cover
Contact Name
Syarif Rizalia
Contact Email
syarif.rizal.albar@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
syarif.rizal.albar@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Al-MUNZIR
ISSN : 19794894     EISSN : 2620326X     DOI : -
Journal Al- Munzir (p-ISSN: 1979-4894; e-ISSN: 2620-326X) is a journal that publishes scientific papers, articles in the form of thought study and research results. Al-Munzir received articles from academics, researchers, journalists and national and international students in the fields of communication science, Islamic broadcasting communications, da'wah science, Journalism, Public Relations, and Islamic Counseling Counseling. Articles published in the journal Al-Munzir include the results of scientific research, scientific article reviews, and responses or criticisms of previous studies that already exist. Al Munzir's journal is published twice a year by Ushuluddin Adab Faculty and IAIN Kendari Da'wah.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "No 2 (2016): VOL.9. NO. 2 NOVEMBER 2016" : 10 Documents clear
KESANTUNAN SEBAGAI KAJIAN SOSIOLINGUISTIK SITI FAUZIAH M.
Al-MUNZIR No 2 (2016): VOL.9. NO. 2 NOVEMBER 2016
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (600.317 KB) | DOI: 10.31332/am.v9i2.792

Abstract

Kesantunan berbahasa sebagai kajian sosiolinguistik didasari oleh pandangan para sosiolinguis bahwa sosiolinguistik mengkaji hubungan antara bahasa dan masyarakat. Kesantunan berbahasa, mengacu pada teori tindak tutur oleh John Austin dan John Searle, Lakoff dan Brown & Levinson. Mereka menggunakan lima strategi linguistik meliputi tanpa aksi redressive, kesantunan positif, kesantunan negatif, off record, dan tidak melakukan FTA. Strategi tersebut disusun untuk mengetahui tingkatan kesantunan. Adanya varian penggunaan bahasa menunjukkan adanya faktor-faktor sosial yang terlibat. Faktor-faktor itu adalah faktor pengguna bahasa, partisipan, seting sosial, dan fungsi interaksi. Pengguna bahasa misalnya antara mahasiswa-mahasiswa, mahasiswa-mahasiswi, mahasiswa-dosen atau dosen mahasiswa. Sedangkan seting sosial atau konteks sosial misalnya di kelas. Kemudian, fungsi interaksi yang berkaitan dengan tujuan berinteraksi, misalnya tujuan informatif, sosial.Kata Kunci: Kesantunan, Sosiolinguistik.
DAKWAH DALAM BINGKAI KEBINEKAAN MANSUR MANSUR
Al-MUNZIR No 2 (2016): VOL.9. NO. 2 NOVEMBER 2016
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.248 KB) | DOI: 10.31332/am.v9i2.788

Abstract

Menyoal keberagaman/kebinekaan sama artinya kita menggugat eksistensi manusia dan kemanusiaan di permukaan bumi ini sebagai makhluk yang memang diciptakan oleh Allah secara berbeda. Betapa tidak, secara fitrah manusia diciptakan bersuku-suku, berbangsa-bangsa, beragam warna kulit dan bahasa bahkan agama. Karena itu, kebinekaan/keragaman ini menuntut kita untuk mampu mengakui perbedaan yang melahirkan sikap toleran terhadap berbagai macam keragaman tersebut. Saling mengklaim bahwa saya/kita/kami lah yang paling toleran terhadap perbedaan pada akhirnya menggiring pihak tersebut ke dalam kubangan intoleransi yang pada akhirnya anti kebinekaan/keberagaman. Keragaman/kebinekaan belakangan ini mendapat ujian berat oleh berbagai peristiwa sosial kemasyarakatan sehingga tulisan ini hadir sebagai wujud ikhtiar untuk menawarkan solusi agar kebinekaan dan keragaman ini tetap pada posisinya untuk menciptakan kerukunan. Pelaku dakwah dituntut kontribusi solusifnya untuk memberi bimbingan kepada jamaahnya agar senantiasa menyikapi berbagai kebinekaan/perbedaan yang dijumpainya di tengah-tengah kehidupan bersama di masyarakat. Kata Kunci : Dakwah Islam, kebinekaan, Toleransi.          
DAMPAK KECANDUAN MEDIA SOSIAL PADA HASIL BELAJAR ZELFIAH ZELFIAH
Al-MUNZIR No 2 (2016): VOL.9. NO. 2 NOVEMBER 2016
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.706 KB) | DOI: 10.31332/am.v9i2.793

