cover
Contact Name
Syamsir Firdaus Manggar Wanrantoniara, SH
Contact Email
daus_mbol@yahoo.co.id
Phone
-
Journal Mail Official
lppmumsb@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Menara Ilmu
ISSN : 16932617     EISSN : 25287613     DOI : -
MENARA ILMU, Merupakan Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah yang Diterbitkan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat. Penyunting menerima kiriman naskah hasil kajian dan penelitian untuk bidang Eksakta, pendidikan/sosial dan Agama Islam untuk publikasi di jurnal ini.
Arjuna Subject : -
Articles 2,133 Documents
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI IBU MEMBERIKAN MAKANAN TAMBAHAN PADA BAYI USIA KURANG DARI 6 BULAN DIPUSKESMAS SIDOMULYO TAHUN 2019 Endah Purwani Sari
Menara Ilmu Vol 13, No 5 (2019): Vol. XIII No. 5 April 2019
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v13i5.1347

Abstract

Complementary food or drink Asi is a valuable food given to infants aged 6 months to 24 months to meet their nutritional needs. Given solids in addition to energy and nutrient infants aged 6 months or older. The purpose of this study was to determine the factors that affect the mother giving extra food to infants younger than 6 months in Puskesmas Sidomulyo. This type of research is quantitative descriptive design conducted in April in the Puskesmas Sidomulyo. file collection using the questionnaire. Subjects were all mothers with infants younger than 6 months that aims to identify the factors that cause mothers to give extra food to infants younger than 6 months in Sidomulyo. The file was analyzed by univariate analysis. Based on the research that has been conducted on factors affecting the mother giving extra food to infants younger than 6 months in the working area health centers Sidomulyo 2019, found that the factors that affect the mother giving extra food to infants younger than 6 months, namely Lack of Myth 57 cases (79.2%), and customs 55 cases (77%) The conclusion is based on research that has been conducted shows that of the factors causing mothers to give extra food to infants from 6 months of age kurng namely Less information, Myths, and socio-cultural changes. But more dominant than Myth factor that as many as 57 cases (79.2%). Keywords: PMT (Feeding) Reference: 15 Reference (2007-2016)
Prosiding.MO DEL PENYEBARAN TEKNOLOGI EMBRIO TRANSFER SAPI POTONG LINTAS WILAYAH KABUPATEN PROVINSI SUMBAR Yusnaweti MP
Menara Ilmu Vol 10, No 10 (2016): Jurnal Fungsional Dr. Yusnaweti, M.P
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v10i10.116

Abstract

-
KAJIAN TERHADAP PUTUSAN MAHKAMAH KONTITUSI NOMOR 46/PUU-VIII/2010 MENGENAI STATUS ANAK M.Ag, Suhardi
Menara Ilmu Vol 10, No 60-65 (2016): Jurnal Edisi 2016
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v10i60-65.1608

Abstract

Uji materi yang diajukan Hj. Aisyah Mochtar kepada MK mengenai ketentuan Pasal 2 dan Pasal 43 ayat (1) UU No. 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan terhadap pasal 28 B ayat (1) dan (2) UUD 1945 terkait dengan hak asasi anak dan pasal 28 D UUD 1945 terkait hak setiap orang atas pengakuan, jaminan, perlindungan dan kepastian hukum yang adil dan perlakuan yang sama di depan hukum. Pasal 2 UU No. 1 Tahun 1974, terkait dengan perkawinan yang sah adalah perkawinaan yang tercatat pada lembaga pekawinan. Sedangkan pasal 43 UU No. 1 Tahun 1974, terkait dengan status anak luar nikah. Uji materi tersebut dikabulkan dalam putusan No. 46/PUU-VIII/2010. Yang menjadi permasalahan adalah : 1) Bagaimana duduk perkara dalam putusan MK No.46/PUU-VIII/2010 tentang status anak? 2) Bagaimanakah pertimbangan hukum dan amar putusan MK No. 46/PUU-VIII/2010 status anak? 3) Analisa Putusan MK No. Putusan 46/PUU-VIII/2010 status anak? Kata kunci : Status Anak
PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KOGNITIF BIOLOGI SISWA KELAS XI IPA 2 SMA NEGERI 14 PEKANBARU TAHUN AJARAN 2016/2017 Sri Wahyuni
Menara Ilmu Vol 12, No 80 (2018): Vol. XII Jilid 1 No.80 Febaruari 2018
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v12i80.653

