cover
Contact Name
Lestari Lorna Lolo
Contact Email
thenextambition1@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
thenextambition1@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
JURNAL FENOMENA KESEHATAN
ISSN : 26211513     EISSN : 26563444     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Fenomena Kesehatan dibentuk dalam rangka mengembangkan peningkatan ilmu pengetahuan dalam proses pembelajaran yang berbasis evidence based. Jurnal Fenomena Kesehatan merupakan jurnal pendidikan kesehatan yang memuat naskah hasil penelitian dalam bidang kesehatan antara lain kesehatan masyarakat, keperawatan, kebidanan dan bidang kesehatan yang diterbitkan 2 kali dalam 1 tahun yaitu pada Bulan Mei dan Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 73 Documents
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA LANSIA Maryam Suaib; Nfn Cheristina; Nfn Dewiyanti
JURNAL FENOMENA KESEHATAN Vol 2 No 1 (2019): Jurnal Fenomena Kesehatan
Publisher : JURNAL FENOMENA KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (50.102 KB)

Abstract

Dampak dari penyakit hipertensi para lansia dapat memicu terjadinya resiko serangan jantung, stroke, dan gagal ginjal. Tekanan darah yang terus meningkat mengakibatkan beban kerja jantung yang berlebihan sehingga memicu kerusakan pada pembuluh darah, gagal ginjal, jantung, kebutaan dan gangguan fungsi kognitif pada lansia. Penelitin ini bertujan untuk mengetahui adakah hubungan tingkat pengetahuan dengan kejadian hipertensi pada lansia di Desa Minanga Tallu Kecamatan Sukamaju Kabupaten Luwu Utara Utara Tahun 2018. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan yang bersifat cross sectional yang bertujuan untuk mengungkapkan korelasi antara variabal bebas dan terikat). Populasi dalam penelitian ini adalah semua lansia hipertensi yang ada di Desa Minanga Tallu Kecamatan Sukamaju Kabupaten Luwu Utara Utara sebanyak 45 orang. Adapun sampel dalam penelitian ini yaitu sebagian dari lansia hipertensi yang ada di Desa Minanga Tallu Kecamatan Sukamaju Kabupaten Luwu Utara Utara sebanyak 31 orang. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Minanga Tallu Kecamatan Sukamaju Kabupaten Luwu Utara Utara pada bulan September 2018. Hasil analisis statistik diperoleh nilai p = 0,002 < α = 0,05, berarti H0 ditolak dan Ha diterima sehingga ada hubungan pengetahuan dengan kejadian hipertensi pada lansia.
PENGARUH PEMBERIAN GUIDED IMAGERY TERHADAP PENURUNAN NYERI DISMENOREA Hera Wati Ramli; Nicky Rahim
JURNAL FENOMENA KESEHATAN Vol 2 No 1 (2019): Jurnal Fenomena Kesehatan
Publisher : JURNAL FENOMENA KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu masalah kesehatan reproduksi yang sering dialami oleh wanita dan merupakan masalah utama dalam masyarakat adalah gangguan menstruasi. Gangguan yang sering terjadi antara lain siklus menstruasi yang tidak teratur, gangguan volume menstruasi baik perdarahan yang lama atau abnormal, gangguan nyeri atau dismenorea. Nyeri dismenorea bisa mengganggu aktivitas sehari-hari seperti rasa malas untuk bergerak, badan menjadi mudah lelah dan lemas. Selain itu dampak negatif dari nyeri menstruasi menyebabkan emosi menjadi labil, sensitif dan sering marah-marah. Sehingga penting untuk mengatasi rasa nyeri yang muncul pada saat menstruasi. Salah satu teknik penanganan nyeri dismenorea yaitu pemberian guided imagery. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian guided imagery terhadap penurunan nyeri dismenorea pada Mahasiswi Tingkat I dan II Program Studi D.III Kebidanan STIKES Kurnia Jaya Persada Palopo. Desain penelitian menggunakan quasi eksperimental. Jumlah sampel 52 orang. Pengambilan sampel menggunakan pretest-posttest control group design. Instrumen penelitian berupa lembar observasi, skala numeric (Numerical Rating Scales/NRS), dan pengolahan data menggunakan program komputer. Hasil uji statistik menggunakan uji statistik Wilcoxon Signed Ranks Test menunjukkan pada kelompok intervensi nilai P value = 0,000 < 0.05 sehingga Ha diterima ada pengaruh pemberian guided imagery terhadap penurunan nyeri dismenorea pada Mahasiswi Program Studi D.III Kebidanan STIKES Kurnia Jaya Persada Tahun 2017.
HUBUNGAN FUNGSI PERAWATAN KELUARGA DENGAN KUALITAS HIDUP LANSIA YANG MENDERITA PENYAKIT KRONIS Rezkiyah Hoesny; Munafrine Hoesny; Nfn Sahrin
JURNAL FENOMENA KESEHATAN Vol 2 No 1 (2019): Jurnal Fenomena Kesehatan
Publisher : JURNAL FENOMENA KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (761.386 KB)