Abstract

Penelitian ini fokus pada hubungan antara tingkat kecanduan media sosial dan hasil belajar. Ketergantungan kepada media sosial dapat menimbulkan gejala seperti kecemasan dan kegelisahan ketika tidak dapat mengakses media/jejaring sosial yang tentu hal ini dapat mempengaruhi proses belajar. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen lapangan randomized–two group post test only, dua kondisi ekperimen diberikan kepada dua kelas perkuliahan. Kelas pertama  diperbolehkan  menggunakan media personal  selama perkuliahan sedangkan kelas lainnya tidak. Partisipan mengikuti perkuliahan dan kemudian mendapatkan kuis mengenai materi yang diberikan. Kedua kelompok menunjukkan tingkat kecanduan media sosial yang relative tinggi. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa rata–rata skor kuis kelas yang diperbolehkan menggunakan media personal secara signifikan lebih tinggi dibandingkan dengan kelas yang tidak diperbolehkan menggunakan media personal. Dapat disimpulkan bahwa tidak adanya teknologi merupakan kondisi yang cukup menekan dan menyebabkan turunnya performa belajar. Kata kunci           : Kecanduan media sosial, performa belajar.
JEJAK PERADABAN ISLAM DI DUNIA BARAT ABDUL GAFFAR ABDUL GAFFAR
Al-MUNZIR No 2 (2016): VOL.9. NO. 2 NOVEMBER 2016
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.524 KB) | DOI: 10.31332/am.v9i2.784

Abstract

Kemajuan setiap peradaban ditandai oleh kemajuan intelektual dan kemegahan pembangunan fisik. Peradaban Islam masuk di Eropa melalui empat cara/jalur yakni 1) melalui Spanyol, 2) melalui Sisilia, 3) melalui perang Salib dan 4) melalui pertukaran perniagaan, tetapi cara yang paling berpengaruh adalah melalui Spanyol. Secara sosial politik, Islam sangat kuat dalam melakukan ekspansi yang diikuti dengan transfer of sciense dari Islam kepada Spanyol saat itu. Keterbukaan Islam menjadikan setiap kelompok, daerah, atau suku bangsa sangat terbuka lebar mengambil ilmu pengetahuan, bukan hanya penduduk Spanyol, tetapi juga penduduk Eropa lainnya, baik ilmu-ilmu ‘aqli maupun ilmu naqli.Kata Kunci : Peradaban, Islam, Barat
REPRESENTASI KECANTIKAN PEREMPUAN BERHIJAB MELALUI INSTAGRAM RIVI HANDAYANI
Al-MUNZIR No 2 (2016): VOL.9. NO. 2 NOVEMBER 2016
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (433.509 KB) | DOI: 10.31332/am.v9i2.789

Abstract

Riset ini dilakukan untuk menjelaskan bagaimana kecantikan direpresentasikan melalui akun instagram selebgram hijab, observasi ini menggunakan tiga akun selebgram hijab Indonesia yang gayanya dibandingkan antara hijab selebgram, syar’i selebgram dan cadar selebgram. Penelitian ini menggunakan pendekatan analisis tekstual dan visual dari teori semiotika Roland Barthes dan konsep-konsep representasi dan identitas yang diungkapkan Stuart Hall, Paul DuGay dan kawan-kawan. Penelitian ini menghasilkan temuan bahwa mitos kecantikan masih eksis tetapi dalam bentuk strategi berbeda, representasi kecantikan melalui displin tubuh dipertontokan melalui kulit dan make up. Pada akhirnya perempuan berhijab dalam konteks ini tetap tidak bisa melepaskan diri dari mitos kecantikan. Norma-norma agama dikompromikan dengan modernitas dan komersil tidak bisa menghilangkan mitos yang telah ada. Kata kunci: Representasi, Kecantikan, Jilbab
MEDIA MASSA DALAM PROSES DAKWAHMEDIA MASSA DALAM PROSES DAKWAH AKHMAD SUKARDI
Al-MUNZIR No 2 (2016): VOL.9. NO. 2 NOVEMBER 2016
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (161.393 KB) | DOI: 10.31332/am.v9i2.785

Abstract

Realitas, menunjukkan bahwa media massa dan media sosial banyak berisi sensasi, manipulasi, kebohongan, kekerasan dan pornografi yang dapat menurunkan martabat manusia. Inilah yang sedang melanda dunia sebagai akibat kebebasan informasi dan kemajuan teknologi. Realitas ini merupakan tantangan dakwah masa kini yang harus dihadapi dengan model dakwah kontemporer dengan memanfaatkan media masa dan media sosial. Dengan memanfaatkan kekuatan media massa, maka peran media massa sangat penting dan strategis dalam pelaksanaan dakwah, terutama dalam pencitraan dan pembentukan prilaku Islami masyarakat. Oleh karena itu media massa seharusnya menjadi da’i atau muballigh yang terorganisasi dan terlembagakan dengan manajemen yang baik serta didukung oleh berbagai unsur, tersedianya banyak da’i terpercaya, teknologi informasi yang canggih, serta didukung citra dan opini publik yang positif terhadap dakwah.Kata Kunci: Media Massa, Dakwah
HUBUNGAN PEMAKNAAN TERHADAP PERISTIWA KONFLIK ANTAR AGAMA DENGAN TOLERANSI BERAGAMA ROS MAYASARI
Al-MUNZIR No 2 (2016): VOL.9. NO. 2 NOVEMBER 2016
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.78 KB) | DOI: 10.31332/am.v9i2.790

