cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Journals Mining Engineering : Bina Tambang
ISSN : -     EISSN : 23023333     DOI : -
Core Subject : Science,
Atas dukungan dari jurusan Teknik Pertambangan dengan Penanggung Jawab Dekan Fakultas Teknik UNP (Drs. Ganefri,MPd, P.hd) bekerjasama dengan Ketua Jurusan Teknik Pertambangan (Drs.Bambang Heriyadi,MT) dan seluruh Dosen Jurusan Teknik Pertambangan Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang. Jurnal ini terbentuk dan didukung penuh untuk sarana kretifitas Dosen dan Mahasiswa Teknik Pertambangan.
Arjuna Subject : -
Articles 609 Documents
Evaluasi Kestabilan Lubang Bukaan dan Sistem Penyanggaan dengan RMR-System pada Terowongan D-07 Tambang Batubara PT Dasrat Sarana Arang Sejati, Kota Sawahlunto, Provinsi Sumatera Barat Ariq Jibran; Bambang Heriyadi
Journals Mining Engineering : Bina Tambang Vol 9, No 2 (2024): Journals Mining Engineering: Bina Tambang
Publisher : Departemen Teknik Pertambangan FT UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/bt.v9i2.128691

Abstract

PT. Dasrat Sarana Arang Sejati merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan batubara, dengan menggunakan metode penambangan tambang bawah tanah yang mana lebih berisiko terjadinya kecelakaan daripada metode tambang terbuka. Pada observasi ditemukan adanya kekar pada dinding terowongan yang berpotensi terjadinya runtuhan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kekuatan batuan, kelas massa batuan, potensi keruntuhan baji, kestabilan lubang bukaan, dan rekomendasi sistem penyangga yang tepat berdasarkan hubungan kelas massa batuan dan jarak penyangga yaitu metode klasifikasi Rock Mass Rating (RMR-System).Dari hasil analisis yang dilakukan diketahui bahwa rata rata kelas massa batuan pada siltstone adalah batuan kelas II (Good Rock) dengan nilai RMR 70 dengan Stand Up Time 32000 jam (±6 bulan) jarak Span 4 m, pada batubara kelas massa batuannya termasuk ke dalam kelas III (Fair Rock) dengan nilai RMR 47 dengan Stand Up Time 212,5 jam (±9 hari) jarak Span 3 m. Berdasarkan hasil analisis pada nilai RMR 47 nilai FK < 1,5 dengan menggunakan jarak penyangga rata-rata 1,71 m, maka perlu dilakukan evaluasi jarak antar penyangga untuk mendapatkan nilai FK stabil (≥1,5). Dari hasil perhitungan untuk mencapai nilai FK stabil digunakan jarak penyangga rekomendasi ± 1,437 m pada RMR 47.
Analisis Perubahan Parameter Kualitas Batubara Seam 300 CR3 di Channel-Pit dan Stockpile Menggunakan Path Analysis di PT Kuansing Inti Makmur, Desa Tanjung Belit, Kecamatan Jujuhan, Kabupaten Muaro Bungo, Provinsi Jambi Thessania Sherry Ariani Zebua; Fadhilah Fadhilah; Heri Prabowo
Journals Mining Engineering : Bina Tambang Vol 10, No 1 (2025): Journals Mining Engineering: Bina Tambang (On Progress)
Publisher : Departemen Teknik Pertambangan FT UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/bt.v9i3.130656

