cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
English Language and Literature
ISSN : -     EISSN : 23023546     DOI : -
Core Subject : Education,
ENGLISH LANGUAGE AND LITERATURE: E- JOURNAL English Language and Literature Study Program of FBS UNP. Volume 1, Number 1, September 2012, ISSN 2302-3546. English Language and Literature Study Program journal is published three times a year (March, June, and September). It consits of scientific article and the result of reserach about language, literature and arts field.
Arjuna Subject : -
Articles 569 Documents
Types of English Passive Voice and Forms of Passivization at Headline News Found in Columns in WWW.TIME.COM: A Typological Analysis Arfina Dewi Ningsih; Jufrizal Jufrizal; Havid Ardi
English Language and Literature Vol 1, No 1 (2012): SERIE: A
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/ell.v1i1.1811

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk (1) mengidentifikasi tipe- tipe pasifbahasa inggris (2) menjelaskan bentuk- bentuk proses pemasifan yangmuncul dalam berita- berita utama pada setiap kolom yang terdapat padawww.time.com berdasarkan analisis tipologi. Data dari penelitian ini 113kalimat pasif. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode deskriptifkualitatif. Temuan penelitian yaitu terdapat 6 tipe pasif, tipe personal pasifyang paling mendominasi diantara tipe pasif yang lain. Sedangkan bentukpemasifan yang paling dominan adalah copular be+ past participle dari 24bentuk cara pemasifan yakni 31,87 %. Serta 20 kalimat yang memilikiagen (backgrounding) dan 93 kalimat yang tidak memiliki agen(foregrounding), yakni sekitar 82, 30 % dari 113 data yang diperoleh. Halini membuktikan bahwa tulisan bahasa inggris didominasi sekitar 80 %oleh agentless (Dixon, 1991: 298).Kata kunci: passivization, typological analysis, time.com, headline news,voice, foregrounding, backgrounding, oblique.
AN ANALYSIS OF WORD FORMATION PROCESS OF ENGLISH SLANG IN TEENAGER MOVIE SCRIPTS Rahmi Marzita, Hermawati Syarif, Havid Ardi (p: 163-173)
English Language and Literature Vol 2, No 1 (2013): SERIE : C
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/ell.v2i1.2407

Abstract

Penelitianinimembahaspembentukan kata daribahasagaulamerika yang terdapatdalam film remaja. Tujuandaripenelitianiniadalahmenemukanjenispembentukan kata slang apasaja yang terdapatdalamduajenis film remajayaitufilm”Camp Rock”dan film “Juno” berdasarkanteoripembentukan kata dari O’Grady.Selainitupenelitianinijugabertujuanuntukmembandingkanjenispembentukan kata daribahasagauldalamkedua film tersebut. Metodepenelitian yang digunakanadalahmetodedeskriptif. Dari hasilanalisis, karakter-karakterdaridua film tersebutmenggunakanbanyaktipepembentukan kata, seperticoinage, internal change, clipping, affixation, derivation, compounding, blending and acronym. Hasil yang ditemukanpada film “Camp Rock”,terdapat 32 data. Jenispembentukan kata yang paling banyakditemukanadalahclipping, diikuticoinage.Setelahitu, internal change ,kemudianacronym danaffixation sertaback formationSedangkanpada film “Juno”,terdapat 71 data. Jenispembentukan kata yang paling banyakditemukanadalahcoinage, setelahitucompounding, kemudianclippingsebanyakdanterakhirderivation, affixationsertaacronym.Perbedaankedewasaanmasingkarakterdanalurnyamerupakanfaktorpenting yang mempengaruhiperbedaanjenispembentukan kata dalam film tersebut.   Kata Kunci : Slang, Word formation, Teenager movie
A Marxist Reading of Little Fires Everywhere (2017) By Celeste Ng Dwi Mayang Sagita; Delvi Wahyuni
English Language and Literature Vol 9, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/ell.v9i3.109514

Abstract

This thesis is an analysis of a novel written by Celeste Ng entitled Little Fires Everywhere (2017). This analysis looks at the commodification and alienation that is experienced by women who involved in surrogacy and adoption. This analysis employes Marxist literary theory to explain the phenomena in the novel. The analysis focuses on two issues of commodification and alienation that are proposed by Karl Marx as seen through two female protagonists which are Mia Warren and Bebe Chow. This analysis also depends a lot on the narrator to determine which parts of the novel are used as the data. The result of the study shows that Mia Warren experienced commodification of the human body and four kinds of alienation such as alienation from the product of labor, alienation from the act of production, alienation from the species being, and alienation from other people bacause she becomes a surrogate mother. The other protagonist, Bebe Chow, also experienced four kinds of alienation because her child is adopted.
TYPES OF EUPHEMISM USED BY MALE AND FEMALE KERINCINESS SPEAKER Nilwati, Havid Ardi
English Language and Literature Vol 1, No 1 (2012): SERIE: B
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/ell.v1i1.1822

