cover
Contact Name
Fitria Dwi Prasetyanigntyas
Contact Email
jlj@mail.unnes.ac.id
Phone
+6282225990248
Journal Mail Official
jlj@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Jl. Bringin Raya No. 15, Karanganyar, Ngaliyan, Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Joyful Learning Journal
ISSN : 22526366     EISSN : 2775295X     DOI : https://doi.org/10.15294/jlj
Joyful Learning Journal publishes research articles on the development of innovative and creative learning media, the effectiveness of a learning model, the comparison of a learning activity in elementary school, the relationship of a learning concept as well as conceptual studies on basic education.
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 1 (2012): Joyful Learning Journal" : 14 Documents clear
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS NARASI PADA SISWA KELAS IV MELALUI COPY THE MASTER Aulia, Anisa; Samadhy, Umar; Hartati, Hartati
Joyful Learning Journal Vol 1 No 1 (2012): Joyful Learning Journal
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jlj.v1i1.2143

Abstract

Menulis adalah keterampilan berbahasa yang digunakam untuk berkomunikasi secara tidak langsung. Menurut Tarigan (1985: 4), kemampuan menulis merupakan ciri bangsa yang terpelajar. Kemajuan suatu bangsa dapat diukur dari kemajuan komunikasi bahasa tulisnya. Masalah dalam penelitian ini adalah siswa kesulitan menuliskan ide yang mereka miliki dan guru jarang memberikan contoh karangan yang berkualitas. Perolehan hasil menulis narasi pada tiga kali pembelajaran menulis adalah 50% (11 dari 22 siswa) belum mencapai KKM 61. Oleh karena itu, perlu diadakan perbaikan keterampilan menulis narasi dengan menerapkan teknik Copy The Master, yang membantu siswa mengidentifikasi gagasan mereka dengan cara meniru master. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan aktivitas siswa, keterampilan guru, dan keterampilan menulis narasi siswa melalui teknik Copy The Master. Penelitian tindakan kelas ini terdiri atas empat tahapan penelitian, yaitu, perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi, yang dilaksanakan dalam dua siklus, setiap siklus terdiri atas dua pertemuan. Subjek penelitian ini adalah guru dan 22 siswa kelas IV SDN Gajahmungkur 02. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosentase keterampilan guru meningkat, pada siklus I adalah 85% dengan kategori sangat baik dan pada siklus II menjadi 94% dengan kategori sangat baik. Aktivitas siswa juga meningkat, yaitu 83% pada siklus I dengan kategori sangat baik dan 86% pada siklus II dengan kategori sangat baik. Selain itu, keterampilan siswa dalam menulis narasi meningkat, yaitu 100% dengan kategori sangat baik pada siklus I dan 100% pada siklus II dengan kategori sangat baik. Simpulan dari penelitian ini adalah teknik Copy The Master dapat meningkatkan keterampilan guru, aktivitas siswa, dan keterampilan menulis narasi. Peneliti menyarankan agar guru menerapkan model pembelajaran yang bervariasi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.  Writing is a language skill which is used in communicating indirectly. According to Tarigan (1985: 4), writing skill is a feature of a literate nation. Progress of a nation can be measured by its written language progress. The problem of this research were the students’ difficulty in writing down their ideas and the teacher who rarely gave high-quality sample of reading material. The result of three times writing learning activities was 50% (11 of 22 students) had not achieved minimum mastery criteria 61. Therefore, upgrading for writing narration skill was needed by using Copy The Master, which helped students identified their thoughts by copying a master reading. This classroom action research consisted of four stages, they were planning, implementation, observation, and reflection, which were executed in two cycles, each cycle consisted of two times meeting. Subjects of this research were teacher and grade 4 students of SDN Gajahmungkur 02. The results showed that teacher’s skill percentage increased, 85% in cycle I with very good category and 94%  in cycle II with very good category. Students’ activities also increased, from 83% cycle I with very good category to 86% in cycle II with very good category. Moreover, students’ skill in writing narrative increased, 100% in cycle I with very good category and also 100% in cycle II with very good category. It can be resumed that Copy The Master can improve teacher’s skill, students’ activities, and students’ skill in writing narrative. Researcher recommend that teachers apply various learning model to increase learning quality.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VB MELALUI PENDEKATAN REALISTIC MATHEMATIC EDUCATION Azizah, Khikmatul; Pitadjeng, Pitadjeng; Nugraheni, Nursiwi
Joyful Learning Journal Vol 1 No 1 (2012): Joyful Learning Journal
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jlj.v1i1.2144

