cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
,
INDONESIA
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN
Published by Forum Ilmiah Kesehatan
ISSN : -     EISSN : 25485970     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 15, No 2 (2025): April-Juni2025" : 6 Documents clear
Promosi Kesehatan dengan Metode Snow Ball untuk Meningkatkan Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Tanda Bahaya Kehamilan Maryati, Sri; Wahyuni, Sri
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 15, No 2 (2025): April-Juni2025
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/2trik15205

Abstract

Most of the maternal deaths in 2020 are caused by bleeding, hypertension in pregnancy and disorders of the circulatory system. The incidence of these complications can be caused by a lack of knowledge of mothers about the danger signs of pregnancy. The method that can be used to increase mother's knowledge is snow ball health promotion. The purpose of this study was to determine the effect of health promotion using the snow ball method on increasing pregnant women's knowledge about the danger signs of pregnancy. The research design was one group pretest posttest. The research subjects were 26 pregnant women selected by purposive sampling technique. Data were analyzed using the Marginal Homogeneity test. The results showed that knowledge before being given the Snow ball method was 92.3% in the less category; whereas after being given the Snow ball method was 46.1% in the sufficient category and 15.4% in the good category; and there was an influence of the Snow ball method on the knowledge of respondents with a p value of 0.013.Keywords: snowball; knowledge; danger sign of pregnancyABSTRAK Sebagian besar kematian ibu pada tahun 2020 disebabkan oleh perdarahan, hipertensi dalam kehamilan dan gangguan sistem peredaran darah. Kejadian komplikasi tersebut salah satunya dapat disebabkan karena kurangnya pengetahuan ibu terhadap tanda bahaya kehamilan. Metode yang dapat digunakan untuk meningkatkan pengetahuan ibu adalah promosi kesehatan snow ball. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh promosi kesehatan dengan metode snow ball terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan. Rancangan penelitian ini adalah one group pretest postest. Subyek penelitian adalah 26 ibu hamil yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan uji Marginal Homogeneity. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan sebelum diberikan metode Snow ball adalah 92,3% dalam kategori kurang; sedangkan setelah diberikan metode Snow ball adalah 46,1% dalam kategori cukup dan 15,4% dalam kategori baik; serta terdapat pengaruh metode Snow ball terhadap pengetahuan responden dengan nilai p 0,013.Kata kunci: snow ball; pengetahuan; tanda bahaya kehamilan
Video SAVASIK sebagai Media yang Efektif untuk Menumbuhkan Minat Wanita Usia Subur untuk Mengikuti Pemeriksaan IVA Rahayu, Yunita Diah; Sumasto, Hery; Purwanto, Triana Septianti; Usnawati, Nana
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 15, No 2 (2025): April-Juni2025
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/2trik15202

