SAP (Susunan Artikel Pendidikan)
SAP (Susunan Artike Pendidikan) Jurnal ilmiah bidang ilmu pendidikan (ISSN 2549-2845 for electronic version and ISSN 2527-967X for print version) First published in Agustus 2016 is a peer-reviewed scientific open access journal. The journal is dedicated to publishing articles concerned with research, theory development, or program applications related to education. The journal is published by Program Studi Informatika, Universitas Indraprasta PGRI. Jurnal SAP published three times a year (April, Agustus, and Desember).
Articles
12 Documents
Search results for
, issue
"Vol 1, No 1 (2016): SAP"
:
12 Documents
clear
Penerapan Nilai-nilai Pendidikan Agama Islam dalam Perkembangan Teknologi Informasi Mobile di Madrasah Aliyah Manaratul Islam
Nur Ali;
Eddy Saputra;
Rayung Wulan
SAP (Susunan Artikel Pendidikan) Vol 1, No 1 (2016): SAP
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (359.064 KB)
|
DOI: 10.30998/sap.v1i1.1014
Pendidikan Agama Islam di dalam lingkungan sekolah merupakan salah satu mata pelajaran yang wajib diikuti oleh seluruh siswa/i dengan tujuan pendidikan Agama Islam diberikan dengan mengikuti tuntutan bahwa Agama diajarkan pada manusia dengan visi untuk mewujudkan manusia yang bertaqwa kepada ALLAH SWT dan berakhlak mulia. Dunia remaja merupakan masa-masa yang sangat emas, masa tersebut sering disebut sebagai “Golden Age”. Remaja umumnya berada pada cluster atau kelompok di dunia pendidikan sekolah menengah tingkat atas, di masa-masa itulah remaja dengan perkembangan teknologi yang sangat pesat menjadikan kebutuhan dunia teknologi yang serba instant. Remaja di suguhkan dengan fenomenal-fenomenal teknologi informasi yang serba instant atau yang umum disebut mobile, kapan dan di manapun tidak ada keterbatasan waktu dan tempat. Dengan diartikan di sekolahpun dengan ponsel remaja bisa menggunakan. Dunia pendidikan sudah kurang mampu membendung tingginya arus globalisasi teknologi informasi mobile, adanya pendidikan Agama pun dirasakan kurang mampu menekan masalah yang ada pada remaja.
Pengaruh Preliminary Test Praktikum dan Kemampuan Generik Sains terhadap Hasil Belajar Fisika
Mukhamad Candra Irawan
SAP (Susunan Artikel Pendidikan) Vol 1, No 1 (2016): SAP
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (219.073 KB)
|
DOI: 10.30998/sap.v1i1.1001
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh prelimenary test praktikum fisika dan kemampuan generik sains terhadap hasil belajar fisika di sekolah menengah atas (SMA). Tes preliminary praktikum fisika yang diterapan dalam penelitian ini adalah tes preliminary praktikum fisika dengan lisan dan tes preliminary praktikum fisika dengan tertulis. Penelitian dilakukan di SMAN 31 dan SMAN 53 Jakarta Timur menggunakan metode cluster random sampling yang dilakukan kepada 40 siswa. Pengambilan data diperoleh melalui tes dan dianalisis menggunakan Analisis Varians (ANOVA) dua jalur dengan desain treatment by level 2 x 2. Hasil dari penelitian ini adalah: (1) hasil belajar fisika siswa yang diberikan tes preliminary praktikum lisan lebih tinggi dari pada yang diberikan tes preliminary praktikum tulis, (2) terdapat interaksi antara tes preliminary praktikum fisika dan kemampuan generik siswa terhadap hasil belajar fisika, dan (3) hasil belajar fisika siswa yang diberi tes preliminary praktikum lisan lebih tinggi dibanding yang diberi tes preliminary praktikum tulis pada kelompok siswa yang memiliki kemampuan generik sains tinggi.