Abstract

Tujuan umum penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas VB SDN Karanganyar 02 pada mata pelajaran matematika. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus dan setiap siklus terdiri dari dua pertemuan. Setiap siklus terdiri atas empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah guru dan siswa kelas VB SDN Karanganyar 02 yang berjumlah 31 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, observasi/pengamatan, catatan lapangan, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) keterampilan guru meningkat dari siklus 1 ke siklus 2 yaitu dari skor 64 (sangat baik) menjadi 68 (sangat baik), (2) aktivitas siswa meningkat dari siklus 1 ke siklus 2 yaitu dari skor rata-rata 41,45 (baik) menjadi 48,9 (sangat baik), (3) hasil belajar kognitif siswa meningkat dari siklus 1 ke siklus 2 yaitu nilai rata-rata 72,72 dengan ketuntasan 77% menjadi 80,22 dengan ketuntasan 94%. (4) hasil belajar afektif meningkat dari siklus 1 ke 2 yaitu dari skor rata-rata 12,55 (baik) menjadi 15,13 (baik), (5) hasil belajar psikomotorik siswa meningkat dari siklus 1 ke 2 yaitu dari skor rata-rata 13,32 (baik) menjadi 14,68 (sangat baik). Simpulan dari penelitian ini adalah melalui penggunaan pendekatan RME dapat meningkatkan hasil belajar siswa. The general objective of this research is to improve student learning outcomes VB class Karanganyar SDN 02 in math. This research is a classroom action research conducted in two cycles, and each cycle consisted of two meetings. Each cycle consists of four stages: planning, implementation, observation, and reflection. Subjects were teachers and students of SDN Karanganyar 02 VB class numbering 31 students. The technique uses test data collection, observation / observation, field notes, and documentation. The results showed that: (1) the skills of teachers increased from cycle 1 to cycle 2, from a score of 64 (very good) to 68 (very good), (2) student activity increased from cycle 1 to cycle 2 that of the average score 41.45 (good) to 48.9 (very good), (3) cognitive learning outcomes of students increased from cycle 1 to cycle 2 is the average value of 72.72 with 77% to 80.22 mastery with 94% mastery. (4) affective learning outcomes increased from cycle 1 to 2, from an average score of 12.55 (good) to 15.13 (very good), (5) psychomotor learning outcomes of students increased from cycle 1 to 2 that of the mean score 13.32 average (good) to 14.68 (very good). Conclusions from this research is through the use of RME approach can improve student learning outcomes.
PENINGKATAN PERBENDAHARAAN KOSAKATA BAHASA JAWA MELALUI MEDIA PERMAINAN SCRABBLE Ristanto, Dian Ristanto; Sukardi, Sukardi; Susilaningsih, Sri
Joyful Learning Journal Vol 1 No 1 (2012): Joyful Learning Journal
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jlj.v1i1.2145

