IMANENSI: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Islam
Jurnal IMANENSI sangat menghargai pikiran-pikiran baru, inovatif, kritis dan menantang utuk memicu lahirnya konsep dan praktik ekonomi yang Islami sesuai maqashid syariah (tujuan syariah) untuk kemaslahatan/kesejahteraan umat serta kemajuan peradaban yang lebih baik. Tujuan dari jurnal IMANENSI ini adalah (1) Membuka wawasan pendekatan Islami dalam penelitian Ekonomi, Bisnis, Manajemen dan Akuntansi; (2) Memberikan inspirasi bagi pengembangan Ekonomi, Bisnis, Manajemen dan Akuntansi Islam secara luas; (3) Mendorong hadirnya konsep dan praktik Ekonomi, Bisnis, Manajemen dan Akuntansi Islam.
Articles
113 Documents
DAFTAR ISI VOLUME 7, NOMOR 2, SEPTEMBER 2022
IMANENSI
Imanensi: Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi Islam Vol 7 No 2 (2022): Imanensi: Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi Islam
Publisher : Forum Dosen Ekonomi dan Bisnis Islam (FORDEBI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
APAKAH MUSYARAKAH DAN IJARAH BERKONTRIBUSI TERHADAP PROFITABILITAS?
Dhea Ayu Melina;
Ari Kamayanti;
Ahmad Jarnuzi
Imanensi: Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi Islam Vol 8 No 1 (2023): Imanensi: Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi Islam
Publisher : Forum Dosen Ekonomi dan Bisnis Islam (FORDEBI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.34202/imanensi.8.1.2023.55-66
This study aims to obtain empirical evidence regarding whether profitability is affected by musyarakah, mudharabah, and leasing/ijarah financing. Multiple linear regression analysis was used as the method. Seven Islamic Commercial Banks that have consistently registered with the OJK during 2016-2020 are the samples in this study. Research shows that mudharabah contributes to the profitability of Islamic Commercial Banks, while musyarakah and leasing/ijarah do not trigger an increase in profitability. This reason is because musyarakah distribution has not yet reached the maximum stage, while special ijarah financing for leasing is relatively small used by customers. Abstrak Penelitian ini bertujuan memperoleh bukti empiris terkait apakah profitabilitas dipengaruhi oleh pembiayaan musyarakah, mudharabah, dan pembiayaan sewa/ijarah. Analisis regresi linier berganda digunakan sebagai metode. Tujuh Bank Umum Syariah yang telah terdaftar di OJK secara konsisten selama 2016-2020 menjadi sampel pada penelitian ini. Penelitian menunjukan mudharabah berkontribusi terhadap profitabilitas Bank Umum Syariah, sedangkan musyarakah dan sewa/ijarah tidak memicu peningkatan profitabilitas. Alasan ini dikarenakan penyaluran musyarakah belum mencapai tahap maksimal sedangkan pembiayaan ijarah khusus untuk leasing yang relatif kecil dipergunakan oleh nasabah.
PENTINGKAH ISLAMIC SOCIAL REPORTING BAGI ISLAMIC CORPORATE GOVERNANCE DAN MANAJEMEN LABA?
Septiani, Nurul Rizky;
Rahayu, Sri;
Ridwan, Muhammad
Imanensi: Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi Islam Vol 8 No 1 (2023): Imanensi: Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi Islam
Publisher : Forum Dosen Ekonomi dan Bisnis Islam (FORDEBI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.34202/imanensi.8.1.2023.1-14
The purpose of this study is to find out how Islamic Corporate Governance affects earnings management through Islamic Social Reporting. This study used path analysis and Sobel's test on 14 sample banks selected using purposive sampling. Based on the results of the study it was found that Islamic Corporate Governance influences earnings management practices and Islamic Social Reporting. Islamic Social Reporting is unable to mediate the relationship between Islamic Corporate Governance and earnings management. In Indonesia, the use of ISR reporting is still voluntary for sharia entities, this has resulted in several index items not being fulfilled so that they have not had a significant effect on management, especially in earnings management practices. Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Islamic Corporate Governance mempengaruhi manajemen laba melalui Islamic Social Reporting. Penelitian ini menggunakan analisis jalur dan uji Sobel pada 14 bank sampel yang dipilih menggunakan purposive sampling. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa Islamic Corporate Governance berpengaruh terhadap praktik manajemen laba dan Islamic Social Reporting. Islamic Social Reporting tidak mampu memediasi hubungan antara Islamic Corporate Governancedan manajemen laba. Di Indonesia, penggunaan pelaporan ISR masil bersifat sukarela bagi entitas syariah, hal ini menyebabkan beberapa item indeks tidak terpenuhi sehingga belum memberikan pengaruh yang signifikan terhadap manajemen khususnya dalam praktik manajemen laba.
