cover
Contact Name
Rochmat Aldy Purnomo
Contact Email
purnomo@umpo.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
tarbawi@umpo.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. ponorogo,
Jawa timur
INDONESIA
TARBAWI: Journal on Islamic Education
ISSN : -     EISSN : 26557949     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
Focus and Scope of Tarbawi Journal: Journal of Islamic Education covers 1 PAI Learning (Method, Strategy, Model, Assessment) 2. Islamic Education 3. Management of Islamic Education 4. Management of Pending Institutions. Islam 5. and related themes
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 1: April 2021" : 6 Documents clear
PELAKSANAAN METODE YADAIN DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MMENGHAFAL AL-QURAN DI PESANTREN TAHFIDZ ALAM QUR’AN PONOROGO iman samsuri; Ayok Ariyanto; Nurul Abidin
TARBAWI:Journal on Islamic Education Vol 5, No 1: April 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/tarbawi.v5i1.1373

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan metode yadain dalam meningkatkan kemampuan menghafal Al-Qur’an di Pesantren Tahfidz Alam Qur’ani Ponorogo. Penelitian yang digunakan dalam ipenelitian ini adalah pendekatan kualitatif yang sifatnya menganalisis pelaksanaan metode yadain dalam meningkatkan kemampuan menghafal Al-Qur’an di Pesantren Tahfidz Alam Qur’ani Ponorogo. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini didapat hasilnya bahwa Pelaksanaan Metode Yadain dalam Meningkatkan Kemampuan Menghafal Al-Qur’an di Pesantren  Tahfidz Alam Qur’an Ponorogo  meliputi 1. tahsin tilawah Al-Qur’an, 2. pembekalan NLP (neuro learning program), 3. praktik metode yadain. Di Pesantren Tahfidz Alam Qur’ani Ponorogo mempunyai target 3 tahun minimal 20 Juz dengan mengunakan metode Yadain atau 2 tangan dengan visualisasi dan tadzabur Al-Qur’an.Kata kunci : Tahfidz, Metode Yadain, Kemampuan, Menghafal
IMPLEMENTASI KEGIATAN PEMBELAJARAN AL-QUR’AN DI TAMAN PENDIDIKAN AL-QUR’AN (TPQ) NAHDHOTUT THOLIBIN MASJID JAMI’ PILANGREJO SURODIKRAMAN PONOROGO Azis Nur Rochman; Happy Susanto; Moh Tajab
TARBAWI:Journal on Islamic Education Vol 5, No 1: April 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/tarbawi.v5i1.1348

Abstract

Al-Qur’an merupakan pedoman hidup bagi umat Islam yang banyak mengajarkan kebaikan. Taman Pendidikan Al-Qur’an memiliki peran penting dalam proses pembelajaran, agar anak dapat membaca, memahami, dan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam hidup mereka. Oleh karena itu, hendaknya diterapkan sejak dini kepada anak, sebagaimana yang telah dilaksanakan di Taman Pendidikan Al-Qur’an Nahdhotut Tholibin Masjid Jami’ Pilangrejo Surodikraman Ponorogo.Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis data dan model Miles dan Huberman yaitu: pengumpulan data, reduksi data, display (sajian) data dan penarikan kesimpulan atau verifikasi.Hasil penelitian dari kegiatan implementasi pembelajaran Al-Qur’an di TPQ Nahdhotut Tholibin Masjid Jami’ Pilangrejo Surodikraman Ponorogo adalah anak-anak lebih fokus dan semangat dalam proses pembelajaran, berperilaku positif dan secara bertahap mampu menerapkan adab dalam kehidupan sehari-hari, mampu membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar, dan lain-lain.
PENGALAMAN SPIRITUAL MAHASANTRI PONDOK PESANTREN MAHASISWA PONOROGO Yusuf Hamdani Abdi; Afitria Rizkiana; Panuju Panuju
TARBAWI:Journal on Islamic Education Vol 5, No 1: April 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/tarbawi.v5i1.1499