Abstract

Kualitas hidup lansia adalah kondisi fungsional yang meliputi kesehatan fisik, kesehatan psikologis dan kondisi lingkungan, dipengaruhi oleh tingkat kemandirian, kondisi fisik dan psikologis, aktifitas sosial, interaksi sosial dan fungsi keluarga. Lansia umumnya mengalami keterbatasan, sehingga kualitas hidup pada lansia mengalami penurunan. Adanya penyakit kronis menyebabkan gangguan fungsi fisiologis sehingga dapat mempengaruhi kondisi psikologis dan lingkungannya. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara fungsi perawatan keluarga dengan kualitas hidup lansia dengan penyakit kronis di Puskesmas Bara Permai Kota Palopo. Penelitian ini berjenis kuantitatif menggunakan deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh lansia yang datang berobat di Puskesmas Bara Permai. Pengambilan sampling menggunakan Accidental Sampling dengan jumlah responden sebanyak 38 orang yang merupakan lansia yang datang berobat sejak bulan Agustus-September 2018.Fungsi perawatan keluarga diukur dengan menggunakan instrumen AFGAR dan Kualitas hidup lansia diukur dengan menggunakan instrumen WHOQOL-BREF. Hasil uji statistik dengan chi-square test menunjukkan nilai p=0.003, karena nilai p < α=0.05, artinya terdapat hubungan antara fungsi perawatan keluarga dengan kualitas hidup lansia yang menderita penyakit kronis. Hal ini menunjukkan bahwa semakin sehat fungsi perawatan keluarga, maka semakin baik pula kualitas hidup lansia dan sebaliknya. Hasil penelitian dapat digunakan sebagai acuan dalam pemberian asuhan keperawatan kepada lansia dengan melibatkan anggota keluarga sehingga kualitas hidup lansia dapat menjadi lebih baik.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMILIHAN ALAT KONTRASEPSI TUBEKTOMI PADA PASANGAN USIA SUBUR DI RUMAH SAKIT UMUM SAWERIGADING KOTA PALOPO Hardianto Dg. Salimung
JURNAL FENOMENA KESEHATAN Vol 2 No 2 (2019): Jurnal fenomena kesehatan
Publisher : JURNAL FENOMENA KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (144.853 KB)

Abstract

Background: The family planning program is an integral part of the national development program and aims to create economic, spiritual and socio-cultural welfare for the Indonesian population so that it can be achieved. Objective: To determine the Factors That Influence To The Selection Of Method On Tubectomy Contraception in Fertile Age Couples In Sawerigading Hospital In Palopo City Method: This type of research used in this study is an analytical survey using a case control approach where researchers study the factors associated with the selection of tubectomy contraceptives by collecting data by looking at past events to determine whether there are risk factors experienced. The population in this study were all family planning acceptors who came to visit the KIA room at the Sawerigading Palopo Hospital. The number of cases was 33 people and control 66 people so the total sample was 99 people. Data were processed using Statistical Product and Service Solution (SPSS) and analyzed univariately and bivariately with a chi-square static test and presented in the form of a frequency distribution table. Results: age relationship (P-value = 0.000), education (P value = 0.774), parity obtained (P value = 0.001), and mother's knowledge (P value = 0.024) Conclusion: There is a relationship between age, education, parity and knowledge of mothers with the selection of contraceptive tools for tubectomies in infertile women in Sawerigading Palopo Hospital.
PEMBERIAN BOOKLET KMC TERHADAP KETERCAPAIAN PROGRAM PELAKSANAAN KMC PADA BAYI BERAT LAHIR RENDAH Nfn Marhani; Nfn Syahrir; Israini Suriati
JURNAL FENOMENA KESEHATAN Vol 2 No 2 (2019): Jurnal fenomena kesehatan
Publisher : JURNAL FENOMENA KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (56.887 KB)

