cover
Contact Name
Syarif Rizalia
Contact Email
syarif.rizal.albar@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
syarif.rizal.albar@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Al-MUNZIR
ISSN : 19794894     EISSN : 2620326X     DOI : -
Journal Al- Munzir (p-ISSN: 1979-4894; e-ISSN: 2620-326X) is a journal that publishes scientific papers, articles in the form of thought study and research results. Al-Munzir received articles from academics, researchers, journalists and national and international students in the fields of communication science, Islamic broadcasting communications, da'wah science, Journalism, Public Relations, and Islamic Counseling Counseling. Articles published in the journal Al-Munzir include the results of scientific research, scientific article reviews, and responses or criticisms of previous studies that already exist. Al Munzir's journal is published twice a year by Ushuluddin Adab Faculty and IAIN Kendari Da'wah.
Arjuna Subject : -
Articles 242 Documents
URGENSI DAKWAH DALAM NEGARA AKHMAD SUKARDI
Al-MUNZIR No 1 (2017): VOL 10 NO.1 MEI 2017
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.71 KB) | DOI: 10.31332/am.v10i1.794

Abstract

Keterkaitan antara Negara dan dakwah tercermin dalam perilaku Rasulullah saw. Beliau telah memikul dua tanggung jawab, sebagai pemimpin agama yang punya kewajiban menyampaikan dakwah kepada umat dan sebagai kepala Negara, punya tanggung jawab bagi berlangsungnya kehidupan yang sejahtera lahir dan batin. Dakwah adalah sebuah proses atau kegiatan yang berkesinambungan terhadap aktivitas – aktivitas yang bertujuan untuk memperbaiki, membina, dan membentuk masyarakat yang bahagia dan sejahtera, sedang Negara yang dimaksud dalam tulisan ini adalah dukungan dan partisipasi negara terhadap proses penyampaian dakwah  baik negara pada zaman nabi Muhammad saw hingga negara Indonesia. Dakwah dapat berperan dalam Negara Indonesia yang kita cintai, jika negara dalam hal ini pemerintah dapat memberikan dukungan dan partisipasi negara terhadap proses dakwah. Sebaliknya dakwah akan selalu memberikan kontribusi  bagi pelaksanaan tata kehidupan berbangsa, bernegara, dan beragama, jika dakwah dijadikan sebagai wadah penyampaian berbagai kebijakan dan program pemerintah. Kata-kata Kunci : Dakwah,  Negara
KONSTRIBUSI TAFSIR NUSANTARA UNTUK DUNIA (Analisis Metodologi Tafsir al-Misbah Karya M. Quraish Shihab) M. HASDIN HAS
Al-MUNZIR No 1 (2016): VOL.9. NO. 1 MEI 2016
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (886.666 KB) | DOI: 10.31332/am.v9i1.778

Abstract

M. Quraish Shihab adalah mufassir yang lahir di Sulawesi Selatan Indonesia. Karya besar Tafsīr al-Misbah mengeksplorasi keluasan ilmu penulisnya dengan menggunakan bahasa Indonesia yang lugas dan sederhana sehingga hampir tidak didapati kata atau kalimat yang sulit dipahami oleh masyarakat. Disajikan dalam bentuk Tafsir tahlily, memberikan beberapa alternatif solusi menghadapi berbagai macam permasalahan pada masa modern.Tafsīr al-Misbah cenderung bercorak sastra budaya kemasyarakatan dengan suatu alasan bahwa corak ini, sesuai dengan hasil penelitian M. Quraish Shihab, adalah satu corak tafsir yang menjelaskan petunjuk-petunjuk ayat-ayat al-Qur’an yang berkaitan langsung dengan kehidupan masyarakat, serta usaha-usaha untuk menanggulangi penyakit-penyakit atau masalah-masalah mereka berdasarkan petunjuk ayat-ayat dengan mengemukakan petunjuk-petunjuk tersebut dalam bahasa yang mudah dimengerti namun indah didengar. Kata Kunci: Tafsir al-Misbah, M. Quraish Shihab.
POLA KOMUNIKASI ORANG TUA DALAM PEMBENTUKAN AKHLAK ANAK Nurdin Karim
Al-MUNZIR No 2 (2014): Vol. 7 No. 2 November 2014
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.936 KB) | DOI: 10.31332/am.v7i2.279

