cover
Contact Name
Rohmad Wahid
Contact Email
jurnal.gammath@unmuhjember.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.gammath@unmuhjember.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Gammath : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika
ISSN : 25034723     EISSN : 25412612     DOI : -
Core Subject :
Gammath merupakan jurnal ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Jember tersedia gratis (open access) yang berisi tulisan ilmiah dari hasil pemikiran dan penelitian di bidang matematika dan pendidikan matematika.
Arjuna Subject : -
Articles 169 Documents
PENDEKATAN TUTOR SEBAYA PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA MATERI SISTEM PERSAMAAN LINIER TIGA VARIABEL Meilantifa, Herfa Maulina Dewi Soewardini, Oktaviana Tantra
Gammath : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika Vol 4, No 1 (2019): Gammath : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/gammath.v4i1.1096

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk menunjukkan bahwa hasil belajar siswa dengan pendekatan tutor sebaya lebih baik dari pada hasil belajar siswa dengan pendekatan konvensional pada materi sistem persamaan linear tiga variabel kelas X IPA SMA Hang Tuah 4 Surabaya. Dalam pembelajaran matematika sebenarnya banyak upaya yang dapat dilakukan oleh guru dalam meningkatkan ketuntasan hasil belajar. Agar proses pembelajaran dapat berlangsung aktif dan menyenangkan pembelajaran yang dianggap dapat mewujudkan situasi tersebut adalah dengan pendekatan tutor sebaya Sampel yang digunakan diambil random sampling dan diambil dua kelas, yaitu kelas X IPA 1 sebagai kelas kontrol dan X IPA 2 sebagai kelas eksperiman. Di mana pada kelas kontrol dilaksanakan dengan pendekatan konvensional dan kelas eksperimen akan dilaksanakan dengan pendekatan tutor sebaya.Analisis data dilakukan dengan menggunakan Software Statistical Product and Service Solution (SPSS) versi 22.0. Hasil dari penelitian menunjukan nilai signifikansi 0,001 yang mana ˂ 0.005 sehingga H0 ditolak atau H1 diterima dengan kata lain hipotesis penelitian diterima. Maka dapat disimpulkan hasil belajar siswa menggunakan pendekatan tutor sebaya lebih baik daripada hasil belajar siswa menggunakan pendekatan konvensional pada pokok bahasan Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel (SPLTV) kelas X IPA SMA Hang Tuah 4 Surabaya. Kata Kunci: Pendekatan Tutor Sebaya
ANALISIS PROSES MENYELESAIKAN MASALAH MATEMATIKA BERDASARKAN GAYA BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR PADA MATERI OPERASI PERKALIAN DAN PEMBAGIAN PECAHAN Hana Puspita Eka Firdaus
Gammath : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika Vol 1, No 1 (2016): Gammath : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/gammath.v1i1.421

