cover
Contact Name
Rudi Kristanto
Contact Email
zonapurple@yahoo.co.id
Phone
-
Journal Mail Official
maryismo@yahoo.com
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Transparansi Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi
ISSN : 20851162     EISSN : 26220253     DOI : -
The Journal invites original articles and not simultaneously submitted to another journal or conference, which includes, but is not limited to: administration and policy in public, business and tax sectors.
Arjuna Subject : -
Articles 256 Documents
Implementasi Prinsip Good Governance dalam Pelayanan Publik di Kecamatan Johar Baru: Hambatan dan Strategi Peningkatan Saputra, Munir; Prasetiyani, Erni
Transparansi : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Vol. 8 No. 1: Juni 2025
Publisher : Institut Ilmu Sosial dan Manajemen STIAMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31334/transparansi.v8i1.4758

Abstract

This study aims to analyze the implementation of Good Governance principles in public services in Johar Baru District, Central Jakarta. The main focus of this research is to identify the barriers encountered in the application of Good Governance principles and to formulate strategies to improve the quality of public services. The research method used is a descriptive qualitative approach with data collection through in-depth interviews, field observations, and documentation studies. The results of the study indicate that although Good Governance principles have been implemented, significant barriers remain, including limitations in human resources (HR), low public participation, and limited technology utilization. The recommended improvement strategies include enhancing HR capacity through training, maximizing the use of information technology, and strengthening mechanisms for accountability and public participation
Evaluasi Kualitas Hasil Pemeriksaan Pajak yang dapat Dipertahankan di Majelis Banding Banding Pengadilan Pajak pada KPP Pratama Cikarang Utara Kabupaten Bekasi Mansyur, Arif; Prihadini, Diana; Maulina, Anita
Transparansi : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Vol. 7 No. 2: Desember 2024
Publisher : Institut Ilmu Sosial dan Manajemen STIAMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31334/transparansi.v7i2.4726

Abstract

This study aims to improve the quality of tax audit results that can be maintained in the Tax Court Appeals Panel at the North Cikarang Pratama Tax Office, Bekasi Regency. The background of the problem in this study is the phenomenon of the percentage of Tax Court decisions on the victory of the Directorate General of Taxes being smaller than Taxpayers. This study was conducted using a qualitative descriptive analysis method to describe and explain in detail the existing phenomenon using interview techniques as a supporting instrument. In this study, the researcher used an evaluation theory which includes: effectiveness, adequacy, equity, responsiveness, and precision. The results of the study indicate that the quality of tax audit results at the North Cikarang Pratama Tax Office has not fully met the elements in the evaluation theory, namely effectiveness, adequacy, equity, responsibility and accuracy because not all tax records can be maintained in the Tax Court Appeals Panel. Obstacles in achieving quality tax audit results come from the North Cikarang Pratama Tax Office as the executor of tax audits and from the Taxpayer as the party being audited. The solution taken to overcome obstacles is to optimize the compliance of the committee's role to ensure the quality of tax audit results, improve the quality of tax auditors and provide socialization to taxpayers so that they have a cooperative attitude during tax audits. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas hasil pemeriksaan pajak yang dapat dipertahankan di majelis banding Pengadilan Pajak pada KPP Pratama Cikarang Utara kabupaten Bekasi. Latar belakang masalah dalam penelitian ini adalah adanya fenomena persentase putusan Pengadilan Pajak atas kemenangan DJP lebih kecil dari Wajib Pajak. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif untuk mendeskripsikan dan menjelaskan secara detail fenomena yang ada dengan menggunakan teknik wawancara sebagai instrumen pendukung. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan teori evaluasi yang meliputi: efektivitas, kecukupan, pemerataan, responsivitas, dan ketepatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas hasil pemeriksaan pajak pada KPP Pratama Cikarang Utara belum sepenuhnya memenuhi unsur unsur dalam teori evaluasi yaitu efektivitas, kecukupan, pemerataan, responsivitas dan ketepatan karena tidak semua sengketa pajak dapat dipertahankan di Majelis Banding Pengadilan Pajak. Hambatan dalam mencapai kualitas hasil pemeriksaan pajak berasal dari sisi KPP Pratama Cikarang Utara sebagai pelaksana pemeriksaan pajak maupun dari sisi Wajib Pajak sebagai pihak yang diperiksa. Solusi yang diambil dalam mengatasi hambatan adalah dengan mengoptimalkan peran komite kepatuhan untuk menjamin kualitas hasil pemeriksaan pajak, meningkatkan kualitas pemeriksa pajak dan sosialisasi kepada wajib pajak agar memiliki sikap kooperatif saat pemeriksaan pajak.
Analisis Implementasi Prosedur Pelaksanaan Lelang dalam Upaya Meningkatkan Penerimaan Negara Bukan Pajak di Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Bekasi Malik, Deni; Syuratni, Syuratni; Wahyudin, Dian
Transparansi : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Vol. 8 No. 1: Juni 2025
Publisher : Institut Ilmu Sosial dan Manajemen STIAMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31334/transparansi.v8i1.4823

