cover
Contact Name
Suwarsi
Contact Email
jk_respati_jogja@respati.ac.id
Phone
+62274-4437888
Journal Mail Official
jk_respati_jogja@respati.ac.id
Editorial Address
Jalan Raya Tajem KM. 1,5, Maguwoharjo, Depok, Kenayan, Wedomartani, Kec. Ngemplak, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55282
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta
ISSN : 20888872     EISSN : 25412728     DOI : 10.35842/jkry
Core Subject : Health,
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta (p-ISSN: 2088-8872; e-ISSN:2541-2728 http://nursingjurnal.respati.ac.id/) adalah peer-reviewed journal yang mempublikasikan artikel-artikel ilmiah dari berbagai disiplin ilmu keperawatan. Artikel-artikel yang dipublikasikan di Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta meliputi hasil-hasil penelitian ilmiah asli (prioritas utama), artikel ulasan ilmiah yang bersifat baru (tidak prioritas), atau komentar atau kritik terhadap tulisan yang ada di Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta. Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta diterbitkan oleh Progam Studi S1 Ilmu Keperawatan & Profesi Ners, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Respati Yogyakarta.
Arjuna Subject : -
Articles 439 Documents
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN SIKAP IBU DALAM PEMILIHAN ALAT KONTRASEPSI HORMONAL DI PUESKESMAS NGEMPLAK 1 SLEMAN YOGYAKARTA Mariana, Dina; Astuti, Tutik; Liliana, Anita
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 4, No 3 (2017): September 2017
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (45.654 KB) | DOI: 10.2016/jkry.v4i3.157

Abstract

Jumlah penduduk yang terus meningkat merupakan masalah besar bagi negara-negara di duniakhususnya negara berkembang. Indonesia merupakan negara dengan jumlah penduduk terbesarkeempat setelah Cina, India dan Amerika Serikat. Menekankan informasi yang cukup tentangkontrasepsi tidak mencangkup tentang macam-macam kontrasepsi dan diharapkan denganpenggunaan KB jumlah kelahiran di Indonesia dapat diturunkan. Tujuan umum pada penelitian iniyaitu untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan sikap ibu dalam pemilihan alatkontrasepsi hormonal di Puskesmas Ngemplak 1 Sleman Yogyakarta. Penelitian ini merupakanpenelitian kuantitatif dengan desain deskriptif analitik dan pendekatan cross sectional. Populasipenelitian ini adalah ibu-ibu yang datang untuk melakukan pemeriksaan atau suntik ulang alatkontrasepsi hormonal di Puskesmas Ngempak 1 Sleman Yogyakarta. Teknik pengambilan sampelmenggunakan teknik consecutive sampling dengan jumlah 77 ibu-ibu. Penelitian ini dilaksanakan diPuskesmas Ngemplak 1 Sleman Yogyakarta. Menggunakan analisa data yaitu somerr. Hasilpenelitian menunjukan tingkat pengetahuan tentang alat kontrasepsi hormonal yaitu dengan kategoricukup sebanyak 41 ibu-ibu dan sikap dalam pemilihan alat kontrasepsi hormonal yaitu dengankategori positif sebanyak 54 ibu-ibu dan nilai p-value 0,000(p<0,05). Kesimpulan: ada hubungansignifikan tingkat pengetahuan dengan sikap ibu dalam pemilihan alat kontrasepsi hormonal diPuskesmas Ngemplak 1 Sleman Yogyakarta.
Fungsi Kognitif Yang Optimal Akan Meningkatkan Kemandirian Pada Lansia Wibawa, Setianingsih; Purwaningsih, Enny; Hastutin, Sri
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 5, No 1 (2018): Januari 2018
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2016/jkry.v5i1.169