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan kognitifbiologi siswa kelas XI IPA 2 SMA Negeri 14 Pekanbaru Tahun Ajaran 2016/2017 melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT). Kelas yang di ambil untuk menerapkan kooperatif TGTadalah kelas XI IPA 2 SMANegeri 14 Pekanbaru jumlah siswa 33 orang, dimana jumlah laki-laki 14 orang dan perempuan 19 orang. Parameter yang diukur adalah hasil belajar siswa berupa daya serap dan ketuntasan belajar yang diperoleh dari kuis tiap kali pertemuan, tugas tiap kali pertemuan dan ulangan harian pada setiap siklus. Teknis analisis data yang digunakan adalah teknis analisis deskriptif. Hasil analisis deskriptif hasil belajar yang dilakuan sebanyak dua kali siklus yang terdiri dari duabelas kali pertemuan, daya serap siswa mengalami penurunan sebesar 5,53% dari sebelum PTK (80,03%) setelah siklus PTK siklus I (74,50%) dan mengalami peningkatan sebesar 14,75% setelah siklus II (89,25%). Dapat disimpulkan bahwa Penerapan Model Pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) Dapat Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif Biologi Siswa Kelas XI IPA 2SMA Negeri 14 Pekanbaru Tahun Ajaran 2016/2017. Kata Kunci : Kooperatif, Teams Games Tournament, Kemampuan Kognitif 
PENINGKATAN UMUR BEARING PADA POMPA CENTRIFUGAL DENGAN OPTIMASI PENGGUNAAN ANGULAR CONTACT BALL BEARING Dedi Wardianto
Menara Ilmu Vol 12, No 5 (2018): Vol. XII No. 5 April 2018
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v12i5.778

Abstract

Pompa adalah suatu alat yang digunakan untuk memindahkan fluida dari tekananyang lebih rendah ke tekanan yang lebih tinggi dan/ atau posisi yang lebih rendahke posisi yang lebih tinggi. Salah satu jenis pompa yang banyak dipakai untukkebutuhan industri adalah pompa sentrifugal. Pada pompa centrifugal salah satukomponen yang penting adalah bearing sebagai penumpu poros untukmenggerakkan impeler pada pompa centrifugal. Akibat adanya gaya-gaya yangtimbul sebagai akibat dari putaran pada impeler pompa, timbul gaya aksial yangmenyebabkan bantalan/ bearing tipe 6305 mudah mengalami kerusakan. Olehsebab itu, digunakan bantalan/ bearing tipe 7305 BE sebagai pengganti bantalantipe 6305 yang sanggup menerima gaya-gaya aksial yang ditimbulkan akibatputaran pada poros impeler pompa. Dari hasil penelitian yang dilakukan dapatdiketahui bahwa Akibat putaran dari impeller maka timbul juga gaya aksialsehingga bearing tipe 6305 tidak dapat mengatasi gaya-gaya yang timbul tersebut.Penggunaan angular contact ball bearing tipe 7305 BE menggantikan deep grooveball bearing tipe 6305 pada pompa centrifugal produksi RRC tipe XA40/26 dapatmeningkatkan umur bearing hingga 200%.Kata kunci : pompa centrifugal, angular contact ball bearing, gaya aksial.
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG BALITA DEMAM KEJANG DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BELIMBING PADANG -, Mariza Elsi
Menara Ilmu Vol 12, No 3 (2018): Jurnal Menara Ilmu Januari 2018 Jilid 3
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v12i3.543

