cover
Contact Name
Widiyanto
Contact Email
widiefree@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
muarif@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Nonformal Education and Community Empowerment
ISSN : 25491539     EISSN : 25794256     DOI : -
The Journal of Nonformal Education and Community Empowerment is published twice a year in June and December. This journal is published by the Department of nonformal Education Faculty of Education Semarang State University since 2012, in 2017 changed with the new ISSN and in collaboration with the Association of Indonesian Non-Formal Education Academics. Disclose research results on non-formal education focus areas covering topics, (1) Community Based Education: literacy, equity, courses, training, life skills, community counseling, community empowerment, social work; (2) Family-Based Education: parenting, early childhood education, play group, homeschooling.
Arjuna Subject : -
Articles 358 Documents
MANAJEMEN PENYELENGGARAANPROGRAM BINA KELUARGA REMAJA MELALUI KEGIATAN KETERAMPILAN MERAJUT DI RW 06 KELURAHAN BANDARJO UNGARAN BARAT Apriani, Fitri; Suminar, Tri
Journal of Nonformal Education and Community Empowerment Vol 4 No 1 (2015)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang manajemen peyelenggaraan program serta hambatan dari program bina keluarga remaja melalui kegiatan keterampilan merajut. Pendekatan penelitian menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian berjumlah 4 orang yaitu Ketua BKR, 1 tutor, dan 2 orang terdiri dari Ketua UPTD KB PP Kecamatan Ungaran Barat, dan PLKB, serta 2 warga belajar sebagai informan. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber, teori. Teknik analisis data yang digunakan meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian yang diperoleh adalah Perencanan kegiatan merajut meliputi prosedur identifikasi, perumusan tujuan, perekrutan tutor, WB, penentuan materi dan media. Pengorganisasian meliputi pembagian tugas dan tanggungjawab secara proposional pada masing-masing organisasi pelaksana yang ada di BKR. Penggerak kegiatan berlangsung seminggu 1 kali, pembelajaran menggunakan metode ceramah, praktek, dan tanya jawab, tutor selalu memberikan motivasi kepada warga belajar. Pembinaan kegiatan merajut dilakukan secara internal dan eksternal. Penilaian kegiatan merajut menggunakan evaluasi formatif dan sumatif; Pengembangan kegiatan merajut akan diperluas wilayah kegiatan keterampilan merajut. Hambatan yang ada meliputi keadaan alam, karakteristik warga belajar yang berbeda-beda dan tempat kerja..This study aimed to describe about the management of the family development program for adolescents in knitting skills activities and constraints. The research approach uses a qualitative approach. Subjects numbered 4, namely the Chairman of BKR, 1 tutor, and 2 consist of the Chairman of the District UPTD KB PP Ungaran Barat, and field officers, as well as two residents learn as informants. Collecting data using interviews, observation, and documentation. The validity of the data using triangulation source. Data analysis techniques used include data collection, data reduction, data presentation, drawing conclusions / verification. The results obtained are: 1) Planning knitting activities include the identification procedure, formulation of objectives, hiring tutors, WB, determination of material and media; 2) The organization includes the division of tasks and responsibilities are proportional to the respective implementing organizations in BKR; 3) Drive activity 1 time lasted a week, learning to use the lecture method, practice, and frequently asked questions, tutor always gives motivation to the participants; 4) provide guidance on the knitting is done internally and externally; 5) knitting activities using formative and summative evaluation; 6) The development activities will be expanded region knitting knitting skills activities; 7) the existing barriers include the state of nature and the workplace. Advice given socialization program should be implemented in other neighborhoods, ditambahankan with the marketing of the material means of knitting skills.
