cover
Contact Name
Septyanto Kurniawan
Contact Email
s_yan_k@ymail.com
Phone
-
Journal Mail Official
sipilummetro@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota metro,
Lampung
INDONESIA
TAPAK (Teknologi Aplikasi Konstruksi) : Jurnal Program Studi Teknik Sipil
ISSN : 20892098     EISSN : 25486209     DOI : -
Core Subject : Engineering,
TAPAK ISSN: 2548-6209 (Electronic) & ISSN: 2089-2098 (Print) adalah jurnal peer-review yang menerbitkan artikel ilmiah dari disiplin ilmu teknik sipil, yang mencakup bidang studi : • Bahan bangunan dan bangunan, • Mekanika dan fisika struktural, • Rekayasa geoteknik, • Rekayasa jalan dan jembatan, • Rekayasa dan ekonomi perkotaan, • Konstruksi teknologi, ekonomi dan manajemen, • Teknologi informasi dalam konstruksi, • Proteksi kebakaran, thermoinsulation dan renovasi bangunan, • Keamanan tenaga kerja dalam konstruksi.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2 (2016): Mei 2016" : 8 Documents clear
KAJIAN KUAT TARIK BELAH PADA PERENCANAAN BETON DENGAN ADDITIVE SILICA FUME MENGGUNAKAN METODA AMERICAN CONCRETE INSTITUTE (AGREGAT HALUS GUNUNG SUGIH DAN AGREGAT KASAR TANJUNGAN LAMPUNG) Sari Utama Dewi
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 5, No 2 (2016): Mei 2016
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tapak.v5i2.131

Abstract

During the tensile strength of concrete is very difficult to measure than concrete press. Your analysis and experimental research on the use of additives such as Silica Fume and Sikament-NN was conducted to determine the value of the concrete tensile strength variation Silica Fume adding 0%, 5%, 10%, 15% and 20%. This study used a sample test cylinder diameter of 15 cm and height of 30 cm were perfomed at age 28 days and required 3 test specimens for each of the various levels of the addition of Silica Fume and Sikament-NN. With the addition of Silica Fume 4 variation of 5%, 10%, 15% and 20% and Sikament-NN 0.5%, 1%, 1.5% and 2% of the test specimen obtained a total of 27 units of the test specimen. The result showed that the influence of Silica Fume on the concrete mix can increase kelecakan concrete, it is influenced by particle shape Silica Fume smooth particles. The greater the importance of the use of Silica Fume slump value is small, it is because of Silica Fume absorbs water. On the use of Silica Fume 15% at 28 days of concrete age obtained optimum tensile strength of concrete is 41.52 kg/cm2, but the result have not yet reached the planned tensile strength that is equal to 60 kg/cm2. Use of Silica Fume as additive in concrete with cement replacement levels of > 15% of the weight of cement can reduce the quality of concrete. It is due to water absorption by Silica Fume too large so that the water needed for the hydration is not enough lead into a low concrete strenght. From table-NN Sikament addition of 0.5% and Silica Fume 15% at 28 days of concrete to increase the strength of the highest (551.07 kg/cm2) compared to the percentage that the addition of another 1%, 1.5% and 2% for the addition Sikament-NN and 5%, 10% and 20% for the addition of Silica Fume, from research and from the statements above show that the compressive strength of concrete with the addition of Sikament-NN of 0.5% and Silica Fume for 15% was recommended for use on a concrete plan when using additional materials as mentioned above. Means it can be concluded the use Sikament-NN and Silica Fume should be used to the extent of 0.5% and 15% and more of it is not effective anymore.
PENGARUH PENGGUNAAN CEMENT TREATED BASE COURSE DENGAN METODE ASTM UNTUK PENINGKATAN DAYA DUKUNG APRON (Studi Kasus : Bandar Udara Radin Inten II Propinsi Lampung) Masykur Masykur; Novita Sari
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 5, No 2 (2016): Mei 2016
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tapak.v5i2.132