Abstract

Demam kejang adalah bangkitnya kejang yang terjadi pada kenaikan suhu yangdisebabkan oleh suatu proses ektrakranium. Pada saat ini masih sering kita temukan anakdengan penyakit demam yang cendrung berlanjut menjadi kejang yang di sebabkan olehmeningkatnya suhu tubuh pada anak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat gambarantingkat pengetahuan ibu tentang balita demam kejang. Metode Penelitian ini bersifat analitik,Populasi yaitu orang tua yang memiliki anak yang pernah mengalami demam kejang, teknikpengambilan sampel secara random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 48 orang.Analisa data dilakukan secara univariat dan diolah menggunakan komputerisasi. Hasilpenelitian ditemukan masih sedangnya tingkat pengetahuan ibu tentang demam kejang, makadiharapkan kepada pihak puskesmas agar lebih meningkatkan pelayanan terhadap pencegahandemam kejang tersebut, dan juga kepada ibu untuk meningkatkan pengetahuan tentang demamkejang dan perawatan yang baik dalam mengatasinya.Kata kunci : pengetahuan ibu, demam kejang, balita
UPAYA PENINGKATAN PRODUKTIVITAS MASYARAKAT GUNA MENINGKATKAN KEKUATAN MOTORIK PASIEN PASCA STROKE DENGAN MEMBERIKAN ROM (RANG OF MOTION) EXERCISE DAN SCRENING KESEHATAN DI RUANGAN POLIKLINIK SARAF RSUP DR. M. JAMIL PADANG Hendri Budi, Netti, Yosi Suryarinilsih,
Menara Ilmu Vol 11, No 77 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 77, Oktober 2017
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v11i77.386

Abstract

Penyakit stroke merupakan salah satu penyakit yang sungguh mengerikan dan menjadi penyebab kematian no 3 di Indonesia setelah penyakit jantung, tekanan darah tinggi dankanker. Serangan strokeselalu datang mendadak tanpa tanda-tanda pasti. Masalah yang seringdialami oleh penderita stroke dan yang paling ditakuti adalah penurunan kekuatanotot.Kekuatan otot adalah kemampuan otot menahan beban baik berupa beban eksternalmaupun beban internal. Empat juta orang Amerika mengalami defisit kekuatan otot akibatstoke, dan dua per tiga dari defisit ini bersifat parah. (National Rural Health Association). Halini akan berdampak keputusasaan dari pasien ataupun dari keluarga. Hari ke hari pasienterisolasi, sementara itu fungsi motorik yang merupakan system koordinasi, keseimbangan danpola jalan merupakan terhubung dengan pusat kognitif. Untuk mengatasi hal ini diperlukanintervensi yang tepat bagi pasien salah satunya adalah dengan ROM exercise. Ruangpolineurolo RSUP Dr. M. Djamil merupakan ruang rawat jalan bagi pasien-pasien pasca strokedan merupakan tempat yang tepat untuk memberikan pendidikan kesehatan terkait latihan ini.Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan Kekuatan Motorik Pasien Pasca Stroke denganMemberikan ROM (Rang of Motio) Exercise dan Screning Kesehatan di ruangan polikliniksaraf RSUP dr. M. jamil Padang. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini dilaksanakan bulanOktober 2016 dengan melakukan screening kesehatan dan latihan ROM pada 30 orang pasienpasca stroke yang melakukan rawat jalan di ruang polineurologi. Hasil kegiatan ini diperolehhasil pasien dan keluarga mampu melaksankan kegiatan ini secara mandiri dan mulaimenerapkannya di tempat tinggal mereka masing-masing. Hasil kegiatan ini direkomendasikanuntuk dapat dilanjutkan Perawat diharapkan dapat menfasilitasi latihan ini secaraberkesinambungan. 
ANALISIS SISTEM INFORMASI AKUNTANSI RETRIBUSI UPTD KONSERVASI DAN PENGAWASAN SUMBERDAYA KELAUTAN DAN PERIKANAN KKPD PARIAMAN Eza Zalwa, Rina Widyanti, Puguh Setiawan,
Menara Ilmu Vol 13, No 7 (2019): Vol. XIII No. 7 Juli 2019
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v13i7.1501