Abstract

Berdasarkan observasi yang dilakukan di SD Negeri Umbulsari 1 pada 18 Juni 2013, diperoleh dugaan adanya perbedaan proses menyelesaikan masalah matematika yang dilakukan oleh 3 siswa yang bergaya belajar yang berbeda. Ketiga siswa tersebut bergaya belajar visual, auditorial, dan kinestetik, oleh karena itu dilakukan penelitian di sekolah yang serumpun dengan SD Negeri Umbulsari 1 yaitu SD Negeri Kesilir 1 untuk memahami lebih jauh perbedaan yang terjadi dalam proses menyelesaikan masalah matematika yang dilakukan oleh 3 siswa yang bergaya belajar berbeda. Gaya belajar dalam penelitian ini diklasifikasikan menjadi tiga yaitu gaya belajar visual, gaya belajar auditorial, dan gaya belajar kinestetik. Sedangkan tahapan proses menyelesaikan masalah matematika yang dipilih adalah tahap proses menyelesaikan masalah matematika menurut Polya, yaitu (1) memahami masalah, (2) merencanakan cara penyelesaian, (3) melaksanakan rencana, dan (4) melihat kembali.Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif dengan kesimpulan (1) siswa yang bergaya belajar visual selama memahami masalah matematika membaca lembar soal dengan gerakan mata yang cepat serta mengarah ke bawah. Ketika merencanakan cara penyelesaian siswa yang bergaya belajar visual sering mencoret-coret kertas hitungan sambil memikirkan rencana penyelesaian masalah matematika. Selama melaksanakan rencana penyelesaian masalah matematika, siswa yang bergaya belajar visual melaksanakan rencana yang telah dibuat dengan teratur. Ketika memeriksa kembali siswa yang bergaya belajar visual menghitung ulang hasil perhitungan yang telah diperolehnya; (2) Siswa yang bergaya belajar auditorial selama memahami masalah matematika bersuara pelan ketika membaca lembar soal penyelesaian masalah matematika. Selama merencanakan rencana penyelesaian, siswa yang bergaya belajar auditorial terlihat berbicara pada diri sendiri sambil sesekali menengadahkan kepala untuk memikirkan cara penyelesaian soal penyelesaian masalah matematika. Ketika melaksanakan rencana penyelesaian masalah matematika yang telah direncanakan sebelumnya, siswa yang bergaya belajar auditorial terlihat ragu-ragu dalam menuliskan rencana penyelesaian yang telah dipikirkannya. Ketika memeriksa kembali soal penyelesaian masalah matematika yang telah dikerjakan, siswa yang bergaya belajar auditorial sering terlihat ragu-ragu dalam menuliskan perbaikan penyelesaian masalah matematika; (3) Siswa yang bergaya belajar kinestetik selama memahami masalah matematika membaca lembar soal sambil memainkan pensil di tangannya. Selama merencanakan cara penyelesaian, siswa yang bergaya belajar kinestetik memikirkan cara penyelesaian masalah matematika sambil melipat-lipat pojok lembar soal. Ketika melaksanakan rencana, siswa yang bergaya belajar kinestetik melaksanakan rencana yang telah dipikirkan sebelumnya sambil sesekali menggaruk-garuk wajahnya. Ketika memeriksa kembali siswa yang bergaya belajar kinestetik membaca kembali penyelesaian masalah matematika sambil melakukan aktivitas fisik berupa melipat-lipat ujung taplak meja.Kata Kunci: Proses Menyelesaikan Masalah Matematika, Gaya Belajar, Operasi Perkalian dan Pembagian Pecahan
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBANTUAN ADOBE FLASH CS6 BERBASIS ANDROID POKOK BAHASAN SEGITIGA Ahmad Danial Zulkarnain, Tri Endang Jatmikowati
Gammath : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika Vol 3, No 1 (2018): Gammath : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/gammath.v3i1.1093

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbantuan adobe flash cs 6 berbasis android pada pokok bahasan segitiga yang berkualitas baik. Dalam penelitian ini produk dinilai menggunakan penilaian beberapa angket berdasarkan hasil ujicoba produk yang diujikan kepada 3 ahli yaitu: ahli media dan 2 ahli materi serta 29 siswa, untuk mengetahui validitas, kepraktisan dan keefektifan media pembelajaran berbasis android ini. Hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa media pembelajaran berbasis android ini berkualitas baik. Hal ini dibuktikan dengan hasil validasi oleh ahli media mendapatkan nilai sebesar 4,17 dan untuk validasi oleh ahli materi mendapatkan rata – rata nilai sebesar 4,13, sehingga produk ini bisa dikatakan valid. Untuk angket respon siswa mendapatkan skor sebesar 3,62 dan termasuk kriteria sangat baik, sehingga produk ini bisa dikatakan praktis. Sedangkan untuk nilai siswa dari 29 siswa hanya 4 siswa saja yang mendapatkan nilai dibawah kkm yaitu 70, persentase nilai ketuntasan yang diperoleh sebesar 80% dan termasuk kriteria sangat baik, sehingga media pembelajaran berbasis android ini dikatakan efektif. Jadi dari hasil data yang diperoleh, produk ini memenuhi ketiga kriteria valid menurut para ahli, praktis, dan efektif. Sehingga dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran barbantuan adobe flash cs 6 berbasis android pada pokok bahasan segitiga ini berkualitas baik.Kata Kunci: Pengembangan, Media Pembelajaran Berbantuan Adobe Flash, Android, Segitiga.
PENGARUH PEER TEACHING BERBANTUAN APLIKASI SPSS TERHADAP KEMAMPUAN PENGUASAAN KONSEP PADA MATERI STATISTIKA Nurhayati Nurhayati
Gammath : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2020): Gammath : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/gammath.v5i2.3543

