cover
Contact Name
Syamsir Firdaus Manggar Wanrantoniara, SH
Contact Email
daus_mbol@yahoo.co.id
Phone
-
Journal Mail Official
lppmumsb@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Menara Ilmu
ISSN : 16932617     EISSN : 25287613     DOI : -
MENARA ILMU, Merupakan Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah yang Diterbitkan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat. Penyunting menerima kiriman naskah hasil kajian dan penelitian untuk bidang Eksakta, pendidikan/sosial dan Agama Islam untuk publikasi di jurnal ini.
Arjuna Subject : -
Articles 2,133 Documents
HUBUNGAN DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI, KELENTUKAN, DAN KEKUATAN OTOT PERUT DENGAN HASIL LOMPAT JAUH GAYA MENGGANTUNG (Studi Korelasi pada atlet Sepak Bola PPLP Sumatra Barat) Argantos, Muhammad Hidayat Z
Menara Ilmu Vol 12, No 11 (2018): Vol. XII No. 11 Oktober 2018
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v12i11.1051

Abstract

Berdasarkan pengamatan di lapangan yang dilakukan pada atlet PPLP SumateraBarat menunjukknan bahwa daya ledak otot tungkai, kelentukan dan kekuata otot perutyang dimiliki atlet PPLP Sumatera Barat masih rendah. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui hubungan daya ledak otot tungkai, kelentukan, dan kekuatan otot perutdengan hasil lompat jauh gaya menggantung atlet PPLP Sumatra Barat.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh atlet sepak bola PPLP SumateraBarat yang berjumlah 23 orang. pengambilan sampel dilakukan seluruh atlet sepak bolaPPLP Sumbar, dengan jumlah sampel yang digunakan sebanyak 23 orang. Datadikumpulkan dengan menggunakan instrumen vertical jump untuk mengukur daya ledakotot tungkai, flexiometer untuk mengukur kelentukan, sit-up 30 detik untuk mengukurkekuatan otot perut, melakukan lompt jauh sebanyak 3 kali lompatan, hasil yang terbaikdiambil dari jarak lompatan terjauh.Hasil analisis data menunjukkan bahwa: (1) daya ledak memiliki hubungan dengankemampuan lompat jauh, rxy= 0,53 > rtab = 0,41, thitung = 7,15 > ttabel = 2,07, (R2) 0,27daya ledak berkontibusi sebesar 27,9%. (2) kelentukan memiliki hubungan dengankemampuan lompat jauh, rxy= 0,75 > rtab = 0,41, thitung = 11,95 > ttabel = 2,07, (R2) 0,564kelentukan berkontribusi sebesar 56,4 %. (3) kekuatan otot perut memiliki hubungandengan kemampuan lompat jauh, rxy= 0,67 > rtab = 0,41, thitung = 9,05 > ttabel = 2,07, (R2)0,38 kekuatan otot perut berkontribusi sebesar 38,1%. (4) ketiga elemen kondisi fisiksecara bersama-sama memiliki hubungan dengan kemamappuan lompat jauh, rxy= 0,83 >rtab = 0,41, Fhitung = 14,34 > Ftabel 3,03, (R2) 0,69 dan memberikan hubungan secarabersama-sama sebesar 69,4 % terhadap kemampuan lompat jauh.Kata kunci: Daya Ledak Otot Tungkai, Kelentukan, Kekuatan Otot Perut, Hasil LompatJauh Gaya Menggantung
TINGKAT NAUNGAN PADA TEGAKAN TANAMAN KARET BELUM MENGHASILKAN DAN POTENSI PENGEMBANGAN TANAMAN SELA TUMPANGSARI Auzar Syarif, Nalwida Rozen, Hendra Aguzaen, Irfan Suliansyah
Menara Ilmu Vol 12, No 6 (2018): vol. XII No. 6 Juli 2018
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v12i6.916