Abstract

Women's reproductive health problems have a broad impact and affect various aspects of life. Based on data from the Visual Inspection with Acetic Acid (IVA) Program of Ngujung Health Center, in 2021 Ngujung Health Center had five women suspected of having cervical cancer, and was ranked 7th out of 22 health centers in Magetan Regency with a figure of 0.2%. The purpose of this study was to determine the effectiveness of educational media in the form of SAVASIK videos in fostering the interest of women of childbearing age to undergo IVA examinations in the Ngujung Health Center area. This study was an analytical study with a pretest-posttest with control group design. The subjects of this study were 96 women of childbearing age in the Ngujung Health Center area, Magetan, who were selected using the cluster sampling technique. The subjects were divided into a treatment group that received education with the SAVASIK video as a medium and the rest were a control group that was given education using leaflets, each consisting of 48 women of childbearing age. In the pre- and post-intervention phases, the interests of women of childbearing age were measured by filling out a questionnaire. Furthermore, a comparative analysis of interest between the two groups was conducted using the McNemar test. The results of the analysis in this study obtained a p value <0.001, which means that there was a difference in the interest of women of childbearing age to undergo IVA examination between the group that received education using the SAVASIK video and leaflets, with higher achievement in the treatment group. Thus, it could be concluded that the SAVASIK video is effective in increasing the interest of women of childbearing age to undergo IVA examination. The SAVASIK video is expected to be used as an innovation by the Ngujung Health Center as a means of health promotion.Keywords: women of childbearing age; visual inspection of acetic acid (IVA), educational video; interest ABSTRAK Permasalahan kesehatan reproduksi perempuan mempunyai dampak yang luas dan mempengaruhi berbagai aspek kehidupan. Berdasarkan data Program pemeriksaan inspeksi visual asam asetat (IVA) Puskesmas Ngujung, pada tahun 2021 Puskesmas Ngujung mempunyai lima orang wanita suspek kanker serviks, dan menduduki peringkat ke 7 dari 22 puskesmas di Kabupaten Magetan dengan angka 0,2%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas media edukasi berupa video SAVASIK dalam menumbuhkan minat wanita usia subur untuk menjalani pemeriksaan IVA di wilayah Puskesmas Ngujung. Penelitian ini merupakan studi analitik dengan rancangan pretest-posttest with control group. Subyek penelitian ini adalah 96 wanita usia subur di wilayah Puskesmas Ngujung, Magetan yang dipilih dengan teknik cluster sampling. Subyek dibagi menjadi kelompok perlakuan yang mendapatkan edukasi dengan video SAVASIK sebagai media dan selebihnya adalah kelompok kontrol yang diberi edukasi menggunakan leaflet, yang masing-masing terdiri atas 48 wanita usia subur. Pada fase sebelum dan sesudah intervensi pada kedua kelompok dilakukan pengukuran minat wanita usia subur melalui pengisian kuesioner. Selanjutnya dilakukan analisis perbandingan minat di antara kedua kelompok, menggunakan uji McNemar. Hasil analisis pada penelitian ini mendapatkan nilai p <0,001 yang berarti bahwa ada perbedaan minat wanita usia subur untuk menjalani pemeriksaan IVA antara kelompok yang mendapatkan edukasi menggunakan video SAVASIK dan leaflet, dengan pencapaian lebih tinggi pada kelompok perlakuan. Dengan demikian bisa disimpulkan bahwa video SAVASIK efektif untuk meningkatkan minat wanita usia subur guna menjalani pemeriksaan IVA. Video SAVASIK diharapkan dapat dijadikan sebagai inovasi Puskesmas Ngujung sebagai sarana promosi kesehatan.Kata kunci: wanita usia subur; inspeksi visual asam asetat (IVA), video edukasi; minat
PENDEKATAN PENDIDIKAN KESEHATAN BERBASIS HEALTH BELIEF MODEL DALAM UPAYA MENCEGAH STUNTING PADA IBU BALITA Jeniawaty, Sherly
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 15, No 2 (2025): April-Juni2025
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Penelitian ini dimaksudkan untuk menganalisis pendekatan pendidikan kesehatan berbasis Health Belief Model dalam upaya mencegah stunting pada ibu balita di Desa Wonoayu Wilayah Puskesmas Wonoayu Sidoarjo. Penelitian ini merupakan penelitian pemula yang direncanakan dilaksanakan selama periode waktu 6 - 12 bulan. Health Belief Model (HBM) merupakan teori untuk mengetahui persepsi individu dalam menerima atau tidak kondisi kesehatan mereka atau menentukan sikap bagaimana individu terhadap perilaku kesehatan, namun diharapkan dapat mendorong masyarakat terutama peran ibu untuk melakukan perubahan perilaku untuk meningkatkan kesehatan dalam upaya pencegahan stunting.Stunting merupakan kondisi yang menggambarkan terhambatnya pertumbuhan seseorang dikarenakan malnutrisi jangka panjang dan meningkatkan resiko terjadinya kesakitan dan kematian serta terhambatnya pertumbuhan mental dan motorik. Oleh sebab itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pendekatan  pendidikan  kesehatan  berbasis  Health Belief Model dalam  upaya mencegah stunting pada ibu balita. Secara khusus penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengidentifikasi program pendidikan kesehatan berbasis Health Belief Model; (2) mengidentifikasi perilaku ibu balita dalam upaya mencegah stunting; (3) menganalisis pengaruh program pendidikan kesehatan berbasis Health Belief Model dalam upaya mencegah stunting pada ibu balita. Rancangan penelitian ini menggunakan quasy eksperimetal dengan pendekatan  pre and post test control group design. Subjek penelitian adalah ibu yang memiliki balita di wilayah kerja Puskesmas Wonoayu. Dengan jumlah subjek penelitian adalah 30 orang untuk kelompok kontrol dan 30 orang untuk kelompok perlakuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan menggunakan kuesioner dibantu dengan data dari Puskesmas serta buku pintar stunting. Teknik pengambilan data dengan non probability sampling dengan  teknik  purposive sampling.  Data  di  analisis  dengan menggunakan  uji  statistic Mc.Nemar dan  untuk  melihat  perbedaan  menggunakan uji Chi Square. Kata Kunci : Pendidikan Kesehatan, HBM, Stunting
Pengetahuan tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja serta Lingkungan Kerja Sebagai Determinan Penerapan Sistem Keselamatan pada Proyek Konstruksi Andini, Beby Citra; Maulana, Hayuri; Ramadhani, Adinda; Arifin, Daud
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 15, No 2 (2025): April-Juni2025
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/2trik15203

