cover
Contact Name
Syamsir Firdaus Manggar Wanrantoniara, SH
Contact Email
daus_mbol@yahoo.co.id
Phone
-
Journal Mail Official
lppmumsb@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Menara Ilmu
ISSN : 16932617     EISSN : 25287613     DOI : -
MENARA ILMU, Merupakan Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah yang Diterbitkan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat. Penyunting menerima kiriman naskah hasil kajian dan penelitian untuk bidang Eksakta, pendidikan/sosial dan Agama Islam untuk publikasi di jurnal ini.
Arjuna Subject : -
Articles 2,133 Documents
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CREATIVE PROBLEM SOLVING (CPS) TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MAHASISWA DALAM BERKOMUNIKASI PADA MATAKULIAH PUBLIC RELATION DI PERGURUAN TINGGI KESEHATAN Al Kudri, Tomi Tamara
Menara Ilmu Vol 13, No 7 (2019): Vol. XIII No. 7 Juli 2019
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v13i7.1493

Abstract

Abstrak : Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan pada matakuliah Public Relation Program Studi D-3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan STIKes Dharma Landbouw Padang, ditemukan masalah yaitu mahasiswa sulit melakukan pemecahan masalah dalam berkomunikasi pada saat pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran creative problem solving terhadap kemampuan pemecahan masalah mahasiswa dalam berkomunikasi pada mata kuliah public relation di perguruan tinggi kesehatan.Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian eksperimen semu. Variabel bebas yang digunakan dalam penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) dan model pembelajaran langsung. Variabel dependen yang digunakan adalah kompetensi pemecahan masalah mahasiswa dalam berkomunikasi yang diperoleh setelah mengikuti serangkaian tes hasil belajar terhadap pembelajaran yang dieksperimenkan. Penentuan sampel diambil dengan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel 60 orang yang terdiri dari 30 kelas B sebagai kelas eksprimen dan 30 kelas C sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan pemberian tes dan non tes. Akhir analisis menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai thitung (4,95) > ttabel (1,68) berarti H0 ditolak atau ada perbedaan kemampuan pemecahan masalah mahasiswa dalam berkomunikasi yang dibelajarkan dengan model pembelajaran creative problem solving (CPS) dengan model pembelajaran langsung. Perbedaannya adalah kemampuan pemecahan masalah mahasiswa dalam berkomunikasi yang belajar dengan pemecahan masalah creative problem solving (CPS) lebih tinggi daripada pada kemampuan pemecahan masalah mahasiswa yang belajar dengan model pembelajaran langsung. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran creative problem solving terhadap kemampuan pemecahan masalah mahasiswa dalam berkomunikasi pada matakuliah public relation. Kata Kunci: Model pembelajaran, creative problem solving, pembelajaran langsung, kemampuan pemecahan masalah mahasiswa dalam berkomunikasi.
ANALISIS ALIRAN AKTIVITAS DAN LEMBAGA-LEMBAGA YANG TERLAMBAT DALAM RANTAI PASOKAN KERUPUK UBI KAYU DI KABUPATEN LIMA PULUH KOTA MP, Husnarti
Menara Ilmu Vol 10, No 60-65 (2016): Jurnal Edisi 2016
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v10i60-65.697

Abstract

-
Pengembangan Ludo Word Game (LWG) Kimia sebagai Media Chemo-Edutainment (CET) pada Materi Sistem Koloid Kelas XI SMA/MA Dharma Santi Gomulya, Iswendi
Menara Ilmu Vol 12, No 12 (2018): Vol. XII No. 12 Oktober 2018
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v12i12.1084

Abstract

Chemstry Ludo Word Game (LWG) is one of learning media in games form asexerciese variation for establish the concept of students. The aims of this research todevelope and to determine the validity and practicality level of chemistry LWG asChemo-Edutainment media for Colloids System. The kind of research is Research andDevelopment (R&D) with 4-D models include (1) Define, (2) Design, (3) Develope, and(4) Desseminate. This research was limited on developing of validity and practility ofdeveloping media. This learning media was validated by three lectures of KIMIAFMIPA UNP and two teachers of SMAN 2 Padang Panjang. The practicality leveldetermination was conducted by two teachers of SMAN 2 Padang Panjang and 35students XII MIPA 5 SMAN 2 Padang Panjang. Instrument used in this research arevalidity and practicality questionnaire. The collecting data technique was conducted bydistrubuting the questionnaire and analyzed by Kappa Cohen formula. Data analyzedshow that chemistry LWG as Chemo-Edutainment media for Colloids System has veryhigh validity level and 0.90 as Kappa moment value. The practicality level of this mediais 0,91 categorized very high . The data shows that chemistry LWG as developingChemo-Edutainment media is valid and practice for Colloids System.Keywords: Ludo Word Game (LWG) chemistry, Chemo-Edutainment (CET) media,colloids system, research and development, 4-D models.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN DISMENORE PADA REMAJA Irianti, Berliana
Menara Ilmu Vol 12, No 10 (2018): Vol. XII No. 10 Oktober 2018
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v12i10.1007

