cover
Contact Name
Maltha Kharisma
Contact Email
psrunp@gmail.com
Phone
+6282284572574
Journal Mail Official
maltha.kharisma@fbs.unp.ac.id
Editorial Address
Universitas Negeri Padang Fakultas Bahasa dan Seni Departemen Seni Rupa Jl. Prof Dr. Hamka Kampus UNP Air Tawar, Padang
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Serupa : The Journal of Art Education
ISSN : -     EISSN : 23023236     DOI : https://doi.org/10.24036/stjae
Core Subject : Education, Art,
Serupa: The Journal of Art Education menyambut baik kiriman yang memberikan wawasan tentang isu-isu terkini dan utama yang berhubungan dengan studi pendidikan maupun seni rupa. Jurnal ini menyediakan tempat bagi para peneliti dan praktisi pendidikan dan seni rupa untuk berdiskusi, mengejar dan mempromosikan pengetahuan di bidang yang muncul dan berkembang dalam studi pendidikan dan seni rupa. Bahasa naskah bisa dalam bahasa Indonesia. Harus ada diskusi kritis tentang masalah dan kontribusi baru dan signifikan untuk bidang terkait. Artikel dapat berasal dari salah satu bidang berikut: Pendidikan seni rupa, Seni Rupa, Kriya, Seni Grafis, Seni Patung, Seni Lukis, Seni Ukir Kayu,.
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 12, No 3 (2023)" : 9 Documents clear
Kantong Semar Sebagai Ide Penciptaan Seni Lukis Realis Kontemporer Haris Pratama; Mediagus Mediagus
Serupa The Journal of Art Education Vol 12, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/stjae.v12i3.122107

Abstract

Penciptaan karya akhir ini bertujuan untuk memvisualisasikan tumbuhan kantong semar yang penulis kaitkan dengan sifat dan prilaku manusia baik yang baik maupun yang buruk dalam penciptaan karya seni lukis realis kontemporer. Metode yang diterapkan dalam pembuuatan karya akhir ini adalah metode professional, yaitu peneliti menawarkan alternatif karya maupun pemahaman seni yang sudah ada yang mampu memberikan pengalaman baru bagi pembaca. Hasil dari pembahasan yaitu konsep karya yang berkaitan dengan sifat dan perilaku manusia. Dalam perwujudan karya ini, ide tersebut berangkat dari pengalaman dan analisis penulis tentang berbagai sifat manusia yang penulis temukan di lingkungan sekitar, ada berbagai sifat manusia, baik itu yang positif maupun yang negatif penulis temukan di lingkungan penulis sendiri. Yang nantinya dimetaforkan dalam wujud tumbuhan kantong semar dan dengan penambahan simbol atau objek pendukung sesuai dengan pesan yang ingin penulis sampaikan. Sehingga terwujudkan sepuluh karya yang berjudul: “Sabar”, “Sombong”, “Rakus”, “Pantang Menyerah”, “Terbuka”, “Cerdik”, “Mandiri”, Menarik Perhatian”, “Optimis”, dan “Gengsi”.
HABLUMMINANNAS DALAM KARYA SENI LUKIS KALIGRAFI Akmal Muharto; Irwan Irwan
Serupa The Journal of Art Education Vol 12, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/stjae.v12i3.121904