INGATAN SEBAGAI DASAR PRAKTIK AKUNTANSI PERTANIAN
Hidayati, Annisa;
Umairoh, Elvin;
Windayani, Erilla;
Alfathu Rizqi, Farhan;
Hudzaifah;
Andriany Agus Tianingrum, Putri;
Anggraini, Reza;
Zhorif Abhinawa, Rozan
Imanensi: Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi Islam Vol 8 No 1 (2023): Imanensi: Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi Islam
Publisher : Forum Dosen Ekonomi dan Bisnis Islam (FORDEBI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.34202/imanensi.8.1.2023.15-30
The purpose of this study was to understand accounting practices and processes in farming activities in Karangrejo Village, Malang Regency. Data analysis used descriptive qualitative with five informants as actors of farming activities. The results showed that memory accounting practices were carried out in every part of the agricultural cycle which included pre-planting, planting, harvesting and post-harvest processes. Recording is standard and only relies on farmers' memories regarding capital, harvest yields, and is based on mutual trust and mutual sincerity. The basis of belief and sincerity is the basis for Islamic values (faith) to be carried out in daily farming. Consequently, memory accounting is not profit-oriented but for the common good. Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami praktik dan proses akuntansi dalam aktivitas bertani di Desa Karangrejo, Kabupaten Malang. Analisis data yang digunakan deskriptif kualitatif dengan lima orang informan sebagi pelaku aktivitas bertani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik akuntansi ingatan dilakukan dalam setiap bagian siklus pertanian yang meliputi proses pra tanam, tanam, panen, dan pasca panen. Pencatatan baku dan hanya mengandalkan ingatan para petani terkait modal, hasil panen, serta berdasarkan sikap saling percaya dan saling ikhlas. Dasar kepercayaan dan keikhlasan menjadi dasar nilai-nilai (keimanan) Islam dijalankan dalam keseharian bertani. Konsekuensinya akuntansi ingatan tidak berorientasi pada laba melainkan kesejahteraan bersama.
IMPLEMENTASI PSAK 109 PADA ORGANISASI NON PROFIT KEAGAMAAN
Rezkiana Syam;
Abid Ramadhan;
Rahmawati
Imanensi: Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi Islam Vol 8 No 1 (2023): Imanensi: Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi Islam
Publisher : Forum Dosen Ekonomi dan Bisnis Islam (FORDEBI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.34202/imanensi.8.1.2023.31-42
The purpose of this study was to find out the implementation of Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan Nomor 109 (PSAK 109) concerning Accounting for Zakat, Infaq/Alms at BAZNAS Palopo City and North Luwu Regency. Data analysis used is descriptive qualitative. Data were obtained through interviews with BAZNAS management in Palopo City and North Luwu Regency. The results of this study indicate that BAZNAS Palopo City and North Luwu Regency have implemented PSAK 109 in their financial reports with five items, namely balance sheets, reports on changes in assets under management, reports on changes in funds, reports on cash flows, and notes to financial statements. BAZNAS for Palopo City and North Luwu Regency do not manage non-halal funds because they do not use conventional bank accounts. Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan Nomor 109 (PSAK 109) tentang Akuntansi Zakat, Infak/Sedekah pada BAZNAS Kota Palopo dan Kabupaten Luwu Utara. Analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara dengan manajemen BAZNAS Kota Palopo dan Kabupaten Luwu Utara. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa BAZNAS Kota Palopo dan Kabupaten Luwu Utara sudah mengimplementasikan PSAK 109 dalam laporan keuangannya dengan lima item yaitu neraca, laporan perubahan aset dalam pengelolaan, laporan perubahan dana, laporan arus kas, dan catatan atas laporan keuangan. BAZNAS Kota Palopo dan Kabupaten Luwu Utara tidak mengelolah dana non halal karena tidak menggunkan rekening bank konvensional.
