cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
E-JUPEKhu
ISSN : 11116789     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
JUPPEKhu: Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus is a peer-reviewed, publishes research manuscripts in the field of special education. The Focus and scope of the journals are to: 1) Early Intervention of Children with Special Needs 2) Identification and Assessment of Children with Special Needs 3) Modification of the Curriculum for Children with Special Needs in Inclusive Education Schools 4) Compensatory Education Services 5) Creative Learning 6) Assistive Technology for Children with Special Needs 7)Physical Adaptive for Children with Special Needs
Arjuna Subject : -
Articles 82 Documents
Search results for , issue "Vol 12, No 2 (2024): In Press" : 82 Documents clear
Meningkatkan Kemandirian Menggosok Gigi Anak Tunagrahita Menggunakan Media Tutorial Samudhra, Muhammad Wira; Budi, Setia
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 12, No 2 (2024): In Press
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/juppekhu.v12i2.130353

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas pada siswa Tunagrahita di SLB Negeri 1 Binjai, dilatarbelakangi oleh permasalahan terkait tentang kemandirian menggosok gigi. Subjek penelitian terdiri dari dua orang anak tunagrahita yang berinisial C dan RP. Hasil dari pengamatan yang penulis lakukan terlihat dalam pembelajaran program khusus pada kurikulum merdeka dengan elemen merawat diri pada fase A dengan tujuan pembelajaran anak mampu menggosok gigi. Terlihat anak menunjukkan kurang mampu dalam menggosok gigi yang dilakukan dengan sendiri. Berdasarkan hasil asesmen kemampuan awal didapatkan interpretasi hasil analisis tugas anak tunagrahita ringan dalam menggosok gigi, C memperoleh nilai 37% dan RP memperoleh nilai 45%. Sehubungan dengan permasalahan diatas peneliti tertarik membantu anak tunagrahita dalam meningkatkan kemandirian menggosok gigi dengan menggunakan media berbasis digital seperti video tutorial. Peneliti ini dilaksanakan menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK). Pada pelaksanaan penelitian tindakan kelas ini peneliti menggunakan sistem desain siklus yang di dalamnya terdapat komponen perencanaan, pelaksanaan, pengamatan serta refleksi. Dalam penelitian tindakan kelas ini peneliti menggunakan beberapa metode pengumpulan data yaitu tes, observasi, dan dokumentasi.Hasil penelitian siklus I dilaksanakan dengan empat kali pertemuan, nilai yang diperoleh setiap peserta didik pada pertemuan keempat yaitu C 65% dan RP 62,5% Penulis Bersama kolaborator menyimpulkan bahwa pada kegiatan pelaksanaan tindakan siklus I belum semua peserta didik mendapatkan hasil yang optimal maka dari itu pelaksanaan Tindakan penelitian dilanjutkan pada siklus II. Hasil pengukuran kemampuan setiap peserta didik pada pertemuan keempat siklus II yaitu C 92,5% dan RP 90%. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemandirian siswa tunagrahita dalam menggosok gigi, dengan tujuan mencapai nilai yang optimal dan memuaskan seperti yang diharapkan.
Efektivitas Metode Multisensori Dalam Meningkatkan Kemampuan Mengenal Lambang Bilangan pada Anak Tunagrahita Ringan di SLB YPPC Painan Sari, Teti Yuspa; Ardisal, Ardisal
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 12, No 2 (2024): In Press
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/juppekhu.v12i2.129356

Abstract

Tujuan dari adanya penelitian ini adalah untuk melihat apakah metode multisensori mampu meningkatkan kemampuan anak tunagrahita ringan dalam mengenal lambang bilangan. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif, dengan jenis eksperimen, single subject research (SSR), desain A-B-A, dan teknik pengumpulan data berupa tes perbuatan. Selanjutnya data yang didapatkan selama proses penelitian akan dianalisis menggunakan analisis visual grafik garis. Berdasarkan data-data yang didapatkan selama penelitian, dapat ditarik kesimpulan bahwasanya metode multisensori mampu meningkatkan kemampuan mengenal lambang bilangan 1 sampai 10 bagi anak tunagrahita ringan di SLB YPPC Painan.
Meningkatkan Rasa Percaya Diri dengan Unjuk Diri pada Siswa Tunagrahita Ringan Melalui Permainan Tim Melina, Erna; Efendi, Jon; Nurhastuti, Nurhastuti; Taufan, Johandri; Triswandari, Retno
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 12, No 2 (2024): In Press
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/juppekhu.v12i2.128568