Abstract

Primary dysmenorrhoea is defined as pain arising from myometrial dysrhythmiccontractions with one or two symptoms ranging from mild to severe pain in the lowerabdomen, buttocks and thighs. The purpose of this study is to describe the factors thatinfluence the symptoms of primary dysmenorrhoea. The factors studied were age ofmenarche, body mass index, family history, menstrual cycle and malondialdehyde (MDA)levels. This research is an observation research with Cross Sectional design to determinethe factors that cause dysmenorrhea in adolescents. The study was conducted on 23 girlsaged 17-20 years with clinical signs of primary dysmenorrhea, having dysmenorrhea inthe menstrual cycle in the past 6 months. Data were obtained using checklists andexamination of Malondialdehyde levels using Thiobarbituric Acid method. The measuringinstruments used are spectrophotometer, adult scales, microtoice, tools have been tested bythe Department of Industry and Trade UPTD Metrology Center. The factors that causedysmenorrhea can be seen from the age factor of menarche less than 12 years, body massindex factors in obese adolescents, factors in the family history of dysmenorrhea, ovulatorymenstrual cycle factors (regular) and Malondialdehide level factors <2.14 μmol/ml.Research suggestions, you should do research by linking the influencing factors,antioxidant factors in the body, doing research when 1-2 days of menstruation.Suggestions for teenagers to maintain their diet (4 healthy 5 perfect), exercise routine,healthy lifestyle. When dysmenorrhea occurs, a method can be done to reduce pain,including; by doing relaxation (yoga), acupuncture (doing massage with aromatherapy),listening to music, hypnotherapy (changing the mindset from negative to positive), the useof supplements (fish oil, vitamin E, Chinese herbs).Keywords: dysmenorrhea, risk factors, adolescence
HUBUNGAN FREKUENSI PEMBERIAN ASI TERHADAP KEJADIAN IKTERUS FISIOLOGIS PADA BAYI BARU LAHIR DI SEMEN PADANG HOSPITAL TAHUN 2017 Delvi Dasnur*, Ira Mulya Sari -
Menara Ilmu Vol 12, No 3 (2018): Jurnal Menara Ilmu Januari 2018 Jilid 3
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v12i3.535

Abstract

Based on the results of the interview date march 5, 2017 with the babys mother is 10people, 3 people there mother giving baby breast milk frequency 5 times a day by reason ofbreast milk has not come out, 3 people mother gives the breast milk with a frequency of sixtimes a day by reason of breast milk is still a bit 2 people didn’t give breast milk and infantformula only gives on her baby with al san insufficent breast milk and breast milk frequencyaverage 8-12 times a day for 5 to 15 minutes. The purpose of knowing the frequencyrelationship of breast feeding with physiological jaundice in the newborn in the spital the year2017 padang cement.Type of this research is Descriptive Analytic with Cross Sectional Study. Researchconducted at semen padang hospital neonatology unit. Date retrieval is done for a month on 1-30 july 2017. Entire population of newborn in semen padang hospital as much as 41 babies.Samples taken using total sampling amounted to 41 babies. By means of observation and usingquestionnaires, then in the analysis with a statistical test of Chi-Square.The results showed more than mother separoh (56,1%) providing breast milk for lessthan 8 times a day more than the baby’s separoh (61,0%) experience the physiologicaljaundice incident. Statistically it can be concluded that there is a meaningful relationshipbetween the frequency of breast feeding with physiological jaundice infants p-value≤ 0.005.Nurses and midwives are expected along with other health care personnel can provideinformation or guidance that is complete on about the importance of breast feeding on in fants,including consequences if the baby does not get breast milk.
MATERIAL SELECTION ANALYSIS AND MAGNET SKEWING TO REDUCE COGGING TORQUE IN PERMANENT MAGNET GENERATOR Sepannur Bandri, M. Aldi Tio
Menara Ilmu Vol 12, No 10 (2018): Vol. XII No. 10 Oktober 2018
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v12i10.1034

