cover
Contact Name
Sri Sugiarsi, SKM, M.Kes
Contact Email
sri.sugiarsi14@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalmiki@ymail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. karanganyar,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (JMIKI)
ISSN : 2337585X     EISSN : 23376007     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (JMIKI) diterbitkan oleh Asosiasi Perguruan Tinggi Rekam Medis dan Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (APTIRMIKI) bekerjasama dengan Perhimpunan Profesional Perekam Medis dan Informasi Kesehatan Indonesia(PORMIKI). JMIKI diterbitkan 2 kali dalam satu tahun ( Maret dan Oktober). Jurnal ini menerbitkan hasil penelitian (original) tentang Rekam Medis dan Manjemen Informasi Kesehatan, terutama dalam studi manajemen informasi kesehatan, Klasifikasi Kodifikasi Penyakit dan Tindakan, Sistem Informasi Kesehatan, Teknologi Informasi Kesehatan, Manajemen Mutu Informasi Kesehatan.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 14 No 01 (2026)" : 5 Documents clear
Potensi Interoperabilitas Sistem Pada Fasilitas Kesehatan: LITERATURE REVIEW Farid Mahmudi; Agushybana, Farid; Widodo, Aris Puji
Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (JMIKI) Vol 14 No 01 (2026)
Publisher : Asosiasi Perguruan Tinggi Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Indonesia- APTIRMIKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33560/jmiki.v14i01.616

Abstract

Pemanfaatan sistem informasi khususnya di bidang kesehatan saat ini semakin berkembang luas. Salah satu keuntungan dari penerapan sistem informasi yaitu adanya pengelolaan data yang terorganisir. Kondisi di lapangan saat ini menunjukkan adanya beberapa kendala untuk mendapatkan informasi yang baik dari fasilitas kesehatan. Pengelolaan data medik pasien dan administrasi yang sangat besar berpotensi menyebabkan adanya duplikasi data apabila pencatatan dilakukan berulang-ulang, ketidaksinkronan apabila penyimpanan data tidak terpusat, human error, dan keterlambatan informasi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat upaya pengembangan interoperabilitas sistem yang sudah dilakukan pada layanan kesehatan. Metode yang digunakan pada penelitian ini berupa studi literatur atau narrative review. Penelitian ini mengkaji jurnal-jurnal terkait adanya potensi interoperabilitas sistem pada fasilitas kesehatan. Penelusuran artikel yang dilakukan dengan batasan kata kunci “interoperability” dan “healthcare” menghasilkan 8 artikel yang diperoleh melalui database PubMed, Science Direct, dan Google Scholar. Beberapa interoperabilitas di fasilitas kesehatan yang ada yaitu berupa integrasi data rekam medis pasien dengan sistem untuk membantu diagnosa pasien, memberi peringatan adanya kondisi gawat darurat, memberikan sinyal pemberian infus, dan mengidentifikasi potensi interaksi obat. Selain itu interoperabilitas juga dilakukan antara sistem di fasilitas kesehatan dengan device lainnya, yaitu dengan aplikasi smartphone untuk ketersediaan data daftar dan informasi obat pasien dan automated medication dispensing cabinets. Pengembangan interoperabilitas di fasilitas kesehatan masih sangat berpotensi besar untuk dilakukkan. Interoperabilitas sistem harapannya dapat memantu pengelolaan data pasien dan administrasi sehingga informasi dapat diperoleh dengan valid, efektif, dan efisien.
Hubungan Karakteristik Pasien Dengan Lama Dirawat Pada Dokumen Rekam Medis Kasus Typhoid Fever di RSUD Pandan Arang Boyolali Marcellin, Navida Dinda; Sugiarsi, Sri; Sutrisno, Trismianto Asmo
Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (JMIKI) Vol 14 No 01 (2026)
Publisher : Asosiasi Perguruan Tinggi Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Indonesia- APTIRMIKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33560/jmiki.v14i01.629

Abstract

Berdasarkan studi pendahuluan typhoid fever merupakan 10 besar penyakit di RSUD Pandan Arang Boyolali dengan penderita pada tahun 2022 adalah 223 pasien. Diketahui lama dirawat pada pasien typhoid fever adalah 2 - 9 hari. Penyakit ini didominasi oleh pasien dengan usia 15-64 tahun sebanyak 13 pasien (65 %) dan jenis kelamin laki-laki sebanyak 15 pasien (75 %). Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan karakteristik pasien dengan lama dirawat pada dokumen rekam medis di RSUD Pandan Arang Boyolali. Metode penelitian menggunakan observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan data pada penelitian ini adalah observasi dan wawancara. Hasil penelitian ini didapat karakteristik umur tertinggi pada usia ? 15 tahun (73,1%), karakteristik jenis kelamin tertinggi pada laki-laki (61,5%), lama dirawat ? 4 hari (53,8%). Hasil uji chi-square karakteristik umur dengan lama dirawat menunjukan nilai P = 0,002 (? 0,05), karakteristik jenis kelamin dengan lama dirawat dengan nilai P = 0,315 (>0,05). Hal ini berarti ada hubungan karakteristik pasien berdasarkan umur dengan lama di rawat kasus typhoid fever dan tidak ada hubungan karakteristik pasien berdasarkan jenis kelamin dengan lama di rawat kasus typhoid fever di RSUD Pandan Arang Boyolali. Saran: sebaiknya segera dilakukan penyusunan SPO tentang efisien rawat inap dengan menggunakan standar Depkes RI.
Evaluasi Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) Berdasarkan HOT-FIT Model di Instalasi Rekam Medis RSUD Kota Mataram Reni Chairunnisah; Helmina Andriani; Beny Binarto Budi Susilo; Putri Alfarah
Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (JMIKI) Vol 14 No 01 (2026)
Publisher : Asosiasi Perguruan Tinggi Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Indonesia- APTIRMIKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33560/jmiki.v14i01.650