Abstract

Penelitian ini termasuk kedalam penelitian kuantitatif dengan metode yang diterapkan adalah ex post facto dan jenis penelitiannya berupa quasi experiment. Tujuan dari penelitiannya yaitu untuk mengetahui pengaruh dari peer teaching berbantuan aplikasi SPSS terhadap kemampuan penguasaan konsep pada materi statistika. Dalam pembelajaran matematika, guru diharuskan untuk berpedoman terhadap bagaimana cara mengajar itu sendiri supaya siswa dapat mengikuti kegiatan pembelajaran dengan baik. Akan tetapi pada kenyataannya kebanyakan guru masih menggunakan pembelajaran klasikal. Statistika adalah materi matematika yang menjadikan siswa kesulitan untuk memahaminya. Hal itu terungkap berdasarkan hasil observasi dengan salah satu guru matematika di SMAN 1 Bireuen yang menunjukkan bahwa 60% siswa menghadapi kesulitan untuk menyelesaikan masalah pada materi statistika. Peer teaching berbantuan aplikasi SPSS memiliki pengaruh dalam kegiatan pembelajaran. Peer teaching yaitu suatu model atau metode pembelajaran yang menjadikan siswa sebagai pemeran utama, dimana siswa akan melakukan proses belajar dari siswa lain sehingga siswa lebih mudah memahami apabila mengalami kesulitan. Pembelajaran dengan menggunakan peer teaching guru bertindak sebagai pembimbing dan pengatur proses pembelajaran. Adapun hasil penelitian ini menyatakan bahwa nilai signifikansi sebesar 0.00 0.05 maka  ditolak, artinya terdapat pengaruh antara peer teaching berbantuan aplikasi SPSS terhadap kemampuan penguasaan konsep pada materi statistika Kata Kunci: Peer Teaching, SPSS, Statistika.
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIS SISWA SMK Dwi Pratiwi, Sendi Ramdhani
Gammath : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika Vol 2, No 2 (2017): Gammath : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/gammath.v2i2.777

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk: (1) mengetahui apakah peningkatan kemampuan literasi matematis siswa yang memperoleh model PBL lebih baik daripada siswa yang memperoleh pembelajaran biasa; (2) mendeskripsikan kemampuan literasi matematis siswa dilihat dari setiap indikator pada kemampuan literasi level 4. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan desain penelitiannya adalah nonequivalent control group design dan deskriptif kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa X di sebuah SMK  Negeri di Cianjur dengan sampel sebanyak dua kelas secara purposive sampling. Salah satu kelas sebagai kelas eksperimen menggunakan pembelajaran model PBL dan kelas lain sebagai kelas kontrol menggunakan pembelajaran biasa. Instrumen penelitian meliputi tes kemampuan  literasi matematis level 4. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa; (1) peningkatan kemampuan literasi matematis siswa yang memperoleh model PBL lebih baik daripada siswa yang memperoleh pembelajaran biasa; (2) Persentase siswa dalam menjawab soal aspek literasi matematis yang mencakup indikator pertama, ketiga dan keempat lebih baik pada kelas kontrol sedangkan kelas eksperimen lebih unggul di indikator kedua.Kata Kunci: kemampuan literasi matematis level 4; Problem Based Learning (PBL)
PENGEMBANGAN BUKU AJAR IPA KELAS VI SEMESTER I UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR Anita Hidayati, Rufii, Yoso Wiyarno
Gammath : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika Vol 5, No 1 (2020): Gammath : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/gammath.v5i1.3188

