KECAMATAN ALAM PAUAH DUO KABUPATEN SOLOK SELATAN Laras Oktavia Andreas; Totoh Andayono; oktaviani oktaviani; Prima Zola; Nidal Zuwida
CIVED Vol 7, No 2 (2020): Juni 2020
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/cived.v7i2.107183

Abstract

Kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) merupakan kegiatan yang dilakukan untuk memberdayakan masyarakat. Kegiatan PKM dilaksanakan di Kecamatan Alam Pauah Duo Kabupaten Solok Selatan. Pemilihan lokasi ini karena daerahnya yang rawan terhadap bencana. Hampir seluruh pemukiman di kecamatan-kecamatan yang berada di tengah-tengah Bukit Barisan berada pada patahan Sumatera yang cenderung membentuk lembah-lembah dan dataran, yang artinya bahwa daerah tersebut berada pada zona ancaman atau bahaya tinggi. Untuk daerah yang berpotensi bencana, masyarakat harus bisa menentukan jenis pondasi yang tepat pada bangunan agar tahan terhadap bencana yang mungkin akan terjadi. Pondasi adalah struktur dasar bangunan yang berfungsi untuk menahan beban yang ada di atasnya. Kegiatan sosialisasi ini akan memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang pemilihan jenis pondasi yang tepat pada daerah yang berpotensi bencana. Sosialisasi dimulai dari menganalisa masalah yang ada, kemudian mencoba mencari solusi dan pemecahan masalah yang diawali dengan survey lokasi, dilanjutkan dengan observasi kebutuhan, mengkoordinasi kegiatan sosialisasi dan masyarakat yang menjadi anggota dari sosialisasi. Setelah semua terkoodinir dengan baik, ditentukan jadwal sosialisasi dan pelaksanaan kegiatan yang diawali dengan pemberian materi tentang pemilihan jenis pondasi yang tepat pada daerah yang berpotensi bencana dan demonstrasi alat Cone Penetration Test (CPT). Diharapkan dari kegiatan sosialisasi ini masyarakat dapat memahami dan mengetahui tantang jenis pondasi yang tepat pada daerah yang berpotensi bencana dan mendemonstrasikan kepada masyarakat tentang penggunaan alat CPT. Diharapkan juga dari kegiatan ini adalah masukan kepada masyarakat untuk dapat menentukan pondasi yang tepat pada daerah yang berpotensi bencana. Luaran yang diharapkan dari kegiatan ini adalah buku panduan yang dapat menjadi pegangan dan pedomam bagi masyarakat.
PENGEMBANGAN KOMPETENSI MATA KULIAH STRUKTUR KAYU DI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK BANGUNAN M. Agphin Ramadhan; R. Eka Murtinugraha
CIVED Vol 7, No 2 (2020): Juni 2020
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/cived.v7i2.108968

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan materi mata kuliah Struktur Kayu di Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan yang didukung oleh pendekatan benchmark, adopt¸dan adapt. Penelitian lapangan dilakukan dalam skala kecil di industri pengolahan kayu, pembandingan dengan usaha jasa pembuatan rumah kayu, penyesuaian dengan mengambil unit kompetensi yang dipelajari di SMK Program Keahlian Teknologi Konstruksi dan Properti, SKKNI dan rancangan perkuliahan di universitas lain. Hasil penelitian menghasilkan model pengembangan kompetensi yang terdiri dari 3 Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK) yang diuraikan pada 20 unit kompetensi.

Page 1 of 1 | Total Record : 6