Abstract

Masalah yang kerap muncul terkait kualitas batubara yaitu terdapat perubahan pada nilai kalori batubara saat dilakukan pengujian pada sampel batubara di front penambangan dan stockpile. Oleh karena itu perlu dilakukan pengendalian kualitas batubara (coal quality control) mulai dari penambangan, penumpukan di stockpile, hingga tahap pengiriman kepada konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan yang terjadi pada parameter kualitas batubara seam 300 CR3 di channel pit dan stockpile PT. Kuansing Inti Makmur. Parameter kualitas batubara yang digunakan pada penelitian ini adalah total moisture, ash content, total sulfur, dan  nilai kalori. Pada penelitian ini menggunakan metode statistik seperti statistik deskriptif untuk mengetahui gambaran umum dari parameter kualitas batubara seam 300 CR3 dan statistik inferensi seperti analisis regresi linear dan analisis jalur (path analysis) untuk mengetahui perubahan pada parameter kualitas batubara di channel pit dan stockpile beserta pengaruh total moisture, ash content, total sulfur terhadap nilai kalori batubara. Adapun hasil penelitian ini diperoleh parameter ash content sangat dominan berpengaruh terhadap nilai kalori dengan koefisien beta sebesar 0,996, 0,976, and 0,937, total moisture dengan pengaruh sedang terhadap nilai kalori dengan koefisien beta sebesar 0,671, 0,261, and 0,212. Dan total sulfur memiliki pengaruh yang terkecil terhadap nilai kalori dengan koefisien beta sebesar 0,003, 0,124, and 0,037. Berdasarkan analisis yang telah di lakukan, faktor-faktor yang dapat mempengaruhi perubahan pada nilai parameter kualitas batubara adalah proses kegiatan penambangan, proses pengangkutan batubara, material pengotor pada proses loading, material basement stockpile,dan cuaca dan iklim.  Berdasarkan hasil tersebut maka dilakukan beberapa upaya untuk menjaga kualitas batubara seperti penyiraman jalan angkut secara rutin, penerapan prinsip FIFO (First In First Out), pemisahan batubara terbakar dengan menggunakan alat berat, pengaturan aliran air pada stockpile, memastikan unit yang bekerja dalam keadaan bersih, perketat selective mining dan tetap menjaga kebersihan stockpile.
Monte Carlo Simulation to Predict Rock Fragmentation Results from Blasting Activity at Quarry PT. Semen Padang Muhammad Hazwafi Ardeva; Mulya Gusman; Dedi Yulhendra
Journals Mining Engineering : Bina Tambang Vol 9, No 1 (2024): Journals Mining Engineering: Bina Tambang
Publisher : Departemen Teknik Pertambangan FT UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/bt.v9i1.127789

Abstract

One aspect and factor that is very important in the blasting stage is rock fragmentation, which has a direct impact on drilling costs, blasting costs and operational economics, both loading, transportation and crushing. As time progresses, new technological advances for the application of blasting have developed. This technology is to computerize blast design and predict the results of the explosion, which is rock fragmentation. Many factors influence rock fragmentation, such as the nature of the rock mass, geological location conditions, explosion and fracture parameters present in place, so it is difficult to predict completely. However, empirical models to predict the size distribution of rock fragmentation have been developed. In this study, Monte Carlo simulation as a rock fragmentation simulator based on the Kuz-Ram fragmentation model has been developed to predict fragmentation size distribution. The results obtained from this Monte Carlo simulation can be said to be quite good when compared with the actual data fragmentation obtained from field conditions.
Perbandingan antara Image Analysis dan Prediksi Fragmentasi Model Kuz-Ram, PT J Resources Bolaang Mongondow Muhammad Rakha Aqiliyan; Dedi Yulhendra
Journals Mining Engineering : Bina Tambang Vol 10, No 1 (2025): Journals Mining Engineering: Bina Tambang (On Progress)
Publisher : Departemen Teknik Pertambangan FT UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/bt.v9i3.130547

Abstract

Fragmentasi batuan merupakan salah satu aspek penting dalam optimalnya suatu kegiatan peledakan. Hal ini dikarenakan akan memiliki dampak terhadap biaya kegiatan penambangan lainnya seperti pemuatan, pengangkutan, peremukan, dan kegiatan pengolahan bijih pada industri pertambangan. Untuk memperoleh fragmentasi batuan yang optimal, diperlukan perencanaan yang baik, salah satunya dengan melakukan analisis terhadap prediksi fragmentasi batuan hasil peledakan. Model prediksi fragmentasi batuan yang dapat digunakan adalah model Kuz-Ram. Pada topik kali ini ingin menilai efektifitas prediksi fragmentasi Kuz-Ram dengan membandingkannya dengan metode image analysis. Setelah dilakukan analisis, pada Pit Mainridge didapatkan korelasi r 0,672 dengan nilai R² 0,45. Sedangkan pada Pit North Mainridge, diperoleh nilai korelasi r 0,721 dengan nilai R² 0,52.
Geometry and Maintenance Analysis of All Wheater Road (AWR) TS +35 to TLS 2 Tambang Air Laya, PT. Bukit Asam, Tbk. Anjung Enim, South Sumatera Fathi Aulia Dhanio Zuhri; Heri Prabowo
Journals Mining Engineering : Bina Tambang Vol 9, No 1 (2024): Journals Mining Engineering: Bina Tambang
Publisher : Departemen Teknik Pertambangan FT UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/bt.v9i1.127572

