cover
Contact Name
Nofita
Contact Email
nofita@malahayati.ac.id
Phone
+6282186751140
Journal Mail Official
jfm@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jl. Pramuka No. 27 Kemiling, Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
JFM (Jurnal Farmasi Malahayati)
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 25991868     EISSN : 2599185X     DOI : https://doi.org/10.33024/.v4i2
Core Subject : Health, Social,
Jurnal Farmasi Malahayati (JFM) merupakan jurnal yang berisi tentang hasil penelitian maupun review dibidang farmasi yang meliputi bidang farmasetika, kimia farmasi, biologi farmasi dan farmasi klinis komunitas
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2020)" : 10 Documents clear
UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK ETANOL DAN METANOL KULIT PISANG KEPOK (Musa acuminata-xbalbisiana) PADA LARVA NYAMUK Aedes aegypti Selvi Marcellia; Dewi Chusniasih
Jurnal Farmasi Malahayati Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Jurnal Farmasi Malahayati (JFM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (50.133 KB) | DOI: 10.33024/jfm.v3i2.3270

Abstract

Dengue fever is caused by Aedes aegypti mosquitoes. Using of synthetic larvicides has been so many impact on resistance and can damage the environment. Therefore, naturl larvaside by using ethanol and methanol extracts from kepok banana peel (Musa acuminata-xbalbisiana) againts the death of larvae of  Aedes aegypti instar III and IV. This research wasexperimental, with concentration of ethanol extract and methanol treatment of 0,5%, 0,75%, 1%, 2,5%, 5%, kontrol positif dan kontrol negatif controls in five replicaions. Larval mortality is calculated after the first 6 hours of death for up to 24 hours. Larvicidal activity data were analyzed with the Kruskal-Wallis test and probit test to find the LC50 value. The results of the study obtained the value of LC50 in ethanol extrack of kepok banana peels at 3,264% and methanol at 2,681%. LT50 values in the best ethanol and methanol extracts were obtained at a concentration of 5% of 12,136 hour and 12,979 hour.
FORMULASI GEL ANTI JERAWAT KOMBINASI EKSTRAK ETANOL DAUN KEMANGI (Ocimum x africanum Lour.) DAN LIDAH BUAYA (Aloe vera (L.) Burm. f.) BERBASIS SODIUM ALGINATE DAN UJI AKTIVITAS TERHADAP BAKTERI Propionibacterium acnes Angga Saputra Yasir
Jurnal Farmasi Malahayati Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Jurnal Farmasi Malahayati (JFM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (61.675 KB) | DOI: 10.33024/jfm.v3i2.3801

Abstract

Tanaman kemangi (Ocimum x africanum Lour.) dan tanaman  lidah buaya (Aloe vera (L.) Burm. f.) meupakan tanaman yang memiliki aktivitas antibakteri salah satunya dapat menghambat bakteri penyebab jerawat yaitu Propionibacterium acnes. Tanaman tersebut memilii kandungan senyawa metabolit sekunder diantaranya tanin, flavonoid, saponin, fenol, triterpenoid dan alkaloid. Penelitian ini betujuan untuk melihat formulasi sediaan gel kombinasi ekstrak daun kemangi dan lidah buaya terhadap bakteri Propionibacterium acnes. Penelitian diawali dengan uji pendahuluan kombinasi ekstrak daun kemangi dan lidah buaya dengan 3 seri konsentrasi dan melihat rata-rata luas zona hambat terbesar yang selanjutnya dibuat sediaan gel. Variansi daun kemangi yaitu 0,5%, 1% dan 1,5% kemudian lidah buaya 5%. Gel yang dibuat dengan formula kombinasi ekstrak daun kemangi 1,5% dan lidah buaya 5% dengan gelling agent sodium alginate. Zat tambahan alkohol, akuades, gliserin dan metil paraben. Evaluasi gel meliputi uji pH, organoleptis, homogenitas, daya sebar, daya lekat dan iritasi kulit. Analisis data digunakan uji Anova satu arah dilanjutkan uji tukey dengan taraf kepercayaan 95%. Hasil menunjukkan kombinasi ekstrak daun kemangi 1,5% dengan lidah buaya 5% merupakan kombinasi dengan luas rata-rata zona hambat terbesar.  Sediaan gel kombinasi ekstrak daun kemangi 1,5% dan lidah buaya 5% memiliki evaluasi gel yang memenuhi pesyaratan sifat fisik gel dan mampu menghambat bakteri Propionibacterium acnes dengan luas rata-rata zona hambat yaitu 2,52 mm.
HKSA DAN PENAMBATAN MOLEKUL DARI TURUNAN SENYAWA PYRIDO [3,4-b] INDOL YANG BERPOTENSI SEBAGAI SENYAWA ANTIKANKER PANKREAS Aiyi Asnawi; Septian Riyadi; Ellin Febrina; Rika Rendrika
Jurnal Farmasi Malahayati Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Jurnal Farmasi Malahayati (JFM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (484.939 KB) | DOI: 10.33024/jfm.v3i2.3422