Abstract

Kemunduran fungsi kognitif dapat berupa mudah lupa yang dapat berlanjut menjadi gangguan kognitif ringan sampai ke demensia dan akan berpengaruh pada aktivitas sehari-hari sehingga dapat menurunkan kualitas hidup lansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara fungsi kognitif dengan tingkat kemandirian lansia di Poliklinik Geriatri RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten. Jenis penelitian ini adalah survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling, jumlah perolehan sampel sebanyak 73 pasien lansia yang berkunjung di Poliklinik Geriatri RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten. Uji statistik menggunakan chi square. Hasil penelitian diperoleh karakteristik responden adalah rata-rata berumur 73,07 tahun, sebagian besar berjenis kelamin perempuan (60,3%), berpendidikan SMP (43,8%) dan tidak bekerja (74,0%). Fungsi kognitif pada lansia adalah kognitif normal (84,9%), tingkat kemandirian lansia sebagian besar mengalami ketergantungan (63,0%) dan hasil uji chi square diperoleh nilai p = 0,038 (α : 0,05). Kesimpulan penelitian ini adalah ada hubungan antara fungsi kognitif dengan tingkat kemandirian lansia di Poliklinik Geriatri RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten dengan p value 0,038 (p < 0,05). Hasil ini berarti semakin baik fungsi kognitif, tingkat kemandiriannya semakin tinggi. Masyarakat diupayakan meningkatkan derajat kesehatan lansia dengan cara memberikan dukungan kepada lansia agar aktif dalam kegiatan lansia misalnya posyandu lansia sehingga dapat lebih mandiri dan tidak bergantung kepada orang lain.
Analisa Hubungan Antara Usia Menarche, Sikap Tentang Pre-Menstruasi Sindrom Terhadap Perilaku Dalam Mengatasi Pre-Menstruasi Sindrom Di SMPN 1 Mlati Yogyakarta Wahyuningsih, Melania; LIliana, Anita
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 5, No 2 (2018): MEI 2018
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (47.039 KB) | DOI: 10.2016/jkry.v5i2.210

Abstract

Pre-menstruasi sindrom(PMS) adalah gangguan yang menyebabkan ketidaknyamanan fisik dan ketegangan emosional semasa dua minggu sebelum periode haid. PMS dialami oleh remaja putri sering mengakibatkan siswa tidak masuk sekolah. Banyak remaja putri yang tidak memahami pentingnya sikap mengatasi PMS sehingga tidak ditangani sampai tuntas. PMS yang tidak ditangani dengan baik bisa mengakibatkan tidak terdeteksinya kelainan reproduksi pada remaja. Peneliti ingin mengetahui usia menarche, sikap remaja terhadap PMS dan bagaimana pelaksanaannya saat mengatasi PMS.  Penelitian merupakan penelitian korelasi  dengan desain penelitian cross sectional. Sampel penelitian adalah remaja putri siswi kelas VII SMP negeri 1 Mlati. Pengambilan sampel secara total sampling. Analisa dengan menggunakan analisa Chi – square. Usia menarche sebagian besar siswi SMP Negeri I Mlati pada usia normal.Sikap penanganan PMS sebagian besar siswi SMP Negeri I Mlati dalam kategori positif. Perilaku dalam menangani PMS sebagian besar siswi SMP Negeri I Mlati dalam kategori cuku. Analisa hubungan antara usia menarche dengan perilaku mengatasi PMS p value 0,739 ( p value > 0,05), hubungan antara sikap dengan perilaku mengatasi PMS p value 0,309 ( p value > 0,05).  Tidak ada hubungan yang significant antara usia menache dan sikap terhadap perilaku siswa dalam menangani PMS.
Hubungan Antara Dukungan Sosial Dan Depresi Dengan Self Efficacy Dalam Mematuhi Pengobatan Antiretroviral Therapy Pada Pasien HIV/AIDS Fitriawan, Akbar Satria
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 5, No 3 (2018): September 2018
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (125.769 KB) | DOI: 10.2016/jkry.v5i3.138

Abstract

Salah satu faktor psikologis penting yang mempengaruhi kepatuhan berobat pasien HIV/AIDS adalah self efficacy. Penelitian sebelumnya menemukan bahwa depressi dan dukungan sosial berhubungan dengan kepatuhan berobat pasien HIV/AIDS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara depressi dan dukungan sosial dengan self efficacy dalam mematuhi pengobatan pada pasien HIV/AIDS. Metode penelitian observasional analitik dengan desain cross sectional dan besar sampel 64 orang. Penelitian ini dilakukan di RSUP Dr.Sardjito Yogyakarta. Depressi diukur dengan Beck Depression Inventory, dukungan sosial diukur dengan SSQ-6, dan self efficacy dalam mematuhi ART diukur dengan HIV-ASES. Uji Chi Square dilakukan untuk mengetahui hubungan antara depressi dan dukungan sosial dengan self efficacy. Sebanyak 64 pasien HIV/AIDS berpartisipasi dalam penelitian ini. 40,6% pasien memiliki self efficacy yang rendah. 50% pasien mengalami depressi (40,6% depressi ringan dan 9,6% depressi sedang) dan 54,7% pasien mendapatkan dukungan sosial rendah. Dalam analisis bivariat, depressi dan dukungan sosial berhubungan signifikan dengan self efficacy (p<0,05). Kesimpulan : Depressi dan dukungan sosial berhubungan signifikan dengan self efficacy pasien HIV/AIDS dalam mematuhi kepatuhan pengobatan.
Tingkat Kepatuhan Mengkonsumsi Tablet Fe Berhubungan Dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Trimester III Di Puskesmas Sedayu I Bantul Wahyuningsih, Wahyuningsih; Narullita, Veny
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 5 (2018): FEBRUARI 2018
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (55.768 KB) | DOI: 10.2016/jkry.v5i0.287

