cover
Contact Name
Suwarsi
Contact Email
jk_respati_jogja@respati.ac.id
Phone
+62274-4437888
Journal Mail Official
jk_respati_jogja@respati.ac.id
Editorial Address
Jalan Raya Tajem KM. 1,5, Maguwoharjo, Depok, Kenayan, Wedomartani, Kec. Ngemplak, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55282
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta
ISSN : 20888872     EISSN : 25412728     DOI : 10.35842/jkry
Core Subject : Health,
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta (p-ISSN: 2088-8872; e-ISSN:2541-2728 http://nursingjurnal.respati.ac.id/) adalah peer-reviewed journal yang mempublikasikan artikel-artikel ilmiah dari berbagai disiplin ilmu keperawatan. Artikel-artikel yang dipublikasikan di Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta meliputi hasil-hasil penelitian ilmiah asli (prioritas utama), artikel ulasan ilmiah yang bersifat baru (tidak prioritas), atau komentar atau kritik terhadap tulisan yang ada di Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta. Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta diterbitkan oleh Progam Studi S1 Ilmu Keperawatan & Profesi Ners, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Respati Yogyakarta.
Arjuna Subject : -
Articles 439 Documents
Pengaruh Relaksasi Autogenic Terhadap Insomnia Pada Penderita Hipertensi Di RSD Bagas Waras Klaten Nurhidayati, Istianna; Agustina, Nur Wulan; Halimah, Halimah
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 5, No 3 (2018): September 2018
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (87.758 KB) | DOI: 10.2016/jkry.v5i3.267

Abstract

Pasien hipertensi yang dirawat di rumah sakit sebagian besar mengalami gangguan tidur insomnia. Perawat dapat memberikan intervensi untuk mengatasi gangguan insomnia tersebut. Salah satunya dengan relaksasi autogenic. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh relaksasi autogenic terhadap insomnia pada penderita hipertensi di RSD Bagas Waras Klaten. Penelitian ini menggunakan metode quasy eksperimen dengan desain pre and post test without control. Populasi penelitian adalah pasien hipertensi yang dirawat di RSD Bagas Waras sebanyak 42 orang. Responden penelitian sebanyak 21 responden yang diperoleh dengan teknik purposive sampling yang sesuai dengan kriteria inklusi dalam penelitian.Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner insomnia. Relaksasi autogenic diberikan 3 hari setiap pertemuan 15 menit. Analisis data menggunakan uji wilcoxon Signed Ranks. Hasil penelitian rata-rata umur responden adalah 52,67 5,651. Responden terbanyak berjenis kelamin perempuan sebesar 57,1% dan sebagian besar responden menderita hipertensi >2 tahun sebesar 52,4% dan responden paling banyak menggunakan terapi ACE Inhibitor sebanyak 33,3%. Rerata-rata skor insomnia sebelum diberikan relaksasi autogenik adalah 9,86 dan setelah diberikan relaksasi autogenik 6,00. Hasil uji Wilcoxon Signed Ranks menunjukkan p value = 0,000. Penelitian ini menyimpulkan ada pengaruh antara relaksasi autogenic terhadap insomnia pada pasien hipertensi di RSD Bagas Waras Klaten.
Pemanfaatan Deteksi Stres Remaja Yang Efektif Dan Efisien Melalui Aplikasi: Systematic Review Suratmini, Dwi; Afriani, Tuti
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 6, No 1 (2019): Januari 2019
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (70.833 KB) | DOI: 10.2016/jkry.v6i1.293

