cover
Contact Name
Muhlisa
Contact Email
uppmpoltekkesternate@gmail.com
Phone
+6282110793513
Journal Mail Official
juketernate@gmail.com
Editorial Address
Jl. Cempaka Kel. Tanah Tinggi Barat Kec. Kota Ternate Selatan Kota Ternate, Indonesia
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
Jurnal Kesehatan
ISSN : 19076401     EISSN : 25977520     DOI : -
Core Subject : Health, Social,
Jurnal Kesehatan (Juke) dengan nomor terdaftar p-ISSN 1907-6401 dan e-ISSN 2597-7520 adalah jurnal peer-reviewed yang diterbitkan dua kali dalam setahun (Mei dan November) oleh UPPM Poltekkes Kemenkes Ternate. Fokus dan Ruang Lingkup (Aim and Scope): Jurnal ini bertujuan untuk mempublikasikan penelitian ilmiah di bidang kesehatan, laporan kasus (case report), dan tinjauan pustaka (literature review) guna mendukung perkembangan ilmu pengetahuan dan pemecahan masalah kesehatan. Ruang lingkup naskah yang diterima meliputi: Keperawatan Kebidanan Kesehatan Lingkungan Gizi Teknologi Laboratorium Medis Kesehatan Masyarakat Jurnal Kesehatan terbuka bagi para akademisi, peneliti, dan praktisi di bidang kesehatan untuk mengirimkan naskah dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris.
Articles 577 Documents
Faktor Determinan Kejadian Stunting Di Wilayah Puskesmas Bulukerto, Wonogiri, Jawa Tengah Dyah Intan Puspitasari; Ella Kurnia Wati Kurnia Wati; Dina Nur Hanifah; Tashila Zahra Persada
Jurnal Kesehatan Vol. 18 No. 1 (2025): Jurnal Kesehatan
Publisher : UPPM Poltekkes Kemenkes Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32763/ra7ved18

Abstract

Latar Belakang: Prevalensi stunting di wilayah Puskesmas Bulukerto cukup tinggi (32%) melebihi prevalensi stunting nasional (30,8%). Stunting disebabkan oleh berbagai faktor determinan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor determinan terjadinya stunting di wilayah Puskesmas Bulukerto, Wonogiri, Jawa Tengah. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dari penelitian ini adalah Balita usia 6-59 bulan dan jumlah sampel adalah 138 responden. Data penelitian (paritas, pendidikan terakhir ibu, usia ibu saat hamil, umur kandungan saat melahirkan, berat badan bayi lahir, riwayat ASI, dan usia anak) diperolah dari Laporan Surveilans Gizi Puskesmas bulan Desember 2020. Data dianalisis dengan menggunakan uji chi square dan uji multivariat menggunakan uji regresi logistik. Prevalensi kejadian stunting pada penelitian ini adalah 62,4%. Faktor yang memiliki hubungan dengan kejadian stunting adalah usia kehamilan saat melahirkan (p=0,035), riwayat pemberian ASI (p=0,003), dan usia anak (p= 0,006). Faktor yang paling berkaitan dengan kejadian stunting adalah riwayat pemberian ASI. ASI tidak eksklusif menjadi faktor yang paling berkaitan dengan stunting. Edukasi pada calon ibu tentang pentingnya pemberian ASI eksklusif dan deteksi dini stunting sangat penting dilakukan agar dapat mencegah risiko timbulnya stunting pada balita.
Analisis Risiko Pajanan Gas Karbon Monoksida pada Petugas Parkir di Pusat Perbelanjaan X Surabaya Ayu Puspita Devy; Rachmaniyah; Ernita Sari; Khambali
Jurnal Kesehatan Vol. 17 No. 2 (2024): Jurnal Kesehatan
Publisher : UPPM Poltekkes Kemenkes Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32763/6dkac385

