Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta (p-ISSN: 2088-8872; e-ISSN:2541-2728 http://nursingjurnal.respati.ac.id/) adalah peer-reviewed journal yang mempublikasikan artikel-artikel ilmiah dari berbagai disiplin ilmu keperawatan. Artikel-artikel yang dipublikasikan di Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta meliputi hasil-hasil penelitian ilmiah asli (prioritas utama), artikel ulasan ilmiah yang bersifat baru (tidak prioritas), atau komentar atau kritik terhadap tulisan yang ada di Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta. Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta diterbitkan oleh Progam Studi S1 Ilmu Keperawatan & Profesi Ners, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Respati Yogyakarta.
Articles
439 Documents
Pengaruh Pelaksanaan Relaksasi Otot Progresif Terhadap Kualitas Tidur Pada Lansia Hipertensi Di Puskesmas Tumpang Kecamatan Talun Kabupaten Blitar
Widyasih Sunaringtyas;
Dina Zakiyyatul Fuadah;
Lendra Kusdiantoro
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 5 No 3 (2018): SEPTEMBER 2018
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35842/jkry.v5i3.258
Tidur merupakan kebutuhan dasar manusia yang bersifat fisiologis. Tidur yang kurang berkualitas pada pasien hipertensi mempengaruhi ketegangan fisiknya sehingga dapat meningkatkan tekanan darahnya. Maka dari itu, diperlukan penatalaksanaan untuk mengatasi, salah satu tindakan non farmakologis tersebuat adalah Relaksasi Otot Progresif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pelaksanaan Relaksasi Otot Progresif terhadap kualitas tidur. Penelitian ini menggunakan desain pra eksperimental dengan pendekatan one-group Pretest-posttest, terdiri dari 20 sampel menggunakan tehnik Purphosive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan observasi dan selanjutnya dianalisa menggunakan uji statistic wilcoxon sign rank test. Hasil penelitian sebelum dilakukan relaksasi otot progressif di dapatkan data sebagian besar (60%) mengalami kualitas tidur buruk dan sesudah melakukan Relaksasi Otot Progresif hampir seluruhnya (85%) mengalami kualitas tidur baik. Hasil uji statistik didapatkan P-value=0,0001<α=0,05, Mean 10.50 berarti ada pengaruh pelaksanaan Relaksasi Otot Progresif terhadap kualitas tidur pada pasien hipertensi lansia. Kualitas tidur buruk pada pasien hipertensi dapat terjadi karena gejala yang ditimbulkan oleh hipertensi yaitu pusing, nyeri di leher belakang, sukar tidur. Hal tersebut dapat membuat penderita sulit untuk memulai tidur malam. Oleh sebab itu dianjurkan untuk melakukan Relaksasi Otot Progresif secara rutin.
DESCRIPTION OF THE ADVERSE EVENTS FOLLOWING IMMUNIZATION (AEFI) PFIZER VACCINE IN THE COMMUNITY IN PUSKESMAS UMBUL HARJO I, YOGYAKARTA
Nessy Anggun Primasari;
Erika Nurwidiyanti;
Indah Nur Widiyanti;
Fera Erlita;
Ari Setyari;
Maria Fatima Rini Wulandari
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 10 No 1 (2023): JANUARY 2023
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35842/jkry.v10i01.712
The Covid-19 pandemic which has an impact on the health system in all countries. The implementation of government policies as an effective effort to stop the transmission of COVID-19 is through vaccination. There is no vaccine that is 100% safe and without risk which also has adverse reactions known as Adverse Events Following Immunization (AIFI). The aim is to find out the description KIPI of the Pfizer vaccine in the community in the Puskesmas Umbul Harjo I, Yogyakarta City. This research was descriptive with a cross-sectional method, with a sample of 96 people who were taken by purposive sampling and data collection. by observation. Based on the results of this study, the proportion of AIFI cases of the Pfizer Covid-19 vaccine was divided into three categories, namely mild local AIFI, mild systemic AIFI and severe AIFI. Based on the number of respondents experiencing mild local AEFIs, there were 56 people (60.22%), respondents who experienced systemic AEFIs were 37 people (39.78%) but did not get data on respondents who were classified as having severe AEFIs. The conclusion of this study is the characteristics of the emergence of AEFI in respondents who received the Covid-19 vaccination based on age, sex, education, occupation and criteria of AIFI.
