Al-MUNZIR
Journal Al- Munzir (p-ISSN: 1979-4894; e-ISSN: 2620-326X) is a journal that publishes scientific papers, articles in the form of thought study and research results. Al-Munzir received articles from academics, researchers, journalists and national and international students in the fields of communication science, Islamic broadcasting communications, da'wah science, Journalism, Public Relations, and Islamic Counseling Counseling. Articles published in the journal Al-Munzir include the results of scientific research, scientific article reviews, and responses or criticisms of previous studies that already exist. Al Munzir's journal is published twice a year by Ushuluddin Adab Faculty and IAIN Kendari Da'wah.
Articles
242 Documents
Analisa Aktivitas Fandom Mobile Legend Indonesia Dalam Membangun Struktur Komoditas Baru (Studi Tentang Media Baru)
Rivi Handayani
Al-MUNZIR No 1 (2018): Vol. 11 No.1 Mei 2018
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (428.813 KB)
|
DOI: 10.31332/am.v11i1.934
Penelitian ini bermaksud mengeksplorasi aktivitas fans pada Fandom Mobile Legend Indonesia Dalam Membentuk Struktur komoditas baru. Menggunakan metode kualitatif, penelitian ini tidak sekadar meneliti aktivitas fans yang telah membentuk struktur komoditas baru, namun juga meneliti bagaimana dinamika fans dalam lingkup fandom Mobile Legend serta pada titik mana orientasi mereka dari sekedar fans biasa menjadi produsen. Dengan teori ekonomi budaya fandom dari Jhon Fiske dan budaya partisipatif dari Henry Jenkins ditemukan bahwa Fans MLBB memanfaatkan fandom untuk mengumpulkan pengetahuan budaya. Pengetahuan tersebut selanjutnya menjadi sarana untuk membangun identitas dan meraih prestise fans didalam komunitas mereka sendiri. Begitu prestise dan identitas terbangun, pengetahuan budaya berubah menjadi komoditas baru dan masuk dalam struktur ekonomi. Kata Kunci: Fandom, Mobile Legend, Komoditas Baru, Media Baru
ETOS KERJA DALAM ISLAM
Mashur Malaka
Al-MUNZIR No 1 (2013): Vol. 6 No.1 Mei 2013
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (72.208 KB)
|
DOI: 10.31332/am.v6i1.232
Abstrak: Kerja dalam Islam sesungguhnya merupakan bentuk implementasi dari penciptannya di bumi, sebagai khalifah fil ardhi, manusia dalam wujud fisiknya diperintahkan untuk memakmurkan bumi dan alam semesta. Rasulullah Muhammad SAW telah mencontohkannya bahwa ketika ia masih remaja beliau adalah seorang pekerja yang cerdas dan ulet. Berkat kerja keras itu usaha dagang Rasulullah berkembang. Bahkan ketika resmi diangkat sebagai Rasul dan pemimpin ummat semangat kerja Nabi Muhammad tidaklah kendor, urusan dunia dan pemerintahan, ekonomi sampai membuat benteng untuk strategi militer pun tetap dikerjakan. Bekerja adalah sebuah perintah yang bersifat wajib dalam Islam selaras dengan perintah wajib memberi nafkah dan berbagi kepada orang lain.Kata Kunci: etos kerja
REPRESENTASI KECANTIKAN PEREMPUAN BERHIJAB MELALUI INSTAGRAM
RIVI HANDAYANI
Al-MUNZIR No 2 (2016): VOL.9. NO. 2 NOVEMBER 2016
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (433.509 KB)
|
DOI: 10.31332/am.v9i2.789
Riset ini dilakukan untuk menjelaskan bagaimana kecantikan direpresentasikan melalui akun instagram selebgram hijab, observasi ini menggunakan tiga akun selebgram hijab Indonesia yang gayanya dibandingkan antara hijab selebgram, syar’i selebgram dan cadar selebgram. Penelitian ini menggunakan pendekatan analisis tekstual dan visual dari teori semiotika Roland Barthes dan konsep-konsep representasi dan identitas yang diungkapkan Stuart Hall, Paul DuGay dan kawan-kawan. Penelitian ini menghasilkan temuan bahwa mitos kecantikan masih eksis tetapi dalam bentuk strategi berbeda, representasi kecantikan melalui displin tubuh dipertontokan melalui kulit dan make up. Pada akhirnya perempuan berhijab dalam konteks ini tetap tidak bisa melepaskan diri dari mitos kecantikan. Norma-norma agama dikompromikan dengan modernitas dan komersil tidak bisa menghilangkan mitos yang telah ada. Kata kunci: Representasi, Kecantikan, Jilbab
DAKWAH PADA MASYARAKAT PEDESAAN (Suatu Tinjauan Sosiologis)
Akhmad Sukardi
Al-MUNZIR No 2 (2015): VOL 8 NO.2 NOVEMBER 2015
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (292.306 KB)
|
DOI: 10.31332/am.v8i2.760
Rakyat Indonesia sebagian besar bertempat tinggal di pedesaan mayoritas penduduknya beragama Islam. Ditinjau dari segi demografi desa merupakan man power yang perlu digali dan dimobilisasi untuk pembangunan. Dalam surat al-A’raf ayat 96 diisyaratkan dilaksanakannya pembangunan masyarakat desa, yaitu “Apabila warga desa itu beriman dan bertaqwa, maka (pasti) Kami bukakan kepada mereka berkah dari langit dan bumi”.Masyarakat pedesaan secara umum mempunyai karakteristik yang positif yaitu ketaatan baik pada tradisi maupun agama, gotong royong, kontrol sosial yang sangat kuat (kepedulian), hubungan sesama anggota masyarakat sangat intim, bahasanya sangat sederhana dan mudah dipahami. Berdasarkan karakteristik tersebut, maka dakwah dapat dilaksanakan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat pedesaan. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan bahasa, struktur, dan kultur yang relevan dengan masyarakat pedesaan. Kata Kunci: dakwah, masyarakat pedesaan.
