cover
Contact Name
Tonni Limbong
Contact Email
tonni.budidarma@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
cartesiusdikmatust@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
CARTESIUS : Jurnal Pendidikan Matematika
ISSN : 26232251     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Cartesius merupakan wadah informasi yang berisi artikel ilmiah penelitian, studi literatur, gagasan, aplikasi teori, kajian analisis kritis, dan penelitian lainnya di bidang matematika dan pendidikan matematika. Jurnal Cartesius diterbitkan dua kali dalam satu tahun, Januari-Juni dan Agustus hingga Desember, yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Katolik Santo Thomas Medan.
Arjuna Subject : -
Articles 99 Documents
Penerapan Model Pembelajaran MMP (Missouri Mathematics Project) Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Pada Siswa Kelas IX SMP Hutagaol, Miranda Agnes Sani
CARTESIUS : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7 No.1 Tahun 2024
Publisher : Unika Santo Thomas Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian dilakukan untuk mengetahui peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dengan penerapan model pembelajaran MMP (Missouri Mathematics Project) kelas IX C SMP N 37 Medan T.A. 2023–2024. Latar belakang permasalahan dalam penelitian ini adalah kurangnya kemampuan pemecahan masalah siswa. Sebanyak 32 siswa kelas IX-C SMP Negeri 37 Medan menjadi peserta penelitian. Penelitian ini merupakan bagian dari Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan selama dua siklus yang masing-masing siklus mempunyai dua sesi. Keberhasilan penelitian ini ditentukan oleh terpenuhinya indikator keberhasilan sebagai berikut : (1) ketuntasan belajar individu (2) ketuntasan belajar secara klasikal. Dimulai dari tes awal, tes siklus I, dan tes siklus II, sehingga dilihat hasil tes kemampuan pemecahan masalah meningkat. Rata- rata nilai siswa dalam menyelesaikan tes awal adalah 43,75 pada kategori sangat buruk. Persentase siswa yang tuntas pada bagian klasikal meningkat pada siklus I menjadi 65,625% dengan nilai rata-rata 70,60 yang termasuk dalam kategori rendah. Siklus II tingkat ketuntasan klasikal sebesar 90,625%, melalui nilai rata-rata sebesar 85,74 dengan kategori baik. Hasil N-gain I sebesar 0,4 dan N-gain II sebesar 0,5 termasuk dalam kelompok sedang. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menerapkan model pembelajaran MMP (Missouri Mathematics Project) dapat membantu siswa menjadi lebih baik dalam menyelesaikan masalah matematika.
Upaya Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Melalui Model Kooperatif Tipe Tps Berbantuan Video Kelas VIII SMP Negeri 37 Medan Samosir, Yuni; Dewi, Izwita
CARTESIUS : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7 No.1 Tahun 2024
Publisher : Unika Santo Thomas Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui bagaimana model kooperatif tipe think pair share berbantuan video dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa di kelas VIII-A SMP Negeri 37 Medan. (2) mengetahui bagaimana peningkatan kemampuan pemecahann masalah matematis siswa melalui model kooperatif tipe think pair share (TPS) berbantuan video di kelas VIII-A SMP Negeri 37 Medan. Jenis Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (action research). Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 37 Medan yang berjumlah 30 siswa dan objek pada penelitian ini adalah peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa melalui model pembelajaran kooperatif tipe think pair share (TPS) berbantuan Video pada materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi aktivitas guru dan tes kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dapat meningkat setelah dilakukan pembelajaran kooperatif think-pair-share berbantuan video. Hal ini dapat dilihat dilihat dari persentase ketuntasan klasikal kemampuan pemecahan masalah matematis siswa pada tes awal sebesar 3,33% (1 siswa tuntas) meningkat menjadi 46,67% (14 siswa tuntas) pada siklus I dan meningkat kembali menjadi 86,67% (26 siswa tuntas) pada siklus II; (2) Peningkatan kemampuan pemecahan masalaha matematis siswa dari sebelum diberikan pembelajaran melalui model pembelajaran think pair share berbantuan video ke siklus I termasuk dalam kategori sedang dengan nilai N-Gain 0,34. Kemudian peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dari pembelajaran siklus I ke siklus II termasuk dalam kategori sedang dengan nilai N-Gain 0,48. Hasil observasi guru meningkat dari siklus I ke siklus II dari 79,82% menjadi 85,08%. Dengan demikian, siswa memiliki respon positif terhadap pembelajaran melalui model think pair share berbantuan video sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD Berbantuan Video Pembelajaran Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Kelas IX SMP Negeri 37 Medan Rajagukguk, Atma Wijaya; Dewi, Izwita
CARTESIUS : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7 No.1 Tahun 2024
Publisher : Unika Santo Thomas Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa melalui pembelajaran kooperatif tipe STAD berbantuan video pembelajaran di kelas IX SMP dan mendeskripsikan peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa setelah menerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD berbantuan video pembelajaran di kelas IX SMP. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi aktivitas guru dan tes kemampuan pemecahan masalah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dapat meningkat setelah dilakukan pembelajaran kooperatif tipe STAD berbantuan video pembelajaran. Hal ini dapat dilihat dari persentase ketuntasan klasikal siswa pada tes awal yaitu 15,625% (5 siswa tuntas) meningkat pada siklus I menjadi 53,125 (17 siswa tuntas) dan meningkat kembali pada siklus II menjadi 93,75% (30 siswa tuntas). Peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dari sebelum diberikan pembelajaran kooperatif tipe STAD berbantuan video pembelajaran ke siklus I termasuk kategori sedang dengan nilai N-Gain 0,37. Kemudian peningkatan dari siklus I ke siklus II termasuk pada kategori sedang dengan nilai N-Gain 0,49. Hasil observasi aktivitas guru meningkat dari 2,8 pada siklus I dengan kategori baik meningkat menjadi 3,45 pada siklus II dengan kategori sangat baik.