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI KELOMPOK BERMAIN “MEKAR SETIA BUDI” DI DESA PENANGKAN KECAMATAN WONOTUNGGAL KABUPATEN BATANG Kumtiyah, Kumtiyah; Mulyono, Sungkowo Edy
Journal of Nonformal Education and Community Empowerment Vol 4 No 1 (2015)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan PAUD KB Mekar Setia Budi dan  faktor-faktor yang terkait dengan partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan PAUD KB Mekar Setia Budi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Subyek penelitian yaitu Ketua  Penyelenggaraan,  Kepala Sekolah, 3 orang guru dan 2 orangtua siswa, sementara informan yaitu 1 orang tokoh masyarakat. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Teknik analisis data dengan tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa bentuk partisipasi yang diberikan oleh masyarakat dalam penyelenggaraan PAUD KB Mekar Setia Budi meliputi partisipasi tenaga dan pikiran, partisipasi uang, partisipasi harta benda. Faktor-faktor yang terkait dengan partisipasi masyarakat yaitu faktor internal meliputi pengetahuan, pekerjaan, usia, kebutuhan dan faktor eksternal meliputi pengalaman organisasi, manfaat program dan keluarga.This study aimed to describe the form of community participation in the implementation of ECD KB Mekar Setia Budi and factors associated with participation in the implementation of ECD KB Mekar Setia Budi. This study used a qualitative approach to data collection through interviews, observation and documentation. The research subject is the Chairman of the Implementation, Principal, three teachers and two parents, while the informant is 1 person community leaders. The validity of the data using triangulation source. Data analysis techniques to the stage of data collection, data reduction, data presentation and conclusion. The study concluded that the form provided by the community participation in the implementation of ECD KB Mekar Setia Budi covering force participation and mind, participation of money, participation possessions. Factors associated with community participation that internal factors include knowledge, occupation, age, needs and external factors include organizational experience, benefits programs and family.
ANALISIS ASPEK-ASPEK KEORGANISASIAN UNIT KEGIATAN MAHASISWA BIDANG KEAGAMAAN ISLAM DI FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG Ratriana, Ramdhan Dwi; Ilyas, Ilyas
Journal of Nonformal Education and Community Empowerment Vol 4 No 1 (2015)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Idealnya kegiatan sebuah lembaga kemahasiswaan, organisasi keagamaan mampu mentransformasikan nilai pada setiap kegiatanya. Kegiatan-kegiatan organisasi kampus tidak selamanya berjalan mulus, karena terjadi masalah pada aspek-aspek keorganisasian salah satunya adalah faktor kekurangan anggota. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aspek-aspek keorganisasian yang ada pada unit kegiatan mahasiswa bidang keagamaan Islam. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, dimana analisis data yang digunakan adalah Constant Comparative yang berarti membandingkan data satu dengan data lainya, baik data yang didapat melalui metode Observasi, Wawancara ataupun Dokumentasi. Subjek penelitian ini memiliki 9 orang, dimana 5 subjek merupakan data utama, 2 mahasiswa lainya dari fungsionaris sebagai data pembanding, ditambah pembina FUMMI dan Pembantu Dekan Bidang Kemahasiswaan sebagai informan. Teknik keabsahan yang digunakan adalah teknik trianggulasi sumber data dan metode yang memakai teknik perpanjangan keikutsertaan. Hasil penelitian menunjukan bahwa Unit Kegiatan Mahasiswa Keagamaan Islam Fakultas Ilmu Pendidikan UNNES dapat dikatakan kurang aktif, intensitas komunikasi dan pemahaman mahasiswa terhadap FUMMI minim menimbulkan interpretasi mahasiswa yang beragam pada FUMMI sehingga berdampak pada kehadiran mahasiswa yang rendah, menyebabkan partisipasi mahasiswa untuk menjadi fungsionaris FUMMI rendah.Ideally the activities of an institution of Student Affairs, religious organization capable of transforming value on every their programe. Organization of campus activities is not always a smooth ride, because there was a problem on organizational aspects, one of which was a factor in the lack of members. This study aims to describe the organizational aspects of the religious student activity units of Islam. This research is qualitative research, which analyses the data used is the Comparative means Constant comparing data one with other data, whether the data were obtained through the method of observation, Interview and documentation. The subject of this research have 9 people, where the main subject is 5 data, 2 other students from functionaries as data comparison, plus the Builder FUMMI and Dean of Student Affairs as Areas informants. The validity of the technique used is the technique of triangular data sources and methods of engineering prolongation of participation. Research results show that Islamic religious Student activity units Faculty of education UNNES can be said to be less active, the intensity of the communication and the understanding of students of minimal student's interpretation raises FUMMI mixed on FUMMI so impact on the low student attendance, led to the participation of the students to be functionaries FUMMI low.