Abstract

Cogging Torque is a pounding (torque opposite the direction of rotator generator)when rotating the rotor that causes the rotor is difficult to rotate by hand and can interferewith the rotation of the generator at the start, causing vibrations and disturbing sounds.Cogging is a characteristic attached to a permanent magnet generator (GMP) caused bythe geometry of the generator. Cogging torque may affect start ability, generate noise andmechanical vibrations when GMP is installed in wind turbines. Therefore cogging GMPshould be made as small as possible (coggingless), one way is to tilt (Skewing) permanentmagnet. Simulation using magnet software to know the magnitude of the cogging torquecaused by the rotation of the rotor on the generator. The cogging torque simulation resultsare further validated by the starting torque on the GMP testing method using materialchanges and magnetic skewing. The best magnetic slope is achieved when the magneticslope is 7.5 °, because in this position also the highest cogging torque (9.951905191 xNm) is found in model 3 material A skewing magnet (7.5º) with Cr-10 core materialand NdFeb magnetic magnet, while the lowest cogging value (1.17512009 x Nm) isfound in model 3 material A magnetic skewing (7.5º) with core material M250-35A andpermanent magnet NdFeb.Keywords: Generator, Cogging, Skewing, Torque
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP PENDERITA HIPERTENSI TERHADAP PENGENDALIAN HIPERTENSI DI PUSKESMAS DANGUANG DANGUANG Setiarini, Sari
Menara Ilmu Vol 12, No 8 (2018): vol. XII No. 8 Juli 2018
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v12i8.877

Abstract

World Health Organization (WHO),memperkirakan hipertensi menyebabkan 9,4 juta kematian danmencakup 7% dari beban penyakit di dunia. Berdasarkan data WHO pada tahun (2014), terdapatsekitar 600 juta penderita hipertensi di seluruh dunia. Di negara berkembang yang berpenghasilanrendah, dimana Indonesia masuk dalam deretan prevalensi hipertensi tertinggi di dunia bersamaMyanmar, India, Srilanka, Bhutan, Thailand, Nepal dan Maldives (Anonim, 2013).DataRiskesdas(2013), menunjukkan bahwa berdasarkan pengukuran lebih dari 25,8% orang Indonesiadiatas usia 18 tahun menderita hipertensi namun kurang dari 10% yang mengetahui bahwamereka menderita hipertensi."Di Sumatra Barat, penderita Hipertensi ada 31,2% sedangkan datanasional mencapai 31,7%. Sedangkan penderita jantung di Sumatra Barat lebih tinggi yaitu 11,3% dibanding data nasional yang hanya 7,2%.Tujuanpenelitianadalahuntuk mengetahuiHubungan Tingkat pengetahuan dan Sikap penderita hipertensi terhadap pengendalian penyakithipertensi di Puskesmas Dangung Dangung Kab Limapuluh Kota Tahun 2018.Desain penelitian yang di gunakan adalah Cross Sectional Study yaitu variabel independen dandependen dikumpulkan pada waktu yang bersamaan serta mencari hubungan antara variabelindependen dengan variabel dependen.Penelitian ini akan dilakukan di Puskesmas DangungDangung Kab Lima Puluh Kota. Waktu Penelitian dilakukan pada bulan April tahun 2018.Populasi dalam penelitian ini adalah penderita hipertensi yang tercatat di Puskesmas DangungDangung Kab Lima Puluh Kotadenganjumlahsampel 30 orang dantehnik pengambilan sampelaccidental sampling.Setelah dilakukan uji statistic diperoleh hasil p = 1,00. Berarti (P>0,05) maka Ho diterimadan Ha ditolak ini berarti tidak terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuanresponden dengan penatalaksanaan hipertensi di Puskesmas Dangung Dangung Kab. LimapuluhKota tahun 2018.Setelah dilakukan uji statistic diperoleh hasil p = 0,427 (p > 0,05) dimana Hoditerima dan Ha ditolak ini berarti tidak terdapat hubungan yang bermakna antara hubungansikap responden dengan penatalaksanaanhipertensi di Puskesmas Dangung Dangung KabLimaPuluh Kota 2018.Denganberpedoman pada hasilpenelitian yang diperoleh, makadiharapkankepada petugaskesehatan agar meningkatkan promosi kesehatan berupa konseling dan pelayanan dalam memberikan informasi terhadap masyarakat tentang hipertensi.
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DENGAN SIKAP IBU TENTANG PEMANTAUAN PERTUMBUHAN BAYI 0-1 TAHUN DI PUSKESMAS TANJUNG PINANG KOTA JAMBI TAHUN 2016 MellyaPutri, Kristy
Menara Ilmu Vol 12, No 80 (2018): Vol. XII Jilid 1 No.80 Febaruari 2018
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v12i80.645

