cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
English Language and Literature
ISSN : -     EISSN : 23023546     DOI : -
Core Subject : Education,
ENGLISH LANGUAGE AND LITERATURE: E- JOURNAL English Language and Literature Study Program of FBS UNP. Volume 1, Number 1, September 2012, ISSN 2302-3546. English Language and Literature Study Program journal is published three times a year (March, June, and September). It consits of scientific article and the result of reserach about language, literature and arts field.
Arjuna Subject : -
Articles 569 Documents
Types and Meanings of Humors Used in T-Shirt Slogans in the Bad Idea T-Shirt Online Dina Lestari Dahelza; Saunir Saun; Havid Ardi
English Language and Literature Vol 1, No 1 (2012): SERIE: A
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/ell.v1i1.1812

Abstract

Penelitian ini menganalisa tentang penggunaan humor dalamslogan. Tujuan penelitian ini adalah (1) menganalisa tipe-tipe humor yangdigunakan dalam slogan baju Bad Idea T-shirt online, (2) menganalisamakna yang terkandung dalam slogan-slogan lucu dengan menggunakanteori conversational implicature. Data penelitian berjumlah 111 slogan.Data dikumpulkan langsung dengan cara mengunduh slogan-slogan darisitus resmi Bad Idea T-shirt. Dari hasil analisa ditemukan bahwapenggunaan jenis humor disparagement lebih banyak dari pada jenishumor lainnya yaitu sebanyak 33,3% (37 slogan). Sedangkan dari segimakna humor, makna flouting a maxim paling banyak ditemukan yaitu42,4% (47 slogan).Kata kunci: Humors, slogans, types of humors, meanings of humors
THE USE OF ILLOCUTIONARY ACT IN MOVIE “THE BLIND SIDE” Resti Faradila, Hamzah (p: 174-184)
English Language and Literature Vol 2, No 1 (2013): SERIE : C
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/ell.v2i1.2408

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan kategori tindak ilokusi yang paling sering digunakan oleh pemeran utama dalam film “The Blind Side”. Penelitian ini juga bertujuan untuk menemukan fungsi tindak ilokusi yang paling sering digunakan oleh pemeran utama. Data penelitian ini berupa kalimat atau ujaran yang mengandung tindak ilokusi yang di ucapkan oleh pemeran utama. Data dikumpulkan dari skrip film “The Blind Side”, kemudian memilih ujaran-ujaran yang mengandung tindak ilokusi dan mengelompokkannya kedalam kategori dan fungsi masing-masing. Berdasarkan analisis data, ditemukan bahwa representatif merupakan kategori tindak ilokusi yang paling banyak ditemukan di dalam skrip dan collaborative adalah fungsi tindak ilokusi yang paling banyak ditemukan.   Kata Kunci: Illocutionary Act, The Blind Side Movie, Yule, Leech.
A Semantic Analysis of Minangkabaunese Verbs Connected to The Semantic Primes Touch: A Natural Semantic Metalanguage Study Karina Safira Rannas; Rusdi Noor Rosa
English Language and Literature Vol 9, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/ell.v9i3.109513

Abstract

AbstractThis article analyzed words in Minangkabaunese that share the same semantic prime: TOUCH using Natural Semantic Metalanguage (NSM). This research was conducted using the descriptive qualitative approach. The data that were found in this research were the words connected that are connected to the semantic prime TOUCH in Minangkabau language. The sources of this data were the 11 informants from the 11 districts in Padang city, which is the capital city of the West Sumatera Province. The data were collected using interview guidelines, recording equipment, and writing equipment. An interactive model of data analysis is used to analyze the data. From the data that were collected and analyzed there are a total of 6 words that are connected to semantic prime TOUCH: maawai, manggaduah, maambiak, marabuik, marameh, and maresek. These words are similar but not exactly synonymous that they will create a misconception in diction.    
EXCESSIVE AMBITION IN JOHN BOYNE’S NOVEL THE BOY IN THE STRIPED PAJAMAS (2006) Nelda Hayati, Muhd.Al-Hafizh
English Language and Literature Vol 1, No 1 (2012): SERIE: B
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/ell.v1i1.1821