Abstract

Artikel ini mengulas tentang penerapan tim untuk meningkatkan rasa percaya diri dengan unjuk diri khususnya menjawab pertanyaan guru pada anak tunagrahita ringan. Penelitian eksperimen ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan berdesain ABA. Terdapat dua variabel dalam penelitian ini. Waktu permainan sebagai variabel x, dan rasa percaya diri dengan menunjukkan diri sebagai variabel .Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan frekuensi unjuk diri khususnya menjawab pertanyaan guru pada siswa tunagrahita ringan melalui tim permainan. Hal ini dibuktikan dengan kondisi A1 dengan frekuensi 1,2,2,2 dan persentase 75%. Kondisi B dengan frekuensi 2,4,4,5,4,5,5,5 dengan persentase 85%, dan kondisi A2 dengan frekuensi 4,5,5,5 dan persentase 75%. Setelah dijelaskan, maka tim permainan dapat mengingatkan perilaku percaya diri dengan menunjukkan diri kepada siswa tunagrahita. 
Pengaruh Permainan Sensori Menjepit Pom-Pom Terhadap Motorik Halus Anak Autis Larasati, Cucu
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 12, No 2 (2024): In Press
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/juppekhu.v12i2.128963

Abstract

Seorang anak autis mungkin menunjukkan kesulitan dalam interaksi sosial, perilaku, dan ucapan. Kemampuan motorik halus seorang anak meliputi ketangkasan buku-buku jari dan otot-otot kecil lainnya di tangan. Salah satu permainan yang bermanfaat dan mendidik adalah permainan menyematkan pom-pom. Kemampuan motorik halus anak autis dan aktivitas sensorik Pom-Pom Pinching. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana membantu anak autis dengan kemampuan motorik halusnya melalui permainan sensorik mencubit pom-pom. Penelitian ini menggunakan desain penelitian subjek tunggal (SSR) sebagai metodologi eksperimentalnya. Permainan sensorik mencubit pom-pom meningkatkan kemampuan motorik halus pada anak autis, menurut penelitian.
Meningkatkan Kemampuan Mengenal Anggota Tubuh Melalui Penggunaan Media Pop-Up Book Pada Siswa Disabilitas Intelektual Ringan Anita, Anita; Kusumastuti, Grahita
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 12, No 2 (2024): In Press
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/juppekhu.v12i2.129915

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh program pengenalan bagian tubuh SLBN Sri Soedewi MS Jambi yang belum maksimal. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas yang dibagi menjadi dua siklus yang masing-masing siklus terdiri dari empat pertemuan. Setiap siklus mempunyai tahapan pengorganisasian, pelaksanaan tindakan, pengamatan, refleksi, dan perolehan hasil. Penelitian ini menggunakan tes, dokumentasi, dan observasi sebagai metode pengumpulan data. Temuan penelitian menunjukkan dua hal: individu penyandang disabilitas intelektual dapat belajar mengenali bagian tubuh melalui penggunaan media Pop Up Book. Kedua, individu dengan disabilitas intelektual dapat menjadi lebih mahir dalam pengenalan bagian tubuh. Hal ini terbukti ketika membandingkan hasil awal kedua kelompok. yaitu A dengan 11,11%, dan S dengan 19,44%, yang semuanya berada dalam kategori kurang. Setelah dilakukan kegiatan pembelajaran hingga siklus II, skor kedua siswa meningkat menjadi 92% untuk A, dan 97% untuk S, semuanya dalam kategori sangat baik. Siklus II dilakukan karena hasil kemampuan pada siklus pertama belum mencapai nilai tertinggi, dengan hasil 56% untuk A, dan 64% untuk S dimana tingkat kemampuannya masih dengan kategori cukup baik
Efektifitas Media Kartu Bergambar Untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Kata Pada Anak Tunagrahita Ringan Sitepu, Latifah; Mahdi, Arisul
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 12, No 2 (2024): In Press
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/juppekhu.v12i2.130292

