cover
Contact Name
Lutfi Sauqi Faznur
Contact Email
lutfisyauki@umj.ac.id
Phone
+628569008300
Journal Mail Official
penaliterasi@umj.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta Jalan K.H. Ahmad Dahlan, Cirendeu, Ciputat, Tangerang Selatan
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Pena Literasi
ISSN : -     EISSN : 26148226     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pena literasi merupakan jurnal nasional yang berbasis penelitian di bidang Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 140 Documents
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN DAN PENGUASAAN KOSAKATA TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS CERPEN Lutfi Lutfi
Pena Literasi Vol 3, No 1 (2020): Pena Literasi
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/pl.3.1.36-41

Abstract

ABSTRAKMengetahuai antara penggunaan media pembelajaran dan penggunaan kosakata terhadap menulis cerpen. Sempel pada penelitian ini melibatkan 60 siswa. Dibagi menjadi dua kelas, satu kelompok kelas eksperimen dan dua kelompok kelas kontrol. Terdapat dua jenis intrumen yang digunakan dalam peneitian ini yakni satu intrumen teks penguasaan kosakata. Kedua intrumen tersebut dilakukan kalibrasi intrumen untuk mengetahui kualitas (validitas dan reabilitas) intrumen.  Hasil penelitian menunjukan pengaruh yang signifikan penggunaan media pembelajaran pemutaran filem dokumenter terhadap penulisan cerpen
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN UNTUK MATA KULIAH BAHASA INDONESIA BERBASIS ANDROID Agus Milu Susetyo
Pena Literasi Vol 3, No 1 (2020): Pena Literasi
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/pl.3.1.1-9

Abstract

Penelitian ini di awali dari fenomena adanya smartphone Android di kalangan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jember. Sebagian besar mereka hanya menggunakan kecanggihan ponsel untuk kebutuhan komunikasi, bersosial media, dan hiburan. Padahal bisa digunakan untuk media pembelajaran. dimana media pembelajaran atau perkuliahan salah satu kebutuhan yang tidak terlepaskan dari proses pembelajaran. disisi lain, media pembelajaran atau kuliah dikelas membutuhkan suatu inovasi. Kebanyakan pendidik (dosen) menggunakan buku, ppt, internet, dan media proyeksi lainnya. Adaptasi media kuliah mutlak diperlukan agar suasana di kelas tidak monoton.Perangkat lunak berupa Adobe Flash CS6 sudah semakin canggih. Perangkat ini bisa menghasilkan animasi flash yang dapat di konvert ke dalam sistem Android (hp yang banyak dimilik mahasiswa). Dengan kemampuan inilah peneliti ingin mengembangkan media pembelajaran pada mata kuliah bahasa Indonesia yang diterapkan ke dalam smartphone milik mahasiswa. Dengan keinginan ini nantinya smartphone mahasiswa bisa menjadi media pembelajaran yang inovatif khususnya untuk mata kuliah bahasa Indonesia.Dengan metode pengembangan dan uji coba kepada mahasiswa, ahli materi dan ahli media mendapatkan hasil bahwa produk yang dikembangkan peneliti layak digunakan untuk mata kuliah Bahasa Indonesia. meskipun demikian ada kelemahan produk ini. (a) aplikasi Android ini belum tersedia di Googel Playstore sehingga dosenlah yang mendistribusikan kepada mahasiwa. (b) Cara pengerjaan tugas atau latihan masih terpisah dari produk. (c) pengguna harus menggunakan aplikasi pendukung lainnya berupa Adobe Air.Kata kunci: Pengembangan, Bahasa, Media, Android, Pembelajaran
PENGARUH LINGKUNGAN TERHADAP PEMEROLEHAN BAHASA PERTAMA ANAK USIA 2 TAHUN 8 BULAN DALAM TATARAN SINTAKSIS Mutiara Citra Abdullah
Pena Literasi Vol 3, No 1 (2020): Pena Literasi
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/pl.3.1.42-49