Abstract

Indonesia has many coal resources that can play an important role in meeting domestic energy needs. The mining system applied by PT Bukit Asam Tbk is open mining with open pit mining method. The mining industry is one of the industries that is capital intensive, technology intensive, and very risky. One of the important things in mining activities is coal transportation to achieve production targets. Some factors that affect the conveyance cannot operate optimally include narrow haul road conditions so that when the conveyance passes one of the conveyances must stop, bumpy road conditions so that during transportation a lot of material is scattered. the purpose of this study is to control the condition of the haul road to be traversed so that production targets and operator safety in the mining area can be maintained properly. The width of the haul road in straight and bend conditions is different, the width of the mine road on the bend is always made larger than the straight road. This is intended to anticipate deviations in haul road width caused by the angle formed by the front wheels with the truck body when crossing the curve. A good mine road has a transverse slope between 20 mm/m and 40 mm/m or 2% to 4% for every 1m of mine haul road width. From the results of the calculations that have been carried out, the haul road geometry on the TS +35 to TLS 2 road has a length of 3,125 m by making as many as 5 segments, namely 10 straight road sections and 6 bend road segments. On the straight road there are 2 sections whose road width still does not meet the standards of Kepmen No. 1827/K/30/MEM/2018, which will have an impact on the performance of the conveyance used and can cause human error when vehicles pass each other. Meanwhile, the width of the bend road and the cross slope value on several road sections have met the road standards.
ANALISIS PENGARUH KECEPATAN BELT CONVEYOR JALUR 7.1 TERHADAP PRODUKTIVITAS LIMESTONE KE STORAGE PABRIK INDARUNG VI DI PT SEMEN PADANG. Muhammad Fajar Rahman; Dedi Yulhendra
Journals Mining Engineering : Bina Tambang Vol 8, No 3 (2023): Journals Mining Engineering: Bina Tambang
Publisher : Departemen Teknik Pertambangan FT UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/bt.v8i3.126019

Abstract

In terms of delivering limestone to the plant, the process of delivering material using a belt conveyor and crushing using a Lime Stone Crusher (LSC). Belt widths range from 1 meter to 1.2 meters, 1.4 meters to 1.8 meters. How each belt varies in speed, each gearbox installed by the belt conveyor motor has varying capabilities.The author uses a descriptive research design. The descriptive method is a technique that offers many options for solving problems through the collection, compilation, or classification of data, analysis, and interpretation of the data. Therefore, it is necessary to increase production by increasing the efficiency of the belt conveyor conveyance. Recommendations for increasing the productivity of the 6A1J06 conveyor belt with a speed of 3 m / s, an idler angle of 30 ° and a belt width of 1600 mm with a result of 2169.09 tons / hour and for the 6A1J10 conveyor belt with a speed of 2 m / s, an idler angle of 30 ° and a belt width of 1800 mm with a result of 2079.09 tons / hour. Simulation of improvements made by eliminating or reducing obstacles that occur in the performance of the conveyor belt or other factors outside the performance of the conveyor belt is able to meet the production targets of the company, where the effective working time from 389.20 hours / month to 531.42 hours / month. This will certainly increase the work efficiency value of the conveyor belt conveyance, which initially 57.91% increased to 79.08% with an increase in limestone production of 1,089,607 tons (126%).
Analisis Pencapaian Produksi Terhadap Rencana Sekuen Penambangan PT Baramutiara Prima, Desa Sri Gunung, Kecamatan Sungai Lilin, Kabupaten Musi Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan Agus Susanto; Dedi Yulhendra
Journals Mining Engineering : Bina Tambang Vol 9, No 2 (2024): Journals Mining Engineering: Bina Tambang
Publisher : Departemen Teknik Pertambangan FT UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/bt.v9i2.128977