Gambaran Implementasi Program Kesehatan Reproduksi Remaja di Puskesmas Getasan
Paulete Esterlina Pesiwarissa;
Sanfia Tesabela Messakh;
Bagus Panuntun
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 6 No 2 (2019): MAY 2019
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35842/jkry.v6i2.314
Remaja rentan mengalami berbagai masalah terkait dengan kesehatan reproduksi. Peran Puskesmas sebagai pemberi layanan kesehatan adalahmeningkatkan keterampilan dan pengetahuan remaja terkait pencegahan masalah kesehatan reproduksi.Penelitian dilakukan dengan tujuan untuk mendeskripsikan implementasi PKPR di Puskesmas Getasan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Partisipan yang dilibatkan dalam penelitian adalah pengelola program kesehatan remaja dan Kepala Puskesmas.Data diperoleh melalui wawancara mendalam, kemudian data yang diperoleh diolah dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini akan dilaksanakan pada bulan Februari hingga April 2018.Dari hasil penelitian didapatkan tiga tema yaitu program Puskesmas terkait kesehatan reproduksi remaja, kebijakan dan fasilitas Puskesmas terkait kesehatan reproduksi remaja dan kendala yang dialami dalam mengimplementasikan program. Kesimpulan dari penelitian ini adalahimplementasi program kesehatan reproduksi remaja di Puskesmas Getasan sudah terlaksanakan dengan baik melalui program-program yang ada didukung oleh kebijakan dan fasilitas yang tersedia demi memberikan pelayanan terbaik bagi para remaja yang ada di lingkup kerjanya, juga terdapat kendala dalam pelaksanaan program yaitu waktu sehingga untuk mengatasi kendala yang ada pihak Puskesmas melakukan negosiasi waktu agar program dapat terlaksanakan.
Influence Self Monitoring Blood Glucose (SMBG) and Diabetes Self Management Education (DSME) on the Stability of Blood Glucose Levels
Susanti Susanti;
Difran Nobel Bistara
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 10 No 2 (2023): MAY 2023
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35842/jkry.v10i2.745
Diabetes Mellitus (DM) sufferers must do DM management behavior (self-management) to control their Blood glucose levels and prevent complications. To achieve optimal self-management behavior, one of the efforts made is SMBG and DSME. Self-Monitoring Blood Glucose (SMBG) is self-monitoring blood glucose using a glucometer. Diabetes Self-Management Education (DSME) is an ongoing process of facilitating the knowledge, skills, and abilities needed for diabetes self-care. This study contributes to analyzing the effect of Self-Monitoring Blood Glucose (SMBG) and Diabetes Self-Management Education (DSME) on the stability of Blood glucose levels. The research design used is quasi-experimental. The sample in this study amounted to 40 and was taken using the technique of simple random sampling. Stability of Blood glucose levels using a glucometer measuring instrument. Data analysis using test Wilcoxon Signed-rank. The results of statistical tests on SMBG showed a p-value (0.001), so it could be concluded that there was an effect of SMBG on the stability of Blood glucose levels. Statistical test results on DSME showed a p-value (0.000), so it can be concluded that there is an effect of DSME on the stability of Blood glucose levels. Adherence to structured SMBG allows sufferers to interpret results regarding their activity level and portion size. It motivates them to act on these results for better blood sugar results. DSME components taught to patients can increase patient knowledge and skills and improve patient care that is not correct.
Pendidikan Kesehatan Meningkatkan Pengetahuan Remaja Tentang Seksualitas
Lainun Lutfi;
Suryati Suryati
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 6 No 3 (2019): SEPTEMBER 2019
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35842/jkry.v6i3.394
Pentingnya pengetahuan remaja tentang seks untuk mencegah dampak negatif, diantaranya adalah kehamilan di luar nikah, penyakit menular seksual dan aborsi. Secara psikologis dan sosial, seorang remaja dengan kehamilan di luar nikah akan mengalami kebingungan dalam peran sosialnya di masyarakat. Keterbatasan akses informasi bagi remaja Indonesia mengenai kesehatan reproduksi yang di dalamnya mencakup seksualitas disebabkan karena masyarakat beranggapan bahwa seksualitas masih dianggap tabu. Salah satu cara untuk mencegah terjadinya seks bebas yang berdampak pada kehamilan di luar pernikahan dan melakukan aborsi dikalangan remaja adalah dengan melakukan pendidikan kesehatan. Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehtan terhadap tingkat pengetahuan remaja tentang seksualitas. Penelitian ini berjenis pre eksperimental dengan pendekatan one group pre test – post test design. Hasil penelitian ini menunjukan terjadinya peningkatan pengetahuan baik dari 26 responden (68%) menjadi 37 responden ( 97%), setelah memberikan pendidikan kesehatan tentang seksualitas. Hasil uji Wilcoxon di dapatkan p-value = 0,001 < 0,05 menunjukan terdapat perbedaan bermakna tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan tentang seksualitas. Kesimpulannya adalah pendidikan kesehatan meningkatkan pengetahuan remaja tentang seksualitas.