Abstract

Pelajaran bahasa Jawa merupakan mata pelajaran muatan lokal wajib di wilayah provinsi Jawa Tengah. Salah satu tujuan pembelajaran mata pelajaran bahasa Jawa dalam kurikulum muatan lokal adalah meningkatkan kemampuan menggunakan bahasa Jawa untuk meningkatkan kemampuan intelektual. Berdasarkan data awal yang diperoleh melalui observasi di kelas VA SD Tambakaji 04 Ngaliyan Semarang, ditemukan permasalahan dalam pembelajaran bahasa Jawa yaitu kurangnya perbendaharaan kosakata bahasa Jawa siswa. Sebagai contoh nyata rendahnya perbendaharaan kosakata bahasa Jawa yaitu tampak ketika pelajaran bahasa Jawa, sebagian besar anak kelas VA di SD Tambakaji 04 berkomunikasi, menjawab pertanyaan dari guru, baik itu secara lisan ataupun tertulis dengan menggunakan bahasa campuran Indonesia-Jawa. Penguasaan kosakata bahasa Jawa siswa masih rendah dan minat siswa dalam pembelajaran juga masih kurang. Pembelajaran kurang membangkitkan motivasi dan gairah siswa terhadap pelajaran, akibatnya hasil belajar siswa rendah. Setiap siklus terdiri atas 2 pertemuan pembelajaran dan terdiri dari empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah guru dan siswa kelas VA SD Tambakaji 04 kecamatan Ngaliyan. Teknik pegumpulan data menggunakan tes, observasi/pengamatan, catatan lapangan, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatkan kualitas pembelajaran yang meliputi: aktivitas guru meningkat dari skor 29 dengan kategori baik (siklus I) menjadi 32 dengan kriteria baik (siklus II); rata-rata skor aktivitas siswa meningkat dari 3,1 dengan kategori baik (siklus I) menjadi 3,28 dengan kategori baik (siklus II); hasil belajar siswa meningkat dari skor rata-rata 88,86 dengan ketuntusan belajar 63,82% (siklus I) menjadi 98,26 dengan ketuntasan belajar sebesar 84,44%. Simpulan dari penelitian ini adalah melalui media permainan scrabble dapat meningkatkan perbendaharaan kosakata bahasa Jawa. Penggunaan media permainan scrabble dapat membuat siswa terlibat aktif dan membangkitkan kembali semangat siswa dalam pembelajaran bahasa Jawa. Sifat kompetitif yang ada dalam permainan dapat mendorong siswa untuk berlomba-lomba maju. Saran bagi guru adalah guru dapat menggunakan teknik permainan scrabble untuk meningkatkan perbendaharaan kosakata bahasa Jawa. Java language lessons are mandatory subjects of local content in the region of Central  Java province. One of the goals of learning the Java language subjects in the local curriculum is to improve the ability to use the Java language to enhance the intellectual capabilities. Based on preliminary data obtained through observation the VA-graders at elementary school Tambakaji 04 Ngaliyan Semarang, found problems in learning the Java language is a lack of the Java language's vocabulary of students. As an example of lack of vocabulary that is visible when the Java language lessons, most of the VA-graders at elementary school Tambakaji 04 communicate, answer questions from the teacher, either verbally or in written form by using a mixture of Indonesia-Java language. Students' mastery of vocabulary of the Java language is still low and interest students in learning is still lacking. Learning is less motivating to students and passion for learning, as a result of low student learning outcomes. Each cycle consisted of 2 meetings of learning and consists of four stages, there is planning, acting, observaing, and reflecting. Research subjects are teachers and students in the VA-graders at 04 elementary school Tambakaji in Ngaliyan district.  Data collection techniques using tests, observation, field notes, and documentation. The results of this study showed an increase in the quality of learning that include:  teacher activity increased from a score of 29 with good category (cycle I) to 32 with good criteria (cycle II); the average score of the student activity increased from 3.1 in good category(cycle I) to 3.28 in good categories (cycle II); students' scores increased from an average of 88.86 with 63.82% of learning completeness (cycle I) to 98.26 with a completeness of 84.44% of learning. The conclusion of this research is through the scrabble game media to improve vocabulary  of Java language. Use of the Scrabble game media can  make  students  actively involved and to re-energize students in learning the Java language.  The competitive  nature that exists in the game can encourage students to compete going forward. Suggestions  for the teacher is the teacher can use the Scrabble game techniques to improve the Java language vocabulary.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MEMBACA PEMAHAMAN MELALUI STRATEGI KNOW-WANT-LEARNED (KWL) PADA SISWA KELAS IVA SDN SEKARAN 01 SEMARANG Aryani, Suprobo; Samadhy, Umar; Sismulyasih, Nugraheti
Joyful Learning Journal Vol 1 No 1 (2012): Joyful Learning Journal
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jlj.v1i1.2147

Abstract

Hasil  observasi  di  kelas  IVA  SDN  Sekaran  01  Semarang  ditemukan  per- masalahan rendahnya keterampilan guru dalam mengajar, aktivitas siswa dan ke- terampilan membaca pemahaman siswa. Untuk meningkatkan keterampilan membaca di kelas tersebut, diterapkan strategi membaca Know-Want-Learned (KWL). Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah strategi KWL dapat meningkatkan keterampilan guru, aktivitas siswa dan keterampilan membaca siswa di kelas IV SDN Sekaran 01 Semarang?. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas melalui strategi KWL dengan menggunakan tiga siklus. Subjek penelitian adalah guru dan siswa kelas IV SDN Sekaran 01 Semarang. Teknik pegumpulan data menggunakan tes dan nontes. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas siswa, keterampilan guru dan keterampilan membaca siswa kelas IVA SDN Sekaran 01 Semarang meningkat. Kesimpulan dari penelitian ini adalah melalui strategi KWL dapat meningkatkan keterampilan membaca siswa kelas IVA SDN Sekaran 01 Semarang. Saran bagi guru adalah hendaknya dalam pembelajaran membaca menggunakan strategi KWL.The result of initial observation at IVA SDN Sekaran 01Semarang were found of someproblems of lower rank the student activities, teacher skills and student com-prehension reading skills. To Improving student comprehension reading skill was by applying Know-Want-Learned (KWL) reading strategy. The formulation of problem in this research arewhether KWL reading strategy be able to improve the teacher skill, student activities, and student comprehension reading skills at IVA grade of SDN Sekaran 01 Semarang? This research is categorized as classroom action research through KWL reading strategy have been done in three cycles. The research subjects are teacher and the students of IVA grade of SDN Sekaran 01 Semarang. The technique of collecting data are used test and non-test technique. Data analysis are used quantitative descriptive and qualitative descriptive. By virtue of the research were shown that the teacher skill, student activities, and  comprehension reading skills  of  IVA  grade of SDN  Sekaran 01  Semarang was increased. The conclusion is through  KWL strategy can improve the  comprehension reading skills of IVA grade of SDN Sekaran 01 Semarang. The suggestion is proposed to teachers as follow: in giving teaching and learning, teacher ought to using KWL reading strategy.
PENINGKATAN KOMUNIKASI ILMIAH PEMBELAJARAN IPA MELALUI MODEL KOOPERATIF TIPE THINK TALK WRITE Nurhayati, Widya; Wardhayani, Sutji; Ansori, Isa
Joyful Learning Journal Vol 1 No 1 (2012): Joyful Learning Journal
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jlj.v1i1.2148