Abstract

Abstrak: Akhlak adalah sebuah pilar utama dalamkehidupan masyarakat sepanjang sejarah. Pendidikandalam bidang apapun harus selalu diselaraskan dengantujuan untuk membentuk manusia yang berakhlak mulia(aklakul karimah).Dalam proses pembentukan akhlak bagi anak-anak,orang tua hendakya selalu membuka kran komunikasiyang sehat bagi anak. Pendidikan yang menyenangkanbagi anak di rumah akan melahirkan komunikasi yangterbuka bagi orang tua dan anak. Anak akan merasaaman, terlindungi, mendapatkan kasih sayang, cinta,penyang, sopan dan santun manakala orang tuamembesarkan anak dalam lingkungan keluarga yangpenuh dengan kelemahlembutan dan kasih sayang.Sekolah merupakan salah satu institusi yangmenindaklanjuti proses komunikasi orang tua dan anakdalam keluarga. Peran sekolah adalah memfaslitasiproses pembentukan awal yang telah terjadi dalamkehidupan keluarga. Salah satu unsur yang banyakterabaikan dalam proses pembentukan akhlak anakadalah pemerolehan dan penanaman nilai-nilai agamabagi anak-anak di rumah. Nilai-nilai agama menjadiinstrumen yang sangat penting diberikan kepada anakanaksejak dini terutama dalam keluarga sehingga anakanakmemiliki pisau analisa iman sebagai benteng diridalam menangkal kezaliman terutama dalam kekerasandan kebrutalan terhadap anak-anak.Kata Kunci: Orang tua, komunikasi, anak, akhlak
Pergeseran Aksiologis Dakwah: Potensi Gerakan Radikal Hariyanto Hariyanto
Al-MUNZIR No 2 (2018): Vol. 11 No.2 November 2018
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.884 KB) | DOI: 10.31332/am.v11i2.1120

Abstract

Pengetahuan, pemahaman dan pemaknaan yang relatif minim terhadap nilai dakwah, akan menggiring individu atau kelompok ke arah pemikiran ekstrimis atau radikal. Terlebih terjadinya penyempitan terhadap memahami subtansi pesan Al-Qur’an, sehingga mengakibatkan gerakan dakwah menjadi “kaku” (tesktual). Hal ini hanya akan menciderai nilai dakwah dan mereduksi cakawala dakwah yang menitikberatkan kearifan. Terlebih jika dakwah dimaknai sebagai usaha untuk mengagungkan satu golongan tertentu, sementara merendahkan golongan lainnya yang tidak sesuai dengan kelompoknya. Hal ini berpotensi melahirkan persengketaan gerakan dakwah, lunturnya dakwah yang dinamis dan humanis. serta hilangnya esensi dakwah yang bertujuan transformasi sosial melalui internalisasi nilai-nilai positif agama dalam masyarakat. Dengan demikian, memahami esensi dakwah secara komprehensif menjadi tuntutan di Era modern ini, agar dakwah menjadi rahmatal lil ‘aalamiin. Kata Kunci: Aksiologis, Gerakan Dakwah, Radikal
Baik dan Buruk Rahmawati Rahmawati
Al-MUNZIR No 1 (2015): VOL 8 NO.1 MEI 2015
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.088 KB) | DOI: 10.31332/am.v8i1.767

