cover
Contact Name
Merley Misriani
Contact Email
rekayasa.sipil@yahoo.com
Phone
+6281268422224
Journal Mail Official
rekayasa.sipil@yahoo.com
Editorial Address
Kampus Politeknik Negeri Padang, Limau Manis
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Rekayasa Sipil
ISSN : 18583695     EISSN : 26552124     DOI : https://doi.org/10.30630/jirs.v21i2
Core Subject : Engineering,
Jurnal Ilmiah Rekayasa Sipil is intended as a medium for scientific studies of research results, thoughts and critical-analytical studies regarding research in the Field of Civil Engineering Science. As part of the spirit of disseminating knowledge resulting from research and thinking for wider community service and as a reference source for academics in the field of Civil Engineering. Jurnal Ilmiah Rekayasa Sipil accepts scientific articles with the scope of research on: Structural Engineering Construction Materials Geotechnical Engineering Environmental Engineering Water Resources Engineering Transportation Planning and Management Road Design and Pavement Bridge Structure Construction Management Earthquake and Tsunami Other relevant study topics With articles that have primary citations and have never been published online or in print before.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 14 No 1 (2017): April 2017" : 6 Documents clear
Kecepatan Runtuh Balok Beton Bertulang oleh Temperature Tinggi dalam Variasi Mutu Beton B.Army, B.Army; Amri, Syaiful; Atmaja, Jajang
Jurnal Ilmiah Rekayasa Sipil Vol 14 No 1 (2017): April 2017
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Masyarakat (P3M), Politeknik Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (555.278 KB) | DOI: 10.30630/jirs.14.1.108

Abstract

Kombinasi beban statik dan temperatur tinggi mempercepat terjadinya keruntuhan struktur beton yang sedang terbakar, kecepatan runtuh ditentukan oleh besarnya beban yang bekerja, temperatur dan durasi kebakaran serta mutu beton Specimen adalah balok beton bertulang dimensi 100x150 x1000 mm. jumlahnya 8 balok. Masing-masing balok diberi satu tulangan tarik D=12mm, tulangan tarik tersebut dibubut dibagian tengahnya sepanjang 10 cm hingga diameter 8 mm, tujuan agar memberikan konsentrasi tegangan. Pengujian specimen dibagi 2 yaitu: 2 balok diuji pada temperatur ruang untuk mendapatkan Pcr sebagai beban bagi 6 balok yang diuji pada temperatur tinggi. Untuk melihat kecepatan runtuh balok pada pengujian temperatur tinggi, digunakan tiga variasi pembebanan yaitu: 100% Pcr, 80% Pcr dan 60% Pcr, sedangkan selimut beton (concrete cover) (d’): d’=20 mm Pelaksanaan pengujian balok pada temperatur tinggi, balok dibakar dalam furnace untuk mutu 20 MPa sambil dibebani: 100%Pcr, 80%Pcr, dan 60%Pcr langsung direkam datalogger data-data lama pembebanan, perubahan suhu, defleksi Demikian juga untuk mutu beton fc=45 MPa. Hasil pengujian balok pada temperatur tinggi menunjukan bahwa: semakin besar beban Pcr yang bekerja maka kecepatan runtuh balok beton bertulang semakin tinggi. Semakin tinggi mutu beton maka kecepatan runtuhnya juga semakin tinggi. Sebanyak 2 balok beton bertulang diuji pada suhu ruang memberikan Pcr masing masing sebagai berikut: untuk mutu beton fc=20 MPa dan dengan cover beton 20cm maka Pcr= 824 kg kondisi crack, dan Pcr’=2870 MPa kondisi ultimate, Untuk mutu beton fc’=45 MPa dan dengan cover beton 20mm maka Pcr=1394 MPa kondisi crack, dan Pcr=3164 MPa kondisi ultimate
Kajian Penggunaan Material Pasir Sumpur Kudus untuk Meningkatkan Kinerja Lapisan Pondasi Atas Agregat Kelas A Suardi, Enita; Lusyana, Lusyana; Yelvi, Yelvi
Jurnal Ilmiah Rekayasa Sipil Vol 14 No 1 (2017): April 2017
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Masyarakat (P3M), Politeknik Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.095 KB) | DOI: 10.30630/jirs.14.1.109