Abstract

Tujuan umum dari penelitian ini adalah meningkatkan komunikasi ilmiah siswa melalui model kooperatif tipe Think Talk Write siswa kelas IV SDN Bulu Lor Semarang. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan menggunakan model kooperatif tipe Think Talk Write yang dilakukan beberapa siklus , setiap siklus terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subyek penelitian adalah guru kelas IV dan siswa kelas IV dengan jumlah 33 yang terdiri dari 17 siswa laki-laki, 16 siswa perempuan SDN Bulu Lor Semarang. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, observasi dan dokumentasi.  Hasil penelitian yang diperoleh adalah: 1) Pada siklus I rata-rata perolehan skor kemampuan guru adalah 3,16 dengan kategori baik, pada siklus II rata-rata perolehan skor kemampuan guru meningkat menjadi 3,8 dengan kategori sangat baik, 2) Aktivitas siswa pada siklus I diperoleh total skor 2,54 dengan kategori baik, dan pada siklus II perolehan skor meningkat menjadi 3,3 dengan kategori sangat baik, 3) Pada siklus I ketuntasan hasil belajara klasikal mencapai 72,7% (24 dari 33 siswa yang tuntas mencapai KKM ≥ 63) dengan rerata kelas adalah 73,3 dan pada siklus II ketuntasan hasil belajar klasikal meningkat menjadi 87,9% (29 dari 33 siswa) dengan rerata kelas adalah 81,4.  Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa pembelajaran IPA melalui model kooperatif tipe Think Talk Write dapat meningkatkan, kemampuan guru, aktivitas komunikasi siswa, dan hasil belajar siswa kelas IV SDN Bulu Lor Semarang.  The general objective of this research is to improve students' scientific communication through the cooperative model of Think Talk Write Type IV grade students of SDN fur Lor Semarang. This type of study is classroom action research using a model of cooperative type of Think Talk Write conducted several cycles, each cycle consisting of four stages, namely planning, implementation of the action, observation, and reflection. Subjects were fourth grade teachers and fourth grade students with the number 33 which consists of 17 boys, 16 girls SDN fur Lor Semarang. Data collection techniques using tests, observation and documentation. The results obtained are: 1) In the I cycle an average gain score of 3.16 with the ability of teachers is a good category, the second cycle the average gain score of the ability of teachers increased to 3.8 with very good category, 2) student activities in cycle I gained a total score of 2.54 with either category, and the second cycle of acquisition score increased to 3.3 with very good category, 3) On the cycle I learn some vital lessons classical completeness result reached 72.7% (24 out of 33 students who completed KKM achieve ≥ 63) with the average grade is 73.3 and the second cycle learning outcomes classical completeness increased to 87.9% (29 of 33 students) with a grade average is 81.4. Based on the results of the study concluded that cooperative learning science through models of the type of Think Talk Write to increase, the ability of teachers, students of communication activities, and fourth grade students' Fur SDN Lor Semarang.
PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN IPA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION BERBASIS LINGKUNGAN Saputri, Dona Ayu; Wardhayani, Sutji Wardhayani; Sutaryono, Sutaryono
Joyful Learning Journal Vol 1 No 1 (2012): Joyful Learning Journal
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jlj.v1i1.2149

