cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
English Language and Literature
ISSN : -     EISSN : 23023546     DOI : -
Core Subject : Education,
ENGLISH LANGUAGE AND LITERATURE: E- JOURNAL English Language and Literature Study Program of FBS UNP. Volume 1, Number 1, September 2012, ISSN 2302-3546. English Language and Literature Study Program journal is published three times a year (March, June, and September). It consits of scientific article and the result of reserach about language, literature and arts field.
Arjuna Subject : -
Articles 569 Documents
GRAMMATICAL SEMANTIC CONSTRAINS OF DERIVATIONAL AFFIXES OF MINANGKABAUNESE USED IN SINGGALANGDAILY NEWSPAPER Ririn Ritama, M.Zaim, Rusdi Noor Rosa (p: 220-228)
English Language and Literature Vol 2, No 1 (2013): SERIE : C
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/ell.v2i1.2412

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan kendalasemantik gramatikal yaitu kendala dalammenentukan makna yang terbentuk karena proses gramatikal yang dialami oleh bahasa minangkabau yang terdapat dalam Koran Singgalang khususnya pada kolom Palantadan menemukan  afiks derivasi yang banyak mengalami kendala semantik gramatikal. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah seluruh kata dalam kalimat yang mengalami kendala semantik gramatikal dari afiks derivasi bahasa Minangkabau dalam Koran Singgalang khususnya di kolom Palanta tahun 2012-2013 yang terdiri dari 75 artikel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kendalasemantik gramatikal dalam afiks derivasi yang dapat dialami oleh seluruh tipe afiksasi : prefix,(65%),{pa-},{ba-},{di-},{ta-},dan {maN-}.Suffix (10%), {-an}dan confix(25%){ma-an},{di-i},{di-an},dan{ka-an}.Kendala dalam  menentukan makna yang terbentuk karena proses grammatikal disebabkan oleh variasi dalam proses pembentukan suatu kata.   Kata Kunci:Semantik Gramatikal,Minangkabunese,afiks derivasi, Prefix, suffix, infix, and confix.
GUILLERMO ARRIAGA’S BABEL: UGLIFICATION OF NOBLE INTENTION Sari Fitria, Kurnia Ningsih, Delvi Wahyuni
English Language and Literature Vol 1, No 1 (2012): SERIE: C
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/ell.v1i1.1831

Abstract

AbstrakTujuan pembahasan ini adalah untuk mengetahui sejauh mana filmini memperlihatkan kegagalan dalam mewujudkan sebuah tujuanmulia. Teks skrip film ini dianalisa dengan menggunakan textbasedapproach yang difokuskan pada unsur sastra, sepertikarakter, seting, dan plot (konflik). Penganalisaan unsur-unsursastra ini dikaitkan dengan teori uglification oleh Nietzche danuncouncious mind oleh Freud. Hasil penganalisaan menunjukkankesalahan diri sendiri menjadi penyebab utama kegagalan dalammewujudkan sebuah tujuan mulia. Kesalahan-kesalahan itu berupaketidaktepatan dalam berkomunikasi, kurangnya ilmu pengetahuandan kecerobohan.Kata Kunci: uglification, intention, Nietzsche, Babel
AN ANALYSIS OF TYPES OF FIGURATIVE LANGUAGE USED IN INTERNET ADVERTISEMENTS Ratna Yuri. A, Rusdi Noor Rosa (p:72-78)
English Language and Literature Vol 1, No 3 (2013): SERIE : A
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/ell.v1i3.1807

Abstract

Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui jenis majas apa saja yang paling banyak digunakan oleh para pengiklan untuk mempromosikan produk mereka. (2) persamaan dan perbedaan dari penggunaan majas pada produk pria dan wanita. Dalam penelitian ini, penulis mengelompokkan produk-produk yang digunakan oleh pria dan wanita. Hal ini dimaksudkan agar pembaca dapat mengetahui jenis majas apa saja yang paling banyak digunakan dalam masing-masing produk yang digunakan oleh pria dan wanita. Dalam menganalisis tentang tipe-tipe majas, penulis hanya fokus pada 4 (empat) tipe majas, antara lain: personifikasi, metafor, hiperbola, dan simile. Dalam teknik pengumpulan data, penulis menggunakan teknik mencatat (note-taking technique). Penulis mengumpulkan data dari iklan yang diterbitkan di internet. Berdasarkan analisis data ditemukan bahwa personifikasi merupakan jenis majas yang paling sering digunakan dalam iklan baik untuk pria (50%) dan wanita (44%). Kata kunci:   majas, iklan di internet, personifikasi, metafor, hiperbola, simile
LEXICAL SHIFT AND LEXICAL CHANGE IN MINANGKABAUNESE USED IN BATUSANGKAR Jenni Bovi Lishandi, Refnaldi (p: 133-141)
English Language and Literature Vol 2, No 1 (2013): SERIE : B
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/ell.v2i1.2402

