cover
Contact Name
Syarif Rizalia
Contact Email
syarif.rizal.albar@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
syarif.rizal.albar@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Al-MUNZIR
ISSN : 19794894     EISSN : 2620326X     DOI : -
Journal Al- Munzir (p-ISSN: 1979-4894; e-ISSN: 2620-326X) is a journal that publishes scientific papers, articles in the form of thought study and research results. Al-Munzir received articles from academics, researchers, journalists and national and international students in the fields of communication science, Islamic broadcasting communications, da'wah science, Journalism, Public Relations, and Islamic Counseling Counseling. Articles published in the journal Al-Munzir include the results of scientific research, scientific article reviews, and responses or criticisms of previous studies that already exist. Al Munzir's journal is published twice a year by Ushuluddin Adab Faculty and IAIN Kendari Da'wah.
Arjuna Subject : -
Articles 242 Documents
STUDI PENAFSIRAN SAYID QUTUB TENTANG NASAKH DALAM TAFSIR FĪ ZILĀL AL-QUR’ĀN Muh. Hasdin Has
Al-MUNZIR No 2 (2015): VOL 8 NO.2 NOVEMBER 2015
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (466.072 KB) | DOI: 10.31332/am.v8i2.755

Abstract

Sayid Qutub adalah seorang ulama kontemporer yang kaya ilmu dan pengalaman hidupnya, membuat dirinya tetap di bawah naungan al-Qur’an. Itulah sebabnya karya tafsir yang ditulisnya, diberinya judul Fī Zilāl al-Qur’ān.Tafsir Fī Zilāl al-Qur’ān menggunakan metode tahlīliy yang menjelaskan kandungan al-Qur’an dari berbagai aspeknya secara runtut sebagaimana yang tersusun dalam mushaf. Sumber penafsirannya adalah dalil-dalil ma’śūr dan ra’yu dengan menganalisis ayat berdasarkan cara tashwīr, tajsīm, juga mengungkap kisah, dan ayat-ayat tersebut yang diuraikannya dengan menggunakan sastra yang indah.Menurut Sayid Qutub, nasakh dalam Al-Qur’an bukan sebagai penghapus, tetapi nasakh adalah identik dengan teori al-munāsabah, yakni keterkaitan siyāq al-āyah yang turun sebelumnya dengan ayat yang datang sesudahnya, sebagai penyempurna kandungan hukum dalam upaya memperkuat akidah umat. Jadi, esensi teori nasakh adalah mendatangkan hukum yang lebih baik (na’ti bikhairin minhā). Kata Kunci: Nasakh, fī zilāl al-Qur’ān
ISLAM DAN PSIKOTERAPI Ros Mayasari
Al-MUNZIR No 2 (2013): Vol. 6 No. 2 November 2013
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.178 KB) | DOI: 10.31332/am.v6i2.260

Abstract

Abstrak: Islam menyumbangkan aspek spiritual dalampsikoterapi yaitu sebuah psikoterapi yang memodifikasiperilaku manusia berdasarkan hubungan manusia denganAllah SWT. Manusia merupakan totalitas jasmanaiah,nafsani dan rohani. Sementara itu keyakinan dankeimanan manusia dalam psikologi berada pada dimensiafektif, kognitif dan motorik, sehingga pendekatanterhadap mereka yang mengalami masalah psikologistentunya harus memahami manusia sebagai totalitas.Keunikan psikoterapi Islam adalah keberadaannya sangatsubyektif dan teosentris. Dalam melakukan terapi,masing-masing individu memiliki tingkat kualitas yangberbeda seiring pengetahuan, pengalaman, danpengamalan yang dimiliki.Kata Kunci: Psikoterapi, Islam dan psikologi.
POLA KOMUNIKASI PASANGAN SUAMI ISTRI BEDA BUDAYA DI MAKASSAR HADAWIAH HADAWIAH
Al-MUNZIR No 2 (2017): VOL 10 NO.2 NOVEMBER 2017
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.35 KB) | DOI: 10.31332/am.v10i2.808