Abstract

Latar Belakang: Kendaraan bermotor yang masuk dan keluar area parkir pusat perbelanjaan X Surabaya menghasilkan emisi gas buang kendaraan bermotor yaitu gas karbon monoksida. Petugas parkir yang berada di area parkir dapat terpajan gas karbon monoksida yang berisiko terhadap kesehatan petugas parkir. Tujuan: menganalisis tingkat risiko paparan gas karbon monoksida pada petugas parkir di pusat perbelanjaan X Surabaya. Metode: Jenis penelitian deskriptif dengan desain cross sectional dan menggunakan pendekatan studi Analisis Risiko Kesehatan Lingkungan (ARKL). Sampel yang digunakan adalah total populasi sebanyak 34 orang. Pengambilan sampel gas CO dilakukan di area parkir pusat perbelanjaan X Surabaya. Hasil: pengukuran rata-rata konsentrasi gas CO di area parkir adalah 1,589 ppm. Konsentrasi gas CO dibawah Nilai ambang Batas (NAB) berdasarkan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan RI Nomor 5 Tahun 2018. Nilai intake tertinggi yang diperoleh dari hasil perhitungan sebesar 0,159 mg/kg/hari dan tingkat risiko yang didapatkan 0,174 (RQ ≤ 1). Kesimpulan: paparan gas CO di area parkir pusat perbelanjaan X Surabaya RQ ≤ 1 aman atau tidak berisiko terhadap gangguan kesehatan petugas parkir.
Pengaruh Faktor Iklim, ABJ Terhadap Kejadian Demam Berdarah Dengue Menggunakan Analisis Regresi Ridha Fajar Lutfianawati; Marlik marlik; Ngadino Ngadino; Demes Nurmayanti; Irwan Sulistio
Jurnal Kesehatan Vol. 17 No. 2 (2024): Jurnal Kesehatan
Publisher : UPPM Poltekkes Kemenkes Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32763/kzytms14

Abstract

Background: Dengue Hemorrhagic Fever or dengue is a health problem in Indonesia. Papar District of Kediri Regency is included in the area with the highest number of dengue cases. Purpose: knowing the climatic factors (rainfall, temperature, humidity) and ABJ that affect the incidence of DBD. Methods: This type of research is quantitative with retrospective methods. Research data is secondary data. The object of the study is climate factors, ABJ and dbd cases in 2016-2021 in Kediri Regency. Analyze data using linear regression. Results: The results of the correlation test are related between humidity, temperature, rainfall and ABJ with DBD, namely -0.273 (P = 0.029), 0.332 (P = 0.007), 0.286 (P = 0.022) and (P = 0.276). The form of regression equation is DBD = 78.1 + 0.01787 Rainfall + 0.986 Humidity with an R2 value of 22.53%. Conclusion: There is a significant relationship between DBD and Climate Factors (humidity, temperature, rainfall), there is no relationship of DBD with ABJ. Regression equations can be used to prepare for DHF prevention and control measures in the future.
Analisis Faktor Risiko Host Terhadap Penyakit TBC Di Wilayah Kerja Puskesmas Panekan Tahun 2024 Yasma Ira Puspitasari; Irwan Sulistio; Rusmiati; Khambali; Christian Yochanan
Jurnal Kesehatan Vol. 18 No. 1 (2025): Jurnal Kesehatan
Publisher : UPPM Poltekkes Kemenkes Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32763/xnvbwv02

Abstract

Latar Belakang: Kecamatan Panekan merupakan salah satu daerah endemis TBC di Kabupaten Magetan. Kasus TBC  tahun 2024 mulai Januari sampai April sebanyak 38 kasus. Penderita TBC di Puskesmas Panekan memiliki kepatuhan minum obat yang baik, akan tetapi masih terdapat kasus TBC. Tujuan : menganalisis faktor risiko host terhadap penyakit TBC di wilayah kerja Puskesmas Panekan tahun 2024. Desain penelitian ini adalah observasional analitik, pendekatan case control. Populasi penelitian adalah semua penderita TBC di Puskesmas Panekan mulai November 2023 sampai April 2024. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, yaitu 33 kasus dan 33 kontrol. Variabel penelitian adalah penyakit TBC, umur, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, dan perilaku. Analisis data adalah secara univariat dan bivariat menggunakan Odds Ratio. Hasil : sebagian besar penderita TBC adalah orang dewasa, berjenis kelamin perempuan, memiliki pendidikan rendah, mayoritas bekerja, dan memiliki perilaku kurang baik. Perempuan berisiko 1,378 kali, pendidikan rendah berisiko 3,75 kali, responden yang bekerja berisiko 4,6 kali, dan perilaku responden yang kurang berisiko 3,121 kali terjangkit TBC. Kesimpulan : host yang meliputi jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, dan perilaku merupakan faktor risiko terjangkitnya TBC. Diharapkan masyarakat dapat menggali informasi terkait penyakit TBC lebih luas melalui media sosial dan menerapkan perilaku pencegahan penyakit TBC.
Ekstrak Sampah Kulit Jeruk Nipis Dan Bonggol Pisang Terhadap Daya Hambat Bakteri Staphylococcus aureus Anisatul Jannah Anisa; Demes Nurmayanti; Marlik Marlik; Fitri Rohkmalia
Jurnal Kesehatan Vol. 17 No. 2 (2024): Jurnal Kesehatan
Publisher : UPPM Poltekkes Kemenkes Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32763/6aszfe38

