cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Dekave : Jurnal Desain Komunikasi Visual
ISSN : -     EISSN : 23023228     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 14, No 1 (2024)" : 10 Documents clear
Penerjemahan Kreatif Brief Dalam Proses Berpikir Perancangan Desain Ainal husna; Elsa Izaty Permatasari; Amelia Isti Fahmi; Rachma Hayu Wardani
DEKAVE : Jurnal Desain Komunikasi Visual Vol 14, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/dekave.v14i1.128834

Abstract

Desainer atau yang dikenal sebagai konseptor dalam pemecahan masalah harus memiliki kreativitas dalam proses berpikir. Desainer bekerja dengan merumuskan ide dan gagasan kedalam bentuk visual melalui tahapan berpikir kreatif. Kreatif brief merupakan pedoman yang dimiliki oleh desainer dalam membuat desain. Penelitian ini ingin melihat bagaimana proses berfikir dalam penerjemahan kreatif brief kedalam bentuk visual. Penelitian untuk melihat proses dan memperoleh pemaknaan dari individu maupun kelompok desainer yang bekerja menggunakan kreatif brief. Penelitian ini akan dilakukan dengan metode pendekatan fenonemologi interpretative berfokus kepada makna yang terdapat pada objek penelitian dengan meilat kepada psikologi kognitif. Data penelitian akan bersifat narasi atau uraian dari responden secara lisan maupun data dokumen tulisan melalui wawancara dan pengamatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tahapan dalam proses kreatif pada perancangan desain berdasarkan kreatif brief.
Perancangan Typeface Eksperimental Melalui Pendekatan Seni Urban Victory, Well; Alvira, Idea; Purnomo, Eko
DEKAVE : Jurnal Desain Komunikasi Visual Vol 14, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/dekave.v14i1.127948

Abstract

Kehadiran huruf latin di era digital saat ini memberi kemudahan dalam mengaplikasikan huruf atau font, yang tersedia ribuan jenis dan karakter, sayangnya itu semua belum bisa menampung kebutuhan insan kreatif. Untuk menjawab itu maka di perlukan sebuah solusi yaitu perancangan Typeface eksperimental melalui pendekatan seni urban yakninya seni visual jalanan berupa grafiti sebagai objek visual yang dijadikan ide awal dalam perancangan Typeface. Perancangan ini menegaskan perubahan akan nilai fungsi huruf bukan sekedar elemen yang ada sebatas untuk membentuk rangkaian kata dalam menyampaikan pesan, tapi juga secara kreatif dalam bentuk visual bisa diolah menjadi bentuk yang unik dan juga menegaskan bahwa tipografi adalah salah satu cabang ilmu yang mempunyai posisi sangat penting di ranah kajian desain komunikasi visual. Salah satu bentuk nilai budaya urban berupa pemuasan hasrat diri adalah dalam bentuk seni visual jalanan atau seni urban atau yang lebih dikenal dengan istilah urban art salah satu contohnya adalah grafiti. Metode yang digunakan pada penciptaan typeface eksperimental urbanwell ini mengacu pada dari proses desain komunikasi visual dalam buku Safanayong (2006: 56) yang meliputi tahap : inspirasi, identifikasi, konseptual, eksplorasi, dummy, komunikasi dan produksi. Dengan adanya perancangan typeface ekperimental dengan menggunakan unsur-unsur seni urban dapat mengangkat kembali keberadaaan typeface eksperimental dan menambah referensi bagi para desainer grafis khususnya dan umumnya untuk masyarakat banyak, serta untuk menambah khasanah budaya bangsa serta ranah kajian desain komunikasi visual.
Analisis Desain Maskot Pomnas XVII Sumatera Barat 2022 Trinanda, Riri; Afriwan, Hendra; Ramadhan, Ary
DEKAVE : Jurnal Desain Komunikasi Visual Vol 14, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/dekave.v14i1.129903