Abstract

Perkebuan karet rakyat secara umum masih bersifat pertanian monokultur danbelum mengembangkan teknologi pertanian polikultur pola tumpangsari.Permasalahanutama pada sistem pola tumpangsari dibawah tegakan tanaman karet adalah intensitascahaya yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat naungantegakan tanaman karet muda pada beberapa tingkat umur,dan jenis tanaman semusim yangpotensialsebagai tanaman sela tumpangsari.Studi literatur (reviewer journal) dilakukanuntuk mendapatkan data tanaman semusin sebagai tanaman sela. Survey (purposivesampling) untuk pengukuran lilit batang dan tingkat naungan yang dilakukan pada 9lokasi,dimana 3 lokasi untuk setiap tingkatumur tanaman karet (1-2, 2-3 dan 3-4 tahun).Penelitian ini memberikan simpulan, yaitu; Pada tingkat umur karet 1 – 2, 2 – 3, dan 3 – 4tahun memiliki rerata lilit batang karet masing-masing sebesar 15.78, 24.00, dan 31.89 cm,serta menghasilkan rerata tingkat naungan masing-masing sebesar 25.16%, 44.73%, dan68.45%; Pertanaman tanaman sela masih baik diusahakan hingga umur tanaman karet3tahun (tingkat naungan < 50%); Penggunaan varietas unggul toleran naungan beberapajenis tanaman pangan (seperti padi gogo, kedele, jagung dan lainya) dapat diusahakansebagai tanaman sela di bawah tegakan tanaman karet yang belum menghasilakan, danmenguntungkan petani.Kata kunci : naungan ,karet, tanaman sela
PENGARUH CORPORATE GOVERNANCE PERCEPTION INDEX, KEBIJAKAN DIVIDEN, DAN KEBIJAKAN HUTANG TERHADAP NILAI PERUSAHAAN Ramadhani, Suci
Menara Ilmu Vol 12, No 80 (2018): Vol. XII Jilid 1 No.80 Febaruari 2018
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v12i80.654

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh antara corporate governance perception index, kebijakan dividen, dan kebijakan hutang terhadap nilai perusahaan. Populasi dalam penellitian ini adalah seluruh perusahaan yang terdaftar dibursa efek. Perusahaan yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah perusahaan yang masuk dalam pemeringkatan corporate governance perception index. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling.Untuk menganalisis sampel dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi berganda dengan menggunakan bantuan SPSS versi 19.0. Berdasarkan hasil olahan data maka didapat bahwa corporate governance perception index tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Kebijakan dividen tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Kebiajakn hutang berpengaruh terhadap nilai perusahaan.Keyword : CGPI, DPR,DER,PBV.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU NIFAS TENTANG PERAWATAN TALI PUSAT DENGAN WAKTU LEPASNYA TALI PUSAT Findy Hindratni
Menara Ilmu Vol 12, No 2 (2018): Vol. XII No. 2 Januari 2018
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v12i2.512

Abstract

Kemampuan hidup sehat dimulai sejak bayi karena pada masa ini terjadi pertumbuhan danperkembangan yang menentukan kualitas otak pada masa dewasa. Supaya terciptanya bayiyang sehat maka dalam perawatan tali pusat pada bayi baru lahir di lakukan dengan benarbenarsesuai dengan prosedur kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubunganpengetahan ibu nifas tentang perawatan tali pusat dengan waktu lepasnya tali pusat. Metodeyang digunakan adalah metode analitik dengan pendekatan prospektif. Populasi dalampenelitian ini adalah ibu nifas di wilayah kerja Puskesmas Sipayung. Hasil penelitian diperolehpengetahuan ibu nifas tentang perawatan tali pusat mayoritas berpengetahuan baik yaituberjumlah 54 orang (63,5%), dan minoritas berpengetahuan kurang yaitu 31 orang (36,5%),waktu lepasnya tali pusat yang lebih dari 8 hari berjumlah 49 orang (57,6%), dan yang kurangdari 8 hari yaitu sebanyak 36 orang (42,4%). Hasil uji statistik diperoleh nilai p < 0,05 (p =0,023) maka dapat disimpulkan terdapat hubungan yang sangat bermakna antara pengetahuanibu nifas tentang perawatan tali pusat dengan waktu lepasnya tali pusat.Kata Kunci : Ibu Nifas, Pengetahuan, Perawatan Tali Pusat, Waktu Lepas Tali Pusat
EFEKTIVITAS PENYULUHAN DENGAN METODE DIRECT INSTRUCTION TENTANG KEGAWATDARURATAN TRAUMA TERHADAP PENGETAHUAN MASYARAKAT DALAM PENANGANAN TINDAKAN TRAUMA DI KECAMATAN PAUH PADANG TAHUN 2017 Dafris, Shanti
Menara Ilmu Vol 12, No 7 (2018): vol. XII No. 7 Juli 2018
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v12i7.854