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan buku teks yang dapat digunakan untuk mendukung kegiatan pembelajaran IPA Kelas 6 di SDN Sambungrejo Sukodono. Penelitian Pengembangan ini dimaksudkan untuk sumber belajar untuk mata pelajaran tertentu, yaitu IPA di Kelas 6 IPA SDN SambungrejoSukodono. Penelitian ini menggunakan model pengembangan Dick dan Carey. Subjek uji coba penelitian adalah 50 siswa dan seorang guru di sekolah. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah pedoman wawancara, lembar validasi ahli untuk dosen dan praktisi pendidikan Hasil penelitian mengungkapkan bahwa tingkat kelayakan buku teks sains untuk semester pertama dilihat dari penilaian dosen ahli, pengawas sekolah, kepala sekolah, guru kelas dan penilaian siswa berdasarkan pada setiap aspek penilaian termasuk aspek kelayakan isi konten yang diperoleh rata-rata skor 4,086 sebagai kategori "baik" dengan tingkat kesesuaian 81,7%; aspek kelayakan presentasi mendapat skor rata-rata 4,307 sebagai kategori "sangat baik" dengan tingkat kelayakan 86,1%; pada kelayakan bahasa, mendapatkan skor rata-rata 4,388 kategori "sangat baik" dengan tingkat kesesuaian 87,75%; Sedangkan pada aspek grafis diperoleh skor rata-rata 4,302 sebagai kategori "sangat baik" dengan tingkat kesesuaian 86%. Jadi dapat disimpulkan buku teks sains secara keseluruhan memperoleh skor rata-rata 4,271 dengan kategori "baik" dan tingkat kelayakan 85,54%. Dengan demikian, buku ini dinyatakan layak.Kata Kunci: pengembangan buku ajar, pembelajaran IPA; tingkat sekolah dasar.
PENERAPAN MODEL CORE DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIK SISWA Hariyanto Hariyanto
Gammath : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika Vol 2, No 1 (2017): Gammath : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/gammath.v2i1.575

Abstract

Penelitian ini merupakan eksperimen yang difokuskan pada peningkatan kemampuan komunikasi matematik siswa dengan menerapkan model CORE dalam pembelajaran matematika.Masalah yang melatarbelakangi penelitian ini diantaranya adalah kemampuan komunikasi matematikyang masih rendah sehingga diperlukan alternatif pembelajaran yang dapat mengembangkan kemampuan komunikasi matematik siswa. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui apakah peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa yang pembelajarannya dengan menggunakan model CORE lebih baik daripada siswa yang mendapat pembelajaran matematika dengan metode ekspositori serta memperoleh informasi tentang sikap siswa terhadap pembelajaran matematika dengan menggunakan model pembelajaran CORE.Penelitian ini menggunakan Randomized Control Group Only Post-test Design. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XII program IPS di MAN 2 Jember. Indikator kemampuan komunikasi matematis yang diukur dalam penelitian ini adalah kemampuan menulis (written texts), kemampuan menggambar (Drawing), Ekspresi matematik (mathematical expression). Selain kemampuan komunikasi matematik yang diuji dalam penelitian ini adalah hasil belajar siswa, yaitu membandingkan hasil post-test kelas yang menggunakan model pembelajaran CORE dengan kelas yang menggunakan model pembelajaran konvensional.Hasil perhitungan post-test di uji menggunkan uji t, hasil yang diperoleh t hitung 5,4025 t tabel 2,0150.  Hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajar CORE (kelas eksperimen) lebih baik dari pada yang menggunakan pembelajaran konvensional (kelas kontrol). Sedangkan kemampuan komunikasi matematik kelas eksperimen lebih baik dari pada kelas kontrol, indikator nya rata-rata kemampuan : 1) menulis kelas ekperimen (77,12) dari kelas kontrol (64,42); 2) menggambar kelas eksperimen (81,28) kelas kontrol (74,36); ekspresi matematika kelas eksperimen (82,82) kelas kontrol (78,21).Berdasarkan hasil pengolahan secara statistik, diperoleh kesimpulan bahwa peningkatan prestasi dan kemampuan komunikasi matematis siswa yang memperoleh model pembelajaran CORE lebih baik dari pada siswa yang memperoleh pembelajaran konvensional dan sebagian besar siswa menunjukkan sikap yang positif terhadap pembelajaran matematika dengan menggunakan model CORE yang telah dilakukan.Kata kunci : model pembelajaran CORE (Connecting , Organizing, Reflecting, Extending), 
PROFIL PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKAGURU SEKOLAH DASAR DITINJAU DARI PERBEDAAN GENDER Salisa Farihani, Agung Lukito, Dwi Juniati
Gammath : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika Vol 4, No 1 (2019): Gammath : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/gammath.v4i1.1098