Abstract

Komunikasi pasangan suami istri beda budaya di Makassar menjadi sebuah fenomena yang sangat menarik untuk diteliti karena Makassar merupakan salah satu kota tiga terbesar di Indonesia yang memiliki perbedaaan budaya  yang sangat tinggi dan memiliki dinamika yang sangat tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti dan mengetahui bagaimana komunikasi antarbudaya yang terjadi dalam pasangan suami istri di Makassar dan bagaimana komunikasi antarbudaya dalam memaknai simbol-simbol budaya dari pasangan suami istri yang berbeda budaya di Makassar. Jenis penelitan yang tepat adalah penelitian kualitatif deskriptif. Subyek dari penelitian ini adalah keluarga yang mempunyai latar belakang budaya di Makassar dan difokuskan yang memiliki latar belakang keluarga beda, lingkungan yang berbeda. Dengan tehnik wawancara secara mendalam (indepth interview) dan observasi langsung dilakukan dalam memperoleh data penelitian. Tehnik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analisis selain itu peneliti juga menggunakan tehnik interaktif, tehnik ini digunakan agar data informasi yang telah dikumpulkan dapat selalu diperbandingkan sehingga diperoleh data dan informasi yang akurat. Peneliti akan melakukan aktivitas yang berkelanjutan dalam tahapan-tahapan pengumpulan data hingga mencapai hasil yang maksimal Kata kunci : Pola Komunikasi, pasangan suami istri, beda budaya.
STRATEGI DAN METODE DAKWAH MUHAMMAD IBN ABDUL WAHAB Ahmad Sukardi
Al-MUNZIR No 2 (2013): Vol. 6 No. 2 November 2013
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.884 KB) | DOI: 10.31332/am.v6i2.251

Abstract

Abstrak: Dinasti yang pertama kali berhasil merebutkekuasaan Turki Usman di Hijaz pada awal abad ke-19 Madalah dinasti Saudi yang mempunyai sejarah yang cukuppanjang dalam hubungannya dengan Hijaz. Komplikantara dua hubungan ini bukan saja di bidang poitik, tetapijuga dalam bidang keagamaan, karena kebangkitan dinastiSaudi tidak dapat dipisahkan dari gerakan reformasikeagamaan yang dikenal dengan gerakan Wahabi.Muhammad ibn Abdul Wahab adalah seorang tokohreformasi dan sangat berpengaruh bagi perkembangandakwah di Jazirah Arab sekitar abad ke-19. Dalammenjalankan dakwahnya, ia menggunakan strategi dakwahdengan mencurahkan perhatian kepada tauhid, berdakwahdi lingkungan sendiri, menyusun kekuatan dakwahbersama pemerintah dengan cara bijaksana, lisan, tulisan,ia juga pernah melakukan penyerangan terhadap orangorangyang berusaha untuk mencela syariat Islam secaraterang-terangan. Sasarannya adalah memberantas bid’ahdengan tujuan mengembalikan masyarakat kepada ajaranIslam yang murni yaitu al-Quran dan hadis.Kata Kunci: Strategi dakwah, Muhammad bin AbdulWahab.
DAKWAH DALAM BINGKAI KEBINEKAAN MANSUR MANSUR
Al-MUNZIR No 1 (2017): VOL 10 NO.1 MEI 2017
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (552.37 KB) | DOI: 10.31332/am.v10i1.798

Abstract

Membincangkan kebinekaan sama artinya kita menggugat eksistensi kemanusiaan manusia di permukaan bumi ini sebagai makhluk yang memang diciptakan oleh Allah secara berbeda. Betapa tidak, secara fitrah manusia diciptakan bersuku-suku, berbangsa-bangsa, beragam warna kulit dan bahasa bahkan agama. Karena itu, kebinekaan/keragaman ini menuntut kita untuk mampu mengakui perbedaan yang melahirkan sikap toleran terhadap berbagai macam keragaman tersebut. Saling mengklaim bahwa saya/kita/kami lah yang paling toleran terhadap perbedaan pada akhirnya menggiring pihak tersebut ke dalam kubangan intoleransi yang pada akhirnya anti kebinekaan/keberagaman. Keragaman/kebinekaan belakangan ini mendapat ujian berat oleh berbagai peristiwa sosial kemasyarakatan sehingga tulisan ini hadir sebagai wujud ikhtiar untuk menawarkan solusi agar kebinekaan dan keragaman ini tetap pada posisinya untuk menciptakan kerukunan. Pelaku dakwah dituntut kontribusi solusifnya untuk memberi bimbingan kepada jamaahnya agar senantiasa menyikapi berbagai kebinekaan/perbedaan yang dijumpainya di tengah-tengah kehidupan bersama di masyarakat.Kata Kunci : Dakwah Islam, kebinekaan, Toleransi.
SISTEMATIKA AYAT DAN SURAH AL-QUR’AN FATIRA WAHIDAH
Al-MUNZIR No 1 (2016): VOL.9. NO. 1 MEI 2016
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (511.398 KB) | DOI: 10.31332/am.v9i1.782