Abstract

Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan sistim informasi akuntansi retribusi di UPTD Konservasi dan Pengawasan SumberDaya Kelautan dan Perikanan KKPD Pariaman. Sumber data dalam penelitian ini berupa data primer yang diperoleh dari wawancara langsung dengan pihak-pihak terkait. Sedangkan metode analisa yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualititatif yang disajikan dalam bentuk deskriptif. Berdasarkan hasil perhitungan efektivitas diketahui bahwa pengumpulan retribusi UPTD Konservasi dan Pengawasan SumberDaya Kelautan dan Perikanan KKPD Pariaman secara keseluruhan sudah efektif karena masih berada diatas 100%. hal ini dilihat dari target pendapatan pertahun yang ditetapkan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Barat sebesar Rp.74.000.000, sedangkan laporan realisasi pendapatan yang diterimaoleh UPTD sebesar Rp.76.169.000, berarti pendapatan yang diterima oleh UPTD sudah mencapai target yang telah ditetapkan. Namun berbeda halnya dengan sistim informasi akuntansinya masih sederhana seperti belum adanya flowchart dari alur peredaran dan penerimaan retribusi sehingga perlu penyempurnaan. Sedangkan untuk pengendalian intern sudah sesuai dengan komponen baik dari lingkungan pengendalian, kegiatan pengendalian, pemahaman resiko, informasi dan akuntansi, dan pemantauan. Kata Kunci: Retribusi, sistim informasi akuntansi, sistim pengendalian intern.
PENGARUH PEMBERIAN MINUMAN KUNYIT ASAM TERHADAP PENURUNAN DISMENORE PRIMER PADA MAHASISWI TINGKAT II PRODI S1 KEPERAWATAN STIKES MERCUBAKTIJAYA PADANG Hamdayani, Delvi
Menara Ilmu Vol 12, No 80 (2018): Vol. XII Jilid 2 No.80 Febaruari 2018
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v12i80.619

Abstract

Dismenore primer adalah menstruasi yang nyeri tanpa penyebab gejala dan tidak berhubungan dengan kelainan ginekologik. Perempuan dengan dismenore primer kadar prostaglandin lebih tinggi dibandingkan dengan perempuan tanpa dismenore. Berdasarkan survey awal peneliti di STIKes MERCUBAKTIJAYA Padang terdapat 10 mahasiswi yang mengalami dismenore primer. Minuman kunyit asam merupakan salah satu terapi nonfarmakologi untuk menurunkan nyeri haid. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian minuman kunyit asam terhadap penurunan dismenore primer pada mahasiswi tingkat II Prodi S1 Keperawatan STIKes MERCUBAKTIJAYA Padang tahun 2017.Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat Pre Experimental Design dengan menggunakan One Group Pretest Postest yang dilakukan di STIKes MERCUBAKTIJAYA pada bulan Juli 2017. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 108 mahasiswi. Sampel diambil secara purposive sampling sebanyak 10 orang. Penelitian ini menggunakan lembar observasi kemudian pengolahan data secara komputerisasi dianalisa secara univariat dan bivariat dengan Uji Wilcoxon.Berdasarkan hasil penelitian yang didapatkan terdapat pengaruh pemberian minuman kunyit asam terhadap penurunan dismenore primer yaitu didapatkan rata-rata pretest 5,20 dan rata-rata postest 2,40, dengan uji statistic didapatkan nilai p = 0,006 (p≤0,05).Dengan adanya pengaruh pemberian minuman kunyit asam terhadap dismenore primer maka diharapkan mahasiswi dapat mengonsumsi minuman kunyit asam sebagai salah satu cara nonfarmakologi mengatasi dismenore primer.Daftar Pustaka : 39 (2001-2015)Kata Kunci      : Minuman kunyit asam, dismenore primer
HUBUNGAN FAKTOR SOSIAL DAN AKSESIBILITAS DENGAN KEMATIAN IBU DI KOTA BUKITTINGGI: HOSPITAL BASED 2013- 2015 Indres wati
Menara Ilmu Vol 12, No 3 (2018): Vol. XII No. 3 April 2018
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v12i3.709