Abstract

Tujuan pembuatan karya akhir ini  yaitu untuk menyelesaikan pendidikan Strata 1 (S1) dan untuk menciptakan lukisan kaligrafi yang berkaitan dengan hablumminannas, sebagai perwujudan ayat dan hadits yang menjadi bentuk visual berupa lukisan kaligrafi Arab, dengan memvisualkan ayat al-Qur’an dan hadits Nabi SAW kedalam bentuk lukisan kaligrafi, dan menerapkan teknik melukis serta  mempertajam imajinasi. Metode yang digunakan dalam menyelesaikan karya akhir ini yaitu tahap persiapan, tahab elaborasi, tahap sintesis, tahap realisasi konsep dan tahap penyelesaian. Dalam pencapaian bentuk melalui kombinasi garis, bidang, ruang, warna, bentuk, dan keseimbangan sehingga menghasilkan sepuluh (10) karya lukis yang menarik. Dalam karya lukis yang penulis ciptakan, terdapat 10 karya dengan judul: Manusia yang Bermanfaat, WAW, Janji Allah, Sebaik-baiknya Manusia, Nikmat yang Banyak, Fastabiqul Khairat, Kasih Sayang, Berbuat Baik, Tolong Menolong, Untuk Diri.
Aktivitas Anak Sebagai Ide Penciptaan Karya Seni Lukis Realis Agung Pratama; Abd Hafiz
Serupa The Journal of Art Education Vol 12, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/stjae.v12i3.122108

Abstract

Karya akhir ini bertujuan untuk memvisualisasikan aktivitas anak dengan berbagai macam bentuk kegiatan, ekspresi wajah dan gerak, dalam karya seni lukis realis. Metode yang penulis gunakan adalah metode professional dengan tahapan persiapan, tahapan elaborasi, tahapan sintesis, tahapan realisasi konsep dan penyelesaian. Sehingga terwujud sepuluh karya yang memvisualisasikan aktivitas anak dengan judul sebagai berikut: karya pertama“Ulek-ulekan”, karya kedua   “Memanjat pohon”, karya ketiga “Mewarnai”, karya keempat “Berebut”, karya kelima “Beda sepermainan”, karya keenam “Mendayung”, karya ketujuh “Bersepeda”, karya keelapan “Tunggu manuk”, karya kesembilan “Anak jalanan”, dan karya kesepuluh “Mobil-mobilan”.
LOVEBIRD SEBAGAI SIMBOL INDIVIDU DALAM KARYA SENI LUKIS KONTEMPORER Heris Barera; Yasrul Sami
Serupa The Journal of Art Education Vol 12, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/stjae.v12i3.121925

Abstract

Maksud dalam pengerjaan karya akhir ini yaitu menjelaskan keunikan tingkah laku burung lovebird sebagai motivasi di kehidupan manusia atau individu lewat karya lukis kontemporer. Burung lovebird mempunyai keistimewaan dari burung-burung lain, burung lovebird mempunyai karakter dan gaya hidup yang baik untuk dijadikan pelajaran dalam kehidupan individu, perilaku lovebird dapat dijadikan pembelajaran untuk manusia atau individu dalam bersikap baik dalam kehidupannya. Burung lovebird sebagai ide dalam tugas akhir ini dijadikan media informasi dan motivasi kepada masyarakat luas supaya menyukai burung lovebird dan berkeinginan untuk mengembangbiakkannya. Dari pembahasan dan tahapan tersebut terciptalah sepuluh karya yang memberi pedoman dan media pembelajaran untuk menjadikan manusia berkarakter baik dalam hidup dan kehidupannya. Adapun 10 judul karya yang telah tercipta tersebut yaitu: Ingin Bebas, Bebab Pikiran, Berisik, Pemberontakan, Pedih dan Sedih, Masih Bertahan, Ketulusan, Keraguan, Pasrah, dan Keterbatasan.
HARIMAU SUMATERA DALAM KARYA SENI GRAFIS NAVA ALFARIZI; Yofita Sandra
Serupa The Journal of Art Education Vol 12, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/stjae.v12i3.122410

