cover
Contact Name
aep sunendar
Contact Email
aep.sunendar@unsil.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
aep.sunendar@unsil.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota tasikmalaya,
Jawa barat
INDONESIA
JP3M (Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pengajaran Matematika)
Published by Universitas Siliwangi
ISSN : 24608599     EISSN : 25812807     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
JP3M (Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pengajaran Pendidikan Matematika), dengan ISSN 2460-8599 (print) dan ISSN 2581-2807 (online), adalah jurnal peer-review yang dipublikasikan dua kali setahun (April-September, dan Oktober-Maret) oleh Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Siliwangi. Jurnal ini menerbitkan tulisan khusus hasil penelitian dalam pendidikan dan pengajaran matematika.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 2 (2020)" : 6 Documents clear
Sigil: Pengembangan e-modul berbasis realistik pada materi lingkaran untuk siswa kelas VIII SMP Istikomah Istikomah; Riawan Yudi Purwoko; puji Nugraheni
JP3M (Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pengajaran Matematika) Vol 6, No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP, Universitas Siliwangi, Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/jp3m.v6i2.1957

Abstract

This study aims to produce a realistic e-module based on quality Sigil software that can be seen in terms of validity, practicality, and effectiveness. This research is a research and development, while the development model used is ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). The instrument that will be used in this study are validation sheets, questionnaire student responses sheets, and test question. Data obtained from the study were then analyzed in terms of feasibility. The eligibility module, is allowed to be valid, effective and practical. In terms of  validity, the average score given by media experts was 3,41 with the criteria “valid” while the realistic experts gave an average score of 3,00 with the criteria “valid”, and the material expert gave an average score for the learning scheme of e,69 with “valid” criteria. Based on practicality, the score given by students gets an average score of 83% with the criteria “very practical”. The effectiveness of the product can be seen from the percentage of completeness of the test scores that is obtained by 90% of all test subjects.Keywords:    E-modules; Realistic Mathematics Education (RME); Circle; Sigil
Etnomatematika hasil pembuatan krecek kerupuk rambak kanji dalam penerapan pembelajaran melalui berpikir spasial Camelia Wahyu Perdani
JP3M (Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pengajaran Matematika) Vol 6, No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP, Universitas Siliwangi, Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/jp3m.v6i2.1958

Abstract

Terdapat aktivias masyarakat yang erat berhubungan dengan etnomatematika terutama pada pembuatan krecek kerupuk rambak kanji di Kecamatan Pace. Dengan adanya etnomatematika masyarakat dan peserta didik dapat mengetahui keberadaan matematika sebagai ilmu yang tidak hanya berlangsung dikelas semata namun juga ada disekitar kita. Etnomatematika hasil pembuatan krecek kerupuk rambak kanji ini dilibatkan dalam pembelajaran matematika untuk membantu peserta didik dalam meningkatkan dan mengembangkan ilmu matematika dengan menggunakan indikator berpikir spasial. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa SD Negeri kelas V dengan hasil yang menunjukkan kemampuan peserta didik kategori tinggi. Pengumpulan data dilakukan oleh peneliti dengan mengerjakan tes soal uraian dan wawancara pada subyek yang terpilih. 
Pengembangan bahan ajar perbandingan berbalik nilai berbasis android untuk pembelajaran SMP kelas VII Nur Aini; Somakim Somakim; Hapizah Hapizah
JP3M (Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pengajaran Matematika) Vol 6, No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP, Universitas Siliwangi, Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/jp3m.v6i2.1720