Abstract

Kangaroo Mother Care (KMC) merupakan perawatan untuk bayi berat lahir rendah (BBLR) dengan melakukan kontak langsung antara kulit bayi dengan kulit ibu atau skinto-skin contact, dimana ibu menggunakan suhu tubuhnya untuk menghangatkan bayi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis analisis pemberian booklet KMC terhadap ketercapaian program pelaksanaan KMC pada bayi berat lahir rendah. Desain penelitian yang digunakan adalah “Pra-eksperimen” dengan rancangan”the static comparison group”. Penelitian ini dilaksanankan di RSUD Sawerigading kota Palopo, pada bulan Mei - September 2019. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah bayi lahir dengan berat badan rendah di RSU Sawerigading Palopo pada periode bulan Mei - September 2019 sebanyak 30 orang, terbagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok kontrol sebanyak 15 orang dan kelompok intervensi sebanyak 15 orang. Tehnik penarikan sampel menggunakan simple random sampling. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah booklet KMC yang dibuat oleh peneliti, yang disesuaikan dengan standar operasional Perkumpulan Perinatalogi Indonesia (Perinasia). Selain itu, diperlukan pula lembar observasi yang berisi input, proses, dan output dari kegiatan pelaksanaan KMC. Analisis univariat untuk melihat homogenitas sampel dan rerata karakteristik responden. Analisis bivariat menggunakan uji chi-square, dan analisis multivariat menggunakan uji regresi logistik sederhana. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada perbedaan karakteristik responden, baik pada kelompok kontrol maupun intervensi, yang dilihat dari usia kehamilan saat lahir, umur bayi, berat badan, panjang badan, dan suhu tubuh (nilai ρ value > 0,05). Berdasarkan hasil uji chi-square, terdapat pengaruh pemberian booklet KMC terhadap ketercapaian program pelaksanaan KMC pada Bayi Berat Lahir Rendah (baik pada item input (ρ value =,01) proses (ρ value =,028) dan output (ρ value =,023). Berdasarkan hasil uji regresi logistik sederhana faktor yang paling memiliki peluang tinggi pada pemberian booklet KMC terhadap ketercapaian program pelaksanaan KMC pada Bayi Berat Lahir Rendah adalah item input (OR = 6,71) Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat pengaruh pemberian booklet KMC terhadap ketercapaian program pelaksanaan KMC pada Bayi Berat Lahir Rendah. Semakin baik input yang diberikan kepada ibu yang memiliki bayi BBLR, maka akan semakin baik pula ketercapaian program pelaksanaan KMC, sehingga bayi mudah pulih dan sehat.
STRES DAN GASTRITIS : STUDI CRSS SECTIONAL PADA PASIEN DI RUANG RAWAT INAP DI WILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS BONE-BONE TAHUN 2018 Rezkiyah Hoesny; Nfn Nurcahaya
JURNAL FENOMENA KESEHATAN Vol 2 No 2 (2019): Jurnal fenomena kesehatan
Publisher : JURNAL FENOMENA KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (101.323 KB)

