cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
LPPM Universitas Perjuangan Tasikmalaya Jalan Peta No. 177 Kota Tasikmalaya
Location
Kota tasikmalaya,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Hexagro
ISSN : 25492691     EISSN : 26863316     DOI : -
HEXAGRO is scientific periodical publication on agribusiness and rural development issue as a media for information dissemination of research result for lecturer, researcher, and practitioner. The journal publishes several topics, such as Agricultural Marketing and Trade, Agricultural Policy and Development, Agricultural Financing, and Agricultural Business and Entrepreneurship. HEXAGRO is published by LPPM Perjuangan University of Tasikmalaya associated with department agribusiness of Perjuangan University of Tasikmalaya.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 2 (2021)" : 6 Documents clear
SALURAN PEMASARAN PEPAYA CALIFORNIA DI KELURAHAN URUG, KECAMATAN KAWALU, KOTA TASIKMALAYA Asya Utari Rahmawati; Dona Setia Umbara; Budhi Wahyu Fitriadi
Jurnal Hexagro Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/hexagro.v5i2.660

Abstract

California papaya is one of the leading commodities with good potential to be developed. Urug Village, Kawalu District, Tasikmalaya City is one of the centers papaya California fruit production. The purpose of this study is to identify the marketing channels for California papayas in Urug Village and to analyze the efficiency of marketing of California papayas in Urug Village. The analytical tool in this study uses the analysis of the marketing margin approach, farmer's share analysis, and profit and cost ratio analysis. The results showed that there were four marketing channels. A relatively efficient marketing channel is marketing channel III (farmer - retailer - consumer) because it has the smallest marketing margin, the largest farmer's share, and the ratio of profit to cost has a value of more than one.Keywords: marketing channel, california papayaABSTRAKPepaya California merupakan salah satu komoditas unggulan yang memiliki potensi yang cukup baik untuk terus dikembangkan. Kelurahan Urug, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya merupakan salah satu sentra produksi buah pepaya california. Tujuan penelitian ini yaitu mengidentifikasi saluran pemasaran pepaya California di Kelurahan Urug dan menganalisis efisiensi pemasaran pepaya California di Kelurahan Urug. Alat analisis dalam penelitian ini menggunakan analisis pendekatan marjin pemasaran, analisis farmer’s share, dan analisis rasio keuntungan dan biaya. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat empat saluran pemasaran. Saluran pemasaran yang relatif efisien adalah saluran pemasaran III (petani – pedagang pengecer – konsumen) karena memiliki marjin pemasaran terkecil, farmer’s share paling besar, dan rasio keuntungan terhadap biaya memiliki nilai lebih dari satu.Kata kunci:  saluran pemasaran, pepaya california
ANALISIS PENDAPATAN DAN TINGKAT KEUNTUNGAN USAHA TAHU TEMPE DI DESA BATU TIMBAU KABUPATEN KUTAI TIMUR Rusmiyati Rusmiyati; Felya Rindiani; Istikomah Istikomah
Jurnal Hexagro Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/hexagro.v5i2.773

Abstract

Analisis Pendapatan dan Tingkat Keuntungan Usaha Tahu dan Tempe di Desa Batu Timbau Kababupaten Kutai Timur. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pendapatan dan tingkat keuntungan yang diperoleh usaha tahu dan tempe yang ada di Desa Batu Timbau. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret hingga Mei 2020. Metode pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian adalah sampel jenuh dengan jumlah responden 2 orang pengusaha. Data dianalisis untuk memperoleh biaya total, penerimaan dan pendapatan serta serta tingkat keuntungan. Hasil pada penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pendapatan pengusaha tahu dan tempe di Desa Batu Timbau sebesar Rp.13.084.298,61/bulan dengan tingkat keuntungan sebesar 1,8. Kata kunci: Tahu, Tempe, Pendapatan, Tingkat Keuntungan.
ANALISIS PERENCANAAN BISNIS PENGOLAHAN BUAH NAGA MENJADI PRODUK MIBUGA PADA PT TRISNA NAGA ASIH KABUPATEN SUBANG Doni Sahat Tua Manalu; Ninda Aulina
Jurnal Hexagro Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/hexagro.v5i2.791

Abstract

PT Trisna Naga Asih adalah produsen buah naga di Jawa Barat yang terletak  di Kabupaten Subang. Pada saat pascapanen buah naga dilakukan sortasi dan grading, namun terdapat buah yang tidak terserap oleh pasar dinamakan sebagai premium grade C sebanyak rata-rata dalam setahun 369,7 kg/bulan sehingga dapat menjadi kelemahan bagi PT Trisna Naga Asih. Buah Naga selain dikonsumsi secara langsung, dapat dijadikan sebagai produk turunan salah satunya mi. Tujuan penelitian ini adalah untuk merumuskan dan mengkaji ide perencanaan bisnis baru berupa produk mi buah naga. Metode penelitian yang digunakan untuk pemilihan lokasi penelitian adalah purposive sampling dengan alasan salah satu produsen buah naga terbesar di Jawa Barat. Matriks Internal Eksternal (IE) digunakan untuk menganalisis lingkungan internal dan lingkungan eksternal perusahaan dan metode studi kelayakan bisnis digunakan untuk menganalisis aspek non finansial dan finansial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang digunakan oleh perusahaan adalah strategi WO. Berdasarkan analisis non finansial dan finansial ide perencanaan bisnis pengolahan buah naga menjadi Produk Mibuga pada PT Trisna Naga Asih Kabupaten Subang layak dijalankan.
ANALISIS PEMASARAN KENTANG DI KECAMATAN KARANGREJA KABUPATEN PURBALINGGA JAWA TENGAH Dwi Putriana Kinding; Suwali Suwali
Jurnal Hexagro Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/hexagro.v5i2.837