Abstract

Permasalahan yang biasa terjadi pada proses pembuatan lapis pondasi perkerasan jalan agregat kelas A adalah sulitnya memenuhi kebutuhan agregat halus yang memenuhi persyaratan gradasi. Penelitian ini dilakukan mengkaji bagaimana membuat suatu campuran agregat kelas A yang sesuai dengan gradasi dan juga sesuai dengan ketersedian material yang ada di daerah tersebut. Pemanfaatan pasir gunung daerah Sumpur Kudus ini sebagai subtitusi agregat halus, diharapkan dapat menyelesaikan dua permasalahan sekaligus yaitu memperoleh lapisan pondasi agregat kelas A yang mempunyai nilai CBR yang memenuhi persyaratan sekaligus pemanfataan material lokal yang selama ini hanya bertumpuk dan terbuang hasil dari longsoran yang sering terjadi. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen skala laboratorium . Campuran agregat kelas A yang digunakan adalah 64,5% agregat kasar dan 35,5% agregat halus yang terdiri dari campuran pasir sungai dan pasir Sumpur Kudus. Pengujian yang dilakukan adalah pengujian sifat fisisdan pemadatan terhadap pasir Sumpur Kudus serta pengujian California Bearing Capacity ( CBR ) terhadap agregat kelas A. Hasil penelitian memperlihatkan dengan digunakannya pasir Sumpur Kudus sebagai pengganti agregat halus pada campuran lapis pondasi agregat kelas A, nilai CBR laboratorium meningkat 5,62% yaitu dari 40,58% menjadi 46,2 %. Tapi nilai CBR laboratorium yang diperoleh ini belum memenuhi nilai CBR yang disyaratkan untuk agregar kelas A yaitu nilai minimal 90%.
Site Specific Response Analysis (SSRA) Kampus UNP Air Tawar, Kota Padang Misriani, Merley; Alexander, Hendra; Hamid, Desmon; Aguskamar, Aguskamar; Wisafri, Wisafri
Jurnal Ilmiah Rekayasa Sipil Vol 14 No 1 (2017): April 2017
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Masyarakat (P3M), Politeknik Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30630/jirs.14.1.111

Abstract

In general, the seismic design provisions around the world present different criteria for local soil conditions depending on soil and rock properties to determine the design spectra representing seismic design. On the other hand, site-specific analysis results not only show the main characteristics of soil-rock profiles but also local soil characteristics where detailed studies are needed to review the earth response to earthquakes. In this study conducted Site Specific Response Analysis (SSRA) is to analyze the earthquake wave propagation from the bedrock to the surface layer. The data needed are ground stratification data and shear wave velocity parameters obtained from empirical correlation to N-SPT test drilling data. In addition, the required data is ground motion synthetic at baserocks used for the earthquake wave propagation obtained by Probabilistic Seismic Hazard Analysis (PSHA) 3-dimensional earthquake source referring from the results of previous research. SSRA is based on the theory of single-dimensional wave propagation in time domain using NERA (Non-linear Earthquake Response Analysis) program. Various inputs of earthquake movement are taken by considering suitable for Padang area. The results of this analysis are shown in the form of historical time acceleration graph and peak acceleration from each bore point location which is then processed to obtain amplification and response spectra design factors for the re-quake period of 475 years and 2475 years.
Kinerja Soil Stabilizer Polymer Termoset Terhadap Sifat Fisik dan Sifat Mekanis Tanah Pasir sebagai Material Jalan sukatik, sukatik; nita, sri; Putra, Roni Tri; Paramitha, Ratih
Jurnal Ilmiah Rekayasa Sipil Vol 14 No 1 (2017): April 2017
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Masyarakat (P3M), Politeknik Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1204.418 KB) | DOI: 10.30630/jirs.14.1.116

Abstract

Soil stabilizer polymer hasil campuran lateks polyester tak jenuh Yukalac 157 BQTN-EX dengan lateks pekat karet alam (LPKA), disebut soil stabilizer termoset (SSTS). Campuran ini homogen pada perbandingan 90/10 dan stabil hingga hari ke 28 penyimpanan, dapat digunakan sebagai perekat tanah pasir untuk meningkatkan sifat kekuatannya. Melalui berinteraksi gugus polar pada polester dengan partikel tanah pasir diprediksi dapat membentuk komposit yang memiliki sifat mekanis yang tangguh sebagai material jalan. Hasil uji mekanis komposit tanah yang distabilkan dengan SSTS meningkat hingga penambahan SSTS 35%. Kuat tekan meningkat hingga penambahan SSTS 25% dan menurun pada penambahan lebih tinggi . Daya serap air menurun dengan peningkatan jumlah SSTS. Hasil uji termal terdapat pergeseran puncak dari polyester, SSTS dan komposit campuran SSTS dengan tanah pasir.
Analisa Kebutuhan Pelayanan Trans Padang Koridor Pusat Kota – Pusat Pemerintah Zayu, Wiwin Putri
Jurnal Ilmiah Rekayasa Sipil Vol 14 No 1 (2017): April 2017
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Masyarakat (P3M), Politeknik Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (702.128 KB) | DOI: 10.30630/jirs.14.1.117