Abstract

Populasi saat ini yang didominasi remaja akan berdampak pada bonus demografi Indonesia pada tahun 2020-2030. Masa transisi remaja sangat rentan terjadi stres, yang bila berkelanjutan akan berdampak pada gangguan kesehatan fisik dan mental. Aplikasi untuk deteksi stres pada remaja telah banyak dikembangkan, namun belum diketahui aplikasi yang paling efektif dan efisien. Tujuan artikel ini adalah mengetahui pemanfaatan aplikasi yang efektif dan efisien dalam proses deteksi stress remaja. Artikel didapat dengan pencarian elektronik dari 11 databased jurnal. Kriteria inklusi yang digunakan adalah subjek manusia, berbahasa inggris, free fulltext, dan terbit tahun 2013-2018. Artikel yang dianalisis sebanyak 13 artikel. Aplikasi membuat proses deteksi stress pada remaja menjadi lebih efektif dan efisien. Fitur yang disediakan aplikasi deteksi stress ini dapat mempermudah proses deteksi dengan hasil yang akurat. Aplikasi dapat digunakan dimana saja dan kapan saja. Melalui aplikasi ini remaja menjadi lebih leluasa untuk menggunakannya. Aplikasi Micro-Blog diketahui paling efektif dan efisien dalam membantu deteksi stress pada remaja. Aplikasi mudah digunakan dimana dan kapan saja ini sesuai dengan karakteristik remaja yang dekat akan penggunaan media sosial.
PENGARUH TERAPI MUSIK TERHADAP KUALITAS TIDUR PADA LANSI DI BPSTW YOGYAKARTA UNIT ABIYOSO Ximenes, Pulqueria Lay; Syafitri, Endang Nurul; Amigo, Thomas Aquino Erjinyuare
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 3, No 2 (2016): September 2016
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (38.349 KB) | DOI: 10.2016/jkry.v3i2.30

Abstract

Latar Belakang:Meningkatnya derajat kesehatan dan kesejahteraan penduduk akan berpengaruh pada peningkatan umur harapan hidup. UHH di Indonesiameningkat menjadi 69,43 tahun pada tahun 2010 dan tahun 2011 UHH meningkat menjadi 69,65 tahun. UHH dan jumlah Lansia yang meningkat, mencerminkan perbaikan kesehatan salah perbaikan kesehatan bagi lansia dengan pemeliharaan tidur. 34,3% lansia mengalami sulit tidur. Hasil wawancara pada sembilan lansia di BPSTW Yogyakarta Unit Abiyoso mengatakan sering terbangun dimalam hari. Masalah kualitas tidur pada lansia dapat diatasi dengan pemberian terapi musik. Terapi musik sebagai salah satu intervensi untuk mengatasi masalah tidur. Tujuan : Mengetahui pengaruh terapi musik terhadap kualitas tidur pada lansia di BPSTW Yogyakarta unit Abiyoso. Metode Penelitian : Metode yang digunakan quasi experimentdengan rancangan penelitian pre test dan post testnonequevalen control group. Teknik sampling menggunakan convenience samplingjumlah 20 lansia setiap kelompok. menggunakan analisa independent T-test untuk kelompok intervensi dan kontrol dan paired testuntuk sebelum dan setelah terapi musik. Hasil:skor kualitas tidur pada kelompok kontrol sebelum dan setelah diberikan perlakuan yaitu 8,30 dan 9,15. Skor kualitas tidur pada kelompok intervensi sebelum dan setelah diberikan perlakuan yaitu 8,55 dan 4,30 dengan p value0,000. Kesimpulan: Ada pengaruh terapi musik terhadap kualitas tidur pada lansia di BPSTW Yogyakarta unit Abiyoso pada kelompok intervensi tetapi, pada kelompok kontrol tidak ada pengaruh. Kata kunci :Kualitas tidur, lansia, terapi musik.
HUBUNGAN FREKUENSI BABY SPA DENGAN PERTUMBUHAN FISIK BAYI USIA 6 - 12 BULAN Prastiani, Dwi Budi; Setyaningrum, Ikawati
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 4, No 1 (2017): Januari 2017
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (61.61 KB) | DOI: 10.2016/jkry.v4i1.87

Abstract

Baby spa adalah perawatan untuk bayi dengan menggunakan metode air. Baby spa termasuk salah satu bentuk stimulasi yang diberikan kepada anak untuk mengoptimalkan pertumbuhan fisik. Pertumbuhan fisik adalah bertambahnya ukuran fisik dan struktur sebagian atau keseluruhan tubuh sehingga dapat diukur dengan satuan panjang dan berat. Manfaat baby spa  adalah dapat memberikan kenyamanan dan segar sehingga daat meningkatkan kualitas tidur bayi. Pada saat tidur 75% hormon pertumbuhan dikeluarkan yang akan menstimulasi pertumbuhan bayi.  Pertumbuhan fisik merupakan bertambahnya ukuran fisik dan struktur sebagian atau keseluruhan tubuh sehingga dapat diukur dengan satuan panjang dan berat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan frekuensi baby spa dengan pertumbuhan fisik bayi usia 6-12 bulan. Jenis penelitian adalah deskriptif korelasi dengan pendekatan retrospektif. Populasi pada penelitan ini adalah seluruh bayi usia 6-12 bulan yang melakukan baby spa pada usia 3-5 bulan. Teknik sampling yang digunakan adalah purpose sampling dan mendapatkan responden sebanyak 38 responden. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi, analisis data menggunakan uji chi square. Hasil penelitian ini ada hubungan yang signifikan antara frekuensi baby spa dengan pertumbuhan fisik bayi usia 6-12 bulan. Baby spa sangat bermanfaat untuk menstimulasi pertumbuhan bayi sehingga harus dilakukan dengan baik dan konsisten. Kata Kunci : Frekuensi, baby spa, pertumbuhan fisik
HUBUNGAN PENGETAHUAN LANSIA TENTANG OSTEOPOROSIS DENGAN PERILAKU MENGKONSUMSI MAKANAN BERKALSIUM DI PANTI WREDHA X YOGYAKARTA Tia Amestiasih, Yasinta Ema Soke, Mohamad Judha,
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 3, No 1 (2016): Maret 2016
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.17 KB) | DOI: 10.2016/jkry.v3i1.135

