cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
ccitjournal@raharja.info
Editorial Address
Jl. Jenderal Sudirman No. 40 Modern Cikokol Tangerang - Banten 15117 Indonesia
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
CCIT (Creative Communication and Innovative Technology) Journal
Published by UNIVERSITAS RAHARJA
ISSN : 19788282     EISSN : 26554275     DOI : 10.33050/ccit
Core Subject : Science,
CCIT (Creative Communication and Innovative Technology) Journal adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan olehSekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Raharja. CCIT terbit dua kali dalam satu tahun, Setiap Bulan Februari dan Agustus.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 1 (2008): CCIT JOURNAL" : 6 Documents clear
Peranan IT Governance Dalam Meningkatkan Kinerja Organisasi: Permasalahan, Rencana Pengembangan dan Strategi Penerapan Henderi Henderi; Abas Sunarya
CCIT Journal Vol 2 No 1 (2008): CCIT JOURNAL
Publisher : Universitas Raharja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.645 KB)

Abstract

Penerapan Information technology (IT) dalam sistem kerja oleh berbagai jenis organisasi secara umum bertujuan untuk meningkatkan kinerja, mencapai tujuan dan sasaran, dan keunggulan kompetitif organisasi. Namun demikian tidak semua organisasi yang telah memanfaatkan IT dapat mencapai tujuan tersebut dengan baik. Hal ini disebabkan oleh berbagai permasalahan diantaranya: 1) adanya penolakan dan resistensi oleh kalangan internal perusahaan, 2) masih terbatasnya sumber daya manusia yang menguasai dan kompeten dibidang IT dan IT governance, 3) belum adanya blue print penerapan IT secara menyeluruh, belum diterapkannya IT governance, dan berbagai permasalahan yang lainnya. Akar permasalahannya adalah para manajer dan pemimpin organisasi belum memahami dan belum menerapkan prinsip-prinsip IT governance dengan baik dalam penerapan IT pada sistem kerja organisasi. Untuk itu artikel ini memuat dan menjelaskan konsep, tujuan, pilar kritis dan prinsip penerapan IT governance, strategi pengembangan dan implementasi program IT secara efektif untuk meningkatkan peranan IT terhadap peningkatan kinerja organisasi. Melalui pembahasan ini para pemimpin perusahaan diharapkan termotivasi untuk menerapkan IT governance secara baik untuk mencapai tujuan dan sasaran perusahaan yang telah ditetapkan.
MODEL DAN IMPLEMENTASI E-FORUM BERBASIS J2EE MENGGUNAKAN EJB DESIGN PATTERN DAN STRUTS APPLICATION FRAMEWORKPengelolaan komunitas pada situs web organisasi memegang peranan penting untuk mencapai keberhasilan pengelolaan situs web tersebut. E-Forum merupa Joko Lianto Buliali; Suhadi Lili; Muhammad Zuber
CCIT Journal Vol 2 No 1 (2008): CCIT JOURNAL
Publisher : Universitas Raharja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1692.356 KB)

Abstract

Pengelolaan komunitas pada situs web organisasi memegang peranan penting untuk mencapai keberhasilan pengelolaan situs web tersebut. E-Forum merupakan salah satu tool yang memungkinkan untuk meningkatkan interaksi pengguna. Tujuan utama dari E-Forum adalah sebagai wadah untuk diskusi secara online melalui media Internet. Dalam penelitian ini sistem E-Forum dimodelkan dengan menggunakan notasi UML sedangkan data dimodelkan dengan menggunakan Conceptual Data Model (CDM) dan Physical Data Model (PDM). E-Forum dibangun berdasarkan standar J2EE agar dapat dihasilkan aplikasi yang dapat bekerja secara cross platform dan scalable. Dalam pengembangan aplikasi berbasis J2EE, terdapat beberapa pattern dan framework yang dapat mempercepat dan mempermudah proses pengembangan. Dalam pembuatan komponen EJB, pattern yang sering digunakan adalah Session Façade Pattern, Value Object / Data Transfer Object Pattern, Data Access Object Pattern, JDBC for Reading Pattern, EJBHome Factory Pattern, dan Business Delegate Pattern. Struts frame-work, yang berbasis paradigma MVC, digunakan dalam pembuatan komponen web. Uji coba fungsional dilakukan untuk mengevaluasi fitur-fitur E-Forum. Uji coba non fungsional seperti internationalization support, clustering support dan multi database support juga dilakukan untuk mengevaluasi E-Forum yang dibuat. Hasil uji coba menunjukkan bahwa aplikasi E Forum berfungsi sesuai dengan tujuan yang ditetapkan.
PERANCANGAN SISTEM TIMER PADA LAMPU LALU-LINTAS DENGAN MIKROKONTROLER AVR Asep Saefullah; Henderi Henderi; Bramantyo Yudi Wardhana
CCIT Journal Vol 2 No 1 (2008): CCIT JOURNAL
Publisher : Universitas Raharja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (463.474 KB)

