cover
Contact Name
Rudi Kristanto
Contact Email
zonapurple@yahoo.co.id
Phone
-
Journal Mail Official
maryismo@yahoo.com
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Transparansi Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi
ISSN : 20851162     EISSN : 26220253     DOI : -
The Journal invites original articles and not simultaneously submitted to another journal or conference, which includes, but is not limited to: administration and policy in public, business and tax sectors.
Arjuna Subject : -
Articles 282 Documents
Implementasi Kebijakan Program Makan Bergizi Gratis Dalam Upaya Menurunkan Angka Stunting di Depok (Studi Kasus pada SD Negeri 02 Gandul, Depok): Policy Implementation of the Free Nutritious Meal Program in Reducing Stunting Rates in Depok (A Case Study at State Elementary School 02 Gandul, Depok) Malik, Deni; Khansa Suma Rabbani
Transparansi : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Vol. 8 No. 2: Desember 2025
Publisher : Institut Ilmu Sosial dan Manajemen STIAMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31334/transparansi.v8i2.5500

Abstract

Program Makan Bergizi Gratis merupakan kebijakan publik yang bertujuan meningkatkan asupan gizi siswa sekolah dasar untuk mendukung pertumbuhan dan menurunkan angka stunting. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Program Makan Bergizi Gratis di SD Negeri 02 Gandul, Depok serta mengidentifikasi hambatan dan upaya solusinya. Teori yang digunakan adalah teori implementasi kebijakan George C. Edward III, yang meliputi variabel komunikasi, sumber daya, struktur birokrasi, dan disposisi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program berjalan cukup efektif, ditandai dengan distribusi makanan yang teratur dan dukungan dari guru serta penyedia layanan. Namun demikian, masih terdapat hambatan berupa perbedaan jadwal siswa, preferensi rasa terhadap makanan, dan minimnya koordinasi lintas sektor. Upaya yang dilakukan meliputi peningkatan komunikasi, penyesuaian waktu distribusi, dan pelibatan aktif seluruh pihak. Dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di SD Negeri 02 Gandul telah berjalan dengan baik, meskipun masih memerlukan penguatan dalam aspek teknis dan struktural agar manfaat program dapat lebih optimal. Abstract The Free Nutritious Meal Program is a public policy aimed at improving the nutritional intake of elementary school students to support growth and reduce stunting rates. This study aims to analyze the implementation of the Free Nutritious Meal Program at State Elementary School 02 Gandul, Depok, as well as to identify the obstacles encountered and the efforts undertaken to address them. The theoretical framework applied is George C. Edward III’s policy implementation theory, which encompasses the variables of communication, resources, bureaucratic structure, and disposition. This study employs a qualitative descriptive method, with data collection techniques including in-depth interviews, observation, and documentation. The findings indicate that the program implementation has been fairly effective, as evidenced by orderly food distribution and support from teachers and service providers. Nevertheless, several challenges remain, including differences in students’ schedules, food taste preferences, and limited cross-sectoral coordination. The efforts undertaken include improving communication, adjusting distribution times, and actively involving all relevant stakeholders. It can be concluded that the implementation of the Free Nutritious Meal Program at State Elementary School 02 Gandul has been carried out effectively, although further technical and structural strengthening is required to optimize the program’s benefits.
Organisasi Pembelajaran dalam Perpektif The Fifth Discipline pada Inspektorat Daerah Kabupaten Lebak Provinsi Banten : Learning Organizations from the Perspective of “The Fifth Discipline” at the Regional Inspectorate of Lebak Regency, Banten Province Rusito; Jumanah
Transparansi : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Vol. 9 No. 1: Juni 2026
Publisher : Institut Ilmu Sosial dan Manajemen STIAMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31334/transparansi.v9i1.5508