Abstract

Latar Belakang: Kandungan senyawa aktif yang terdapat pada bonggol pisang kulit jeruk nipis yaitu flavonoid, alkoloid, saponin dan tanin. Upaya mengatasi permasalahan dapat dilakungan dengan Pengelolaan sampah berbasis prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Tujuan: Untuk mengetahui kandungan ekstrak kulit jeruk nipis dan bonggol pisang terhadap daya hambat bakteri Staphylococcus aureus. Metode: True experiment menggunakan bentuk Posttest Only Control Group Design. Objek penelitian yang digunakan adalah kandungan senyawa antibakteri yang terdapat pada kulit jeruk nipis dan bonggol pisang. Metode    modifikasi    KirbyBauer dengan   menggunakan   sumuran. Pengulangan dilakukan sebanyak 3 kali pada setiap perlakuan dan kontrol. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji T-Test untuk membandingkan efektivitas kedua perlakuan terhadap bakteri Staphylococcus aureus. Hasil: Ekstrak kulit jeruk nipis dan bonggol pisang memiliki kandungan flavonoid, alkoloid, saponin dan tanin yang berpotensi membunuh bakteri Staphylococcus aureus. Rata-rata daya hambat bakteri dengan ekstrak kulit jeruk nipis kosentrasi 75% sebesar 35,77mm, sedangkan rata-rata daya hambat bakteri dengan ekstrak bonggol pisang kosentrasi 75% sebesar 12,03mm. Kesimpulan: Berdasarkan kategori zona hambat bakteri, kemampuan dalam menekan bakteri Staphylococcus aureus pada ekstrak bonggol pisang tergolong kuat dan ekstrak kulit jeruk nipis tergolong sangat kuat sebab pada hasil uji didapatkan bahwa besar zona hambat pertumbuhan bakteri  pada ekstrak bonggol pisang sebesar 12,03mm dan kulit jeruk nipis sebesar 35,77mm
Peer Educator Dan Komunikator Dapat Meningkatkan Pengetahuan Dan Sikap Remaja Tentang Pernikahan Dini Di SMA Negeri 11 Kota Bengkulu Ayu Defitri; Dr. Betty Yosephin Simanjuntak, SKM, MKM; Reka Lagora
Jurnal Kesehatan Vol. 17 No. 2 (2024): Jurnal Kesehatan
Publisher : UPPM Poltekkes Kemenkes Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32763/yh8n0j52

Abstract

Latar Belakang: Pernikahan usia dini seringkali dilakukan remaja yang disebabkan berbagai faktor. Salah satunya pengetahuan dan sikap remaja tentang pernikahan dini masih bervariasi. Tujuan: Mengetahui perubahan pengetahuan dan sikap tentang pernikahan dini melalui peer educator dan komunikator di SMA Negeri 11 Kota Bengkulu. Metode: Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan kuasi eksperimen dengan pre-test dan post-test satu kelompok.Setiap perlakuan diberikan berupa edukasi melalui peer educator dan komunikator pada masing-masing kelompok. Hasil: Hasil analisis uji statistik untuk melihat rerata pengetahuan responden pada kelompok peer educator  (88,71) kelompok komunikator (80,97) selisih mean rank (7,74). Hasil analisi uji Mann Whitney diperoleh p=0,000 artinya bahwa skor pengetahuan responden pada kelompok peer educator lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok komunikator. Hasil uji statistik rerata sikap pada kelompok peer educator (37,29) kelompok komunikator (34,94) selisih mean rank (2,35). Hasil Independent T test p=0,000 artinya peningkatan skor sikap lebih tinggi  pada kelompok peer educator dibanding kelompok komunikator. Kesimpulan: Temuan ini menegaskan pentingnya pemberian edukasi yang dilakukan oleh peer educator dan komunikator. Namun lebih efektif untuk  remaja penyampaian melalui peer educator.
Burnout Perawat: Dampak Beban Kerja Dan Kurangnya Penghargaan Di Rsu Jenderal Ahmad Yani Jihan Zain Syafira; Aprina Aprina; Sunarsih Sunarsih
Jurnal Kesehatan Vol. 17 No. 2 (2024): Jurnal Kesehatan
Publisher : UPPM Poltekkes Kemenkes Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32763/w6npsk24