Abstract

Ruang lingkup pada penelitian ini adalah pengujian sifat-sifat fisik agregat yaitu dengan memisahkan agregat kasar dan agregat halus dengan menggunakan saringan no.4, selanjutnya dilakukan pengujian analisa saringan untuk mendapatkan gradasi yang sesuai spesifikasi. Setelah didapatkan gradasi, dilanjutkan uji pemadatan untuk memperoleh niai kepadatan maksimum (γdmax) dan kadar air maksimum (Wopt), selanjutnya dilakukan pengujian CBR pada Wopt dengan 2 variasi tumbukan untuk masing-masing presentase, setelah mendapatkan hasil pengujian kemudian dipilih nilai CBR yang memenuhi syarat dan ketentuan dari Bandar Udara Radin Inten II provinsi Lampung. Penambahan semen 6% pada base course untuk kekuatan daya dukung apron mempunyai kecenderungan menurun, tetapi dilihat dari pengujian CBR lapangan hasilnya meningkat, berbeda dengan hasil sand cone.
ANALISIS RANCANGAN PERBANDINGAN METODE (BINA MARGA DAN AASHTO 1993) KONSTRUKSI PERKERASAN JALAN BETON DENGAN LAPIS TAMBAHAN PADA KONDISI EXISTING (Studi Kasus Ruas Jalan Marga Punduh Kabupaten Pesawaran) Jaya, Fery Hendi
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 5, No 2 (2016): Mei 2016
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tapak.v5i2.133

Abstract

Konstruksi jalan merupakan prasarana transportasi darat yang mendukung langsung pergerakan orang maupun barang dari suatu tempat ke tempat yang lain, dimana  konstruksi jalan menerima beban langsung diatasnya oleh karena itu konstruksi perkerasan jalan harus dapat mendukung dan memiliki stabilitas struktur yang kokoh, baik konstruksi jalan aspal (flexsibel pavement), jalan beton (rigid pavement), maupun campuran keduanya.Pada perkembangannya saat ini konstruksi perkerasan jalan beton (rigid pavement)  terutama pada kondisi existing jalan beton Ruas jalan Marga Punduh Kabupaten Pesawaran mengalami permasalahan yakni jalan bergelombang, retak, pecah-pecah, penurunan, berlubang, dll. Ruas jalan yang memiliki panjang 350 meter, lebar 8 meter ini memiliki fungsi klas jalan arteri. Maka sebagai alternatif perbaikan direncanakan/dirancang pelapis tambahan (overlay) konstruksi perkerasan beton pada kondisi existing dengan membandingkan ke-2 metode Bina Marga dan AASHTO 1993. Penelitian ini, dengan mengumpulkan dan menggunakan data-data permulaan desain konstruksi jalan beton, klasifikasi pembebanan, perhitungan ulang LHR, parameter desain dengan menggunakan metode Bina Marga dan AASHTO 1993, agar dapat mengetahui seberapa besar perbedaan lapis tambahan konstruksi yang didapat pada ruas jalan tersebut. Analisis yang diperoleh dalam penelitian ini dengan hasil pelapisan tambah langsung (bonded concrete) dengan menggunakan Metode Bina Marga 2002 diperoleh sebesar 7 cm, sedangkan metode AASHTO 1993 diperoleh sebesar 5 cm. pelapisan tambah langsung (bonded concrete) untuk kondisi perkerasan yang mengalami rusak secara struktur dengan menggunakan Metode Bina Marga 2002 diperoleh sebesar 12cm, sedangkan metode AASHTO 1993 diperoleh sebesar 8 cm. Metode Bina Marga 2002 untuk desain overlay pada pelapisan tambah langsung (bonded concrete) lebih besar jika dibandingkan dengan menggunakan Metode AASHTO 1993.Sedangkan tebal lapis tambah yang diperoleh dengan menggunakan Metode Bina Marga 2002 untuk desain overlay pada pelapisan tambah dengan pemisah (unbonded concrete) lebih kecil jika dibandingkan dengan menggunakan Metode AASHTO 1993.
KAJIAN PENGGUNAAN DYNAMIC CONE PENETROMETER (DCP) UNTUK UJI LAPANGAN PADA TANAH DASAR PEKERJAAN TIMBUNAN APRON ( Studi Kasus Di Bandar Udara Radin Inten II Lampung ) Sriharyani, Leni; Oktami, Diah
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 5, No 2 (2016): Mei 2016
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tapak.v5i2.128