Abstract

Perancangan maskot adalah suatu proses kreatif dalam menciptakan karakter atau simbol yang mewakili suatu entitas, seperti perusahaan, acara, atau komunitas. Maskot memiliki peran penting dalam membangun identitas merek, mempromosikan budaya, dan menghubungkan entitas dengan khalayaknya. Artikel ini membahas langkah-langkah dalam perancangan maskot, mulai dari pemahaman tujuan hingga pengembangan karakteristik yang unik. Selain itu, artikel ini juga membahas faktor-faktor seperti warna, bentuk, dan ekspresi wajah yang dapat memengaruhi daya tarik dan daya ingat maskot. Dalam konteks modern, perancangan maskot juga mempertimbangkan adaptasi digital untuk penggunaan dalam media sosial, permainan, dan berbagai platform online. Dengan memahami prinsip-prinsip perancangan maskot, entitas dapat menciptakan ikon yang kuat dan memikat, memperkuat koneksi dengan khalayak, dan mempromosikan identitas merek atau pesan yang diinginkan.
Perancangan E-Magazine Tour Culinary West Sumatera Edisi Kota Padang Pajang Sheanny Ocmi Sakti; Rifqi Aulia Zaim; Maltha Kharisma
DEKAVE : Jurnal Desain Komunikasi Visual Vol 14, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/dekave.v14i1.128555

Abstract

Tour Culinary West Sumatra Magazine yang telah dirancang sangat membutuhkan pemahaman tentang beberapa teori diantaranya tentang layout yang menjadi landasan dari rancangan tersebut. Melalui pemahaman dari beberapa teori tersebut, perancangan e-magazine diharapkan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Majalah yang menyajikan informasi-informasi tentang kuliner, budaya dan pariwisata yang ada di Sumatera Barat tersebut mengangkat edisi pertama tentang kuliner malam Pasar Padang Panjang. Tujuan dari perancangan Tour Culinary West Sumatra Magazine adalah sebagai media informasi bagi masyarakat luas tentang kuliner budaya dan pariwisata Sumatera Barat. Penggunaan media e-magazine atau majalah elektronik menjadi alasan tertentu dengan beberapa pertimbangan yang dikaji dari hasil pengamatan dan data-data yang diperoleh. Seperti pengamatan terhadap potensi yang ada, perilaku masyarakat, dan apa saja yang harus dicapai melalui perancangan tersebut.Kata kunci E-Magazine, Tour Culinary,  Padangpanjang, Culinary Market
Kampanye Sosial Pengenalan Gigi Pada Anak-anak Muhammad Ruzlan Syahputra; Eliya Pebriyeni
DEKAVE : Jurnal Desain Komunikasi Visual Vol 14, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/dekave.v14i1.121832

Abstract

Kampanye ini bertujuan untuk menghasilkan media alternatif bagi Target Audience, yaitu anak-anak yang berusia 9 sampai 11 tahun yang ingin tahu bagaimana pengenalan pada gigi dan bagaimana cara merawatnya. Permasalahan awal yang ditemukan ialah kurang perhatiannya anak-anak terhadap pentingnya merawat gigi pada saat usia dini. Sebagai contoh ketika mereka mengkonsumsi makanan dan minuman. Anak-anak cenderung tidak peduli akan Kesehatan gigi. Hal kecil yang dapat dilihat ialah ketika mereka mengkonsumsi makanan ringan dan minuman yang memiliki rasa, mereka terkadang lupa untuk membersihkan gigi sehingga terjadi kerusakan gigi seperti gigi berlubang. Untuk mencari solusi dari permasalahan tersebut, dipakai metode 4D yang memiliki beberapa langkah, yaitu Define, Design, Develop, dan Disseminate. Metode ini dimulai dari mendefinisikan masalah yang terjadi kemudian dilanjutkan dengan merancang media dari hasil analisis data pada tahapan sebelumnya, kemudian rancangan tersebut dikembangkan untuk mendapatkan hasil rancangan yang sudah final. Kemudian rancangan yang sudah final tersebut disebarkan melalui berbagai alternatif cara, yaitu melalui Platform Media Digital, Social Media, dan Printout. Perancangan ini akan menghasilkan output berupa media utama serta media pendukung. Media Utama rancangan ini ialah Motion Graphic sebagai media penyampaian informasi terkait Kampanye Sosial Pengenalan Gigi Pada Anak-Anak. Pembuatan media utama dan media pendukung terbukti efektif untuk meningkatkan tingkat kepedulian target audience dalam memperoleh informasi tarkait pengenalan gigi, fungsi gigi, serta cara merawat gigi. Hal ini terbukti dari hasil uji kelayakan yang dimana informasi yang disampaikan dapat diterima dan dipahami dengan mudah oleh target audience. Media Pendukung dari Perancangan ini ialah: Poster A3, Cloth Banner, Foam Board, Sticker, Social Media, dan Video Teaser.
Pengaruh Identitas Visual Terhadap Persepsi Pengunjung Mengenal Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Padang Muhammad Furqaan; San Ahdi
DEKAVE : Jurnal Desain Komunikasi Visual Vol 14, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/dekave.v14i1.121432

