cover
Contact Name
Syamsir Firdaus Manggar Wanrantoniara, SH
Contact Email
daus_mbol@yahoo.co.id
Phone
-
Journal Mail Official
lppmumsb@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Menara Ilmu
ISSN : 16932617     EISSN : 25287613     DOI : -
MENARA ILMU, Merupakan Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah yang Diterbitkan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat. Penyunting menerima kiriman naskah hasil kajian dan penelitian untuk bidang Eksakta, pendidikan/sosial dan Agama Islam untuk publikasi di jurnal ini.
Arjuna Subject : -
Articles 2,133 Documents
PENDIDIKAN DASAR ANTI KORUPSI DALAM TINJAUAN FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM Imadah Thoyyibah
Menara Ilmu Vol 12, No 80 (2018): Vol. XII Jilid 1 No.80 Febaruari 2018
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v12i80.643

Abstract

Korupsi merupakan kejahatan moral yang tidak mengenal batas usia, profesi, status sosial, agama, ataupun tingkat pendidikan seseorang. Fakta bahwa korupsi juga terjadi di dunia pendidikan mengindikasikan adanya kegagalan atau kesalahan terhadap pola pengasuhan, pendidikan dan pembelajaran. Tulisan ini menyajikan konsep dasar pendidikan anti korupsi secara deskriptif analitis sebagai upaya membangun landasan moral dan karakter dasar anti korupsi pada dunia pendidikan. Konsep tersebut dibingkai dalam konsep pendidikan Islam secara filosofis yang menyangkut hakikat, karakteristik, dan tujuan dari pendidikan yang Islami.Pendidikan Dasar Anti Korupsi dalam perspektif Filsafat Pendidikan Islam bermuara pada pendidikan Iman, Islam, dan Ikhsan. Pendidikan ini harus memperhatikan kelemahan dasar manusia yang menyebabkannya berlaku jahat yaitu ‘kepicikan’ (dha’af) dan ‘kesempitan pikiran (qathr); karena kepicikan itulah manusia suka terburu-buru nafsu, panik, dan tidak mengetahui akibat jangka panjang dari reaksi-reaksi yang dilakukannya. Oleh karena terburu nafsu inilah manusia menjadi sombong atau putus asa sehingga terjebak dalam dua kutub ekstrim yang menjadikannya selalu goyah. Dua kutub ekstrim tersebut adalah kesombongan dan keputusasaan. Energi moral yang dapat menyeimbangkan dua kutub ekstrim tersebut adalah Taqwa; yang berarti melindungi diri dari akibat-akibat perbuatan sendiri yang buruk dan jahat seperti korupsi. Sikap anti korupsi dapat terbentuk setelah melalui proses penanaman nilai-nilai moral (Tarbiyah), pengenalan (Ta’lim) tentang alam, sejarah, dan diri sendiri dengan tujuan menghindarkan dari kesempitan berfikir, serta pembentukan karakter (Ta’dib) yang berdasarkan prinsip Iman, Islam, dan Ikhsan yang dimulai sejak usia dini sampai usia dewasa (baligh). Keyword: Anti Korupsi,  Pendidikan Dasar, Filsafat Pendidikan Islam 
VARIASI DAN APLIKASI AFIKS DALAM KALIMAT DAN TUTURAN BERBAHASA INGGRIS Mezia Kemala Sari
Menara Ilmu Vol 11, No 75 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 75, April 2017
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v11i75.153

Abstract

Affix is one of the necessary thing in language including English.  The aim of this research is to find out the varieties of affixes in English and the application into sentences or utterance which commonly occur in daily used. The purposes of this research are to classify affixes in English and attempt to explain about the affixation process and also the use in sentences.The method of research is descriptive qualitative. The data collected by using documentating technique taken from the document sources like dictionary, books and notes.The finding is there are 4 kinds of affixes in English: Preffix, Suffix, Interfix and Superfix or Suprafix.The result  shows that in daily spoken and written language used, the four kinds of affixes are commonly occured and it indicates that English also experience the affixation process in order to compose a new word from the based form and had been common to be used in daily utterance in everyday communication. Keywords: Affixes, English, Affixation process
PENERAPAN MODEL SNOWBALL THROWING TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA Andriana, Ramadhani Fitri,
Menara Ilmu Vol 12, No 8 (2018): vol. XII No. 8 Juli 2018
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v12i8.875