Abstract

Salah satu kunci utama dalam peningkatan kualitas pelayanan kesehatan dasar ditingkatkelurahan adalah anggota Posdaya (Pos Pemberdayaan Keluarga) yang mempunyaikemauan, kemampauan dan motivasi yang tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untukmengetahui pengaruh penyuluhan dengan metode direct instruction terhadap pengetahuanmasyarakat dalam penanganan tindakan trauma. Penelitian ini merupakan penelitiankuantitatif menggunakan desain penelitian “Quasy Experimental Pre-Post Test WithControl Group”. Kelompok intervensi adalah masyarakat anggota Posdaya dengan rentangumur 25-35 tahun. Kelompok kontrol dalam penelitian ini adalah masyarakat anggotaPosdaya dengan rentang umur 25-35 tahun. Untuk mengukur perbedaan sikap danpengetahuan masyarakat maka peneliti melakukan pre test sebelum intervensi dan post tessetelah intervensi dilakukan. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 108 orang. 54orang berada pada kelompok intervensi dan 54 orang lagi berada di kelompok kontrol.setelah diberikan penyuluhan pada kelompok intervensi hasil Post Test menunjukkansebagian besar pengetahuan masyarakat di kelompok intervensi berada pada kategoriTinggi yaitu 63%. Berbeda dengan kelompok kontrol yang tidak diberikan penyuluhantingkat pengetahuan rendah hanya berjumlah 27,8%. Untuk peningkatan pengetahuankhususnya penanganan trauma dapat melalui pendidikan dan pelatihan kader kesehatanKata Kunci: Pengetahuan, Kegawatdaruratan, Trauma
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMBERIAN MP-ASI DINI DI PUSKESMAS GARUDA TAHUN 2016 Widya Juliarti, Ranti Affriyani
Menara Ilmu Vol 13, No 1 (2019): Vol. XIII No. 1 Januari 2019
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v13i1.1178

Abstract

Provision of complementary feeding (MP-ASI) early is the provision of food ordrink given to infants < 6 months. Based on preliminary studies in Puskesmas GarudaPekanbaru 2016 of 10 mothers with babies aged 0-6 months 7 states that the mother hadgiven complementary foods such as bananas, rice porridge, honey and milk formula. Thepurpose of this study to determine the factors that influence early complementary feeding.This research method is analytical observasional with cross sectional approach. This studywas conducted in March-April in Puskesmas Garuda Pekanbaru. The population in thisresearch is all mothers with babies aged 0-6 months. The sampling technique used wassimple random sampling with a sample of 67 mothers with babies 0-6 months. Analysis ofthe date used univariate and bivariate analysis with chi-square test.From the result of thisstudy indicate the factors that have a significant relationship to the provision of earlybreast milk is the knowledge (p=0,004), occupation (p=0,001) and confidence (p=0,003).While the factors that there is no significant relationship to the provision of early breastmilk are factors support health care workers (p=0,181). The final conclusion is thatknowledge, work, and trust has a significant connection to the provision of complementaryfeeding early, while health support has no significant relationship to the provision ofcomplementary feeding early. It is advisable to increase the role of health workers,particularly section maternal and child health through health promotion to mitivatemothers in exclusive breastfeeding and improve the mother’s knowledge about the righttime to give breast milk and explain the impact of complementary feeding prematureinfants < 6 months.Keywords: Early complementary feeding, Factors
KONTRIBUSI MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI IAIN IMAM BONJOL PADANG (Studi Kasus Pada IAIN Imam Bonjol Padang ) RISMAN, USDA
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 11, No 76 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 76, Juli 2017
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v11i76.311