Abstract

Salah satu upaya yang dianggap dapat mewakili produk dari merk untuk dapat dipublikasikan adalah dalam bentuk identitas visual produk. Melalui pengenalan identitas visual, memiliki peranan penting sebagai pembeda atau penanda yang menjadi ciri khas dan melekat pada suatu objek. Selama setengah abad memberikan layanan Kesehatan di Kota Padang, Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Padang berupaya mengikuti perkembangan teknologi dan regulasi sebagai transformasi menuju layanan berbasis digitalisasi, agar dapat dikenal oleh masyarakat luas. Belum adanya manual book menyebabkan logo, warna seragam dan gedung yang digunakan saat ini memiliki kesamaan dengan instansi lain. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh identitas visual seperti logo, warna dan tipografi yang saat ini digunakan terhadap persepsi pengunjung mengenal Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Padang sebagai sarana layanan kesehatan. Hasil penelitian menunjukkan adanya identitas visual memiliki pengaruh terhadap persepsi pengunjung (p-value = 0,007), secara simultan identitas visual berperan sebesar 4,9%. Indikator identitas visual yang memiliki pengaruh antara lain ; bentuk logo (p-value = 0,010) dan font logo (p-value = 0,017). Kata kunci: logo, warna, font, mengenal, identitas visual
Media Promosi "L'ILE CHOCOLATE" Jodi Rahmadi Putra; Dini Faisal
DEKAVE : Jurnal Desain Komunikasi Visual Vol 14, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/dekave.v14i1.120403

Abstract

Perancangan ini ditujukan untuk menghasilkan sebuah media alternatif bagi pelanggan ataupun konsumen dari L’ile Chocolate untuk mengetahui produk apa saja yang dijual dan fasilitas apa saja yang disediakan oleh L’ile Chocolate yang dapat diakses dan di baca dimana saja. Masalah yang diidentifikasi adalah banyaknya pengunjung ataupun pelanggan yang tidak mengetahui adanya fasilitas seperti museum, cafe yang disediakan oleh L’ile Chocolate. Untuk menemukan jalan keluar dari masalah diatas, digunakan metode 4D yang memiliki beberapa tahapan, yaitu Definition, Design, Develop, dan Disseminate. Metode ini diawali dengan mencari dan memahami permasalahan yang dialami berdasarkan data, kemudian di lanjutkan dengan merancang media dari hasil analisa data sebelumnya, kemudian pengembangan atau perancangan dari rancangan awal, dan hasil perancangan yang sudah final disebarkan melalui beberapa platform digital atau print out. Perancangan ini akan menghasilkan sebuah output yaitu media E-Catalog sebagai media untuk menyampaikan informasi terkait produk dan fasilitas yang ditawarkan oleh L’ile Chocolate. Pembuatan media E-Catalog ini terbukti efektif untuk meningkatkan awareness dan kepercayaan pelanggan untuk membeli produk L’ile Chocolate. Hal ini terbukti dari uji kelayakan yang dimana pesan yang disampaikan dalam media E-Catalog mudah dipahami oleh target audience. Dan selain perancangan media utama, dirancang juga beberapa media pendukung seperti: Poster, X-Banner, Katalog, Social Media, Lunch Bag, Voucher, Greeting Card.  Kata kunci: E-Catalog, 4D,  L’ile Chocolate
Dampak Sisipan Iklan Built-In Dalam Sinetron Terhadap Alur Cerita Sinetron Aldino Alim; Eka Noviana
DEKAVE : Jurnal Desain Komunikasi Visual Vol 14, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/dekave.v14i1.123687