PENGARUH PROGRAM PELATIHAN MENJAHIT TERHADAP KEMANDIRIAN ALUMNI PESERTA DIDIK DI PUSAT KEGIATAN BELAJAR MASYARAKAT CITRA ILMU KABUPATEN SEMARANG Yanama, Rindi; Utsman, Utsman
Journal of Nonformal Education and Community Empowerment Vol 4 No 1 (2015)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan program pelatihan menjahit di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) CITRA ILMU, mendeskripsikan  kemandirian alumni peserta didik program pelatihan menjahit, menjelaskan pengaruh dan besar kontribusi program pelatihan menjahit terhadap kemandirian alumni peserta didik. Pendekatan penelitian ekspos fakto. Populasi alumni peserta didik program pelatihan menjahit sebanyak 120 alumni. Sampel penelitian berjumlah 30 alumni, menggunakan teknik random sampling. Ada dua variabel, yaitu variabel bebas program pelatihan menjahit, dan variabel terikat kemandirian alumni peserta didik. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah angket. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis deskriptif presentase dan analisis regresi sederhana. Hasil penelitian yaitu Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan hasil analisis data statistic diperoleh bentuk regresi liniernya adalah Y = 11,073 + 0,77X. Hasil perhitungan F sebesar 12,170 dan probabilitas (Sig.) 0.002 yang berarti lebih kecil dibandingkan dengan taraf signifikansi 0,05, atau Sig. 0,002<0,05, sehingga dapat disimpulkan keputusan bahwa H0 ditolak dan menerima Ha yang berbunyi “Ada pengaruh yang signifikan antara program pelatihan menjahit terhadap kemandirian alumni peserta didik di PKBM CITRA ILMU”. Hasil R Square sebesar 0,317. Ini berarti besaran kontribusi variable program pelatihan menjahit terhadap kemandirian alumni sebesar 31,70%.This study aimed to describe the implementation of a training program sewing in Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) CITRA ILMU, describing the independence of alumni learners sewing training program, explain the influence and a great contribution to the independence of the sewing training program alumni of learners. Exposed facto research approach. The population of alumni learners sewing training program as much as 120 alumni. These samples included 30 graduates, as used random sampling technique. There are two variables, namely the independent variable sewing training program, and the dependent variable independence alumni of learners. Data collection tool used adalak questionnaire. The data collected were analyzed using descriptive analysis and regression analysis simple percentage. The results of that study results showed that based on the results of the analysis of the statistical data obtained form the linear regression is Y = 11.073 + 0,77X. The results of calculation of 12,170 and the probability F (Sig.) 0002 which is smaller than the significance level of 0.05, or Sig. 0.002 <0.05, so it can be concluded that the decision of Ha H0 is rejected and accepted that reads "There is a significant relationship between tailoring training programs to the independence of alumni students in PKBM CITRA ILMU". The results of R Square of 0.317. This means the contribution of variable sewing training program for alumni of the independence of 31.70%.