Abstract

The Hospital Management Information System (HMIS) is an application of information technology used to improve health services in hospitals. It is important to conduct ongoing evaluations of HMIS performance to identify positive aspects that encourage system use and factors that cause obstacles. Hospitals can develop HMIS by considering user needs and the benefits they obtain. The objective of this study is to evaluate the HMIS in Medical Record Department RSUD Kota Mataram using the HOT-FIT model. The research methodology used in this study is quantitative with a descriptive research design. The population for this study consists of 64 medical records officers. The sampling technique used in this research was total sampling. The analysis results indicate that most respondents rated the system use and organizational structure variables as 'very good', while the user satisfaction, system quality, information quality, service quality, and net benefits variables were rated as 'good'.
Analisis Keamanan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit Menggunakan COBIT 2019 Pada Semen Padang Hospital Moryanda, Rury; Abdillah, Nurul; Rahmatiqa, Chamy
Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (JMIKI) Vol 14 No 01 (2026)
Publisher : Asosiasi Perguruan Tinggi Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Indonesia- APTIRMIKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33560/jmiki.v14i01.846

Abstract

Fokus penelitian ini adalah meningkatkan keamanan sistem informasi di Semen Padang Hospital. Kerangka acuan COBIT 2019 digunakan untuk melakukan audit, yang mencakup domain dan proses EDM03, APO12, dan APO13. Identifikasi risiko, penetapan kontrol keamanan dan memastikan kepatuhan terhadap standar yang diatur dalam COBIT 2019 merupakan semua komponen yang diteliti dalam penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sistem informasi memiliki tingkat keamanan pada level 2, dengan perbedaan dua tingkat di bawah kondisi yang diharapkan. Oleh karena itu, perbaikan dan peningkatan keamanan data di Semen Padang Hospital diperlukan. Teknik keamanan informasi seperti pemindaian kelemahan, uji penetrasi, penggunaan WAF, pengawasan intrusi dan keamanan intelijen, dan enkripsi data adalah bagian dari tindakan yang diambil. Peningkatan keamanan fisik server, seperti instalasi CCTV dan pengendalian akses melalui kartu atau kunci, dan sertifikasi keamanan, seperti ISO 27001 untuk menjamin kesesuaian dengan standar keamanan. pelatihan SDM untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan menghadapi ancaman keamanan dan meningkatkan kolaborasi antar pegawai.
Pengembangan Instrumen Penilaian Kompetensi Pendidikan Rekam Medis Dan Manajemen Informasi Kesehatan Nuryati, Nuryati; Citra Budi, Savitri; Eko Pramono, Angga
Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (JMIKI) Vol 14 No 01 (2026)
Publisher : Asosiasi Perguruan Tinggi Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Indonesia- APTIRMIKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33560/jmiki.v14i01.990

Abstract

Background: Competent graduates from Medical Records and Health Information and Health Information Management (MRHIM-HIM) programs are critical to quality patient care. However, no national standardized assessment currently integrates knowledge, skills, and attitudes in MRHIM-HIM education. Objective: To develop and pilot a competency assessment instrument for MRHIM-HIM education integrating knowledge, skills, and attitudes. Methods: Using Research and Development methodology, this study progressed through exploration, development, and evaluation phases. Participants included MRHIM-HIM faculty, educational association administrators, and medical records stakeholders, selected via criterion-based purposive sampling. Qualitative analysis identified patterns, themes, and meanings from observations, interviews, and document reviews. Results: The instrument demonstrated strong psychometric properties (CVI=0.92, Cronbach's ?=0.94) with representative performance indicators. Pilot testing confirmed comprehensive, contextual competency assessment capability. Students showed strong mastery across technical, managerial, and professional domains consistent with national education standards. Conclusion: This validated instrument effectively measures and enhances MRHIM-HIM graduate competencies and may serve as a national performance-based assessment standard. Digitalization and expanded testing are recommended for broader educational and certification implementation. Keywords: development, pilot testing, instrument, assessment, competency.

Page 1 of 1 | Total Record : 5