cover
Contact Name
Hariyadi
Contact Email
hariefamily@yahoo.co.id
Phone
-
Journal Mail Official
hariefamily@yahoo.co.id
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Pagaruyuang Law Journal
ISSN : 25804227     EISSN : 2580698X     DOI : -
Core Subject : Social,
Pagaruyuang Law Journal (PLJ) is a Peer Review journal published periodically two (2) times in one (1) year, ie in January and July. The journal is based on the Open Journal System (OJS) and is accessible for free, and has the goal of enabling global scientific exchange. PLJ is available in both printed and online versions. The aims of this journal is to provide a venue for academicians, researchers and practitioners for publishing the original research articles or review articles. The scope of the articles published in this journal deal with a broad range of topics, including: Civil Law; Criminal Law; International Law; Constitutional Law Administrative Law; Islamic Law; Business Law; Agrarian Law; Adat Law; and Environmental Law.
Arjuna Subject : -
Articles 242 Documents
Kedudukan Token Properti: Asas Numerus Clausus Pasal 499 KUHPerdata dan Pasal 16 UUPA Pasca-Sandbox POJK 27/2024 Agung Satria Putra; Cristian Raja Putra; Adzra Ardelia; Rega Adeng Pora
Pagaruyuang Law Journal Volume 10 Nomor 1, Juli 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/plj.v10i1.8341

Abstract

Penelitian yuridis normatif ini menganalisis kedudukan hukum token properti (property-backed token) dalam asas numerus clausus hukum kebendaan Indonesia. Fokus kajian diarahkan pada kesenjangan norma antara Pasal 499 KUHPerdata dan Pasal 16 ayat (1) UUPA terhadap POJK Nomor 27 Tahun 2024 pasca-kelulusan model bisnis ini dari regulatory sandbox OJK per November 2025. Hasil penelitian menunjukkan token properti bukanlah hak kebendaan (zakelijk recht) absolut, melainkan hak perorangan (persoonlijk recht) kontraktual terhadap penerbit. Token hanya mewakili manfaat ekonomi, bukan bukti hak atas tanah. Anomali ini menimbulkan ketidakpastian hukum saat penerbit pailit atau terjadi sengketa objek underlying. Penelitian merekomendasikan harmonisasi regulasi lintas sektoral antara OJK dan Kementerian ATR/BPN demi kepastian hukum investasi properti terfraksi berbasis blockchain.
Vicarious Liability PT BNI dalam Kasus Penyalahgunaan Dana Gereja: Analisis Berdasarkan Teori Kausalitas Von Buri dan Von Kries Mumaddun Khaerudin Salami
Pagaruyuang Law Journal Volume 10 Nomor 1, Juli 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/plj.v10i1.8185

Abstract

Kasus penyalahgunaan dana gereja melalui rekening Bank BNI menunjukkan adanya persoalan mendasar dalam hukum perikatan dan pertanggungjawaban korporasi di Indonesia. Penelitian ini bertujuan menganalisis tanggung jawab hukum PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk sebagai badan usaha atas tindakan pegawai atau pihak yang bertindak dalam ruang lingkup kewenangannya sehingga menimbulkan kerugian bagi pihak ketiga. Kerangka analisis yang digunakan meliputi doktrin vicarious liability sebagaimana tercermin dalam Pasal 1367 KUHPerdata, teori adequate veroorzaking (von Kries), dan teori conditio sine qua non (van Buri) sebagai alat uji kausalitas dalam hukum perdata. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif-kualitatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bank BNI dapat dimintai pertanggungjawaban perdata berdasarkan perikatan yang lahir dari undang-undang melalui mekanisme tanggung jawab pengganti, apabila hubungan kausal antara kelalaian institusional dan kerugian dapat dibuktikan