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan aktivitas guru, aktivitas siswa dan meningkatkan keterampilan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPA melalui melalui Model PembelajaranKooperatif tipe Group Investigation Berbasis Lingkungan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Model Pembelajaran Kooperatif tipe Group Investigation Berbasis Lingkungan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran IPA. Keterampilan guru siklus I dengan persentase 58,3% dalam kategori cukup, siklus II dengan persentase 80,6% dalam kategori baik, dan siklus III dengan persentase 88,9% dalam kategori sangat baik. Aktivitas siswa siklus I dengan rata-rata skor 23,3 dalam kategori baik, siklus II dengan rata-rata skor 28,5 dalam kategori baik, dan siklus III dengan rata-rata skor 30,1 dalam kategori sangat baik. Ketuntasan klasikal hasil belajar siswa siklus I dengan persentase 65,9% dalam kategori cukup, siklus II dengan persentase 72,7% dalam kategori baik, dan siklus III dengan persentase 86,4% dengan kategori sangat baik. Berdasarkan analisis hasil penelitian tindakan kelas tersebut disimpulkan, bahwa pembelajaran IPA melalui Model Pembelajaran Kooperatif tipe Group Investigation Berbasis Lingkungan dapat meningkatkan keterampilan guru, aktivitas siswa dan hasil belajar siswaThe purpose of this study is to describe the activity of the teacher, student activities and improve students' skills in learning science through the through type Group Investigation Approach Based Cooperative Environment.The design of this study was a class act with the stages of research planning, implementation of the action, observation and reflection. This study consisted of three cycles each cycle two meetings one session in three cycles. The subject of this study were teachers and 44 fourth grade students of SDN Karanganyar 01. Data collection techniques using the method of observation, field notes, test methods, methods of documentation, and interview methods.The results show the type of Group Investigation Approach Based Cooperative Environment to improve the quality of science learning. I cycle skills with the percentage of teachers 58,.3% in the category enough, the second cycle with the percentage of 80,6% in both categories, and the percentage of cycle III with 88,9% in the excellent category. I cycle the student activity with an average score of 23,3 in both categories, the second cycle with an average score of 28.5 in both categories, and the cycle III with an average score of  30,1 in the excellent category. Classical completeness of student learning outcomes I cycle with the percentage of 65,9% in the category enough, the second cycle with the percentage of 72,7% in both categories, and the third cycle with the percentage of 86,4% with very good category.Based on the analysis results can be concluded that class action, that learning science through Cooperative Approach Type-Based Environmental Investigation Group can improve teachers' skills, student activities and learning outcomes in each learning siswa.  
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS AKSARA JAWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE COURSE REVIEW HORAY Susanti, Lina
Joyful Learning Journal Vol 1 No 1 (2012): Joyful Learning Journal
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jlj.v1i1.2150

Abstract

Berdasarkan data awal yang diperoleh di SD N Kedungjaran Pekalongan, pelaksanaan pembelajaran masih berpusat pada guru yaitu hanya menggunakan ceramah tanpa menggunakan media atau alat peraga sehingga siswa kurang berperan aktif dalam pembelajaran. Hal ini mengakibatkan siswa kurang memperhatikan dan kurang memahami penjelasan guru. Sehingga motivasi siswa rendah dan hasil belajar siswa rendah. Berdasarkan data tersebut, perlu diterapkan model pembelajaran yang tepat untuk menyampaikan materi yang akan diajarkan dalam kegiatan belajar mengajar. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mendeskripsikan peningkatan keterampilan guru, keterampilan siswa dan hasil belajar siswa dalam menulis aksara Jawa melalui pembelajaran Kooperatif tipe Course Review Horay. Subjek penelitian adalah guru dan siswa kelas IV SD N Kedungjaran Pekalongan. Variabel / faktor yang diteliti pada penelitian ini adalah aktivitas guru, aktivitas siswa, dan hasil belajar siswa dalam pembelajaran bahasa Jawa dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Course Review Horay. Jenis data dalam penelitian adalah data kualitatif dan data kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa diperoleh nilai rata-rata hasil observasi aktivitas guru mengalami peningkatan dari siklus I hingga siklus II. Pada siklus I aktivitas guru mendapat jumlah skor rata-rata 2,7 dengan kategori baik, siklus II jumlah skor rata-rata 3,9 dengan kategori sangat baik. Hasil observasi aktivitas siswa pada silkus I dengan jumlah skor rata-rata 15,6 dengan kategori cukup. Siklus II jumlah skor 24,5 dengan kategori sangat baik. Hasil observasi pemahaman siswa terhadap materi pada siklus I jumlah skor rata-rata 12,3 dengan kategori baik, siklus II jumlah skor 19,4 dengan kategori sangat baik. Hasil belajar siswa pada siklus I rata-rata kelas 62,2, meningkat dengan rata-rata kelas 65,6. Siklus II rata-rata kelas 79,7, meningkat dengan rata-rata kelas 85. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat di simpulkan bahwa dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Course Review Horay dapat meningkatkan aktivitas guru, aktivitas siswa, pemahaman siswa terhadap materi dan hasil  belajar bahasa Jawa siswa kelas IV SDN Kedungjaran Pekalongan.Based on preliminary data obtained in SD N Kedungjaran Pekalongan, implementation is still teacher-centered learning that is just using the lecture without the use of media or visual aids so that students are less active role in learning. This resulted in the students' attention and less urang k m emahami teacher's explanations. So that low student motivation and student learning outcomes is low. Based on these data, learning models need to be applied to the right to convey the material to be taught in the teaching and learning activities. This study aims to (1) describe an increase in teachers' skills in writing through cooperative learning Javanese type Horay Review Course. (2) describe the increase in students' writing skills through cooperative learning Javanese type Horay Review Course. (3) Describe student learning outcomes in Java script writing through Cooperative Learning Course Review Horay type. Research subjects are teachers and fourth grade students N Kedungjaran Pekalongan. Variables / factors examined in this study is the activity of the teacher, student activities, student understanding, and learning outcomes of students in learning the Java language using the cooperative learning model types Course Review Horay. Types of data in the study is qualitative data and quantitative data. The results obtained showed that the average value of the observation of the activities of teachers has increased from cycle I to cycle II. On the cycle I got a number of teachers aktivi bags an average score of 2.7 with either category, s iklus II total score average of 3.9 with very good category. Observations on the student activity premises silkus I n the average score of 15 , 6 with enough categories. Cycle II total score of 24, 5 with very good category. Observations on students' understanding of the material I cycle the average score of 12.3 in both categories, the second cycle with a total score of 19.4 is very good category. Student learning outcomes at the I cycle an average grade 62.2, increased by an average of 65.6 classes. Cycle II 79.7 grade average, increased by an average of 85 classes. Based on these results, it can be concluded that by using cooperative learning model types Course Review Horay can increase the activity of the teacher, student activities, students' understanding of the material and student learning outcomes of Java language classes I V SDN Kedungjaran Pekalongan.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS NARASI PADA SISWA KELAS IV MELALUI COPY THE MASTER
Joyful Learning Journal Vol 1 No 1 (2012): Joyful Learning Journal
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jlj.v1i1.2143