Pengaruh Model Pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) terhadap Hasil Belajar Matematika
Ai Solihah
SAP (Susunan Artikel Pendidikan) Vol 1, No 1 (2016): SAP
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (263.323 KB)
|
DOI: 10.30998/sap.v1i1.1010
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh hasil belajar matematika siswa kelas XI SMK Bina Taqwa Depok yang diajarkan dengan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT). Metode yang digunakan adalah metode eksperimen. Dalam penelitian ini, dua variabel tersebut adalah model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) dan hasil belajar matematika siswa. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Sebelum melakukan uji hipotesis, terlebih dahulu dilakukan uji persyaratan data di antaranya: pengujian normalitas menggunakan uji Lilliefors dan pengujian homogenitas menggunakan uji fisher. Pengujian hipotesis menggunakan uji-t. Pada hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil belajar matematika siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) lebih tinggi daripada siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran Student Teams-Achievement Divisions (STAD).
Pengaruh Minat Membaca dan Penguasaan Kosakata terhadap Keterampilan Berpidato
Endang Sulistyaniningsih
SAP (Susunan Artikel Pendidikan) Vol 1, No 1 (2016): SAP
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (121.223 KB)
|
DOI: 10.30998/sap.v1i1.1015
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh minat membaca dan penguasaan kosakata secara bersama-sama terhadap keterampilan siswa dalam berpidato, pengaruh minat membaca terhadap keterampilan siswa dalam berpidato, dan pengaruh penguasaan kosakata terhadap keterampilan siswa dalam berpidato. Dalam peneltian ini terdapat dua variabel bebas, yaitu minat membaca dan penguasaan kosakata dan satu variabel terikat yaitu keterampilan berpidato. Teknik pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi, angket, dan tes. Uji prasyarat analisis yaitu uji normalitas dan uji linieritas. Uji hipotesis penelitian menggunakan analisis korelasi dan analisis regresi. Hasil penelitian menyatakan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan minat membaca dan penguasaan kosakata secara bersama-sama terhadap keterampilan berpidato, terdapat pengaruh yang signifikan minat membaca terhadap keterampilan berpidato, dan terdapat pengaruh yang signifikan penguasaan kosakata terhadap keterampilan berpidato.
Penerapan Media Komik pada Pembelajaran BIPA (Studi Kasus pada Peserta Korea Tingkat Pemula di Universitas Trisakti Jakarta)
Randi Ramliyana
SAP (Susunan Artikel Pendidikan) Vol 1, No 1 (2016): SAP
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (405.674 KB)
|
DOI: 10.30998/sap.v1i1.1006
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan media komik pada pembelajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) di Pusat Bahasa Universitas Trisakti Jakarta. Salah satu masalah terbesar yang dihadapi dalam pembelajaran BIPA ialah motivasi belajar peserta. Ada banyak alasan peserta kurang termotivasi dalam belajar BIPA, salah satunya ialah suasana kelas yang membosankan. Satu hal yang kita ketahui untuk membangkitkan motivasi belajar peserta ialah dengan memberikan suatu hal yang luar biasa dan baru di dalam pembelajaran BIPA, terutama di antara peserta usia remaja dan dewasa awal. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan pendekatan studi kasus. Hasil dari penelitian ini mengatakan bahwa komik dapat digunakan secara efisien untuk mencapai tujuan pembelajaran tersebut. Media komik mampu menyampaikan mata kuliah menyimak, berbicara, membaca, dan tata bahasa dalam pembelajaran BIPA. Hal tersebut memberikan atmosfer yang menyenangkan di dalam kelas. Komik tidak hanya menghibur dan menarik peserta, tetapi juga ada banyak alasan menggunakannya di dalam pembelajaran BIPA.