Abstract

Kanker merupakan keadaan dimana sel tubuh tumbuh tidak terkendali. Di Indonesia, kanker pankreas merupakan tumor ganas ketiga pada pria setelah tumor paru dan tumor kolon. Telah disintesis senyawa turunan pyrido [3,4-b] memiliki aktivitas antitumor yang signifikan. Namun sebagian senyawa yang diuji memberikan aktivitas yang moderat dan bahkan ada yang jelek dalam menghambat sel kanker pangkreas. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan model persamaan HKSA dari turunan pyrido [3,4-b], merancang senyawa turunannya dari persamaan HKSA, dan mempelajari interaksi molekul ligan hasil desain terhadap protein MDM2 (Mouse double minute 2) sehingga membantu dalam merancang senyawa yang berpotensial anti kanker pankreas yang lebih baik. Dilakukan perhitungan terhadap 12 deskriptor molekul yang mewakili parameter sterik, hidrofobik dan elektronik dan dilanjutkan dengan analisis regresi multi linear dengan SPSS 18.0 digunakan untuk mencari hubungan antara deksriptor molekul dengan aktivitas penghambatan senyawa pada MDM2. Model HKSA terbaik yang diperoleh adalah Log IC50 Prediksi = 3,612 + 91,629 (LUMO) – 21,292 (Gibbs) + 1,317 (Log S) + 0,162 (MR) dengan kriteria statistik R=0,926; R2=0,858; Fhitung/ Ftabel= 3,142; dan q2 = 0,632. Desain senyawa baru dilakukan menggunakan persamaan HKSA tervalidasi dan diperoleh tiga senyawa baru turunan pyrido [3,4-b] yaitu 7, 8, dan 9, yang memiliki aktivitas lebih baik dari senyawa induk. Studi molekular docking menunjukkan bahwa kedua senyawa baru tersebut mampu berinteraksi pada sisi reseptor MDM2 melalui ikatan phi dan ikatan van der Waals dengan residu-residu asam amino krusial reseptor MDM2. Ketiga senyawa desain berpotensi untuk dikembangkan lebih lanjut sebagai anti kanker pangkreas.
UJI EFEK EKSTRAK ETANOL BAWANG DAYAK (Eleutherine bulbosa (Mill) Urb) TERHADAP KELENJAR MAMMAE MENCIT PUTIH BETINA Ria - afrianti
Jurnal Farmasi Malahayati Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Jurnal Farmasi Malahayati (JFM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4928.261 KB) | DOI: 10.33024/jfm.v3i2.3545