Abstract

Dunia periklanan kini mulai merambah sinetron sebagai media penayangannya. Namun sering kali iklan tidak ditempatkan dengan baik dalam cerita dan malah mengganggu penonton dalam memahami alur cerita sinetron. Dalam pembuatan iklan di Indonesia terdapat perundang - undangan tertulis yang mengatur pembuatan dan penayanganya serta disampaikan didalamnya bahwa iklan harus dapat diidentifikasi sebagai iklan dan jelas penayanganya. Selain itu penelitian ini juga menemukan beberapa temuan dari beberapa kolom komentar sosial media sinetron atau kolom komentar penayangan live sinetron di AVOD (audio video on demand) yang menyatakan banyak audiens  merasa terganggu dengan adanya sisipan iklan ini baik secara jumlah atau secara alur cerita yang tidak memiliki korelasi. pada sinetron terhadap alur cerita sinetron penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Wawancara dan sampling adalah cara yang digunakan untuk mendapatkan data, serta melakukan reduksi data, penyajian data dan pembuatan kesimpulan untuk analisis penelitian ini. Analisis data menggunakan keyword analys sebagai cara untuk mereduksi data. Hasil peneitian menunjukan jika masyarakat banyak yang merasa terganggu dengan adanya iklan dalam sinetron. Selain mengganggu pemahaman alur cerita sisipan ini berdampak pada emosi penonton saat menonton tayangan sinetron.
Katalog Ulos Batak Toba Sebagai Media Informasi Budaya Sumatera Utara Ella Sumita; Jupriani Jupriani
DEKAVE : Jurnal Desain Komunikasi Visual Vol 14, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/dekave.v14i1.119952

Abstract

Ulos adalah kain berbentuk selendang yang ditenun dengan alat tenun dari wilayah Batak, Sumatera Utara. Benda keramat ini merupakan lambang berkah, kasih sayang dan persatuan menurut peribahasa Batak: “Ijuk pangihot ni hodong, Ulos pangihot ni holong”, yang artinya kasih sayang dengan orang lain. Ulos adalah bagian dari tiga elemen sumber panas. Tiga sumber panas adalah api, matahari dan ulos. Dari sumber panas tersebut, hanya ulos lah yang sangat nyaman dan mudah didekati. Tujuan tugas akhir ini ialah untuk merancang katalog tentang Ulos Batak Toba Sebagai Media Informasi Budaya Sumatera Utara, sehingga dapat memberikan informasi mengenai ragam Ulos Batak Toba dan kegunaannya/fungsinya, dan katalog ini akan menjadi sumber referensi bagi masyarakat luas, bukan hanya masyarakat Batak.Metode perancangan yang berdasarkan metode glass box, yaitu tahap persiapan, tahap inkubasi, tahap luminasi, dan tahap verifikasi. Metode pengumpulan data primer berdasarkan observasi, wawancara dan dokumen. Data sekunder diperoleh dari jurnal online, website, atau internet. Metode analisis data berdasarkan analisis SWOT Strength, Weakness, Opportunity, dan Threat (hambatan/ tantangan).Dengan adanya katalog ini, diharapkan dapat memudahkan audiens untuk mendapatkan sedikit banyaknya informasi mengenai Ulos Batak Toba ini walaupun tidak lebih baik daripada mengunjungi langsung situs cagar budaya ini.
Visual Identity Promosi Usaha Pokat Kocok Di Depok M Fadhil Fajri; Heldi Heldi
DEKAVE : Jurnal Desain Komunikasi Visual Vol 14, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/dekave.v14i1.120427