PERILAKU PERAWATAN BAYI BERAT LAHIR RENDAH (BBLR) DI PUSKESMAS KLATEN TENGAH: STUDI FENOMENOLOGI
Istianna Nurhidayati;
Setianingsih Setianingsih
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 4 No 1 (2017): JANUARY 2017
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35842/jkry.v4i1.73
Millenium Development Goals (MDGs) ke empat bertujuan untuk mengurangi angka kematian bayi di dunia hingga pada angka 23 per 1000 kelahiran hidup. Kematian pada bayi dan neonatus ini disebabkan oleh kelahiran preterm dimana sebagian besar bayi preterm merupakan bayi berat lahir rendah (BBLR). WHO (2014) mencatat 62% kematian bayi disebabkan lahir prematur. Di Indonesia tercatat kematian neonatus akibat preterm sebesar 20 per 1000 kelahiran hidup (WHO,2014). Di Kabupaten Klaten angka kematian bayi tercatat 8,5 per 1000 kelahiran hidup (Dinkes Kab.Klaten, 2013). Penelitian ini bertujuan mendapatkan gambaran perasaan, perilaku, dukungan dan hambatan serta harapan ibu selama melakukan perawatan BBLR di rumah wilayah kerja Puskesmas Klaten Tengah. Desain penelitian adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi.Tehnik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Metode pengumpulan data adalah wawancara mendalam (in depth interview) serta menggunakan catatan lapangan (field note). Analisis Colaizzi yang dilakukan memperoleh enam tema penelitian yaitu kecemasan ibu pada keadaan bayi, perawatan khusus BBLR, dukungan saat merawat BBLR, Hambatan perawatan BBLR, kebahagiaan merawat BBLR dan harapan ibu dengan BBLR. Direkomendasikan perawat perkesmas melakukan pembinaan dan asuhan keperawatan keluarga risiko tinggi BBLR untuk memandirikan keluarga dalam merawat BBLR dan asuhan aggregat ibu hamil berisiko
Sharia Services With A Level Of Patient Satisfaction In Hospitals: Literature Review
Muhamad Syofwan Rizqon;
Madya Sulisno;
Chriswardani Suryawati
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 7 No 1 (2020): JANUARY 2020
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35842/jkry.v7i1.529
Satisfaction is an expression of someone's pleasure from the results of a comparison between perceptions or products that are perceived as expected. Satisfied patients will tend to reuse hospital services and patients will leave the hospital if they feel dissatisfied. Sharia services in the field of nursing are services provided by nurses based on quran and hadith that can improve patient satisfaction at the hospital. The aim of this paper is to identify how the relationship of sharia services in the field of nursing with the level of patient satisfaction and identify the patient's knowledge of sharia services to take the decision to get care at the hospital. The method used is the review literature from pubmed. scientdirect.google scholar.Portal Garuda. Articles with English and Indonesian with restrictions on publishing articles from 2010-2019. There is a significant relationship between sharia services and the level of patient satisfaction at the hospital. The better the sharia service provided, the more patient satisfaction will be. It is hoped that there will be more discussion and study between the Islamic Hospital and the Government Hospital so that the form of sharia services can be applied in all hospitals throughout Indonesia.