Abstract

ABSTRAK Tujuan penciptaan karya akhir ini bertujuan untuk memvisualisasikan Harimau Sumatera melalui karya seni grafis. Banyak hal yang menyebabkan harimau sumatera terancam punah, penyebab utamanya adalah perburuan kulit harimau sumatera dan adanya penebangan hutan liar sehingga harimau sumatera kehilangan habitatnya. Hal ini untuk mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap melestarikan harimau sumatera agar ekosistem dihutan selalu seimbang.Metode penciptaan karya ini dilakukan secara bertahap yaitu: Tahap persiapan, elaborasi, sintesis, realisasi konsep, hingga tahapan penyelesaian atau finishing proses dalam berkarya. Penulis mengangakat harimau sumatera sebagai objek utama yang dijadikan inspirasi dalam berkarya dengan menggunakan teknik cut out stencil print dan cat air akrilik.Dengan mengangkat tema dalam penciptaan karya Seni Grafis berupa tentang keseimbangan ekosistem lingkungan hidup yang dijadikan objek utama nya kehidupan harimau sumatera yang terjadi di hutan. Sepuluh karya digambarkan dengan ukuran 40 cm x 60 cm dengan media kertas karton dengan judul yang berbeda-beda yaitu:  “bersaing”, “terancam”, “dikuliti”, “kelaparan”, “tertangkap”, “mengintai”, “memangsa”, “tertusuk”, “terjerat”, “tersesat”. Kata kunci: Seni Grafis, Harimau Sumatera
TRENGGILING DALAM KARYA SENI GRAFIS Gharkhili Aqsa; Ariusmedi Ariusmedi
Serupa The Journal of Art Education Vol 12, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/stjae.v12i3.121927

Abstract

Karya akhir ini diciptakan dengan tujuan untuk memperlihatkan kehidupan trenggiling yang terancam punah akibat aktivitas ilegal manusia ke dalam konsep karya seni grafis. Menunjukkan berbagai alasan mengapa trenggiling terancam punah, seperti perburuan liar, perusakan alam dan perdagangan ilegal. Metode dan proses pembuatan karya seni grafis ini melalui beberapa tahapan, yaitu: Persiapan, Elaborasi, Sintesis, Realisasi Konsep, dan Penyelesaian. Karya grafis ini memvisualisasikan kehidupan trenggiling yang terancam punah dan judul yang dihasilkan adalah: Terancam, Save me, Habitatku, Bertahan, Tertindas, Terbelenggu, Hunter, Terisolasi, Tersisa, dan Musnah.
PENYU DALAM KARYA SENI LUKIS KONTEMPORER Rian Ramadhan; Nessya Fitryona
Serupa The Journal of Art Education Vol 12, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/stjae.v12i3.122456

Abstract

Tujuan pembuatan karya akhir ini adalah untuk menceritakan tentang masalah pada kehidupan sosial melalui karya lukis dengan gaya Kontemporer serta memperdalam konsep dan mematangkan teknik berkarya Kontemporer. Metode yang digunakan pada pembuatan karya akhir ini adalah tahapan persiapan, tahapan elaborasi, tahapan sintesis, tahapan realisasi konsep, serta tahapan penyelesaian. Berdasarkan metode yang telah dilakukan sehingga terwujud sepuluh karya yang memvisualisasikan Penyu dalam karya lukis kontemporer dengan judul karya sebagai berikut : (1) Mengatasi, (2) Harta, (3) Pahlawan, (4) Maksimal, (5) Maju Terus Pantang Mundur, (6) Harapan, (7) Penyelamatan Penyu, (8) Melindungi, (9) Penting, (10) Sistem Online.
Suku anak dalam sebagai inspirasi penciptaan karya seni grafis dengan teknik cetak tinggi Nadila Athaullah Putri; Ariusmedi Ariusmedi Ariusmedi
Serupa The Journal of Art Education Vol 12, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/stjae.v12i3.122444

