cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
ccitjournal@raharja.info
Editorial Address
Jl. Jenderal Sudirman No. 40 Modern Cikokol Tangerang - Banten 15117 Indonesia
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
CCIT (Creative Communication and Innovative Technology) Journal
Published by UNIVERSITAS RAHARJA
ISSN : 19788282     EISSN : 26554275     DOI : 10.33050/ccit
Core Subject : Science,
CCIT (Creative Communication and Innovative Technology) Journal adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan olehSekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Raharja. CCIT terbit dua kali dalam satu tahun, Setiap Bulan Februari dan Agustus.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 3 (2010): CCIT JOURNAL" : 6 Documents clear
DIGITAL LIBRARY MODELLING: SUPPORTING FOR KNOWLEDGE MANAGEMENT Henderi Henderi; Ary Budi Warsito; Ahmad Sidik; Maimunah Maimunah
CCIT Journal Vol 3 No 3 (2010): CCIT JOURNAL
Publisher : Universitas Raharja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7268.946 KB) | DOI: 10.33050/ccit.v3i3.668

Abstract

Peningkatan kebutuhan masyarakat terhadap informasi yang semakin tinggi membuat eksistensi perpustakaan semakin penting. Selain merupakan sumber informasi dan referensi berbagai jenis ilmu pengetahuan, perpustakaan juga memiliki peran strategis pengembangan ilmu pengetahuan. Pada sisi lain, hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian perpustakaan belum memar faatkan information technology (17) secara optimal dalam pengolahan pengetahuan. Akibatnya informasi dan referensi yang dimiliki perpustakaan tidak mudah diperoleh oleh publik untuk dikembangkan. Untuk itu, artikel ini membahas digital library modelling untuk mendukung penerapan model knowledge management, dan mempermudah perolehan ir formasi dan pengembangan ilmu pengetahuan dari perpustakaan. Digital library modelling dibuat menggunakan pendekatan unifield modelling language (UML), dan digambarkan dalam bentuk: use case diagram, class diagram, state diagram, collaboration diagram, component diagram, dan screen prototype. Hasil implementasi digital library juga dibahas secara ringkas untuk memberikan gambaran lebih jelas.
Ontology implementation within e-Learning Personalization System Bernard Renaldy Suteja; Suryo Guritno; Retantyo Wardoyo; Ahmad Asharit
CCIT Journal Vol 3 No 3 (2010): CCIT JOURNAL
Publisher : Universitas Raharja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5944.643 KB) | DOI: 10.33050/ccit.v3i3.702

Abstract

Website adalah realisasi dari teknologi internet. Saat ini, seperti yang terlihat dari tren penggunaan, situs web telah berevolusi. Pada awalnya, situs hanya mengadopsi kebutuhan untuk mencari dan browsing informasi. Langkah awal peningkatan website sering dikenal sebagai teknologi 1,0 web. Saat ini, teknologi web 2.0 telah memungkinkan interaksi baik antar web-ke-web. Jenis interaksi seperti mengubah in formasi (sharing), dalam bentuk dokumen (SlideShare), gambar flickr), atau video (Youtube), informasi eksploitasi (wikipedia), dan juga penciptaan komunitas online (weblog, forum web) terutama layanan yang melibatkan masyarakat (inti dari web 2.0). Hal ini membawa dampak dan disebabkan oleh peningkatan interaksi sosial di dunia maya yang luas (internei) yang diikuti oleh munculnya interaksi pembelajaran dan pelatihan di mana seja-kapan saja yang disebut sebagai e-Learning. Pada dasarnya, belajar online memerlukan metode belajar mandiri dan kebiasaan belajar, yang sayangnya dimiliki oleh beberapa sumber daya manusia Indonesia. Kondisi yang terburuk dengan adanya sistem e-Learning sistem adalah karena e-Learning hanya bei fokus pada proses pengiriman konten substansi pembelajaran yang sama terhadap pelajar, meninggalkan aspek kognitif dan tidak menawarkan pendekatan atau pengalaman sendiri belajar interaktif dan juga meninggalkan adaptasi aspek pengguna dengan sistem. Oleh karena itu, agar e-Learning di Indonesia sukses diperlukan sistem e-Learning yang menerapkan teknologi web 2.0 agar para pelajar secara aktif berpartisipasi dan sistem yang menekankan personalisasi seperti kemampuan komprehensif, adaptif untuk tingkat kemampuan pelajar dan pengetahuan yang memiliki dukungan sumber daya. Dalam sistem e-Learning yang dibangun, ontologi akan diterapkan sebagai representasi makna pengetahuan dibentuk oleh para pelajar yang menggunakan sistem.
PENERAPAN ARSITEKTUR THREE-TIER TERHADAP OPTIMALISASI KEAMANAN DISTRIBUTED DATABASE Muhammad Yusup; Untung Rahardja; Eko Prasetiyani
CCIT Journal Vol 3 No 3 (2010): CCIT JOURNAL
Publisher : Universitas Raharja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7480.287 KB) | DOI: 10.33050/ccit.v3i3.704