Abstract

Menulis adalah keterampilan berbahasa yang digunakam untuk berkomunikasi secara tidak langsung. Menurut Tarigan (1985: 4), kemampuan menulis merupakan ciri bangsa yang terpelajar. Kemajuan suatu bangsa dapat diukur dari kemajuan komunikasi bahasa tulisnya. Masalah dalam penelitian ini adalah siswa kesulitan menuliskan ide yang mereka miliki dan guru jarang memberikan contoh karangan yang berkualitas. Perolehan hasil menulis narasi pada tiga kali pembelajaran menulis adalah 50% (11 dari 22 siswa) belum mencapai KKM 61. Oleh karena itu, perlu diadakan perbaikan keterampilan menulis narasi dengan menerapkan teknik Copy The Master, yang membantu siswa mengidentifikasi gagasan mereka dengan cara meniru master. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan aktivitas siswa, keterampilan guru, dan keterampilan menulis narasi siswa melalui teknik Copy The Master. Penelitian tindakan kelas ini terdiri atas empat tahapan penelitian, yaitu, perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi, yang dilaksanakan dalam dua siklus, setiap siklus terdiri atas dua pertemuan. Subjek penelitian ini adalah guru dan 22 siswa kelas IV SDN Gajahmungkur 02. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosentase keterampilan guru meningkat, pada siklus I adalah 85% dengan kategori sangat baik dan pada siklus II menjadi 94% dengan kategori sangat baik. Aktivitas siswa juga meningkat, yaitu 83% pada siklus I dengan kategori sangat baik dan 86% pada siklus II dengan kategori sangat baik. Selain itu, keterampilan siswa dalam menulis narasi meningkat, yaitu 100% dengan kategori sangat baik pada siklus I dan 100% pada siklus II dengan kategori sangat baik. Simpulan dari penelitian ini adalah teknik Copy The Master dapat meningkatkan keterampilan guru, aktivitas siswa, dan keterampilan menulis narasi. Peneliti menyarankan agar guru menerapkan model pembelajaran yang bervariasi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.  Writing is a language skill which is used in communicating indirectly. According to Tarigan (1985: 4), writing skill is a feature of a literate nation. Progress of a nation can be measured by its written language progress. The problem of this research were the students’ difficulty in writing down their ideas and the teacher who rarely gave high-quality sample of reading material. The result of three times writing learning activities was 50% (11 of 22 students) had not achieved minimum mastery criteria 61. Therefore, upgrading for writing narration skill was needed by using Copy The Master, which helped students identified their thoughts by copying a master reading. This classroom action research consisted of four stages, they were planning, implementation, observation, and reflection, which were executed in two cycles, each cycle consisted of two times meeting. Subjects of this research were teacher and grade 4 students of SDN Gajahmungkur 02. The results showed that teacher’s skill percentage increased, 85% in cycle I with very good category and 94%  in cycle II with very good category. Students’ activities also increased, from 83% cycle I with very good category to 86% in cycle II with very good category. Moreover, students’ skill in writing narrative increased, 100% in cycle I with very good category and also 100% in cycle II with very good category. It can be resumed that Copy The Master can improve teacher’s skill, students’ activities, and students’ skill in writing narrative. Researcher recommend that teachers apply various learning model to increase learning quality.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VB MELALUI PENDEKATAN REALISTIC MATHEMATIC EDUCATION
Joyful Learning Journal Vol 1 No 1 (2012): Joyful Learning Journal
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jlj.v1i1.2144

