cover
Contact Name
Lestari Lorna Lolo
Contact Email
thenextambition1@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
thenextambition1@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
JURNAL FENOMENA KESEHATAN
ISSN : 26211513     EISSN : 26563444     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Fenomena Kesehatan dibentuk dalam rangka mengembangkan peningkatan ilmu pengetahuan dalam proses pembelajaran yang berbasis evidence based. Jurnal Fenomena Kesehatan merupakan jurnal pendidikan kesehatan yang memuat naskah hasil penelitian dalam bidang kesehatan antara lain kesehatan masyarakat, keperawatan, kebidanan dan bidang kesehatan yang diterbitkan 2 kali dalam 1 tahun yaitu pada Bulan Mei dan Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 73 Documents
HUBUNGAN LAMA PEMAKAIAN KONTRASEPSI INTRA UTERINE DEVICE (IUD) DENGAN PERUBAHAN SEKSUALITAS PASANGAN USIA SUBUR Bestfy Anitasari; Sumiati Sumiati; Wildaningsih Wildaningsih
JURNAL FENOMENA KESEHATAN Vol 5 No 1 (2022): Jurnal Fenomena Kesehatan
Publisher : JURNAL FENOMENA KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Intra Uterine Device (IUD) sebagai salah satu metode kontrasepsi jangka panjang terbukti efektif dalam mencegah kehamilan. Akan tetapi kontrasepsi ini dapat mengganggu kenyamanan dalam berhubungan seksual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara lama pemakaian kontrasepsi IUD dengan perubahan seksualitas akseptor dan pasangannya. Metode penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan desain cross sectional pada 63 sampel yang memenuhi syarat penarikan sampel secara total sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara lama pemakaian kontrasepsi IUD dengan perubahan seksualitas pasangan usia subur penggunanya dengan nilai p value = 0,000 < α=0,05. Sehingga diharapkan kepada petugas penyuluh KB agar lebih aktif dalam memberikan edukasi tentang dampak dan cara mengatasi permasalahan terait efek samping dari kontrasepsi IUD agar kejadian drop out dapat dihindari
PENGARUH SENAM KAKI DIABETIK TERHADAP PERUBAHAN KADAR GULA DARAH PADA PASIEN DM TIPE 2 NON ULKUS Sugiyanto Sugiyanto; Sumarni Sumarni
JURNAL FENOMENA KESEHATAN Vol 5 No 1 (2022): Jurnal Fenomena Kesehatan
Publisher : JURNAL FENOMENA KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes mellitus merupakan suatu penyakit yang tidak dapat disembuhkan tetapi bisa dikontrol dengan merubah beberapa kebiasaan hidup seseorang, seperti senam terutama senam kaki diabetik. Metode yang digunakan adalah eksperimen semu dengan menggunakan rancangan on group pre test – post test, dengan tujuan untuk mengetahui kadar gula darah pada pasien DM tipe 2 non ulkus. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 15 responden. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Ranks Test. Hasil analisa menunjukkan bahwa pada pre test, responden yang memiliki kadar gula >200 mg/dl sebelum senam ada 15 orang (100 %). Pada post test, responden yang memiliki kadar gula darah 155-180 mg/dl sebanyak 11 orang (73.3 %) dan yang memiliki kadar gula darah >200 mg/dl ada 4 orang (26.7 %) kadar gulanya tetap ataupun naik. Hasil uji statistik diperoleh nilai p = 0,001 < α =0,05, dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh senam kaki diabetik terhadap perubahan kadar gula darah pada pasien DM tipe 2 non ulkus.
ANALYSIS OF FACTORS RELATED TO THE SUCCESSFUL INITIATION OF EARLY BREASTFEEDING (IMD) TO MOTHERS POST PANDEMIC COVID-19 IN OBJECTIVES RSUD PURI HUSADA TEMBILAHAN Haryati Astuti; Madinah Madinah; Ernawati Ernawati
JURNAL FENOMENA KESEHATAN Vol 5 No 1 (2022): Jurnal Fenomena Kesehatan
Publisher : JURNAL FENOMENA KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Inisiasi Menyusu Dini (IMD) merupakan suatu kesempatan yang diberikan kepada bayi segera setelah lahir dengan cara meletakkan bayi di atas perut ibu, kemudian dibiarkan bayi untuk menemukan puting susu ibu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan keberhasilan IMD pada ibu bersalin di masa pasca pandemic covid 19. Desain kuantitatif sebanyak 86 ibu bersalin dengan teknik accidental sampling dengan uji statsitik Chi Square (x2) dengan derajat kepercayaan 95% dan didapatkan hasil IMD pada waktu ≤ 1 jam pertama setelah bayi lahir sebanyak 77 (89.5%), mayoritas ibu bersalin berpengetahuan tinggi > 56-100% sebanyak 64 (74.4%), mayoritas dengan kondisi kesehatan sehat sebanyak 81 (94.2%), dan mayoritas ada dukungan dari petugas kesehatan dalam pelaksanaan IMD sebanyak 75 (87.2%). ada hubungan faktor pengetahuan dengan keberhasilan IMD dengan p value 0.04 dan OR 4.41, ada hubungan faktor kondisi kesehatan ibu dengan keberhasilan IMD dengan p value 0.00 dan OR 18.75 dan ada hubungan faktor petugas kesehatan dengan p value 0.01 dan OR 8.00. Diharapkan petugas kesehatan agar lebih aktif berperan untuk memberikan dukungan yang sudah baik ini agar ditingkatkan kembali dengan harapan semua ibu yang bersalin dengan kondisi kesehatan yang baik mampu melaksanakan IMD di seluruh faskes dengan tetap mematuhi protokol Kesehatan dimasa pasca pandemi covid 19.