Abstract

AbstrakTujuan dalam penelitian ini untuk (1) mengidentifikasi jenis-jeniseufemisme yang digunakan oleh laki-laki dan perempuan yang adadi kerinci (2) mendeskripsikan perbedaan jenis-jenis eufemismeyang digunakan oleh laki-laki dan perempuan yang ada di kerinci.Dalam penganalisaan makalah ini, penulis melakukan penelitiansederhana dengan cara mewawancarai penutur asli bahasa Kerincilaki-laki dan perempuan yang ada di Kerinci. Penelitian initermasuk penelitian secara deskriptif yang berpijak pada fakta danrealita yang terdapat dikerinci, dan dalam penganalisaan ini penelitimenemukan 50 euphemisme yang digunakan oleh masyarakatkerinci tersebut, yang terdiri dari 25 eufemisme di tindakankejahatan, 15 eufemisme di sifat-sifat tidak baik, dan 10 eufemismedi bagian tubuh.Kata Kunci: euphemism, types of euphemism, Kerincinese speaker
NAIVETY AS THE PARADOX AND IRONY OF WAR IN THREE WAR POEMS: DOUGLAS DUNN’S AFTER THE WAR, LOUIS JOHNSON’S BREAD AND PENSION AND W.H. AUDEN’S REFUGEE BLUES Dhini Gusnita, Delvi wahyuni (p:34-42)
English Language and Literature Vol 1, No 3 (2013): SERIE : A
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/ell.v1i3.1803

Abstract

Abstrak Tujuan pembahasan teks puisi ini adalah untuk mengetahui sejauh mana ketiga puisi perang ini menunjukkan kenaifan speaker dalam menghadapi perang. Teks puisi ini dianalisa dengan menggunakan text-based analysis. Penganalisaan makna ketiga puisi ini dikuak melalui elemen paradoks dan ironi pada ketiga puisi yang memperlihatkan kenaifan speaker dalam menghadapi perang yang mempengaruhi hidupnya serta masyarakat dimana dia berada. Hasil penganalisaan menunjukkan kenaifan speaker dalam menghadapi perang dilihat melalui tingkah laku.   Kata kunci:   perang, kenaifan, speaker, paradoks, ironi
THE USE OF DIRECTIVE IN ADVERTISEMENT IN GAUL TABLOID Eka Nur Fitri, Rusdi Noor Rosa (p: 90-97)
English Language and Literature Vol 2, No 1 (2013): SERIE : B
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/ell.v2i1.2406

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat salah satu fenomena bahasa yaitu tindak tutur. Proses tindak tutur ini bisa terjadi karena bahasa tidak hanya dituturkan, tapi dalam tuturan tersebut kita juga harus melakukan tindakan atau ekspresi sesuai dengan tujuan tuturan kita agar pendengar mengerti apa maksud dari tuturan kita tersebut. Dalam penelitian ini membahas mengenai salah satu jenis tindak tutur yaitu directive, yang mana pembahasannya tentang penggunaan directive dalam bahasa iklan dalam salah satu media cetak.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui yang mana iklan-iklan yang menggunakan directive dan apa jenis directive yang paling banyak digunakan dan jenis directive  yang paling sedikit digunakan dalam iklan di media cetak tersebut, khususnya dalam tabloid Gaul.Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dan sumber datanya diambil adalah tabloid Gaul. Oleh karena itu untuk mengumpulkan data dilakukan dengan membaca langsung tabloid Gaul tersebut dan mengidentifikasi yang mana iklan-iklan yang menggunakan directive.Dalam penelitian ini, kelima directive yang dikelompokkan oleh  Kreidlrer (1998: 217) ditemukan. Directive yang paling banyak ditemukan adalah directive kalimat tanya (question), dan yang paling sedikit ditemukan adalah directive kalimat permintaan (request).Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan tindak tutur khususnya directive tidak hanya bisa digunakan dalam bahasa lisan, tapi juga bisa digunakan dalam bahasa tulisan. Iklan-iklan dalam tabloid tersebut merupakan bahasa lisan yang diungkapkan lewat tulisan.  Penggunaan directive dalam iklan-iklan dalam tabloid Gaul tersebut menggunakan directive yang berbeda-beda.     Key Word: Speech act, Directive, Advertisement, Gaul tabloid
EGALITARIANISM IN KATHRYN STOCKETT’S NOVELTHE HELP(2009) Ary Tuessonwily, Kurnia Ningsih, Delvi Wahyuni (p: 1-10)
English Language and Literature Vol 2, No 1 (2013): SERIE : A
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/ell.v2i1.2388