Abstract

AbstrakMakalah ini merupakan analisa novel The Boy in the StripedPajamas (2006) karya John Boyne. Permasalahan yang di bahasdalam analisa ini adalah mengenai ambisi tokoh yang berlebihan(Excessive Ambition) untuk mendapatkan status yang lebih tinggiyaitu untuk menjadi komandan Nazi. Tujuan dari penganalisaan iniuntuk mengetahui sejauh mana novel The Boy in the StripedPajamas (2006) memperlihatkan ambisi tokoh yang berlebihan.Penganalisaan ini dilakukan berdasarkan teori psikisme manusiadari Sigmund Freud yang mencakup id, ego, dan superego. TokohRalf dalam novel ini di kontrol oleh idnya sehingga diamengabaikan ego dan superegonya. Dia sangat berambisi untukmenjadi komandan Nazi sehingga dia mau mengorbankan hatinuraninya dengan mengikuti sistem Nazi yang menggunakankekerasan untuk mendapatkan posisi tersebut. Dia juga berlakutidak adil dengan menerapkan peraturan yang dia sendiri tidakmenjalankannya. Selain itu, Ralf juga berubah menjadi egois untukmendapatkan posisi sebagai komandan. Dia memaksa istri dananaknya untuk mendukung posisi tersebut tanpa maumempertimbangkan alasan dari mereka.Kata kunci: excessive, ambition, id, ego, superego
AN ANALYSIS OF METAPHOR USED BY TEENAGERS AND ADULTS IN DAILY CONVERSATION IN MINANGKABAU LANGUAGE Atika Marista Septiana, Hermawati Syarif, Rusdi Noor Rosa (p:23-33)
English Language and Literature Vol 1, No 3 (2013): SERIE : A
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/ell.v1i3.1802

Abstract

Abstrak   Penelitian ini bertujuan untuk menemukan tipe metafora yang paling sering digunakan oleh remaja dan orang dewasa berdasarkan teori metafora konseptual dari Johnson dan Lakoff. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk menemukan prinsip penerjemahan metafora yang paling sering digunakan oleh remaja dan orang dewasa melalui teori prinsip penerjemahan metafora dari Searle. Data penelitian ini berupa kalimat atau ungkapan yang mengandung metafora dalam bahasa Minangkabau yang kerap ditemukan dalam percakapan sehari-hari..Data dikumpulkan dari beberapa responden dan informan melalui teknik perekaman langsung dan juga melalui interviu kepada informan. Berdasarkan analisis data, ditemukan bahwa metafora struktural merupakan tipe metafora yang paling sering digunakan oleh remaja, sedangkan orang dewasa lebih cenderung menggunakan tipe metafora ontologikal. Prinsip 1 lebih sering digunakan oleh remaja, sementara orang dewasa lebih sering menggunakan prinsip 4.   Kata kunci:   metaphor, Minangkabaunese, adults, teenager
AN ANALYSIS OF DEAD WORDS OF MINANGKABAUNESE IN KOTO TABANG-PARIAMAN DIALECT Erni Yulis, Jufrizal, Havid Ardi (p: 98-105)
English Language and Literature Vol 2, No 1 (2013): SERIE : B
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/ell.v2i1.2398

Abstract

Penelitian ini berawal dari kenyataan bahwa banyaknya generasi muda tidak mengerti kosakata yang digunakan oleh generasi tua sehingga terjadinya kesalahpahaman dalam beromunikasi. Tujuan dari penelitian ini menemukan kosakata arkais pada generasi muda di Koto Tabang dialek Pariaman dari bahasa Minangkabau. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang penjabaran data dipaparkan dalam bentuk penjelasan dan pengelompokan data. Data berupa kosakata dikumpulkan dari generasi tua (≥50 tahun) sejumlah 210 kata. Kemudian diberikan ke generasi muda(12-20 tahun) untuk melihat tipe dari kosakata arkais yang terjadi di generasi muda. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan, 38 kosakata arkais (18,09%), 20 semi-arkais (9,52%), 101 kata aktif (48,09%). Ada empat kelas kosakata yang ditemukan dari 210 kosakata arkais, yakni kata kerja, sifat, benda dan keterangan. Kelas kosakata kata benda merupakan yang paling banyak muncul dengan bermacam variasi seperti kata dari kategori pakaian, assesoris, dan peralatan rumah tangga. Adanya kosakata arkais disebabkan oleh beberapa faktor seperti rendahnya fungsi dari bahasa itu sendiri, perkawinan antar etnik, Bahasa Indonesia, menurunnya jumlah generasi tua, dan meningkatnya jumlah generasi muda.   Kata Kunci: Dialect, dead words, and lexical words classes.
THREE FACES OF CROW: THE ARCHETYPAL FIGURES IN TED HUGHES’ POEMS CROW BLACKER THAN EVER Bisma Indar Ekalaya, Delvi Wahyuni (p: 11-24)
English Language and Literature Vol 2, No 1 (2013): SERIE : A
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/ell.v2i1.2389

