cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA
ISSN : 23560215     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities,
Jurnal AL - AZHAR SERI HUMANIORA merupakan jurnal ilmiah yang memuat makalah dan artikel hasil penelitian atau kajian teoristis dalam bidang Humaniora. Kata Al-Azhar berakar dari z-h-r. Verba zahara bermakna to shine, give light, be radiant, to glow, gleam, glare, shine, to blossom, be in bloom (Wehr, 1974:384). Dengan demikian kata Al-Azhar berarti sesuatu yang bersinar, yang memberi cahaya, yang berseri-seri atau yang mekar. Jurnal ini diterbitkan 2 (dua) kali dalam setahun yaitu pada bulan Maret dan bulan September.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 3 (2012)" : 7 Documents clear
“Go Green“ Pelatihan Untuk Mendorong Perilaku Konservasi dan Pro Lingkungan bagi Santri Al Ghazali, Kota Bogor Masni Erika Firmiana; Rochimah Imawati; Meithya Rose Prasetya
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA Vol 1, No 3 (2012)
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (477.449 KB) | DOI: 10.36722/sh.v1i3.61

Abstract

Pondok Pesantren Al Ghazali menerapkan beberapa kegiatan kebersihan harian. Yang pertama kegiatan para santri mengumpulkan sampah setiap hari, dan langsung membakarnya. Pembakaran tersebut menghasilkan gas CO2yang menimbulkan polusi udara.  Yang kedua, sampah harian rumah tangga dikumpulkan di belakang pondok untuk dibawa oleh tukang sampah ke tempat pembuangan akhir (TPA). Untuk kegiatan kedua, pondok pesantren mengeluarkan biaya hingga Rp. 700.000/bulan, padahal pondok sendiri belum termasuk lembaga yang mapan secara ekonomi. Untuk awal, tim merancang sebuah program intervensi sosial untuk mendorong perilaku pro lingkungan dan konservasi alam bagi para santri, sebagai generasi yang akan menjadi generasi pelopor untuk lingkungan yang lebih baik di masa mendatang. Program intervensi menggunakan model psikologi konservasi (Clayton & Brook, 2005), knowledge yang berhubungan dengan perilaku konservasi, (Pratkanis & Turner, 1994; Ronis & Kaiser, 1989; Schahn & Holzer, 1990, dalam Frick, J; Kaiser FG; Wilson, Mark; 2004), serta educational intervention. Setelah melalui seluruh proses, para santri memahami, dan mau melaksanakan praktik untuk perilaku pro lingkungan yang diharapkan selama beberapa waktu, namun kemudian terkendala oleh tugas-tugas lain dari guru. Integrasi dan kerjasama dari semua pihak (tim, sekolah, guru), perlu mendapat perhatian penting. Intervensi selanjutnya akan diarahkan kepada pihak guru, dan sekolah. Islamic Boarding School (Pondok Pesantren; here in after referred to as ‘Pontren’) Al Ghazali implements several daily cleaning activities; the first of which is the students collect daily garbage and conduct immediate burning. The burning results in CO2 that might trigger air pollution. The second, the daily domestic garbage is collected behind the school for pickups by the garbage collector to the landfill area. For the second activity, the school spends a cost of up to USD. 700,000/ month despite the fact that the school is not a economically-established institution. Initially, the Team designs a social intervention program to encourage environmental-friendly and nature conservation-based behaviour that would become the pioneer for better environment in the future. The intervention program applies consciousness raising, conservation psychology model, knowledge-related conservation behaviour, and educational intervention. After getting through all processes, the students comprehend and are willing to implement the expected pro environmental behaviour, but some hindrance appear; taking the form of teachers assignments. Integration and cooperation from all related parties (Team, school, and teachers) requires important attention. The subsequent intervention will be directed to teachers and school, by using Bandura’s Social Learning Theory.
Kurikulum Fakultas Sastra Universitas Al Azhar Indonesia (Kesesuaian Antara Kurikulum yang Diajarkan dengan Pekerjaan yang Ditekuni) Faisal Hendra; Sari Tukma Dewi
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA Vol 1, No 3 (2012)
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.074 KB) | DOI: 10.36722/sh.v1i3.68