Abstract

Penelitian ini di latarbelakangi oleh permasalahan yang dialami oleh anak mengalami masalah dalam mengabungkan huruf menjadi kata, seperti: ba dibaca da, sa dibaca ja, kemudian anak mengalami hambatan dalam membaca suku kata. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca kata melalui media kartu bergambar bagi pada anak tunagrahita ringan kelas VII di SLBIT Sahabat Al Qur’an Binjai. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Data dikumpulkan melalui observasi, tes, dokumentasi dan diolah secara kualitatif dan kuantitatif. Penelitian ini dilakukan dengan kolaborasi dengan teman sejawat bertindak sebagai observer yang mengamati aktivitas peneliti dan kegiatan tindakan dilakukan dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari empat kali pertemuan dengan waktu satu kali pertemuan 60 menit. Hasil penelitian pada siklus I nilai yang diperoleh NW dari pertemuan pertama sampai pertemuan keempat yaitu 35%, 40%, 45%, dan 50%, dan RM memperoleh nilai 40%, 45%, 50%, dan 50%. Sedangkan pada siklus II kemampuan siswa meningkat secara signifikan, nilai yang diperoleh NW dari pertemuan pertama sampai pertemuan keempat yaitu 55%, 70%, 85%, dan 90%. Sedangkan RM memperoleh nilai 60%, 80%, 90%, dan 95%. Berdasarkan uraian di atas, maka dapat disimpulkan bahwa media kartu bergambar dapat meningkatkan kemampuan membaca kata pada anak tunagrahita ringan kelas VII di SLBIT Sahabat Al Qur’an Binjai.
Efektivitas Metode Fernald untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca bagi Anak Disleksia Sari, Intan Afrilia; Mahdi, Arisul; Irdamurni, Irdamurni; Kusumastuti, Grahita
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 12, No 2 (2024): In Press
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/juppekhu.v12i2.128486

Abstract

Artikel ini mangulas tentang efektivitas metode fernald dalam meningkatan keahlian membaca kata memakai metode fernald untuk anak disleksia. Riset ini memakai tipe riset kuantitatif dengan pendekatan eksperimen dalam bentuk single subject research (SSR). Dengan desain A- B- A. Informasi dianalisis dengan analisis visual grafik. Metode dalam pengumpulan informasi berbentuk uji serta perlengkapan pengumpulan informasi. Subjek dari riset ini ialah siswi disleksia di Kelas 5 SD di SDN 05 Kapalo Koto Padang. Hasil riset menampilkan pada keadaan baseline( A1) yang dilakukan sebanyak 3 kali pengamatan serta mendapatkan hasil 25%, 25%, 25%. Pada keadaan Intervensi( B) yang dilakukan sebanyak 7 kali pengamatan dengan mendapatkan persentase 41, 67%, 50%, 58, 33%, 75%, 91, 67%, 91, 67%, 91, 67%, 91, 67%. Pada keadaan baseline( A2) yang dilakukan sebanyak 3 kali pengamatan siswa mendapatkan persentase 91, 67%, 91, 67%, 91, 67%. Bersumber pada hasil riset dapat disimpulkan kemampuan membaca efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca kata untuk anak disleksia.
Peningkatan Kemampuan Pemahaman Kosakata Menggunakan Media Wordwall Pada Peserta Didik Tunarungu Di Kelas V SLB Negeri 1 Kota Jambi Kusumawardani, Fitriana; Mahdi, Arisul
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 12, No 2 (2024): In Press
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/juppekhu.v12i2.129866