PENGARUH KONSELING LAKTASI TERHADAP PENGETAHUAN KEMAMPUAN DAN KEBERHASILAN IBU DALAM PEMBERIAN ASI
Anita Liliana;
Elsi Dwi Hapsari;
Wenny Artanti Nisman
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 4 No 2 (2017): MAY 2017
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35842/jkry.v4i2.116
Modal dasar pembangunan manusia berkualitas dimulai sejak bayi masih dalam kandungan yang kemudian dilanjutkan dengan pemberian Air Susu Ibu (ASI) sejak usia dini, terutama pemberian ASI eksklusif . Target pelaksanaan pemberian ASI eksklkusif sebesar 80%, namun dalam pelaksanaannya ASI eksklusif masih memprihatinkan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh konseling laktasi terhadap pengetahuan, kemampuan dan keberhasilan ibu dalam pemberian ASI di RSUD Panembahan Senopati Bantul. Desain penelitian yang digunakan adalah ”quasi experiment with post test-only non equivalent control group design”. Teknik pengambilan sampel dengan consecutive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 32 responden pada masing-masing kelompok. Analisis bivariat menggunakan chi square dengan tingkat kemaknaan p<0.05. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan pengetahuan yang signifikan setelah dilakukan konseling laktasi pada kelompok intervensi (p value 0.000<0.05), terdapat perbedaan kemampuan menyusui yang signifikan antara kelompok intervensi dengan kelompok kontrol setelah diberikan konseling laktasi (p value 0.012<0.05; RR 1.917) dan terdapat perbedaan keberhasilan dalam pemberian ASI yang signifikan antara kelompok intervensi dengan kelompok kontrol setelah diberikan konseling (p value 0.006<0.05; RR 2.500). Konseling laktasi berpengaruh terhadap pengetahuan, kemampuan dan keberhasilan ibu dalam pemberian ASI.
Effect of Early Ambulation in Patients After Lower Limb Surgery: Literature Review
Faraniara Faraniara;
Riri Maria
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 7 No 2 (2020): MAY 2020
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35842/jkry.v7i2.544
Early ambulation is one of the main goals of inpatient rehabilitation aimed at reducing the negative effects of immobilization and achieving functional recovery. Many studies have proven the benefits of early ambulation in patients after lower limb surgery so early ambulation is highly recommended as a form of orthopedic treatment. Although research related to the influence of early ambulation in post-operative patients has been widely carried out, it is necessary to do further study of the research article on the benefits of early ambulation. The purpose of this study was to look at the effect of early ambulation in patients after lower limb surgery. This literature study was made by analyzing nine scientific articles published in 2010-2020 and English language. Data obtained from the database include Proquest, Cumulative Index to Nursing and Allied Health Literature (CINAHL) and Google Scholar with keywords early ambulation, early weightbearing, lower extremity, lower limb and post-surgery. The results of this literature study found nine articles that fit the inclusion and exclusion criteria. The results of the study found that early ambulation in patients after lower limb surgery affected pain, complication rates, muscle strength and length of stay. Therefore, the results of the study of this literature can be a reference in assessments related to early ambulation in patients after lower limb surgery.
PENGARUH MEDITASI TERHADAP KESEJAHTERAAN SPIRITUAL PADA LANSIA DI PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA YOGYAKARTA UNIT ABIYOSO
Yane Cristiane Ua Sanan, Induniasih, Suwarsi
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 2 No 2 (2015): SEPTEMBER 2015
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35842/jkry.v2i2.143
LatarBelakang: Indikatorkemajuan Negara salah satunya dilihat dari umur harapan hidup. Umur harapan hidup dari tahun 2008-2012 terus bertambah dan jumlah lanjut usia yang berumur 60-64 terus mengalami peningkatan. Peningkatan jumlah lanjut usia berpengaruh pada lansia salah satunya masalah kesejahteraan spiritual. Kesejahteraan spiritual di PSTW Yogyakarta Unit Abiyoso, empat dari tujuh lansia tidak memiliki motivasi dan harapan untuk mengembangkan kehidupan dan tiga antaranya masih bingung dengan tujuan hidupnya. Intervensi untuk masalah kesejahteraan spiritual salah satunya adalah dengan meditasi. Tujuan:Mengetahuipengaruhmeditasiterhadapkesejahteraan spiritual padalansia di PSTW Yogyakarta Unit Abiyoso. Metodepenelitian:Penelitian pre-experimentaldengan rancangan one grouppretest-posttest. Populasi dalam penelitian adalah seluruh lansia di PSTW Yogyakarta Unit Abiyoso sebanyak 125 lansia. Teknik sampling yang digunakanadalahpurposive samplingdengan jumlah sampel 22 orang. Analisa data menggunakan McNemar test Hasil:Kesejahteraan spiritual sebelum dilakukan intervensi meditasi lebih banyak yang tidak sejahtera. Kesejahteraan spiritual sesudah diberikan intervensi meditasi lebih banyak yang sejahtera. Kesimpulan: Ada pengaruh meditasi terhadap kesejahteraan spiritual pada lansia di Panti Sosial TresnaWerdha Yogyakarta Unit Abiyoso.