cover
Contact Name
Rohmad Wahid
Contact Email
jurnal.gammath@unmuhjember.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.gammath@unmuhjember.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Gammath : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika
ISSN : 25034723     EISSN : 25412612     DOI : -
Core Subject :
Gammath merupakan jurnal ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Jember tersedia gratis (open access) yang berisi tulisan ilmiah dari hasil pemikiran dan penelitian di bidang matematika dan pendidikan matematika.
Arjuna Subject : -
Articles 169 Documents
PERBEDAAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA ANTARA MODEL PROJECT BASED LEARNING DAN AUDITORY INTELLECTUALLY REPETITION Ayu Faradillah, Windy Puji Astiwi, Slamet Soro,
Gammath : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika Vol 4, No 1 (2019): Gammath : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.046 KB) | DOI: 10.32528/gammath.v4i1.1094

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui terdapat atau tidaknya perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa antara model Project Based Learning dan model Auditory Intellectually Repetition. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dan metode penelitian yang digunakan Quasi eksperiment design. Penelitian ini dilaksanakan di SMPN 223 Jakarta. Sampel pada penelitian ini berjumlah 72 siswa yang terdiri dari 36 siswa kelas eksperimen I dan 36 siswa kelas eksperimen II. Instrumen penelitian ini menggunakan tes kemampuan pemecahan masalah matematis yang telah di uji validitas dan uji reliabilitasnya. Uji persyaratan analisis yang dilakukan penelitian ini yaitu uji normalitas dengan uji Lilliefors dan uji homogenitas dengan uji Fisher, untuk uji normalitas untuk kelas eksperimen I diperoleh  sedangkan untuk kelas eksperimen II diperoleh , dapat disimpulkan bahwa kedua sampel dari populasi adalah berdistribusi normal. Hasil perhitungan homogenitas diperoleh  hal ini berarti kedua kelas mempunyai varians yang homogen. Pengujian hipotesis menggunakan uji-t didapat  dengan taraf signifikansi , hal ini berarti  ditolak. Simpulan hasil penelitian ini adalah bahwa terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dengan model Project Based Learning dan model pembelajaran Auditory Intellectually Repetition.Kata Kunci: Model Project Based Learning, Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis,  dan model Auditory Intellectually Repetition.
ANALISIS PROSES MENYELESAIKAN MASALAH MATEMATIKA BERDASARKAN GAYA BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR PADA MATERI OPERASI PERKALIAN DAN PEMBAGIAN PECAHAN Firdaus, Hana Puspita Eka
Gammath : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika Vol 1, No 1 (2016): Gammath : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (511.831 KB) | DOI: 10.32528/gammath.v1i1.421