Abstract

Latar Belakang: Usia harapan hidup yang semakin meningkat berdampak pada peningkatan penyakit degeneratif pada lansia, salah satunya adalah osteoporosis. Osteoporosis yang dialami lansia dapat menimbukan masalah kesehatan seperti fraktur akibat menurunnya kekuatan tulang dan meningkatnya kerapuhan tulang dan kondisi tersebut diperburuk oleh kurangnya asupan kalsium yang dikonsumsi oleh lansia. Hasil Studi Pendahuluan yang dilakukan pada tanggal 27 Oktober 2014, dari 10 lansia didapatkan 8 lansia mengatakan tidak tahu dan tidak mengerti tentang apa itu osteoporosis dan sumber makanan apa saja yang mengandung kalsium.Metode Penelitian: Jenis penelitian ini adalah deskriptif korelasi dengan rancangan cross sectional. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 39 lansia di Panti Wredha X Yogyakarta. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisa data penelitian ini menggunakan analisis Somers'd..Hasil Penelitian : Mayoritas responden mempunyai pengetahuan dalam kategori baik yaitu sebanyak 26 responden (66,7%), dan sebagian besar mempunyai perilaku mengkonsumsi makanan berkalsium yang baik yaitu sebanyak 24 responden (61,5%). Hasil uji didapatkan p value 0,036 kurang dari 0,05 dan koefisien korelasi 0,325 yang berada pada koefisien 0,2 sd < 0,4.Kesimpulan: Ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan lansia tentang osteoporosis dengan perilaku mengkonsumsi makanan berkalsium di Panti Wredha Hanna Surokarsan Yogyakarta dengan tingkat keeratan yang lemah. Kata Kunci: Osteoporosis, perilaku mengkonsumsi kalsium 1Mahasiswa S-1 Ilmu Keperawatan Universitas Respati Yogyakarta.2Dosen Prodi Keperawatan FIKES Universitas Respati Yogyakarta.3Dosen Prodi Keperawatan FIKES Universitas Respati Yogyakarta.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN DIETDIABETES MELITUS TIPE 2 DI POLI PENYAKIT DALAM RSUP Dr. SOERADJI TIRTONEGOROKLATEN Arifin, Arifin; Damayanti, Santi
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 2, No 2 (2015): September 2015
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (449.821 KB) | DOI: 10.2016/jkry.v2i2.170