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi karena belum tersedianya bahan ajar berbasis android pada mata pelajaran matematika khususnya untuk materi perbandingan berbalik nilai. Oleh karena itu dilakukan  penelitian pengembangan bahan ajar berbasis android yang  bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar materi perbandingan berbalik nilai berbasis android yang valid dan praktis. Penelitian  ini adalah penelitian pengembangan menggunakan model pengembangan ADDIE . Data penelitian ini diperoleh melalui  hasil walktrough,  lembar angket, dan observasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan  bahwa validasi bahan ajar perbandingan berbalik nilai berbasis android  yang  dilihat dari aspek isi,  konstruk, dan bahasa yang dinilai dari hasil validasi ahli materi dan ahli media serta komentar siswa pada saat uji coba perorangan. Sedangkan kepraktisan  bahan ajar perbandingan  berbalik nilai berbasis android terlihat dari hasil lembar penilaian angket dan observasi pada tahap uji coba kelompok kecil. Dari hasil penilaian angket dan observasi diperoleh perhitungan  nilai  sebesar 82,17 %  berkategori praktis dan 89,17% berkategori sangat praktis. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahan ajar perbandingan berbalik nilai berbasis android telah valid dan praktis. Kata Kunci:  Pengembangan; Bahan Ajar; ADDIE                                                                              THE DEVELOPMENT OF ANDROID BASED INSTRUMENTS ON THE MATERIAL OF REVERSE VALUATION  FOR 7TH GRADE                                                                                 ABSTRACT The research is facing a background because there is not a more-based teaching material available in mathematical subjects especially for materials of comparative value.  And  so it is done to rsearch the development of lame-based teaching materials aimed at producing  materials that actually contras valid and practical android value. This research is development research using ADDIE development models. These research data are obtained walkthrough, routing sheets, and observations. The results of this study show that the validation of materials rebased android contrasts is seen in content, constructive, andlanguage aspects assessed by both material and media experts validation and student comments during individual trials. The bare-based comparison of value-based values can be seen from the result of the top-rated assessment sheet and the observation at the trial stage of a small group. Based on the value assessments and observations, the rating is 82.17% practical valise and 89.17% valegori are extremely practical. The conclusion of this research is that the reverent-based android ratio is valid and practical. Keywords : Development; Teaching Materials; ADDIE 
Analisis kemampuan berpikir kreatif matematis ditinjau dari kesulitan belajar siswa Elva Nuranggraeni; Kiki Nia Sania Effendi; Sutirna Sutirna
JP3M (Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pengajaran Matematika) Vol 6, No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP, Universitas Siliwangi, Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/jp3m.v6i2.2066

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan berpikir kreatif matematis yang ditinjau dari kesulitan belajar siswa pada materi persegi dan persegi panjang. Sampel pada penelitian ini sebanyak 30 siswa dari kelas VII-8 dengan subjek yang diteliti sebanyak 3 siswa disalah satu sekolah menengah pertama yang berada di Kabupaten Bekasi. Pengumpulan data dengan cara menyebarkan soal tes kemampuan berpikir kreatif matematis dan wawancara dengan menggunakan bantuan aplikasi whatsapp. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode penelitian studi kasus. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa subjek berkemampuan matematika tinggi dan sedang masih mengalami kesulitan dalam menggunakan prinsip dan kesulitan dalam memecahkan soal uraian, sedangkan subjek berkemampuan matematika rendah masih mengalami kesulitan mengemukakan konsep, kesulitan dalam menggunakan prinsip dan kesulitan dalam memecahkan soal uraian. Persentase koefisien determinasi yang diperoleh dari tes kemampuan berpikir kreatif matematis diperoleh sebesar 20% siswa yang tergolong ke dalam kategori kelompok kemampuan tinggi, 60% siswa tergolong ke dalam kelompok kemampuan sedang dan 20% siswa tergolong ke dalam kelompok kemampuan rendah.
Analisis proses metakognitif siswa tipe kepribadian idealist, artisan, guardian dan rational dalam pemecahan masalah matematika Neilul Isra Pratama; Kamid Kamid; M Haris Efendi
JP3M (Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pengajaran Matematika) Vol 6, No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP, Universitas Siliwangi, Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/jp3m.v6i2.1940