Abstract

This was a correlational quantitative research. The population of this research was all ofadministration officers at IAIN Imam Bonjol Padang consisting of 169 officers. By usingstratified proportional random sampling technique, 70 officers were chosen as the sample. Incollecting the data, the researcher used questionnaire of Likert scale which had been tested itsvalidity and reliability. The data then was analyzed by using correlation and regressiontechniques.The result of the research showed that the organizational culture contributedmotivation contributed about 14,9% the officers’ work performance at IAIN Imam BonjolPadang, work motivation was in good category (84,3%) and work performance was in goodcetegory (83,3%). The result of the research implied that the work performance of the officerscan be improved by improving the organizational culture as well as the work motivation inthat campus.Kata Kunci : Work Motivation Toward, Ferformance
MODEL PENYEBARAN TEKNOLOGI EMBRIO TRANSFER SAPI POTONG LINTAS WILAYAH KABUPATEN PROVINSI SUMBAR MP, Yusnaweti
Menara Ilmu Vol 10, No 10 (2016): Jurnal Fungsional Dr. Yusnaweti, M.P
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v10i10.108

Abstract

Teknologi embrio transfer yang diimplimentasikan dan disebarkan di Sumbar bertujuan untuk membantu pemerintah dalam hal peningkatan mutu ternak sapi potong serta peningkatan populasi ternak sapi potong di Sumbar. Kegiatan ini telah dilaksanakan oleh pemerintah semenjak tahun 1997, akan tetapi hasil yang didapatkan belum sesuai dengan harapan selama ini. Atas dasar itulah tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk melihat model penyebaran teknologi TE lintas wilayah kabupaten yang telah dilaksanakan di Sumbar. Tempat penelitian dilaksanakan yaitu Kabupaten 50 Kota, Kab. Agam dan Kabupaten Tanah Datar, dengan jumlah responden 10 orang. Teknik analisa data yang digunakan yaitu analisa data deskriptif kualitatif. kesimpulan yang didapatkan dari hasil penelitian ini yaitu Model penyebaran teknologi Embrio Transfer pada sapi potong lintas wilayah kabupaten di Sumbar yang telah dilaksanakan adalah dengan cara menggunakan pendekatan sentralistik yaitu dimulai dari BET Cipelang, Disnak Sumbar, Kabupaten yang mau terlibat, peternak sapi potong.Kata kunci: penyebaran, TE, lintas wilayah Kabupaten
HUBUNGAN KECEMASAN ORANG TUA DENGAN DEPRESI PADA ANAK SEKOLAH DASAR DI SDN 03 SIMPANG HARU PADANG Wuri Komalasari
Menara Ilmu Vol 13, No 2 (2019): Vol. XIII No. 2 Januari 2019
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v13i2.1199

Abstract

Mental health is important in the development of children, because children are thenext generation for the future. One of the mental health problems in children is depression.Depression is a mental disorder characterized by the appearance of symptoms ofdecreased mood, loss of interest in something, feelings of guilt, sleep disturbances, anddecreased of concentration. Depression that occurs in children is caused by two factors:physical and psychological factors. Anxiety are part of the psychological factors that causedepression. The purpose of this study is tosee the relationship of parents anxiety towarddepression in child at SDN 03 Simpang Haru Padang. The type of research used isanalytic with design cross sectional. The sample in this study were 54 people withpurposive sampling technique and research instrument using the Center ForEpidemiological Studies Depression Scale For Children (CES-DC) questionnaireconsisted of 20 statements and the Spance Children Anxiety Scale (SCAS) questionnaireconsisted of 18 statements. The study was conducted in June 2018. From the results of thestudy, found that 46.3% respondents with depression and 46.3% of respondents withanxiety. The result of statistical test shows that there is a significant correlation betweenanxiety with depression in primary school children with P Value = 0.001. It is expectedthat the school, especially at SDN 03 Simpang Haru Padang to further increase efforts toprevent depression in children by increasing the role of counseling teacher at School.Keywords : Depression, Anxiety, School Children
FAKTOR-FAKTOR YANG SANGAT DOMINAN MEMENGARUHI DAYA TARIK DESTINASI PARIWISATA LUBUK MINTURUN DI KOTA PADANG Winda Diana
Menara Ilmu Vol 13, No 4 (2019): Vol. XIII No. 4 April 2019
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v13i4.1321