Abstract

Occupational safety in the construction sector is a crucial issue that has a direct impact on project productivity and sustainability. This study aimed to empirically test the effect of knowledge about occupational health and safety and the work environment on the implementation of safety systems for construction workers. A quantitative approach was used with a survey method involving 47 workers on a construction project in Medan. The analysis technique used was multiple linear regression testing. The results showed that knowledge had a significant positive effect on the implementation of safety (t = 16.470; p = 0.000); while the work environment had a significant negative effect (t = -16.537; p = 0.000). Simultaneously, both variables had a significant effect on the implementation of safety systems (F = 148.033; p = 0.000) with an R² determination value of 0.871. These findings conclude that increasing knowledge about occupational health and safety has a dominant role; while adaptive work environment management is very important to increase the effectiveness of safety systems in construction projects.Keywords: occupational health and safety; knowledge; work environment; safety system; construction workers ABSTRAK Keselamatan kerja di sektor konstruksi merupakan isu krusial yang berdampak langsung pada produktivitas dan keberlanjutan proyek. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh pengetahuan tentang kesehatan dan keselamatan kerja serta lingkungan kerja terhadap penerapan sistem keselamatan pada pekerja konstruksi. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan metode survei yang melibatkan 47 pekerja pada proyek konstruksi di Medan. Teknik analisis yang digunakan adalah uji regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan berpengaruh positif secara signifikan terhadap penerapan keselamatan (t = 16,470; p = 0,000); sedangkan lingkungan kerja berpengaruh negatif secara signifikan (t = -16,537; p = 0,000). Secara simultan, kedua variabel berpengaruh secara signifikan terhadap penerapan sistem keselamatan (F = 148,033; p = 0,000) dengan nilai determinasi R² sebesar 0,871. Temuan ini menyimpulkan bahwa peningkatan pengetahuan tentang kesehatan dan keselamatan kerja memiliki peran dominan; sedangkan pengelolaan lingkungan kerja yang adaptif sangat penting untuk meningkatkan efektivitas sistem keselamatan di proyek pekerjaan konstruksi.Kata kunci: keselamatan dan kesehatan kerja; pengetahuan; lingkungan kerja; sistem keselamatan; pekerja konstruksi
Mendorong Reformasi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja untuk Pekerjaan Konstruksi di Indonesia Melalui Pembelajaran dari Occupational Safety and Health Administration di Amerika Serikat Cahya, Fanny Dwi; Rahma, Siti; Simbolon, Cika; Arifin, Daud
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 15, No 2 (2025): April-Juni2025
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/2trik15204