KRITIK TERHADAP PAJAK KARBON DALAM BINGKAI KEADILAN ISLAM
Aulia Salsabila Putri;
Krisno Septyan
Imanensi: Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi Islam Vol 8 No 1 (2023): Imanensi: Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi Islam
Publisher : Forum Dosen Ekonomi dan Bisnis Islam (FORDEBI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.34202/imanensi.8.1.2023.43-54
This study aims to criticize the carbon tax that will be implemented in Indonesia. The scope of this research is within the framework of justice according to Islam by using a humanist-theocentric approach. The results of this study indicate that carbon taxes in several countries are very likely to be adopted and effective in their application. However, the purpose of this carbon tax is not on target because it is not fully aimed at protecting the environment and is more aimed at increasing state income and suffering the people, especially in low-income households. The government needs to review how carbon taxes are managed so as not to result in injustice to society. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengkritisi pajak karbon yang akan diterapkan di Indonesia. Ruang lingkup penelitian ini adalah dalam kerangka keadilan menurut Islam dengan menggunakan pendekatan humanis-teosentris. Hasil penelitian ini menunjukkan pajak karbon di beberapa negara sangat memungkinkan untuk diadopsi dan efektif dalam penerapannya. Namun, tujuan dari pajak karbon ini tidak tepat sasaran karena tidak sepenuhnya untuk menjaga lingkungan dan lebih ditujukan untuk meningkatkan pendapatan negara dan menyengsarakan rakyat, terutama pada rumah tangga berpendapatan rendah. Pemerintah perlu meninjau kembali bagaimana pengelolaan pajak karbon agar tidak mengakibatkan ketidakadilan bagi masyarakat.
BENTUK PERSEROAN DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM
Syihab, Baiquni
Imanensi: Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi Islam Vol 8 No 1 (2023): Imanensi: Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi Islam
Publisher : Forum Dosen Ekonomi dan Bisnis Islam (FORDEBI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.34202/imanensi.8.1.2023.67-88
This study aims to see the suitability of the form of cooperatives and limited liability companies with the forms of the Company in Islam. Data analysis was carried out by describing the two forms of the Company according to the applicable laws in Indonesia which were then analyzed in the form of the Company according to Islamic economics. The results showed that the two forms of conventional companies were not in accordance with any form of Islamic economic companies, because they did not meet the pillars and requirements of the Company in Islam in full. The results of the study are expected to be formed by the company according to Islam which has an impact on the Indonesian economy of Islamic value. Abstrak Penelitian ini bertujuan melihat kesesuaian bentuk perseroan koperasi dan perseroan terbatas dengan bentuk-bentuk perseroan dalam Islam. Analisis data dilakukan dengan menjabarkan kedua bentuk perseroan menurut undang-undang yang berlaku di Indonesia yang kemudian dianalisis dengan bentuk perseroan menurut ekonomi Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua bentuk perseroan konvensional tidak sesuai dengan bentuk perseroan ekonomi Islam manapun, sebab tidak memenuhi rukun dan syarat perseroan dalam Islam secara lengkap. Hasil penelitian diharapkan dapat terbentuk perseroan menurut Islam yang berdampak pada perekonomian Indonesia bernilai Islami. Keyword: Perseroan Terbatas, Koperasi, Perusahaan Islam
APAKAH FAKTOR INTERNAL MEMILIKI PERAN DALAM MENENTUKAN NON PERFORMING FINANCING BANK UMUM SYARIAH?
Jurana;
Lasodi, Nurfadila Ramdani;
Muh Darma Halwi;
Muliati;
Masruddin;
Andi Chairil Furqan
Imanensi: Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi Islam Vol 8 No 2 (2023): Imanensi: Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi Islam
Publisher : Forum Dosen Ekonomi dan Bisnis Islam (FORDEBI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.34202/imanensi.8.2.2023.77-91
This study aims to empirically prove the determinants of Non-Performing Financing (NPF) using the Capital Adequacy Ratio (CAR), Return On Assets (ROA), and Financing-To-Deposit Ratio (FDR). Multiple linear regression is used as the method. The sample criteria are thefinancial statements of 10 Islamic banks in 2016–2020. The research findings show that CAR and ROA are not internal factors that determine the occurrence of NPF. Banks can use their capital for operations regardless of the rise and fall of non-performing loans, and ahigher NPF can reduce the value of ROA. The determinant of NPF in Islamic banks is FDR. The higher the amount of financing provided, the greater the impact on increasing profit and increasing financing risk. Abstrak Penelitian ini bertujuan membuktikan secara empiris determinan Non Performing Financing (NPF) dengan menggunakan Capital Adequacy Ratio (CAR), Return On Assets(ROA) dan Financing to Deposit Ratio (FDR). Regresi linier berganda digunakan sebagai metode. Kriteria sampel adalah laporan keuangan 10 Bank Umum Syariah tahun 2016 – 2020. Temuan penelitian menunjukkan CAR dan ROA bukan faktor internal penentu terjadinya NPF. Bank dapat menggunakan modalnya untuk operasional tanpa melihat naik turunnya kredit bermasalah dan NPF yang lebih tinggi dapat mengurangi nilai ROA. Penentu terjadinya pembiayaan bermasalah (NPF) di Bank Umum Syariah adalah FDR. Semakin tinggi jumlah pembiayaan yang diberikan akan berdampak pada peningkatan laba dan meningkatkan risiko pembiayaan.