Abstract

Hambatan dalam pemasaran produk pertanian masih sering dialami oleh petani disebabkan yang masih sulitnya mengontrol harga jual produknya. Kecamatan Karangreja terletak pada dataran tinggi yang merupakan daerah sentra produksi kentang dengan jumlah petani kentang dan produksi kentang yang terbesar di Kabupaten Purbalingga. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis saluran pemasaran serta efisiensi pemasaran kentang di Kecamatan Karangreja Kabupaten Purbalingga. Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Karangreja Kabupaten Purbalingga yang dipilih secara sengaja (purposive sampling) sebagi daerah sentra produksi kentang. Pengambilan data dilakukan melalui observasi dan wawancara langsung kepada petani serta lembaga pemasaran yang terlibat sebagai reponden. Penentuan responden pada petani dilakukan menggunakan metode stratified random sampling sedangkan pada lembaga pemasaran dengan metode snowball sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 2 saluran pemasaran kentang yang setara Kecamatan Karangreja Kabupaten Purbalingga, yaitu: Saluran I: Petani Kentang → Pedagang Pengumpul → Pedagang Pengecer → Konsumen, Saluran II: Petani Kentang → Pedagang Pengumpul → Pedagang Pengecer → Konsumen. Perolehan nilai margin pemasaran yang lebih kecil yaitu sebesar Rp 1.512/kg pada saluran 2 dan saluran 1 sebesar Rp 2.017/kg. sedangkan persentase farmer’s share saluran 2 sebesar 98,6% lebih besar dari saluran 1 yaitu 83,3%, menjadikan saluran pemasaran 2 dianggap lebih efisien dibandingan saluran pemasaran 1.
STRATEGI PENGEMBANGAN TENAGA KERJA LOKAL DALAM MENINGKATKAN PEREKONOMIAN DAERAH KABUPATEN SUMBAWA BARAT Muhammad Nursan; Johan Wahyudi; Akhmad Syafruddin; Anas Pattaray
Jurnal Hexagro Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/hexagro.v5i2.853

Abstract

Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) merupakan salah satu wilayah dengan potensi sumber daya alam melimpah terutama pada sektor pertambangan. Hal ini menyebabkan tingginya arus masuk tenaga kerja pendatang sehingga berdampak pada penyerapan jumlah tenaga kerja lokal dan adanya persaingan mendapatkan pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran kondisi internal dan eksternal tenaga kerja lokal dan merumuskanstrategi pengembangan tenaga kerja lokal dalam meningkatkan perekonomian daerah KSB. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif. Penentuan responden dilakukan secara purposive sampling sebanyak 40 responden. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi internal tenaga kerja lokal KSB masih lebih besar faktor kelemahan dibandingkan dengan faktor kekuatan, sedangkan untuk kondisi faktor eksternal masih lebih besar faktor peluang dibandingkan faktor ancaman. Strategi pengembangan tenaga kerja lokal dalam meningkatkan perekonomian daerah KSB adalah strategi WO atau Turn Around yang meliputi; meningkatkan keterampilan tenaga kerja pada sektor formal maupun informal terutama bagi tenaga kerja lokal, meningkatkan sarana dan prasarana serta SDM penunjang BLK untuk pelatihan dan peningkatan keterampilan usaha tenaga kerja lokal pada berbagai sektor, mempercepat pelayanan dan aturan investasi usaha di KSB sehingga dapat menyerap tenaga kerja lokal lebih banyak. Kata kunci: Analisis SWOT, Strategi pengembangan, Kabupaten Sumbawa Barat, Tenaga Kerja Lokal
TINGKAT RISIKO HARGA CABAI MERAH BESAR DI PROVINSI JAWA BARAT Nesa Volantina; Budhi Wahyu Fitriadi; Reny Hidayati
Jurnal Hexagro Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/hexagro.v5i2.855

Abstract

Fluktuasi harga yang terjadi pada komoditas cabai merah besar di Provinsi Jawa Barat selalu terjadi. Dengan adanya fluktuasi harga tersebut maka selalu dihadapkan dengan adanya risiko harga yang diterima. Sewaktu-waktu harga sangat tinggi tetapi dalam waktu dekat harga dapat turun secara drastis. Sepanjang tahun 2017-2021 cabai merah besar di Provinsi Jawa Barat harga terendah sebesar 25.900/kg sedangkan harga tertinggi Rp. 73.800/kg. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat risiko harga dan factor-faktor yang mempengaruhi tingkat risiko harga cabai merah besar di Provinsi Jawa Barat. Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa harga bulanan cabai merah besar periode Januari 2017-Juni 2021. Analisis data yang digunakan yaitu menghitung koefisien variasi serta regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat risiko harga cabai merah besar di Provinsi Jawa Barat cenderung tinggi. Faktor-faktor yang mempengaruhi risiko harga cabai yaitu faktor harga cabai merah kriting substitusi, pendapatan, dan permintaan konsumen berpengaruh positif, sedangkan faktor jumlah produksi dan harga cabai sebelumnya berpengaruh negatif

Page 1 of 1 | Total Record : 6