Abstract

Occupational safety and health are crucial elements in the implementation of construction projects, considering the high risk of work accidents in this sector. This study aimed to analyze the differences in occupational safety and health management systems between Indonesia and the United States; in order to identify best practices that can be adopted to improve the effectiveness of the construction safety management system in Indonesia. This study was conducted using a literature study method; which examines regulations, implementation, safety culture, and occupational safety technology from various official sources and scientific publications. The results of the study showed that the United States, through the occupational safety and health administration, has a more structured occupational safety and health system, with comprehensive worker training, strict supervision, and adoption of high technology. In contrast, in Indonesia, the implementation of the occupational safety and health management system still faces challenges in the form of low compliance, minimal training, and weak law enforcement. The conclusion of this study emphasizes the need for reform of the occupational safety and health management system in Indonesia by increasing the capacity of supervisors, adopting technology, and building a safety culture, with reference to best practices from the United States.Keywords: construction work; Indonesia; United States; occupational safety and health; occupational safety and health management system; occupational safety and health administration ABSTRAK Keselamatan dan kesehatan kerja merupakan elemen krusial dalam pelaksanaan proyek konstruksi, mengingat tingginya risiko kecelakaan kerja pada sektor ini. Studi ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja antara Indonesia dan Amerika Serikat; guna mengidentifikasi praktik terbaik yang dapat diadopsi untuk meningkatkan efektivitas sistem manajemen keselamatan konstruksi di Indonesia. Studi ini dilakukan menggunakan metode studi literatur; yang mengkaji regulasi, implementasi, budaya keselamatan, serta teknologi keselamatan kerja dari berbagai sumber resmi dan publikasi ilmiah. Hasil studi menunjukkan bahwa Amerika Serikat, melalui occupational safety and health administration, memiliki sistem keselamatan dan kesehatan kerja yang lebih terstruktur, dengan pelatihan pekerja yang menyeluruh, pengawasan ketat, dan adopsi teknologi tinggi. Sebaliknya, di Indonesia, implementasi sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja masih menghadapi tantangan berupa rendahnya kepatuhan, minimnya pelatihan, serta lemahnya penegakan hukum. Kesimpulan dari studi ini menegaskan perlunya reformasi sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja di Indonesia melalui peningkatan kapasitas pengawas, adopsi teknologi, dan pembangunan budaya keselamatan, dengan mengacu pada praktik terbaik dari Amerika Serikat.Kata kunci: pekerjaan konstruksi; Indonesia; Amerika Serikat; keselamatan dan kesehatan kerja; sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja; occupational safety and health administration
Posisi Duduk Membungkuk dan Nyeri Punggung pada Siswa Sugathot, Aan Ika; Imam, Khairul
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 15, No 2 (2025): April-Juni2025
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/2trik15201