Abstract

Maternal mortality rate (MMR) is the main indicator of public health status.Maternal death in Bukittinggi in the recent two years has increased significantly. Initialsurvey found that maternal death in three hospitals in 2011 were 11 cases, in 2012 11cases, in 2013 13 cases, in 2014 15 cases and until September 2015 there have been 15cases of maternal death (Hospital Annual Report).This research was case kontrol study. The population were all of pregnant women,intrapartum and postpartum women who were died in the Hospitals in Bukittinggi(Hospital based) in the period 2013-2015, as 43 cases and the population kontrol were allof intrapartum women who were registered in the Hospitals in Bukittinggi in the period2013-2015 which were 4.068 persons. Samples were 30 people with the ratio 1:1. Themain data was secondary data, namely the medical record of the health services and theresult of maternal audit from the hospitals. Data processing and analizing was donecomputerized. The result shows that there is an association between the social factordelayed in seeking aid by poor economic reason (p = 0,018 dan OR = 4,297), delayed inachieving care in health facilities because of unavailable blood (p=0.045 and OR=6,000),accessibility from living house and health services (p=0,001 and OR=10,286) andacceptance in health services (p=0,008 and OR=14,500) with maternal death. There is noassociation between delayed in reaching health facilities, infrastucture availability, andsuitability of referral service with maternal mortality. Hospitals are expected to performperiodical audit in health services in all departments, such as emergency department,oparating room and treatment room.Keyword: Social factors, accessibility, maternal mortality

Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 20, No 2 (2026): Vol 20 No. 02 JANUARI 2026 Vol 20, No 1 (2026): Vol 20 No. 01 JANUARI 2026 Vol 19, No 2 (2025): Vol 19 No. 02 JULI 2025 Vol 19, No 2 (2025): Vol 19 No. 02 OKTOBER 2025 Vol 19, No 2 (2025): Vol 19 No. 02 APRIL 2025 Vol 19, No 2 (2025): Vol 19 No. 02 JANUARI 2025 Vol 19, No 1 (2025): Vol 19 No. 01 OKTOBER 2025 Vol 19, No 1 (2025): Vol 19 No. 01 JANUARI 2025 Vol 19, No 1 (2025): Vol 19 No. 01 APRIL 2025 Vol 19, No 1 (2025): Vol 19 No. 01 JULI 2025 Vol 18, No 2 (2024): Vol 18 No. 02 Juli 2024 Vol 18, No 2 (2024): Vol 18 No. 02 JANUARI 2024 Vol 18, No 2 (2024): Vol 18 No. 02 OKTOBER 2024 Vol 18, No 2 (2024): Vol 18 No. 02 APRIL 2024 Vol 18, No 1 (2024): Vol 18 No. 01 OKTOBER 2024 Vol 18, No 1 (2024): Vol 18 No. 01 JANUARI 2024 Vol 18, No 1 (2024): Vol 18 No. 01 APRIL 2024 Vol 18, No 1 (2024): Vol 18 No. 01 JULI 2024 Vol 17, No 2 (2023): Vol 17 No. 02 OKTOBER 2023 Vol 17, No 2 (2023): Vol 17 No. 02 APRIL 2023 Vol 17, No 2 (2023): Vol 17 No. 02 JULI 2023 Vol 17, No 2 (2023): Vol 17 No. 02 JANUARI 2023 Vol 17, No 1 (2023): Vol 17 No. 01 APRIL 2023 Vol 17, No 1 (2023): Vol 17 No. 01 JANUARI 2023 Vol 17, No 1 (2023): Vol 17 No. 01 OKTOBER 2023 Vol 17, No 1 (2023): Vol 17 No. 01 JULI 2023 Vol 16, No 1 (2022): Vol. 1 No. 1 OKTOBER 2022 Vol 16, No 2 (2022): VOL. XVI NO. 2 APRIL 2022 Vol 16, No 2 (2022): VOL. XVI NO. 2 JULI 2022 Vol 16, No 2 (2022): VOL. XVI NO. 2 OKTOBER 2022 Vol 16, No 2 (2022): VOL. XVI NO. 2 JANUARI 2022 Vol 16, No 1 (2022): VOL. XVI NO.1 JANUARI 2022 Vol 16, No 1 (2022): VOL. XVI NO.1 APRIL 2022 Vol 16, No 1 (2022): VOL. XVI NO. 1 JULI 2022 Vol 15, No 2 (2021): VOL. XV NO. 2 JANUARI 2021 Vol 15, No 2 (2021): VOL. XV NO.2 JULI 2021 Vol 15, No 2 (2021): VOL. XV NO. 2 OKTOBER 2021 Vol 15, No 2 (2021): VOL. XV NO. 2 APRIL 2021 Vol 15, No 1 (2021): VOL. XV NO. 1 OKTOBER 2021 Vol 15, No 1 (2021): VOL. XV NO. 1 JANUARI 2021 Vol 15, No 1 (2021): VOL. XV NO.1 APRIL 2021 Vol 15, No 1 (2021): VOL. XV NO. 1 JULI 2021 Vol 14, No 2 (2020): VOL. XIV NO. 2 APRIL 2020 Vol 14, No 2 (2020): VOL. XIV NO. 2 OKTOBER 2020 Vol 14, No 2 (2020): VOL. XIV NO. 2 JANUARI 2020 Vol 14, No 2 (2020): VOL. XIV NO. 2 JULI 2020 Vol 14, No 1 (2020): VOL. XIV NO. 1 OKTOBER 2020 Vol 14, No 1 (2020): VOL. XIV NO. 1 APRIL 2020 Vol 14, No 1 (2020): VOL. XIV NO. 1 JULI 2020 Vol 14, No 1 (2020): Vol. XIV No. 1 Januari 2020 Vol 13, No 11 (2019): Vol. XIII No. 11 Oktober 2019 Vol 13, No 10 (2019): Vol. XIII No. 10 Oktober 2019 Vol 13, No 9 (2019): Vol. XIII No. 9 Juli 2019 Vol 13, No 8 (2019): Vol. XIII No. 8 Juli 2019 Vol 13, No 8 (2019): Vol. XIII No. 8 Juli 2019 Vol 13, No 7 (2019): Vol. XIII No. 7 Juli 2019 Vol 13, No 7 (2019): Vol. XIII No. 7 Juli 2019 Vol 13, No 6 (2019): Vol. XIII No. 6 April 2019 Vol 13, No 6 (2019): Vol. XIII No. 6 April 2019 Vol 13, No 5 (2019): Vol. XIII No. 5 April 2019 Vol 13, No 5 (2019): Vol. XIII No. 5 April 2019 Vol 13, No 4 (2019): Vol. XIII No. 4 April 2019 Vol 13, No 4 (2019): Vol. XIII No. 4 April 2019 Vol 13, No 3 (2019): Vol. XIII No. 3 Januari 2019 Vol 13, No 3 (2019): Vol. XIII No. 3 Januari 2019 Vol 13, No 2 (2019): Vol. XIII No. 2 Januari 2019 Vol 13, No 2 (2019): Vol. XIII No. 2 Januari 2019 Vol 13, No 1 (2019): Vol. XIII No. 1 Januari 2019 Vol 13, No 1 (2019): Vol. XIII No. 1 Januari 2019 Vol 12, No 80 (2018): Vol. XII Jilid 2 No.80 Febaruari 