FORMULASI DAN EFEKTIFITAS KRIM MADU HUTAN DARI DAERAH SULI BARAT KABUTAPEN LUWU UNTUK TERAPI LUKA Aprianti Sigala; Sugiyanto Sugiyanto
JURNAL FENOMENA KESEHATAN Vol 5 No 1 (2022): Jurnal Fenomena Kesehatan
Publisher : JURNAL FENOMENA KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Madu sangat kaya akan nutrisi dan mengandung aneka zat gizi seperti karbohidrat, protein, asam amino, vitamin, mineral, dekstrin, pigmen tumbuhan dan komponen aromatik. Tujuan penelitian ini untuk menentukan formulasi dan efektivitas krim madu hutan dari daerah Suli Barat Kabupaten Luwu untuk terapi luka bakar grade II. Metode penelitian yang digunakan adalah true eksperimen laboraturium. Sampel yang digunakan sebanyak 5 kelinci yang dibagi kedalam 5 kelompok perlakuan. perlukaan dilakaukan pada hari pertama kemudian diberi perlakuan setiap hari. Pengamatan ini dilakukan setiap 3 hari selama 15 hari perlakuan. Pengolahan data dilakukan secara statistic menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), One Way Anova, dan Uji Beda Nyata Terkecil (BNT) dengan melakukan analisa pengamatan kondisi luka bakar sebelum dan setelah diberikan perlakuan, dibandingkan dengan kelompok control yang tidak diberian perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Fhitung lebih besar dari Ftabel pada taraf α=0,05 (8,70 > 2,78) maka hipotesis Ho ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan menunjukkan bahwa adanya pengaruh/efek yang bermakna dari pemberian madu hutan dengan konsentrasi tinggi terhadap luka bakar pada hewan uji kelinci. Saran bagi penelitian selanjutnya yaitu perlu dilakukan penelitian lebih lanjut terhadap frekuensi pemberian madu hutan terhadap proses penyembuhan luka bakar.
PENGARUH SENAM LANSIA TERHADAP KADAR GULA DARAH PADA LANSIA: LITERATUR REVIEW Dewiyanti Dewiyanti; Cheristina Cheristina
JURNAL FENOMENA KESEHATAN Vol 5 No 1 (2022): Jurnal Fenomena Kesehatan
Publisher : JURNAL FENOMENA KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah kesehatan yang sering dialami lanjut usia adalah beberapa penyakit yang sering terjadi pada lanjut usia antara lain hipertensi, gangguan pendengaran dan penglihatan, demensia, osteoporosis, dan peningkatan kadar gula darah. Salah satu upaya untuk mengontrol gula darah adalah dengan meningkatkan aktivitas fisik dalam batas kemampuan lansia misalnya dengan melakukan senam lansia. Penelitian ini bertuhuan untuk menganalisa pengaruh senam lansia terhadap kadar gula darah pada lansia dalam tinjauan literature review. Penelitian ini merupakan penelitian literature review. Kata kunci yang digunakan dalam pencaharian daring menggunakan kata kadar gula darah, lansia dan senam. Hasil penelitian diatas menggambarkan bahwa rata-rata kadar gula darah sebelum dilakukan senam relatif cukup tinggi. Kurangnya pengetahuan menyadari tanda dan gejala dari diabetes melitus merupakan kelemahan awal dan menjadi penyebab meningkatnya kadar gula darah lansia. Selain itu, ditemukan pula adanya lansia yang mengalami hipoglikemi yang setelah dilakukan senam terjadi peningkatan kadar gula darah pada lansia. Disarankan pada pelayanan keperawatan untuk meningkatkan promosi kesehatan dan secara aktif mengajak lansia melakukan senam lansia untuk menjaga kestabilan kadar gula darah lansia.