Abstract

Penyebab kematian ibu pada saat persalinan salah satunya karena perdarahan. Perdarahan terjadi karena kadar hemoglobin yang rendah atau anemia. Ada banyak faktor penyebab anemia pada ibu hamil salah satunya adalah ketidakpatuhan ibu untuk mengkonsumsi tablet Fe.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat kepatuhan mengkonsumsi tablet Fe dengan kejadian anemia di Puskesmas Sedayu I Bantul.Jenis penelitian ini deskriptif kuantitatif dengan pendekatan retrospektif. Populasi penelitian seluruh ibu hamil trimester III yang melakukan kunjungan ANC di Puskesmas Sedayu I yaitu sebanyak 40 responden. Pengambilan sampel dengan teknik total sampling. Instrumen untuk menilai tingkat kepatuhan menggunakan kuisioner dan instrumen untuk kejadian anemia menggunakan cek Hb. Analisis data menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukan dari 40 responden, yang tidak patuh mengalami anemia sebanyak 12 responden (75%) dan yang tidak anemia sebanyak 4 responden (25%).Sedangkan yang patuh mengalami anemia sebanyak 10 responden (41,7) dan yang tidak anemia sebanyak 14 responden (58,3%). Hasil perhitungan uji Chi Square didapatkan  nilai P-value sebesar 0,038 (P<0,05). Kesimpulan penelitianiniadalah terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat kepatuhan mengkonsumsi tablet Fe dengan kejadian anemia pada ibu hamil trimester III.
MODIFIKASI TINDAKAN : PIJAT TUINA DAN COACHING PADA KELUARGA MENURUNKAN STATUS RESIKO GIZI KURANG ANAK USIA SEKOLAH Maria, Dely; Setiawan, Agus
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 3, No 2 (2016): September 2016
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (39.776 KB) | DOI: 10.2016/jkry.v3i2.36

Abstract

Nutrisi merupakan suatu kebutuhan dasar yang harus dipenuhi oleh keluarga terhadap anak usia sekolah, dengan tujuan mempertahankan berat badan dan meningkatkan status kognitif melalui berbagai macam cara. Tujuan studi kasus ini untuk menurunkan status resiko gizi kurang pada anak usia sekolah dengan pendekatan tingkat keluarga. Desain penelitian menggunakan metode quasi eksperimen, responden sebesar 10 keluarga. Hasil studi kasus ini didapatkan 7 keluarga mengalami peningkatan tingkat kemandirian keluarga (KM II menjadi KM III), dan dua keluarga tetap berada di KM II dikarenakan faktor risk yang belum terselesaikan yaitu faktor ekonomi. Hasil dari therapy pijat TUINA terjadi peningkatan nafsu makan, namun secara pemenuhan porsi makan dan jenis makanan belum terpenuhi. 
EFEKTIVITAS (SELF-EFFICACY ENHANCEMENT INTERVENTION PROGRAM (SEEIP) TERHADAP EFIKASI DIRI MANAJEMEN DIABETES MELLITUS TIPE 2 Damayanti, Santi
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 4, No 2 (2017): Mei 2017
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (58.593 KB) | DOI: 10.2016/jkry.v4i2.104