Abstract

Kemajuan teknologi di bidang IT (Information Technology) dewasa ini sungguh pesat, pemanfaatan kemajuan teknologi tersebut diharapkan mampu memecahkan berbagai macam permasalahan yang terjadi pada saat ini. Ketika mobilitas manusia sangat tinggi berbagai permasalahan muncul, salah satunya adalah peningkatan kepadatan pengguna jalan raya yang menyebabkan peningkatan kecelakaan dan kemacetan lalu-lintas. Perempatan jalan merupakan persimpangan kendaraan-kendaraan baik roda empat maupun roda dua yang diatur oleh lampu lalulintas, permasalahannya yaitu lampu lalulintas yang sekarang terpasang sebagian besar belum dilengkapi oleh alat hitung perpindahan dari satu warna ke warna lainnya (merah, kuning, hijau) sehingga pengguna jalan tidak mengetahui secara tepat kapan harus berhenti, siap-siap, dan jalan. Untuk memecahkan permasalahan tersebut maka dirancang sebuah alat yang dapat menampilkan hitungan secara mundur (count down) pada lampu lalulintas dengan menggunakan 7-segment. Perancangan alat menggunakan mikrokontroler AVR yang mampu mengendalikan timer lampu lalu-lintas dengan display 7-segment yang digunakan untuk mengatur lalu-lintas di perempatan jalan. Mikrokontroler terdiri dari CPU (Central Processing Unit), memori, I/O tertentu dan unit pendukung seperti Analog to Digital Conveter (ADC) yang sudah terintegrasi di dalamnya. Sistem ini berkerja dengan memanfaatkan port-port yang terdapat di mikrokontroler AVR sebagai output. Program dikirim melalui kabel ISP dengan Software Downloader Code Vision AVR dengan bahasa pemrograman C yang kemudian diterima mikrokontroler AVR, rangkaian mikrokontroler AVR melakukan pengontrolan terhadap 7-segment. Hasilnya berupa sebuah alat simulasi timer lampu lalu-lintas yang dapat ditempatkan di perempatan jalan dan berkemampuan mengendalikan 5 (lima) buah lampu lalu-lintas dan 5 (lima) buah display 7-segment.
PENGEMBANGAN MODEL JARINGAN SYARAF TIRUAN UNTUK PRAKIRAAN TINGGI MUKA AIR HARIAN SUNGAI BENGAWAN SOLO STASIUN JURUG Mina Pusporani; Palgunadi Palgunadi; Sri Huning A
CCIT Journal Vol 2 No 1 (2008): CCIT JOURNAL
Publisher : Universitas Raharja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (786.471 KB)