Abstract

Berdasarkan observasi yang dilakukan di SD Negeri Umbulsari 1 pada 18 Juni 2013, diperoleh dugaan adanya perbedaan proses menyelesaikan masalah matematika yang dilakukan oleh 3 siswa yang bergaya belajar yang berbeda. Ketiga siswa tersebut bergaya belajar visual, auditorial, dan kinestetik, oleh karena itu dilakukan penelitian di sekolah yang serumpun dengan SD Negeri Umbulsari 1 yaitu SD Negeri Kesilir 1 untuk memahami lebih jauh perbedaan yang terjadi dalam proses menyelesaikan masalah matematika yang dilakukan oleh 3 siswa yang bergaya belajar berbeda. Gaya belajar dalam penelitian ini diklasifikasikan menjadi tiga yaitu gaya belajar visual, gaya belajar auditorial, dan gaya belajar kinestetik. Sedangkan tahapan proses menyelesaikan masalah matematika yang dipilih adalah tahap proses menyelesaikan masalah matematika menurut Polya, yaitu (1) memahami masalah, (2) merencanakan cara penyelesaian, (3) melaksanakan rencana, dan (4) melihat kembali.Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif dengan kesimpulan (1) siswa yang bergaya belajar visual selama memahami masalah matematika membaca lembar soal dengan gerakan mata yang cepat serta mengarah ke bawah. Ketika merencanakan cara penyelesaian siswa yang bergaya belajar visual sering mencoret-coret kertas hitungan sambil memikirkan rencana penyelesaian masalah matematika. Selama melaksanakan rencana penyelesaian masalah matematika, siswa yang bergaya belajar visual melaksanakan rencana yang telah dibuat dengan teratur. Ketika memeriksa kembali siswa yang bergaya belajar visual menghitung ulang hasil perhitungan yang telah diperolehnya; (2) Siswa yang bergaya belajar auditorial selama memahami masalah matematika bersuara pelan ketika membaca lembar soal penyelesaian masalah matematika. Selama merencanakan rencana penyelesaian, siswa yang bergaya belajar auditorial terlihat berbicara pada diri sendiri sambil sesekali menengadahkan kepala untuk memikirkan cara penyelesaian soal penyelesaian masalah matematika. Ketika melaksanakan rencana penyelesaian masalah matematika yang telah direncanakan sebelumnya, siswa yang bergaya belajar auditorial terlihat ragu-ragu dalam menuliskan rencana penyelesaian yang telah dipikirkannya. Ketika memeriksa kembali soal penyelesaian masalah matematika yang telah dikerjakan, siswa yang bergaya belajar auditorial sering terlihat ragu-ragu dalam menuliskan perbaikan penyelesaian masalah matematika; (3) Siswa yang bergaya belajar kinestetik selama memahami masalah matematika membaca lembar soal sambil memainkan pensil di tangannya. Selama merencanakan cara penyelesaian, siswa yang bergaya belajar kinestetik memikirkan cara penyelesaian masalah matematika sambil melipat-lipat pojok lembar soal. Ketika melaksanakan rencana, siswa yang bergaya belajar kinestetik melaksanakan rencana yang telah dipikirkan sebelumnya sambil sesekali menggaruk-garuk wajahnya. Ketika memeriksa kembali siswa yang bergaya belajar kinestetik membaca kembali penyelesaian masalah matematika sambil melakukan aktivitas fisik berupa melipat-lipat ujung taplak meja.Kata Kunci: Proses Menyelesaikan Masalah Matematika, Gaya Belajar, Operasi Perkalian dan Pembagian Pecahan
PENGAJARAN REMEDIAL TUTOR SEBAYA MODEL KATEGORI KELOMPOK UNTUK MENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA MATERI LIMIT Yuliati, Yuliati
Gammath : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika Vol 1, No 1 (2016): Gammath : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (440.007 KB) | DOI: 10.32528/gammath.v1i1.423

Abstract

Pengajaran klasikal oleh guru kurang efektif bagi sebagian besar siswa sehingga perlu dicarikan metode pengajaran yang tepat, efektif dan efisien.yang lebih menekankan pada aktivita belajar siswa dan bukan pada aktifitas mengajar guru. Pengajaran Remedial Tutor Sebaya Model Kategori Kelas pada materi Limit diterapkan untuk memperbaiki hasil belajar yang rendah dan ketuntasan belajar yang belum tercapai di kelas XI IPS SMA Muhammadiyah 2 Wuluhan. Dalam penelitian Tindakan kelas ini siswa dikelompokkan berdasarkan kategori hasil belajarnya. Kelompok I dengan interval nilai 0 – 24, kelompok II nilai 25 – 49, kelompok III nilai 50 -74, kelompok IV  nilai 75 – 100. Anggota kelompok IV akan menjadi tutor bagi kelompok di bawahnya. Setiap siswa bisa berpindah kelompok sesuai dengan peningkatan prestasi belajarnya. Hasil penelitian yang dilaksanakan dalam 2 siklus menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar dan peningkatan ketuntasan belajar klasikal. Siswa juga termotivasi untuk bisa berpindah ke kelompok di atasnya dengan meningkatkan kemampuannya.Kata Kunci: Tutor Sebaya
PENERAPAN MODEL CORE DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIK SISWA Hariyanto, Hariyanto
Gammath : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika Vol 1, No 2 (2016): Gammath : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.636 KB) | DOI: 10.32528/gammath.v1i2.462