PERANAN DAKWAH DAN KOMUNIKASI ANTARBUDAYA DALAM MASYARAKAT PLURAL
Abd. Rahman
Al-MUNZIR No 1 (2014): Vol. 7 No. 1 Mei 2014
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (198.184 KB)
|
DOI: 10.31332/am.v7i1.265
Abstrak: Esensi dakwah adalah mengubah segalapenyembahan kepada selain Allah kepada tauhid,mengubah semua jenis kondisi kehidupan yang timpangke arah kondisi yang penuh dengan ketenangan batin dankesejahtraan lahir berdasarkan nilai-nilai Islam. Hal inidapat dilihat dari beberapa aspek, yaitu: pertama,komunikasi antarbudaya sangat mendukungterlaksananya dakwah Islam melalui pendekatankomunikasi dengan segala variasinya. Kedua, dakwahIslam menghadapi pergeseran tata nilai harus mampumengatasi perubahan-perubahan yang terjadi dalamfaktor-faktor penyebab terjadinya pergeseran nilai,meliputi kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi,perkembangan dan pertumbuhan ekonomi, perubahanpolitik, peranan kekuasaan pemerintah, perubahanlingkungan bio-fisik dan pengaruh kebudayaan luar.Ketiga, prospek Islam dalam menghadapi tantanganzaman harus memahami dan mengetahui paling tidakada tiga hal yang perlu diatasi secara tuntas yaitu sosoekonomis,sains dan teknologi dan etis-religius.Kata kunci: komunikasi antarbudaya, dakwah,masyarakat plural
PENGARUH KOMPETENSI INDIVIDU (INDIVIDUAL COMPETENCE) TERHADAP LITERASI MEDIA INTERNET DI KALANGAN SISWA SMA IT WAHDAH ISLAMIYAH
ZELFIAH ZELFIAH
Al-MUNZIR No 2 (2017): VOL 10 NO.2 NOVEMBER 2017
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (402.069 KB)
|
DOI: 10.31332/am.v10i2.813
Perkebangan media massa yang sangat pesat memberikan pengaruh bagi konsumen media, baik pengaruh positif maupun pengaruh negatif. Siswa sebagai agen pembelajar perlu dipersiapkan dengan kemampuan literasi media agar mampu menggunakan media dengan cerdas dan efektif. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui pengaruh kompetensi individu (individual competence yang mencakup technical skill,critical understanding dan communicative abbilities) terhadap literasi media internet di Sekolah Islam terpadu Wahdah Islamiyah Makassar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa factor Communicative Abilities mempunyai pengaruh signifikan pada tingkat menengah terhadap kemampuan literasi media ( internet ) di kalangan siswa demikian dengan factor technical skills yang menunjukkan adanya adapun variable Critical understanding menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan terkait kemampuan menganalisa informasi berada pada tingkat menengah. Demikian pula terkait kemampuan membandingkan website untuk meninjau ulang informasi. Dalam penelitian ini menemukan fenomena menarik di lingkungan Siswa SMA IT Wahdah Islamiyah Makassar , bahwa siswa sudah tidak mengakses situs atau website yang berbau pornografi atau yang mengandung music- musik baik secara sengaja. Fenomena tentunya tidak biasa mengingat mereka adalah para remaja yang secara usia sangat mudah untuk mendapatkan pengaruh lingkungan. Hal ini tentunya bukan tanpa sengaja juga karena pihak sekolah mengimplementasikan program internet sehat di sekolah seperti yang digagas pemerintah dan komunitas yang peduli terhadap dampak negatif dari internet. Hal ini juga selaras pada tujuan umum dari sekolah Islam terpadu yang harus selaras dengan misi penyelenggara pendidikan agama islam Kata Kunci : Literasi Media, Individual Competence
Penerapan Metode Dakwah Mau’idzah Hasanah di Era Hoax Milenial (Pemuda Warga Puri Domas SlemanYogyakarta)
Muslimin Ritonga
Al-MUNZIR No 1 (2019): Vol. 12 No.1 Mei 2019
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (658.732 KB)
|
DOI: 10.31332/am.v12i1.1329
AbstrakSeiring dengan berkembangnya teknologi informasi, apalagi di tahun politik ini hoax pun semakin menjamur di kalangan masyarakat khususnya milenial. Namun lepas dari itu, bahwa sarana media juga sangatlah baik jika digunakan untuk hal-hal bermanfaat seperti dakwah. Kini semakin dibutuhkan juru dakwah yang akrab dengan teknologi informasi sekaligus memahami teknik, strategi dan metode pemanfaatan media. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif, dan pengumpulan data diperoleh berdasarkan hasil wanwancara, observasi dan studi pustaka. Maka dari itu metode dakwah mau’idzah hasanah di era milenial cocok diterapkan untuk menimalisir maraknya berita hoax di media sosial. Para pemuda milenial/da’i harus memanfaatkannya semaksimal mungkin. Jika tidak, arus dakwah kian melambat dan tertinggal.Kata Kunci: Meode Dakwah Mau’dzah Hasanah, Hoax dan Milenial.
