cover
Contact Name
Samsul Ode
Contact Email
samsul.ode@uta45jakarta.ac.id
Phone
+6282242151689
Journal Mail Official
jurnalpolinter@gmail.com
Editorial Address
Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta,Jl. Sunter Permai Raya, Sunter Agung Podomoro, Jakarta 14350
Location
Kota adm. jakarta utara,
Dki jakarta
INDONESIA
Polinter
ISSN : 24067776     EISSN : 24600903     DOI : -
Core Subject : Social,
Polinter merupakan jurnal kajian ilmu politik dan ilmu hubungan internasional yang dikelola oleh Program Studi Ilmu Pemerintahan Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta. Polinter terbit sebanyak dua kali dalam satu tahun, yaitu pada semester genap dan ganjil. Jurnal ini berusaha mengangkat dan mengkaji terkait Politik Indonesia maupun Politik International. Polinter didirikan pada tahun 2014, diawali dengan jurnal cetak dengan no. ISSN 2406-7776 pada tahun tersebut. Kemudian pada tahun 2015 terbentuk versi elektronik dengan no. EISSN 2460-0903.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 2 (2024)" : 6 Documents clear
Soft Diplomasi Jepang Melalui Anime dan Manga Untuk Meningkatkan Nation Branding Jepang Garmabar, Padlika; Rifai, Maulana; Hakim, Fadhlan Nur
Jurnal Polinter : Kajian Politik dan Hubungan Internasional Vol 9, No 2 (2024)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/pol.v9i2.7420

Abstract

Globalization makes it easy to access incoming information that can be accessed from anywhere and influences international community relations. Japan uses its popular culture to improve its nation branding. Popular culture includes anime and manga as part of soft diplomacy. This research uses qualitative methods with data obtained from books, documents, journals and other works. Data collection techniques use documentation studies, data will be processed and concluded to find answers to the problems faced. The results of this research can be said that Japan has succeeded in increasing its nation branding through anime and manga in Indonesia. The widespread distribution of anime and manga in Indonesia is one of the factors in the success of the Japanese government in influencing Indonesian people to get to know Japanese culture. Other successes can be seen from the many Japanese-themed festivals held by the official, private and unofficial government. Japan has succeeded in creating a view shown in anime and manga which shows that Japan is a country rich in cultural heritage. This success also increases visits from Indonesian people who travel to Japan every year, even though it has experienced a decline due to the Covid 19 pandemic. Thus, Japan can be said to be successful in its achievements in improving its country's nation branding.
Analisis Peran penting Indonesia dalam kerja sama ekonomi politik maritim Azhar, Alingka Natasya
Jurnal Polinter : Kajian Politik dan Hubungan Internasional Vol 9, No 2 (2024)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/pol.v9i2.7376

Abstract

Sebagai negara maritim indonesia memiliki peluang terhadap ekonomi dan politik nya sebagai pendukung perkembangan negara indonesia, Jurnal ini membahas peran Indonesia dalam kerja sama ekonomi politik maritim selama era pemerintahan Jokowi. Melalui analisis kebijakan, perjanjian internasional, dan implementasi program, penelitian ini mengungkap dampak serta tantangan yang dihadapi Indonesia dalam upaya memperkuat kerja sama maritim di tingkat ekonomi dan politik. Dengan fokus pada inisiatif Jokowi, penelitian ini menyajikan gambaran komprehensif tentang peran Indonesia dalam konteks kerja sama maritim di era pemerintahannya..Dalam penelitian ini, isu ekonomi politik maritim indonesia merupakan sangatlah penting bagi para calon presiden untuk memandang kebijakannya.maka penting untuk melakukan ataupun melihat strategi yang melihat bahwasannya maritim juga merupakan kepentingan mendukung perkembangan indonesia. dengan melakukan kerjasama antar negara merupakan suatu upaya yang menjadi landasan penting yang harus dilakukan oleh Indonesia.
Pengaruh United States Indonesia Comprehensive Partnership Agreement terhadap Kerja Sama Keamanan Maritim Amerika Serikat dan Indonesia Tahun 2015-2019 Bila, Nabila Salsa; Haqqi, Halifa; Wijayati, Hasna; Alchatib, Satria Rizaldi
Jurnal Polinter : Kajian Politik dan Hubungan Internasional Vol 9, No 2 (2024)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/pol.v9i2.7389

Abstract

United States-Indonesia Comprehensive Partnership Agreement merupakan bentuk kerja sama kemitraan komprehensif antara Amerika Serikat dan Indonesia. Salah satu bidang kerja sama yang dilakukan adalah keamanan maritim. Kerja sama keamanan maritim dilakukan sejalan dengan adanya visi misi Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia dan bentuk penjagaan di maritim dari berbagai ancaman yang ada. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh United States-Indonesia Comprehensive Partnership Agreement terhadap kerja sama keamanan maritim Amerika Serikat dan Indonesia. Penelitian ini dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dan menggunakan sumber data sekunder untuk mengetahui kronologi terbentuknya kemitraan komprehensif Amerika Serikat dan Indonesia dan pengaruhnya terhadap kerja sama keamanan maritim. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa United States-Indonesia Comprehensive Partnership Agreement berpengaruh terhadap kerja sama keamanan maritim Amerika Serikat dan Indonesia berupa terjadi peningkatan penangkapan tindakan illegal fishing di perairan Indonesia dan kebijakan penenggelaman kapal bagi kapal-kapal yang melakukan tindakan ilegal.
Kebijakan Luar Negeri Amerika Serikat era Donald Trump: Kajian mengenai Faktor Psikologis dalam Free and Open Indo Pacific Sudirman, Arfin; Dermawan, Windy; Nur Salsabila, Fairuz Nadhira
Jurnal Polinter : Kajian Politik dan Hubungan Internasional Vol 9, No 2 (2024)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/pol.v9i2.6932