Abstract

Bengawan Solo mempunyai Daerah Aliran Sungai (DAS) seluas 16.100 km2- merupakan sungai yang terpanjang di Pulau Jawa sehingga membutuhkan suatu sistem pengelolaan yang baik. Manajemen sungai merupakan salah satu bidang hidrologi operasional yang cukup menantang. Prakiraan aliran sungai dibutuhkan sebagai informasi dasar pada berbagai masalah yang berhubungan dengan desain dan operasi sistem-sistem sungai. Jaringan syaraf tiruan (JST) telah dikenal dengan kemampuannya dalam mengidentifikasi fungsi-fungsi non-linear, antara lain proses hidrologi. Dalam penelitian ini, model jaringan backpropagation digunakan untuk memprakirakan tinggi muka air (tma) harian Sungai Bengawan Solo stasiun Jurug. Data tinggi muka air harian dan curah hujan harian digunakan sebagai data pelatihan dan pengujian. Untuk menguji performa jaringan, dalam penelitian dibuat tiga model JST. Ketiga model JST – BP1, BP2, dan BP3 – merupakan multilayer perceptron dengan satu hidden layer. BP1 memiliki input berupa tma (m) dan curah hujan (mm) empat hari sebelum prakiraan dan output berupa prakiraan tma. BP2 dengan input dan output yang sama hanya berbeda dalam satuan – tma (dm) dan curah hujan (cm). BP3 dengan input berupa selisih tma (dm) dan curah hujan (cm) serta output berupa prakiraan selisih tma. Ketiga model dilatih menggunakan algoritma Levenberg-Marquardt dan jumlah hidden neuron yang beragam [3..10]. Nilai mse dan korelasi setiap jaringan dibandingkan untuk mendapatkan model dan parameter jaringan yang optimal. Dari hasil penelitian didapat kesimpulan bahwa model jaringan yang paling optimal dalam kasus ini adalah model BP3 dengan satu hidden layer dan empat hidden neuron karena menghasilkan nilai error terkecil dibandingkan dengan model yang lain.
Membangun (E-Procurement) Pengadaan Barang dan Jasa Dengan Prinsip Good Corporate Governance Dengan Visual UML Padeli Padeli; Henderi Henderi; Suyatno Suyatno
CCIT Journal Vol 2 No 1 (2008): CCIT JOURNAL
Publisher : Universitas Raharja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1040.814 KB)

Abstract

Pembangunan sistem perangkat lunak yang diterapkan dalam bidang apapun dapat disamakan seperti ketika membangun suatu gedung. Sebuah gedung yang baik mustahil untuk dibangun tanpa ada cetak biru arsitektur yang lengkap. Begitu juga dalam membangun suatu aplikasi program atau suatu perangkat lunak. Tantangan dalam mengembangkan suatu perangkat lunak terdapat pada biaya dan waktu. Untuk menghadapi tantangan tersebut digunakanlah suatu metode pemodelan. Pengembangan suatu perangkat lunak yang sedemikian komplek dan rumit, memerlukan suatu model untuk membantu dalam proses desain. Ini berguna untuk menemukan kesalahan dan menyusun hipotesa suatu desain perangkat lunak. UML merupakan bahasa pemodelan standart dalam rekayasa perangkat lunak. Dengan mengunakan UML akan berdampak dalam peningkatan produktifitas dan efisiensi dalam biaya dan waktu. E-Procurement di Indonesia telah terbukti memberikan manfaat positif dan mampu mewujudkan pengadaan barang dan jasa yang menerapkan prinsip Good Corporate Gover- nance. Banyak kalangan departemen/ instansi pemerintah pusat yang mampu menghemat anggaran maupun waktu yang digunakan. E-Procurement juga dianggap bisa “membebaskan” proses pengadaan barang dan jasa dari tudingan korupsi, kolusi, nepotisme.
KNOWLEDGE MANAGEMENT SEBAGAI SALAH SATU JEMBATAN PENGEMBANGAN INSTITUSI UNGGULAN Maimunah Maimunah; Augury El Rayeb; Siti Salbiah
CCIT Journal Vol 2 No 1 (2008): CCIT JOURNAL
Publisher : Universitas Raharja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.472 KB)