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada permasalahan yang menunjukkan bahwa penerapan organisasi pembelajaran di Inspektorat Daerah Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, belum berjalan secara optimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh pemahaman mendalam mengenai penerapan prinsip-prinsip organisasi pembelajaran. Penelitian ini mengacu pada konsep Peter M. Senge (2006:12), yang menyatakan bahwa penerapan organisasi pembelajaran didasarkan pada lima disiplin (The Fifth Discipline), yaitu penguasaan diri, model mental, visi bersama, pembelajaran tim, dan pemikiran sistem. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif dengan metode analisis kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa organisasi pembelajaran belum diterapkan secara optimal. Kondisi ini tercermin dari rendahnya tingkat penguasaan diri di kalangan personel, dominasi model mental yang masih bersifat administratif, reaktif, dan berorientasi pada kepatuhan, tidak adanya internalisasi kolektif terhadap visi bersama pengawasan yang bernilai tambah, kurangnya pelembagaan sistematis pembelajaran tim, serta fakta bahwa pemikiran sistem belum menjadi kerangka kerja yang dominan dalam proses pengambilan keputusan.AbstractThis research is based on problems indicating that the implementation of a learning organization at the Regional Inspectorate of Lebak Regency, Banten Province, has not yet been optimal. The purpose of this study is to obtain an in-depth understanding of the implementation of learning organization principles. The study refers to Peter M. Senge’s (2006:12) concept, which states that the implementation of a learning organization is based on five disciplines (the Fifth Discipline), namely personal mastery, mental models, shared vision, team learning, and systems thinking. This research employs a qualitative research design using a descriptive qualitative analysis method. The results indicate that the learning organization has not been optimally implemented. This condition is reflected in the low level of personal mastery among personnel, the predominance of mental models that remain administrative, reactive, and compliance-oriented, the absence of collective internalization of a value-added supervisory shared vision, the lack of systematic institutionalization of team learning, and the fact that systems thinking has not yet become the dominant framework in decision-making processes. Keywords:  Learning Organization, Strategic Partner, Change Agent. DAFTAR PUSTAKA Alagaraja, M., & Doan, T. (2020). Corporate universities and learning organizations: Aligning learning strategy with organizational performance. Human Resource Development Review, 19(3), 240–261. Almunawar, M. N., Islam, M. Z., & Ordóñez de Pablos, P. (Eds.). (2025). Organisational learning and sustainability: Advancing knowledge for a sustainable future. Routledge/Taylor & Francis. Arifianto, Y. D. (2025). Corporate University: Revolusi pengembangan kompetensi & transformasi lompatan kinerja organisasi. Jakarta: Penerbit Litnus. Argyris, C. (2016). Organizational learning II: Theory, method, and practice. Reading, MA: Addison-Wesley. Argyris, C. (2018). Overcoming organizational defenses: Facilitating organizational learning (Hardcover reprint ed.). Boston: Pearson. Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan. (2019). Pedoman penilaian kapabilitas Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP). Jakarta: BPKP. Checkland, P. (2009). Systems thinking, systems practice: Includes a 30-year retrospective (Reprint ed.). Chichester: John Wiley & Sons. Cörvers, R., et al. (2021). Learning organizations in the public sector: The role of systems thinking. Public Management Review, 23(6), 1–20. Crossan, M. M., Lane, H. W., & White, R. E. (2019). An organizational learning framework: From intuition to institution. Academy of Management Review, 24(3), 522–537. Edmondson, A. C. (2018). The fearless organization: Creating psychological safety in the workplace for learning, innovation, and growth. Hoboken, NJ: John Wiley & Sons. Edmondson, A. C. (2024). Psychological safety. In D. Auger-Dominguez, E. Keswin, & R. Carucci (Eds.), HBR emotional intelligence series. Boston, MA: Harvard Business Review Press. Emerson, K., & Nabatchi, T. (2015). Collaborative governance regimes. Washington, DC: Georgetown University Press. Garvin, D. A., Edmondson, A. C., & Gino, F. (2018). Is yours a learning organization? Harvard Business Review, 86(3), 109–116. Garvin, D. A., Edmondson, A. C., & Gino, F. (2020). Is yours a learning organization? Harvard Business Review. Hood, C., & Dixon, R. (2015). A government that worked better and cost less? Evaluating three decades of reform and change in UK central government. Oxford: Oxford University Press. Kementerian Keuangan RI. (2020). Kemenkeu Corporate University. Jakarta. Kotter, J. P. (2018). Leading change (2nd ed.). Boston, MA: Harvard Business School Press. Kotter, J. P. (2020). Leading change (3rd ed.). Boston, MA: Harvard Business Review Press. Lembaga Administrasi Negara. (2018). Pengembangan Corporate University di instansi pemerintah. Jakarta: LAN RI. Lembaga Administrasi Negara. (2020). Grand design ASN Corporate University. Jakarta: LAN RI. Lembaga Administrasi Negara. (2022). Penguatan pembelajaran ASN berbasis Corporate University. Jakarta: LAN RI. Machado, C., & Davim, J. P. (Eds.). (2021). Knowledge management and learning organizations. Springer. Mahi, B. R. (2022). Analisis dana transfer pusat dan probabilitas korupsi di pemerintah daerah. Jurnal Antikorupsi INTEGRITAS, 8(1), 1–16. Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia. Meister, J. C., & Willyerd, K. (2016). The 2020 workplace. New York: HarperCollins. Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2018). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications. OECD. (2017). Skills for a high performing civil service. Paris: OECD Publishing. OECD. (2021a). Building a learning public service. Paris: OECD Publishing. OECD. (2021b). Internal control and risk management for public integrity in the public sector. Paris: OECD Publishing. Örtenblad, A. R. (Ed.). (2020). The Oxford handbook of the learning organization. Oxford: Oxford University Press. Paton, R. (2021). Managing and measuring organizational learning in the public sector. London: Routledge. Peraturan Bupati Lebak Nomor 100 Tahun 2020 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi, serta Tata Kerja Inspektorat Daerah Kabupaten Lebak. Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 28 Tahun 2019 tentang Jabatan Fungsional Auditor. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2017 tentang Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 60 Tahun 2008 tentang Sistem Pengendalian Intern Pemerintah. Porter, M. E. (2008). Competitive strategy: Techniques for analyzing industries and competitors. New York: Free Press. Rahman, A., Haryono, S., & Wibowo, U. B. (2020). Pengembangan kompetensi auditor internal pemerintah melalui integrasi pelatihan dan manajemen kinerja. Jurnal Akuntabilitas Publik, 14(2), 85–101. Senge, P. M. (2006). The fifth discipline: The art and practice of the learning organization. New York: Doubleday. Senge, P. M. (2015). The fifth discipline: The art and practice of the learning organization (Rev. ed.). New York, NY: Doubleday. Senge, P. M., Kleiner, A., Roberts, C., Ross, R. B., & Smith, B. J. (2015). The fifth discipline fieldbook: Strategies and tools for building a learning organization. New York, NY: Currency/Doubleday. Sterman, J. D. (2018). Business dynamics: Systems thinking and modeling for a complex world. Boston, MA: McGraw-Hill Education.