Hubungan Waiting Time Dengan Kepuasan Pasien Pada Pelayanan Keperawatan: Studi Tradisional Review Cheristina Cheristina; Santi Santi
JURNAL FENOMENA KESEHATAN Vol 5 No 2 (2022): Jurnal Fenomena Kesehatan
Publisher : JURNAL FENOMENA KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Waiting Time yang lama beresiko menurunkan kepuasan pasien dan mutu pelayanan. Lama waktu tunggu pasien mencerminkan bagaimana rumah sakit mengelola komponen pelayanan yang disesuaikan dengan situasi dan harapan pasien. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan waiting time dengan kepuasan pasien pada pelayanan keperawatan. Metode penelitian studi literatur yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu studi tradisional review.Jurnal yang dijadikan sebagai literatur dalam penelitian ini sebanyak 12 jurnal. Analisa data yang dilakukan menggunakan metode penelitian tradisional review pada penelitian ini, yaitu menggunakan analisis PICOS (Patient, Intervention, Comparison, Outcomes, Source). Hasil penelitian studi literature tradisional review dari beberapa jurnal diperoleh hasil, yaitu penelitian yang dilakukan oleh Yeni Kristiani menunjukkan bahwa ada hubungan antara waktu tunggu (waiting time) dengan kepuasan pasien. Penelitian Siti Maghfirohmenunjukkan bahwa ada hubungan antara waktu tunggu (waiting time) dengan kepuasan pasien.Penelitian Endang Ernawati menunjukkan bahwa ada hubungan antara waktu tunggu (waiting time) dengan kepuasan pasien. Dari penelitian ini didapatkan kesimpulan, yaitu adahubungan waiting time dengan kepuasan pasien pada pelayanan keperawatan.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Tentang Obat Tradisional Terhadap Pengetahuan Lansia Penderita Asam Urat Abd Razak; Sugiyanto Sugiyanto; Febrianty R Padang
JURNAL FENOMENA KESEHATAN Vol 5 No 2 (2022): Jurnal Fenomena Kesehatan
Publisher : JURNAL FENOMENA KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit asam urat adalah penyakit yang sangat menyakitkan yang disebabkan oleh penumpukan kristal pada persendian, akibat tingginya kadar asam urat di dalam tubuh. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan tentang obat tradisional terhadap pengetahuan lansia penderita asam urat di Desa Tabah Wilayah Puskesmas Walenrang Timur Kabupaten Luwu. Desain yang digunakan adalah pre eksperimental design. Populasi sekaligus sampel dalam penelitian ini adalah semua lansia penderita asam urat di Desa Tabah Wilayah Puskesmas Walenrang Timur Kabupaten Luwu sebanyak 31 orang. Sampel diambil menggunakan total sampling. Analisis data menggunakan uji T berpasangan. Hasil penelitian menunjukkan responden yang memiliki pengetahuan baik sebelum diberikan pendidikan kesehatan tentang obat tradisional sebanyak 8 orang (25,8%) dan pengetahuan kurang sebanyak 23 orang (74,2%). Responden yang memiliki pengetahuan baik setelah diberikan pendidikan kesehatan tentang obat tradisional sebanyak 17 orang (54,8%) dan pengetahuan kurang sebanyak 14 orang (45,2%). Terdapat pengaruh pendidikan kesehatan tentang obat tradisional terhadap pengetahuan lansia penderita asam urat di Desa Tabah, nilai ρ = 0,000 < α = 0,05.Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu ada pengaruh pendidikan kesehatan tentang obat tradisional terhadap pengetahuan lansia penderita asam urat di Desa Tabah Wilayah Puskesmas Walenrang Timur Kabupaten Luwu. Pihak puskesmas harus lebih memperhatikan pelayanan kesehatan khususnya bagi penderita asam urat.