PERAN KELOMPOK BERMAIN DALAMPROSES SOSIALISASI ANAK USIA DINI KECAMATAN SUKOREJO KABUPATEN KENDAL Griya Fitri, A’an Widiastuti; Mulyono, Sungkowo Edy
Journal of Nonformal Education and Community Empowerment Vol 4 No 1 (2015)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran dan proses kelompok bermain serta faktor pendukung dan penghambat di Kelompok Bermain dalam melakukan sosialisasi anak usia dini.Pendekatan penelitian metode kualitatif. Subjek penelitian berjumlah 9 orang terdiri dari 1 lembaga, 1 pengelola,  2 pendidik dan 5 orangtua wali murid di Kelompok Bermain Bina Ceria. Pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Peneliti merupakan instrumen utama dalam penelitian dengan dibantu pedoman wawancara dan observasi. Pemeriksaan dilakukan untuk menjelaskan keabsahan data dengan menggunakan sumber. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, pengumpulan data dan pengambilan kesimpulan.Hasil penelitian menyatakan bahwa: 1) Mendidik anak usia dini menjadi pribadi yang mandiri serta melatih anak dalam bersosialisasi, 2) Peran Kelompok Bermain terutama peran dari lembaga sebagai manajement, pengelola berperan sebagai kepala sekolah dan mengatur upaya peningkatan mutu pendidikan Kelompok Bermain, pendidik berperan mendidik dan membimbing anak, dan orangtua berperan melanjutkan pendidikan dirumah serta mengawasi tingkah laku anak pada saat dilingkungan keluarga maupun masyarakat, 3) Mendapat dukungan dari tokoh masyarakat dan lokasi KB yang strategis mudah dijangkau. Status kepemilikan gedung Kelompok Bermain masih pinjam pakai dan area bermain dan belajar sangat terbatas.This study aims to determine the role and process of group play as well as enabling and inhibiting factors in preschool in early childhood socialization.The approach is a method of qualitative research. Subjects numbered 9 consists of one institution, one manager, two educators and 5 parents guardians of students in preschool Bina Cheers. Data was collected through interviews, observation, and documentation. The researcher is the main instrument in the study with the help guide the interview and observation. The examination was conducted to clarify the validity of the data by using the source. The data analysis technique used is data reduction, data collection and deduction.The study states that: 1) Educate early childhood become an independent person and train children in social, 2) Role Play Group mainly the role of institutions as Management of, the manager acts as the principal and organize efforts to improve the quality of preschool education, educating the educator role and guiding children, and parents play a role of continuing education at home and oversees the behavior of children at the time of the family and community environment, 3) Getting support from community leaders and family planning strategic location within easy reach. Building ownership status Playgroup still lease and a play area and a very limited study.
MONITORING DAN EVALUASI PROGRAM PELATIHAN BATIK BREBESAN (Studi di Mitra Batik Desa Bentar, Kecamatan Salem, Kabupaten Brebes) Widiasih, Eka; Suminar, Tri
Journal of Nonformal Education and Community Empowerment Vol 4 No 1 (2015)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah mendeskripsikan proses monitoring, proses evaluasi program, hasil, dampak, dan faktor pendukung dan penghambat dalam proses pelatihan Batik Brebesan di Mitra Batik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Subyek penelitian berjumlah 3 orang yang terdiri dari monitor internal, monitor eksternal, evaluator dan 3 orang informan yaitu peserta pelatihan. Keabsahan data dalam penelitian ini meliputi: triangulasi sumber, metode dan teori. Teknik analisis data yang digunakan dalam  penelitian ini meliputi: pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini: monitoring dilakukan oleh pihak internal dan eskternal dimana monitor internal tidak menggunakan instrumen yang jelas, sedangkan monitor eksternal mengunakan instrumen, evaluator program tidak menggunakan instrumen dan evaluator kurang memenuhi kompetensi evaluator program, hasil pelatihan mencakup tiga aspek yaitu kognitif, keterampilan dan sikap dimana yang paling dominan adalah aspek keterampilan, dampak pelatihan adanya peningkatan kinerja dan peningkatan penghasilan bagi peserta, dan faktor pendukung dan penghambat berasal dari internal dan eksternal. Faktor pendukung internalnya adalah motivasi peserta yang tinggi untuk mengikuti pelatihan dengan didukung oleh instruktur yang kompeten. Sedangkan, faktor penghambat internalnya adalah emosi peserta yang belum stabil dan eksternalnya adalah kesulitan alat transportasi di wilayah Kecamatan Salem.The purpose of this research is to describe the process of monitoring, program evaluation process, outcomes, and supporting factors and obstacles in the training Batik Brebesan at Mitra Batik. This study used a qualitative approach. Data collection techniques is done by observation, interview and documentation. The subjects included three people consisting of internal monitor, external monitor, evaluator and 3 informants are trainees. Validity of the data in this study include: triangulation of sources, methods and theories. Data analysis techniques used in this study include: data collection, data reduction, data presentation, and conclusion. The results obtained in this study: the monitoring carried out by the internal and eskternal where internal monitor does not use an instrument that is clear, while the external monitor using the instrument, do not use the instrument program evaluator and evaluator does not meet competency evaluator program, the results of the training includes three aspects: cognitive, skills and attitudes which is the most dominant aspect of skill, the impact of training for improved performance and increased income for participants, and enabling and inhibiting factors derived from the internal and external. Internal supporting factor is the high motivation of participants for training, supported by a competent instructor. Meanwhile, internal inhibiting factor is the emotion of participants is not yet stable and the external is the difficulty of transportation in the District of Salem.