Abstract

Latar Belakang:Diabetes miletus tipe 2 penyakit kronik dapat dicegah dan dikendalikan melalui 4 pilar pengelolaan DM Tipe 2 yang meliputi edukasi, diet, olah raga dan terapi pengobatan dengan dukungan. Data Riskesdas 2013 menunjukkan prevalensi diabetes millitus di Jawa Tengah sebesar 1,6%. Angka kejadian diabetes millitus di Kabupaten Klaten sebesar 10,22%. Hasil studi pendahuluan 8 responden belum patuhan diet DMTipe 2 meliputi 3J, dari 3 responden tidak ada anggota keluarga yang mengingatkan dan mengkontrol proses menjalani diet, 6 responden tidak dapat mengkontrol diri untuk mematuhi aturan diet, dan 4 responden patuh terhadap diet DMTipe 2 yang meliputi 3J, keluarga sibuk bekerja tidak bisa memperhatikan diet pasien dan 3 responden mendapatkan dukungan keluarga.Tujuan: Diketahui hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan diet Diabetes Millitus Tipe 2 di Poliklinik Penyakit Dalam RSUP Dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten.Metode Penelitian: Jenis penelitian ini deskriptif analitik dengan rancangancross sectional. Rata-rata populasi pasien dalam satu bulan berjumlah 56.Sampel penelitian berjumlah 49 pasien DMTipe 2 yang berkunjung ke poliklinik Penyakit Dalam di RSUP Dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten.Teknik sampling mengunakan Accidental sampling. Data dianalisismenggunakan Fisher exact test dengan α=0,05.Hasil: Sebagian besar responden mempunyai dukungan keluarga kategori tinggi sebanyak 27 (55,1%), sebagian besar memiliki kepatuhan diet DMTipe 2 kategori tinggi sebanyak 27 (55,1%) responden data dianalisis menggunakan uji Fisher Exact dengan nilai P-value 0,035 (<0,05).Kesimpulan:Ada hubungan signifikan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan diet DMTipe 2di Poliklinik Penyakit Dalam RSUP Dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten.Kata Kunci: Dukungan Keluarga,Kepatuhan Diet, DMTipe 2.1. Mahasiswa Progam studi S1 Ilmu Keperawatan FIKES UNRIYO2. Dosen Progam studi S1 Ilmu Keperawatan FIKES UNRIYO                                            ABSTRACTBackground: Type 2 diabetes mellitus is a chronic disease that is not curable but it is very potential to be prevented and controlled through four pillars of diabetes mellitus care management which comprise of education, diet, exercises and medication therapy. Family support is one of the factors which is closely related with the patient’s compliance to when doing a diabetic diet therapy. A preliminary study found eight respondents did not comply the type 2 diabetes mellitus diet therapy which adopted 3J diet (food/eating schedule, food amount and food type) as recommended by the health personnel. In three respondents there was no family member who warned and controlled the dietary process, 6 respondents could not control themselves 54 Vol. II Nomor 2 September 2015 – Jurnal Keperawatan Respati ISSN : 2088 - 8872to abide dietary rules, 4 respondents managed to adhere to type 2 diabetes mellitus diet, and 3 respondents were supported by their families.Objective: The study sought to determine the correlation between family support and dietary compliance in patients with type 2 diabetes mellitus at the Internal Medicine Clinic of Dr. Soeradji Tirtonegoro Hospital, KlatenMethods: The study applied an analytical descriptive research with cross sectional design. The average population of patients within one month reached 56. The research sample comprised of 49 patients with type 2 diabetes mellitus who visited the Internal Medicine clinic at Dr. Soeradji Tirtonegoro Hospital, Klaten. Purposive sampling was applied in the sampling technique. Chi Square test was used in the data analysis.Results: Most respondents (27 people / 55.1%) were supported by their families, and these respondents managed to comply with the type 2 diabetes mellitus diet. The association test using Chi Square test obtained p-value by 0.035 (> 0.05).Conclusion: There is a significant correlation between the family support and dietary compliance in patients with type 2 diabetes mellitus in the Internal Medicine Clinic of Dr. Soeradji Tirtonegoro Hospital, Klaten.Keywords: Family support, diabetes mellitus, dietary compliance._______________________________________________________________1Student of S1 Nursing Science Study Program, Respati Yogyakarta University2Lecturer of S1 Nursing Science Study Program Respati Yogyakarta University
Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Needle Stick Injury Di Ruang Instalasi Gawat Darurat Dan Ruang Intensive Care RSUD Pasar Rebo Jakarta Ifadah, Erlin; Susanti, Fajar
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 5, No 1 (2018): Januari 2018
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (118.622 KB) | DOI: 10.2016/jkry.v5i1.181

Abstract

Needle Stick Injury (NSI) adalah salah satu kecelakaan kerja utama yang dilami oleh perawat di rumah sakit. Kondisi ini dapat menyebabkan penyakit infeksius seperti HBV  (Hepatitis  B),  HCV,(Hepatitis  C)  dan  HIV  (Human  Immunodeficiency Virus). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian NSI di RSUD Pasar Rebo. Desain penelitian menggunakan descriptive analytic dengan pendekatan cross sectional. Populasi terdiri dari seluruh perawat di ruang IGD, ICU, ICCU, HCU. Pengambilan sampel menggunakan total sampling, sampel berjumlah 100 responden. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara tingkat pendidikan (p=0,003), pengalaman kerja (p=0,000), pelatihan APD (p=0,004), recapping needle (p=0,003), sikap (p=0,003), suasana hati (p=0,003), kelelahan kerja (p=0,004) dengan kejadian NSI. Kelelahan kerja merupakan faktor dominan yang dapat meningkatkan kejadian NSI. Hasil penelitian menunjukkan perlunya diadakan pelatihan APD untuk mencegah NSI dan menghindari adanya double shift dan overtime yang tidak diperlukan untuk menghindari kelelahan kerja pada perawat
Kajian Ergonomi Pada Tindakan Keperawatan Di IRD RS Universitas Udayana, Badung, Bali Prapti, Ni Ketut Guru; Nurhesti, Putu Oka Yuli; Tirtayasa, Ketut
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 5, No 3 (2018): September 2018
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (97.975 KB) | DOI: 10.2016/jkry.v5i3.226