Abstract

Penilitan ini dilakukan untuk mendeskripsikan hasil analisis pemerolehan bahasa anak usia 2 tahun 8 bulan sesuai dengan tahapan pemerolehan bahasa secara sintaksis dan menentukan bentuk-bentuk kalimatnya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dan menggunakan teknik catat. Sumber data penelitian ini adalah tuturan-tuturan yang dihasilkan anak yang ditranskrikan. Hasil penelitian menunjukan bahwa anak dapat membuat ujaran dalam bentuk satu kata, dua kata, rangkaian kata yang kemudian dibentuk ke dalam kalimat deklaratif, interogatif, dan imperatif serta terdapat pengaruh lingkungan terhadap pemerolehan bahasa yang diterima oleh anak.
KETERLIBATAN PENULIS MELALUI ASPEK KEBAHASAAN PADA BUKU TEKS PELAJARAN BERBASIS KURIKULUM 2013 Ahmad Fadly
Pena Literasi Vol 3, No 1 (2020): Pena Literasi
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/pl.3.1.10-19

Abstract

Buku teks pelajaran (buku TP) berpengaruh pada pengetahuan, pemahaman, dan cara pandang peserta didik. Buku teks pelajaran Sejarah menentukan pemahaman peserta didik mengenai identitas bangsa di masa lalu sehingga dapat menjadi dasar tindakannya di masa depan. Keterlibatan penulis buku TP Sejarah tercermin melalui aspek kebahasaannya. Keterlibatan itu menunjukkan sikap penulis terhadap pengetahuan yang disajikannya melalui buku tersebut. Dengan menganalisis tiga buku TP Sejarah Kelas 10, Kelas 11, dan Kelas 12 menggunakan subsistem keterlibatan (engagement), terungkap bahwa heteroglossia hadir dalam buku TP Sejarah Kelas 10, 11, dan 12, tetapi memiliki karakteristik tersendiri. Pada buku TP Sejarah Kelas 10, penulis menggunakan heteroglossia dengan mengutip informasi faktual-objektif untuk mendukung argumennya, sedangkan pada buku TP Sejarah Kelas 11 penulis menggunakan heteroglossia dengan mengutip pendapat yang bersifat subjektif untuk mendukung argumennya. Sementara itu, pada buku TP Sejarah Kelas 12 penulis menggunakan heteroglossia untuk membentuk wacana pada buku tersebut. Pronomina kita secara intensif digunakan dan tidak digunakan pronomina kami atau saya pada ketiga buku tersebut. Artinya, penulis berstrategi untuk mengurangi tanggung jawabnya terhadap teks yang ditulisnya. Temuan lain ialah bahwa tamengan (hedges) lebih jarang ditemukan dibandingkan dengan boosters dan penggunaan pronomina inklusif kita hadir dengan frekuensi tinggi pada ketiga buku tersebut. Ini berarti bahwa dalam menjelaskan sejarah, penulis cenderung mengevaluasinya dengan meningkatkan derajat kualitas (uptoning).Kata kunci: keterlibatan; sistem appraisal; analisis wacana; buku teks pelajaran
SKEMA AKTAN DAN STRUKTUR FUNGSIONAL A.J. GREIMAS DALAM CERITA ASAL MULO JAMBI TULO DAN JAMBI KECIK Sovia Wulandari; Dimas Sanjaya; Ririn Dwi Anggraini; Khairunnisa Khairunnisa
Pena Literasi Vol 3, No 1 (2020): Pena Literasi
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/pl.3.1.50-61

Abstract

Penelitian ini menganalisis skema aktan dan struktur fungsional dari teori A.J. Greimas dalam cerita rakyat Asal Mulo Jambi Tulo dan Jambi Kecik. Penelitian ini mendeskripsikan skema aktan dan struktur fungsional cerita rakyat Asal Mulo Jambi Tulo dan Jambi Kecik. Pendekatan yang dilakukan adalah kualitatif. Fokus analisis adalah unsur naratologis pembangun dari cerita rakyat Asal Mulo Jambi Tulo dan Jambi Kecik. Data penelitian diambil langsung ke lapangan pada tanggal 30 November 2019, di RT 10 Kelurahan Jambi Kecik, Kecamatan Muaro Sebo, Kabupaten Muarojambi. Data dianalisis dengan metode deskriptif. Adapun langkah-langkah yang dilakukan pada penelitian 1) Penelitian ke lapangan dengan metode simak dan rekam, 2) mentranskripsikan data, 3) menerjemahkan data ke bahasa Indonesia yang baik dan benar, 4) menvalidasi data, 5) menyajikan data. Hasil penelitian menunjukkan adanya skema aktan, yaitu, subjek, objek, pengirim, penerima, pembantu, dan penentang. Ditemukan pula struktur fungsional, yaitu, situasi awal, transformasi (tahap uji kecakapan, tahap utama, dan tahap kegemilangan), dan situasi akhir.
ANALISIS MAKNA IDIOM DALAM BERITA POLITIK PADA KORAN KOMPAS EDISI NOVEMBER 2019–FEBRUARI 2020 Pra Khoirunnisa Triska K; Tati Sri Uswati; Itaristanti Itaristanti
Pena Literasi Vol 3, No 2 (2020): Pena Literasi
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/pl.3.2.102-113