Abstract

Complaints of lower back pain are a problem among students influenced by poor sitting habits. Incorrect sitting position for a long time can cause muscle tension and damage to the spinal structure. The purpose of this study was to analyze the relationship between the position and duration of students' sitting with the occurrence of lower back pain. This study used a quantitative approach with an experimental design to analyze the effect of sitting position on back pain in school students for a long time with a sitting position. This study involved 65 participants who were randomly divided into 3 groups, namely the group that sat with a position that sometimes bent over, often bent over, and always bent over. The comparison of back pain between the three groups was analyzed using the Chi-square test. The results of the analysis showed that the p value was greater than 0.05, so it can be interpreted that there was no difference in the incidence of back pain between the three sitting positions. Furthermore, it was concluded that sitting position was not significantly related to complaints of back pain in students.Keywords: sitting style; back pain; school students ABSTRAK Keluhan nyeri punggung bawah menjadi permasalahan di kalangan pelajar yang dipengaruhi oleh kebiasaan duduk yang buruk. Posisi duduk yang salah dalam jangka lama dapat menyebabkan ketegangan otot dan kerusakan pada struktur tulang belakang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara posisi dan durasi duduk siswa dengan terjadinya nyeri punggung bawah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen untuk menganalisis pengaruh posisi duduk terhadap nyeri punggung pada siswa sekolah dalam waktu lama dengan posisi duduk. Penelitian ini melibatkan 65 partisipan yang dibagi secara acak menjadi 3 kelompok, yaitu kelompok yang duduk dengan posisi kadang  membungkuk,  sering membungkuk, dan selalu membungkuk. Perbandingan nyeri punggung antara ketiga kelompok dianalisis menggunakan uji Chi-square. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai p adalah lebih besar daripada 0,05, sehingga dapat diinterpretasikan bahwa tidak ada perbedaan kejadian nyeri punggung di antara tiga posisi duduk. Selanjutnya disimpulkan bahwa posisi duduk tidak behubungan secara sihnifikan dengan keluhan nyeri punggung pada siswa.Kata kunci: cara duduk; nyeri punggung; siswa sekolah

Page 1 of 1 | Total Record : 6


Filter by Year

2025 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 15, No 4 (2025): Oktober-Desember 2025 Vol 15, No 3 (2025): Juli-September 2025 Vol 15, No 2 (2025): April-Juni2025 Vol 15, No 1 (2025): Januari-Maret 2025 Vol 14, No 4 (2024): Oktober-Desember 2024 Vol 14, No 3 (2024): Juli-September 2024 Vol 14, No 2 (2024): April-Juni 2024 Vol 14, No 1 (2024): Januari-Maret 2024 Vol 13, No 4 (2023): November 2023 Vol 13, No 3 (2023): Agustus 2023 Vol 13, No 2 (2023): Mei 2023 Vol 13, No 1 (2023): Februari 2023 Vol 12, No 4 (2022): November 2022 Vol 12, No 3 (2022): Agustus 2022 Vol 12, No 2 (2022): Mei 2022 Vol 12, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 12 (2022): Nomor Khusus Hari AIDS Sedunia Vol 11, No 4 (2021): November 2021 Vol 11, No 3 (2021): Agustus 2021 Vol 11, No 2 (2021): Mei 2021 Vol 11, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 10, No 4 (2020): November 2020 Vol 10, No 3 (2020): Agustus 2020 Vol 10, No 2 (2020): Mei 2020 Vol 10, No 1 (2020): Februari 2020 Vol 9, No 4 (2019): November 2019 Vol 9, No 3 (2019): Agustus 2019 Vol 9, No 2 (2019): MEI 2019 Vol 9, No 1 (2019): FEBRUARI 2019 Vol 8, No 4 (2018): NOVEMBER 2018 Vol 8, No 3 (2018): AGUSTUS 2018 Vol 8, No 2 (2018): MEI 2018 Vol 8, No 1 (2018): Februari 2018 Vol 8 (2018): Nomor Khusus Hari Kesehatan Nasional Vol 7, No 4 (2017): NOVEMBER 2017 Vol 7, No 3 (2017): Agustus 2017 Vol 7, No 2 (2017): Mei 2017 Vol 7, No 1 (2017): Februari 2017 Vol 7 (2017): Nomor Khusus Hari Kesehatan Nasional Vol 7 (2017): Nomor Khusus Hari Ibu Vol 6, No 4 (2016): November 2016 Vol 6, No 3 (2016): Agustus 2016 Vol 6 (2016): Nomor Khusus Hari Kesehatan Nasional Vol 6 (2016): Nomor Khusus Hari Kesehatan Nasional Vol 5, No 2 (2015): Mei 2015 Vol 5, No 1 (2015): Februari 2015 More Issue