Efektivitas Sistem Computer Assist Test terhadap Kemudahan dan Kenyamanan dalam Melakukan Penilaian
Selli Mariko;
Halleyna Widyasari;
Purni Munah Hartuti
SAP (Susunan Artikel Pendidikan) Vol 1, No 1 (2016): SAP
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (323.352 KB)
|
DOI: 10.30998/sap.v1i1.1011
Tahap pembelajaran secara garis besar dibagi menjadi 3 kelompok, yaitu: tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi. Pada studi ilmiah ini tahapan yang akan dikaji oleh peneliti akan dibatasi hanya pada tahap evaluasi. Adapun permasalahan yang akan dikaji adalah efektivitas sistem penilaian terhadap kemudahan dan kenyamanan pada evaluasi hasil belajar peserta didik. Hipotesa atau dugaan awal dari peneliti bahwa sistem penilaian dengan Computer Assist Test (CAT) efektif dalam memberikan kemudahan dan kenyamanan dalam melakukan evaluasi kompetensi peserta didik. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan yang disesuaikan dengan teori yang relevan dapat diambil beberapa kesimpulan, di antaranya: 1. Sistem penilaian dengan Computer Assist Test (CAT) memiliki korelasi yang kuat terhadap kemudahan dalam melakukan evaluasi kompetensi peserta didik; 2. Sistem penilaian yang baik maka akan meningkatkan kemudahan dalam melakukan evaluasi kompetensi peserta didik; 3. Sistem penilaian yang baik yang baik maka akan meningkatkan kenyamanan dalam melakukan evaluasi kompetensi peserta didik; 4. Terdapat hubungan positif dan signifikan antara sistem penilaian dengan CAT terhadap kemudahan dalam melakukan evaluasi kompetensi peserta didik. 5. Terdapat hubungan positif dan signifikan antara sistem penilaian dengan CAT terhadap kenyamanan dalam melakukan evaluasi kompetensi peserta didik.
Penolakan Subjek di Dalam "Philosophical Investigations" Karya Ludwig Wittgenstein
Riko Riko
SAP (Susunan Artikel Pendidikan) Vol 1, No 1 (2016): SAP
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (230.201 KB)
|
DOI: 10.30998/sap.v1i1.1016
Penelitian ini merupakan upaya untuk mendiskusikan kembali asumsi dasar yang selama ini telah terbangun mengenai Wittgenstein II, terutama tentang kehadiran manusia sebagai subjek yang otonom dalam bahasa. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode analisis kritis dan metode kepustakaan. Untuk menopang pernyataan tesis, penelitian ini memanfaatkan teori otonomi, konsep objektivasi, dan teori strukturalisme. Hasil penelitian ini ialah Ludwig Wittgenstein telah memperlakukan bahasa dan subjek sebagai entitas yang terpisah, dan sekaligus menempatkan subjek ke dalam posisi yang inferior di hadapan bahasa. Selain itu, Ludwig Wittgenstein secara implisit menolak kehadiran subjek yang otonom di dalam bahasa. Oleh karena itu, penulis menyimpulkan bahwa Ludwig Wittgenstein di dalam Philosophical Investigations menolak kehadiran subjek dalam menentukan makna kata.
Jargon dan Interferensi Bahasa dalam Sinetron Remaja serta Implikasinya terhadap Cerpen Siswa SMA di Jakarta Selatan
Ayu Megawati
SAP (Susunan Artikel Pendidikan) Vol 1, No 1 (2016): SAP
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (264.769 KB)
|
DOI: 10.30998/sap.v1i1.1007
Tujuan penelitian ialah untuk menganalisis jargon dan interferensi bahasa yang terdapat dalam sinetron remaja dan implikasinya terhadap cerpen siswa. Adapun unsur yang dianalisis ialah jargon dan interferensi bahasa, baik yang terjadi pada bidang fonologi, morfologi, sintaksis, dan leksikal. Metode yang digunakan ialah kualitatif deskriptif dengan teknik menganalis isi cerpen yang dibuat siswa. Cerpen yang dibuat siswa merupakan hasil menonton sinetron remaja. Hasil dari cerpen tersebut dapat dilihat sejauh mana implikasi sinetron terhadap penggunaan jargon dan interferensi bahasa yang digunakan siswa. Setelah dianalisis, ditemukan penggunaan jargon yang tidak terlalu banyak, sedangkan untuk interferensi cenderung pada penggunaan interferensi leksikal. Sampel dalam penelitian ini ialah siswa kelas XI sekolah menengah atas swasta di Jakarta Selatan, yaitu SMA Perguruan Rakyat 1, SMA Kartika, dan SMA Darul Maarif. Hasil penelitian di antaranya: 1) terdapat penggunaan jargon pada cerpen siswa, 2) terdapat interferensi bahasa pada cerpen yang dibuat siswa dan jenis interferensi yang sering terjadi yaitu pada tataran interferensi leksikal ketika siswa lebih senang menggunakan istilah atau bahasa Inggris, 3) bahasa gaul ini adalah bahasa yang tidak mengikuti kaidah dan aturan yang berlaku dan lebih banyak digunakan secara lisan dari pada tulisan, serta 4) sinetron memberi sumbangsih terhadap penggunaan jargon dan interferensi bahasa pada cerpen siswa.