Abstract

Kasus burnout yang ditemukan pada 37,5% petugas kesehatan.Prevalensi burnout pada perawat 33,5%,. Prevalensi burnout padatenaga kesehatan paling banyak terjadi di Pulau Jawa (38,4%) dantenaga kesehatan yang bekerja di rumah sakit (28,6%). Berdasarkandimensi burnout, 48,2% petugas kesehatan mengalami kelelahanemosional sedang hingga tinggi, 51,8% depersonalisasi sedanghingga tinggi, dan pencapaian pribadi tinggi 96,9%. Faktor burnoutmeliputi beban kerja, lack of control, penghargaan, breakdown incommunity, treated fairly, dan stress kerja. Tujuan penelitianmengetahui hubungan beban kerja dan penghargaan terhadapburnout perawat di ruang instalasi bedah sentral dan ruang rawatinap bedah di RSUD Jenderal Ahmad Yani Kota Metro ProvinsiLampung Tahun 2024. Jenis penelitian kuantitatif, metode analitikdengan pendekatan cross sectiona. Jumlah sample yaitu 39responden. Menggunakan kuesioner Maslach Burnout Inventory,kuesioner beban kerja, kuesioner penghargaan. Waktu penelitianfebruari 2024. Uji univariat didapatkan 21 responden (53,8%)mengalami burnout berat, 17 responden (43,6%) mempunyai bebankerja besar, 27 responden (69,2%) memiliki penghargaan rendah,dan uji statistik menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian inimenunjukkan adanya hubungan beban kerja terhadap burnoutperawat dengan nilai (p-value sebesar 0,007 (α < 0,05) dengan OR8.500 dan pengharagaan terhadap burnout perawat dengan nilai (p-value = 0,001< α (0,05) dengan OR 31.429. Saran kepada rumahsakit untuk memberi perhatian terhadap beban kerja dan jugapenghargaan perawat. Beban kerja perlu dikelola dengan baik agartidak berlebihan dan tidak memberi tekanan kepada perawat.Penghargaan perlu diberikan secara wajar proporsional kepadaperawat atas kinerja mereka. Demikian diharapkan tingkat burnoutpada perawat dapat diminimalisir.
Pengaruh Hiit Kardio Jangka Pendek Terhadap Vo2 Maks Dan Kadar Hemoglobin Pada Remaja Perempuan Herdianty K Handari; Mei Kusumaningtyas
Jurnal Kesehatan Vol. 18 No. 1 (2025): Jurnal Kesehatan
Publisher : UPPM Poltekkes Kemenkes Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32763/1r424y60

Abstract

Latar Belakang: High intensity interval training (HIIT) dapat meningkatkan daya tahan kardiorespirasi. Salah satu faktor yang mempengaruhi hal tersebut adalah hemoglobin. Pada remaja perempuan yang kurang melakukan aktifitas fisik, peningkatan kebugaran dengan HIIT belum diketahui lebih lanjut, karena adanya persepsi remaja perempuan enggan melakukan latihan yang melelahkan. Tujuan: untuk mengetahui pengaruh HIIT kardio terhadap kadar hemoglobin dan VO2 max pada remaja perempuan. Metode: penelitian ini merupakan penelitian eksperimen pada 43 subjek yang dibagi ke dalam 2 kelompok, yaitu kelompok HIIT kardio dan kelompok kontrol yang dilakukan selama 4 minggu. Subjek diukur VO2 max dengan Queens College Step Test (QST) dan kadar hemoglobin dengan haemoglobin analysis meter. Hasil: Analisis statistic Wilcoxon menunjukkan tidak terdapat perbedaan signifikan VO2 max pada kelompok HIIT kardio (p=0,670) dankelompok control (p=0,272). Terdapat perbedaan signifikan kadar hemoglobin pada kelompok HIIT kardio (p=0,038) dibanding kelompok control (p=0,330). Hasil uji selisih pre post test antar kelompok dengan Mann Whitney didapatkan tidak terdapat perbedaan pada VO2 max (p=0,789) dan terdapat perbedaan signifikan pada kadar hemoglobin (p=0,044). Kesimpulan: Latihan HIIT kardio dalam jangka pendek belum mampu meningkatkan VO2 max secara signifikan, namun meningkatkan kadar hemoglobin.
Pengaruh Konsumsi Tablet Fe dan Daun Singkong Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin pada Ibu Hamil Rabiah Umanailo; Sri Linda
Jurnal Kesehatan Vol. 18 No. 2 (2025): Jurnal Kesehatan
Publisher : UPPM Poltekkes Kemenkes Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32763/ty5z7110