Abstract

Perbuatan manusia selalu terkait dengan nilai atau norma. Perbuatan itu dapat dinilai baik atau buruk.  Namun demikian, baik buruknya perbuatan itu bukan tergantung dari perbuatan itu sendiri, melainkan suatu penilaian yang sematkan oleh manusia kepada sebuah perbuatan itu. Karena itu, predikat baik buruknya perbuatan sifatnya relatif, tidak mutlak. Hal itu disebabkan adanya perbedaan tolok ukur atau indikator yang digunakan untuk penilaian tersebut.Perbedaan tolok ukur disebabkan oleh adanya perbedaan latar belakang konteks pemikiran yang bersumber dari perbedaan-perbedaan kepercayaan, agama, ideologis, tradisi, budaya, lingkungan, dan lainnya.Dalam Islam, baik buruk tidak ditentukan oleh akal atau pertimbangan lain, tetapi berdasarkan apa yang ditetapkan Allah sebagaimana yang tercantum dalam al-Qur’an dan sunnah Rasulullah Saw. Umat Islam wajib terikat kepada kedua sumber tersebut dalam memberi penialaian suatu perbuatan dikatan baik atau buruk. Kata Kunci: baik, buruk
PROBLEMATIKA URBANISASI Mansur Mansur
Al-MUNZIR No 1 (2014): Vol. 7 No. 1 Mei 2014
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (50.353 KB) | DOI: 10.31332/am.v7i1.270

Abstract

Abstrak: Penomena urbanisasi adalah penomena seriusbagi perkotaan maupun pedesaan. Betapa tidak, kota yangdibanjiri oleh kaum urban akan mengalami lonjakanpenduduk yang tak terkendali, sementara desa yangdirtinggal pergi penduduknya akan mengalami kelangkaanpenduiduk dan tenaga kerja produktif. Persebaran pendudukyang tidak merata antara desa dengan kota akanmenimbulkan berbagai permasalahan sosialkemasyarakatan. Hal inilah antara lain yang mendorongmasyarakat untuk melakukan urbanisasi dengan tujuan bisamendapat kehidupan yang layak. Selain itu, daya tarikdaerah tujuan juga menentukan masyarakat untukmelakukan urbanisasi. Para urban yang tidak memiliki skillkecuali bertani akan kesulitan mencari pekerjaan di daerahperkotaan, karena lapangan pekerjaan di kota membutuhkanskill yang sesuai dengan bidangnya. Ditambah lagi,lapangan pekerjaan yang juga semakin sedikit sehinggaakan terjadi persaingan ketat dalam mencari pekerjaan.Kaum urban yang tidak memiliki skill hanya bisa bekerjasebagai buruh kasar, pembantu rumah tangga, tukangkebun/taman, dan pekerjaan lainnya yang lebihmengandalkan otot ketimbang otak. Sedangakn parapendatang yang tidak mempunyai pekerjaan, umumnyahanya menjadi tunawisma, tunakarya, dan tunasusila.Seabrek masalah ini tentunya akan memberikan pengaruhnegatif terhadap lingkungan kota sehingga menambahpermasalahan yang ada di kota.Kata Kunci: urbanisasi, lingkungan kota, proses urban.
Penerapan Teknik Coaching dalam Meningkatkan Communication Skills Peserta Coaching Class Creative Public Speaking Wahyuni Husain; Subekti Masri
Al-MUNZIR No 1 (2018): Vol. 11 No.1 Mei 2018
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.965 KB) | DOI: 10.31332/am.v11i1.929

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peningkatan communication skills peserta Coaching Class Creative Public Speaking melalui penerapan teknik coaching. Penelitian ini mengggunakan rancangan Quasi experiment dengan one group pretest postest desaign. Subjek penelitian terdiri dari 10 orang peserta yakni mahasiswa BKI IAIN Palopo. Hasil penelitian menunjukkan ada perubahan skor sebelum dan sesudah pemberian test melalui pretest dan posttest. Kesepuluh subjek tersebut mengalami perubahan yang bervariasi. Dengan analisis bahwa Ho ditolak dan Ha diterima karena terdapat perubahan peningkatan communication skilss mahasiswa. Kata Kunci: Teknik Coaching, Communication Skills, Coaching Class Creative Public Speaking
RELIGIUSITAS KAFFAH DAN RELIGIUSITAS PARSIAL Asliah Zainal
Al-MUNZIR No 1 (2013): Vol. 6 No.1 Mei 2013
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (75.743 KB) | DOI: 10.31332/am.v6i1.228