Abstract

(Analysis of the Implementation of Auction Procedures in an Effort to Increase Non-Tax State Revenue at the Bekasi State Property and Auction Service Office) In the current era of digitalization, auctions are a means of selling. Auctions have a significant role in the context of community needs with the principles of being fair, transparent, having legal certainty, accountability and efficiency and auctions are also a source of non- tax state revenue. The problem in this research is that the auction process does not run as it should because the number of auction requests is not comparable to the number of auctions held at the Bekasi State Property and Auction Service Office. The purpose of this research is to find out how the auction process occurs at the Bekasi State Assets and Auction Service Office, what obstacles are faced and efforts to overcome obstacles in the auction process at the Bekasi State Assets and Auction Service Office. The method used in this research is descriptive qualitative. The theory used to support the analysis uses the policy implementation model developed by Edward III. Data collection in this research is collecting all data that has been obtained from the field in the form of observations, interviews and literature studies as well as data in the form of certain documents without exception. The results of research on the implementation of auctions at the Bekasi State Property and Auction Service Office are not optimal. It can be seen from the theory put forward by Edward III (in Suparno, 2017) that there are 4 models for implementing policies in an organization. Of the 4 models, only 3 are running well, while 1 model is not running well, namely Resources. Abstrak Di era digitalisasi saat ini lelang merupakan salah satu sarana untuk penjualan. Lelang memiliki peran yang cukup besar dalam rangka kebutuhan masyarakat dengan asasnya yang adil, transparan, mempunyai kepastian hukum, akuntabilitas serta efisien dan lelang juga merupakan salah satu sumber penerimaan negara bukan pajak. Permasalahan dalam penelitian ini adalah proses pelaksanaan lelang yang tidak berjalan sebagaimana mestinya karena jumlah permohonan lelang tidak sebanding dengan jumlah lelang yang dilaksanakan di Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Bekasi. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana proses pelaksanaan lelang di Kantor Pelayanan Kekayaan Negara Dan Lelang Bekasi, hambatan apa saja yang dihadapi serta Upaya untuk mengatasi hambatan dalam proses pelaksanaan lelang di Kantor Pelayanan Kekayaan Negara Dan Lelang Bekasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teori yang digunakan untuk mendukung analisis yaitu menggunakan model implementasi kebijkan yang dikembangkan oleh Edward III. Pengumpulan data dalam penelitian ini adalah menghimpun seluruh data yang telah didapatkan dari lapangan baik berupa hasil observasi, wawancara dan studi pustaka serta data-data yang berbentuk dokumen tertentu tanpa terkecuali. Hasil penelitian dalam Implementasi pelaksanaan lelang di Kantor Pelayanan Kekayaan Negara Dan Lelang Bekasi belum optimal, dapat diliat dari teori yang dikemukakan oleh Edward III (dalam Suparno,2017) terdapat 4 model dalam implementasi kebijakan pada suatu organisasi. Dari 4 model tersebut hanya 3 yang sudah berjalan dengan baik, sedangkan 1 model belum berjalan dengan baik yaitu Sumber Daya.
Proses Implementasi Kebijakan Pemerintah Kota Bogor dalam Penataan Angkutan Kota melalui BisKita Transpakuan Tahun 2021-2023 Dariesta, Theresia Jasmine; Kartini, Dede Sri; Sagita, Novie Indrawati
Transparansi : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Vol. 8 No. 1: Juni 2025
Publisher : Institut Ilmu Sosial dan Manajemen STIAMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31334/transparansi.v8i1.4586