Abstract

Increasing the need of mass transportation in Padang city is needed to overcoming the chaos of transportation. For that to be done the analyst service needs for Trans Padang corridor Center of City-center government.a From result of research known that corridor Trans Padang for developmentof trajectory Trans Padang corridor Center of City-Center Government are Imam Bonjol street – Karya - Gereja – Diponegoro – Hangtuah – Samudera – S. Parman – Khatib Sulaiman – Jhon Anwar – Gadjah Mada – Siteba – Simp. Balai Baru – Sungai Sapih – Aie Pacah for direction go and go home rute Aie Pacah – Sungai Sapih – Simp. Balai Baru – Siteba – Gadjah Mada – Jhoni Anwar – S. Parman – Juanda – Veteran – Damar – Pemuda – Diponegoro – Gereja – Pondok – M. Thamrin – Imam Bonjol – Hasanuddin – Bagindo Aziz Chan – M. Yamin – Imam Bonjol. Bassed on potential demand of Trans Padang passenger corridor Center of City-Center Government of all modes is 24.783 passenger with the price around Rp. 3500,- to Rp. 4000,-. Based on land analysis the number of shelters needed to corridor Center of City-Center Government is 39 shelters for direction go n 39 shelters for direction go home with the long of trajection about 22,94 km. And bus that can operate on this corridor is a medium size, because there is one narrow road segment that cannot be passed by big bus. Peningkatan kebutuhan pelayanan angkutan masal dikota padang untuk mengatasi kesemrawutan transportasi sangat dibutuhkan, untuk itu dilakukan analisa kebutuhan pelayanan Trans Padang koridor Pusat Kota - Pusat Pemerintahan. Dari hasil penelitian diketahui bahwa koridor Trans Padang untuk pengembangan lintasan Trans Padang Pusat kota – Pusat Pemerintahan adalah jalan Imam Bonjol – Karya - Gereja – Diponegoro – Hangtuah – Samudera – S. Parman – Khatib Sulaiman – Jhon Anwar – Gadjah Mada – Siteba – Simp. Balai Baru – Sungai Sapih – Aie Pacah untuk arah pergi dan arah pulang dengan rute Aie Pacah – Sungai Sapih – Simp. Balai Baru – Siteba – Gadjah Mada – Jhoni Anwar – S. Parman – Juanda – Veteran – Damar – Pemuda – Diponegoro – Gereja – Pondok – M. Thamrin – Imam Bonjol – Hasanuddin – Bagindo Aziz Chan – M. Yamin – Imam Bonjol. Berdasarkan Potensi potensial demand penumpang Trans Padang koridor Pusat Kota-Pusat Pemerintahan dari seluruh moda adalah 24.783 penumpang dengan kisaran ongkos sekitar Rp. 3500 - Rp. 4000. Berdasarkan analisis tata guna lahan maka jumlah halte yang dibutuhkan Trans Padang untuk koridor Pusat Kota-Pusat Pemerintahan adalah 39 halte untuk arah pergi dan 39 halte untuk arah pulang dengan panjang trayek 22,94 km, sedangkan bus yang bisa beroperasi pada koridor ini adalah bus ukuran sedang karena ada salah satu ruas jalan yang sempit sehingga tidak bisa dilalui oleh bus ukuran besar.
Pengendalian Banjir Batang Kuranji Menggunakan Program HEC-RAS Hanwar, Suhendrik; Munandar, Arif
Jurnal Ilmiah Rekayasa Sipil Vol 14 No 1 (2017): April 2017
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Masyarakat (P3M), Politeknik Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1245.034 KB) | DOI: 10.30630/jirs.14.1.115

Abstract

Batang Kuranji merupakan sungai yang memunyai luas DAS sebesar 187,50 km2. Banjir yang terjadi akibat luapan Batang Kuranji apabila itensitas hujan tinggi membuat kerugian bagi masyarakat disekitar aliran sungai. Pengendalian banjir direncanakan bertujuan untuk menaggulangi banjir sepanjang aliran batang kuranji. Dalam perhitungan Debit Banjir tahunan menggunakan metoda Melchior didapat Q10 adalah 730, 48 m3/dtk. Analisa banjir dilanjutkan menggunakan Program HEC-RAS 4.0 untuk mengetahui tinggi banjir dari luapan batang kuranji. Hasil analisa menggunakan HEC-RAS terhadap 9 buah cross memberikan gambaran hampir semua titik mengalami kondisi banjir (luapan), dan hanya beberapa titik saja yang tidak mengalami luapan. Hal ini disebabkan karena kontur daerah bagian hulu rendah. Hasil menggunakan HEC-RAS 4.0 didapat tinggi banjir setinggi 0,20 meter pada bagian hilir dan setinggi 1,40 meter pada bagian hulu. Perencanaan tanggul menjadi solusi sebagai penahan luapan air Batang Kuranji dengan dimensi tinggi 2,40 meter, lebar atas 1,00 meter dan lebar bawah 1,5 meter dengan kontrol stabilitas aman terhadap guling dan memenuhi safety factor. Solusi lain untuk perencanaan Normalisasi Sungai yaitu dengan analisa dimensi penampang sungai batang kuranji, didapat tinggi penampang sungai 3,25 meter, lebar atas 56,50 meter dan lebar bawah 50,00 meter.

Page 1 of 1 | Total Record : 6