PARTISIPASI ANGGOTA PADA KOPERASI MAHASISWA UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG DAN PERANNYA DALAM MENGEMBANGKAN JIWA KEWIRAUSAHAAN Nugroho, Ignatius Agung Dwi; Suminar, Tri
Journal of Nonformal Education and Community Empowerment Vol 4 No 1 (2015)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan mendeskripsikan kegiatan Koperasi Mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Kopma Unnes), tingkat partisipasi, peran, tingkat jiwa kewirausahaan serta kendala. Pendekatan penelitian dengan kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Subyek penelitian mahasiswa anggota Kopma Unnes aktif dari beberapa fakultas sebanyak 40 orang. Pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dokumentasi, dan angket. Keabsahan data dengan triangulasi sumber dan perhitungan presentase. Analisis data secara interaktif yang berlangsung secara terus menerus sampai tuntas dan perhitungan presentase yang kemudian didiskripsikan untuk menarik simpulan, kategori nilai perhitungan presentase yaitu sangat tinggi, tinggi, cukup, dan rendah. Hasil penelitian menunjukkan kegiatan yang diselenggarakan Kopma Unnes meliputi pendidikan dasar, menengah, lanjut, dan pelatihan berlanjut. Partisipasi anggota dalam mengikuti kegiatan tergolong tinggi dengan skor sebesar 71,47%, artinya anggota berkontribusi dalam kegiatan keanggotaan dan permodalan. Kegiatan Kopma Unnes berperan sebagai motivator, innovator, dan fasilitator dalam mengembangkan jiwa kewirausahaan anggota. Jiwa kewirausahaan anggota tinggi dengan skor akhir sebesar 76,4%, artinya anggota memiliki sikap kepemimpinan, berorientasi tugas dan hasil, orientasi pada masa depan, kreativitas, pengambilan resiko, dan kepercayaan diri. Kendala yang dihadapi meliputi kegiatan Kopma Unnes terkadang tumbukan dengan kegiatan perkuliahan, kurangnya partisipasi dari angkatan 4 ke atas, adanya miss komunikasi antar pengurus sehingga menyebabkan kurangnya koordinasi, serta kesulitan menghadirkan narasumber kompeten.The study aims to describe the activities of Student Cooperative State University of Semarang (Kopma Unnes), the level of participation, the role, the level of entrepreneurial spirit as well as constraints. Research approach with qualitative and quantitative descriptive. Students study subjects Unnes Kopma active member of several faculties as many as 40 people. The collection of data in the form of observation, interviews, documentation, and questionnaires. Validity of the data with triangulation sources and percentage calculations. An interactive data analysis that goes on continuously until complete and percentage calculations are then didiskripsikan to draw conclusions, the calculation of the percentage of the value category is very high, high, adequate, and low. The results showed that the activities organized by Kopma Unnes include primary, secondary, further and continuing training. Participation of members in following high activity with a score of 71.47% means that members contribute to the activities of the membership and capital. Kopma activities Unnes role as motivator, innovator, and the facilitator in developing the entrepreneurial spirit members. Member high entrepreneurial spirit with a final score of 76.4% means that members have an attitude of leadership, task-oriented and results, future orientation, creativity, risk taking, and self-confidence. Constraints faced in developing the entrepreneurial spirit that members Kopma activities Unnes sometimes collisions with lectures, lack of participation from generation 4 above, the miss communication between the board, causing a lack of coordination, and difficulty keynote speakers.