Abstract

(The Implementation Process of the Bogor City Government's Policy on Urban Transportation Management Through BisKita Transpakuan in 2021-2023) Traffic congestion in Bogor City is a problem that attracts public attention due to the increasing volume of vehicles on every road in Bogor City. This has encouraged the Bogor City Government to provide mass public transport aimed at reducing congestion. So in the end, the policy on Bus Rapid Transit (BRT) with a service purchase scheme through BisKita TransPakuan was implemented as part of the development of public transportation in order to overcome congestion in Bogor City, through cooperation between the Bogor City Government and the Ministry of Transportation of the Republic of Indonesia through the Jabodetabek Transportation Management Agency (BPTJ). This research uses descriptive qualitative with data collection through interviews, observations, and also literature studies to describe the BisKita TransPakuan policy implementation process. The theoretical basis used is the theory of policy implementation according to Mazmanian and Sabatier (1983) specifically discussing aspects of the policy implementation process. This research aims to see how the BisKita TransPakuan policy implementation process by analysing each line of policy implementation that affects each other and the capacity of the implementing agency of the policy implementation. Abstrak Kemacetan lalu lintas di Kota Bogor menjadi permasalahan yang menarik perhatian publik akibat volume kendaraan di setiap ruas jalan Kota Bogor semakin meningkat. Hal ini mendorong Pemerintah kota Bogor untuk menghadirkan angkutan umum massal yang bertujuan mengurangi kemacetan. Sehingga pada akhirnya, kebijakan mengenai Bus Rapid Transit (BRT) dengan skema pembelian layanan melalui BisKita TransPakuan diimplementasikan sebagai bagian dari pengembangan transportasi publik agar dapat mengatasi kemacetan di Kota Bogor, melalui kerja sama antara Pemerintah Kota Bogor dengan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia melalui Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ). Penelitian ini menggunakan kualitatif bersifat deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan juga studi literatur untuk menggambarkan proses implementasi kebijakan BisKita TransPakuan. Landasan teori yang digunakan yaitu teori implementasi kebijakan menurut Mazmanian dan Sabatier (1983) spesifik membahas aspek proses implementasi kebijakan. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana proses implementasi kebijakan BisKita TransPakuan dengan menganalisis setiap lini implementasi kebijakan yang saling mempengaruhi maupun kapasitas badan pelaksana implementasi kebijakan tersebut.
Analisis Efektivitas Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) dalam Profilaksis Stunting dan Kolam Sehat dengan Pakan Maggot di Kampung Rawa Bambu Kelurahan Kalibaru Kecamatan Medan Satria Kota Bekasi Fahriyah, Aramia; Irwansyah, Iwan
Transparansi : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Vol. 8 No. 1: Juni 2025
Publisher : Institut Ilmu Sosial dan Manajemen STIAMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31334/transparansi.v8i1.3856

Abstract

(Analysis of the Effectiveness of the Healthy Kitchen to Overcome Stunting (DASHAT) in Stunting Prophylaxis and Healthy Fish Pond with Maggot Feed in Kampung Rawa Bambu Kalibaru Sub-district Medan Satria District Bekasi City) Stunting is a complex public health issue that requires a multisectoral approach for its mitigation. The Healthy Kitchen to Overcome Stunting (DASHAT) program and the Healthy Fish Pond with Maggot Feed initiative are two community-based innovations implemented to enhance food security and improve community nutrition. This study aims to analyze the effectiveness of both programs in supporting stunting prophylaxis in Kampung Rawa Bambu, Kalibaru Sub-district, Medan Satria District, Bekasi City. A descriptive qualitative method was used, with data collected through in-depth interviews, participatory observation, and document analysis. The results show that the DASHAT program improved mothers’ knowledge and skills in preparing nutritious meals, while the Healthy Pond program contributed to providing an affordable and sustainable source of animal protein through the use of maggot-based fish feed. The synergy between these two programs is considered effective in encouraging positive nutritional behavior changes and strengthening local food self-sufficiency. However, challenges remain in terms of program sustainability, funding limitations, and levels of community participation. This study concludes that the integration of DASHAT and the Healthy Pond program holds great potential as a sustainable community-level strategy for stunting prevention. Abstrak Stunting merupakan permasalahan kesehatan masyarakat yang kompleks dan memerlukan pendekatan multisektoral untuk penanggulangannya. Program Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) dan Kolam Sehat dengan Pakan Maggot merupakan dua inovasi berbasis komunitas yang diimplementasikan untuk meningkatkan ketahanan pangan dan gizi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas kedua program tersebut dalam mendukung profilaksis stunting di Kampung Rawa Bambu, Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa DASHAT mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu dalam penyajian makanan bergizi, sementara Kolam Sehat dengan pakan maggot berperan dalam penyediaan sumber protein hewani yang terjangkau dan berkelanjutan. Sinergi antara kedua program ini dinilai efektif dalam mendorong perubahan perilaku gizi keluarga dan memperkuat kemandirian pangan lokal. Meskipun demikian, tantangan masih ditemukan dalam hal keberlanjutan program, keterbatasan dana, serta tingkat partisipasi masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi DASHAT dan Kolam Sehat memiliki potensi besar sebagai strategi profilaksis stunting yang berkelanjutan di tingkat komunitas.
Green Accounting dalam Kebijakan Fiskal Pemerintah: Studi Analisis atas Anggaran Berbasis Lingkungan Yuwono, Budhi
Transparansi : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Vol. 8 No. 1: Juni 2025
Publisher : Institut Ilmu Sosial dan Manajemen STIAMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31334/transparansi.v8i1.4793