Abstract

Cara uji DCP (Dynamic Cone Penetrometer) merupakan suatu prosedur yang cepat untuk melaksanakan evaluasi kekuatan tanah dasar dan lapis fondasi jalan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kedalaman galian tanah humus atau permukaan pada CBR 6% menggunakan alat DCP (Dynamic Cone Penetrometer). Penelitian ini dilakuan di Apron Bandar Udara Radin Inten II Lampung. Batasan masalah pada penelitian ini dibatasi pada hasil pengujian kedalaman galian tanah atau permukaan pada CBR 6% dengan menggunakan alat DCP (Dynamic Cone Penetrometer) yang dilakukan di lapangan dan tidak dilakukan penelitian kembali setelah penimbunan.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka ,interview, dan pengujian langsung di lapangan. Dari hasil pengujian di dapat hasil kedalaman galian tanah humus atau permukaan CBR 6% yang dilakukan pada 10 titik pengujian yaitu titik satu kedalaman CBR 6% mencapai 46 cm, titik dua kedalaman CBR 6% mencapai 40 cm, titik tiga kedalaman CBR 6% mencapai 30 cm, titik empat kedalaman CBR 6% mencapai 45 cm, titik lima kedalaman CBR 6% mencapai 60 cm, titik enam kedalaman CBR 6% mencapai 54 cm, titik tujuh kedalaman CBR 6% mencapai 66 cm, titik delapan kedalaman CBR 6% mencapai 60 cm, titik sembilan kedalaman CBR 6% mencapai 80 cm, dan titik sepuluh kedalaman CBR 6% mencapai 50 cm
ANALISIS DAYA DUKUNG TANAH (DDT) PADA SUB GRADE/TANAH DASAR (Studi Kasus pada Sub Grade Lahan Parkir Kampus 3 Universitas Muhammadiyah Metro) Amran, Yusuf
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 5, No 2 (2016): Mei 2016
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tapak.v5i2.134

Abstract

Tanah dasar sebagai pondasi perkerasan di samping harus mempunyai kekuatan ataudaya dukung terhadap beban kendaraan, maka tanah dasar juga harus mempunyaistabilitas volume akibat pengaruh lingkungan terutama air. Tanah dasar yang mempunyaikekuatan dan stabilitas volumeyang rendah akan mengakibatkan perkerasan mudahmengalami deformasi dan retak. Perkerasan yang dibangun pada tanah dasar yang lemah danmudah dipengaruhi lingkungan akan mempunyai umur pelayanan yang pendek.Tanah dasar di wilayah lahan parkir pada kampus 3 Universitas Muhammadiyah Metro perlu dilakukan analisa lebih lanjut karena terindikasi tanah lempung. Wilayah tersebut memang sampai saat ini belum mengalami kerusakan dan permasalahan yang berarti di bidang tanah, namun tidak ada salahnya jika kita mengantisipasi dan mencegah timbulnya kerusakan/permasalahan-permasalahan di masa yang akan datang terutama pada tanah dasar di daerah tersebut. Dari gambaran permasalahan yang ditunjukkan di atas, maka perlu dilakukan penelitian dengan judul “Analisis Daya Dukung Tanah (DDT) pada Sub Grade/Tanah Dasar (Studi Kasus pada Sub Grade Lahan Parkir Kampus 3 Universitas Muhammadiyah Metro). Analisis tanah ini meliputi beberapa item pengujian yang akan dilakukan baik di lapanganmaupun di laboratorium. Untuk uji di lapangan dilakukan uji borring dengan kedalamanmaksimal -1m dengan pengambilan disturbed sample setiap kedalaman -20cm, -40cm, -60cm, -80cm dan -100cm. Setelah itu sample dibawa ke laboratorium gunamendapatkan informasi teknis mengenai parameter dan sifat dari sample disturbedtersebut melalui beberapa pengujian tanah antara lain uji Kadar Air, Berat Jenis Tanah, Analisa Saringan, Liquid Limit, Plastis Limit, CBR Laboratorium dan uji Proctor.Diharapkan darihasil analisa ini bisa mendapatkan data dan cara yang efektif serta tepat guna mendukung Lembaga Universitas Muhammadiyah Metro untuk program peningkatan kualitas landasan dan layanan parkir terutama pada tanah dasar di kampus 3 Universitas Muhammadiyah Metro.
ANALISA PERAWATAN BETON CETAK MENGGUNAKAN UAP Kurniawan, Septyanto
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 5, No 2 (2016): Mei 2016
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tapak.v5i2.129