Pengaruh Metode Partisipatori terhadap Hasil Belajar Matematika
M. Ardiansyah
SAP (Susunan Artikel Pendidikan) Vol 1, No 1 (2016): SAP
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (325.241 KB)
|
DOI: 10.30998/sap.v1i1.1012
Kegunaan penelitian ini adalah sebagai bahan referensi untuk penelitan lanjutan dengan tema yang sama akan tetapi dengan metode, teknik analisa atau populasi dan sampel berbeda sehingga dapat dilakukan proses verifikasi demi kemajuan ilmu pengetahuan khususnya perbaikan kualitas pendidikan di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah Metode Eksperimen. Dengan jumlah sampel masing-masing kelompok sebanyak 20 orang yang diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah instrument test yang berbentuk pilihan ganda sebanyak 20 soal dan 5 alternatif jawaban. Uji persyaratan analisis data yang digunakan adalah uji normalitas menggunakan uji Lilliefors dan uji homogenitas menggunakan uji f (Fisher), dan hasilnya berdistribusi normal serta memenuhi uji homogenitas yakni data bersifat homogen sehingga analisa komparasi dapat dilanjutkan dengan statistik non parametric. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa nilai thit = 1,83 dan nilai ttab untuk ? = 0,05 dan dk=38 sebesar 1,68 yang berarti terdapat pengaruh metode partisipatori terhadap hasil belajar matematika.
Analisis Keefektifan Penggunaan Media Wall Chart (Bagan Dinding) dengan Pendekatan Fuzzy Service Quality dalam Meningkatkan Kemampuan Menulis Karangan Argumentasi Siswa
Retna Ningsih;
Wanti Rahayu
SAP (Susunan Artikel Pendidikan) Vol 1, No 1 (2016): SAP
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (342.15 KB)
|
DOI: 10.30998/sap.v1i1.1009
Beberapa media pembelajaran dapat digunakan untuk pembelajaran menulis, antara lain media wall chart , media gambar seri, media poster, media iklan, dan media brosur. Dalam penelitian ini, peneliti memilih menggunakan media wall chart untuk meningkatkan kemampuan menulis siswa. Media wall chart merupakan salah satu media pandang nonproyeksi. Peranan pokok wall chart dalam pembelajaran adalah untuk melatih penguasaan kosakata dan penyusunan kalimat. Melalui bimbingan dari guru, wall chart dapat berfungsi sebagai jembatan untuk membantu siswa dalam belajar menulis karangan argumentasi. Maka dari itu, peneliti memilih media wall chart sebagai media pembelajaran menulis karangan argumentasi siswa. Penelitian dilakukan dengan menyebarkan kuesioner siswa menggunakan media wall chart dan tanpa menggunakan media wall chart terhadap menulis karangan argumentasi yang saat ini diberikan oleh pihak sekolah. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, didapatkan nilai gap antara menggunakan media wall chart dan tanpa menggunakan media wall chart yang cukup signifikan. Dari hasil perhitungan didapatkan nilai gap kriteria menulis karangan argumentasi (Isi, Struktur Kalimat, Bahasa dan Ejaan dan tanda) yang tepat sebesar -3,2. Nilai gap dimensi kualitas keefektifan tertinggi adalah dimensi reliability sebesar -3,1. Sedangkan nilai gap antara menggunakan media wall dan tanpa menggunakan media wall adalah sebesar -3,361. Hal ini menunjukkan bahwa Media Wall Chart (bagan dinding) terhadap kemampuan menulis karangan argumentasi dapat meningkatkan keefektifan belajar.