Abstract

Abstrak   Tujuanpenelitianiniadalah (1) menganalisasejauhmananovelinimerefleksikanegalitarianism, (2) menunjukkankontribusielemenfiksi (karakterdan seting) dalammengungkapegalitarianismdalamnovelini. Data penelitianiniadalahtekstertulis yang dikutipdarinovel. Kutipantekstersebutkemudiandiinterpretasidandianalisadengan elemen fiksi (karakter dan seting) dan dikaitkan dengankonsep egalitarianism yang dikemukakanolehRichard Arnerson.Hasilanalisamenunjukkanbahwaprotagonismelakukantindakan-tindakanseorang egalitarian untuk melindungi hak dan mengangkat status orang kulit hitam atau minoritas di lingkungannya yang rasis. Keingingankuatuntuk mencapaitujuantersebutterefleksikan melalui tindakan-tindakan yang bertentangan dengan ideologi serta kepercayaan yang dianut oleh para mayoritas pada umumnya.   Key words: Egalitarianism, egalitarian, majorities, minorities, belief, ideology.
THE GRAMMATICAL MEANING OF PREFIX BASI- IN MINANGKABAU LANGUAGE SPOKEN IN BATIPUH SELATAN Yunesya Rizal, Rusdi Noor Rosa (p: 308-317)
English Language and Literature Vol 2, No 1 (2013): SERIE : D
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/ell.v2i1.2421

Abstract

Makalah ini bertujuan untuk mengetahui makna sesuai tata bahasa dari penggunaan imbuhan awalan basi- di daerah Batipuh Selatan berdasarkan teori makna-makna imbuhan awalan oleh Kridalaksana. Sebagai hasil penggabungan imbuhan awalan tersebut dengan beberapa kelas kata. Sehingga timbullah makna-makna baru yang juga dipengaruhi oleh beberapa hal tertentu. Data penelitian ini berupa kalimat atau ungkapan yang mengandung imbuhan awalan basi- dalam bahasa Minangkabau yang kerap ditemukan dalam percakapan sehari-hari. Data dikumpulkan dari hasil observasi sebelumnya di dalam lingkungan masyarakat di daerah Batipuh Selatan. Berdasarkan analisis data, ditemukan bahwa ada 13 pengelompokan makna sesuai tata bahasa dari penggunaan prefik basi- di daerah Batipuh Selatan.       Kata Kunci: grammatical, prefix basi-, Batipuh Selatan, Kridalaksana
THE PHRASES’ AND SENTENCES’ WORD ORDERS OF AUTISTIC STUDENTS AT YPPA PADANG Lia Anggraeni W, Jufrizal, Amri Isyam (p: 79-92)
English Language and Literature Vol 1, No 2 (2013): SERIE: B
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/ell.v1i2.901

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan bentuk frasa yangdiujarkan siswa-siswa autis di YPPA Padang, (2) mendeskripsikansusunan kata dalam kalimat yang diujarkan siswa-siswa tersebut,(3) mendeskripsikan perbedaan perkembangan bahasa siswa-siswatersebut dengan anak normal berdasarkan umur. Data penelitian iniadalah kata dan kalimat yang diujarkan siswa-siswa tersebut.Sumber data penelitian ini adalah lima orang siswa autis yangbersekolah di YPPA Padang. Data dikumpulkan denganmenggunakan metode simak dan teknik rekam langsung saat jambelajar berlangsung. Temuan penelitian ini yaitu (1) susunan frasamereka sudah beraturan dengan bentuk frasa satu kata yangmendominasi, (2) susunan kalimat mereka pada umumnya berpolaS-V-O dan formal karena data diambil saat mereka belajar, (3)perkembangan bahasa anak autis tidak sejalan denganperkembangan umur mereka serta terdapat beberapa perbedaanantara perkembangan bahasa anak autis dengan anak normal.Key words: autistic students, word orders, YPPA Padang.
THE ANALYSIS OF UTTERANCES PRODUCED BY 3 AND 4 YEARS OLD CHILDREN Mastaria Hutabarat, M.Zaim, Rusdi Noor Rosa
English Language and Literature Vol 1, No 1 (2012): SERIE: A
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/ell.v1i1.1816

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tahap ujaran danjenis kalimat mood yang dihasilkan oleh anak usia 3 dan 4tahun. Subjek penelitian ini adalah 6 orang anak usia 3 dan 4tahun. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode rekamdan wawancara. Temuan penelitian ini yaitu usia 3 tahunditemukan bahwa perkebangan bahasa nya berada ditahap I(MLU:1,62), II (MLU2,28), IV (MLU: 3,14). Sementara usia 4tahun berada pada tahap IV untuk semua sabjek dengan MLUyang bervariasi 3,02, 3,28, dan 3,4. Ditemukan juga bahwabeberapa anak tersebut sudah mampu menggunakan pernyataandalam semua jenis kalimat mood dan beberapa belum mampu,ujaran yang mereka hasilkan didominasi oleh modus deklaratif.Ini diakibatkan beberapa faktor seperti coginitif, latar belakangsosial, bawaan lahir.Kata Kunci: language acquisition, utterances, MLU, sentencemood