PROGRAM PELATIHAN IBU RUMAH TANGGA UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS KEGIATAN USAHA PENGOLAHAN PANGAN KUE SEMPRONG (STUDI KASUS PADA UKM NINING DI DESA BLAMBANGAN KABUPATEN MAGELANG) Chairunisha, Leolita; Utsman, Utsman
Journal of Nonformal Education and Community Empowerment Vol 4 No 1 (2015)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumusan masalah ini adalah perencanaan pelatihan, pelaksanaan pelatihan dapat meningkatkan kreativitas kegiatan usaha, faktor pendukung dan penghambat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, metode pengumpulan data wawancara, observasi, dokumentasi. Subjek penelitian 6 orang terdiri dari 1 sebagai pengelola dan instruktur dan 5 warga belajar. Teknik analisis data pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Hasil penelitian perencanaan program pelatihan terdiri dari identifikasi kebutuhan disesuaikan penetapan tujuan, kurikulum tidak berasal dari Dinas, sumber belajarnya tutor, identifikasi warga belajar menggunakan persyaratan, sumber dana berasal dari bantuan DINSPERINDAG, strategi tanya jawab, sarana dan prasarana memadai. Pelaksanaan program pelatihan alokasi waktu 6 jam/hari, tempat di UKM NINING, warga belajar 9 orang, instruktur 1, metode 25% teori dan 75% praktek, materi pelatihan sesuai kebutuhan , media alat mendukung, penilaiannya secara formatif dan sumatif, evaluasi pelatihan penilaian dan pendampingan, peningkatan kreativitas kegiatan usaha dengan memberi materi pengolahan pangan. Faktor pendukung bantuan dana dari Dinas PERINDAG, motivasi warga belajar, instruktur berpengalaman dan berkompeten, sarana dan prasarana yang memadai. Faktor penghambat waktu pelatihan lama, ruang praktek sempit dan bocor, warga belajar tergesa – gesa mengikuti pembelajaran.The formulation of this problem is the planning of training, training implementation can enhance the creativity of business activity, enabling and inhibiting factors. This study used a qualitative approach, the method of data collection interviews, observation, documentation. 6 study subjects consisted of one as a manager and instructor and 5 people learn. Data analysis techniques of data collection, data reduction, data presentation, drawing conclusions. Results of research planning training program consists of identifying the needs of customized setting of objectives, the curriculum does not come from the Department, tutor learning resources, identification of the citizens learn to use requirements, sources of funds derived from the aid DINSPERINDAG, question-answer strategy, adequate facilities and infrastructure. The implementation of a training program allocation 6 hours / day, place in UKM Nining, residents learned 9 people, the instructor 1, method 25% theory and 75% practice, training materials as needed, media support tools, as formative and summative assessment, evaluation of assessment training and assistance, increased business activity creativity by giving food processing material. Factors supporting grants from the Department of Trade and Industry, motivated learners, instructors are experienced and competent, adequate facilities and infrastructure. Factors inhibiting training time long, narrow practice space and leak, residents learned haste - haste to follow learning.