Abstract

Pentingnya pemantauan pertumbuhan dan perkembangan pada anak berguna untuk mendeteksi secara dini gangguan tumbuh kembang dan status gizi. Semakin banyak dan sering anak di timbang, maka semakin mudah mendeteksi gangguan pertumbuhan dan status gizi kurang atau gizi buruk dan semakin cepat pula penanggulangannya. Hasil cakupan pemantauan pertumbuhan DDTK Kontak 1 di Puskesmas Tanjung Pinang tahun 2014 adalah sebesar 41,6% untuk anak laki-laki dan 41,9% untuk anak perempuan (Dinkes Kota Jambi, 2014).Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubunganantara pengetahuan dengan sikap ibu tentang pemantauanpertumbuhanbayi 0-1 tahun di PuskesmasTanjung Pinang Kota Jambi Tahun 2016. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatifdengan pendekatan cross sectional. Jumlah populasi 1.804 dan sampel 30 respondendengan teknik accidentalsampling, pengumpulan data di lakukan dengan cara penyebaran kuesioner dananalisispenelitian secara univariatdanbivariat.Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 8 responden (26,7%) memiliki pengetahuan baik dan 13 responden (43,3%)  memiliki sikap positif.Dari hasil uji statistik chi-square diperoleh nilai p_value 0,000 (p<0,05) dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan dengan sikap ibu tentang Pemantauan Pertumbuhan Bayi 0-1 Tahun di PuskesmasTanjung Pinang Kota Jambi Tahun 2016. Hal tersebut dikarenakan responden pernah mendapatkan penyuluhan kesehatan/konseling dari petugas kesehatan tentang manfaat dari memantau pertumbuhan bayi 0-1 tahun setiap bulannya.Diharapkan petugas kesehatan dapat meningkatkan keaktifan dalam pemberian konseling ataupun penyuluhan khususnya tentang pentingnyapemantauanpertumbuhanbayi 0-1 tahun dan petugas kesehatan ikut berperan aktif dalam penanganan sikap responden terhadap masalah pertumbuhanbayi 0-1 tahun agar tidak membuat prilaku responden menjadi kurang baik dan mengajak para kader untuk memberikan informasi. Kata kunci           :Pengetahuan, Sikap, Pemantauan, Pertumbuhan, Bayi
PRAKTIK PERJANJIAN JUAL BELI TANAH YANG BELUM BERSERTIPIKAT DAN PENDAFTARANNYA MENURUT PP. NO. 24 TAHUN 1997 Syuryani SH,MH.
Menara Ilmu Vol 11, No 74 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 74, Januari 2017
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v11i74.91

Abstract

Tanah merupakan salah satu factor terpenting dalam hidup manusia, Penulisan ini membahas tentang praktik jual beli tanah yang belum bersertipikat dan pendaftarannya menurut Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997. Dimana penulisan ini menekakan pada kepastian hukum dan perlindungan hukum kepada pemegang hak atas tanah yang melakukan praktik jual beli tanah yang belum bersertipikat. Penulisan ini menggunakan metode sosiologis.. Hasil penulisan menyimpulkan bahwa pelaksanaan pendaftaran tanah dan peralihan hak atas tanah akibat jual beli tanah yang belum bersertipikat tidak terlepas dari prosedur yang telah ditetapkan oleh peraturan yang berlaku dan dengan melakukan pendaftaran tanah dan peralihan hak atas tanahnya maka pemegang hak atas tanah akan memperoleh sertipikat hak atas tanah sebagai tanahnya maka pemegang hak atas tanah akan memperoleh sertipikat hak atas tanah sebagai alat pembuktian yang kuat.
HUBUNGAN PENGETAHUAN, SIKAP, DAN DUKUNGAN KELUARGA IBU PRIMIGRAVIDA DENGAN PERSIAPAN PERSALINAN NORMAL DI BPM KHAIRANI ASNITA, AMD.KEB TAHUN 2016 Octa Dwienda Ristica
Menara Ilmu Vol 11, No 78 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 78, November 2017
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v11i78.430