INTERNAL CONTROL AND BUSINESS SUSTAINABILITY OF ANTI-RIBA COMMUNITY
Muhammad Raihan Alfathi;
Sugiyarti Fatma Laela
Imanensi: Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi Islam Vol 8 No 2 (2023): Imanensi: Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi Islam
Publisher : Forum Dosen Ekonomi dan Bisnis Islam (FORDEBI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.34202/imanensi.8.2.2023.17-30
This study aims to analyze the internal control practices of the Anti-Riba Community in the Sharia property business. This study applies a case study method using PT Azzura Griya Utama, a Shariah property business, as the research object. Data were collected using in-depth interviews with the company’s CEO and described qualitatively. The findings show that the internal control components, to some extent, have been implemented in the company. As a high-risk potential business, because it does not involve banks in their transactions with customers, it appears to need mechanisms and procedures to mitigate risks if customer problems occur. The company relies on control that is more personal and cultural by strengthening education on Sharia values. Other components of internal control continue to be improved as the company realizes the business is growing. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik pengendalian internal pada Komunitas Anti Riba dalam bisnis properti syariah. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan objek penelitian PT Azzura Griya Utama yang bergerak di bidang properti syariah. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam dengan CEO perusahaan dan dideskripsikan secara kualitatif. Temuan menunjukkan bahwa komponen pengendalian internal sampai batas tertentu telah diterapkan di perusahaan. Sebagai bisnis yang memiliki potensi risiko tinggi karena tidak melibatkan bank dalam transaksinya dengan nasabah, namun perusahaan tampaknya belum memiliki mekanisme dan prosedur untuk memitigasi risiko jika terjadi masalah dengan nasabah. Perusahaan mengandalkan pengendalian yang lebih personal dan kultural dengan memperkuat edukasi nilai-nilai syariah. Komponen pengendalian internal lainnya terus ditingkatkan seiring dengan semakin berkembangnya perusahaan.
AKUNTANSI KESALINGAN: REKONSTRUKSI AKUNTANSI RUMAH TANGGA PERSPEKTIF MUBADALAH
Sholihah, Ria Anisatus;
Nurani, Shinta;
Mubarok, Muhammad Sultan
Imanensi: Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi Islam Vol 8 No 2 (2023): Imanensi: Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi Islam
Publisher : Forum Dosen Ekonomi dan Bisnis Islam (FORDEBI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.34202/imanensi.8.2.2023.63-76
This article aims to reconstruct household accounting from a mubadalah perspective. This article uses literature research through mubadalah analysis initiated by Faqihuddin Abdul Kodir to reconstruct the concept of household accounting which is perceived more as a private area and is attached to feminine characteristics so that household accounting is associated with the prospect of mutuality (mubadalah). The main finding is the mutual relationship between husband and wife that is needed in implementing household accounting practices with the stages: (1) commitment; (2) budgeting; (3) recording; (4) decision making; and (5) long-term financial planning. This study has implications for the use of the philosophical foundation of horizontal social monotheism in economic activities, especially household accounting practices. Abstrak Artikel ini bertujuan untuk merekonstruksi akuntansi rumah tangga dari perspektif mubadalah. Artikel ini menggunakan riset kepustakaan melalui analisis mubadalah yang digagas Faqihuddin Abdul Kodir untuk merekonstruksi konsep akuntansi rumah tangga yang lebih dipersepsikan sebagai wilayah privat dan lekat dengan karakteristik feminim sehingga akuntansi rumah tangga dikaitkan perspektif kesalingan (mubadalah). Temuan Utama adalah relasi kesalingan antara suami istri diperlukan dalam melaksanakan praktik akuntansi rumah tangga dengan tahapan: (1) penetapan komitmen; (2) penganggaran; (3) pencatatan; (4) pengambilan keputusan; dan (5) perencanaan keuangan jangka Panjang. Kajian ini berimplikasi pada penggunaan landasan filosofis tauhid sosial horizontal dalam aktivitas ekonomi terutama praktik akuntansi rumah tangga.