Abstract

Islamic boarding school is an Islamic Education institution that presents people of faith and pious. Islamic boarding schools have students who are referred to as santri. Students in Islamic boarding schools are mahasantri. One month educational change program at the Islamic Boarding School at Muhammadiayah University, Ponorogo. The general objective of this research is to describe the spiritual experiences of boarding school mahasantri students, the specific objectives for 1. finding the experiences of boarding school student spirituality. 2. The existence of mahasantri in Islamic boarding schools. 3. Supporting factors of student life in Islamic boarding schools. This research uses descriptive phenomenological design with in-depth interview method. The informants consisted of 2 male and 3 female students. The results of the study found facts during the boarding school changed vertical and horizontal spiritual experiences. Vertical spiritual experience is the experience of the Informant's relationship with the creator god. Horizontal spiritual experience represents the experience of interacting with the environment and people around. The informant's vertical experience of feeling of faith becomes more intensive. The horizontal spiritual experience of the informant doing various activities becomes more sincere because of Allah SWT. The meaning obtained from spiritual experience. Spiritual experiences convey a sense of satisfaction and happiness, self-confidence arises after successfully completing personal and other people's efforts. The following are life supporting factors in Islamic boarding schools, namely: (1) Mahasantri's visit to Islamic boarding school. (2) The benefits felt by students in boarding schools. The results of this study can help administrators of student boarding schools in understanding the needs of students.
PENGARUH AKTIVITAS MENGHAFAL AL-QUR’AN TERHADAP KECERDASAN SPIRITUAL SISWA Linda Krisdianawati; Syarifan Nurjan; Moh Tajab
TARBAWI:Journal on Islamic Education Vol 5, No 1: April 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/tarbawi.v5i1.1385

Abstract

Pada umumnya program aktivitas menghafal Al-Qur’an mayoritas dilakukan di lingkup pondok pesantren, maka segala bentuk upaya dilakukan oleh sekolah untuk pengontrolan dari pada peserta didik dalam penanaman nilai-nilai qur’ani dan religi pada sekolah tersebut. Dengan adanya program ini diharapkan sebuah pencapaian dalam pelaksanaan program aktivitas menghafal Al-Qur’an, salah satunya adalah untuk meningkatkan nilai kecerdasan spiritual siswa. Pada penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh aktivitas menghafal Al-Qur’an terhadap kecerdasan spiritual siswa di MA Muhammadiyah 4 Beton Siman Ponorogo. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan teknik analisis regresi linear sederhana. Subjek pada penelitian ini adalah seluruh siswa di MA Muhammadiyah 4 Beton Siman Ponorogo yang berjumlah 37 siswa terdiri dari kelas X, XI, dan XII, dimana seluruh siswa ini merupakan responden dari penelitian. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, angket, dan dokumentasi. Angket yang diberikan kepada 37 responden ini meliputi 12 item pertanyaan pada variabel X dan 24 item pertanyaan pada variabel Y. Dengan berbagai macam teknik pengumpulan data diperoleh hasil penelitian pada teknik analisis regresi linear sederhana terdapat nilai sebesar 7.600 2.030. Sedangkan nilai signifikan sebesar 0.000 0.05 sehingga dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima dengan nilai R-square (R2) sebesar 0.623 atau 62.3%, artinya pada penelitian ini ada pengaruh yang signifikan antara aktivitas menghafal Al-Qur’an terhadap kecerdasan spiritual siswa di MA Muhammadiyah 4 Beton Siman Ponorogo. Kata Kunci: Aktivitas Menghafal Al-Qur’an, Kecerdasan SpiritualPada umumnya program aktivitas menghafal Al-Qur’an mayoritas dilakukan di lingkup pondok pesantren, maka segala bentuk upaya dilakukan oleh sekolah untuk pengontrolan dari pada peserta didik dalam penanaman nilai-nilai qur’ani dan religi pada sekolah tersebut. Dengan adanya program ini diharapkan sebuah pencapaian dalam pelaksanaan program aktivitas menghafal Al-Qur’an, salah satunya adalah untuk meningkatkan nilai kecerdasan spiritual siswa. Pada penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh aktivitas menghafal Al-Qur’an terhadap kecerdasan spiritual siswa di MA Muhammadiyah 4 Beton Siman Ponorogo. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan teknik analisis regresi linear sederhana. Subjek pada penelitian ini adalah seluruh siswa di MA Muhammadiyah 4 Beton Siman Ponorogo yang berjumlah 37 siswa terdiri dari kelas X, XI, dan XII, dimana seluruh siswa ini merupakan responden dari penelitian. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, angket, dan dokumentasi. Angket yang diberikan kepada 37 responden ini meliputi 12 item pertanyaan pada variabel X dan 24 item pertanyaan pada variabel Y. Dengan berbagai macam teknik pengumpulan data diperoleh hasil penelitian pada teknik analisis regresi linear sederhana terdapat nilai sebesar 7.600 2.030. Sedangkan nilai signifikan sebesar 0.000 0.05 sehingga dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima dengan nilai R-square (R2) sebesar 0.623 atau 62.3%, artinya pada penelitian ini ada pengaruh yang signifikan antara aktivitas menghafal Al-Qur’an terhadap kecerdasan spiritual siswa di MA Muhammadiyah 4 Beton Siman Ponorogo.
PEMBELAJARAN AL-QUR’AN DENGAN METODE TALAQQI BAGI MINORITAS MUSLIMAH CAMBODIA Heriadi Heriadi; Katni Katni; Ayok Ariyanto
TARBAWI:Journal on Islamic Education Vol 5, No 1: April 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/tarbawi.v5i1.567