Abstract

Salah satu cara yang digunakan untuk mempercepat kekuatan beton cetak/ paving block adalah dengan meningkatkan temperatur perawatan diatas temperatur ruang. Adapun variasi temperatur perawatan yang diterapakan adalah 70oC, 80oC, dan 90oC, sedangkan perawatan dilakukan selama 5 jam. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa temperatur optimum tercapai pada suhu 70oC yaitu dimana pada usia 1 hari setelah dilakukan perawatan uap, beton cetak/ paving block sudah memiliki nilai kuat tekan yang sama dengan nilai kuat tekan beton cetak/ paving block berumur 3 hari dengan penyiraman yaitu 15,075 Mpa, sehingga paving block dengan umur 1 hari setelah perawatan uap pada suhu 70oC sudah dapat dikirim kelokasi penggunaan. Begitu juga pada saat umur 28 hari kekuatan sebesar 23,059 Mpa yaitu dapat mencapai kekuatan paving block mutu kelas III dimana mempunyai nilai 17 – 20 Mpa. Sedangkan pada suhu perawatan diatas 70oC yaitu suhu perawatan 80oC dan 90oC menghasilkan nilai kuat tekan yang lebih rendah dari nilai kuat tekan paving block dengan penyiraman pada suhu 28 hari yaitu 18,668 Mpa dan 16,983 Mpa dimana masing-masing kekuatannya tidak dapat mencapai kekuatan paving block mutu III yaitu 17 – 20 Mpa. Hal ini disebabkan karena suhu yang terlalu tinggi mengakibatkan proses hidrasi didalam paving block tidak sempurna. Dengan demikian suhu perawatan 70oC merupakan suhu yang optimum untuk diterapkan pada metode perawatan uap (Steam curing)
PEMBANGUNAN GEDUNG RAWAT INAP VIP RUMAH SAKIT UMUM DAERAH JENDRAL AHMAD YANI KOTA METRO Agus Surandono
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 5, No 2 (2016): Mei 2016
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tapak.v5i2.135

Abstract

Mengingat jumlah masyarakat yang menggunakan rumah sakit sebagai media penyembuhan kesehatan yang semakin meningkat, maka diperlukannya penambahan sarana dan prasarana baru pada RSUD Jendral Ahmad Yani Kota Metro. Oleh karena itu pemerintah Kota Metro melalui Dinas Kesehatan terus berupaya menyediakan sarana dan prasaranan kesehatan yang baik, salah satunya dengan kegiatan pengembangan pembangunan Rumah Sakit tahun anggaran 2015  yang dalam pelaksanaannya adalah pekerjaan pembangunan Gedung Rawat Inap VIP.Gedung Rawat Inap VIP merupakan unit/bagian dari rumah sakit yang harus memberikan pelayanan prima kepada masyarakat Kota Metro khususnya, masyarakat kabupaten / kota sekitarnya umumnya yang memerlukan penanganan kesehatan, dengan terlaksanya pekerjaan tersebut maka diharapkan proses pelayanan kesehatan pada Rumah Sakit Umum Daerah Jendral Ahmad Yani  khususnya  diruang gawat darurat dapat secara maksimal mendukung dalam hal prasarananya.Dalam pelaksanakan pekerjaan di lapangan pekerjaan sudah dilaksanakan sesuai dengan rencana kerja dan syarat-syarat (RKS), sehingga pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan pekerjaan yang telah di rencanakan.Pelaksanaan pekerjaan sudah dilaksanakan sesuai dengan gambar dan RAB yang telah ditawarkan pihak kontraktor ke pihak dinas terkait
PENGARUH PARKIR BADAN JALAN TERHADAP KINERJA RUAS JALAN ( Studi Kasus Jalan Imam Bonjol Kota Metro ) Ida Hadijah; Leni Sriharyani
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 5, No 2 (2016): Mei 2016
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tapak.v5i2.130

Abstract

Kota Metro merupakan salah satu kota pusat perdagangan, pemerintahan dan pendidikan. Kajian pada penelitian ini adalah pada ruas jalan Imam Bonjol yang merupakan jalur padat kawasan perdagangan dan memiliki kegiatan on street parking. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghitung besarnya penurunan tingkat kinerja jalan akibat kegiatan on street parking. Survey dilakukan selama 3 hari yaitu hari Sabtu, Minggu dan Senin. Pengamatan dilakukan selama 12 jam yaitu pukul 06.00 – 18.00 WIB. Perhitungan menggunakan Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997.Penelitian yang dilakukan di jalan Imam Bonjol Kota Metro ini meliputi survey volume lalu lintas (Traffic Counting), yaitu mencacah semua jenis kendaraan yang melewati ruas jalan ini meliputi kendaraan berat, kendaraan ringan, motor cycle (sepeda motor) dan kendaraan tidak bermotor. Survey parkir , yaitu mengamati dan mencatat jumlah kendaraan keluar masuk on street parking.Dari hasil analisis menunjukkan bahwa kegiatan on street parking sangat berpengaruh terhadap penurunan kinerja ruas jalan Imam Bonjol Kota Metro. Besarnya pengaruh penurunan kinerja jalan akibat kegiatan on street parking untuk hari Sabtu 0.19 hingga 0.40. Pada hari Minggu terjadi penurunan kinerja jalan dari 0.16 hingga 0.38. dan untuk hari Senin besarnya pengaruh penurunan kinerja jalan akibat kegiatan on street parking berkisar  0.24 hingga 0.50.

Page 1 of 1 | Total Record : 8