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) perlu penatalaksanaan yang dilakukan sepanjang hidup untuk mengontrol kadar gula darah. Self-efficacy enhancing intervention program (SEEIP) memberikan memotivasi, konseling dan monitoring, sehingga membantu meningkatkan pengetahuan, perubahan perilaku dan efikasi diri  pasien. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas program intervensi peningkatan efikasi diri terhadap manajemen diri pasien diabetes mellitus tipe 2. Jenis penelitian ini adalah Quasi Experiment Design menggunakan rancangan Two Pretest-Posttest With Control Group. Analisa bivariat menggunakan paired t-tes dan independent t-tes. Analisis paired t-tes pada kelompok intervensi The Diabetes Management Self-efficacy  Scale for type 2 DM (DMSES) (P Value : 0,000) dan Perceived Therapeutic Efficacy Scale (PTES).  (P Value : 0,000). Analisis paired t-tes pada kelompok kontrol DMSES (P Value : 0,456) dan PTES  (P Value : 0,168).  Hasil uji independent t-tes DMSES pada kelompok kontrol dan kelompok kasus (p value : 0,00). uji independent t-tes PTES pada kelompok kontrol dan kelompok kaasus (p value : 0,00). Ada perbedaan efikasi diri manajemen DM sebelum dan sesudah diberikan SEEIP. Ada perbedaan terapi efikasi yang dirasakan sebelum dan sesudah diberikan SEEIP. ada perbedaan diri manajemen DM dan terapi efikasi yang dirasakan antara kelompok intervensi dengan kelompok kontrol.
EFEKTIVITAS PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP PERILAKU MENCUCI TANGAN YANG BENAR PADA SISWA DI SDN KALONGAN SLEMAN YOGYAKARTA Asda, Patria; Wayon, Adolf F
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 4, No 3 (2017): September 2017
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (44.671 KB) | DOI: 10.2016/jkry.v4i3.152

Abstract

Mencuci tangan adalah salah satu tindakan sanitasi dengan membersihkan tangan dan jarijarimenggunakan air mengalir dan sabun. Pengetahuan anak mengenai cuci tangan yangbenar sangatlah minim, dikarenakan kurangnya informasi yang di peroleh anak baik dariorang tua, sekolah maupun dari dinas kesehatan setempat. Pada hal peranan mereka yangsangat dominan akan mempengaruhi kualitas hidup anak dikemudian hari. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Perilaku MencuciTangan yang benar Pada Siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metodekuantitatif, rancangan penelitiannya eksperimen semu (Quasi eksperimen), dengan pendekatanTime Series Design, dengan jumlah responden 39 orang. Data dianalisis dengan t-test danhasil dikatakan bermakna jika p <0,05. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaannilai rata-rata cuci tangan responden sebelum diberikan pendidikan kesehatan dan setelahdiberikan pendidikan kesehatan dengan nilai p value < 0,05.
Faktor Yang Berhubungan Dengan Akurasi Metode DARE Dalam Penafsiran Berat Badan Janin Pada Ibu In Partu Ujiningtyas, Sri Hari
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 5, No 1 (2018): Januari 2018
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.974 KB) | DOI: 10.2016/jkry.v5i1.175

Abstract

Salah satu trauma obstetri yang perlu diperhatikan adalah terjadinya distokia bahu, bayi makrosomia yang akan menyulitkan proses persalinan yang pada akhirnya dapat berdampak pada morbiditas dan mortalitas bayi ataupun ibu. Untuk meminimalkan dampak tersebut perlu menggunakan metode penafsiran berat janin yang akurat. Metode yang akurat  untuk penafsiran berat janin yaitu metode Dare. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan akurasi metode Dare dalam penafsiran berat badan janin pada ibu inpartu. Penelitian ini menggunakan metode  deskriptif korelatif dengan pendekatan cross secional. Tehnik sampling  non random sampling dengan jenis consecutive sampling. Jumlah sampel sebesar 66 subjek. Analisis  bivariat untuk data yang normal menggunakan uji statistik Pearson Test dan  data yang tidak normal  dianalisis dengan uji Spearman test. Terdapat hubungan antara Indeks massa Tubuh (IMT) dan Lingkar Lengan Atas (LLA) dengan akurasi metode Dare, hasil signifikansi p value = 0,000. Besar nilai korelasi  antara IMT dengan  metode Dare sebesar r=0,549 dan korelasi antara LLA dengan  metode Dare sebesar r=0,421. Paritas, usia Gestasi dan pekerjaan  tidak ada hubungan dengan akurasi metode Dare. Simpulannya adalah faktor yang berhubungan dengan akurasi metode Dare adalah IMT dan LLA.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemanfaatan KPSP Pada Kader Posyandu Di Desa Mayungan, Ngawen Klaten Wulandari, Sri; Palifiana, Dheska Arthyka
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 5, No 2 (2018): MEI 2018
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (46.692 KB) | DOI: 10.2016/jkry.v5i2.183