Abstract

This research is motivated by the lack of understanding of the mathematical concepts ofstudents in the of SMK 1 Batang Peranap, students have not been actively involved in thelearning process, some students have not fully mastered the material that has been taughtby teacher, student mathematical thinking ability is not fully developed. The method usedin this study is Quasi Experiment Design with shapes Subjects Randomized Posstest OnlyControl Group Design. Analysis of the data used in this test using normality test,homogeneity test and t-test. Based on the calculation of the t-test (hypothesis test) showeda significant value Sample class is smaller than α is 0.009 <0.05. Based on these results itis H0 rejected and Ha accepted. Understanding of mathematical concepts using SnowballThrowing learning model is better than the students' understanding of mathematicalconcepts using conventional learning class X SMK 1 Batang Peranap.KEYWORDS: Model Snowball throwing, Concept Training
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN MOTIVASI PASIEN NAPZA DI LEMBAGA PERMASYARAKATAN MUARO PADANG TAHUN 2017 Wuri Komalasari
Menara Ilmu Vol 12, No 1 (2018): Vol. XII No. 1 Januari 2018
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v12i1.501

Abstract

Berdasarkan data dari Badan Narkotika Nasional (BNN) yang bekerja sama dengan penelitiankesehatan Universitas Indonesia tahun 2016, prevalensi penggunaan NAPZA di Indonesia daritahun ke tahun semakin meningkat. BNN mencatat pada tahun 2010 mencapai 2,21% atausetara 3,8 jiwa. Upaya penanggulangan NAPZA sangat diperlukan untuk menghentikan danmengurangi frekuensi dan keparahan pecandu, salah satu penganggulangannya yaitu denganmemotivasi pasien napza untuk sembuh. Secara spesifik, dukungan keluarga dapatmenimbulkan motivasi yang mengarahkan pada perubahan perilaku yang positif. Tujuan daripenelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan motivasikesembuhan pasien napza di Lembaga Permasyarakatan Muaro Padang Tahun 2017. Desainpenelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalampenelitian ini adalah sebanyak 240 orang dengan jumlah sampel 72 orang, dengan tekniksampling yaitu random sampling. Waktu penelitian pada tanggal 7 Agustus 2017 – 10 Agustus2017 dan instrumen penelitian dengan menggunakan kuesioner. Analisa Univariat ditampilkandengan tabel distribusi frekuensi dan analisa bivariat dengan menggunakan uji chi-square.Berdasarkan hasil penelitian, sebanyak 55,6% keluarga mendukung pasien untuk sembuh dansebanyak 55,6% pasien memiliki motivasi tinggi untuk sembuh, dengan nilai p = 0,000(<0,05). Kesimpulan dari hasil penelitian ini bahwa terdapat hubungan bermakna antaradukungan keluarga dengan motivasi untuk sembuh dan dapat disarankan kepada LembagaPermasyarakatan Muaro Padang agar memberikan pendidikan kesehatan kepada keluargapasien tentang cara-cara merawat diri dan memperhatikan pasien dari segala aspek, karenakeluarga adalah obat yang paling ampuh untuk kesembuhan pasien.Kata Kunci : Napza, Dukungan Keluarga, Motivasi Untuk Sembuh
ANALISA PERBEDAAN TAHANAN TANAH DI MUSIM HUJAN DAN KEMARAU PADA PENTANAHAN JARINGAN TEGANGAN RENDAH DI DAERAH BUKITTINGGI Kusuma, Dytchia Septi
Menara Ilmu Vol 10, No 73 (2016): Menara Ilmu Desember Jilid 2
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v10i73.57

