Individuals with visual impairments frequently encounter various psychological challenges, including limited access to daily activities, dependence on others, discrimination, and social stigma, which may reduce their ability to adapt effectively to life stressors. These conditions highlight the importance of resilience as a psychological resource that enables individuals to cope with adversity, recover from negative experiences, and lead more independent and meaningful lives. However, psychological interventions specifically aimed at strengthening resilience among individuals with visual impairments remain limited. Therefore, this study aimed to examine the effectiveness of Reality Therapy in enhancing resilience among individuals with visual impairments. A quasi-experimental one-group pretest–posttest design was employed involving 10 adults with visual impairments at LKS Tunanetra Terpadu ‘Aisyiyah Ponorogo. Resilience was measured using the Connor–Davidson Resilience Scale (CD-RISC) before and after the intervention. The intervention was conducted in six group sessions. Data were analyzed using the Wilcoxon Signed-Rank Test. The results revealed a significant increase in the mean resilience score from 54.20 (low) to 76.30 (moderate-to-high) (Z = −2.803, p < .01). These findings indicate that WDEP-based Reality Therapy is effective in enhancing resilience among individuals with visual impairments and may serve as a promising psychological intervention to promote their psychological well-being.Individu dengan gangguan penglihatan sering menghadapi berbagai tantangan psikologis, termasuk keterbatasan akses terhadap aktivitas sehari-hari, ketergantungan pada orang lain, diskriminasi, dan stigma sosial, yang dapat mengurangi kemampuan mereka untuk beradaptasi secara efektif terhadap stres kehidupan. Kondisi ini menyoroti pentingnya ketahanan sebagai sumber daya psikologis yang memungkinkan individu untuk mengatasi kesulitan, pulih dari pengalaman negatif, dan menjalani kehidupan yang lebih mandiri dan bermakna. Namun, intervensi psikologis yang secara khusus bertujuan untuk memperkuat ketahanan di antara individu dengan gangguan penglihatan masih terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas Terapi Realitas dalam meningkatkan ketahanan di antara individu dengan gangguan penglihatan. Desain pra-uji dan pasca-uji satu kelompok kuasi-eksperimental digunakan yang melibatkan 10 orang dewasa dengan gangguan penglihatan di LKS Tunanetra Terpadu ‘Aisyiyah Ponorogo. Ketahanan diukur menggunakan Skala Ketahanan Connor–Davidson (CD-RISC) sebelum dan sesudah intervensi. Intervensi dilakukan dalam enam sesi kelompok. Data dianalisis menggunakan Uji Peringkat Bertanda Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada skor ketahanan rata-rata dari 54,20 (rendah) menjadi 76,30 (sedang hingga tinggi) (Z = −2,803, p < 0,01). Temuan ini menunjukkan bahwa Terapi Realitas berbasis WDEP efektif dalam meningkatkan ketahanan di antara individu dengan gangguan penglihatan dan dapat berfungsi sebagai intervensi psikologis yang menjanjikan untuk meningkatkan kesejahteraan psikologis.