Abstract

Nadila Athaullah Putri, 2023: Suku Anak Dalam Sebagai Ide Penciptaan Karya Seni Grafis Dengan Teknik Cetak TinggiTulisan ini bertujuan untuk memaparkan gagasan, pokok pembahasan, proses visualisasi, dan bentuk karya grafis Suku Anak Dalam sebagai Gagasan Penciptaan Karya Seni Grafis dengan Teknik Cetak Tinggi. Menggali tema, bentuk, implementasi, dan memvisualisasikan karya adalah metode yang digunakan dalam pembuatan karya.Hasil pembahasan dari tugas akhir karya ini adalah sebagai berikut : 1) Ide penciptaan adalah menciptakan figur Suku Anak Dalam yang sedang melakukan tradisi atau kebudayaan dan kebiasaan sehari – hari serta keadaan yang terjadi dimasa sekarang, dimana objek tersebut mewakili kegelisahan penulis. Penggunaan beberapa objek tertentu bertujuan untuk menciptakan visualisasi suasana tradisi figur Suku Anak Dalam. Proses pewarnaan yang digunakan menggunakan teknik cetak yang menggunakan warna monokromatik (hitam putih). 2) Pokok pembahasan dari karya tersebut adalah kebudayaan harus dilestarikan,perasaan khawatir untuk dapat bertahan hidup, sebuah harapan dalam kesembuhan, pengaruh perubahan alam terhadap kehidupan yang akan datang. 3) Proses penciptaan diawali dengan pembuatan sketsa diatas kertas. Langkah selanjutnya yaitu memindahkan sketsa ke media karet lino, menggunakan pensil dan diperjelas dengan spidol Memindahkan sketsa ke permukaan karet lino dilakukan dengan pensil dan dipertegas menggunakan spidol. Langkah selanjutnya adalah untuk menciptakan bagian detail dengan pisau cukil berbentuk “V” dan “U”. Selanjutnya klise dicetak diatas kertas. Tahap terakhir yang dilakukan yaitu mencatat edisi sebuah karya grafis. Setiap karya memiliki nomor edisi dipojok kiri bawah dan judul karya dipojok tengah bawah. Pencatatan edisi dilakukan untuk menunjukan bahwa setiap karya dicetak dengan nomor tertentu . 4) Karya grafis yang dihasilkan sebanyak sepuluh karya,masing – masing dengan ukuran dan tahun pembuatan yang berbeda antara lain; “Ngubun” (60,5 x 45cm), “Betilik” (51,7 x 45,5cm). “Manumbai”(51 x 66,5 cm), “Basale” (60 x 47cm),“Mantra - Mantra”(41 x 52 cm), “Penangkal Bala” (51 x 45cm), “Rela” (51,9 x 47 cm), “Melangun” (60 x 47 cm), “Sorai dan Angan” (41 x 60 cm),”Pengembangan Diri” (51 x 45cm).Kata kunci : Suku Anak Dalam, Teknik : Relief print, Linocut, Seni Grafis, Tradisi Suku Anak Dalam. 
ASPEK FEMINIMISME DALAM KELUARGA NELAYAN PADA KARYA SENI GRAFIS CETAK TINGGI Nadiah Dwi Dwi Saputri; Budiwirman Budiwirman
Serupa The Journal of Art Education Vol 12, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/stjae.v12i3.122434

Abstract

Penciptaan karya akhir ini bertujuan untuk memahami Aspek feminimisme Dalam Keluarga Nelayan yang diangkat berdasarkan pemahaman mengenai lingkungan sekitar Kehidupan Nelayan di Pulau Enggano, terletak di Provinsi Bengkulu Utara. Kemudian pemahaman tersebut dituangkan kedalam karya seni grafis, Teknik cetak tinggi, serta tidak terlepas dari unsur dan prinsip seni rupa. Sehingga dapat menghasilkan 10 karya dengan keindahan dan deskripsi berbeda-beda yang terkandung didalamnya .Ada beberapa tahapan yang dilaksanakan sesuai dengan metode  digunakan dalam penciptaan karya  yaitu: persiapan merupakan pengamatan terhadap lingkungan dan mempersiapkan alat serta bahan yang digunakan dalam pembuatan karya, Elaborasi merupakan tahap memantapkan pokok gagasan yang bersangkutan dengan judul, Sintetis merupakan tahap pembuatan sketsa, Relasi Konsep merupakan tahap proses berkarya dan Penyelesaian merupakan tahap akhir dalam bekarya.Deskripsi karya yang terdiri dari 10 karya yang mana setiap karya diberi judul berbeda-beda yaitu mengantarkan kepergian, menunggu kedatangan, berharap, perasaan gembira, khawatir, tidak sesuai harapan, mengeluh, kecemasan, membawa kabar duka dan wanita tangguh. Yang mana karya tersebut akan dipamerkan selama 2 hari, dan melaksanakan dokumentasi, serta pembuatan laporan.