Abstract

Bawang dayak (Eleutherine bulbosa (Mill) Urb) merupakan tanaman yang sering digunakan sebagai obat alternatif oleh masyarakat, salah satu khasiatnya yaitu sebagai peningkat sekresi air susu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak etanol bawang dayak terhadap gambaran histologi kelenjar mammae mencit putih betina. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorium yang dilakukan terhadap 15 ekor mencit putih betina laktasi yang terbagi dalam 5 kelompok. Kelompok 1 merupakan kontrol normal. Kelompok 2 diberikan moloco® dosis 200 mg/KgBB, kelompok 3 diberi ekstrak etanol bawang dayak dosis 150 mg/KgBB, kelompok 4 ekstrak etanol bawang dayak 300 mg/KgBB, dan kelompok 5 ekstrak etanol bawang dayak 600 mg/KgBB. Peningkatan produksi ASI diketahui dari jumlah dan diameter rata-rata alveoli kelenjar mammae laktasi. Perlakuan diberikan pada hari ke1-10 masa laktasi. Hasil analisis dengan uji Kruskal Wallis. Hasil Jumlah alveoli rata-rata kelompok I, II, III, IV, V adalah 35,1; 24,4; 55,7; 71,3; 74,5. Diameter alveoli rata-rata kelompok I, II, III, IV, V adalah 37,5942 mm; 56,7819 mm; 34,0843 mm; 28,2647 mm; 26,5109 mm. Kesimpulan bahwa ekstrak etanol bawang dayak memberikan efek yang lebih buruk dibandingkan dengan moloco® dalam meningkatkan jumlah alveoli dan diameter kelenjar mammae mencit putih betina laktasi.
UJI AKTIVITAS PENURUNAN KADAR GLUKOSA DARAH EKSTRAK ETANOL KULIT JERUK NIPIS (Citrus aurantifolia) PADA TIKUS JANTAN SPRAGUE DAWLEY YANG DIINDUKSI ALOKSAN Ade Maria Ulfa; Nofita Nofita; Berliana Nadila Bonita
Jurnal Farmasi Malahayati Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Jurnal Farmasi Malahayati (JFM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (55.244 KB) | DOI: 10.33024/jfm.v3i2.3799

Abstract

Kulit jeruk nipis mengandung flavonoid, alkaloid, dan saponin yang diduga memiliki potensi sebagai antidiabetes. Flavonoid dan saponin dapat merangsang sel β pankreas untuk memproduksi insulin. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui aktivitas penurunan kadar glukosa darah ekstrak etanol kulit jeruk nipis (Citrus aurantifolia) pada tikus sprague dawley yang diinduksi aloksan. Metode penelitian ini adalah pre and post control group design. Tiga puluh ekor tikus dibagi menjadi enam kelompok perlakuan. Kelompok I (kontrol normal) tanpa di induksi dan hanya diberi Na CMC 0,5%, kelompok II (kontrol negatif) di induksi aloksan dan diberi Na CMC 0,5%, kelompok III (kontrol positif) diberi glibenklamid 0,1mg/kg BB, kelompok IV, V dan VI diberi ekstrak etanol kulit jeruk nipis dengan dosis, 250mg/kg BB, 375mg/kg BB, dan 500mg/kg BB. Sebelumnya tikus diinduksi aloksan 150mg/kg BB secara intraperitonial, selama 4 hari. Pengukuran kadar glukosa pada tikus dilakukan selama 15 hari dengan 5 kali. Hasil uji LSD menunjukkan adanya perbedaan bermakna antara setiap kelompok dosis dengan kontrol negatif (p≤0,05) dan dosis ekstrak 500mg/kg BB tidak memiliki perbedaan yang bermakna dengan kontrol positif (p≥0,05).
EVALUASI KELENGKAPAN RESEP PASIEN ANAK RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT AZZAHRA KALIREJO LAMPUNG TENGAH Nofita Nofita; Martianus Perangin Angin; Restu Septia Ningsih
Jurnal Farmasi Malahayati Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Jurnal Farmasi Malahayati (JFM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (37.34 KB) | DOI: 10.33024/jfm.v3i2.3828

Abstract

Penulisan resep yang tepat dan rasional merupakan penetapan berbagai ilmu, berdasarkan variabel-variabel yang harus diperhatikan, seperti unsur obat, kemungkinan kombinasi obat, dan penderitanya secara individual. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kelengkapan resep yang memenuhi persyaratan sesuai PerMenKes No. 72 tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Rumah  Sakit. Penelitian ini bersifat retrospektif dengan metode Purposive Sampling terhadap 90 resep pasien poli anak di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Azzahra Kalirejo Lampung Tengah tahun 2019. Penilaian kelengkapan resep dilakukan dengan mengevaluasi setiap komponen persyaratan administrasi, farmasetik, dan klinis. Analisis data dihitung dengan besaran persentase dalam setiap komponen persyaratan. Hasil evaluasi pada penelitian ini menunjukkan bahwa kelengkapan  persyaratan  administrasi resep diperoleh hasil sebesar 94%, kelengkapan persyaratan farmasetik resep diperoleh hasil sebesar 97%, kelengkapan persyaratan klinis resep diperoleh hasil sebesar 98%. Berdasarkan hasil penelitian diatas, terdapat komponen pada setiap persyaratan yang tidak sesuai dengan Standar PerMenKes yang berlaku.
EVALUASI RASIONALITAS PENGGUNAAN OBAT ANTIHIPERTENSI PADA PASIEN PREEKLAMPSIA RAWAT INAP DI RSUD JEND. AHMAD YANI METRO PERIODE TAHUN 2019 Gusti Ayu Rai Saputri; Ade Maria Ulfa; Miftahul Jannah
Jurnal Farmasi Malahayati Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Jurnal Farmasi Malahayati (JFM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (42.329 KB) | DOI: 10.33024/jfm.v3i2.3424