Abstract

Salah satu aspek yang akan terganggu apabila anak mengalami gangguan perkembangan adalah aspek pembelajaran di sekolah. Desa Mayungan terdapat 7 Posyandu dengan jumlah kader 45 orang, yang tersebar di 7 padukuhan. Jumlah balita yang ada didesa Mayungan adalah 243 orang.  Hasil wawancara dengan 5 kader Posyandu bahwa semua mengatakan belum mengetahui tentang pemantauan perkembangan dengan lembar KPSP dan belum tahu cara pengisiannya. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya faktor faktor faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan lembar KPSP pada kader posyandu desa Mayungan, Ngawen, Klaten Metode penelitian ini adalah pendekatan crossectional, sampel penelitian semua kader posyandu sejumlah 40 responden, teknik sampling total sample, analisis dengan univariat dan Chi-Square.  Hasil penelitian ini adalah karakteristik kader berdasarkan usia diketahui mayoritas kader berumur ≥41 tahun. Pendidikan kader sebagian besar tingkat menengah (SMA dan sederajatnya). Lama menjadi kader sebagian besar dalam kategori lama (≥5 tahun). Pengetahuan kader tentang KPSP mayoritas kategori kurang. Pemanfaatan lembar KPSP mayoritas dalam kategori tidak atau tidak mengisi lembar tersebut.Tidak terdapat hubungan antara usia, pendidikan, lama menjadi kader dan pengetahuan dengan pemanfaatan lembar KPSP pada kader Posyandu desa Mayungan, Ngawen, Klaten. Kesimpulan penelitian ini adalah tidak terdapat hubungan antara usia, pendidikan, lama menjadi kader dan pengetahuan dengan pemanfaatan lembar KPSP pada kader Posyandu desa Mayungan, Ngawen, Klaten.

Page 11 of 44 | Total Record : 439


Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 1 (2025): January 2025 Vol 10 No 3 (2023): SEPTEMBER 2023 Vol 10 No 2 (2023): MAY 2023 Vol 10 No 1 (2023): JANUARY 2023 Vol 9 No 3 (2022): SEPTEMBER 2022 Vol 9 No 2 (2022): MAY 2022 Vol 9 No 1 (2022): JANUARY 2022 Vol 9 No 1 (2022): JANUARI 2022 Vol 8 No 3 (2021): SEPTEMBER 2021 Vol 8 No 2 (2021): MAY 2021 Vol 8 No 1 (2021): JANUARY 2021 Vol 8 No 1 (2021): JANUARI 2021 Vol 7 No 3 (2020): SEPTEMBER 2020 Vol 7 No 2 (2020): MAY 2020 Vol 7 No 2 (2020): MEI 2020 Vol 7, No 2 (2020): MEI 2020 Vol 7 No 1 (2020): JANUARY 2020 Vol 7 No 1 (2020): Januari 2020 Vol 7, No 1 (2020): Januari 2020 Vol 6, No 3 (2019): September 2019 Vol 6 No 3 (2019): SEPTEMBER 2019 Vol 6, No 2 (2019): Mei 2019 Vol 6 No 2 (2019): MAY 2019 Vol 6, No 1 (2019): Januari 2019 Vol 6 No 1 (2019): JANUARY 2019 Vol 5, No 3 (2018): September 2018 Vol 5 No 3 (2018): SEPTEMBER 2018 Vol 5 No 2 (2018): MEY 2018 Vol 5, No 2 (2018): MEI 2018 Vol 5, No 1 (2018): Januari 2018 Vol 5, No 1 (2018): Januari 2018 Vol 5 No 1 (2018): JANUARY 2018 Vol 5 (2018): FEBRUARI 2018 Vol 4 No 3 (2017): SEPTEMBER 2017 Vol 4, No 3 (2017): September 2017 Vol 4, No 2 (2017): Mei 2017 Vol 4, No 2 (2017): Mei 2017 Vol 4 No 2 (2017): MAY 2017 Vol 4 No 1 (2017): JANUARY 2017 Vol 4, No 1 (2017): Januari 2017 Vol 3 No 2 (2016): SEPTEMBER 2016 Vol 3, No 2 (2016): September 2016 Vol 3 No 1 (2016): MARCH 2016 Vol 3, No 1 (2016): Maret 2016 Vol 3, No 1 (2016): Maret 2016 Vol 2, No 2 (2015): September 2015 Vol 2 No 2 (2015): SEPTEMBER 2015 Vol 2, No 1 (2015): Maret 2015 Vol 2 No 1 (2015): MARCH 2015 Vol 2 No 4 (2014): MAY 2014 Vol 2, No 4 (2014): Mei 2014 More Issue