Abstract

Persiapan persalinan yang direncanakan bersama bidan, diharapkan dapat menurunkankebingungan dan kekacauan pada saat persalinan dan meningkatkan kemungkinan dimana ibuakan menerima asuhan yang sesuai serta tepat waktu. Ketidaksiapan ibu dalam menghadapipersalinan menjadi salah satu faktor penyebab tingginya AKI. Berdasarkan studi pendahuluanpada bulan Desember 2015 di BPM Khairani Asnita, di dapatkan hasil dari 10 orang ibu yangmelakukan ANC di bidan Khairani Asnita sebanyak 7 orang tidak mengetahui tentangpersiapan persalinan yang kebanyakan adalah ibu primigravida. Tujuan penelitian ini yaituuntuk mengetahui tingkat hubungan pengetahuan, sikap, dan dukungan keluarga ibuprimigravida dengan persiapan persalinan normal di BPM Khairani Asnita tahun 2016.Jenis penelitian adalah survey analitik dengan desain penelitian cross sectional. Populasiyaitu seluruh ibu primigravida di BPM Khairani Asnita yang berjumlah 92 orang, dengansampel 63 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan probability sampling dengan carasimple random sampling dengan bantuan tabel angka random. Dan analisa data bivariat denganuji chisquare test.Berdasarkan hasil analisis univariat menunjukkan bahwa sebagian besar ibu melakukanpersiapan persalinan yaitu sebanyak 36 orang (57,1%). Berdasarkan Hasil analisis bivariatdiperoleh nilai pvalue untuk masing-masing variabel dengan α 0,05 yaitu untuk pengetahuannilai p=0,000, sikap nilai p=0,007, dukungan keluarga nilai p=0,023.Kesimpulan penelitian ini bahwa pengetahuan, sikap, dukungan keluarga ibuprimigravida memiliki hubungan terhadap persiapan persalinan normal di BPM KhairaniAsnita Tahun 2016. Dengan demikian diharapkan kepada ibu hamil agar dapat lebihmemperhatikan segala hal yang menyangkut kehamilan hingga perawatan bayinya kelaktermasuk dalam mempersiapkan persalinan agar segalanya dapat berjalan dengan baik sesuaiyang diharapkan sehingga dapat mengurangi AKI.Kata kunci : Persiapan Persalinan Primigravida,Pengetahuan, Sikap, Dukungan Keluarga, BPM Khairani Asnita