Abstract

Faktor-faktor yang sangat dominan memengaruhi daya tarik destinasi pariwisata kawasan agrowisata BBI TPPH Lubuk Minturun di Kota Padang. Faktor-faktor berdasarkan Crouch and Ritchie (2003) faktor sumberdaya inti dan daya tarik (core resources and attractors), faktor pendukung dan sumberdaya (supporting factors and resources). Data berasal dari angket yang diberikan kepada wisatawan untuk mengetahui faktor-faktor yang sangat dominan yang memengaruhi daya tarik destinasi pariwisata kawasan agrowisata BBI TPPH Lubuk Minturun di Kota Padang. Hasil dari penelitian diketahui bahwa faktor-faktor yang sangat dominan memengaruhi daya tarik destinasi pariwisata dalam faktor sumberdaya inti dan daya tarik (core resources and attractors), dengan nilai tertinggi didapatkan 4,64 (sangat setuju) dengan kegiatan pertanian seperti memerah susu sapi pada kawasan agrowisata BBI TPPH merupakan salah satu aktifitas wisata yang menambah ilmu dan menarik. Sedangkan faktor pendukung dan sumberdaya (supporting factors and resources) nilai yang terendah 1,56 (kurang setuju) dalam memperoleh informasi tentang kawasan agrowisata BBI TPPH. Hal ini berkaitan dengan usaha promosi dan pengenalan tentang daerah tujuan wisata di daerah tersebut sebagai jalan untuk menarik wisatawan berkunjung secara kontinyu atau berkelanjutan ke daerah tujuan wisata. Oleh karena itu, seharusnya pemerintah dapat membuat MoU dengan travel agency sehingga dapat menciptakan suatu kerja sama untuk mendatangkan para wisatawan ke Kota Padang. Kata Kunci: Daya Tarik Destinasi Pariwisata, Agrowisata, BBI TPPH Lubuk Minturun