Abstract

Abstract Khleang Village Kroch Chmaar District is a Muslim minority village in Cambodia. The condition Svay of Islam is still very limited in the quantity of Islamic education. Islamic educational institutions are still limited, there is an Islamic Foundation called SEPAMA which has an Islamic educational institution at the elementary school level, as well as being used as Al-Quran learning for Muslim women in Svay Khleang Village.Interestingly, even though they are 50 years old, they are very eager to learn the Koran, even when there is a blackout, they are still present learning to recite the Qur'an, which makes researchers interested in taking this research. The purpose of this research is to describe the implementation of Al-Qur'an learning with the Talaqqi Method for Muslim Women in Svay Khleyang Cambodia Village. To describe the results of the implementation of Al-Qur'an learning with talaqqi method for Muslim women. To describe the supporting and inhibiting factors of the implementation of Al-Qur'an learning with the talaqqi method for Muslimah Kampung Svay Khleang, Kroch Chmaar Cambodia District. This research is a qualitative study, collecting data using interviews, observations, documentation, which all of this is to answer related issues related to the study of Al-Qur'an Learning With the Talaqqi Method for Muslimah. Data analysis uses descriptive qualitative analysis. The findings of this research are: (1) The implementation of Al-Qur'an learning with the talaqqi method for Muslim women begins to read the Surah Al-Fatihah then imitated by mothers and continued reading juz 30 listened and followed, then read juz 29, juz 28, juz 1, juz 2 all listened and then followed by reading continuously until smoothly then another letter continued. Around 50 Muslim women participated, and it was held every Wednesday, Friday and Saturday at 18:30-20.30. (2) The results of the implementation of Al-Qur'an learning for Muslim women have improved very well, starting reading fluently, knowing the length of the short and wrong and there are memorized juz 30, and other selection letters such as Al-Mulk and Al-Waqiah and and pronounce the letters with proper and fluent and fluent reading of the makhroj. (3) Supporting factors for the implementation of Al-Qur'an learning with the talaqqi method for Muslim women, namely the teacher is proficient in reading the Qur'an and is fluent and equipped with adequate facilities and infrastructure. The inhibiting factor is the lack of human resources and a manual of the Qur'an and a reference book for the learning curriculum of the Qur'an. AbstrakKampung Svay Khleang Distrik Kroch Chmaar merupakan kampung minoritas muslim di Cambodia. Kondisi Islam masih sangat terbatas kuantitas pendidikan Islam. Lembaga  pendidikan Islam pun masih terbatas, terdapat sebuah Yayasan Islam bernama SEPAMA yang memiliki lembaga pendidikan Islam setingkat sekolah dasar, sekaligus digunakan sebagai pembelajaran Al-Quran bagi Para Muslimah di Kampung Svay Khleang. Menariknya walaupun umur mereka  50 tahun lebih mereka sangat bersemangat belajar al-Quran, bahkan  pada waktu mati lampu juga tetap hadir belajar mengaji Al-Qur’an hal ini yang menjadikan peneliti tertarik untuk mengambil penelitian ini. Tujuan Penelitia ini adalah mendeskripsikan implementasi pembelajaran Al-Qur’an dengan Metode Talaqqi bagi Muslimah Kampung Svay Khleyang Cambodia. Untuk  mendeskripsikan hasil implementasi pembelajaran Al-Qur’an dengan metode talaqqi bagi muslimah.  