PENDEKATAN, LANDASAN DAN MODEL PEMBELAJARAN BAHASA ARAB
Jabal Nur
Al-MUNZIR No 2 (2013): Vol. 6 No. 2 November 2013
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (192.527 KB)
|
DOI: 10.31332/am.v6i2.256
Abstrak: Bahasa Arab memiliki karakteristik dankesulitan yang tinggi. Oleh sebab itu perlu pendekatan,landasan dan model pembelajaran yang mumpuni.Tulisan ini mengetengahkan berbagai pendekatan dalampembelajaran bahasa Arab. Diasumsikan bahwa bahasaitu harus dikomunikasikan secara aktif, untuk itu siswadiberi kesempatan yang luas untuk mengekpresikanperasaannya melalui ungkapan bahasa arab. Disampingitu perlu ada landasan untuk meramu metodepembelajaran yang tepat, sehingga kita dapatmempetakan materi prioritas, akurasi, gradasi, motivasidan pemantapan. Hal penting yang lain adalah modelpembelajaran yang variatif dan inovatif untuk mencapaiempat kemahiran berbahasa yaitu: mendengar, berbicara,membaca dan menulis.Kata Kunci: Pendekatan, landasan, modelpembelajaran, pembelajaran aktif.
REALISASI KOMUNIKASI MANUSIA PADA ALLAH (STUDI ATAS PENAFSIRAN SURAH AL-FATIHAH DALAM TAFSIR AT-TANWIR)
SYAHRUL MUBARAK
Al-MUNZIR No 1 (2017): VOL 10 NO.1 MEI 2017
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (518.841 KB)
|
DOI: 10.31332/am.v10i1.803
Tulisan ini membicarakan mengenai realisasi komunikasi yang dibangun manusia sebagai hamba kepada Allah sebagai Sang Pencipta. Dimana ada pola komunikasi yang baik dan dibangun secara dua arah. Sehingga apa yang disampaikan oleh Allah dalam firman-firman-Nya dapat dimaknai serta diterjemahkan dengan baik dalam kehidupan oleh manusia. Pembahasan komunikasi tersebut berdasarkan penafsiran surah al-Fatihah yang terdapat dalam Tafsir At-Tanwir. Kemudian menggunakan element komunikasi yang dikemukakan oleh Hamidi. Dengan begitu, dalam tulisan ini diketahui bahwa dengan terjadinya komunikasi yang baik berdasarkan petunjuk al-Qur’an tersebut merupakan bentuk dari realisasi komunikasi manusia pada Allah.Kata Kunci : Komunikasi Manusia Pada Allah, Surah al-Fatihah, Tafsir At-Tanwir.
PUBLIC RELATIONS DAN HUMAN RELATIONS DALAM PERSPEKTIF ILMU KOMUNIKASI
Sri Hadijah Arnus
Al-MUNZIR No 1 (2013): Vol. 6 No.1 Mei 2013
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (84.449 KB)
|
DOI: 10.31332/am.v6i1.237
Abstrak: Idealnya setiap organisasi menerapkan prinsip-prinsip public relations dan human relations dalam manajemen organisasinya. Ada perspektif yang berbeda dari pengertian public relations dan human relations. Pada perspektif administrasi publik relations dan human relations dilihat sebagai hal yang terpisah, human relations untuk hubungan dengan orang-orang dalam organisasi (hubungan intern) dan publik relations untuk hubungan organisasi dengan pihak di luar organisasi (hubungan ekstern). Dari perspektik ilmu komunikasi yang merupakan wadah dari ilmu public relations dan human relation, public relations memiliki 2 publik yaitu publik internal dan publik eksternal. Public relations tidak hanya terbatas pada hubungan dengan pihak ekternal saja tetapi juga dengan pihak internal perusahaan dan organisasi. Sedangkan human relations merupakan keterampilan yang wajib dimiliki oleh seorang public relations officer dalam membina hubungan baik dengan publiknya dalam mencapai tujuan untuk menciptakan citra dan goodwill perusahaan. Jadi, human relations tidak hanya diartikan sebagai hubungan dengan pihak internal perusahaan, atau lawan dari public relations, tetapi merupakan pendukung dan partner dari public relations dalam mencapai tujuan perusahaan atau organisasi.Kata kunci: Public relations, Human relations.