Page 62 of 214 | Total Record : 2133


Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 20, No 2 (2026): Vol 20 No. 02 JANUARI 2026 Vol 20, No 1 (2026): Vol 20 No. 01 JANUARI 2026 Vol 19, No 2 (2025): Vol 19 No. 02 JULI 2025 Vol 19, No 2 (2025): Vol 19 No. 02 OKTOBER 2025 Vol 19, No 2 (2025): Vol 19 No. 02 APRIL 2025 Vol 19, No 2 (2025): Vol 19 No. 02 JANUARI 2025 Vol 19, No 1 (2025): Vol 19 No. 01 JANUARI 2025 Vol 19, No 1 (2025): Vol 19 No. 01 APRIL 2025 Vol 19, No 1 (2025): Vol 19 No. 01 JULI 2025 Vol 19, No 1 (2025): Vol 19 No. 01 OKTOBER 2025 Vol 18, No 2 (2024): Vol 18 No. 02 Juli 2024 Vol 18, No 2 (2024): Vol 18 No. 02 JANUARI 2024 Vol 18, No 2 (2024): Vol 18 No. 02 OKTOBER 2024 Vol 18, No 2 (2024): Vol 18 No. 02 APRIL 2024 Vol 18, No 1 (2024): Vol 18 No. 01 JANUARI 2024 Vol 18, No 1 (2024): Vol 18 No. 01 APRIL 2024 Vol 18, No 1 (2024): Vol 18 No. 01 JULI 2024 Vol 18, No 1 (2024): Vol 18 No. 01 OKTOBER 2024 Vol 17, No 2 (2023): Vol 17 No. 02 APRIL 2023 Vol 17, No 2 (2023): Vol 17 No. 02 JULI 2023 Vol 17, No 2 (2023): Vol 17 No. 02 JANUARI 2023 Vol 17, No 2 (2023): Vol 17 No. 02 OKTOBER 2023 Vol 17, No 1 (2023): Vol 17 No. 01 APRIL 2023 Vol 17, No 1 (2023): Vol 17 No. 01 JANUARI 2023 Vol 17, No 1 (2023): Vol 17 No. 01 OKTOBER 2023 Vol 17, No 1 (2023): Vol 17 No. 01 JULI 2023 Vol 16, No 1 (2022): Vol. 1 No. 1 OKTOBER 2022 Vol 16, No 2 (2022): VOL. XVI NO. 2 APRIL 2022 Vol 16, No 2 (2022): VOL. XVI NO. 2 JULI 2022 Vol 16, No 2 (2022): VOL. XVI NO. 2 OKTOBER 2022 Vol 16, No 2 (2022): VOL. XVI NO. 2 JANUARI 2022 Vol 16, No 1 (2022): VOL. XVI NO.1 JANUARI 2022 Vol 16, No 1 (2022): VOL. XVI NO.1 APRIL 2022 Vol 16, No 1 (2022): VOL. XVI NO. 1 JULI 2022 Vol 15, No 2 (2021): VOL. XV NO. 2 JANUARI 2021 Vol 15, No 2 (2021): VOL. XV NO.2 JULI 2021 Vol 15, No 2 (2021): VOL. XV NO. 2 OKTOBER 2021 Vol 15, No 2 (2021): VOL. XV NO. 2 APRIL 2021 Vol 15, No 1 (2021): VOL. XV NO. 1 JANUARI 2021 Vol 15, No 1 (2021): VOL. XV NO.1 APRIL 2021 Vol 15, No 1 (2021): VOL. XV NO. 1 JULI 2021 Vol 15, No 1 (2021): VOL. XV NO. 1 OKTOBER 2021 Vol 14, No 2 (2020): VOL. XIV NO. 2 APRIL 2020 Vol 14, No 2 (2020): VOL. XIV NO. 2 OKTOBER 2020 Vol 14, No 2 (2020): VOL. XIV NO. 2 JANUARI 2020 Vol 14, No 2 (2020): VOL. XIV NO. 2 JULI 2020 Vol 14, No 1 (2020): VOL. XIV NO. 1 APRIL 2020 Vol 14, No 1 (2020): VOL. XIV NO. 1 JULI 2020 Vol 14, No 1 (2020): Vol. XIV No. 1 Januari 2020 Vol 14, No 1 (2020): VOL. XIV NO. 1 OKTOBER 2020 Vol 13, No 11 (2019): Vol. XIII No. 11 Oktober 2019 Vol 13, No 10 (2019): Vol. XIII No. 10 Oktober 2019 Vol 13, No 9 (2019): Vol. XIII No. 9 Juli 2019 Vol 13, No 8 (2019): Vol. XIII No. 8 Juli 2019 Vol 13, No 8 (2019): Vol. XIII No. 8 Juli 2019 Vol 13, No 7 (2019): Vol. XIII No. 7 Juli 2019 Vol 13, No 7 (2019): Vol. XIII No. 7 Juli 2019 Vol 13, No 6 (2019): Vol. XIII No. 6 April 2019 Vol 13, No 6 (2019): Vol. XIII No. 6 April 2019 Vol 13, No 5 (2019): Vol. XIII No. 5 April 2019 Vol 13, No 5 (2019): Vol. XIII No. 5 April 2019 Vol 13, No 4 (2019): Vol. XIII No. 4 April 2019 Vol 13, No 4 (2019): Vol. XIII No. 4 April 2019 Vol 13, No 3 (2019): Vol. XIII No. 3 Januari 2019 Vol 13, No 3 (2019): Vol. XIII No. 3 Januari 2019 Vol 13, No 2 (2019): Vol. XIII No. 2 Januari 2019 Vol 13, No 2 (2019): Vol. XIII No. 2 Januari 2019 Vol 13, No 1 (2019): Vol. XIII No. 1 Januari 2019 Vol 13, No 1 (2019): Vol. XIII No. 1 Januari 2019 Vol 12, No 80 (2018): Vol. XII Jilid 