Abstract

Al-Qur’an merupakan petunjuk serta pedoman bagi manusia. Al-Qur’an sebagai pedoman tidak memberikan fungsi yang maksimal jika tidak  diamalkan. Pengamalan isinya tidak dapat berjalan dengan baik ketika isi kandungan al-Qur’an tidak dipahami. Untuk memahami isinya, dibutuhkan pengkajian isi kandungannya. Pengkajian isi kandungan al-Qur’an tentu saja membutuhkan suatu alat berupa ilmu-ilmu al-Qur’an yang digunakan untuk membedahnya. Salah satu ilmu al-Qur’an yang sangat urgen untuk membantu dalam mengkaji penafsiran dalam rangka memahami isinya adalah mengenai sistematika ayat dan surah al-Qur’an. Sistematika ayat-ayat dan surah-surah al-Qur’an yang penulis maksudkan adalah pembahasan mengenai penempatan ayat-ayat dan surah-surah yang terdapat dalam mushaf al-Qur’an. Tidak ada pertentangan ulama mengenai sistematika ayat-ayat al-Qur’an. Para ulama menyepakatinya sebagai sesuatu yang tauqifi, yakni merupakan petunjuk dari Rasulullah saw. Adapun sistematika surah-surah al-Qur’an, terdapat perbedaan pendapat ulama. Di antara mereka menyatakan sistematika surah-surah al-Qur’an adalah tauqifi, di antara mereka pula menyatakan ijtihadi dan pendapat terakhir yaitu sebagian surah-surah al-Qur’an adalah tauqifi dan sebagiannya lagi ijtihadi. Kata Kunci: Sistematika ayat al-Qur’an, tauqifi
KEPEMIMPINAN WANITA DALAM RUMAH TANGGA (Telaah Hadis) Sulaemang Sulaemang
Al-MUNZIR No 2 (2014): Vol. 7 No. 2 November 2014
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.517 KB) | DOI: 10.31332/am.v7i2.283

Abstract

Abstrak: Tulisan ini membahas kepemimpinan wanitadalam urusan rumah tangga yang bertujuan untukmengetahui bahwa wanita (isteri) adalah pemimpindalam rumah tangganya. Dengan menggunkanpendekatan historis, sosiologis, dan theologies, penulismenyajikan dan menjelaskan hadis-hadis yang terkaitdengan kepemimpinan wanita dalam rumah tangga.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinanwanita yang terkait dengan isteri adalah, bahwa isterisebagai pemimpin dalam rumah tangga karena dia dalamrumah tangga yang dapat memenej dengan baik urusanrumah tangga, mendidik anak dengan sebaik-baiknya,dan memberi nasehat kepada suaminya, selaku tanggungjawabnya sebagai pimpinan dalam urusan rumah tangga.Implikasi penelitian ini adalah bahwa semua orangadalah pemimpin yang masing-masing dibebanitanggung jawab yang harus dipertanggungjawabkannanti dhadapan Allah swt. Hadis yang dikemukakanmerupakan dasar dalam kegiatan urusan rumah tangga,sekaligus menunjukkan bahwa istri adalah sebagaipemimpin dalam rumah tangganya.Kata Kunci: kepemimpinan wanita, rumah tangga.
Konsep Pendidikan Karakter Perspektif Kh. Hasyim Asy’ari Studi Kitab Adbul ‘Alim Wal Muta’alim Lukmanul Hakim
Al-MUNZIR No 2 (2018): Vol. 11 No.2 November 2018
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (610.031 KB) | DOI: 10.31332/am.v11i2.1124

