Waca Cipta Ruang: Jurnal Ilmiah Desain Interior
Waca Cipta Ruang merupakan Jurnal Ilmiah yang diterbitkan oleh Program Studi Desain Interior UNIKOM pada bulan Mei dan Nopember setiap tahunnya. Jurnal ini mempublikasikan hasil penelitian dan studi-studi Desain Interior meliputi kajian teori, kajian seni dan budaya, dan kajian desain dalam konteks ruang, yang difokuskan pada tema ruang dan kebudayaan.
Articles
128 Documents
KarakteristikGaya Art DecoPada Furniture ( Studi Kasus : Villa Isola )
Puspita, Hana Fadhilah;
dharmawan, Cherry
Waca Cipta Ruang Vol. 4 No. 1 (2018): Waca Cipta Ruang : Jurnal Ilmiah Desain Interior
Publisher : Program Studi Desain Interior Unikom
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.34010/wcr.v4i1.2039
Tulisaniniuntukmembahaskarakteristikgaya art deco padafurnituredenganstudikasus Villa Isola. Tulisaninibertujuanuntukmemaparkankarakteristikgaya art deco pada furniture. Villa Isoladibangunpadatahun 1933 oleharsitekBelandabernama Wolff Schoemaker. Villa IsolasaatinisudahberalihfungsimenjadigedungrektoratUniversitasPendidikan Indonesia. Bentukbergayaart decomenerapkanbentuk ornament, penggabungan furniture denganberbagaimacambentukdan motif membentukcitra modern. Susunan furniture art decoterlihatpadasetiaplantaidari Villa Isoladulu, namunsaatini furniture dengangayaart decohampirtidakterjaga. Satu-satunya furniture peninggalanpada zaman ituhanyaadakursitua yang sudahbeberapa kali diperbaiki.
PERAN WARNA TERHADAP PSIKIS IBU HAMIL PADA RUANG KELAS PRENATAL YOGA
Pertiwi, Tita Putri;
Fatimah, Dina
Waca Cipta Ruang Vol. 4 No. 1 (2018): Waca Cipta Ruang : Jurnal Ilmiah Desain Interior
Publisher : Program Studi Desain Interior Unikom
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.34010/wcr.v4i1.2040
Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan peran warna berdasarkan sifat untuk memberikan suasana dalam sebuah ruang. Warna tidak hanya sebagai elemen untuk memperindah ruangan tetapi sebagai salah satu elemen pendukung yang dapat mempengaruhi emosi penggunanya untuk mendukung keselarasan dalam studio yoga. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan memaparkan jenis warna yang dapat memberikan dampak pada perasaan penggunanya, agar dapat mendukung keselarasan antara ruang luar dan ruang dalamdigunakan penerapan dan pemilihan warna yang sesuai dengan psikologi warna dan sifatnya. Penerapan warna dalam sebuah ruang dapat mempengaruhi suasana di dalamnya yang juga dapat berpengaruh pada perasaan penggunanya, dikarenakan oleh suasana yang dapat dirasakan pengguna pada saat berada didalam ruangan yang karena pemilihan warna dan itu sendiri. Penerapan warna dalam ruang studio yoga biasanya menggunakan perpaduan warna alam untuk memberikan suasana yang dapat merileksasi fikiran agar dapat mendukung aktivitas didalam sebuah stdio yoga. Kata Kunci : warna,kesan, merileksasi, yoga prenatal
PERAN WARNA DALAM INTERIOR YANG BERTEMA FUTURISTIK (Studi Kasus : Interior MAXXI MuseumKarya Zaha Hadid)
Sany, Yoga Kurnia;
Isfiaty, Tiara
Waca Cipta Ruang Vol. 4 No. 1 (2018): Waca Cipta Ruang : Jurnal Ilmiah Desain Interior
Publisher : Program Studi Desain Interior Unikom
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.34010/wcr.v4i1.2041
Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran warna dalam interior futuristik berdasarkan faktor psikologis warna yang dipilih berdasarkan kontras, keseimbangan warna, dan penerapan warna. Warna ini berperan untuk memberikan suasana masa depan dengan menghadirkan warna netral, seperti warna ruangan yang dominan putih dengan mencapurkan warna lain sebagai warna aksen agar ruangan tersebut tidak jenuh. Penelitian in imenggunakan metode studi kasus dengan menganalisa gambar bangunan yang telah dirancang oleh Zaha Hadid. Penerapan warna yang diterapkan oleh Zaha Hadid pada perancangannya lebih dominan menggunakan warna putih, abu, dan hitam atau warna netral. Dengan menggunakan warna putih atau netral pada perancangan ruang futuristik ini dapat menghadirkan ruangan yang memberikan kesan masa depan dengan dipadukan bentuk ruangan yang organis. Kata kunci : warna, desain, futuristik, Zaha Hadid, psikologi
PeranStorylineCerita Rakyat Suku Bajo Pada PerancanganMuseum Ikan Hiu Indonesia
Anugrah, Gelar;
Fatimah, Dina
Waca Cipta Ruang Vol. 4 No. 1 (2018): Waca Cipta Ruang : Jurnal Ilmiah Desain Interior