Abstract

(Green Accounting in Government Fiscal Policy: An Analytical Study on Environmental Budgeting) This study aims to analyze the implementation of green accounting in Indonesia’s fiscal policy, particularly through environmentally-based budgeting approaches. Green accounting, as part of efforts to integrate environmental aspects into accounting systems and fiscal decision-making, is considered vital to achieving sustainable development. This research employs a descriptive qualitative method with a document analysis approach, examining regulations, government financial reports, and environmental budget documents from relevant ministries and agencies over the past five years. The findings reveal that although the government has adopted the green budgeting concept in its fiscal policy, implementation still faces challenges such as limited environmental performance indicators, lack of institutional integration, and suboptimal reporting of environmental impacts in financial statements. The study recommends regulatory harmonization, capacity building for human resources, and the development of standardized environmental accounting reporting systems to enhance the effectiveness of green budgeting in simultaneously supporting fiscal and environmental goals. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi green accounting dalam kebijakan fiskal Indonesia, khususnya melalui pendekatan penganggaran berbasis lingkungan. Green accounting, sebagai bagian dari upaya untuk mengintegrasikan aspek lingkungan ke dalam sistem akuntansi dan pengambilan keputusan fiskal, dianggap penting untuk mencapai pembangunan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan analisis dokumen, mengkaji peraturan, laporan keuangan pemerintah, dan dokumen anggaran lingkungan hidup dari kementerian dan lembaga terkait selama lima tahun terakhir. Temuan penelitian menunjukkan bahwa meskipun pemerintah telah mengadopsi konsep anggaran hijau dalam kebijakan fiskalnya, namun dalam implementasinya masih menghadapi berbagai tantangan seperti terbatasnya indikator kinerja lingkungan hidup, kurangnya integrasi kelembagaan, dan belum optimalnya pelaporan dampak lingkungan hidup dalam laporan keuangan. Studi ini merekomendasikan harmonisasi peraturan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, dan pengembangan sistem pelaporan akuntansi lingkungan yang terstandardisasi untuk meningkatkan efektivitas penganggaran hijau dalam mendukung tujuan fiskal dan lingkungan secara bersamaan.
Literatur Review : Faktor yang Mempengaruhi Kualitas Layanan Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) Prayudi, Prayudi; Mulyono, Agus Taufik; Najid, Najid; Murtiana, Endah
Transparansi : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Vol. 8 No. 1: Juni 2025
Publisher : Institut Ilmu Sosial dan Manajemen STIAMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31334/transparansi.v8i1.4233