Pengaruh Penyuluhan Kesehatan Terhadap Pengetahuan Anak Usia 12 Tahun Kebawah Tentang Pencegahan Kecacingan: Literatur Review Maryam Suaib; Abd Razak; Jeti Maliku
JURNAL FENOMENA KESEHATAN Vol 5 No 2 (2022): Jurnal Fenomena Kesehatan
Publisher : JURNAL FENOMENA KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecacingan adalah orang-orang yang terinfeksi cacing. Orang yang terinfeksi mengeluarkan telur cacing dalam kotorannya, yang kemudian mencemari tanah di daerah dengan sanitasi yang tidak memadai. Orang lain kemudian dapat terinfeksi dengan menelan telur atau larva dalam makanan yang terkontaminasi, atau melalui penetrasi kulit oleh larva infektif di tanah (cacing tambang). Pengendalian helminthiasis didasarkan pada perawatan obat, peningkatan sanitasi dan pendidikan kesehatan. penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan mengetahui pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap pengetahuan anak usia 12 tahun kebawah tentang pencegahan kecacingan : literature review. Penelitian yang akan dilaksanakan ini menggunakan desain penelitian literature review. Penelitian yang akan dilaksanakan ini menggunakan metode pengumpulan data Penelitian ini akan menggunakan metode pengumpulan data melakukan pengumpulan artikel-artikel jurnal yang diterbitkan di resopitory institusi kesehatan dan google shoolar serta GARUDA kemendikbud. Hasil analisa peneliti berdasarkan kedua artikel penelitian rujukan diketahui bahwa dengan memberikan pendidikan kesehatan menggunakan media yang menarik buat anak dapat mempengaruhi rasa penasaran dan rasa ingin tahu anak sehingga mereka tertarik untuk mempelajari apa yang disampaikan. Dengan demikian, pendidikan kesehatan yang diberikan pada anak dapat mempengaruhi tingkat pengetahuan anak akan suatu informasi. Disarankan bagi pihak sekolah untuk meningkatkan pemberian informasi pada anak menggunakan beragam media yang dapat meningkatkan perhatian dan minat baca anak tentang informasi kesehatan disekolah.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Asfiksia Neonatorum di Rsu St. Madyang Palopo Harmawati Rustan
JURNAL FENOMENA KESEHATAN Vol 5 No 2 (2022): Jurnal Fenomena Kesehatan
Publisher : JURNAL FENOMENA KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Asfiksia adalah keadaan dimana bayi yang baru dilahirkan tidak segera bernafas secara spontan dan teratur setelah dilahirkan. Hal ini disebabkan oleh hipoksia janin dalam rahim yang berhubungan dengan faktor–faktor yang timbul dalam kehamilan, persalinan dan setelah kelahiran. Faktor-faktor yang menyebabkan asfiksia diantaranya faktor ibu, faktor tali pusat dan faktor bayi. Tujuan dalam penelitian ini adalah mengetahui factor-faktor yang berhubungan dengan kejadian asfiksia neonatorum di RSU St. Madyang Palopo. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah korelasi yang bersifat analitik cross sectional yaitu jenis penelitian yang menekankan pada waktu pengukuran/observasi data variabel independen dan dependen dinilai secara stimultan pada satu saat. Populasi dalam penelitian ini adalah semua bayi baru lahir di RSU St. Madyang Palopo sebanyak 100 bayi. Sampel yang diambil sebanyak 50 bayi dengan menggunakan metode purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan umur kehamilan dengan kejadian asfiksia neonatorum di RSU St. Madyang Palopo, ρ = 0,005 < α = 0,05. Terdapat hubungan berat badan lahir bayi dengan kejadian asfiksia neonatorum di RSU St. Madyang Palopo, ρ = 0,007 < α = 0,05. Jadi kesimpulannya faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian asfiksia neonatorum di RSU St. Madyang Palopo, yaitu faktor umur kehamilan dan berat badan lahir bayi. Oleh karena itu, bagi pihak rumah sakit disarankan agar pencatatan status pasien pada rekam medis dilakukan dengan lebih teratur dan lengkap.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Menggunakan Metode Tudang Sipulung Terhadap Pengetahuan Tentang Pencegahan Gastritis di SMAN 2 Luwu Berkah Putri Hakim; Lubis Lubis
JURNAL FENOMENA KESEHATAN Vol 5 No 2 (2022): Jurnal Fenomena Kesehatan
Publisher : JURNAL FENOMENA KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gastritis adalah peradangan yang terjadi pada mukosa lambung.Gastritis merupakan salah satu dari 10 penyakit terbanyak pada pasien rawat inap, dengan total 33.580 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh pendidikan kesehatan menggunakan metode tudang sipulung terhadap pengetahuan tentang pencegahan gastritis. Jenis penelitian ini menggunakan pre eksperimental dengan onegroup pretest-postest berlokasi di SMAN 2 Luwu. Teknik sampling yang digunakan probability sampling dengan stratifield Random sampling dengan jumlah responden 90. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dan menggunakan media leaflet. Analisa data menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian yang dilakukan bahwa pengetahuan siswa sebelum pendidikan kesehatan adalah baik 9 orang (10,0), cukup 69 orang (76,7%) dan kurang 12 orang (13,3%). Setelah dilakukan pendidikan kesehatan dengan pengetahuan baik adalah 46 orang (51,5%), cukup 43 orang (47,8%), kurang 1 orang (1,1%). Uji Hipotesis menggunakan Wilcoxon dengan nilai Z -7,682 dan nilai pValue 0,000 (p<0,05) yang berarti Ha diterima. Hasil penelitian disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pendidikan kesehatan terhadap tingkat pengetahuan remaja tentang gastritis.Pendidikan kesehatan dapat meningkatkan pengetahuan. Menyarankan bagi profesi keperawatan agar lebih meningkatkan penyuluhan kesehatan dalam memberikan informasi tentang gastritis sehingga dapat membantu dalam meningkatkan pengetahuan tentang gastritis.