KEBIASAAN BELAJAR ANAK JALANAN KAWASAN SIMPANG LIMA KOTA SEMARANG BINAAN KOMUNITAS SATOE ATAP Apriliani, Wahyu; Yusuf, Amin
Journal of Nonformal Education and Community Empowerment Vol 4 No 1 (2015)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kebiasaan belajar yang dilakukan oleh anak-anak jalanan Kawasan Simpang Lima Kota Semarang, bentuk partisipasi Komunitas Satoe Atap dalam pelaksanaan kebiasaan belajar anak-anak jalanan, dan kendala-kendala yang dialami. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian sejumlah 4 anak jalanan dan 2 pendamping dari Komunitas Satoe Atap sebagai informannya. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Keabsahan data menggunakan triangulasi metode, sumber dan teori. Teknik analisis data dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. hasil penelitian menunjukkan banyak anak-anak jalanan di Kawasan Simpang Lima Semarang Binaan Komunitas Satoe Atap yang melakukan kebiasaan belajar yang tidak teratur. Anak-anak jalanan cenderung belajar pada saat menjelang ulangan atau ujian bahkan kadang tanpa ada persiapan. Bentuk partisipasi yang diberikan oleh Komunitas Satoe Atap yaitu partisipasi pikiran berupa gagasan pembentukan Komunitas Satoe Atap, partisipasi tenaga berupa kesukarelaan volunteer sebagai pengajar, dan partisipasi dana berupa uang dari para donatur. Kendala-kendala yang dihadapi oleh anak jalanan dalam melakukakan kebiasaan belajar yaitu adanya rasa malas, konsentrasi rendah, kesehatan, faktir orangtua, waktu luang yang dimiliki anak-anak jalanan, ekonomi dan lingkungan yang kurang mendukung.The study aims to describe the study habits performed by street children, participation Satoe Atap Community in the implementation study habits of street children, the constraints experienced in doing the study habits of street children Region of Semarang Simpang Lima Patronage Community Satoe Atap. Is a qualitative research approach. Subjects were four street children and the informant are two companion of Community Satoe Atap. Data collecting interviews, observation and documentation. Validity of the data using triangulation methods, sources and theory. Data analysis techniques with data collection, data reduction, data presentation and conclusion. the results of research in the field shows that many street children in Semarang Simpang Lima Region Community Patronage Satoe Atap that does not regularly study habits. Street children tend to learn by the time of the test replicates or sometimes even without any preparation. Forms of participation given by the Community Satoe Atap mind that participation in the form of the idea of forming Satoe Atap
PERAN TUTOR DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK MELALUI PENDEKATAN ANDRAGOGI DI RUTAN BANJARNEGARA Waluyo, Yoga Tri; Desmawati, Liliek
Journal of Nonformal Education and Community Empowerment Vol 4 No 1 (2015)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu : mendeskripsikan peran tutor dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik melalui pendekatan andragogi di Rumah tahanan negara Klas II B kabupaten Banjarnegara, mendeskripsikan pendekatan andragogi meningkatkan motivasi belajar peserta didik di Rumah tahanan negara Klas II B Kabupaten Banjarnegara, mendeskripsikan motivasi belajar peserta didik di Rumah tahanan negara Klas II B Kabupaten Banjarnegara. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subyek penelitian berjumlah 6 orang, yang terdiri dari 3 orang tutor pendamping dan 3 orang peserta didik/warga binaan. Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi metode. Teknik analisis data yang digunakan adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dengan teknik interaktif. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini: Peran tutor antara lain pemberian pengarahan, menjelaskan tujuan pelatihan, penjelasan penggunaan metode dan media pelatihan. Andragogi membantu motivasi program pelatihan di dalam rumah tahanan negara klas II B kabupaten banjarnegara dengan peserta didik atau warga binaan yang berusia dewasa, pemberian motivasi bisa berupa pujian dan saran, tanpa adanya hukuman. Motivasi belajar di rutan sedang.The aim of this study are:) describe the role of tutors in increasing the motivation of learners through approach Andragogy in House state custody Class II B district Banjarnegara, describe the approach andragogi increase motivation of learners in the House state custody Class II B Banjarnegara, describe the motivation of learners in the House of state inmates Class II B Banjarnegara. This study used a qualitative descriptive approach. The technique of collecting data using interviews, observation, and documentation. The research subjects are 6 people, consisting of 3 persons companion and tutor 3 students / inmates. Data validation techniques using triangulation and triangulation methods. Data analysis techniques were used: data collection, data reduction, presentation of the data, concluding with interactive techniques. The results obtained from this study: The role of tutors, among others, the provision of guidance, explaining the purpose of training, explanation of the use of methods and media training. Andragogy help motivational training program in a detention class II B banjarnegara districts with students or adults aged inmates, providing motivation could be praise and suggestions, without penalty. Motivation to learn in the crease being.

Filter by Year

2012 2021