Abstract

Alpukat kocok atau sering dikenal sebagai “Poko” merupakan minuman alpukat Bahan dasarnya buah alpukat yang ditumbuk kasar dan dipadukan dengan gula, susu kental manis dan es batu, dengan berbagai topping di atasnya, minuman alpukat kocok  sangat populer saat ini karena rasanya yang menyegarkan. “Poko” baru berdiri akhir Februari 2022, Perkembangan usahanya sudah memiliki dua cabang di depan Depok, Alfamidi Nusantara Raya, dan lokasi kedua di Depok, Kelapa Dua, Jalan UI Access. Manfaat “Poko” dengan alpukat premium telah teruji kualitasnya agar menarik bagi konsumen. Namun Poko belum memiliki identitas visual yang efektif sebagai promosi yang mudah diingat masyarakat. Tujuan  perancangan ini dapat  merancang visual identity yang berupa logo dengan menggambarkan identitas dari Poko dengan target audience berumur 10-30 tahun dan identitas yang efektif sebagai media informasi dan  komunikasi untuk masyarakat yang belum mengetahui produk “Poko”. Metode perancangan digunakan 4D aspeknya: (define, design, develop, disebarluaskan). (1) Definisi, (2) Desain, (3) Develop, dan (4) Disseminate. Pendekatan analisis digunakan SWOT :  kekuatan (strengths), kelemahan (weaknesses), peluang (opportunities), dan ancaman (threats). Media Utama Identitas Visual promosi usaha pokat kocok di depok melalui logo identitas didukung dengan media  manual book, kartu nama, neonbox, t-shirt, banner , apron, lanyard, packaging, gantungan kunci                                                                                                                                                                                                            Kata Kunci : Pokat Kocok, Logo, Identitas.

Page 1 of 1 | Total Record : 10


Filter by Year

2024 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 15, No 3 (2025): inpress Vol 15, No 2 (2025): inpress Vol 15, No 1 (2025) Vol 14, No 4 (2024) Vol 14, No 3 (2024) Vol 14, No 2 (2024) Vol 14, No 1 (2024) Vol 13, No 4 (2023) Vol 13, No 3 (2023) Vol 13, No 2 (2023) Vol 13, No 1 (2023) Vol 12, No 4 (2022) Vol 12, No 3 (2022) Vol 12, No 2 (2022) Vol 12, No 1 (2022) Vol 11, No 4 (2021) Vol 11, No 3 (2021) Vol 11, No 2 (2021) Vol 11, No 1 (2021) Vol 10, No 4 (2020) Vol 10, No 3 (2020) Vol 10, No 2 (2020) Vol 10, No 1 (2020) Vol 9, No 2 (2019): Seri B Vol 9, No 2 (2019): Seri A Vol 9, No 1 (2019): Seri C Vol 9, No 1 (2019): Seri A Vol 9, No 1 (2019): Seri B Vol 8, No 4 (2019): Seri B Vol 8, No 4 (2019): Seri A Vol 8, No 3 (2019): Seri B Vol 8, No 3 (2019): Seri A Vol 8, No 2 (2018): Seri A Vol 8, No 2 (2018): Seri B Vol 8, No 2 (2018): Seri C Vol 8, No 1 (2018): Seri C Vol 8, No 1 (2018): Seri A Vol 8, No 1 (2018): Seri B Vol 7, No 3 (2018): Seri A Vol 7, No 2 (2018): Seri C Vol 7, No 2 (2018): Seri A Vol 7, No 2 (2018): Seri B Vol 7, No 2 (2018): Seri D Vol 7, No 2 (2018): Seri E Vol 6, No 1 (2017): Seri A Vol 5, No 2 (2017): Seri C Vol 5, No 2 (2017): Seri B Vol 5, No 2 (2017): Seri A Vol 5, No 1 (2016): Seri A Vol 4, No 3 (2016): Seri A Vol 4, No 2 (2016): Seri A Vol 4, No 1 (2015): Seri A Vol 3, No 3 (2015): Seri A Vol 3, No 2 (2015): Seri A Vol 3, No 1 (2014): Seri B Vol 3, No 1 (2014): Seri A Vol 3, No 1 (2014): Seri C Vol 2, No 3 (2014): Seri A Vol 2, No 2 (2014): Seri A Vol 2, No 1 (2013): Seri B Vol 2, No 1 (2013): Seri A Vol 1, No 3 (2013): Seri A Vol 1, No 2 (2013): Seri A Vol 1, No 1 (2012): Seri A Vol 1, No 1 (2012): Seri B More Issue