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan pergeseran bentuk leksikal yang ditemukan dalam bahasa Minangkabau yang digunakan di Batusangkar, (2) mendeskripsikan perubahan bentuk leksikal yang ditemukan dalam bahasa Minangkabau yang digunakan di Batusangkar. Di dalam penelitian ini, metode yang digunakan adalah metode simak dan rekam serta teknik catat sebagai teknik lanjutan. Sumber data penelitian ini adalah generasi muda dan generasi tua yang ada di Batusangkar. Untuk mendapatkan data yang tetap serta akurat, proses dilakukan dengan mewawancarai 10 informan yang terdiri dari 5 orang generasi muda dan 5 orang generasi tua. Berdasarkarkan hasil penelitian, penulis menemukan pergeseran dan perubahan kata dari dialek Batusangkar. Terdapat proses perubahan fonem di dalam pergeseran kata yang terjadi. Perubahan pada fonem dapat dilihat dari adanya perubahan konsonan dan vokal. Proses pergeseran kata yang terjadi pada generasi muda bukan hanya mengalami perubahan, tetapi juga mengalami perubahan di dalam penambahan dan pengurangan huruf konsonan dan vokal dari kata tersebut. Akan tetapi, penggunaan kata oleh generasi tua juga terdapat perbedaan yang mencolok.     Kata kunci: lexical shift, lexical change, Minangkabaunese
Hyperboles Used by Rin Hermana and Ge Pamungkas’s Stand Up Comedy in Kompas Tv Rani, Sherly Nia; Refnaldi, Refnaldi
English Language and Literature Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/ell.v9i2.108354

Abstract

In language study, figurative language is language that uses words or expressions with a meaning that is different from the literal interpretation. Hyperbolic expression is one kind of figures of speech that exaggerates things with overstatement. In this research focuses with hyperboles used by Rin Hermana and Ge Pamungkas’s Stand Up Comedy in KompasTV. The purpose of this research are to describe the form of hyperbole and the hyperbolic meaning used by Rin Hermana and Ge Pamungkas in the video which is downloaded from YouTube based on theory of Claridge. The types of the research in this study are qualitative and quantitative method. Qualitative research is used to analyze the data in the form text and quantitative research is used to calculate number of forms of hyperboles and types of hyperbolic meaning in Rin Hermana and Ge Pamungkas’s Stand Up Comedy video to conclude which dominantly used. To find out the data of hyperboles, the researcher used checklist method and color coding. This study found that there are 7 forms of hyperbole and also 7 types of hyperbolic meaning. This study shows, the dominant forms by both Stand Up Comedian is repetition and the dominant types of hyperbolic meaning is connotative meaning. Keywords: Figurative Language, Hyperbole, Stand-Up Comedy.
THE TYPES OF SLANG WORDS IN THE LYRICS OF “JIGSAW” ALBUM BY LADY SOVEREIGN Putri Wulandari, Havid Ardi
English Language and Literature Vol 1, No 1 (2012): SERIE: B
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/ell.v1i1.1824

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengidentifikasi tipe kata-kata tabuyang terdapat dalam lirik lagu pada album Eminem, (2) untuk mendeskripsikanmakna dari kata-kata tersebut sesuai dengan liriknya dan (3) untuk menganalisisfungsi kata-kata tabu yang ditemukan pada album Eminem. Jenis penelitian iniadalah penelitian deskriptif. Data penelitian ini adalah kata-kata tabu yangterdapat pada lirik lagu dalam album Eminem. Dari hasil penelitian, penelitimenemukan bahwa kata-kata tabu lebih banyak digunakan pada album Eminemyang berjudul Bad Meets Evil yang terbit pada tahun 2011 dibandingkan padaalbum Eminem yang berjudul Slim Shady LP yang terbit pada tahun 1999. Darihasil penelitian, peneliti menemukan bahwa tipe kata-kata tabu yang terdapatdalam album Eminem ada tiga yaitu; kata-kata yang berhubungan dengan anggotatubuh, kata-kata yang berhubungan dengan hal sexual, dan umpatan.Key words: types, slang, words, lyrics
TEACHING WRITING A DESCRIPTIVE TEXT TO SENIOR HIGH SCHOOL STUDENTS BY USING THE CSW GAME Rizki Annisa, Muhd.Al-Hafizh
English Language and Literature Vol 1, No 1 (2012): SERIE: C
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/ell.v1i1.1830