2018 Vol 12, No 80 (2018): Vol. XII Jilid 2 No.80 Febaruari 2018 Vol 12, No 80 (2018): Vol. XII Jilid 1 No.80 Febaruari 2018 Vol 12, No 80 (2018): Vol. XII Jilid 1 No.80 Febaruari 2018 Vol 12, No 12 (2018): Vol. XII No. 12 Oktober 2018 Vol 12, No 12 (2018): Vol. XII No. 12 Oktober 2018 Vol 12, No 11 (2018): Vol. XII No. 11 Oktober 2018 Vol 12, No 11 (2018): Vol. XII No. 11 Oktober 2018 Vol 12, No 10 (2018): Vol. XII No. 10 Oktober 2018 Vol 12, No 10 (2018): Vol. XII No. 10 Oktober 2018 Vol 12, No 9 (2018): Vol. XII No. 9 Oktober 2018 Vol 12, No 9 (2018): Vol. XII No. 9 Oktober 2018 Vol 12, No 8 (2018): vol. XII No. 8 Juli 2018 Vol 12, No 8 (2018): vol. XII No. 8 Juli 2018 Vol 12, No 7 (2018): vol. XII No. 7 Juli 2018 Vol 12, No 7 (2018): vol. XII No. 7 Juli 2018 Vol 12, No 6 (2018): vol. XII No. 6 Juli 2018 Vol 12, No 6 (2018): vol. XII No. 6 Juli 2018 Vol 12, No 5 (2018): Vol. XII No. 5 April 2018 Vol 12, No 5 (2018): Vol. XII No. 5 April 2018 Vol 12, No 4 (2018): Vol. XII No. 4 April 2018 Vol 12, No 4 (2018): Vol. XII No. 4 April 2018 Vol 12, No 3 (2018): Vol. XII No. 3 April 2018 Vol 12, No 3 (2018): Vol. XII No. 3 April 2018 Vol 12, No 3 (2018): Jurnal Menara Ilmu Januari 2018 Jilid 3 Vol 12, No 3 (2018): Jurnal Menara Ilmu Januari 2018 Jilid 3 Vol 12, No 2 (2018): Vol. XII No. 2 Januari 2018 Vol 12, No 2 (2018): Jurnal Menara Ilmu Januari 2018 Jilid 2 Vol 12, No 1 (2018): Jurnal Menara Ilmu Januari 2018 Jilid 1 Vol 12, No 1 (2018): Vol. XII No. 1 Januari 2018 Vol 11, No 78 (2017): Vol. XI Jilid 2 No.78 November 2017 Vol 11, No 78 (2017): Vol. XI Jilid 2 No.78 November 2017 Vol 11, No 78 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 78, November 2017 Vol 11, No 78 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 78, November 2017 Vol 11, No 77 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 77, Oktober 2017 Vol 11, No 77 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 77, Oktober 2017 Vol 11, No 77 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 77, Oktober 2017 Vol 11, No 77 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 77, Oktober 2017 Vol 11, No 76 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 76, Juli 2017 Vol 11, No 76 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 76, Juli 2017 Vol 11, No 76 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 76, Juli 2017 Vol 11, No 76 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 76, Juli 2017 Vol 11, No 75 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 75, April 2017 Vol 11, No 75 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 75, April 2017 Vol 11, No 74 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 74, Januari 2017 Vol 11, No 74 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 74, Januari 2017 Vol 11, No 74 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 74, Januari 2017 Vol 11, No 74 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 74, Januari 2017 Vol 10, No 60-65 (2016): Jurnal Edisi 2016 Vol 10, No 60-65 (2016): Jurnal Edisi 2016 Vol 10, No 73 (2016): Menara Ilmu Desember Jilid 2 Vol 10, No 73 (2016): Menara Ilmu Desember Jilid 2 Vol 10, No 72 (2016): Jurnal Menara Ilmu November Jilid 1 Vol 10, No 72 (2016): Jurnal Menara Ilmu November Jilid 1 Vol 10, No 10 (2016): Jurnal Fungsional Dr. Yusnaweti, M.P Vol 10, No 10 (2016): Jurnal Fungsional Dr. Yusnaweti, M.P More Issue