Abstract

Adanya indikasi ketidaktercapaian target produksi pada PT Baramutiara Prima, pada bulan Oktober dan November 2023, sehingga diperlukan suatu analisis antara rencana sekuen penambangan terhadap realisasinya di lapangan untuk mengetahui tingkat ketercapaian produksi, letak ketidaksesuaian, dan mengapa hal tersebut dapat terjadi. Dalam penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif. Hal ini dikarenakan dalam penelitian nantinya, akan menggunakan data-data berupa angka-angka. Berdasarkan jenis data yang diperoleh maka teknik analisis data menggunakan data kuantitatif, yaitu dengan mengolah kemudian disajikan dalam bentuk tabel atau grafik. Untuk mempresentasikan hasil pengolahan data tersebut kemudian dianalisis dengan menggunakan metode analisis data statistik dan persentasi. Pada pelaksanaanya terdapat perbedaan antara rencana penambangan yang dengan realisasinya di lapangan. Perbedaan tersebut akan menyebabkan ketidaktercapaian produksi. Setelah dilakukan perbandingan antara rencana sekuen penambangan dengan situasi tambang diakhir bulan Oktober tahun 2023 ketercapaian pengupasan overburden sebesar 77,60 % dari target 219.708,00 BCM yaitu 170.500,00 BCM, sedangkan untuk produksi batubara sebesar 86,18 % dari target 84.006,00 Ton yaitu 72.400,00 Ton, nilai stripping ratio rencana 2,62 sedangkan nilai stripping ratio aktual 2,35. Pada bulan November tahun 2023 diperoleh persentase ketercapaian pengupasan overburden sebesar 71,38 % dari target 221.477,70 BCM yaitu 158.085,20 BCM, sedangkan untuk produksi batubara sebesar 89,40 % dari target 86.854,00 Ton yaitu 77.644,66 Ton, nilai stripping ratio rencana 3,06 sedangkan nilai stripping ratio aktual 2,44. Ketidaktercapaian produksi tersebut meningkatkan nilai stripping ratioyang akan menjadi beban pekerjaan untuk bulan selanjutnya. 
ANALISIS KESTABILAN LUBANG BUKAAN DENGAN METODE RMR-SYSTEM PADA LUBANG PENDIDIKAN JALUR J.3F – J.37 UNDERGROUND MINE PT. BUKIT ASAM OMBILIN SAWAHLUNTO Wahyudi Saputra; Bambang Heriyadi
Journals Mining Engineering : Bina Tambang Vol 8, No 3 (2023): Journals Mining Engineering: Bina Tambang
Publisher : Departemen Teknik Pertambangan FT UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/bt.v8i3.125993

Abstract

The strength and shape of rock masses can be affected by tunnel excavation, so rocks will seek a new equilibrium as a result of such treatment. The displacement of tunnel walls and roofs, the occurrence of collapses in tunnels are signs of the rock's tendency to seek a free field where it can deform and allow a new equilibrium to be established.Using a method based on Bieniawski 1989, the RMR-System was used to weight the different rock mass classes. In this analysis, rock grades are weighted based on the compressive strength characteristics of the rock, Rock Quality Designation, discontinuity distance, groundwater conditions, and orientation of the bristles towards the tunnel. Rock mass class values, rock strength, collapse potential, holding time values, and buffer recommendations based on rock mass class values are the outputs of this analysis.Based on the measurements made for various parameters of the RMR method, the claystone at the J.3F - J.37 opening is in class III (fair rock) with an RMR value of 59, and the coal is in class III (fair rock) with an RMR value of 53. The stress values received at the cap and side post are 604.01 kg/cm2 and 150.67 kg/cm2, respectively, with a wood bending strength value of 800 kg/cm2 and a wood compressive strength of 470 kg/cm2.The recommended design of the three piece set wooden support is the length of the cap of 2.9 m, the bottom width of 3.4 m, the height of 2.4 m, the distance between the supports of 0.7 m, the diameter of the support of 18 cm with the FK value on the cap of 1.51. Meanwhile, the distance between supports of 1.2 m uses wood with a diameter of 22 cm with an FK value on the stamp of 1.61.
Mining Activities at the Pit 2 Electrification Mine Location at West Banko PT Bukit Asam, Tbk. Tanjung Enim, South Sumatera Monica Fadhillah Afrina Wati; Heri Prabowo
Journals Mining Engineering : Bina Tambang Vol 9, No 2 (2024): Journals Mining Engineering: Bina Tambang
Publisher : Departemen Teknik Pertambangan FT UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/bt.v9i1s.127819