Abstract

Karakter merupakan salah satu aspek terpenting dalam pengembangan dan jalannya ide utama pada suatu karya sastra. Tidak terkecuali pada puisi. Makalah ini ingin melihat bagaimana subjek utama dalam ketiga puisi dari Crow Blacker Than Ever, Crow’s Fall, dan Crow’s Nerve Fail oleh Ted Hughes memperlihatkan pentingnya faktor pengkarakteran secara arketipal. Melalui sudut pandang speakers, dapat diperoleh bahwa ketiga puisi tersebut memiliki satu subjek yang sama, yaitu the Crow. The Crow mempraktekan satu karakter arketipal yang dominan pada satu puisi, selagi subjek yang sama berubah menjadi karakter arketipal lain pada puisi lainnya. Penganalisaan terhadap ketiga puisi ini menggunakan teori arketip yang dikemukakan oleh pakar psikologi analitikal asal Swiss, Carl Gustav Jung. Pendekatan-pedekatan penganalisaan juga mencakup pada teori yang ditelurkan oleh Jung, ketidaksadaran kolektif (collective unconscious) dan arketip. Analisis ini dilakukan terhadap teks, dan juga dengan mengaplikasikan pendekatan dengan menginterpretasi imagi-imagi dan simbol-simbol yang dapat ditemui di sepanjang puisi. Pendekatan secara psikologis dan berbau mitologi juga diterapkan demi interpretasi penganalisaan. Penganalisaan terhadap ketiga puisi ini memperlihatkan pentingnya sifat-sifat serta karakteristik karakter arketipal yang ditampilkan subjek terhadap situasi yang ada di dalam karya-karya sastra.
TYPES OF HESITATION OCCURRENCE USED BY THE CHARACTERS IN MOVIE AKEELAH AND THE BEE Zahiria Desria Roza, Rusdi Noor Rosa (p: 318-326)
English Language and Literature Vol 2, No 1 (2013): SERIE : D
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/ell.v2i1.2422

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan jenis-jenis hesitation occurrence yang terdapat pada sebuah film yang berjudul Akeelah and the Bee. Dari film tersebut diperoleh 80 hesitation occurrence yang terbagi kepada false start, repetition, parenthetical remark, silent pause, filled pause dan lengthening. Dari hasil analisis data, ditemukan bahwa hesitation occurrence berjenis filled pause lebih sering digunakan dengan frekuensi 22 kali atau 27,5% dari keseluruhan data yang diperoleh. Sementara itu, false start adalah jenis hesitation occurrence yang paling jarang digunakan oleh karakter-karakter di film tersebut, dengan frekuensi penggunaannya 4 kali (5%).     Key Words: hesitation occurrence, character, movie.
TYPES OF ILLOCUTIONARY ACTS USED IN SLOGAN OF SOFT DRINK ADVERTISEMENTS IN MAGAZINES Mohamad Ridho Alsri, Rusdi Noor Rosa (p: 93-101)
English Language and Literature Vol 1, No 2 (2013): SERIE: B
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/ell.v1i2.902

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini menganalisa jenis-jenis tindak tutur ilokusiyang terdapat pada slogan iklan minuman ringan di dalam majalah.Bahasa iklan tidaklah sama dengan bahasa yang kita gunakandalam kehidupan sehari-hari. Dalam makalah ini menggunakanteori yang dikemukakan oleh Yule dalam mengidentifikasi danmenganalisis jenis-jenis tindak tutur ilokusi yang digunakan didalam slogan minuman ringan di majalah. Penulis mengumpulkandata sebanyak 30 slogan minuman ringan didalam majalah. Darihasil analisis slogan minuman ringan di dalam majalah Penulismenyimpulkan bahwa tipe tindak tutur ilokusi yang paling banyakdigunakan adalah representatif, karena dalam slogan iklanminuman ringan penutur lebih sering menyatakan dan menjelaskankebenaran produk.Kata Kunci: language, speech act, illocutionary acts,advertisement, slogan.
THE EFFECT OF CHRONIC CHILDHOOD TRAUMA IN THE NOVEL THE GATHERING ANNE ENRIGHT Meira Adriani, Kurnia Ningsih, Delvi Wahyuni
English Language and Literature Vol 1, No 1 (2012): SERIE: A
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/ell.v1i1.1817

Abstract

AbstrakArtikel ini merupakan analisa novel The Gathering (2007) karya Anne Enright. Masalahyang dibahas adalah sejauh mana novel ini memperlihatkan akibat yang muncul danmempengaruhi kepribadian seseorang setelah mengalami sebuah trauma yang kronis dimasa kecil dan kontribusi unsur sastra seperti karakter, konflik dan seting yangmengacu pada text based interpretation untuk mengungkap akibat tersebut. Tujuan daripenganalisaan ini untuk mengetahui sejauh mana novel memperlihatkan pengaruhtrauma masa kecil bagi kehidupan pribadi seseorang. Analisa didasarkan pada teorisastra yaitu repression dan unconscious mind oleh Sigmund Freud. Hasil penganalisaanmenunjukkan ada dua efek yang muncul setelah mengalami trauma masa kecil yangkronis yaitu menjadi seorang paranoid dan solitari.Kata kunci: effect, chronic, childhood, trauma