Abstract

Penelitian ini merupakan eksperimen yang difokuskan pada peningkatan kemampuan komunikasi matematik siswa dengan menerapkan model CORE dalam pembelajaran matematika. Masalah yang melatarbelakangi penelitian ini diantaranya adalah kemampuan komunikasi matematikyang masih rendah sehingga diperlukan alternatif pembelajaran yang dapat mengembangkan kemampuan komunikasi matematik siswa. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui apakah peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa yang pembelajarannya dengan menggunakan model CORE lebih baik daripada siswa yang mendapat pembelajaran matematika dengan metode ekspositori serta memperoleh informasi tentang sikap siswa terhadap pembelajaran matematika dengan menggunakan model pembelajaran CORE.Penelitian ini menggunakan Randomized Control Group Only Post-test Design. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XII program IPS di MAN 2 Jember. Indikator kemampuan komunikasi matematis yang diukur dalam penelitian ini adalah kemampuan menulis (written texts), kemampuan menggambar (Drawing), Ekspresi matematik (mathematical expression). Selain kemampuan komunikasi matematik yang diuji dalam penelitian ini adalah hasil belajar siswa, yaitu membandingkan hasil post-test kelas yang menggunakan model pembelajaran CORE dengan kelas yang menggunakan model pembelajaran konvensional.Hasil perhitungan post-test di uji menggunkan uji t, hasil yang diperoleh t hitung 5,4025 > t tabel 2,0150.  Hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajar CORE (kelas eksperimen) lebih baik dari pada yang menggunakan pembelajaran konvensional (kelas kontrol). Sedangkan kemampuan komunikasi matematik kelas eksperimen lebih baik dari pada kelas kontrol, indikator nya rata-rata kemampuan : 1) menulis kelas ekperimen (77,12) > dari kelas kontrol (64,42); 2) menggambar kelas eksperimen (81,28) > kelas kontrol (74,36); ekspresi matematika kelas eksperimen (82,82) > kelas kontrol (78,21).Berdasarkan hasil pengolahan secara statistik, diperoleh kesimpulan bahwa peningkatan prestasi dan kemampuan komunikasi matematis siswa yang memperoleh model pembelajaran CORE lebih baik dari pada siswa yang memperoleh pembelajaran konvensional dan sebagian besar siswa menunjukkan sikap yang positif terhadap pembelajaran matematika dengan menggunakan model CORE yang telah dilakukan.Kata kunci : model pembelajaran CORE (Connecting , Organizing, Reflecting, Extending), kemampuan komunikasi matematis
MODEL MATEMATIKA PENGARUH RASIO KEUANGAN TERADAP PERSENTASE LABA PERUSAHAAN MANUFAKTUR DENGAN MENGGUNAKAN METODE DEKOMPOSISI LOWER-UPPER GAUSS Utomo, Rukmono Budi
Gammath : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika Vol 2, No 1 (2017): Gammath : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.926 KB) | DOI: 10.32528/gammath.v2i1.577

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui model matematika yang menggambarkan hubungan antara rasio keuangan terhadap persentase laba pada perusahaan manufktur yang tercatat di Bursa Effek Indonesia (BEI) dengan menggunakan metode Dekomposisi Lower-Upper (LU) Gauss. Dalam hal ini model diarahkan dalam bentuk regresi linier berganda. Dalam mencari model regresi tersebut hal pertama yang dilakukan adalah membuat Sistem Persamaan Liner (SPL) dan dari SPL tersebut dicari koefisien yang diperuntukan bagi model regresi tersebut dengan membentuk SPL menjadi matriks segitiga atas dan dilanjutkan dengan dekomposisi LU GaussKata Kunci: Perusahaan Manufaktur, Rasio Keuangan, Laba, Dekomposisi
KESULITAN BELAJAR GARIS BERAT SEGITIGA BERDASAR AKTIFITAS SISWA DAN TEORI PIAGET Meilantif, Herfa Maulina Dewi Soewardini,
Gammath : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika Vol 2, No 2 (2017): Gammath : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.787 KB) | DOI: 10.32528/gammath.v2i2.692

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengidentifikasi kesulitan belajar garis berat dalam segitiga berdasar teori Piaget tentang proses asimilasi dan akomodasi. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan menggunakan lembar observasi aktifitas siswa dan wawancara berbasis tugas. Indikator-indikator dalam lembar observasi aktifitas sudah disesuaikan dengan wawancara berbasis tugas, sedangkan pertanyaan-pertanyaan yang ada dalam pedoman wawancara diajukan untuk membimbing subjek dalam mengerjakan tugas yang diberikan sebagai suatu cara untuk merekam kesulitan belajar berdasar teori Piaget tentang proses asimilasi dan akomodasi. Dalam penelitian ini, analisis data wawancara dilakukan dengan tiga tahapan analisis yaitu menelaah transkrip data, reduksi data, dan koding. Sedangkan analisis data observasi dilakukan dengan mendeskripsikan aktifitas yang sering dan tidak dilakukan oleh siswa. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa siswa kemampuan rendah: sering terganggu perhatiannya (perseverasi), mengalami abnormalitas persepsi visual, merasa kesulitan dalam mengaktifkan, menyesuaikan, dan memodifikasi skema, sering melakukan kesalahan dalam menggambarkan garis berat dalam segitiga. Dapat disimpulkan bahwa kesulitan belajar yang dihadapi siswa adalah menyesuaikan dan memodifikasi informasi baru tentang garis berat baik pada aktiftas siswa dan proses asimilasi dan akomodasi.Kata Kunci: kesulitan belajar, aktifitas, garis berat segitiga 
PENGEMBANGAN MODUL MATA KULIAH ALGORITMA DAN PEMROGRAMAN (PEMROGRAMAN C++) Eric Dwi Putra, Ria Amalia,
Gammath : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika Vol 2, No 2 (2017): Gammath : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.442 KB) | DOI: 10.32528/gammath.v2i2.641