Abstract

Tujuan umum penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas VB SDN Karanganyar 02 pada mata pelajaran matematika. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus dan setiap siklus terdiri dari dua pertemuan. Setiap siklus terdiri atas empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah guru dan siswa kelas VB SDN Karanganyar 02 yang berjumlah 31 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, observasi/pengamatan, catatan lapangan, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) keterampilan guru meningkat dari siklus 1 ke siklus 2 yaitu dari skor 64 (sangat baik) menjadi 68 (sangat baik), (2) aktivitas siswa meningkat dari siklus 1 ke siklus 2 yaitu dari skor rata-rata 41,45 (baik) menjadi 48,9 (sangat baik), (3) hasil belajar kognitif siswa meningkat dari siklus 1 ke siklus 2 yaitu nilai rata-rata 72,72 dengan ketuntasan 77% menjadi 80,22 dengan ketuntasan 94%. (4) hasil belajar afektif meningkat dari siklus 1 ke 2 yaitu dari skor rata-rata 12,55 (baik) menjadi 15,13 (baik), (5) hasil belajar psikomotorik siswa meningkat dari siklus 1 ke 2 yaitu dari skor rata-rata 13,32 (baik) menjadi 14,68 (sangat baik). Simpulan dari penelitian ini adalah melalui penggunaan pendekatan RME dapat meningkatkan hasil belajar siswa. The general objective of this research is to improve student learning outcomes VB class Karanganyar SDN 02 in math. This research is a classroom action research conducted in two cycles, and each cycle consisted of two meetings. Each cycle consists of four stages: planning, implementation, observation, and reflection. Subjects were teachers and students of SDN Karanganyar 02 VB class numbering 31 students. The technique uses test data collection, observation / observation, field notes, and documentation. The results showed that: (1) the skills of teachers increased from cycle 1 to cycle 2, from a score of 64 (very good) to 68 (very good), (2) student activity increased from cycle 1 to cycle 2 that of the average score 41.45 (good) to 48.9 (very good), (3) cognitive learning outcomes of students increased from cycle 1 to cycle 2 is the average value of 72.72 with 77% to 80.22 mastery with 94% mastery. (4) affective learning outcomes increased from cycle 1 to 2, from an average score of 12.55 (good) to 15.13 (very good), (5) psychomotor learning outcomes of students increased from cycle 1 to 2 that of the mean score 13.32 average (good) to 14.68 (very good). Conclusions from this research is through the use of RME approach can improve student learning outcomes.
PENINGKATAN PERBENDAHARAAN KOSAKATA BAHASA JAWA MELALUI MEDIA PERMAINAN SCRABBLE
Joyful Learning Journal Vol 1 No 1 (2012): Joyful Learning Journal
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jlj.v1i1.2145

Abstract

Pelajaran bahasa Jawa merupakan mata pelajaran muatan lokal wajib di wilayah provinsi Jawa Tengah. Salah satu tujuan pembelajaran mata pelajaran bahasa Jawa dalam kurikulum muatan lokal adalah meningkatkan kemampuan menggunakan bahasa Jawa untuk meningkatkan kemampuan intelektual. Berdasarkan data awal yang diperoleh melalui observasi di kelas VA SD Tambakaji 04 Ngaliyan Semarang, ditemukan permasalahan dalam pembelajaran bahasa Jawa yaitu kurangnya perbendaharaan kosakata bahasa Jawa siswa. Sebagai contoh nyata rendahnya perbendaharaan kosakata bahasa Jawa yaitu tampak ketika pelajaran bahasa Jawa, sebagian besar anak kelas VA di SD Tambakaji 04 berkomunikasi, menjawab pertanyaan dari guru, baik itu secara lisan ataupun tertulis dengan menggunakan bahasa campuran Indonesia-Jawa. Penguasaan kosakata bahasa Jawa siswa masih rendah dan minat siswa dalam pembelajaran juga masih kurang. Pembelajaran kurang membangkitkan motivasi dan gairah siswa terhadap pelajaran, akibatnya hasil belajar siswa rendah. Setiap siklus terdiri atas 2 pertemuan pembelajaran dan terdiri dari empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah guru dan siswa kelas VA SD Tambakaji 04 kecamatan Ngaliyan. Teknik pegumpulan data menggunakan tes, observasi/pengamatan, catatan lapangan, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatkan kualitas pembelajaran yang meliputi: aktivitas guru meningkat dari skor 29 dengan kategori baik (siklus I) menjadi 32 dengan kriteria baik (siklus II); rata-rata skor aktivitas siswa meningkat dari 3,1 dengan kategori baik (siklus I) menjadi 3,28 dengan kategori baik (siklus II); hasil belajar siswa meningkat dari skor rata-rata 88,86 dengan ketuntusan belajar 63,82% (siklus I) menjadi 98,26 dengan ketuntasan belajar sebesar 84,44%. Simpulan dari penelitian ini adalah melalui media permainan scrabble dapat meningkatkan perbendaharaan kosakata bahasa Jawa. Penggunaan media permainan scrabble dapat membuat siswa terlibat aktif dan membangkitkan kembali semangat siswa dalam pembelajaran bahasa Jawa. Sifat kompetitif yang ada dalam permainan dapat mendorong siswa untuk berlomba-lomba maju. Saran bagi guru adalah guru dapat menggunakan teknik permainan scrabble untuk meningkatkan perbendaharaan kosakata bahasa Jawa. Java language lessons are mandatory subjects of local content in the region of Central  Java province. One of the goals of learning the Java language subjects in the local curriculum is to improve the ability to use the Java language to enhance the intellectual capabilities. Based on preliminary data obtained through observation the VA-graders at elementary school Tambakaji 04 Ngaliyan Semarang, found problems in learning the Java language is a lack of the Java language's vocabulary of students. As an example of lack of vocabulary that is visible when the Java language lessons, most of the VA-graders at elementary school Tambakaji 04 communicate, answer questions from the teacher, either verbally or in written form by using a mixture of Indonesia-Java language. Students' mastery of vocabulary of the Java language is still low and interest students in learning is still lacking. Learning is less motivating to students and passion for learning, as a result of low student learning outcomes. Each cycle consisted of 2 meetings of learning and consists of four stages, there is planning, acting, observaing, and reflecting. Research subjects are teachers and students in the VA-graders at 04 elementary school Tambakaji in Ngaliyan district.  Data collection techniques using tests, observation, field notes, and documentation. The results of this study showed an increase in the quality of learning that include:  teacher activity increased from a score of 29 with good category (cycle I) to 32 with good criteria (cycle II); the average score of the student activity increased from 3.1 in good category(cycle I) to 3.28 in good categories (cycle II); students' scores increased from an average of 88.86 with 63.82% of learning completeness (cycle I) to 98.26 with a completeness of 84.44% of learning. The conclusion of this research is through the scrabble game media to improve vocabulary  of Java language. Use of the Scrabble game media can  make  students  actively involved and to re-energize students in learning the Java language.  The competitive  nature that exists in the game can encourage students to compete going forward. Suggestions  for the teacher is the teacher can use the Scrabble game techniques to improve the Java language vocabulary.