Abstract

Abstrak Artikel ini menjelaskan bagaimana cara mengajarkan menulis descriptive text tentang seseorang dengan menggunakan the CSW (Catch, Speak and Write) game untuk siswa SMA kelas X. The CSW (Catch, speak, and Write) game adalah salah satu permainan yang mengajak siswa bermain sambil belajar. The CSW game atau Catch, Speak and Write game, adalah suatu permainan yang menggunakan chocolate dan gambar sebagai media pendukung. Di dalam the CSW Game siswa akan bermain sambil belajar dengan menjawab beberapa pertanyaan melalui sebuah gambar yang didukung dengan media chocolate yang akan dilempar dan ditangkap siswa sebelum siswa tersebut menjawab pertanyaan. Di dalam Penggunaan the CSW game guru sangat berperan penting untuk membuat siswa lebih aktif dan bersemangat dalam belajar sehingga kesulitan siswa dalam menulis terasa lebih mudah dengan suasana yang lebih nyaman. Kata Kunci: coklat, gambar, beberapa pertanyaan, CSW game, dan menulis.
PHONOLOGICAL PROCESSES OF INDONESIAN BORROWING WORDS USED BY MINANGKABAUNESE IN BUKITTINGGI, WEST SUMATERA Sri Ayuni Restifiza, Rusdi Noor Rosa
English Language and Literature Vol 1, No 1 (2012): SERIE: C
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/ell.v1i1.1835

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini adalah (1) melihat salah satu fenomena bahasa yaitupeminjaman kata. (2) mengetahui perbedaan pelafalan kata-kata dari bahasaIndonesia tersebut yang diucapkan oleh orang Minangkabau khusunya di kotaBukittinggi dan apa-apa saja proses fonologi yang terjadi. Data dikumpulkan denganmetode deskriptif dan sumber datanya adalah masyarakat asli Bukittinggi. Olehkarena itu untuk mengumpulkan data melalui observasi langsung ke Bukittinggi danmelakukan wawancara beberapa orang informan yang berasal dari Bukittinggi.Dalam penelitian ini, ketiga proses fonologi berdasarkan klasifikasi Roger Lass(1991) ditemukanan, Namun, bagian dari pengelompokan tersebut ada beberapaproses yang tidak ditemukan pada kata-kata pinjaman bahasa indonesia dalam bahasaMinangkabau seperti dissimilasi dan prothesis dari proses epenthesis.
TYPES AND FUNCTIONS OF METAPHOR USED IN PASAMBAHAN SCRIPT OF WEDDING PARTY IN KAMANG AGAM Uswati, Jufri, Rusdi Noor Rosa (p: 266-273)
English Language and Literature Vol 2, No 1 (2013): SERIE : D
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/ell.v2i1.2417

Abstract

Penelitianinibertujuanuntukmenemukantipemetafora yang paling seringdigunakanolehpembicara pada pasambahan dalam upacara perkawinanmelalui teorimetaforakonseptualWahab.Selainitupenelitianinijugabertujuanuntukmenemukanfungsimetafora yang paling seringoleh pembicara dalam pasambahan upacara perkawinanmelaluiteorifungsi metaforadari Searle. Data di kumpulkandarinaskah pasambahan upacara prkawinanmelaluiteknikpengelompokkan data berdasarkan tipe dan fungsi metafora.Data penelitianinidalambentukkalimatatauungkapanmetaforadalambahasaMinangkabau yang kerapditemukandalampasambahan upacara perkawinan.Hasil yang ditemukanadalahmetaforapredikatifadalahtipemetafora yang paling sering di gunakanolehpembicara.Sedangkan fungsi yang banyak ditemukan adalah fungsi direktif.
REDEMPTION IN THE NOVEL THE MUSEUM OF INNOCENCE BY ORHAN PAMUK Imran Nur Hakim, Kurnia Ningsih, Delvi Wahyuni (p: 41-48)
English Language and Literature Vol 1, No 2 (2013): SERIE: A
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/ell.v1i2.897

Abstract

AbstrakTujuan dari penelitian ini adalah; 1. Untuk menemukan sejauhmana novel The Museum of Innocence (2010) yang di tulis olehOrhan Pamuk menunjukkan penebusan atas segala kesalahan masalalu yang telah di lakukan oleh karakter utama di dalamnya. 2.Untuk memperlihatkan seberapa jauh karakter, setting dan plot(konflik) di dalam novel membuktikan tindakan-tindakan yang dilakukan oleh karakter utama sebagai bentuk dari penebusanterhadap dosa masa lalunya.. Penganalisaan terhadap novel ini dilakukan melalui interpretasi terhadap teks dan komponenkomponenfiksional seperti: karakter, seting dan plot (konflik).Hasil penganalisaan menunjukkan bahwa karakter utama di novelini melakukan dua cara untuk menebus dosa masa lalunya yaitu,menemukan kembali jejak-jejak masa lalunya dan menjagakenangan tentang masa lalunya.Kata Kunci: mistake, guilty, redemption, memory