Abstract

The research was motivated by a problem that the author found at SLB Negeri 1 Jambi City. The author found a fifth grade deaf student who had problems understanding the vocabulary of objects, namely that the child was not yet able to write the names of objects. Therefore, the author wants to help students improve their ability to understand object vocabulary by using wordwall media. The research method used is the experimental method. This research uses single subject research with an A-B-A reservation design. This research aims to improve the ability to understand vocabulary using wordwall media for deaf students at SLB Negeri 1 Jambi City. The research subject in this study was a student at SLB Negeri 1 Jambi City in the category of mentally retarded child and female, aged 12 years, class V/B. The data analysis technique used is visual graphic analysis. Measurements are carried out using a percentage of the number of instrument items. Based on the results of this research, it can be concluded that wordwall media is able to improve the ability to understand object vocabulary in class V deaf students at SLB Negeri 1 Jambi City.
Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Melalui Media Aplikasi Digital bagi Disabilitas Intelektual Ringan Sidabutar, Boy Erlando; Irdamurni, Irdamurni
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 12, No 2 (2024): In Press
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/juppekhu.v12i2.130265

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang dihadapi oleh disabilitas intelektual ringan yang belum mengenal huruf vokal dan tidak bisa membaca suku kata. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan melalui media aplikasi digital bagi disabilitas intelektual ringan Fase A di SLB Negeri Pematangsiantar. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Data dikumpulkan melalui observasi, tes, dokumentasi dan diolah secara kualitatif dan kuantitatif. Penelitian ini dilakukan dengan kolaborasi dengan teman sejawat bertindak sebagai observer yang mengamati aktivitas peneliti dan  kegiatan tindakan dilakukan dua siklus. Dari hasil penelitian, nilai RA pertemuan terakhir pada siklus I yaitu 50%, RM 40% dan RS 50%. Sedangkan pada siklus II kemampuan siswa meningkat secara signifikan, nilai akhir RA adalah 100%, RM 90% dan RS 90%. Berdasarkan uraian diatas, maka penulis menyimpulkan media media aplikasi digital bisa meningkatkan kemampuan membaca siswa disabilitas intelektual ringan Fase A di SLB Negeri Pematangsiantar.
Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Kosakata Kerja Melalui Penggunaan Media Wordwall pada Siswa Disabilitas Rungu Fase C Septrian HRP, Afrasta Nudin; Damri, Damri
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 12, No 2 (2024): In Press
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/juppekhu.v12i2.130535

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan mendesak untuk meningkatkan kemampuan kosakata kerja pada siswa tunarungu Fase C. Siswa dengan disabilitas pendengaran sering menghadapi tantangan dalam memahami dan mengaplikasikan kosakata yang relevan dalam konteks pekerjaan, yang dapat menghambat kemajuan komunikasi mereka secara keseluruhan. Studi ini bertujuan untuk mengatasi masalah ini dengan memanfaatkan media Wordwall bergambar, yang diharapkan memberikan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan memfasilitasi pemahaman kosakata melalui visualisasi yang kuat. Pendekatan yang diterapkan adalah metode Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) yang mencakup tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Penelitian dilaksanakan di kelas V SLB Negeri Stabat dengan partisipasi empat siswa tunarungu. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, tes kosakata, dan wawancara dengan guru untuk mengevaluasi efektivitas media Wordwall dalam meningkatkan kemampuan kosakata siswa. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam kemampuan kosakata siswa setelah implementasi Wordwall. Pada awalnya, kemampuan rata-rata siswa adalah 46%, meningkat menjadi 57% setelah Siklus I, dan mencapai 95% pada Siklus II, dengan beberapa siswa, seperti AH dan GT, menunjukkan peningkatan hingga mencapai 100%. Penemuan ini menegaskan bahwa penggunaan Wordwall secara efektif meningkatkan pemahaman dan penerapan kosakata kerja pada siswa tunarungu, menyediakan pendekatan pembelajaran yang interaktif dan kontekstual yang mendukung kemajuan mereka dalam komunikasi dan kehidupan sehari-hari.