Abstract

Kurikulum merupakan suatu ide vital yang menjadi landasan bagi terselenggaranya pendidikan yang baik. Sebagai wahana dan media konservasi, kurikulum memiliki kontribusi besar dan strategis bagi pewarisan amanat ilmu pengetahuan yang diajarkan Allah SWT melalui para nabi dan rosul, para filosof, para cendekiawan, ulama, akademisi dan para guru, secara turun temurun, inter dan antar generasi melalui pengembangan potensi kognetif, afektif dan psikomotorik para muridnya. Karena itu, kurikulum seringkali menjadi tolak ukur bagi kualitas dan penyelenggaraan pendidikan. Baik buruknya kurikulum akan sangat menentukan terhadap baik buruknya kualitas output pendidikan, dalam hal ini peserta didik. Pada penelitian ini bermaksud untuk mengetahui sejauh mana kiprah lebih kurang  100 orang alumni yang dihasilkan oleh Fakultas Sastra Universitas Al Azhar Indonesia berkiprah secara nyata di tengah masyarakat dan mengetahui bukti nyata kesesuaian antara Kurikulum yang berlaku dengan lapangan kerja yang Alumni tekuni.Abstract The curriculum is the grand design which become the basis for implementing excellent education. As a vehicle for conservation, the curriculum has a major strategic contribution to inheritance of knowledge and science given by Allah SWT to be handed over to all people through the Prophets, philosophers, scholars, clerics, academicians, teachers, from generation to generation, cross cultural generation. The inheritance produces the development of potential cognitif, affectif, and psycomotoric skills. Therefore, the curriculum is indeed the benchmark for quality control of education. Merits of the curriculum will determine the excellent output. This study intends to see how far  the amount of 100 alumni released by the Faculty of Letters have succeeded working in the society. This fund will become the result of how the curriculum has worked effectively in line with real life achievement.
Disiplin Beribadah: Alat Penenang Ketika Dukungan Sosial Tidak Membantu Stres Akademik Aliah B. Purwakania Hasan
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA Vol 1, No 3 (2012)
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.22 KB) | DOI: 10.36722/sh.v1i3.63

Abstract

Penelitian ini mendiskusikan hubungan antara disiplin beribadah dan dukungan sosial terhadap stres akademik mahasiswa pada perguruan tinggi swasta berbasis nilai-nilai keislaman di Jakarta. Penelitian ini adalah survey yang menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik statistik korelasi. Sebagai alat pengumpulan data dipergunakan kuesioner dengan skala tipe Likert yang mengukur disiplin beribadah, dukungan sosial dan stres akademik yang dirasakan mahasiswa dan disiplin beribadah mahasiswa yang sebelumnya telah diuji validitas dan reliabilitasnya dengan hasil baik. Analisis data pada mahasiswa ini menunjukkan bahwa disiplin beribadah memiliki korelasi yang negatif dengan stres akademik, tetapi dukungan sosial tidak memiliki korelasi yang signifikan dengan stres akademik. Hasil ini menunjukkan adanya perbedaan kontekstual pada variabel yang memengaruhi stres akademik. Dalam hal ini, disiplin beribadah lebih memengaruhi mahasiswa dibandingkan dengan dukungan sosial dalam mengatasi stres akademik yang mereka miliki. Dengan demikian, penanaman nilai-nilai agama yang mementingkan pentingnya hubungan antar manusia dalam konteks akademik menjadi sangat penting dalam lingkungan ini.Abstract This study discussed on the relation-ship between religious ritual discipline, social support and academi  stress in Islamic based private university in Jakarta. This study was a quantitative survey with correlational statistical techniques. As data collection tools, Likert type scale questionnaire was used measuring the religious ritual discipline, social support and perceived academic stress of students, which previously had validity and reliability testing with good result. Data analysis on this university students showed that the religious ritual discipline had a negative correlation with academic stress, but social support did not have a significant correlation with academic stress. These results indicate the existence of contextual differences on variables that affect academic stress. In this research, religious ritual discipline served more influence than social support to the students in dealing with academic stress they experienced. Thus, the cultivation of religious values that emphasizes the importance of human relationships in an academic context becomes very important in this environment.
Evaluasi Program Matrikulasi ”TOEFL” Mahasiswa Universitas Al Azhar Indonesia 2010/2011 Ria Herwandar; Denny Azhari Safryono; Priyanti Yuni Haryono
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA Vol 1, No 3 (2012)
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.822 KB) | DOI: 10.36722/sh.v1i3.67

Abstract

Penelitian ini menjabarkan proses pembelajaran TOEFL dan hasil temuan terhadap mahasiswa Al Azhar Indonesia angkatan 2010-2011 Program Matrikulasi. Pelatihan TOEFL ini berlangsung 38 jam dilengkapi dengan 4 progressive test. Hasil temuan dari penelitian ini mengungkapkan kelemahan dan kemajuan pada kemahiran bahasa Inggris dengan tampilan kelemahan terutama pada struktur bahasa. Saran dan solusi untuk menanggulangi kelemahan di paparkan berdasarkan hasil test. This research has focused on the process and findings of TOEFL Matriculation which has been conducted to the students of University of Al Azhar Indonesia year 2010-2011. The course consists of 38 hours TOEFL training and 4 progressive tests. The findings shown of certain progress and weaknesses of proficiency especially in “structure”. At the end solution or suggestion are given based on the tests.
Peran Religiusitas Mengatasi Kecemasan Masa Menopause Meithya Rose Prasetya; Masni Erika Firmiana; Rochimah Imawati
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA Vol 1, No 3 (2012)
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.641 KB) | DOI: 10.36722/sh.v1i3.64