Publisher : Program Studi Desain Interior Unikom
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.34010/wcr.v4i1.2042
PenerapanStorylinecerita rakyat suku Bajo pada Desain interior MIHIND (Museum Ikan Hiu Indonesia) tidak hanya berperansebagai penataan alur pengunjung (visitor’s flow) tapibertujuanjuga sebagai informasi dan pesan yang disampaikan dari pengelola museum agar dapat dipahamioleh pengunjung. Artikel ini merupakanhasil penelitian dengan metode penelitian deskriptif eksperimen. MIHIND menerapkan tema yang diangkat berdasarkan cerita rakyat suku bajo yaitu “Si Kareo dan Ikan Hiu†sebagaiacuantema dari perancanganinterior pada museumnya dengan mensimulasikan alur museum berdasarkan perjalanan yang dialami oleh tokoh Kareo yangberawal darisuasana pantai tropis,lalu bertemu dengan seekor hiu besar, hingga menyusuri suasana bawah laut. Mengetahui bahwa suasana yang ditampilkan beragam, makapenerapan unsurwarna dan pencahayaan pada interior MIHINDharus lah menyesuaikan suasana tersebut, karena kedua unsur tersebut merupakan hal penting dalam penegasan suasana tematik pada perancangan museum. sehingga pengunjung dapat memahami informasi dan merasakan perjalanan yang dialami tokoh Kareo.
Desain Kamar Tidur untuk Pengembangan Kreativitas Anak Usia Dini dengan Pendekatan Multisensorik
Maharlika, Febry
Waca Cipta Ruang Vol. 4 No. 1 (2018): Waca Cipta Ruang : Jurnal Ilmiah Desain Interior
Publisher : Program Studi Desain Interior Unikom
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.34010/wcr.v4i1.2043
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara tekstual maupun visual ruang yang mampu membentuk karakter positif, yakni kreativitas pada anak, melalui pengalaman ruang yang timbul karena adanya interaksi antara organ sensorik yang ada pada tubuh anak dengan elemen interior yang ada pada kamar anak. Pendekatan multisensorik digunakan karena setiap organ sensorik yang ada pada tubuh manusia membantu pembentukan persepsi, salah satunya adalah persepsi ruang. Persepsi ini membentuk pengalaman ruang yang dapat menstimulasi otak untuk meningkatkan daya kreativitas seseorang, terutama pada anak usia dini.Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Tahapan dari penelitian ini adalah mengumpulkan data kualitatif mengenai cara pengembangan daya kreativitas anak usia dini, kemudian dihubungkan pada respon-respon yang diterima otak melalui organ sensorik anak melalui elemen interior kamar tidur. Desain kamar tidur dengan pembentukan persepsi ruang yang diciptakan dari rekayasa psikologi ruang pada kamar tidur berdasarkan aktifitas yang dilakukan anak-anak di dalam kamar tidur. Kata kunci : kamar tidur anak, multisensorik, kreatifitas
IMPLEMENTASI MATERIAL PLASTIK DAUR ULANG TERHADAP ESTETIKA LINGKUNGAN
Muhamad, As'ad Fajar;
Isfiaty, Tiara
Waca Cipta Ruang Vol. 3 No. 2 (2017): Waca Cipta Ruang : Jurnal Ilmiah Desain Interior
Publisher : Program Studi Desain Interior Unikom
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.34010/wcr.v3i2.2063
Mengurangi penggunaan material baru atau mengurangi eksploitasi material dapat disiasati dengan melakukan daur ulang pada limbah yang tersebar di banyak tempat. Sampah merupakan masalah universal yang harus segera di tuntaskan. Pemanfaatan Sampah dapat menyelamatkan lingkungan dan menjaga kelestariannya. Dalam upayanya, maka dirancanglah sebuah pusat kerajinan tangan daur ulang sampah plastik di Kota Bandung. Pada pusat kerajinan ini, sampah plastik tidak hanya digunakan sebagai material kerajinan saja, sampah plastik juga digunakan pada elemen interior lainnya. Tujuannya adalah untuk memperkuat tema rancangan juga untuk estetika ruangan. Perancangan interior menggunakan material sampah plastik ini pun berusaha menunjukkan seberapa nyaman lingkungan yang bersih dan minim sampah serta memberi pengetahuan lain bahwa sampah dapat diolah menjadi sesuatu yang lebih bernilai. Kata Kunci : estetika, plastik, daur ulang, lingkungan
Modernisasi Interior Fasilitas Panahan Bergaya Morocco Dengan Konsep Arrow Point
Nugraha, Dodi Setyadi;
Isfiaty, Tiara
Waca Cipta Ruang Vol. 3 No. 2 (2017): Waca Cipta Ruang : Jurnal Ilmiah Desain Interior
Publisher : Program Studi Desain Interior Unikom
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.34010/wcr.v3i2.2064