Abstract

Gastritis dapat menyerang semua tingkat usia maupun jenis kelamin, insiden terbanyak pada usia produktif karena tingkat kesibukan serta gaya hidup yang kurang memperhatikan kesehatan serta stres yang mudah terjadi akibat pengaruh faktor - faktor lingkungan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara stres dengan kejadian gastritis di UPT Puskesmas Bone-bone. Penelitian ini berjenis kuantitatif menggunakan deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini yaitu pasien dengan keluhan nyeri ulu hati yang dirawat inap di UPT Puskesmas Bone – Bone. Pengambilan sampling menggunakan Purpossive Sampling dengan jumlah responden sebanyak 36 orang. Pengumpulan data menggunakan instrumen berupa kuosioner, Pengukuran stres menggunakan modifikasi kuesioner Depression Anxiety and Stress Scale yang terdiri dari 14 item pernyataan sedangkan angka kejadian gastritis diukur dengan menjawab kuesioner yang terdiri dari beberapa pertanyaan yang berkaitan dengan masalah gastritis. Hasil uji statistik dengan chi-square test menunjukkan nilai p = 0.002, karena nilai p < α = 0.05, artinya terdapat hubungan antara stres dengan kejadian gastritis. Hal ini menunjukkan bahwa individu dengan tingkat stress yang tinggi lebih beresiko untuk mengalami gejala gastritis dari pada responden dengan tingkat stres rendah. Hasil penelitian dapat digunakan sebagai acuan dalam pemberian implementasi keperawatan berupa pendidikan kesehatan tentang pencegahan dan manajemen stres kepada pasien gastritis.
HUBUNGAN KELAS IBU HAMIL BERBASIS HYPNOBIRTHING DENGAN JENIS PERSALINAN Sri Devi Syamsuddin; Nfn Karmila
JURNAL FENOMENA KESEHATAN Vol 2 No 2 (2019): Jurnal fenomena kesehatan
Publisher : JURNAL FENOMENA KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.945 KB)