Abstract

Tubuh kita tidak hanya membutuhkan vitamin, protein, lemak, karbohidrat, gula dan zat gizi lainnya, tetapi juga membutuhkan zat besi dalam proses pembentukan sel darah merah. Oleh karena itu, masalah kekurangan zat besi perlu mendapatkan perhatian yang besar, terutama kekurangan zat besi pada ibu hamil. Masalah kekurangan zat besi atau yang disebut anemia ini dapat diatasi dengan cara mengkonsumsi bahan makanan yang mengandung zat besi, seperti sayur-sayuran hijau, salah satunya yaitu daun singkong. Daun singkong merupakan sayuran yang memiliki banyak kandungan gizi diantaranya zat besi. Daun singkong merupakan salah satu suplemen makanan untuk meningkatkan  hemoglobin yang mengandung zat-zat yang dapat meningkatkan penyerapan absorbsi Fe (enhancer Fe) yang diperlukan oleh ibu hamil. Penelitian ini bertujuan utuk mengetahui pengaruh konsumsi daun singkong terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian Quasi Eksperiment dengan desain pretest-posttest without control group design, jumlah sampel 36 orang. Uji statistik menggunakan Independent sample t test menunjukan bahwa terdapat pengaruh konsumsi tablet Fe dan daun singkong terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia nilai p=0,000 (<0,05). Sehingga dapat disimpulkan bahwa  mengkonsumsi daun singkong dapat meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia.
Pengaruh Murrotal Surah Ar Rahman Terhadap Penurunan Skala Nyeri Persalinan Kala I Fase Aktif Di PMB Wilayah Kerja Puskesmas Kalumata Kota Ternate Triany Laila Pelu; Siska Nawang Ayunda Magfiro Magfiro
Jurnal Kesehatan Vol. 18 No. 2 (2025): Jurnal Kesehatan
Publisher : UPPM Poltekkes Kemenkes Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32763/cynhfb29

Abstract

Latar Belakang: Persalinan adalah suatu proses pengeluaran hasil konsepsi (janin dan plasenta) yang dapat hidup dari dalam uterus melalui vagina ke dunia luar. Persalinan normal adalah suatu proses di mana janin cukup bulan, dengan presentasi belakang kepala, masuk melalui jalan lahir sesuai dengan kurva partograf normal dan lahir secara spontan. Kemajuan persalinan pada kala I fase aktif merupakan saat yang paling melelahkan, berat dan kebanyakan ibu mulai merasakan sakit atau nyeri, dalam fase ini kebanyakan ibu merasakan sakit yang hebat karena kegiatan rahim mulai lebih aktif.  Surat Ar Rahman memberi detail ekstensif atas berkah serta pahala Allah SWT. Salah satu tema yang kemudian paling jelas dalam Surah Ar Rahman Ditetapkan dalam pernyataan yang terjadi secara berulang, “Maka nikmat Tuhanmu yang mana yang kemudian akan kamu dustakan?”. Sepanjang surat ini, Allah juga mencantumkan berkah demi berkah serta tanda demi tanda, menyebutkan berbagai cara yang melaluinya rahmat-Nya terwujud atas umat manusia. Tujuan Penelitian: Mengetahui pengaruh murrotal surah Ar Rahman terhadap penurunan skala nyeri persalinan kala I fase aktif di PMB wilayah kerja Puskesmas Kalumata Kota Ternate. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, dimana rancangan penelitian Rancangan penelitian menggunakan desain penelitian quasi eksperiment dengan One Grup Pre test and Post test with desain. Populasinya adalah ibu inpartu kala I Fase Aktif di PMB wilayah kerja Puskesmas Kalumata Kota Ternate, sampel sebanyak 30 responden dengan teknik quota sampling. Instrument pengumpulan data adalah lembar observasi.  Hasil:  Analisis bivariat menggunakan uji  uji Wilcoxon didapatkan nilai Sig=0,001 (Sig<0,05) menunjukkan ada pengaruh murrotal surah Ar Rahman terhadap penurunan skala nyeri persalinan kala I fase aktif 