Perbedaan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD Dengan NHT Berbantuan Canva Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Kelas IX SMP Tarigan, Yossie Camelia Sari; Dewi, Izwita
CARTESIUS : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7 No.1 Tahun 2024
Publisher : Unika Santo Thomas Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang diajar dengan pembelajaran kooperatif tipe STAD berbantuan Canva lebih tinggi dari pada kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang diajar dengan pembelajaran kooperatif tipe NHT berbantuan Canva . Penelitian ini merupakan pseudo-eksperimental dengan menggunakan non-equivalent groups design . Penelitian menggunakan dua kelas eksperimen yaitu kelas eksperimen I menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe STAD berbantuan Canva dan kelas eksperimen II menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe NHT berbantuan Canva . Instrumen penelitian yang digunakan adalah posttest yang berkaitan dengan indikator pemecahan masalah. Dari hasil perhitungan data diperoleh rata-rata posttest pada kelas eksperimen I adalah 89,82 dan pada kelas eksperimen II adalah 67,11. Data sudah teruji normal dan homogen. Lalu dilakukan uji hipotesis dengan menggunakan uji t tidak berpasangan dengan syarat uji satu pihak kanan dengan hasil yang diperoleh yaitu . Motivasi yang dihasilkan dari kegiatan rekognisi tim pada model pembelajaran STAD membuat kemampuan pemecahan masalah matematis siswa lebih baik daripada saat menggunakan model pembelajaran NHT. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang diajar dengan pembelajaran kooperatif tipe STAD berbantuan Canva lebih tinggi dari pada kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang diajar dengan pembelajaran kooperatif tipe NHT berbantuan Canva di kelas IX SMP Negeri 10 Medan Tahun Ajaran 2023/2024.
Penerapan Model Pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) Berbantuan GeoGebra Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Siswa Pasaribu, Helen Marisa
CARTESIUS : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7 No.1 Tahun 2024
Publisher : Unika Santo Thomas Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa dengan menerapkan model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) berbantuan GeoGebra. Adapun jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII-1 di SMP Negeri 21 Medan yang berjumlah 31 siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu melalui tes kemampuan berpikir kreatif matematis dan obsevasi guru. Hasil analisis data menunjukkan adanya peningkatan dari skor rata-rata awal siswa sebesar 30,65 dalam kategori rendah meningkat pada siklus I menjadi 52,98 dalam kategori sedang dan pada siklus II meningkat menjadi 78,16 dalam kategori tinggi. Diperoleh nilai N-Gain rata-rata sebesar 0,69 yang menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa dapat dikatakan baik. Secara klasikal kemampuan siswa juga meningkat, pada siklus I sebanyak 8 siswa (25,81%) yang memenuhi kriteria yang ditetapkan. Kemudian, pada siklus II diperoleh sebanyak 27 siswa (87,10%) yang menenuhi kriteria yang ditetapkan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) berbantuan GeoGebra dapat meningkatkan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS) Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Cerita: Bahasa Indonesia Nainggolan, Anri Parsaulian; Surya, Edy
CARTESIUS : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7 No.1 Tahun 2024
Publisher : Unika Santo Thomas Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dalam menyelesaikan soal cerita dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe think pair share (TPS). Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus. Instrumen dalam penelitian ini berupa tes dan non tes, yaitu tes kemampuan pemecahan masalah matematis dan observasi untuk mengukur peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Berdasarkan hasil observasi awal yaitu tes kemampuan awal siswa, hanya 6 siswa atau 17,64% yang memenuhi KKM dengan rata-rata nilai tes awal 50,00 yang tergolong sangat rendah. Pada siklus I, jumlah siswa yang memenuhi KKM meningkat dari 6 siswa menjadi 16 siswa atau 27,64% menjadi 47,05%. Rata-rata nilai tes kemampuan pemecahan masalah matematis I juga meningkat dari 50,00 menjadi 67,69. Pada siklus II, diperoleh jumlah siswa yang memenuhi KKM meningkat 16 siswa menjadi 29 siswa atau 47,05% menjadi 85,30%. Rata-rata nilai tes kemampuan pemecahan masalah matematis II juga meningkat dari 67,69 menjadi 81,32. Berdasarkan hasil yang diperoleh pada siklus II dalam penelitian ini disimpulkan bahwa penelitian ini berhasil karena sudah mencapai indikator keberhasil sehingga dapat dihentikan. Berdasarkan hasil penelitian ini dan beberap penelitian yang relevan, disimpulkan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe think pair share (TPS) ini dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dalam menyelesaikan soal cerita.
Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah Berbantuan Video Animasi untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Kelas VII Silaban, Mutiara; Dewi , Izwita
CARTESIUS : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7 No.1 Tahun 2024
Publisher : Unika Santo Thomas Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) apakah model pembelajaran kelas berdasarkan situasi dunia nyata dan memanfaatkan video animasi akan meningkatkan kemampuan siswa dalam memecahkan masalah matematika di kelas VIII . (2) Untuk memahami bagaimana model pembelajaran Pembelajaran berbasis masalah yang dilengkapi video animasi dapat meningkatkan kemampuan siswa kelas VIII dalam memecahkan masalah matematika. (3) Untuk mengetahui bagaimana penggunaan model pembelajaran berbasis pemecahan masalah dengan penggunaan video animasi di kelas VIII meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini disebut “Penelitian Tindakan Kelas” atau PTK. Tindakan yang telah dilakukan meliputi peningkatan kemampuan pemecahan masalah siswa melalui pengembangan model berbasis masalah dengan video animasi. hasil penelitian ini menunjukan bahwa: (1) Model pembelajaran berbasis masalah dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dengan berbantuan video animasi dengan diletakkan siswa sebagai subjek belajar dan melibatkan seluruh kemampuan siswa maka siswa dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah. (2) Peningkatan ini terjadi karna adanya perbaikan yang dilakukan pada siklus I dan siklus II. Adapun perbaikan yang dilakukan adalah pada fase pembelajaran mengorganisasikan siswa dalam kelompok, susunan kelompok diubah berdasarkan hasil kemampuan pemecahan masalah siswa ketika mengerjakan tes pada siklus I. (3) Rata-rata kemampuan pemecahan masalah siswa mengalami peningkatan. Pada tes awal rata-rata kemampuan pemecahan masalah siswa adalah 52,75%. Sedangkan, pada siklus 1, rata-rata kemampuan pemecahan masalah siswa adalah 65,89%. Pada siklus II, kemampuan pemecahan masalah siswa adalah 80,10%. Berdasarkan uji hipotesis dapat disimpulkan bahwa Penerapan model pembelajaran berbasis masalah berbantuan video animasi dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas VIII SMP Swasta Advent 1 Medan
Pengembangan Modul Pembelajaran Berbasis Digital Menggunakan Model PBL untuk Meningkatkan Berpikir Kreatif Siswa Sma Kelas X Turnip, Yossi Artanti; Lubis, Asrin
CARTESIUS : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7 No.1 Tahun 2024
Publisher : Unika Santo Thomas Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan utama, yaitu (1) mengevaluasi kualitas Modul pembelajaran berbasis digital dengan model PBL, termasuk aspek kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan, dan (2) mengukur peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa setelah melibatkan Modul pembelajaran berbasis digital dengan model PBL dalam proses pembelajaran. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah model pengembangan ADDIE. Subjek penelitian melibatkan siswa kelas X-IPA 5 SMA Negeri 7 Medan, dengan objek penelitian berfokus pada Modul pembelajaran berbasis digital yang menggunakan model PBL untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa SMA. Instrumen penelitian mencakup angket dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa:1) Modul yang dikembangkan memenuhi kriteria kevalidan, mendapat persetujuan tinggi dari ahli materi sebesar 90,52% dan ahli media sebesar 91,75%, dengan kategori "sangat layak" (SL). 2) Modul juga dinilai praktis dengan persentase kepraktisan sebesar 86,80%, masuk dalam kategori "sangat praktis".3) Modul terbukti efektif melalui (a) pencapaian ketuntasan belajar siswa dengan N-Gain sebesar 0,711, (b) respon positif siswa, dan (c) peningkatan signifikan dalam kemampuan berpikir kreatif siswa, terlihat dari peningkatan nilai pretest rata-rata sebesar 47 menjadi 84,71 pada nilai posttest rata-rata. Analisis N-Gain menunjukkan peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang tinggi.