Abstract

Posisi ergonomi merupakan posisi kerja yang seharusnya dilakukan selama melakukan intervensi keperawatan untuk mencegah terjadinya resiko akibat kerja. Perawat merupakan tenaga kesehatan dengan faktor resiko paparan yang paling besar. Melakukan intervensi keperawatan seperti mengangkat pasien, memindahkan pasien atau perawatan luka membutuhkan posisi yang ergonomis untuk mencegah resiko akibat kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis postur dan sikap kerja perawat saat melakukan intervensi keperawatan di instalasi rawat darurat RS Universitas Udayana. Penelitian ini adalah penelitian observasional analitik dengan populasi berjumlah 23 perawat yang diambil dengan total sampling. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah REBA dan Nordic Body Map. Berdasarkan skor REBA, postur kerja perawat yang beresiko tinggi terhadap keluhan muskuloskeletal adalah menjahit luka, perawatan luka dan mengambil sampel darah sehingga diperlukan tindakan segera. Membuka jahitan dan ECG berada pada faktor risiko sedang sementara mengukur tanda-tanda vital dan memberikan obat supositoria merupakan faktor risiko rendah. Berdasarkan Nordic Body Map, masalah muskuloskeletal yang paling umum dilaporkan ada di leher, bahu, punggung dan kaki. Hasil penelitian ini menyarankan bahwa pemberian intervensi lanjutan terkait posisi ergonomis sangat penting.
Tantangan Dan Peluang Pembelajaran Dalam Jaringan : Studi Kasus Implementas Elok (E-Learning: Open For Knowledge Sharing) Pada Mahasiswa Profesi Ners Harjanto, Totok; Sumunar, Dimas Septian Eko Wahyu
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 5 (2018): FEBRUARI 2018
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (57.491 KB) | DOI: 10.2016/jkry.v5i0.282

Abstract

E-learning sebagai metode pembelajaran kontemporer mempengaruhi terjadinya proses transformasi pendidikan konvensional ke dalam bentuk digital. E-learning meningkatkan kesempatan belajar mahasiswa yang otonom dan self-directed-learner. Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FKKMMK) Universitas Gadjah Mada (UGM) mendesain inovasi pembelajaran klinik bagi mahasiswa profesi ners secara blended learningyang kemudian didukung oleh institusi pendidikan keperawatan mitra.Massive open online course (MOOC) digunakan sebagai sistem pengelolaan pembelajaran dalam jaringan yang memungkinkan penyebarluasan ilmu pengetahuan Implementasi e-learning dalam pembelajaran klinis mahasiswa keperawatan profesi ners memunculkan berbagai tantangan dan peluang. Penggunaan e-Learning dalam Praktik Profesi Keperawatan Dasar, serta Praktik Profesi Manajemen Keperawatan telah dilaksanakan. Kebijakan institusi, upaya mencapai tujuan pembelajaran oleh dosen penanggung jawab, serta fleksibilitas media pembelajaran adalah peluang yang ditemukan selama program dislenggarakan. Di sisi lain, kendala teknis, keterbatasan akses internet, serta lemahnya pendampingan dan supervisi menjadi tantangan penyelenggaraan pendidikan profesi ners dengan integrasi e-Learning. Tantangan dan peluang ini perlu dikelola secara tepat agar luaran pendidikan keperawatan dapat dicapaidengan dukungan melalui pembelajaran dalam jaringan.
Pengaruh Multiple Micronutrient Powder Terhadap Kejadian Infeksi Saluran Pernapasan Akut Pada Anak Usia 6-59 Bulan Dengan Anemia Handari, Murgi
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 6, No 2 (2019): Mei 2019
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2016/jkry.v6i2.303