Abstract

PT Bukit Asam (Persero) Tbk is a State-Owned Enterprise (BUMN) which was founded on March 2 1981 located in Tanjung Enim, South Sumatera. The purpose of production activities is to produce minerals that have a price or selling value. In coal production activities there are two productions that can be carried out, namely coal production and overburden production. PT Bukit Asam Tbk. implementing open-pit mining methods. The mining method in Pit 2 Banko Barat uses the strip mining method, because this method is used in coal deposits with a relatively small slope (dip), the slope (dip) in Pit 2 Banko Barat is N200OE/25O. Mining activities in Pit 2 Banko Barat are still being carried out are mining (exploitation), processing, marketing and post-mining activities. In coal mining activities, PT Bukit Asam Tbk. using a shovel PC 3000 earth digging tool and a Belaz transportation tool. Apart from loading and unloading excavation equipment as the main mining equipment, there is also supporting equipment such as motor graders, bulldozers, water tanks and fuel tanks to obtain optimal and maximum production results. In coal mining activities in the West Banko Mine area, PT Bukit Asam Tbk. using a Shovel PC 3000 for overburden activities, while the transportation equipment is a DT Nissan CWB 45 for coal mining activities and the HD rigid truck Belaz 75135 for overburden activities 

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 1 (2025): Journals Mining Engineering: Bina Tambang (On Progress) Vol 9, No 2 (2024): Journals Mining Engineering: Bina Tambang Vol 9, No 1 (2024): Journals Mining Engineering: Bina Tambang Vol 8, No 3 (2023): Journals Mining Engineering: Bina Tambang Vol 8, No 2 (2023): Journals Mining Engineering: Bina Tambang Vol 8, No 1 (2023): Journals Mining Engineering: Bina Tambang Vol 8, No 1 (2023): Journals Mining Engineering: Jurnal Bina Tambang Vol 7, No 3 (2022): Journals Mining Engineering: Bina Tambang Vol 7, No 2 (2022): Journals Mining Engineering: Bina Tambang Vol 7, No 1 (2022): Journals Mining Engineering: Bina Tambang Vol 6, No 5 (2021): Journals Mining Engineering: Bina Tambang Vol 6, No 4 (2021): Journals Mining Engineering: Bina Tambang Vol 6, No 3 (2021): Journals Mining Engineering: Bina Tambang Vol 6, No 2 (2021): Journals Mining Engineering: Bina Tambang Vol 6, No 1 (2021): Journals Mining Engineering: Bina Tambang Vol 5, No 5 (2020): Journals Mining Engineering: Bina Tambang Vol 5, No 4 (2020): Journals Mining Engineering: Bina Tambang Vol 5, No 3 (2020): JURNAL BINA TAMBANG Vol 5, No 3 (2020): Journals Mining Engineering: Bina Tambang Vol 5, No 2 (2020): Journals Mining Engineering: Bina Tambang Vol 5, No 1 (2020): Journals Mining Engineering: Bina Tambang Vol 4, No 4 (2019): Journals Mining Engineering: Bina Tambang Vol 4, No 3 (2019): Journals Mining Engineering: Bina Tambang Vol 4, No 2 (2019): Journals Mining Engineering: Bina Tambang Vol 4, No 1 (2019): Journals Mining Engineering: Bina Tambang Vol 3, No 4 (2018): Journals Mining Engineering: Bina Tambang Vol 3, No 3 (2018): Journals Mining Engineering: Bina Tambang Vol 3, No 2 (2018): Journals Mining Engineering: Bina Tambang Vol 3, No 1 (2018): Journals Mining Engineering: Bina Tambang Vol 2, No 1 (2015): Journals Mining Engineering: Bina Tambang Vol 1, No 2 (2014): Journals Mining Engineering: Bina Tambang Vol 1, No 1 (2014): Journals Mining Engineering: Bina Tambang More Issue