Pengembangan Media Pembelajaran Matematika Berbasis Linktree Dengan Metode Blanded Learning Untuk Meningkatkan Berfikir Kreatif Siswa Pada Materi SPLDV Ayuniara, Rini; Nasution, Hamidah
CARTESIUS : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7 No.1 Tahun 2024
Publisher : Unika Santo Thomas Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menghasilkan media pembelajaran matematika berbasis Linktree dengan metode Blanded Learning yang bersifat valid, praktis, efektif, dan mampu meningkatkan kemampuan berfikir kreatif siswa pada materi sistem persamaan linear dua variabel. Jenis penelitian ini adalah penelitian Research and Development (R&D) dengan model ADDIE. Dari hasil penelitian diperoleh nilai kevalidan media dan materi yaitu 91,5% dan 88,5% dengan kategori sangat valid. Kepraktisan media melalui hasil angket respon guru diperoleh nilai kepraktisan 92% dengan kategori sangat praktis dan hasil angket respon siswa diperoleh nilai 89,07% dengan kategori sangat praktis. Kemudian nilai keefektifan dilihat melalui uji keterbacaan media dan ketuntasan belajar klasikal serta hasil angket berfikir kreatif siswa diperoleh presentase 84,92%, 96,67% dan 82,83% dengan kategori sangat efektif. Peningkatan kemampuan berfikir kreatif pada siswa, hasil diperoleh tingkat kemampuan berfikir kreatif siswa berada pada presentase 92,6% dengan kategori sangat tinggi, sedangkan berdasarkan uji N-Gain nilai rata-rata yang diperoleh siswa adalah 0,708 yang artinya terjadi peningkatan kemampuan berfikir kreatif pada siswa dengan kategori tinggi. Sehingga berdasarkan hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan pada penelitian ini adalah valid, praktis, efektif, serta mampu meningkatkan kemampuan berfikir kreatif siswa.
Pengaruh Pendekatan Pembelajaran Matematika Realistikk Indonesia (PMRI) Berbantuan Web-Based Slide Articulate Storyline 3 Terhadap Pemahaman Konsep Matematis Siswa SMP Mardiah , Dinda; Dewi , Izwita
CARTESIUS : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7 No.1 Tahun 2024
Publisher : Unika Santo Thomas Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: (1) apakah terdapat pengaruh pendekatan Pembelajaran Matematika Realistik Indonesia (PMRI) berbantuan Web-Based Slide Articulate Storyline 3 terhadap pemahaman konsep matematis siswa SMP; (2) mengetahui berapa besar pengaruh pendekatan Pembelajaran Matematika Realistik Indonesia (PMRI) berbantuan Web-Based Slide Articulate Storyline 3 terhadap pemahaman konsep matematis siswa SMP; dan (3) mengetahui apakah terdapat pengaruh penggunaan Web-Based Slide Articulate Storyline 3 secara signifikan terhadap nilai pretest dan nilai posttest siswa pada kemampuan pemahaman konsep matematis siswa. Penelitian ini dilakukan di MTs. AL Ikhlasiyah Sei Buluh, dengan penarikan sampel menggunakan teknik purposive sampling, kelas VIII-1, yang berfungsi sebagai kelompok eksperimen dan menerima instruksi menggunakan pendekatan Pembelajaran Matematika Realistik Indonesia (PMRI) dengan menggunakan Slide Articulate Storyline 3 Berbasis Web dan kelas VIII-2, yang berfungsi sebagai kelompok kontrol dan menerima instruksi menggunakan metode pengajaran langsung. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan teknik kuasi eksperimen Pretest dan posttest digunakan sebagai alat penelitian dalam penelitian ini. Data penelitian diolah dengan program SPSS 26. Hasil penelitian bahwa terdapat pengaruh pendekatan Pembelajaran Matematika Realistik Indonesia (PMRI) berbantuan Web-Based Slide Articulate Storyline 3 terhadap pemahaman konsep matematis siswa.

Page 8 of 10 | Total Record : 99