Page 63 of 214 | Total Record : 2133


Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 20, No 2 (2026): Vol 20 No. 02 JANUARI 2026 Vol 20, No 1 (2026): Vol 20 No. 01 JANUARI 2026 Vol 19, No 2 (2025): Vol 19 No. 02 APRIL 2025 Vol 19, No 2 (2025): Vol 19 No. 02 JANUARI 2025 Vol 19, No 2 (2025): Vol 19 No. 02 JULI 2025 Vol 19, No 2 (2025): Vol 19 No. 02 OKTOBER 2025 Vol 19, No 1 (2025): Vol 19 No. 01 OKTOBER 2025 Vol 19, No 1 (2025): Vol 19 No. 01 JANUARI 2025 Vol 19, No 1 (2025): Vol 19 No. 01 APRIL 2025 Vol 19, No 1 (2025): Vol 19 No. 01 JULI 2025 Vol 18, No 2 (2024): Vol 18 No. 02 APRIL 2024 Vol 18, No 2 (2024): Vol 18 No. 02 Juli 2024 Vol 18, No 2 (2024): Vol 18 No. 02 JANUARI 2024 Vol 18, No 2 (2024): Vol 18 No. 02 OKTOBER 2024 Vol 18, No 1 (2024): Vol 18 No. 01 JULI 2024 Vol 18, No 1 (2024): Vol 18 No. 01 OKTOBER 2024 Vol 18, No 1 (2024): Vol 18 No. 01 JANUARI 2024 Vol 18, No 1 (2024): Vol 18 No. 01 APRIL 2024 Vol 17, No 2 (2023): Vol 17 No. 02 JANUARI 2023 Vol 17, No 2 (2023): Vol 17 No. 02 OKTOBER 2023 Vol 17, No 2 (2023): Vol 17 No. 02 APRIL 2023 Vol 17, No 2 (2023): Vol 17 No. 02 JULI 2023 Vol 17, No 1 (2023): Vol 17 No. 01 JULI 2023 Vol 17, No 1 (2023): Vol 17 No. 01 APRIL 2023 Vol 17, No 1 (2023): Vol 17 No. 01 JANUARI 2023 Vol 17, No 1 (2023): Vol 17 No. 01 OKTOBER 2023 Vol 16, No 1 (2022): Vol. 1 No. 1 OKTOBER 2022 Vol 16, No 2 (2022): VOL. XVI NO. 2 JANUARI 2022 Vol 16, No 2 (2022): VOL. XVI NO. 2 APRIL 2022 Vol 16, No 2 (2022): VOL. XVI NO. 2 JULI 2022 Vol 16, No 2 (2022): VOL. XVI NO. 2 OKTOBER 2022 Vol 16, No 1 (2022): VOL. XVI NO. 1 JULI 2022 Vol 16, No 1 (2022): VOL. XVI NO.1 JANUARI 2022 Vol 16, No 1 (2022): VOL. XVI NO.1 APRIL 2022 Vol 15, No 2 (2021): VOL. XV NO. 2 APRIL 2021 Vol 15, No 2 (2021): VOL. XV NO. 2 JANUARI 2021 Vol 15, No 2 (2021): VOL. XV NO.2 JULI 2021 Vol 15, No 2 (2021): VOL. XV NO. 2 OKTOBER 2021 Vol 15, No 1 (2021): VOL. XV NO. 1 OKTOBER 2021 Vol 15, No 1 (2021): VOL. XV NO. 1 JANUARI 2021 Vol 15, No 1 (2021): VOL. XV NO.1 APRIL 2021 Vol 15, No 1 (2021): VOL. XV NO. 1 JULI 2021 Vol 14, No 2 (2020): VOL. XIV NO. 2 JULI 2020 Vol 14, No 2 (2020): VOL. XIV NO. 2 APRIL 2020 Vol 14, No 2 (2020): VOL. XIV NO. 2 OKTOBER 2020 Vol 14, No 2 (2020): VOL. XIV NO. 2 JANUARI 2020 Vol 14, No 1 (2020): VOL. XIV NO. 1 JULI 2020 Vol 14, No 1 (2020): Vol. XIV No. 1 Januari 2020 Vol 14, No 1 (2020): VOL. XIV NO. 1 OKTOBER 2020 Vol 14, No 1 (2020): VOL. XIV NO. 1 APRIL 2020 Vol 13, No 11 (2019): Vol. XIII No. 11 Oktober 2019 Vol 13, No 10 (2019): Vol. XIII No. 10 Oktober 2019 Vol 13, No 9 (2019): Vol. XIII No. 9 Juli 2019 Vol 13, No 8 (2019): Vol. XIII No. 8 Juli 2019 Vol 13, No 8 (2019): Vol. XIII No. 8 Juli 2019 Vol 13, No 7 (2019): Vol. XIII No. 7 Juli 2019 Vol 13, No 7 (2019): Vol. XIII No. 7 Juli 2019 Vol 13, No 6 (2019): Vol. XIII No. 6 April 2019 Vol 13, No 6 (2019): Vol. XIII No. 6 April 2019 Vol 13, No 5 (2019): Vol. XIII No. 5 April 2019 Vol 13, No 5 (2019): Vol. XIII No. 5 April 2019 Vol 13, No 4 (2019): Vol. XIII No. 4 April 2019 Vol 13, No 4 (2019): Vol. XIII No. 4 April 2019 Vol 13, No 3 (2019): Vol. XIII No. 3 Januari 2019 Vol 13, No 3 (2019): Vol. XIII No. 3 Januari 2019 Vol 13, No 2 (2019): Vol. XIII No. 2 Januari 2019 Vol 13, No 2 (2019): Vol. XIII No. 2 Januari 2019 Vol 13, No 1 (2019): Vol. XIII No. 1 Januari 2019 Vol 13, No 1 (2019): Vol. XIII No. 1 Januari 2019 Vol 12, No 80 (2018): Vol. XII