Filter by Year

2014 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 19 No. 1 (2026): Jurnal Kesehatan Vol. 18 No. 2 (2025): Jurnal Kesehatan Vol. 18 No. 1 (2025): Jurnal Kesehatan Vol. 17 No. 2 (2024): Jurnal Kesehatan Vol. 17 No. 1 (2024): Jurnal Kesehatan Vol. 16 No. 2 (2023): Jurnal Kesehatan Vol. 16 No. 1 (2023): Jurnal Kesehatan Vol. 15 No. 2 (2022): Jurnal Kesehatan Vol 15 No 1 (2022): Jurnal Kesehatan Vol. 15 No. 1 (2022): Jurnal Kesehatan Vol 14 No 2 (2021): Jurnal Kesehatan Vol. 14 No. 2 (2021): Jurnal Kesehatan Vol 14 No 1 (2021): jurnal kesehatan Vol 13 No 2 (2020): Jurnal Kesehatan yang diterbitkan oleh Poltekkes Ternate Vol 13 No 1 (2020): jurnal kesehatan Vol 12 No 2 (2019): Jurnal Kesehatan Vol 12 No 2 (2019): Jurnal Kesehatan Poltekkes Kemenkes Ternate Vol. 12 No. 2 (2019): Jurnal Kesehatan Vol. 12 No. 1 (2019): Jurnal Kesehatan Vol 12 No 1 (2019): Jurnal Kesehatan Published by Poltekkes Ternate Vol 12 No 1 (2019): Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate Vol 12 No 1 (2019): Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate Vol 11 No 2 (2018): Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate, November 2018 Vol 11 No 2 (2018): Jurnal Kesehatan Published By Poltekkes Ternate, November 2018 Vol 11 No 1 (2018): Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate, Juni 2018 Vol 11 No 1 (2018): Jurnal Kesehatan Published By Poltekkes Ternate, Juni 2018 Vol. 11 No. 2 (2018): Jurnal Kesehatan Vol. 11 No. 1 (2018): Jurnal Kesehatan Vol 10 No 2 (2017): Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate, November 2017 Vol 10 No 2 (2017): Jurnal Kesehatan Published By Poltekkes Ternate, November 2017 Vol 10 No 1 (2017): Jurnal Kesehatan Published By Poltekkes Ternate, Bulan Mei 2017 Vol 10 No 1 (2017): Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate, Bulan Mei 2017 Vol. 10 No. 2 (2017): Jurnal Kesehatan Vol. 10 No. 1 (2017): Jurnal Kesehatan Vol 9 No 02 (2016): Jurnal Kesehatan Published By Poltekkes Ternate, November 2016 Vol 9 No 02 (2016): Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate, November 2016 Vol 9 No 02 (2016): Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate, November 2016 Vol 9 No 1 (2016): Jurnal Kesehatan Published By Poltekkes Ternate, Mei 2016 Vol 9 No 1 (2016): Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate, Mei 2016 Vol. 9 No. 2 (2016): Jurnal Kesehatan Vol. 9 No. 1 (2016): Jurnal Kesehatan Vol 8 No 01 (2015): Jurnal Kesehatan Published By Poltekkes Ternate, November 2015 Vol 8 No 01 (2015): Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate, November 2015 Vol 7 No 2 (2014): Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate, November 2014 Vol 7 No 2 (2014): Jurnal Kesehatan Published By Poltekkes Ternate, November 2014 Vol 7 No 1 (2014): Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate, Mei 2014 Vol 7 No 1 (2014): Jurnal Kesehatan Poltekkes Ternate, Mei 2014 Vol 7 No 1 (2014): Jurnal Kesehatan Published By Poltekkes Ternate, Mei 2014 More Issue