Abstract

Semakin kecil nilai tahanan pentanahan maka semakin baik sistem. Pada kondisi tanah tertentu  nilai tahanan pentanahan dipengaruhi oleh kedalaman penanaman dan jarak elektroda serta penambahan treatment di sekitar elektroda. Dalam penelitian ini, digunakan metode pengukuran tiga titik dengan menambahkan beberapa material treatment yang menimbulkan beda potensial diantara elektroda uji, sehingga didapatkan nilai tahanan pentanahan. Hasil analisa menunjukan bahwa nilai tahanan pentanahan akan semakin kecil  bila penanaman elektroda di tanam pada bahan treatment yang mengandung air/lembab.                               Penelitian ini dilakukan dengan melakukan pengambilan data penelitian dilakukan pada saat musim kemarau dan musim penghujan untuk menunjukkan perbedaan tahanan tanahnya yang akan  dipasang pada jaringan tegangan rendah pada daerah tahanan  tanahnya tinggi di  Bukittinggi.Kata kunci : Sistem Pentanahan, tegangan rendah, musim hujan/kemarauiv
STRATEGI PEMBANGUNAN PEDESAAN BERBASIS PERTANIAN LAHAN BASAH DI NAGARI SUNGAI RIMBANG KECAMATAN SULIKI KABUPATEN LIMA PULUH KOTA Immu Puteri Sari, Lara Indra Yandri,
Menara Ilmu Vol 13, No 11 (2019): Vol. XIII No. 11 Oktober 2019
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v13i11.1644

Abstract

Abstrak :Nagari Sungai Rimbang ditetapkan sebagai salah satu kawasan pertanian berkelanjutan. Ini artinya lahan pertanian padi sawah di Nagari Sungai Rimbang tidak boleh dialih fungsikan untuk peruntukan lainnya karena menjadi sumber ketersedian pangan bagi masyarakat Kabupaten Lima Puluh Kota. Namun dari kebijakan yang telah ditetapkan pembangunan Nagari Sungai Rimbang masih belum maksimal, kondisi sarana dan prasarana yang masih terbatas dan kegiatan pertanian lahan basah belum mampu menjadi sektor ekonomi utama pendukung kesejahteraan masyarakat nagari. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi potensi dan masalah pertanian lahan basah di Nagari Sungai Rimbang dan menganalisis strategi yang tepat diterapkan untuk pembangunan Nagari Sungai Rimbang Berbasis Pertanian Lahan Basah. Penelitian ini menggunakanpendekatan penelitian kuantitatif dengan metode survey. Alat analisis yang digunakan adalah SWOT dan QSPM. Dari hasil analisis ditetapkan satu strategi yang sangat tepat untuk pembanguan Nagari Sungai Rimbang berbasis pertanian lahan basah yakni meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi pertanian padi sawah. Dari strategi terpilih inilah diturunkan program operasional seperti intensifikasi dan ekstensifikasi pertanian. Kata Kunci : Strategi, Pembanguan, Pedesaan, Lahan Basah
PERILAKU REMAJA PUTRI TENTANG PENATALAKSANAAN DAN PENCEGAHAN KEPUTIHAN DI PONDOK PESANTREN PUTRI UMMU SULAIM PEKANBARU TAHUN 2018 Rina Sari
Menara Ilmu Vol 12, No 10 (2018): Vol. XII No. 10 Oktober 2018
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v12i10.1032