Abstract

Penelitian yang berjenis deskriptif-eksploratif dengan pendekatan kualitatif ini menggunakan metode wawancara dan tes tulis dalam mengumpulkan data. Subjek yang dipilih sebayak dua orang, yaitu guru laki-laki Sekolah Dasar dan guru perempuan Sekolah Dasar. Dimana, dalam memilih subjek tersebut diberlakukan tiga batasan yaitu guru kelas VI, memiliki masa kerja yang sama atau setidaknya memiliki selisih kurang dari dua tahun, dan memiliki kemampuan matematika sama (dengan perbedaan maksimal 10 dari skor total).Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh bahwa subjek laki-laki dalam menyelesaikan masalah bilangan memahami dengan cara mengakses informasi dengan membaca lebih dari satu kali, setelah itu subjek mengidentifikasi informasi-informasi penting yang harus dicari terlebih dahulu. Pada saat menyusun rencana penyelesaian, subjek fokus untuk menemukan langkah awal dalam menyelesaikan masalah, berusaha mencari informasi penting yang belum diketahui sebelum menyelesaikan masalah, dan menuliskan langkah-langkah yang akan digunakan untuk menyelesaikan masalah.  Selanjutnya, subjek menyelesaikan masalah sesuai dengan rencana penyelesaian dan yakin bahwa langkah penyelesaian yang diambil benar, pada saat menyelesaikan masalah, setelah menyelesaikan satu langkah, subjek menghitung langsung hasil yang diperoleh dan yakin hasilnya benar dan tidak akan memperoleh hasil yang berbeda. Sedangkan dalam memecahkan masalah geometri dengan cara mengakses informasi dengan membaca lebih dari satu kali dan berusaha memahami bentuk bangun pada gambar. Pada saat menyusun rencana penyelesaian, subjek mencari bagaimana cara menentukan luas bangun keseluruhan dengan menggunakan rumus-rumus yang sesuai serta menuliskan langkah-langkah yang akan digunakan untuk menyelesaikan masalah.  Selanjutnya, subjek menyelesaikan masalah sesuai dengan rencana penyelesaian dan yakin bahwa langkah penyelesaian yang diambil benar, pada saat menyelesaikan masalah dan menyelesaikan satu langkah, subjek menghitung langsung hasil yang diperoleh dan yakin hasilnya benar dan tidak akan memperoleh hasil yang berbeda.Kata kunci : Pemecahan Masalah Matematika, Guru Sekolah Dasar, Gender.  
PENGAJARAN REMEDIAL TUTOR SEBAYA MODEL KATEGORI KELOMPOK UNTUK MENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA MATERI LIMIT Yuliati Yuliati
Gammath : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika Vol 1, No 1 (2016): Gammath : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/gammath.v1i1.423