Abstract

Karakteristik pemikiran Kiai Hasyim Asy’ari tentang pendidikan karakter dalam kitab Adabul ‘Alim Wal Muta’alim, dapat dikategorikan kedalam corak yang praktis dan berpegang teguh pada Alquran dan Hadist. Kecenderungan lain dari pemikiran beliau adalah mengetengahkan nilai-nilai etis yang bernafaskan sufistik. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana konsep pendidikan karakter menurut K.H Hasyim Asy’ari dalam kitab Adabul ‘Alim Wal Muta’alim dan juga bagaimana karakter yang harus dimiliki oleh murid terhadap guru menurut K.H Hasyim Asy’ari dalam kitab Adabul ‘Alim Wal Muta’alim. Penelitian ini ditulis dengan jenis penelitian kepustakaan dan dengan metode deskriptif-analitis. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa konsep pendidikan karakter menurut K.H Hasyim Asy’ari lebih ditekankan kepada: Pertama, memurnikan niat, Kedua, berperilaku qana’ah, Ketiga, bersikap wara’, Keempat, berperilaku tawadhu’, Kelima, berperilaku zuhud, Keenam, berperilaku sabar, Ketujuh, menghindari hal-hal yang kotor dan maksiat. Sedangkan karakter yang harus dimiliki oleh murid terhadap guru menurut K.H Hasyim Asy’ari yaitu: Pertama, bersikap tawadhu’, Kedua, menghormati guru, Ketiga, berperilaku sabar. Kata Kunci: Pendidikan Karakter, K.H Hasyim Asy’ari, Kitab Adabul ‘Alim Wal Muta’alim.
KEPEMIMPINAN WANITA DALAM URUSAN UMUM (Hadis Abi Bakrah) Sulaemang L.
Al-MUNZIR No 1 (2015): VOL 8 NO.1 MEI 2015
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (701.496 KB) | DOI: 10.31332/am.v8i1.771

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah wanita boleh atau tidak untuk menjadi pemimpin dalam urusan umum, berdasarkan hadis Abi Bakra.  Metode yang digunakan penulis adalah metode kualitatif atau pustaka dengan pendekatan historis, sosiologis, dan theologis, dengan langkah-langkah, mengemukakan matan hadis, takhrij sanad hadis, skema sanad, kualitas hadis  yang ditakhrij, biografi sahabat, asbab al-wururd, dan tanggapan ulama ahli hadis.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan wanita dalam tulisan ini dapat diketahui bahwa dalam hal kepemimpinan wanita dalam urusan politik, para ulama berpendapat bahwa ada yang membolehkan dan ada yang melarang.Implikasi penelitian ini adalah bahwa wanita boleh menjadi pemimpin dalam urusan umum atau politik. Hadis Abi Bakrah merupakan dasar dalam kegiatan kepemimpinan dalam urusan umum. Kebolehan wanita menjadi pemimpin dalam urusan umum berdasarkan firman Allah swt., Q.S. al-Taubah/9: 36 dilihat dari segi makna ayat tewrsebut. Kata Kunci: Hadis Abi Bakrah, kepemimpinan wanita, urusan umum.
MANHAJ ‘AJJAJ AL-KHATIB (Analisis Kritis terhadap Kitab Ushul al-Hadis, ‘Ulumuh wa Mushtalahuh) Sulaemang Sulaemang
Al-MUNZIR No 1 (2014): Vol. 7 No. 1 Mei 2014
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (43.058 KB) | DOI: 10.31332/am.v7i1.274

Abstract

Abstrak: Penelitian ini mebmahas Manhaj Ajjaj al-Khatib, sebuah analisis kritis terhadap kitab Ushul al-Hadis, ‘Ulumuh wa Mushtalahuh. Tujuan penelitian iniadalah untuk mengetahui mengapa kitab yang tergolongbaru tersebut bisa begitu popular bahkan di Indonesiakitab tersebut sudah diterjemahkan dan menjadi salahsatu buku wajib dalam beberapa Universitas Islam.Metode yang digunakan adalah metode penelitiankualitatif atas pustaka dengan pendekatan analisis kritisterhadap kitab Ushul al-Hadis, Ulumul wa Mushtalahuh,dengan menggunakan sumber kitab aslinya dalammengemukakan teori.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kitab ushul al-hadiskarya Muhammad Ajjaj al-kitab adalah sebuah kitabpegangan tentang ilmu hadis yang diurai. Implikasipenelitian ini adalah kitab tersebut secara umum dalampandangan penulis kitab ini adalah kitab yang cukup baikdigunakan untuk memahami Ulumul hadis, selain karenasistematikanya teratur, disamping itu pemaparannyapuncukup tegas dengan bahasa yang sederhana. Yang takkalah pentingnya adalah bahwa kitab ini juga begitubanyak memberikan informasi-informasi tambahandalam kajian ilmu hadis.Kata Kunci: Ajjaj al-Khatib, kitab Ushul al-Hadis.

Page 5 of 25 | Total Record : 242