Abstract

Vaginal discharge is excessive fluid from the genitals (vagina). This can be prevented bydrying the skin with a towel or tissue when sweating or after bowel movements, in additionto using clean, dry underwear, avoiding wearing tight underwear and frequently changingpads when it comes to months. In order to avoid infection from microorganisms that comefrom the anus or rectum is recommended to cebok from the front toward the rear. Theresearcher aims to know the behavior of young women about the implementation andprevention of whiteness in Pondok Pesantren Putri Ummu Sulaim Pekanbaru Year 2018.This research type is quantitative, with descriptive design using the primary data obtainedfrom the questionnaire. The number of respondents was 113 respondents. By proportionalstratification rondom sampling technique. Data obtained by presented in frequencydistribution table. Data processing with editing, coding, and tabulating. The result of theresearch is from the knowledge of adolescent that the majority have low knowledge asmuch as 60 (53%) of respondents, majority have positive nature as many as 60 (53%)respondents, and majority do not do management and prevention of whiteness as much 58(51,3%) reaponden. For respondents expected to know information about the managementand prevention of whiteness for themselves or around the environment so that it can applyas the hand extension of health workers and can provide knowledge about managementand prevention of whiteness.Keyword : Knowledge, Attitude, Action, Teenagers, Management And Prevention WhitishPENDAHULUANKesehatan reproduksi remaja adalah kesehatan remaja secara fisik, mental dankesejahteraan sosial secara utuh pada semua hal yang berhubungan dengan sistem danfungsi serta proses reproduksi dan bukan hanya kondisi yang bebas dari penyakit dankecacatan (BKKBN, 2008).Menurut WHO (World Health Organization) dalam Marmi (2013), remaja adalahmereka yangberusia 10-19 tahun. Sementara dalam terminologi lain PBB (PerserikatanBangsa Bangsa) menyebutkan anak muda (youth) untuk mereka yang berusia 15-24tahun.Ini kemudian disatukan dalam sebuah terminology kaum muda (young people) yangmencakup 10-24 tahun.Menurut Puduastuti dalam Kurniawati (2014), setiap remaja memperoleh hak yangsama dalam menjaga kesehatan reproduksinya. Organ reproduksi merupakan organ tubuhyang sensitif dan memerlukan perawatan khusus. Pengetahuan dan perawatan yang baikdalam menjaga kebersihan organ reproduksi dapat memelihara kesehatan reproduksi.Organ reproduksi dapat terkena sejenis jamur atau kutu yang dapat menyebabkanrasa gatal
BEDA PENGARUH PEMBERIAN WILLIAM’S FLEXION EXERSICE DAN WILLIAM’S FLEXION EXERSICE DENGAN KINESIO TAPPING TERHADAP NYERI DISMENORE Febriani, Yelva
Menara Ilmu Vol 13, No 6 (2019): Vol. XIII No. 6 April 2019
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v13i6.1424

Abstract

Dismenore atau nyeri menstruasi berarti nyeri uteri pada saat menstruasi. Dismenore biasanya tersendiri atau merupakan bagian dari sindrom premenstrual. Ada dua jenis dismenore yaitu primer dan sekunder. Untuk mengetahui beda pengaruh pemberian William?s Flexion Exersice dan William?s Flexion Exersice dengan Kinesio Tapping terhadap nyeri dismenore. Metode Penelitian ini adalah penelitian eksperimental dengan menggunakan rancangan Two Group Pretest?Postest Design. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling dengan jumlah 20 orang dibagi 2 kelompok, yaitu kelompok-I diberikan William?s Flexion Exercise dan kelompok-II diberikan William?s Flexion Exercise dengan Kinesio Tapping. Setiap kelompok terdiri dari 10 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunaka Visual Analogues Scale sebelum dan sesudah intervensi. Hasil Penelitian Didapatkan adanya perbedaan nyeri dismenore pada kelompok-I sebesar 4,40 dan kelompok-II sebesar 0,20 . Uji beda selisih dengan Mann Whitney Test menunjukkan adanya perbedaan antara kelompok-I dan kelompok-II dimana didapatkan p value= 0,00. Kesimpulan adanya Beda Pengaruh Pemberian William?s Flexion Exersice dan William?s Flexion Exersice dengan Kinesio Tapping, dimana William?s Flexion Exercise dengan kinesiotapping lebih berpengaruh dalam penurunan nyeri daripada hanya menggunakan William?s Flexion.Kata Kunci : William?s Flexion Exersice, Kinesio Tapping, dan Dismenore
HUBUNGAN JENIS MAKANAN DAN AKTIVITAS FISIK DENGAN KEJADIAN REMATIK PADA LANJUT USIA DI JORONG PADANG BINTUNGAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KOTO BARU KABUPATEN DHARMASRAYA TAHUN 2017 Putri, Astuti Ardi
Menara Ilmu Vol 12, No 6 (2018): vol. XII No. 6 Juli 2018
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v12i6.825