Abstract

(A Review: Factors Affecting the Quality Services of Jakarta-Bandung High-Speed Train) The construction of the Jakarta-Bandung High-Speed Train (HST) project is a national strategic project that has a very large impact on economic development in Indonesia. Currently, the HST passenger target has not met the target desired by the Operator or the regulator, the community has not switched from the initial mode of transportation to using HST, so it is necessary to map what factors cause passengers or the community to choose HST compared to other modes. This study aims to map the factors that influence the level of satisfaction of HST passengers. Through literature studies and reviews of previous references, this study will present factors and variables that are considered to influence the level of satisfaction of HST passengers. The results of the literature study will be validated by experts through Focus Group Discussions (FGD) so that the factors and variables that are considered to influence can be used. This research can be utilized by operators and regulators who will increase the level of passengers satisfaction so that the number of HST passengers increases over time and meets the target. Abstrak Pembangunan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) merupakan proyek strategis nasional yang membawa dampak yang sangat besar pada perkembangan perekonomian di Indonesia. Saat ini target penumpang KCJB belum memenuhi target yang diinginkan oleh Operator maupun dari regulator, masyarakat belum mengalihkan moda transportasi dari moda awal menjadi menggunakan KCJB, sehingga perlu dipetakan faktor apa yang menyebabkan penumpang atau masyarakat dapat memilik KCJB dibandingkan dengan moda lain. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan faktor yang mempengaruhi tingkat kepuasan penumpang KCJB. Melalui studi literatur dan telaah dari referensi terdahulu penelitian ini akan menyajikan faktor dan variabel yang dianggap mempengaruhi tingkat kepuasaan pengguna KCJB. Hasil dari studi literatur akan divalidasi oleh pakar melalui Focus Group Discussion (FGD) sehingga faktor dan variabel yang dianggap mempengaruhi dapat digunakan. Penelitian ini akan dapat dimanfaatkan oleh operator dan regulator yang akan meningkatkan tingkat kepuasan pengguna agar jumlah penumpang KCJB meningkat dari waktu ke waktu dan memenuhi target.
Self-Enhancement, Conservation Values, and Personal Taxation Culture: How Education Level Moderates Their Relationship Indrati, Menik; Prasetyo, Wisnu Budi; Purwaningsih, Eny; Faaroek, Safiani
Transparansi : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Vol. 8 No. 1: Juni 2025
Publisher : Institut Ilmu Sosial dan Manajemen STIAMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31334/transparansi.v8i1.4832

Abstract

This research investigates the influence of Self-Enhancement and Conservation on personal tax culture, by considering education level as a moderating factor. Involving employees at the Ministry of Law and Human Rights in West Java as research subjects, this research aims to understand how the encouragement to increase a positive view of oneself Self-Enhancement and conservation values (Conservation) contributes to the formation of attitudes and behaviour regarding tax obligations. The respondents in this research were 230 employees at the Ministry of Law and Human Rights in West Java. Data analysis uses Moderated Regression Analysis (MRA).. The research results show that Self- Enhancement and Conservation have a positive influence on personal tax culture. Furthermore, education level was identified as a significant moderator, able to strengthen the relationship between these factors and personal tax culture. Managerial implications involve developing strategies that combine Self-Enhancement and Conservation in training and tax policy, with tailored adjustments to individual financial conditions, to build a sustainable tax culture in the organization. Abstrak Penelitian ini menginvestigasi pengaruh Self-Enhancement dan Conservation terhadap budaya pajak pribadi, dengan mempertimbangkan tingkat pendidikan sebagai faktor moderasi. Melibatkan karyawan di Kementerian Hukum dan HAM di Jawa Barat sebagai subjek penelitian, penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana dorongan untuk meningkatkan pandangan positif terhadap diri sendiri (Self-Enhancement) dan Conservation berkontribusi pada pembentukan sikap dan perilaku terkait kewajiban pajak. Responden pada penelitian ini sebanyak 230 karyawan di Kementerian Hukum dan HAM di Jawa Barat. Analisa data menggunakan Moderated Regression Analysis (MRA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Self-Enhancement dan Conservation memiliki pengaruh positif terhadap budaya pajak pribadi. Selanjutnya, tingkat pendidikan diidentifikasi sebagai moderator yang signifikan, mampu memperkuat hubungan antara faktor-faktor tersebut dan budaya pajak pribadi. Implikasi manajerial melibatkan pengembangan strategi yang memadukan Self-Enhancement dan Conservation dalam pelatihan dan kebijakan pajak, dengan penyesuaian yang disesuaikan dengan kondisi finansial individu, untuk membangun budaya pajak yang berkelanjutan di organisasi.
Analisis implementasi kebijakan sistem electronic customs declaration pada kantor pelayanan utama bea dan cukai tipe c soekarno hatta tahun 2022 sampai dengan 2024 Novlyani, Citra; Harjo, Dwikora
Transparansi : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Vol. 8 No. 1: Juni 2025
Publisher : Institut Ilmu Sosial dan Manajemen STIAMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31334/transparansi.v8i1.4621