Abstract

Pengajaran klasikal oleh guru kurang efektif bagi sebagian besar siswa sehingga perlu dicarikan metode pengajaran yang tepat, efektif dan efisien.yang lebih menekankan pada aktivita belajar siswa dan bukan pada aktifitas mengajar guru. Pengajaran Remedial Tutor Sebaya Model Kategori Kelas pada materi Limit diterapkan untuk memperbaiki hasil belajar yang rendah dan ketuntasan belajar yang belum tercapai di kelas XI IPS SMA Muhammadiyah 2 Wuluhan. Dalam penelitian Tindakan kelas ini siswa dikelompokkan berdasarkan kategori hasil belajarnya. Kelompok I dengan interval nilai 0 – 24, kelompok II nilai 25 – 49, kelompok III nilai 50 -74, kelompok IV  nilai 75 – 100. Anggota kelompok IV akan menjadi tutor bagi kelompok di bawahnya. Setiap siswa bisa berpindah kelompok sesuai dengan peningkatan prestasi belajarnya. Hasil penelitian yang dilaksanakan dalam 2 siklus menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar dan peningkatan ketuntasan belajar klasikal. Siswa juga termotivasi untuk bisa berpindah ke kelompok di atasnya dengan meningkatkan kemampuannya.Kata Kunci: Tutor Sebaya
KEGUNAAN SIFAT ALJABAR KOMUTATIF DALAM PERKALIAN DUA BILANGAN Rukmono Budi Utomo
Gammath : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika Vol 3, No 2 (2018): Gammath : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/gammath.v3i2.1602

Abstract

Penelitian ini menjelaskan teknik berhitung perkalian dua bilangan dengan memanfaatkan operasi aljabar yang bersifat komutatif. Teknik ini sebenarnya merupakan perumuman dari teknik perkalian bersusun ke bawah, dengan perbedaan yang terletak pada pemahaman akan operasi aljabar komutatif. Perhitungan perkalian dua bilangan dengan memahami bentuk operasi komutatif dalam aljabar akan lebih memudahkan dan mempercepat dalam menemukan hasil dari perkalian dua buah bilangan tersebut. Hal ini dikarenakan dalam konsep aljabar memungkinkan untuk diambil perumuman atau generalisasi dari suatu bentuk operasi komutatif. Dengan demikian dalam menghitung perkalian dua bilangan dapat dengan mudah dilakukan hanya dengan mengingat bentuk umum dari operasi komutatif dalam aljabar tersebut.Kata Kunci: Perkalian, Operasi, Aljabar, Komutatif.

Filter by Year

2016 2022


Filter By Issues
All Issue Vol 7, No 2 (2022): Gammath : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika Vol 7, No 1 (2022): Gammath : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika Vol 6, No 2 (2021): Gammath : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika Vol 6, No 1 (2021): Gammath : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2020): Gammath : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika Vol 5, No 1 (2020): Gammath : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika Vol 4, No 2 (2019): Gammath : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika Vol 4, No 1 (2019): Gammath : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika Vol 4, No 1 (2019): Gammath : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika Vol 3, No 2 (2018): Gammath : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika Vol 3, No 2 (2018): Gammath : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika Vol 3, No 1 (2018): Gammath : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika Vol 3, No 1 (2018): Gammath : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika Vol 2, No 2 (2017): Gammath : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika Vol 2, No 2 (2017): Gammath : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika Vol 2, No 1 (2017): Gammath : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika Vol 2, No 1 (2017): Gammath : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika Vol 1, No 2 (2016): Gammath : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika Vol 1, No 2 (2016): Gammath : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika Vol 1, No 1 (2016): Gammath : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika Vol 1, No 1 (2016): Gammath : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika More Issue