Abstract

Mengalami konflik agama mempengaruhi sikap seseorang terhadap toleransi antar agama. Artikel ini menjelaskan bahwa pengalaman individu yang menyaksikan konflik agama di usia dini, berdampak terhadap perkembangan individu dan sikapnya terhadap toleransi dan perdamaian. Peneitian ini adalah penelitian kualitatif dengan studi kasus. Temuan penelitian menunjukkan bahwa subyek penelitian tidak dapat melupakan kejadian saat konflik dan mengalami perasaaan trauma, tetapi subyek memiliki sikap positif terhadap toleransi antar umat beragama. Bahkan, sikap toleransi yang dimilikinya terkategori sebagai toleransi yang aktif. Peristiwa konflik antar umat beragama yang dialami oleh anak usia dini, dapat berkembang menjadi sikap positif terhadap agama lain disebabkan pemaknaan peristiwa konflik yang diberikan oleh orang tua, menjauhkan mereka dari lokasi konflik dan penanaman nilai-nilai toleransi dengan landasan agama. Implikasi untuk pendidikan perdamaian bagi mereka yang menyaksikan konflik dimulai dari merekonstruksikan makna konflik dan menguatkan keyakinan tentang nilai-nilai perdamaian dan toleransi beragama. Kata Kunci: Peristiwa, Konflik, Toleransi Beragama, Perdamaian
MEDIA DAKWAH AMINUDIN AMINUDIN
Al-MUNZIR No 2 (2016): VOL.9. NO. 2 NOVEMBER 2016
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (867.595 KB) | DOI: 10.31332/am.v9i2.786

Abstract

Tulisan ini membahas tentang berbagai macam media yang bisa penyampai pesan-pesan dakwah kepada pendengarnya. Pesan-pesan dakwah dapat sampai kepada pendengarnya, dengan cara mengkolaborasikan berbagai media. Dakwah, tidak cukup hanya mengandalkan metode tradisional, seperti melalui ceramah-ceramah dan pengajian-pengajian yang masih menggunakan media komunikasi oral atau tutur. Penggunaan media-media komunikasi modern sesuai dengan tarap perkembangan daya pikir manusia harus dimanfaatkan sedemikian rupa, agar dakwah Islam lebih kena sasaran dan tidak out of date. Diantara media-media modern adalah media celuler. Proses dakwah terjadi karena adanya interaksi antara da’i (komunikator), penerima/pendengar, lingkungan dan sarana/media dakwah. Unsur-unsur tersebut merupakan sebuah sistem yang saling mempengaruhi dalam suatu aktivitas dakwah. Kata Kunci : Media, Dakwah
MEMBANGUN CITRA POSITIF ISLAM MELALUI FILM 99 CAHAYA DI LANGIT EROPA SRI HADIJAH ARNUS
Al-MUNZIR No 2 (2016): VOL.9. NO. 2 NOVEMBER 2016
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (510.496 KB) | DOI: 10.31332/am.v9i2.791

Abstract

Anggapan masyarakat dunia bahwa Islam adalah agama teroris dan kekerasan telah membentuk citra negatif bagi umat Islam. Sebuah upaya untuk mengembalikan citra positif Islam adalah dengan menggunakan prinsip public relations. Dan salah satu media komunikasi yang mendukung public relations adalah film, oleh karena itu penulis melakukan analisis semiotik dengan teori John Fiske, terhadap adegan dan dialog dalam film 99 Cahaya di Langit Eropa. Hasil analisis film tersebut menggambarkan peradaban Islam pernah jaya di Eropa. Hal ini menunjukkan bahwa Islam adalah agama besar, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Film ini juga menggambarkan bagaimana beratnya hidup sebagai minoritas muslim di Eropa. Film ini dapat membangun citra positif Islam.Kata kunci: Public Relations, film, 99 Cahaya di Langit Eropa, Islam.
SOSIAL KONTROL DAN MEDIA BARU ASWAN ASWAN
Al-MUNZIR No 2 (2016): VOL.9. NO. 2 NOVEMBER 2016
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.839 KB) | DOI: 10.31332/am.v9i2.787

Abstract

Studi ini bertujuan untuk melihat produksi teks dalam media jejaring sosial oleh Mahasiswa Makassar dalam melakukan kontrol sosial terhadap kebijakan publik. (1) Bagaimana ekspresi tekstual, ekspresi visual, dalam situs jejaring sosial Facebook diproduksi dan mampu menggalang partisipasi publik dalam melakukan kontrol sosial? (2) Apa yang menciptakan kemampuan ekspresi tekstual, ekspresi visual, menjadi sebuah kekuatan yang mampu mensubversi tatanan sosial? Penelitian ini bertipe deskriptif, peneliti berusaha untuk mendeskripsikan berbagai produksi ekspresi di dalam Facebook yang berkaitan dengan kebijakan publik. Penelitian ini menemukan berbagai ekspresi tekstual dan ekspresi visual para Facebookers, mereka tidak hanya melakukan pengawasan terhadap kinerja pemerintahan yang timpang, tetapi juga menyimpangkan berbagai makna secara berlebihan. Tampilnya kinerja buruk pemerintah dengan berbagai pewajahan, bentuk, dan karakter menjadi warna-warni citra yang disuguhkan facebookers. Kata Kunci : Kontrol, Sosial, Media

Page 1 of 1 | Total Record : 10