Page 1 of 2 | Total Record : 14


Filter by Year

2012 2012


Filter By Issues
All Issue Vol 12 No 4 (2023): Joyful Learning Journal: Desember 2023 Vol 12 No 3 (2023): Joyful Learning Journal: September 2023 Vol 12 No 2 (2023): Joyful Learning Journal: June 2023 Vol 12 No 1 (2023): Joyful Learning Journal: March 2023 Vol 11 No 4 (2022): Joyful Learning Journal: Desember 2022 Vol 11 No 3 (2022): Joyful Learning Journal: September 2022 Vol 11 No 2 (2022): Joyful Learning Journal: Juni 2022 Vol 11 No 1 (2022): Joyful Learning Journal: Maret 2022 Vol 10 No 4 (2021): Joyful Learning Journal: Desember 2021 Vol 10 No 3 (2021): Joyful Learning Journal: September 2021 Vol 10 No 2 (2021): Joyful Learning Journal: Juni 2021 Vol 10 No 1 (2021): Joyful Learning Journal: Maret 2021 Vol 9 No 4 (2020): Joyful Learning Journal Vol 9 No 3 (2020): Joyful Learning Journal Vol 9 No 2 (2020): Joyful Learning Journal Vol 9 No 1 (2020): Joyful Learning Journal Vol 8 No 4 (2019): Joyful Learning Journal Vol 8 No 3 (2019): Joyful Learning Journal Vol 8 No 2 (2019): Joyful Learning Journal Vol 8 No 1 (2019): Joyful Learning Journal Vol 7 No 4 (2018): Joyful Learning Journal Vol 7 No 3 (2018): Joyful Learning Journal Vol 7 No 2 (2018): Joyful Learning Journal Vol 7 No 1 (2018): Joyful Learning Journal Vol 6 No 4 (2017): Joyful Learning Journal Vol 6 No 3 (2017): Joyful Learning Journal Vol 6 No 2 (2017): Joyful Learning Journal Vol 6 No 1 (2017): Joyful Learning Journal Vol 4 No 3 (2015): Joyful Learning Journal Vol 4 No 2 (2015): Joyful Learning Journal Vol 4 No 1 (2015): Joyful Learning Journal Vol 3 No 4 (2014): Joyful Learning Journal Vol 3 No 3 (2014): Joyful Learning Journal Vol 3 No 2 (2014): Joyful Learning Journal Vol 3 No 1 (2014): Joyful Learning Journal Vol 2 No 3 (2013): Joyful Learning Journal Vol 2 No 2 (2013): Joyful Learning Journal Vol 2 No 1 (2013): Joyful Learning Journal Vol 1 No 2 (2012): Joyful Learning Journal Vol 1 No 1 (2012): Joyful Learning Journal More Issue