Abstract

Setiap organisasi perlu mengembangkan kemampuan atau keunggulan bersaingnya agar dapat bertahan, bersaing dan mempertahankan kelangsungan hidupnya dengan baik. Sumber daya yang dibutuhkan untuk berlangsungnya itu tidak semata-mata dari sumber daya tradisional seperti sumber daya alam, tenaga kerja dan melainkan juga dari sumber daya takwujud (intangible resources), yaitu pengetahuan (intelectual capital). Untuk memperoleh manfaat sebesar-besarnya dari pengetahuan yang dimiliki dan untuk mengetahui pengetahuan apa yang harus dimiliki, suatu organisasi harus mengelola pengetahuannya melalui knowledge management (KM). Dengan KM secara sadar organisasi mengidentifikasi pengetahuan-pengetahuan yang dimiliki, dan memanfaatkannya untuk meningkatkan kinerja dan menghasilkan inovasi. Suatu Institusi saat ini diharapkan bisa berkompetisi dan mempunyai daya saing untuk menjadi Institusi yang unggulan. Untuk itu diperlukan metodologi knowledge management. Knowledge management adalah kemampuan untuk menciptakan dan mempertahankan nilai yang lebih besar dari kompetensi institusi intinya (core institutional competencies). Aset institusi ini adalah aset yang menentukan jenis tenaga kerja, informasi, keterampilan dan struktur organisasi yang diperlukan. Meskipun institusi telah memiliki produk andalan dan teknologi yang tercanggih, tetapi akhirnya perlu disadari bahwa sumber yang berkelanjutan (sustainable resources) dari keuntungan daya saing kompetitif (competitive advantage) adalah pengetahuan dan pengalaman. Karena pengetahuan dan pengalaman mampu untuk menciptakan, mengkomunikasikan dan mengaplikasikan pengetahuan mengenai semua hal tersebut untuk mencapai tujuan bisnis. Dengan demikian knowledge management dapat dijadikan suatu aset berharga bagi suatu institusi.

Page 1 of 1 | Total Record : 6


Filter by Year

2008 2008


Filter By Issues
All Issue Vol 19 No 1 (2026): CCIT JOURNAL Vol 18 No 2 (2025): CCIT JOURNAL Vol. 18 No. 1 (2025): CCIT JOURNAL Vol 18 No 1 (2025): CCIT JOURNAL Vol 17 No 2 (2024): CCIT JOURNAL Vol 17 No 1 (2024): CCIT JOURNAL Vol 16 No 2 (2023): CCIT JOURNAL Vol 16 No 1 (2023): CCIT JOURNAL Vol 15 No 2 (2022): CCIT JOURNAL Vol 15 No 1 (2022): CCIT JOURNAL Vol 14 No 2 (2021): CCIT JOURNAL Vol 14 No 1 (2021): CCIT JOURNAL Vol 13 No 2 (2020): CCIT JOURNAL Vol 13 No 1 (2020): CCIT JOURNAL Vol 12 No 2 (2019): CCIT JOURNAL Vol 12 No 1 (2019): CCIT JOURNAL Vol 11 No 2 (2018): CCIT JOURNAL Vol 11 No 1 (2018): CCIT JOURNAL Vol 10 No 2 (2017): CCIT JOURNAL Vol 10 No 1 (2017): CCIT JOURNAL Vol 9 No 3 (2016): CCIT JOURNAL Vol 9 No 2 (2016): CCIT JOURNAL Vol 9 No 1 (2015): CCIT JOURNAL Vol 8 No 3 (2015): CCIT JOURNAL Vol 8 No 2 (2015): CCIT JOURNAL Vol 8 No 1 (2014): CCIT JOURNAL Vol 7 No 3 (2014): CCIT JOURNAL Vol 7 No 2 (2014): CCIT JOURNAL Vol 7 No 1 (2013): CCIT JOURNAL Vol 6 No 3 (2013): CCIT JOURNAL Vol 6 No 1 (2012): CCIT JOURNAL Vol 5 No 3 (2012): CCIT JOURNAL Vol 5 No 2 (2012): CCIT JOURNAL Vol 5 No 1 (2011): CCIT JOURNAL Vol 4 No 3 (2011): CCIT JOURNAL Vol 4 No 2 (2011): CCIT JOURNAL Vol 4 No 1 (2010): CCIT JOURNAL Vol 3 No 3 (2010): CCIT JOURNAL Vol 3 No 2 (2010): CCIT JOURNAL Vol 3 No 1 (2009): CCIT JOURNAL Vol 2 No 3 (2009): CCIT JOURNAL Vol 2 No 2 (2009): CCIT JOURNAL Vol 103 No 2 (2008): CCIT JOURNAL Vol 102 No 2 (2008): CCIT JOURNAL Vol 100 No 2 (2008): CCIT JOURNAL Vol 2 No 1 (2008): CCIT JOURNAL Vol 1 No 3 (2008): CCIT JOURNAL Vol 1 No 2 (2008): CCIT JOURNAL Vol 1 No 1 (2007): CCIT JOURNAL More Issue