Abstract

Seiring dengan kemcjuan teknologi informasi dan laju perkembangannya yang semakin pesat mendorong adanya perkembangan tingkat keamanan pada sistem database server. Tingkat keamanan tersebut ditir jau dari berbagai tier, baik pada Application Tier, Database Tier, maupun Network Tier. Namun penerapan keamanan sistem database server saat ini baru sebatas pada Application Tier saja, misalnya penerapan hak akses user dengan 1P Token, IP Address, Mac Address serta Global Password Management (GPM) pada server RME. Untuk keamanan Network Tier sudah diatur melalui router, tetapi keamanan dari Database Tier belum disentuh dengan baik. Saat ini Server RME masih menggunakan konsep Two-Tier, yaitu antara Database Tier dan Application Tier masih berada dalam satu server, menggunakan Windows Authentication sebagai hak akses user pada sisi database. Sehingga penerapan tersebut tentunya sangat rentan terhadap keamanan sistem database server, dimana perintah-perintah SQL yang dijalankan oleh user sulit untuk dikendalikan karena belum diterapkannya User Mapping dan Server Roles pada database. Dari permasalahan tersebut maka server RME dengan konsep Two-Tier perlu dioptimalkan karena dapat memberikan dampak yang cukup signifikan terhadap kelangsungan 4 (empai) pilar IT E-learning di lingkungan Perguruan Tinggi Rahai ja. Untuk mengatasi hal tersebut maka dibutuhkan suatu konsep Three-Tier yang diterapkan pada server iRME. Dengan menggunakan Three-Tier, memungkinkan adanya pemisahan secara fisik antara Database Tier dan Application Tier pada server yang berbeda sehingga diharapkan dapat meningkatkan keamanan pada sisi database server. Arsitektur ini memiliki potensi untuk apkan backup server jika Application Tier mengalami masalah, memungkinkan juga diterapkan mirroring pada server iRME sebagai pengembangan lanjutan. Dapat disimpulkan bahwa dengan konsep Three-Tier ini dapat menjadi sebuah solusi terkini dalam meningkatkan keamanan database server di lingkungan Perguruan Tinggi Raharja.
GLOBAL PASSWORD FOR EASE OF USE, CONTROL AND SECURITY Untung Rahardja; Valent Setiatmi; Dhita Rukmianti
CCIT Journal Vol 3 No 3 (2010): CCIT JOURNAL
Publisher : Universitas Raharja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5649.084 KB) | DOI: 10.33050/ccit.v3i3.705