Abstract

Rheumatic diseases is one of the chronic disease. The risk of experiencing arthritic very largein the daily invidu have an unhealthy lifestyle, such as eating the kind of food that is not good,and less physical activity. According to the World Health Organization (WHO) estimates thatapproximately 335 million people worldwide suffer from rheumatic diseases. It is estimatedthat approximately 25% of patients with rheumatoid arthritis will experience a disability as aresult of damage to the bones in the joints. The purpose of this study was to determine therelationship of food and physical activity with the incidence of arthritis in the elderly inPadang Jorong Bintungan in Region Public Health Center Koto Baru Dharmasraya 2017. Thisresearch method is survey Retrospective analytic approach using a measuring instrument viaquestionnaire. The sampling technique is random sampling with a sample of 73 respondents.Data was analyzed by univariate and bivariate statistical test using chi-square test.Results ofthis study found that the type of makanan 42 respondents (57.5%) good, 31 respondents (42.5)is not good. Physical activity 36 respondents (49.3%) good, 37 respondents (50.7%) were lessgood, 38 respondents (52.1%) had rheumatic incident, 35 respondents (47.9%) were notrheumatism ,. Results of chi-square test with a significance value of 5% (0:05), got the type offood (p-value = 0.000), physical activity (p-value = 0.000). It can be concluded there is acorrelation between the status of food and physical activity on the incidence of rheumaticlansia di Jorong Padang Bintungan In Work Area Health Center, Koto Baru Dharmasraya year2017. It is therefore expected that all parties to know any type of food that can cause arthritisand how to perform physical activity is good for the elderly.Keywords: type of food, physical activity, the incidence of arthritis
DETERMINAN MINAT PEMANFAATAN ULANG PELAYANAN RAWAT JALAN DI PUSKESMAS AIR DINGIN KOTA PADANG Sri Oktarina
Menara Ilmu Vol 11, No 78 (2017): Vol. XI Jilid 2 No.78 November 2017
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v11i78.591

Abstract

Decreasing in number of outpatients visiting health care Air Dingin reached 26.33% showed that the patients had their own perception toward the quality which could realize their satisfaction toward received services. Their satisfaction toward received services had effect on interest to reuse the same outpatient service. In order to anticipate tendency of decreasing in number of patient reusing outpatient service, it was needed to conduct a research about determinant factors of patient perception toward service quality with interest to reuse outpatient service at health care Air Dingin Padang city 2017.The type of research was analytical research using cross sectional method. The instrumentation of this research was questionnaire on 79 newcomer patients who receive ambulatory services at health care Air Dingin using accidental sampling. Primary and secondary data were processed and analyzed using chi square test and multivariate using multiple regression logistic test using enter method. Significance was determined with p< 0.05.Based on the result of Univariate analysis  showed 53.2% of patients were interested in reuse the services at health care Air Dingin and the variables related to the interest of reusing of health care outpatient services were the patient's perception of the dimensions of reliability, ladder, assurance and direct evidence, together variables which have the greatest influence on interest in reusing outpatient services at health care Air Dingin was the patient's perception of direct evidence dimension.In order to increase the quality, it is recommended health care Air Dingin to conduct andmake repairs of buildings and other infrastructure by cultivating the building facilities for instance waiting room, toilets and mushalla along with complementing the supporting needs to improve the cleanliness of the environment and building of health care.Keywords: Patient Perception, Service Quality, Reuse Outpatient Service Health Care

Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 20, No 2 (2026): Vol 20 No. 02 JANUARI 2026 Vol 20, No 1 (2026): Vol 20 No. 01 JANUARI 2026 Vol 19, No 2 (2025): Vol 19 No. 02 OKTOBER 2025 Vol 19, No 2 (2025): Vol 19 No. 02 APRIL 2025 Vol 19, No 2 (2025): Vol 19 No. 02 JANUARI 2025 Vol 19, No 2 (2025): Vol 19 No. 02 JULI 2025 Vol 19, No 1 (2025): Vol 19 No. 01 OKTOBER 2025 Vol 19, No 1 (2025): Vol 19 No. 01 JANUARI 2025 Vol 19, No 1 (2025): Vol 19 No. 01 APRIL 2025 Vol 19, No 1 (2025): Vol 19 No. 01 JULI 2025 Vol 18, No 2 (2024): Vol 18 No. 02 OKTOBER 2024 Vol 18, No 2 (2024): Vol 18 No. 02 APRIL 2024 Vol 18, No 2 (2024): Vol 18 No. 02 Juli 2024 Vol 18, No 2 (2024): Vol 18 No. 02 JANUARI 2024 Vol 18, No 1 (2024): Vol 18 No. 01 JULI 2024 Vol 18, No 1 (2024): Vol 18 No. 01 OKTOBER 2024 Vol 18, No 1 (2024): Vol 18 No. 01 JANUARI 2024 Vol 18, No 1 (2024): Vol 18 No. 01 APRIL 2024 Vol 17, No 2 (2023): Vol 17 No. 02 JULI 2023 Vol 17, No 2 (2023): Vol 17 No. 02 JANUARI 2023 Vol 17, No 2 (2023): Vol 17 No. 02 OKTOBER 2023 Vol 17, No 2 (2023): Vol 17 No. 02 APRIL 2023 Vol 17, No 1 (2023): Vol 17 No. 01 JULI 2023 Vol 17, No 1 (2023): Vol 17 No. 01 APRIL 2023 Vol 17, No 1 (2023): Vol 17 No. 01 JANUARI 2023 Vol 17, No 1 (2023): Vol 17 No. 01 OKTOBER 2023 Vol 16, No 1 (2022): Vol. 1 No. 1 OKTOBER 2022 Vol 16, No 2 (2022): VOL. XVI NO. 2 OKTOBER 2022 Vol 16, No 2 (2022): VOL. XVI NO. 2 JANUARI 2022 Vol 16, No 2 (2022): VOL. XVI NO. 2 APRIL 2022 Vol 16, No 2 (2022): VOL. XVI NO. 2 JULI 2022 Vol 16, No 1 (2022): VOL. XVI NO. 1 JULI 2022 Vol 16, No 1 (2022): VOL. XVI NO.1 JANUARI 2022 Vol 16, No 1 (2022): VOL. XVI NO.1 APRIL 2022 Vol 15, No 2 (2021): VOL. XV NO. 2 OKTOBER 2021 Vol 15, No 2 (2021): VOL. XV NO. 2 APRIL 2021 Vol 15, No 2 (2021): VOL. XV NO. 2 JANUARI 2021 Vol 15, No 2 (2021): VOL. XV NO.2 JULI 2021 Vol 15, No 1 (2021): VOL. XV NO. 1 JULI 2021 Vol 15, No 1 (2021): VOL. XV NO. 1 OKTOBER 2021 Vol 15, No 1 (2021): VOL. XV NO. 1 JANUARI 2021 Vol 15, No 1 (2021): VOL. XV NO.1 APRIL 2021 Vol 14, No 2 (2020): VOL. XIV NO. 2 JULI 2020 Vol 14, No 2 (2020): VOL. XIV NO. 2 APRIL 2020 Vol 14, No 2 (2020): VOL. XIV NO. 2 OKTOBER 2020 Vol 14, No 2 (2020): VOL. XIV NO. 2 JANUARI 2020 Vol 14, No 1 (2020): VOL. XIV NO. 1 JULI 2020 Vol 14, No 1 (2020): Vol. XIV No. 1 Januari 2020 Vol 14, No 1 (2020): VOL. XIV NO. 1 OKTOBER 2020 Vol 14, No 1 (2020): VOL. XIV NO. 1 APRIL 2020 Vol 13, No 11 (2019): Vol. XIII No. 11 Oktober 2019 Vol 13, No 10 (2019): Vol. XIII No. 10 Oktober 2019 Vol 13, No 9 (2019): Vol. XIII No. 9 Juli 2019 Vol 13, No 8 (2019): Vol. XIII No. 8 Juli 2019 Vol 13, No 8 (2019): Vol. XIII No. 8 Juli 2019 Vol 13, No 7 (2019): Vol. XIII No. 7 Juli 2019 Vol 13, No 7 (2019): Vol. XIII No. 7 Juli 2019 Vol 13, No 6 (2019): Vol. XIII No. 6 April 2019 Vol 13, No 6 (2019): Vol. XIII No. 6 April 2019 Vol 13, No 5 (2019): Vol. XIII No. 5 April 2019 Vol 13, No 5 (2019): Vol. XIII No. 5 April 2019 Vol 13, No 4 (2019): Vol. XIII No. 4 April 2019 Vol 13, No 4 (2019): Vol. XIII No. 4 April 2019 Vol 13, No 3 (2019): Vol. XIII No. 3 Januari 2019 Vol 13, No 3 (2019): Vol. XIII No. 3 Januari 2019 Vol 13, No 2 (2019): Vol. XIII No. 2 Januari 2019 Vol 13, No 2 (2019): Vol. XIII No. 2 Januari 2019 Vol 13, No 1 (2019): Vol. XIII No. 1 Januari 2019 Vol 13, No 1 (2019): Vol. XIII No. 1 Januari 2019 Vol 12, No 80 (2018): Vol. XII Jilid 2 No.80 Febaruari 