Abstract

Masa menopause adalah hal yang alamiah dan tidak terelakkan pada setiap perempuan yang memasuki usia 50. Di saat memasuki masa menopause, perempuan mengalami perubahan penting dalam kehidupannya. Ini tidak hanya terjadi pada sisi fisiologis, tetapi juga kehidupan psikologis dan sosial perempuan. Memang perubahan ini tidak dialami perempuan secara universal, tetapi banyak penelitian mencatat bahwa menopause akan membawa pengaruh yang besar dalam perubahan fungsi tubuh, produksi hormon, status reproduksi, hubungan, penampilan, ekspektasi, dan kondisi sosial  (Stewart, 2005). Penelitian ini berusaha untuk melihat bagaimana perempuan dalam usia pra-menopause dan pasca menopause mengenali, menghadapi dan mensikapi pada saat proses menopause dan setelah menopause. Penelitian menemukan variabel-variabel yang mempengaruhi perempuan dalam mempersepsikan dan menghadapi menopause. The menopause has been described as a deficiency disease associated with a wide variety of physical and psychological symptoms. In our study, we purposed to investigated whether there is increase in perception and anxiety of body images in among postmenopause women. In conclusion, our study provides further insight into the positive association between religiosity in perception and acceptance of menopause as a part of women life.
Pelayanan Konseling pada Warga Binaan Sosial di Panti Sosial Bangun Daya I – Kedoya Jakarta Barat Radhiya Bustan; Djufri Halim
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA Vol 1, No 3 (2012)
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.705 KB) | DOI: 10.36722/sh.v1i3.65

Abstract

Pengabdian masyarakat ini meliputi pelayanan konseling kepada 17 orang Warga Binaan Sosial (WBS) yang terdiri dari pengemis, joki, pengamen, anak jalanan, Pekerja Seks Komersial/pelacur, penjahat dan lainnya yang berada di Panti Sosial Bangun Daya I – Kedoya Jakarta Barat. Tujuan konseling individu dan kelompok adalah untuk membantu menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang dihadapi dalam kehidupan WBS, meningkatkan pemahaman tentang agama,  memberikan motivasi, dan meningkatkan kepercayaan diri dan pola pikir bahwa hidup adalah usaha dan bekerja dengan tidak melanggar aturan dan norma yang berlaku. This public service has the form of counseling services to 17 peoples of Citizens Social Patronage (Warga Binaan Sosial/WBS) which consists of beggars, jockeys, street singers, street children, prostitutes, criminals and others who are in Bangun Daya I Social Institutions – Kedoya West Jakarta. The purpose of individual and group counseling is to help solve the problems encountered in the life of the WBS, increased understanding of religion and motivation, and increase the confidence and mindset that life is an effort and work with not against the rules and norms.
Potret Keislaman Mahasiswa Universitas Al Azhar Indonesia Abdullah Hakam Shah; Nur Hizbullah; M. Risman
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA Vol 1, No 3 (2012)
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (583.488 KB) | DOI: 10.36722/sh.v1i3.66

Abstract

Memotret realitas keislaman mahasiswa UAI secara akurat merupakan titik tolak dilakukannya penelitian ini. Diharapkan, potret tersebut bermanfaat dalam merumuskan model kebijakan, regulasi, dan pendekatan yang relevan dan efektif dalam menanamkan nilai-nilai keislaman di kalangan mahasiswa UAI. Oleh karena itu, penelitian ini berusaha mencover responden dalam prosentase yang relatif besar (sampai dengan 18% dari populasi) dari seluruh fakultas di UAI, dari angkatan 2008, 2009, dan 2010. Pengambilan sampel menggunakan metode proportional random sampling mengingat jumlah mahasiswa per fakultas yang tidak sama. Penelitian ini menyimpulkan sejumlah poin penting, di antaranya: (1) Realitas keislaman mahasiswa UAI secara umum tergolong sedang, (2) Ada kesenjangan antara aspek akidah, ibadah dan akhlak dalam keislaman mereka. Dalam hal akidah, mereka relatif baik. Namun terlihat penurunan dalam aspek ibadah dan akhlak, (3) Lingkungan tempat mereka tumbuh dan perhatian orang tua berpengaruh signifikan terhadap keislaman mereka.Abstract  The main purpose of this research is to capture the reality of UAI student Islamic life. Hopefully, the output of the research able to formulate regulation, policy, and relevan approaches in assisting Islamic values among UAI student effectively. Therefore, the research trying to cover huge presentage of respondents (reaching 18 percent out of all students) from all faculties in UAI. The respondent qustioned in this polling coming from periode of 2008, 2009 and 2010. This polling using proportional random sampling method, that is why the average of every faculty has different percentage. The research concludes some important points; including (1) Islamic life of UAI students relatively classified as moderate, (2) There is also gap among students in term of faith (creed), worship and morality. In term of faith, they are mainly good. But in term of worship and morality the result shows significant decrease, (3) The Background which they were growing up and the parental cares having great influences on how they hold Islamic values.

Page 1 of 1 | Total Record : 7