Abstract

Authentication is applied in information systems for maintaining the confidentiality and data security. Commonly used way is by giving a password. However, the authentication process as it may cause inconvenience for both users and administrators, ie if they are in environments that have many dijferent systems, where in each cf these systems implement an authentication process dijferent from one another. Through a global method of password, a user does not need to enter passwords repeatedly to enter into multiple systems at once. In addition, administrators also do not need to adjust the data in each database system in case a user changes to data. In this article, identified problems faced by the company in terms of authentication using passwords on web-based information systems, defined seven characteristics of the concept of a global method of authentication with a password as a troubleshooting step, and determined the benefits of mplementing these new concepts. In addition, the displayed listing program written using ASP script and its implementation on the Student Information Services (SIS) Online JRS in Higher Education Prog. In the global method of passwords, not only the security level is concerned, but also convenience and ease both in the process of using both at the time control.
Model Sistem Pendukung Keputusan untuk Monitoring dan Peningkatkan Kinerja Dosen Yeni Nuraeni; Henderi Henderi
CCIT Journal Vol 3 No 3 (2010): CCIT JOURNAL
Publisher : Universitas Raharja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3997.439 KB) | DOI: 10.33050/ccit.v3i3.706

Abstract

Tugas dan fungsi seorang dosen saat ini dan yang akan datang semakin kompleks. Hal ini karena perkembangan ilmu pengetahuan yang sangat pesat, dan tuntutan untuk menggunakan e-learning atau teknologi informasi yang tidak dapat dihindari. Keadaan ini menuntut kemampuan perguruan tinggi untuk beradaptasi sesuai dengan kebutuhan pembangunan pendidikan tinggi. Untuk itu kesiapan seorang dosen dalam meningkatkan kualitas dan intensitas kegiatan akademiknya mutlak menjadi kesadaran dan harus direncanakan secara komprehensif serta integral. Hal ini terutama yang berkaitan dengan implementasi tri darma perguruan tinggi yakni pendidikan/pengajaran, penelitian dan pengabdian pada masyarakat. Ketiga kegiatan utama ini, ditambah dengan aktifitas pembimbingan, dan tugas tugas struktural, merupakan salah satu ukuran kinerja akademik seorang dosen. Karena itu, upaya peningkatkan kinerja dosen hendaknya dilakukakan dengan pendekatan proaktif, terpadu, dan kerjasama antara semua unsur yang ada di dalam organisasi perguruan tinggi. Dengan demikian peningkatan kinerja dosen dapat memberikan kontribusi secara maksimal terhadap pencapaian visi, misi, tujuan, dan sasaran perguruan tinggi secara berkesinambungan. Untuk dapat mewujudkan hal tersebut, diperlukan dukungan dan komitmen dari pimpinan dan para tenaga kependidikan, dosen, mekanisme, dan alat bantu untuk monitoring dan peningkatan kinerja dosen secara efektif dan efisien. Karena itu, artikel ini membahas pengembangkan sebuah sistem pendukung keputusan (software aplikasi) untuk monitoring peningkatan kinerja dosen yang dimaksud. Software ini dapat memudahkan pengambil keputusan dalam memberi penugasan kepada dosen, meningkatkan kinerja, dan mencapai target kinerja dosen. Aplikasi ini berfungsi juga untuk membantu melakukan monitoring terhadap kinerja dosen, menghitung pencapaian target kinerja yang telah ditentukan, serta menentukan kegiatan-kegiatan yang harus dilakukan oleh dosen. Metode dalam pengembangan aplikasi ini terdiri dari beberapa tahapan yaitu analisis kebutuhan, perancangan model proses, dan perancangan aplikasi monitoring dan evaluasi kinerja dosen.
The Concept of Model-View-Controler (MVC) as Solution Software Development Ermatita Ermatita; Huda Ubaya; Dwirosa Indah
CCIT Journal Vol 3 No 3 (2010): CCIT JOURNAL
Publisher : Universitas Raharja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5003.645 KB) | DOI: 10.33050/ccit.v3i3.707