Page 1 of 1 | Total Record : 9


Filter by Year

2023 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 14, No 3 (2025): (In Press) Vol 14, No 2 (2025): (In Press) Vol 14, No 1 (2025) Vol 13, No 4 (2024): (In Press) Vol 13, No 3 (2024) Vol 13, No 2 (2024) Vol 13, No 1 (2024) Vol 12, No 4 (2023) Vol 12, No 3 (2023) Vol 12, No 2 (2023) Vol 12, No 1 (2023) Vol 11, No 4 (2022) Vol 11, No 3 (2022) Vol 11, No 2 (2022) Vol 11, No 1 (2022) Vol 10, No 4 (2021) Vol 10, No 3 (2021) Vol 10, No 2 (2021) Vol 10, No 1 (2021) Vol 9, No 3 (2021): Seri D Vol 9, No 4 (2020) Vol 9, No 3 (2020) Vol 9, No 2 (2020) Vol 9, No 1 (2020) Vol 8, No 3 (2020): Seri B Vol 8, No 2 (2019): Seri B Vol 8, No 2 (2019): Seri A Vol 8, No 1 (2019): Seri B Vol 8, No 1 (2019): Seri A Vol 8, No 1 (2019): Seri C Vol 7, No 4 (2019): Seri B Vol 7, No 4 (2019): Seri A Vol 7, No 3 (2019): Seri C Vol 7, No 3 (2019): Seri A Vol 7, No 3 (2019): Seri B Vol 7, No 2 (2018): Seri B Vol 7, No 2 (2018): Seri A Vol 7, No 1 (2018): Seri A Vol 7, No 1 (2018): Seri B Vol 6, No 3 (2018): Seri A Vol 6, No 2 (2018): Seri D Vol 6, No 2 (2018): Seri E Vol 6, No 2 (2018): Seri B Vol 6, No 2 (2018): Seri A Vol 6, No 2 (2018): Seri C Vol 6, No 1 (2017): Seri A Vol 6, No 1 (2017): Seri B Vol 6, No 1 (2017): Seri D Vol 6, No 1 (2017): Seri C Vol 6, No 1 (2017): Seri G Vol 6, No 1 (2017): Seri F Vol 6, No 1 (2017): Seri E Vol 5, No 2 (2017): Seri B Vol 5, No 2 (2017): Seri D Vol 5, No 2 (2017): Seri C Vol 5, No 2 (2017): Seri A Vol 5, No 1 (2016): Seri B Vol 5, No 1 (2016): Seri C Vol 5, No 1 (2016): Seri A Vol 4, No 3 (2016): Seri A Vol 4, No 2 (2016): Seri A Vol 4, No 2 (2016): Seri B Vol 4, No 1 (2015): Seri B Vol 4, No 1 (2015): Seri A Vol 3, No 3 (2015): Seri A Vol 3, No 2 (2015): Seri B Vol 3, No 2 (2015): Seri C Vol 3, No 2 (2015): Seri A Vol 3, No 1 (2014): Seri B Vol 3, No 1 (2014): Seri E Vol 3, No 1 (2014): Seri D Vol 3, No 1 (2014): Seri A Vol 3, No 1 (2014): Seri C Vol 2, No 3 (2014): Seri A Vol 2, No 2 (2014): Seri C Vol 2, No 2 (2014): Seri A Vol 2, No 2 (2014): Seri B Vol 2, No 1 (2013): Seri C Vol 2, No 1 (2013): Seri B Vol 2, No 1 (2013): Seri A Vol 1, No 3 (2013): Seri A Vol 1, No 3 (2013): Seri B Vol 1, No 2 (2013): Seri A Vol 1, No 1 (2012): Seri B Vol 1, No 1 (2012): Seri A More Issue