Jilid 2 No.80 Febaruari 2018 Vol 12, No 80 (2018): Vol. XII Jilid 2 No.80 Febaruari 2018 Vol 12, No 80 (2018): Vol. XII Jilid 1 No.80 Febaruari 2018 Vol 12, No 80 (2018): Vol. XII Jilid 1 No.80 Febaruari 2018 Vol 12, No 12 (2018): Vol. XII No. 12 Oktober 2018 Vol 12, No 12 (2018): Vol. XII No. 12 Oktober 2018 Vol 12, No 11 (2018): Vol. XII No. 11 Oktober 2018 Vol 12, No 11 (2018): Vol. XII No. 11 Oktober 2018 Vol 12, No 10 (2018): Vol. XII No. 10 Oktober 2018 Vol 12, No 10 (2018): Vol. XII No. 10 Oktober 2018 Vol 12, No 9 (2018): Vol. XII No. 9 Oktober 2018 Vol 12, No 9 (2018): Vol. XII No. 9 Oktober 2018 Vol 12, No 8 (2018): vol. XII No. 8 Juli 2018 Vol 12, No 8 (2018): vol. XII No. 8 Juli 2018 Vol 12, No 7 (2018): vol. XII No. 7 Juli 2018 Vol 12, No 7 (2018): vol. XII No. 7 Juli 2018 Vol 12, No 6 (2018): vol. XII No. 6 Juli 2018 Vol 12, No 6 (2018): vol. XII No. 6 Juli 2018 Vol 12, No 5 (2018): Vol. XII No. 5 April 2018 Vol 12, No 5 (2018): Vol. XII No. 5 April 2018 Vol 12, No 4 (2018): Vol. XII No. 4 April 2018 Vol 12, No 4 (2018): Vol. XII No. 4 April 2018 Vol 12, No 3 (2018): Vol. XII No. 3 April 2018 Vol 12, No 3 (2018): Vol. XII No. 3 April 2018 Vol 12, No 3 (2018): Jurnal Menara Ilmu Januari 2018 Jilid 3 Vol 12, No 3 (2018): Jurnal Menara Ilmu Januari 2018 Jilid 3 Vol 12, No 2 (2018): Vol. XII No. 2 Januari 2018 Vol 12, No 2 (2018): Jurnal Menara Ilmu Januari 2018 Jilid 2 Vol 12, No 1 (2018): Jurnal Menara Ilmu Januari 2018 Jilid 1 Vol 12, No 1 (2018): Vol. XII No. 1 Januari 2018 Vol 11, No 78 (2017): Vol. XI Jilid 2 No.78 November 2017 Vol 11, No 78 (2017): Vol. XI Jilid 2 No.78 November 2017 Vol 11, No 78 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 78, November 2017 Vol 11, No 78 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 78, November 2017 Vol 11, No 77 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 77, Oktober 2017 Vol 11, No 77 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 77, Oktober 2017 Vol 11, No 77 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 77, Oktober 2017 Vol 11, No 77 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 77, Oktober 2017 Vol 11, No 76 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 76, Juli 2017 Vol 11, No 76 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 76, Juli 2017 Vol 11, No 76 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 76, Juli 2017 Vol 11, No 76 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 76, Juli 2017 Vol 11, No 75 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 75, April 2017 Vol 11, No 75 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 75, April 2017 Vol 11, No 74 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 74, Januari 2017 Vol 11, No 74 (2017): Vol. XI Jilid 2 No. 74, Januari 2017 Vol 11, No 74 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 74, Januari 2017 Vol 11, No 74 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 74, Januari 2017 Vol 10, No 60-65 (2016): Jurnal Edisi 2016 Vol 10, No 60-65 (2016): Jurnal Edisi 2016 Vol 10, No 73 (2016): Menara Ilmu Desember Jilid 2 Vol 10, No 73 (2016): Menara Ilmu Desember Jilid 2 Vol 10, No 72 (2016): Jurnal Menara Ilmu November Jilid 1 Vol 10, No 72 (2016): Jurnal Menara Ilmu November Jilid 1 Vol 10, No 10 (2016): Jurnal Fungsional Dr. Yusnaweti, M.P Vol 10, No 10 (2016): Jurnal Fungsional Dr. Yusnaweti, M.P More Issue