Modernisasi merupakan proses transformasi dari nuansa klasik tradisional kepada nuansa modern.Dengan modernisasi diharapkan dapat menciptakan persepsi ruang yang modern dengan sentuhan gaya tradisionalbaik dari segi bentuk, warna, maupun material yang digunakan.Penggayaan yang digunakan dalamperancanganini yaitu penggayaan yang berkesan islami yaitu morocco, sedangkan konsep yang akan diterapkan adalah arrow point. Gaya morocco seringkali dikaitkan dengan interior khas timur tengah yang dihiasi dengan ornament dimana dekorasinya selalu menekan kepada seni yang diterapkanpada langit-langit.maka dalam penelitian ini difokuskan pada permasalahan implementasi upaya modernisasi pada langit-langit dalam mata kuliah tugas akhir karya Dodi Setyadi Nugraha berjudul konsep arrow point pada perancangan indoor archery centre dengan sentuhan gaya morocco. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif, dan hasil penelitian ini bertujuan untuk menciptakan sebuah pusat panahan dengan memperhatikan estetika sesuai konsep yang ada. Keywords:modernisasi,morocco,archery
Implementasi Konsep Bentuk Trapesium Pada Fasilitas Keagamaan Bergaya Futuristik
Rahmawan, Rahman
Waca Cipta Ruang Vol. 3 No. 2 (2017): Waca Cipta Ruang : Jurnal Ilmiah Desain Interior
Publisher : Program Studi Desain Interior Unikom
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.34010/wcr.v3i2.2065
Dalam mendesain interior, konsep bisa membuat desain interior dibuat menjadi lebih fokus dan dapat diarahkan untuk mendapatkan jawaban yang dibutuhkan dari masalah yang ada. Salah satu konsep yang dapat berhasil diselesaikan masalah desain interior adalah konsep bentuk. Konsep tersebut dapat disesuaikan untuk membentuk konsep lain seperti warna, bahan dan lain-lain. Dengan demikian kesesuaian desain interior keseluruhan dibuat dapat dicapai dan sesuai. Kata kunci: Konsep. Trapesium, fasilitas keagamaan
IMPLEMENTASI BUNGA PATRAKOMALA DALAM DESAIN PERANCANGAN INTERIOR GALERI HOTEL
Putra Ido, Fauzan Alingga
Waca Cipta Ruang Vol. 3 No. 2 (2017): Waca Cipta Ruang : Jurnal Ilmiah Desain Interior
Publisher : Program Studi Desain Interior Unikom
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.34010/wcr.v3i2.2068
Bunga patrakomala adalah salah satu bunga / flora ikon kota Bandung, yang mana banyak ditemukan bunga patrakomala di seluruh kota Bandung, terutama di Gedung Sate, serta bunga patrakomala menjadi salah satu nama jalan di kota Bandung. Bunga patrakomala adalah bunga yang dapat diadaptasi menjadi desain yang menyerupai desain tugu bandung lautan Api (BLA) di Tegalega menjadi salah satu konsep yang terinspirasi dari bunga patrakomala dan Desain lainnya terinspirasi dari bunga patrakomala dalah batik duo yang mengambil unsur partakomala ini menarik yang menjadi motif asli kota bandung. Dengan demikian minat patrakomala menjadi salah satu elemen budaya Sunda yang dapat diaplikasikan dalam desain desain yang mengusung unsur budaya sebagai konsep yang diadaptasi dalam desain, selain itu penerapan desain yang menerapkan minat patrakomala yang dirancangangan ke dalam desain untuk memberikan informasi dan pendidikan kepada masyarakat, serta memelihara dan melestarikan unsur budaya yang ada Kata kunci: Desain Interior; Bunga patrakomala; Bandung; Batik; flora
Implementasi Konsep Bentuk Lingkaran Pada Fasilitas Game Station Bergaya Industrial
Putra Pratama, Mufti Bagus
Waca Cipta Ruang Vol. 3 No. 2 (2017): Waca Cipta Ruang : Jurnal Ilmiah Desain Interior
Publisher : Program Studi Desain Interior Unikom
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.34010/wcr.v3i2.2072
Desain interior berbicara tentang kebutuhan desain kamar yang melibatkan banyak pertimbangan seperti perlindungan, ekspresi aspirasi dan ekspresi diri, suasana hati, hingga kepribadian. Konsep bentuk sangat dibutuhkan dalam mendesain interior untuk menyampaikan konsep yang telah diterapkan. Dalam bermain game, peserta dituntut untuk berpikir kreatif dan tidak terbatas karena permainan membuat orang berpikir bagaimana menyelesaikan masalah dan mereka memiliki cara bermain yang berbeda, sehingga dapat diartikan bahwa dalam permainan manusia harus berpikir berbeda dan tidak terbatas. Pembentukan lingkaran yang tidak memiliki ujung dapat menjelaskan bahwa dalam permainan, kita harus berpikir kreatif tanpa batas. Kata Kunci : Lingkaran, Desain, Game station, Industrial