Abstract

The Indo-Pacific region is an area that connects the Indian and Pacific Oceans so that it has a strategic geopolitical and geo-economics’ position. This region became the center of rapid growth, giving rise to a hierarchy for the United States as a great power country. This is demonstrated by the emergence of the Free and Open Indo-Pacific policy in the era of Donald Trump. This research aims to analyze psychological factors in US foreign policy under Donald Trump through the The Policy of Free and Open Indo-Pacific. This research uses the theory of leaders in foreign policy decision-making. This paper uses qualitative methods by collecting data through interviews with several informants and documentation studies. This research found that the Free and Open Indo-Pacific policy was considered more aggressive due to the influence of psychological factors from Donald Trump, ranging from idiosyncratic factors such as the nature and character of Donald Trump to external factors such as business background and relations between the United States and other countries.
POLITIK KEWARGAAN WARIA : HAK ATAS PEKERJAAN Mandela, Muhamad Fathan; Kusuma, Ardli Johan; Ilmar, Anwar
Jurnal Polinter : Kajian Politik dan Hubungan Internasional Vol 9, No 2 (2024)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/polinter.v9i2.7433

Abstract

Tulisan ini akan mengkaji mengenai politik kewargaan waria. Sebagai individu yang berada dalam negara, hak dan kehadiran waria masih terus dipertentangkan. Kajian akademik yang telah dilakukan umumnya akan berbicara mengenai penerimaan masyarakat terhadap mereka. seolah hanya itu yang menjadi permasalahan terhadap kelompok waria. Tulisan ini secara khusus akan mengkaji hak ekonomi dalam mendapatkan pekerjaan yang layak bagi kelompok waria di Sanggar Seroja dengan menggunakan pendekatan politik kewargaan dari Kristian Stokke. Sebagai kelompok minoritas seksual, waria kesulitan dalam mendapatkan pekerjaan yang layak, mereka hidup dalam bayang-bayang diskriminasi selama ini. Mayoritas dari mereka tidak bekerja dalam ranah formal, penyebabnya adalah identitas yang mereka bawa tidak semua penerima kerja mampu memhami hal tersebut Tulisan ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melakukan wawancara secara langsung kepada kelompok waria di Sanggar Seroja sebagai bahan pengambilan data primer, sebagai data pendukung menggunakan buku, jurnal terakreditasi, ataupun dokumen lainnya. Hasil dari tulisan ini menunjukan bahwa waria di Sanggar Seroja mayoritas dari mereka tidak bekerja dalam ranah formal, beberapa dari mereka bekerja sebagai pekerja seks komersial, perias di salon, ataupun hidup dijalanan sebagai pengamen. Pengalaman anggota seroja menunjukan bahwa hak mereka dalam mendapakan pekerjaan yang layak belum terpenuhi, ketika bekerja dalam ranah non formal diskriminasi terhadap mereka tetap ada. Sebagai bentuk perjuangan dalam berekspresi dan bertahan hidup, mereka menggunakan keseniaan sebagai alat perjuangan itu. Cita-cita yang diharapkan Stokke terkait hadinya politik kewargaan yang ideal belum terjadi pada kelompok waria di Sanggar Seroja, politik redistirbusi atau kesejahteraan yang menjadi salah satu hasil yang diharapkan dalam politik kewargaan tidak hadir untuk kelompok waria Sanggar Seroja.
REFORMASI TNI: ANALISA KOMANDO TERRITORIAL (KOTER) DALAM HUBUNGAN SIPIL-MILITER Angela, Deni
Jurnal Polinter : Kajian Politik dan Hubungan Internasional Vol 9, No 2 (2024)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/pol.v9i2.7398

Abstract

This research purpose to provide an analysis of the existence of Koter in Indonesia, especially in responding to TNI’s internal reform commitments. However, reviews regarding to Koter always proceed stiffy and slowly due to internal approval from TNI itself. In fact, plans to add Koter are always carried out even civil approval is always present. Excistence of Koter is also of the cause of TNI reform which has not yet been completed. Meanwhile, the author uses an explanatory qualitative research method to answer problems regarding the existence of Koter. In several findings and analysis the existence of Koter is no longer relevant in the democracy era, firstly, it’s about existance often clashes with the duties of the Polri, it’s not in accordance with the principles of decentralization, especially in territorial functions which should be in the regional government programs make the TNI lose professionalism as soldier who should focus on defense and sovereignty. Existence of the koter is no longer relevant and returning the military to baracks an obligation to reform the TNI.

Page 1 of 1 | Total Record : 6