Abstract

Pengembangan perangkat lunak adalah tugas kompleks dan membutuhkan adaptasi untuk mengakomodasi kebutuhan pengguna. Untuk membuat konsep dan perubahan perangkat lunak, dalam pemeliharaan, sekarang telah dikembangkan lebih mudah dalam pengembangan perangkat lunak, pola model-view-controller, yang merupakan arsitektur yang dapat membantu memfasilitasi dalam pengembangan dan pemeliharaan perangkat luna. Hal ini, karena dalam arsitektur model tiga-lapis, yaitu: tampilan dan pengontrolan dalam pembangunan dilakukan secara independen, sehingga dapat memberikan dahan dalam pengembangan dan pemeliharaan. Selain itu, arsitektur ini juga dapat melihat hal-hal yang sederhana dan menarik bagi pengguna. Software sistem on-line test adalah perangkat lunak yang memerlukan interaksi dengan pengguna, dan pemeliharaan perangkat adaptif. Karena sistem ujian on-line memerlukan pengembangan perangkat lunak untuk mengakomodasi kebutuhan ini berkembang dengan cepat. Makalah ini untuk menganalisis Model-View-Controller dan mencoba pembangunan, untuk menerapkannya dalam pengembangan perangkat lunak sistem pengujian on-line.

Page 1 of 1 | Total Record : 6


Filter by Year

2010 2010


Filter By Issues
All Issue Vol 19 No 1 (2026): CCIT JOURNAL Vol 18 No 2 (2025): CCIT JOURNAL Vol. 18 No. 1 (2025): CCIT JOURNAL Vol 18 No 1 (2025): CCIT JOURNAL Vol 17 No 2 (2024): CCIT JOURNAL Vol 17 No 1 (2024): CCIT JOURNAL Vol 16 No 2 (2023): CCIT JOURNAL Vol 16 No 1 (2023): CCIT JOURNAL Vol 15 No 2 (2022): CCIT JOURNAL Vol 15 No 1 (2022): CCIT JOURNAL Vol 14 No 2 (2021): CCIT JOURNAL Vol 14 No 1 (2021): CCIT JOURNAL Vol 13 No 2 (2020): CCIT JOURNAL Vol 13 No 1 (2020): CCIT JOURNAL Vol 12 No 2 (2019): CCIT JOURNAL Vol 12 No 1 (2019): CCIT JOURNAL Vol 11 No 2 (2018): CCIT JOURNAL Vol 11 No 1 (2018): CCIT JOURNAL Vol 10 No 2 (2017): CCIT JOURNAL Vol 10 No 1 (2017): CCIT JOURNAL Vol 9 No 3 (2016): CCIT JOURNAL Vol 9 No 2 (2016): CCIT JOURNAL Vol 9 No 1 (2015): CCIT JOURNAL Vol 8 No 3 (2015): CCIT JOURNAL Vol 8 No 2 (2015): CCIT JOURNAL Vol 8 No 1 (2014): CCIT JOURNAL Vol 7 No 3 (2014): CCIT JOURNAL Vol 7 No 2 (2014): CCIT JOURNAL Vol 7 No 1 (2013): CCIT JOURNAL Vol 6 No 3 (2013): CCIT JOURNAL Vol 6 No 1 (2012): CCIT JOURNAL Vol 5 No 3 (2012): CCIT JOURNAL Vol 5 No 2 (2012): CCIT JOURNAL Vol 5 No 1 (2011): CCIT JOURNAL Vol 4 No 3 (2011): CCIT JOURNAL Vol 4 No 2 (2011): CCIT JOURNAL Vol 4 No 1 (2010): CCIT JOURNAL Vol 3 No 3 (2010): CCIT JOURNAL Vol 3 No 2 (2010): CCIT JOURNAL Vol 3 No 1 (2009): CCIT JOURNAL Vol 2 No 3 (2009): CCIT JOURNAL Vol 2 No 2 (2009): CCIT JOURNAL Vol 103 No 2 (2008): CCIT JOURNAL Vol 102 No 2 (2008): CCIT JOURNAL Vol 100 No 2 (2008): CCIT JOURNAL Vol 2 No 1 (2008): CCIT JOURNAL Vol 1 No 3 (2008): CCIT JOURNAL Vol 1 No 2 (2008): CCIT JOURNAL Vol 1 No 1 (2007): CCIT JOURNAL More Issue