Abstract

Preeklampsia didefinisikan sebagai timbulnya hipertensi disertai dengan protein urin pada usia kehamilan lebih dari 20 minggu atau segera setelah persalinan, jadi pemilihan obat yang digunakan harus aman dan efektif, sehingga penelitian ini dilakukan untuk mengetahui jenis obat yang diberikan dan dipersentase rasionalitas penggunaan obat antihipertensi pada pasien preeklampsia Rawat Inap di RSUD Jend.ahmad Yani Metro Periode 2019. Penelitian ini merupakan jenis penelitian non eksperimental, karena tidak memberikan perlakuan apapun pada subyek penelitianya. Obat antihipertensi monoterapi yang digunakan pada preeklampsia ringan adalah golongan Agonis sentral α-2 yaitu methyldopa sebesar (100%) dan obat antihipertensi monoterapi yang paling sering digunakan pada preeklampsia berat adalah golongan Calsium Channel Bloker (CCB) yaitu nifedipin sebesar (48,48%). Sedangkan untuk kombinasi 2 obat yang banyak digunakan adalah Calsium Channel Bloker (CCB) nifedipin dan Agonis Sentral α-2 methyldopa sebesar (33,33%). Rasionalitas penggunaan obat antihipertensi berdasarkan Queensland Clinical Guideline (2015) dan POGI 2016 adalah 100% tepat diagnosis ; 83,33% tepat indikasi; 83,33% tepat obat; 100% tepat dosis; 100% tepat cara pemberian; 100% tepat interval waktu pemberia dan 100% tepat pasien, dengan nilai persentase kerasionalan penggunaan antihipertensi pada pasien preeklampsia adalah 95,23%. Kata kunci : Rasionalitas, Hipertensi, Preeklampsia, Rumah Sakit Ahmad yani
UJI AKTIVITAS EKSTRAK ETANOL KULIT BUAH KAKAO (Theobroma cacao L.) TERHADAP PERTUMBUHAN JAMUR Candida albicans DAN BAKTERI Staphylococcus aureus Dewi Chusniasih; Tutik Tutik; Nadia Syakira
Jurnal Farmasi Malahayati Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Jurnal Farmasi Malahayati (JFM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (55.606 KB) | DOI: 10.33024/jfm.v3i2.3427

Abstract

Kulit buah kakao ini mengandung senyawa aktif flavonoid, dan saponin yang memiliki peran sebagai antimikroba, antivirus dan antioksidan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui uji aktivitas ekstrak kulit buah kakao terhadap pertumbuhan jamur Candida albicans dan bakteri Staphylococcus aureus untuk mengetahui konsentarsi ekstrak etanol kulit buah kakao yang dapat menghambat pertumbuhan jamur Candida albicans dan bakteri Staphylococcus aureus. Uji aktivitas antimikroba terhadap jamur Candida albicans dan bakteri Staphylococcus aureus yang dilakukan dengan metode sumuran. Hasil penapisan fitokimia ekstrak kulit buah kakao mengandung alkaloid, flavonoid, tanin dan saponin. Pengujian aktivitas antimikroba diperoleh bahwa ekstrak etanol kulit buah kakao terhadap jamur Candida albicans mendapatkan hasil negatif dan bakteri  Staphylococcus aureus pada ekstrak etanol kulit buah kakao memiliki aktivitas pada konsentrasi 10% dengan daya hambat sebesar 5,6133 mm. Hasil uji ANOVA didapatkan hasil yang nilai yang signifikan 0,000 (P<0,05). Hasil data uji LSD pada konsentrasi 10% berbeda signifikan dengan konsentrasi 15%, 20%, 25%, kontrol positif dan kontrol negatif didapatkan hasil 0,000 (P < 0,05).
UJI EFEKTIVITAS LARVASIDA EKSTRAK KULIT BAWANG MERAH (Allium cepa L.) TERHADAP LARVA Aedes aegypti tutik tutik; Selvi Marcellia
Jurnal Farmasi Malahayati Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Jurnal Farmasi Malahayati (JFM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (77.749 KB) | DOI: 10.33024/jfm.v3i2.3445