2 No.80 Febaruari 2018 Vol 12, No 80 (2018): Vol. XII Jilid 2 No.80 Febaruari 2018 Vol 12, No 80 (2018): Vol. XII Jilid 1 No.80 Febaruari 2018 Vol 12, No 80 (2018): Vol. XII Jilid 1 No.80 Febaruari 2018 Vol 12, No 12 (2018): Vol. XII No. 12 Oktober 2018 Vol 12, No 12 (2018): Vol. XII No. 12 Oktober 2018 Vol 12, No 11 (2018): Vol. XII No. 11 Oktober 2018 Vol 12, No 11 (2018): Vol. XII No. 11 Oktober 2018 Vol 12, No 10 (2018): Vol. XII No. 10 Oktober 2018 Vol 12, No 10 (2018): Vol. XII No. 10 Oktober 2018 Vol 12, No 9 (2018): Vol. XII No. 9 Oktober 2018 Vol 12, No 9 (2018): Vol. XII No. 9 Oktober 2018 Vol 12, No 8 (2018): vol. XII No. 8 Juli 2018 Vol 12, No 8 (2018): vol. XII No. 8 Juli 2018 Vol 12, No 7 (2018): vol. XII No. 7 Juli 2018 Vol 12, No 7 (2018): vol. XII No. 7 Juli 2018 Vol 12, No 6 (2018): vol. XII No. 6 Juli 2018 Vol 12, No 6 (2018): vol. XII No. 6 Juli 2018 Vol 12, No 5 (2018): Vol. XII No. 5 April 2018 Vol 12, No 5 (2018): Vol. XII No. 5 April 2018 Vol 12, No 4 (2018): Vol. XII No. 4 April 2018 Vol 12, No 4 (2018): Vol. XII No. 4 April 2018 Vol 12, No 3 (2018): Vol. XII No. 3 April 2018 Vol 12, No 3 (2018): Vol. XII No. 3 April 2018 Vol 12, No 3 (2018): Jurnal Menara Ilmu Januari 2018 Jilid 3 Vol 12, No 3 (2018): Jurnal Menara Ilmu Januari 2018 Jilid 3 Vol 12, No 2 (2018): Vol. XII No. 2 Januari 2018 Vol 12, No 2 (2018): Jurnal Menara Ilmu Januari 2018 Jilid 2 Vol 12, No 1 (2018): Jurnal Menara Ilmu Januari 2018 Jilid 1 Vol 12, No 1 (2018): Vol. XII No. 1 Januari 2018 Vol 11, No 78 (2017): Vol. XI Jilid 2 No.78 November 2017 Vol 11, No 78 (2017): Vol. XI Jilid 2 No.78 November 2017 Vol 11, No 78 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 78, November 2017 Vol 11, No 78 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 78, November 2017 Vol 11, No 77 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 77, Oktober 2017 Vol 11, No 77 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 77, Oktober 2017 Vol 11, No 77 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 77, Oktober 2017 Vol 11, No 77 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 77, Oktober 2017 Vol 11, No 76 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 76, Juli 2017 Vol 11, No 76 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 76, Juli 2017 Vol 11, No 76 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 76, Juli 2017 Vol 11, No 76 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 76, Juli 2017 Vol 11, No 75 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 75, April 2017 Vol 11, No 75 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 75, April 2017 Vol 11, No 74 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 74, Januari 2017 Vol 11, No 74 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 74, Januari 2017 Vol 11, No 74 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 74, Januari 2017 Vol 11, No 74 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 74, Januari 2017 Vol 10, No 60-65 (2016): Jurnal Edisi 2016 Vol 10, No 60-65 (2016): Jurnal Edisi 2016 Vol 10, No 73 (2016): Menara Ilmu Desember Jilid 2 Vol 10, No 73 (2016): Menara Ilmu Desember Jilid 2 Vol 10, No 72 (2016): Jurnal Menara Ilmu November Jilid 1 Vol 10, No 72 (2016): Jurnal Menara Ilmu November Jilid 1 Vol 10, No 10 (2016): Jurnal Fungsional Dr. Yusnaweti, M.P Vol 10, No 10 (2016): Jurnal Fungsional Dr. Yusnaweti, M.P More Issue