Abstract

(Analysis of the Implementation of the Electronic Customs Declaration System Policy at the Soekarno Hatta Type C Main Customs and Excise Service Office from 2022 to 2024) This research analyzes the implementation of the Electronic Customs Declaration (e-CD) system at the Soekarno-Hatta Customs and Excise Main Service Office in 2022-2024. Soekarno-Hatta in 2022-2024. This research uses a qualitative qualitative method with a descriptive approach. Data was obtained through interviews with Customs officers, service users, and academics, as well as analyzing related documents. related documents. The results showed that implementation of e-CD has increased efficiency and transparency in the process of goods declaration. process of goods declaration. However, there are obstacles in its implementation, such as the low level of passenger awareness of declaration obligations, limited socialization, and technical challenges in the e-CD system. In addition, constraints also arise from the aspect of human resources, such as the number of officers who are still limited, especially during peak hours, as well as the need to increase the number of officers. limited number of officers, especially during peak hours, as well as the need to increase technical competence in managing the system. in managing the system. To overcome these obstacles, Soekarno-Hatta Customs has made various efforts, including increasing socialization through digital media and cooperation with airlines, optimizing the system with improvements to the airlines, optimizing the system by improving features and infrastructure, as well as strengthening training for officers. infrastructure, and strengthening training for officers. This research recommends a more massive socialization strategy and optimization of the verification system to increase service user compliance with regulations. verification system to improve service user compliance with customs regulations. Abstrak Penelitian ini menganalisis implementasi sistem Electronic Customs Declaration (e-CD) di Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno- Hatta pada tahun 2022–2024. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara dengan petugas Bea Cukai, pengguna jasa, dan akademisi, serta analisis dokumen terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi e-CD telah meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam proses deklarasi barang. Namun, terdapat kendala dalam penerapannya, seperti rendahnya tingkat kesadaran penumpang terhadap kewajiban deklarasi, keterbatasan sosialisasi, serta tantangan teknis dalam sistem e- CD. Selain itu, kendala juga muncul dari aspek sumber daya manusia, seperti jumlah petugas yang masih terbatas terutama saat jam sibuk, serta perlunya peningkatan kompetensi teknis dalam mengelola sistem. Untuk mengatasi kendala tersebut, Bea Cukai Soekarno-Hatta telah melakukan berbagai upaya, antara lain peningkatan sosialisasi melalui media digital dan kerja sama dengan maskapai penerbangan, optimalisasi sistem dengan perbaikan fitur dan infrastruktur, serta penguatan pelatihan bagi petugas. Penelitian ini merekomendasikan strategi sosialisasi yang lebih masif dan optimalisasi sistem verifikasi guna meningkatkan kepatuhan pengguna jasa terhadap regulasi kepabeanan.
Kegagalan Elektoral PPP Dalam Pemilu 2024 : Analisis Propaganda Politik Dan Pemasaran Berdasarkan Citra Partai Dan Demografi Pemilih Kusnadi, Kusnadi; Arifin, Miftahol; Syahrullah, Ahmad
Transparansi : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Vol. 8 No. 1: Juni 2025
Publisher : Institut Ilmu Sosial dan Manajemen STIAMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31334/transparansi.v8i1.4794

Abstract

The United Development Party (PPP), as one of the oldest Islamic parties in Indonesia, experienced electoral failure in the 2024 Election by failing to pass the 4% parliamentary threshold, only winning 3.87% of the national vote. This study aims to analyze the factors of PPP's failure by focusing on two main aspects: political propaganda and image marketing (political branding). A qualitative approach with case studies is used to examine the mismatch between PPP's traditional image and the demographic characteristics of young voters who dominate the election. The findings show that PPP's failure was triggered by the party's inability to adapt its political communication strategy to social and technological changes. PPP still relies on classical religious symbolism and conventional campaigns that are ineffective in reaching millennial and Gen Z voters who are more critical, pragmatic, and digital-oriented. Weak digital marketing, the absence of young figures, internal conflicts, and the lack of synchronization of ideological narratives with contemporary issues such as the digital economy and social justice have also worsened the party's political performance. The conclusion of this study emphasizes the need for structural reform, ideological rebranding, and adaptation of communication strategies to restore PPP's political relevance amidst the ever-changing landscape of digital democracy.