Abstract

Makalah ini memaparkan laporan hasil dari penelitian pengembangan modul mata kuliah algoritma dan pemrograman (Pemrograman C++). Tujuan penelitian ini yaitu menghasilkan modul untuk mata kuliah Algoritma dan Pemrograman (Pemrograman C++) yang valid, praktis, dan efektif.  Selain mengembangkan modul, penelitian ini juga dikembangkan instrumen  penelitian yaitu  lembar validasi, lembar observasi, tes, dan angket. Uji coba yang dilakukan meliputi Uji Ahli, Uji Coba Kelompok Kecil dan Uji Coba Kelompok Besar. Hasil dari penelitian ini adalah tersusunnya modul mata kuliah Algoritma dan Pemrograman yang valid,  praktis dan efektif. Kata Kunci: Pengembangan, Modul
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BEPIKIR KRITIS SISWA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA Rohaumah, Cicik
Gammath : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika Vol 3, No 1 (2018): Gammath : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2237.986 KB) | DOI: 10.32528/gammath.v3i1.1091

Abstract

Latar belakang dari penelitian ini adalah karena pelajaran matematika sering dipandang sulit oleh siswa dan bahkan kurang diminati oleh siswa dan kemampuan berfikir kritis siswa dalam pembelajaran matematika masih rendah.  Masalah dalam penelitian ini adalah Apakah ada pengaruh metode pembelajaran Discovery Learning terhadap kemampuanberpikir kritis siswa dalam pembelajaran matematika? Dan bertujuan untuk mengetahui Apakah ada pengaruh metode pembelajaran Discovery Learning terhadap kemampuanberpikir kritis siswa dalam pembelajaran matematika. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen. Pengambilan sampel dilakukan secara purposis sampling, sehingga diperoleh kelas VII C sebagai kelas eksperimen dan kelas VII B sebagai kelas kontrol. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah soal tes dan pedoman obsevasi. Hipotesis pada hasil tes baik pretest maupun postest kelas kontrol diperoleh Fhitung  (0,12) < Ftabel (12,95), sedangkan pada kelas eksperimen Fhitung  (28,85) > Ftabel (3,01). Dari hasil observasi aktivitas berpikir kritis nilai kelas kontrol diperoleh 53,52% masuk dalam kategori kurang, sedangkan pada kelas eksperimen nilai rata-rata diperoleh 62,04% masuk dalam kategori cukup. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada pengaruh metode pembelajaran Discovery Learning terhadap kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran matematika.Kata Kunci: Pengaruh Berpikir Kritis dalam Pembelajaran Matematika, Discovery Learning
APLIKASI PEWARNAAN GRAF TERHADAP PEMBUATAN JADWAL UJIAN SKRIPSI PADA MAHASISWA PENDIDIKAN MATEMATIKA UNIVERSITAS ISLAM JEMBER Mahmudah, Muhlisatul
Gammath : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika Vol 3, No 2 (2018): Gammath : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.629 KB) | DOI: 10.32528/gammath.v3i2.1600