Untuk  mendeskripsikan faktor pendukung dan penghambat implementasi pembelajaran Al-Qur’an dengan metode talaqqi bagi Muslimah Kampung Svay Khleang Distrik Kroch Chmaar Cambodia. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, pengumpulan datanya menggunakan wawancara, observasi, dokomentasi, yang mana semua ini untuk menjawab terkait permasalahan terkait yang diteliti Implementasi Pembelajaran Al-Qur’an Dengan Metode Talaqqi bagi Muslimah. Analisis data menggunakan analisis diskriptif kualitatif. Hasil temuan peneliti  ini adalah: (1) Implementasi pembelajaran Al-Qur’an dengan metode talaqqi bagi muslimah dimulai membaca surat Al-fatihah lalu ditirukan ibu-ibu dan dilanjutkan membaca juz 30 disimak dan diikuti, lalu membaca juz 29, juz 28, juz 1, juz 2 semua menyimak lalu diikuti bacaannya terus menerus hingga lancar baru dilanjut surat yang lain. Diikuti sekitar 50 muslimah, dan dilaksanakan setiap hari rabu, jumat dan sabtu pukul 18.30-20.30. (2) Hasil implementasi pembelajaran Al-Qur’an bagi muslimah mengalami peningkatan yang sangat baik mulai bacaannya lancar, mengetahui panjang pendeknya dan salahnya  serta ada yang hafal juz 30, dan surat pilihan lainnya seperti Al-Mulk dan Al-Waqiah dan  serta mengucapkan hurufnya dengan tepat serta bacaan makhrojnya fasih dan lancar. (3) Faktor pendukung implementasi pembelajaran Al-Qur’an dengan metode talaqqi bagi muslimah yaitu gurunya mahir dalam membaca Al-Qur’an dan fasih serta dilengkapi sarana dan prasarana yang memadai. Faktor penghambat ialah kurangnya SDM dan buku panduan Al-Qur’an serta buku acuan kurikulum pembelajaran Al-Qur’an yang memadai.
PENGEMBANGAN TRADISI KEILMUAN BERBASIS KEPEMIMPINAN KIAI Arshinta Zahrotul Laila; Rido Kurnianto; Aldo Redho Syam
TARBAWI:Journal on Islamic Education Vol 5, No 1: April 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/tarbawi.v5i1.1379

Abstract

The kiai's leadership strategy has an important role in developing a scientific culture in pesantren. The existence of this scientific culture can also be seen from the educational orientation organized by the Badii'usy Syamsi Pucanganom Madiun Modern Islamic Boarding School. Through the application of the right leadership strategy, it is believed to be able to maintain the existence of pesantren as a tafaquh fidin institution and maintain the scientific culture of pesantren. This study describes the process of building a scientific tradition from the perspective of the leadership strategy of kiai Ponpes Badii'usy Syamsi and the supporting and inhibiting factors. This research uses a case study type approach. The results showed that 1); the process of scientific development at the Modern Badii'usy Syamsi Islamic Boarding School is carried out by carrying out co-curricular, extra-curricular, and intra-curricular activities; 2). The scientific tradition is developed through four strategies, namely; barter (exchange), build (build), bind (bind), tie (bond); 3). The factors encountered at the beginning of the pioneering pesantren were difficulties in providing books for santri, not having formal education, salafi education models that were not accepted by the community, lack of human resources to teach in pesantren, supporters consisting of family environment, colleagues, motivation and the principle of unwavering coordination, as well as the pesantren cadres who have started well at the Badii'usy Syamsi Modern Islamic Boarding School.

Page 1 of 1 | Total Record : 6