Abstract

Program pembangunan kesehatan di Indonesia dewasa ini masih diprioritaskan pada upaya peningkatan derajat kesehatan Ibu dan anak, terutama pada kelompok yang paling rentan kesehatan yaitu ibu hamil, bersalin dan bayi pada masa perinatal. Hal ini ditandai dengan tingginya Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) . Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan kelas ibu hamil berbasis hypnobirthing dengan jenis persalinan di wilayah kerja Puskesmas Kota Palopo tahun 2019. Jenis penelitian yang digunakan adalah survey deskriptif.Variabel yang diteliti adalah umur, paritas dan jenis persalinan dengan populasi sebanyak 195 orang dan sampel 80 orang dengan teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu accidental sampling. Analisa data melalui pendekatan kuantitafif yang dapat dilakukan secara bertahap dari analisa univariat kemudian analisa bivariat yang disesuaikan dengan tujuan dan skala ukur yang digunakan. Dengan pengolahan data menggunakan SPSS versi WIN_X86, dimana Ha diterima apabila p ≤ 0,5 dan sebliknya. Hasil uji statistic menunjukkan perbedaan proporsi tersebut tidak bermakna, atau jenis persalinan tidak berhubungan dengan kelas ibu hamil berbasis hypnobirthing dengan nilai P value = 0.228 (> 0.05). Dalam hal ini Hipotesis 0 (nol) diterima yang artinya tidak terdapat hubungan positif antara kelas ibu hamil berbasis hypnobirthing dengan jenis persalinan. Saran kepada petugas kesehatan untuk lebih meningkatkan penyuluhan tentang kelas ibu hamil berbasis hypnobirthing dengan memberikan informasi yang lengkap kepada ibu tentang manfaat hypnobirthing.
STUDY CROSS SECTIONAL PENGETAHUAN DAN SIKAP DENGAN TINDAKAN KELUARGA MERAWAT PENDERITA HIPERTENSI Lestari Lorna Lolo; Abd Razak; Nfn Yunus
JURNAL FENOMENA KESEHATAN Vol 2 No 2 (2019): Jurnal fenomena kesehatan
Publisher : JURNAL FENOMENA KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi adalah suatu keadaan dimana tekanan darah sistolik lebih dari 120 mmHg dan tekanan diastolik lebih dari 80 mmhg. Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah kondisi medis serius yang secara signifikan meningkatkan risiko serangan jantung, stroke, gagal ginjal, dan kebutaan. Penderita hipertensi membutuhkan perawatan khusus terutama dari Anggota keluarga untuk mencegah terjadinya peningkatan tekanan darah. Keluarga yang merawat pasien hipertensi membutuhkan pengetahuan yang baik tentang hipertensi agar dapat melakukan tindakan perawatan dengan baik. Desain penelitian ini menggunakan cross sectional study. Populasi dan sampel dalam penelitian ini sebanyak 37 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitan berupa kuesioner dan pengolahan data menggunakan aplikasi computer. Hasil penelitian uji chi square menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan tindakan kelurga merawat penderita hipertensi dengan nilai p=0,418 > nilai α=0,05 maka hipotesis (Ha) di tolak. Dan sikap menunjukkan tidak ada hubungan antara sikap dengan tindakan keluarga merawat penderita hipertensi dengan nilai p=0,0418 > nilai α=0,0418, maka hipotesis (Ha) ditolak.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGETAHUAN IBU MENYUSUI TENTANG STUNTING PADA BADUTA Irmayanti A. Oka; Nur Annisa
JURNAL FENOMENA KESEHATAN Vol 2 No 2 (2019): Jurnal fenomena kesehatan
Publisher : JURNAL FENOMENA KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting adalah kondisi seorang anak yang lebih pendek dibanding anak- anak tumbuh normal yang seumur. Hal ini merupakan salah satu bentuk gangguan pertumbuhan masa bayi dan anak. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui Faktor-faktor yang mempengaruhi pengetahuan ibu menyusui tentang stunting pada baduta di Puskesmas Wara Selatan tahun 2019. Jenis penelitian yang digunakan adalah yang bersifat survey deskriptif dan Chi-Square. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 orang dengan teknik pengambilan sampel dengan data yang dikumpulkan berupa data primer dengan cara membuat angket kuesioner yang kemudian diberikan kepada ibu menyusui. Berdasarkan hasil pengolahan data menggunakan SPSS versi WIN_X86 didapatkan hasil yaitu umur dan pekerjaan tidak hubungan dengan pengetahaun ibu menyusui tentang stunting, tetapi pendidikan dapat mempengaruhi pengetahuan ibu dengan diperoleh hasil uji Chi-Square dengan nilai p-value=0,003, sehingga Ha ditolak Ho diterima. Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak terdapat hubungan yang signifikan antara umur, pekerjaan dengan pengetahuan ibu menyusui tentang stunting, tetapi tidak dengan pendidikan yang memiliki hubungan yang signifikan terhadap pengetahuan ibu. Saran dari penelitian ini masyarakat dapat berperan aktif dalam mencari informasi tentang pentingnya mengetahui gizi anak dan berperan aktif dalam memeriksakan anaknya ke posyandu, agar kesehatan dan gizi anak selalu terjaga.
Pengetahuan Dan Sikap Perawat Dengan Pelaksanaan Patient Safety Di Ruangan IGD Dan ICU: Study Cross Sectional Nfn Cheristina; Darlin Sesa Bua
JURNAL FENOMENA KESEHATAN Vol 3 No 1 (2020): Jurnal Fenomena Kesehatan
Publisher : JURNAL FENOMENA KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Patient Safety (keselamatan pasien) adalah bebas dari harm (cedera) yang termaksud didalamnya adalah penyakit, cedera fisik, psikologis, social, penderitaan, cacat, kematian dan laian-lain yang seharusnya tidak terjadi atai cedera yang potensial, terkait dengan pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap perawat dengan pelaksanaan Patient Safety. Desain penelitian menggunakan studi Cross Sectional. Subyek penelitian adalah perawat sebanyak 43 responden. Teknik pengumpulan data dengan kuisioner, analitik metode Chi-Square digunakan dalam analisis data. Saran bagi rumah sakit dengan adanya informasi yang berkaitan dengan pelakasanaan Patient Safety diharapkan pihak RSUD Andi Djema Masamba dapat memberikan dukungan terhadap tenaga perawat baik dukungan fasilitas maupun pengetahuan perawat sehingga dapat mengembangkan kemampuan perawat dalam melakukan pelayanan kepada pasien sesuai dengan standard yang diharapkan.