Abstract

Universitas Islam Jember merupakan Perguruan Tinggi Swasta yang menyelenggarakan  pendidikian kota Jember. Pelaksanaan ujian skripsi mahasiswa di universitas Islam Jember khususnya pendidikan Matematika dilaksanakan sebanyak 2 (dua) kali, yaitu ujian proposal dan ujian Skripsi. Setiap mahasiswa akan diuji oleh 3 (tiga) orang dosen, yakni 2 orang dosen pembimbing dan 1 orang dosen penguji, sedangkan 1 orang dosen dapat menjadi penguji pada beberapa mahasiswa, sehingga dalam penyusunan  jadwal ujian skripsi harus mempertimbangkan ketersediaan waktu masing-masing dosen yang akan menguji. Penyusunan jadwal ujian skripsi di universitas islam jember program studi pendidikan matematika saat  ini dilakukan secara manual, sehingga masih ditemukannya jadwal ujian skripsi yang tumpang tindih. Jadwal ujian yang tumpang tindih mengakibatkan pelaksanaan ujian  tidak maksimal, sehingga diperlukan teknik dalam penyusunan jadwal ujian skripsi.  Salah satu teknik yang dapat digunakan untuk membentuk jadwal adalah pewarnaan titik graf. Hasil penelitian ini memperlihatkan pewarnaan titik dapat diterapkan dalam pembuatan jadwal ujian skripsi dengan memberikan hasil penjadwalan yang lebih baik dari metode sebelumnya. Jadwal ujian skripsi yang dihasilkan tidak lagi memperlihatkan jadwal ujian yang saling tumpang tindih sehingga pelaksanaan ujian skripsi berjalan dengan lebih baikKata kunci : Penjadwalan, Pewarnaan Titik, Ujian, Skripsi.
PERBEDAAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA MTs DENGAN DAN TANPA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE Oemi Noer Qomariyah, Ririn Febriyanti,
Gammath : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika Vol 3, No 2 (2018): Gammath : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (407.859 KB) | DOI: 10.32528/gammath.v3i2.1632

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan  hasil belajar matematika dengan dan tanpa menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe think pair share pada siswa. karena pada umumnya siswa akan lebih semangat dalam proses pembelajaran, saat mereka dihadapkan dengan pertanyaan – pertanyaan yang diberikan oleh guru. Sehingga model pembelajaran ini melatih siswa untuk berani berpendapat dan menghargai pendapat teman. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode quasi eksperimen dengan desain penelitian two group post-test-only design. Populasinya adalah seluruh siswa kelas VIII MTs Miftakhul Ulum Gondang, dengan pengambilan sampel dalam penelitian ini, yaitu siswa kelas VIII - B kelas eksperimen, siswa kelas VIII - C sebagai  kelas kontrol dan siswa kelas VIII - A sebagai kelas uji coba. Instrumen yang digunakan adalah tes hasil belajar matematika berbentuk essay. Tehnik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji-t. Hasil  rata-rata nilai hasil belajar diperoleh nilai 83,83 untuk kelas eksperimen dan 68,83 untuk kelas kontrol, yang berarti nilai rata-rata  hasil belajar matematika siswa yang diajarkan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe think pair share lebih tinggi dari nilai rata-rata  hasil belajar matematika siswa yang diajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional. Berdasarkan hasil uji hipotesis  (Independent Samples Test) diperoleh nilai Sig.(2-tailed) = 0,000, karena nilai Sig.(2-tailed)  = 0,000, berarti 0,000 < 0,05 maka H0 ditolak dan H1 diterima.. Kesimpulannya ada perbedaan hasil belajar matematika siswa kelas VIII dengan dan tanpa menggunakan  model pembelajaran kooperatif  tipe think pair share MTs Miftakhul Ulum Gondang.Kata kunci : Hasil Belajar Matematika dan Model Pembelajaran Kooperatif tipe Think Pair Share .

Page 3 of 17 | Total Record : 169


Filter by Year

2016 2022


Filter By Issues
All Issue Vol 7, No 2 (2022): Gammath : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika Vol 7, No 1 (2022): Gammath : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika Vol 6, No 2 (2021): Gammath : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika Vol 6, No 1 (2021): Gammath : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2020): Gammath : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika Vol 5, No 1 (2020): Gammath : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika Vol 4, No 2 (2019): Gammath : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika Vol 4, No 1 (2019): Gammath : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika Vol 4, No 1 (2019): Gammath : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika Vol 3, No 2 (2018): Gammath : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika Vol 3, No 2 (2018): Gammath : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika Vol 3, No 1 (2018): Gammath : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika Vol 3, No 1 (2018): Gammath : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika Vol 2, No 2 (2017): Gammath : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika Vol 2, No 2 (2017): Gammath : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika Vol 2, No 1 (2017): Gammath : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika Vol 2, No 1 (2017): Gammath : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika Vol 1, No 2 (2016): Gammath : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika Vol 1, No 2 (2016): Gammath : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika Vol 1, No 1 (2016): Gammath : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika Vol 1, No 1 (2016): Gammath : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika More Issue