Abstract

Abstrak: Keberagamaan seseorang ditentukan oleh responnya terhadap pemahaman dan keyakinannya atas ajaran agama. Realitas keberagamaan manusia sebagai hasil dari proses penangkapan atas ajaran Tuhan bisa bermacam-macam. Manusia bisa beragama secara kaffah (komprehensif) akan tetapi juga bisa banal atau parsial. Bentuk keberagamaan ini disebabkan oleh latar belakang pengalaman, pemahaman, dan keyakinan orang tersebut terhadap agamanya. Sikap keberagamaan atau religiusitas seorang muslim berdasarkan pemahaman dan interpretasi atas ajaran agama dan bagaimana ajaran agama tersebut dimanifestasikanya dalam kehidupan keseharian. Dalam Islam, keberagamaan yang sempurna mengacu kepada konsep insan kamil (manusia sempurna),d dimana keberagamaan yang komprehensif (kaffah) adalah pengejawantahan ajaran ketuhanan dalam realitas masyarakat riil dan bernilai guna (usefull).Kata Kunci: keberagamaan (religiusitas), kaffah, parsial, dikotomi agama dan dunia, insan kamil.
MEDIA MASSA DALAM PROSES DAKWAHMEDIA MASSA DALAM PROSES DAKWAH AKHMAD SUKARDI
Al-MUNZIR No 2 (2016): VOL.9. NO. 2 NOVEMBER 2016
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (161.393 KB) | DOI: 10.31332/am.v9i2.785

Abstract

Realitas, menunjukkan bahwa media massa dan media sosial banyak berisi sensasi, manipulasi, kebohongan, kekerasan dan pornografi yang dapat menurunkan martabat manusia. Inilah yang sedang melanda dunia sebagai akibat kebebasan informasi dan kemajuan teknologi. Realitas ini merupakan tantangan dakwah masa kini yang harus dihadapi dengan model dakwah kontemporer dengan memanfaatkan media masa dan media sosial. Dengan memanfaatkan kekuatan media massa, maka peran media massa sangat penting dan strategis dalam pelaksanaan dakwah, terutama dalam pencitraan dan pembentukan prilaku Islami masyarakat. Oleh karena itu media massa seharusnya menjadi da’i atau muballigh yang terorganisasi dan terlembagakan dengan manajemen yang baik serta didukung oleh berbagai unsur, tersedianya banyak da’i terpercaya, teknologi informasi yang canggih, serta didukung citra dan opini publik yang positif terhadap dakwah.Kata Kunci: Media Massa, Dakwah
DAKWAH TERUMBU KARANG Membumikan Karakter Ekologis Melalui Penguatan Kapasitas Kelembagaan pada Masyarakat Pesisir Kepulauan Tukang Besi Nurdin Nurdin
Al-MUNZIR No 2 (2015): VOL 8 NO.2 NOVEMBER 2015
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (418.022 KB) | DOI: 10.31332/am.v8i2.756

Abstract

 Isu lingkungan kaitannya dengan dakwah yang menjadi fundamental ideas dari program pemberdayaan ini berangkat dari asumsi, bahwa selama ini aktivitas dakwah di satu sisi dan kegiatan pelestarian lingkungan pada sisi lain, belum berjalan berkelindang. Padahal jika  disatupadukan, diyakini akan memberi efek positif yang besar, utamanya di tengah kegalauan umat manusia terhadap masa depan lingkungan. Dalam konteks Kepulauan Tukang Besi (Wakatobi) yang 97% wilayahnya adalah laut, pembumian nalar ekologis dalam tata pikir masyarakat  menjadi penting dengan tiga alasan; 1) tuntutan pelestarian lingkungan adalah amanah Tuhan terhadap makhluknya, 2) tuntutan bagi masyarakat Wakatobi terkait dengan masa depan lahan pencarian mereka, 3) Wakatobi merupakan pusat segitiga terumbu karang dunia atau coral triangle world.Studi ini menjelaskan tentang para da’i yang berkarakter dan berwawasan ekologis melalui penguatan kapasistas kelembagaan. Dengan participatory action research (PAR), studi ini menghasilkan rancangan sistem dan manajemen tata kelola lembaga dakwah dan Da’i Terumbu Karang sehingga terwujud masyarakat yang bernalar ekologis, dapat menjaga kelestarian lingkungan Wakatobi sebagai bendahara biodiversitas dunia yang utama. Kata Kunci: dakwah, karakter ekologis, penguatan kapasitas kelembagaan.

Page 7 of 25 | Total Record : 242