Abstract

Sering kita mendengar bahwa tugas pendidikan yang paling penting adalah mengajar siswa bagaimana belajar sepanjang hidup mereka dengan cara mereka sendiri dan bagaimana siswa mengarahkan pembelajaran mereka untuk menyelesaikan suatu masalah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis proses metakognitif siswa dalam memecahkan masalah matematika pada tipe kepribadian idealist, artisan, guardian dan rational di SMA Negeri 5 Kota Jambi. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan berdasarkan hasil tes kepribadian, tes tertulis dan wawancara. Berdasarkan penelitian, subjek memiliki beberapa jenis penyelesaian,terutama yang berkaitan dengan proses metakognitif siswa. Mulai dari proses awareness, regulation, dan evaluation. Dalam proses awareness, keempat tipe kepribadian dapat menulis dan menjelaskan apa yang dipahami dari masalah, tetapi untuk penyertaan gambar pada lembar jawaban hanya dilakukan oleh siswa dengan tipe kepribadian idealist dan rational. Dalam proses regulation siswa dapat menjelaskan tahapan dan rumus yang akan digunakan setelah mendapatkan hasil langkah demi langkah. Tetapi ada beberapa perbedaan dalam menentukan tahap selanjutnya, seperti siswa idealist, rational dan guardian masih melakukan proses awareness untuk menentukan tahapan berikutnya. sedangkan siswa artisan sedikit kebingungan di salah satu tahapan. Namun untuk proses evaluation  siswa melakukan pemeriksaan pada situasi yang berbeda untuk tiap tipe kepribadian.                                                                          Keywords : artisan, idealist , guardian, metakognitif dan rational .
Analisis kemampuan penalaran matematis ditinjau dari persepsi siswa terhadap materi operasi aljabar di kelas VII SMP Yuni Widiati; Kamid Kamid; Evita Anggerein
JP3M (Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pengajaran Matematika) Vol 6, No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP, Universitas Siliwangi, Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/jp3m.v6i2.1951

Abstract

Penalaran dalam pembelajaran matematika diperlukan dalam setiap penyelesaian soal matematika.Melalui penalaran, siswa diharapkan dapat melihat bahwa matematika merupakan kajian yang masuk akal atau logis. Persepsi yang baik terhadap pembelajaran matematika membuat siswa senang dan antusias mengikuti pembelajaran sehingga akan menunjang kemampuan penalaran matematisnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Persepsi siswa terhadap pembelajaran matematika pembelajaran matematika di SMP; (2) Kemampuan matematis siswa pada materi bentuk aljabar ditinjau dari persepsi siswa di SMP; (3) Persepsi positif atau negatif berdampak pada kemampuan penalaran matematis materi bentuk aljabar di SMP.Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif.Prosedur penelitian ini terdiri tahap persiapan, peneliti melakukan permintaan izin untuk melakukan penelitian, menyusun instrumen penelitian, dan validasi instrumen penelitian yang berupa angket, soal tes dan pedoman wawancara. Lalu tahap pelaksanaan, peneliti memberikan angket persepsi siswa terhadap materi operasi aljabar, menganalisis hasil angket persepsi lalu membagi siswa menjadi kelompok, menentukan subjek penelitian, memberikan soal penalaran matematis kepada subjek penelitian, mengoreksi jawaban siswa, melakukan wawancara. Selanjutnya data yang diperoleh dalam penelitian ini dianalisis sesuai dengan teknik analisis data.Subjek penelitian ini adalah siswa yang dikelompokkan berdasarkan persepsi positif dan persepsi negative.Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa persepsi siswa terhadap materi operasi aljabar ialah sebanyak 5 siswa (23,81%) menyatakan sangat positif, 4 siswa (19,04%) menyatakan positif, 10 siswa (47,62%) menyatakan negatif, dan 2 siswa (9,53%) menyatakan sangat negatif. Maka persepsi siswa terhadap materi operasi aljabar dinyatakan negatif lebih dominan, karena frekuensi terbanyak berada pada kategori negatif, yaitu sebanyak 10 siswa. Kemampuan penalaran matematis siswa pada kelompok persepsi sangat positif dan positif termasuk kedalam kemampuan penalaran matematis deduktif sedangkan kelompok penalaran matematis negative dan sangat negative termasuk kedalam kemampuan penalaran matematis pra deduktif.Kata Kunci: Penalaran Matematis; Persepsi; Aljabar.

Page 1 of 1 | Total Record : 6