Abstract

Kulit bawang merah yang kurang termanfaatkan memiliki kandungan senyawa metabolit sekunder yang berpotensi sebagai larvasida. Senyawa metabolit sekunder yang berpotensi sebagai larvasida yaitu senyawa flavonoid, saponin, tanin, dan alkaloid. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui ekstrak kulit bawang merah efektif sebagai larvasida dalam pengendalian vektor nyamuk Aedes aegypti dan untuk mengetahui konsentrasi ekstrak kulit bawang merah yang paling efektif sebagai larvasida nyamuk Aedes aegypti. Metode ekstraksi kulit bawang merah dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol dan uji potensi larvasida ekstrak kulit bawang merah sebagai pengendali larva nyamuk Aedes aegypti. Hasil ekstraksi kulit bawang merah sebanyak 73,5 gram dengan rendemen 9,8%. Ekstrak kulit bawang merah memiliki efektivitas sebagai larvasida terhadap larva Aedes aegypti. Pada konsentrasi 1% telah memiliki efektivitas sebagai larvasida tetapi, pada konsentrasi 2,5% pada jam ke-5 memiliki persentase mortalitas 96,8% dengan nilai LT50 = 0,580%yang setara dengan temephos 1% jam ke-1 dalam membunuh larva Aedes aegypti. Hasil LC50 total keseluruhan konsentrasi diperoleh nilai 0,627%. Kata kunci: Demam Berdarah Dengue, Kulit Bawang Merah, Larvasida. 
ANALISIS TINGKAT KEPUASAN PASIEN RAWAT JALAN DI INSTALASI FARMASI RSUD ALIMUDDIN UMAR LAMPUNG BARAT Martianus Perangin Angin; Gusti Ayu Rai Saputri; Yuli Froza Lena
Jurnal Farmasi Malahayati Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Jurnal Farmasi Malahayati (JFM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (144.436 KB) | DOI: 10.33024/jfm.v3i2.3423

Abstract

Penelitian tentang Analisis Tingkat Kepuasan Pasien Rawat Jalan Di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Alimuddin  Umar  Lampung  Barat  bertujuan  untuk  menganalisis  kepuasan  pasien  rawat  jalan  di instalasi farmasi RSUD Alimuddin Umar Lampung Barat. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif  non  eksperimental.  Data  dikumpulkan  dengan  survey  menggunakan  metode  Cross Sectional. Penilaian terhadap kepuasan didapatkan dari hasil penyebaran kuesioner SERVQUAL yang memuat 5 dimensi pelayanan kefarmasian. Analisis data menggunakan nilai kesenjangan rata-rata harapan dan rata-rata kinerja, persentase kesesuaian kepuasan pasien, dan Importance Performance Analysis. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 186 responden yang memenuhi kriteria. Hasil penelitian didapatkan nilai gap terbesar pada dimensi kehandalan yakni -0,16;  dimensi daya tanggap yakni -0,08; dimensi kepastian -0,06; dimensi empati yakni -0,036 dan dimensi berwujud yakni -0,026 untuk nilai rata-rata persentase sebesar 97,85%. Hal ini menunjukan bahwa pasien rawat jalan sudah merasa puas dengan pelayanan yang sudah diberikan oleh petugas farmasi akan tetapi pihak rumah sakit perlu memperbaiki apa yang menjadi harapan pasien yang belum tercapai guna meningkatkan mutu pelayanan kefarmasian. Kata Kunci: Analisis Kepuasan, Kualitas Pelayanan, Rumah Sakit.

Page 1 of 1 | Total Record : 10