2018 Vol 12, No 80 (2018): Vol. XII Jilid 2 No.80 Febaruari 2018 Vol 12, No 80 (2018): Vol. XII Jilid 1 No.80 Febaruari 2018 Vol 12, No 80 (2018): Vol. XII Jilid 1 No.80 Febaruari 2018 Vol 12, No 12 (2018): Vol. XII No. 12 Oktober 2018 Vol 12, No 12 (2018): Vol. XII No. 12 Oktober 2018 Vol 12, No 11 (2018): Vol. XII No. 11 Oktober 2018 Vol 12, No 11 (2018): Vol. XII No. 11 Oktober 2018 Vol 12, No 10 (2018): Vol. XII No. 10 Oktober 2018 Vol 12, No 10 (2018): Vol. XII No. 10 Oktober 2018 Vol 12, No 9 (2018): Vol. XII No. 9 Oktober 2018 Vol 12, No 9 (2018): Vol. XII No. 9 Oktober 2018 Vol 12, No 8 (2018): vol. XII No. 8 Juli 2018 Vol 12, No 8 (2018): vol. XII No. 8 Juli 2018 Vol 12, No 7 (2018): vol. XII No. 7 Juli 2018 Vol 12, No 7 (2018): vol. XII No. 7 Juli 2018 Vol 12, No 6 (2018): vol. XII No. 6 Juli 2018 Vol 12, No 6 (2018): vol. XII No. 6 Juli 2018 Vol 12, No 5 (2018): Vol. XII No. 5 April 2018 Vol 12, No 5 (2018): Vol. XII No. 5 April 2018 Vol 12, No 4 (2018): Vol. XII No. 4 April 2018 Vol 12, No 4 (2018): Vol. XII No. 4 April 2018 Vol 12, No 3 (2018): Vol. XII No. 3 April 2018 Vol 12, No 3 (2018): Vol. XII No. 3 April 2018 Vol 12, No 3 (2018): Jurnal Menara Ilmu Januari 2018 Jilid 3 Vol 12, No 3 (2018): Jurnal Menara Ilmu Januari 2018 Jilid 3 Vol 12, No 2 (2018): Vol. XII No. 2 Januari 2018 Vol 12, No 2 (2018): Jurnal Menara Ilmu Januari 2018 Jilid 2 Vol 12, No 1 (2018): Jurnal Menara Ilmu Januari 2018 Jilid 1 Vol 12, No 1 (2018): Vol. XII No. 1 Januari 2018 Vol 11, No 78 (2017): Vol. XI Jilid 2 No.78 November 2017 Vol 11, No 78 (2017): Vol. XI Jilid 2 No.78 November 2017 Vol 11, No 78 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 78, November 2017 Vol 11, No 78 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 78, November 2017 Vol 11, No 77 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 77, Oktober 2017 Vol 11, No 77 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 77, Oktober 2017 Vol 11, No 77 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 77, Oktober 2017 Vol 11, No 77 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 77, Oktober 2017 Vol 11, No 76 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 76, Juli 2017 Vol 11, No 76 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 76, Juli 2017 Vol 11, No 76 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 76, Juli 2017 Vol 11, No 76 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 76, Juli 2017 Vol 11, No 75 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 75, April 2017 Vol 11, No 75 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 75, April 2017 Vol 11, No 74 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 74, Januari 2017 Vol 11, No 74 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 74, Januari 2017 Vol 11, No 74 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 74, Januari 2017 Vol 11, No 74 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 74, Januari 2017 Vol 10, No 60-65 (2016): Jurnal Edisi 2016 Vol 10, No 60-65 (2016): Jurnal Edisi 2016 Vol 10, No 73 (2016): Menara Ilmu Desember Jilid 2 Vol 10, No 73 (2016): Menara Ilmu Desember Jilid 2 Vol 10, No 72 (2016): Jurnal Menara Ilmu November Jilid 1 Vol 10, No 72 (2016): Jurnal Menara Ilmu November Jilid 1 Vol 10, No 10 (2016): Jurnal Fungsional Dr. Yusnaweti, M.P Vol 10, No 10 (2016): Jurnal Fungsional Dr. Yusnaweti, M.P More Issue