Abstract

Anak Balita merupakan kelompok usia yang rentan terhadap gizi dan kesehatan. Pada masa ini daya tahan tubuh anak masih belum kuat, sehingga risiko anak menderita penyakit infeksi lebih tinggi. Salah satu penyakit infeksi yang sering terjadi pada Anak balita adalah Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA). Multiple Micronutrient Powder  merupakan multimineral yang diberikan pada balita untuk membantu tumbuh kembang balita secara optimal, meningkatkan daya tahan tubuh, meningkatkan nafsu makan, mencegah anemia dan mencegah kekurangan zat gizi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Multiple Micronutrient Powder Terhadap Kejadian ISPA Anak Dengan Anemia Usia 6-59 Bulan. Metode penelitian adalah Randomized Control Trial dengan sampel Anak dengan anemia usia 6-59 bulan dipilih secara random. Sampel dikelompokkan menjadi dua kelompok yaitu kelompok yang diberi Multiple Micronutrient Powder dan kelompok lain diberi plasebo. Keduanya diberi perlakuan selama 12 minggu. Kejadian ISPA diobservasi sebelum dan sesudah perlakuan. Berdasarkan analisis regresi linier ganda didapatkan hasil bahwa balita yang diberi Multiple Micronutrient Powder menurun kejadian ISPA sebesar 0,076 dibandingkan yang diberi plasebo, walaupun secara statistik tidak signifikan (p=0,455). Pemberian Multiple Micronutrient Powder pada balita dengan anemia menurunkan kejadian ISPA, meskipun secara statistik tidak signifikan.

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 1 (2025): January 2025 Vol 10 No 3 (2023): SEPTEMBER 2023 Vol 10 No 2 (2023): MAY 2023 Vol 10 No 1 (2023): JANUARY 2023 Vol 9 No 3 (2022): SEPTEMBER 2022 Vol 9 No 2 (2022): MAY 2022 Vol 9 No 1 (2022): JANUARY 2022 Vol 9 No 1 (2022): JANUARI 2022 Vol 8 No 3 (2021): SEPTEMBER 2021 Vol 8 No 2 (2021): MAY 2021 Vol 8 No 1 (2021): JANUARY 2021 Vol 8 No 1 (2021): JANUARI 2021 Vol 7 No 3 (2020): SEPTEMBER 2020 Vol 7 No 2 (2020): MAY 2020 Vol 7 No 2 (2020): MEI 2020 Vol 7, No 2 (2020): MEI 2020 Vol 7 No 1 (2020): JANUARY 2020 Vol 7 No 1 (2020): Januari 2020 Vol 7, No 1 (2020): Januari 2020 Vol 6, No 3 (2019): September 2019 Vol 6 No 3 (2019): SEPTEMBER 2019 Vol 6, No 2 (2019): Mei 2019 Vol 6 No 2 (2019): MAY 2019 Vol 6, No 1 (2019): Januari 2019 Vol 6 No 1 (2019): JANUARY 2019 Vol 5, No 3 (2018): September 2018 Vol 5 No 3 (2018): SEPTEMBER 2018 Vol 5 No 2 (2018): MEY 2018 Vol 5, No 2 (2018): MEI 2018 Vol 5, No 1 (2018): Januari 2018 Vol 5, No 1 (2018): Januari 2018 Vol 5 No 1 (2018): JANUARY 2018 Vol 5 (2018): FEBRUARI 2018 Vol 4 No 3 (2017): SEPTEMBER 2017 Vol 4, No 3 (2017): September 2017 Vol 4, No 2 (2017): Mei 2017 Vol 4, No 2 (2017): Mei 2017 Vol 4 No 2 (2017): MAY 2017 Vol 4 No 1 (2017): JANUARY 2017 Vol 4, No 1 (2017): Januari 2017 Vol 3 No 2 (2016): SEPTEMBER 2016 Vol 3, No 2 (2016): September 2016 Vol 3 No 1 (2016): MARCH 2016 Vol 3, No 1 (2016): Maret 2016 Vol 3, No 1 (2016): Maret 2016 Vol 2, No 2 (2015): September 2015 Vol 2 No 2 (2015): SEPTEMBER 2015 Vol 2, No 1 (2015): Maret 2015 Vol 2 No 1 (2015): MARCH 2015 Vol 2 No 4 (2014): MAY 2014 Vol 2, No 4 (2014): Mei 2014 More Issue