Abstract

Penggunaan idiom dalam berkomunikasi masih sering dilakukan, salah satunya melalui media cetak. Masyarakat secara umum hanya menerima informasi tanpa memperdalam isi dan makna bacaan tersebut. Padahal masih terdapat bentuk idiom yang belum diketahui maknanya secara luas. Hal ini karena, dalam memaknai idiom dibutuhkan pemahaman yang baik mengenai makna itu sendiri. Penelitian ini bertujuan menemukan bentuk dan makna idiom dalam berita politik pada koran Kompas edisi November 2019–Februari 2020 dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Penyediaan data menggunakan metode simak sedangkan analisis data digunakan metode padan ekstralingual. Hasil penelitian menunjukkan 108 bentuk idiom yang ditemukan. Dalam penelitian ini disajikan 30% data sebagai sampel. Berdasarkan segi keeratan unsurnya idiom sebagian lebih banyak digunakan sedangkan berdasarkan unsur pembentuknya lebih banyak digunakan idiom dengan panca indera.Kata kunci: idiom, berita politik, media cetak.
KEMAMPUAN MENULIS MAKALAH ILMIAH MAHASISWA PRODI INFORMATIKA UNIVERSITAS BHAYANGKARA JAKARTA RAYA Hafizah Hafizah
Pena Literasi Vol 4, No 1 (2021): Pena Literasi
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/pl.4.1.12-19

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) untuk mengetahui kemampuan mahasiswa Prodi Informatika Universitas Bhayangkara Jakarta Raya dalam menulis makalah ilmiah; (2) untuk mengetahui kendala yang dialami mahasiswa Prodi Informatika Universitas Bhayangkara Jakarta Raya dalam penulisan makalah ilmiah. Penelitian ini dilakukan kepada mahasiswa Prodi Informatika Universitas Bhayangkara Jakarta Raya. Metode penelitian yang digunakan deskriptif kuantitatif. Populasi pada penelitian ini adalah mahasiswa Universitas Bhayangkara yang dilakukan pada semester ganjil tahun ajaran 2020/2021.Sampelnya sebanyak 35 mahasiswa yang dipilih secara acak (random sampling). Data berupa makalah ilmiah dikumpulkan pada akhir perkuliahan Bahasa Indonesia dan dianalisis menggunakan instrumen penelitian berupa tabel analisis. Hasil dari penelitian ini diperoleh 9 mahasiswa atau  25,72% mendapatkan nilai baik, 18 mahasiswa atau 51,42% mendapatkan nilai cukup, 7 mahasiswa atau 20% mendapatkan nilai kurang, dan 1 mahasiswa atau 2,86% mendapatkan nilai sangat kurang. Dapat disimpulkan bahwa kemampuan menulis makalah ilmiah mahasiswa berada pada tataran cukup.
ANALISIS KESESUAIAN KOSA KATA CERITA KELINCI DAN KURA-KURA MENURUT TEORI KETERBACAAN GRAFIK FRY Zain Nur Khusnaini; Aninditya Sri Nugraheni
Pena Literasi Vol 3, No 2 (2020): Pena Literasi
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/pl.3.2.124-132

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk: yang pertama, pembaca tahu tingkat keterbacaan dari cerita “Kelinci dan Kura-Kura”. Kedua, para orang dewasa, orang tua, atau guru dapat memberikan bahan bacaan anak sesuai dengan tingkatkannya masing-masing. Ketiga, agar para pembaca juga dapat mencoba perhitungan tingkat keterbacaan Grafik Fry. Penelitian ini dilatar belakangi masih adanya cerita-cerita anak yang tingkat keterbacaannya terlalu tinggi untuk anak-anak pahami. Fokus dari penelitian ini adalah jumlah kosa kata dan kalimat dalam penyusunan sebuah wacana.  Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Objek dari penenlitian ini adalah cerita anak fable yang cukup populer yaitu “Kelinci dan Kura-Kura”. Analisis data pada penelitian ini menggunakan teori formula Grafik Fry untuk perhitungan tingkat keterbacaan wacana pada cerita “Kelinci dan Kura-Kura”. Hasil dari perhitungan Grafik Fry menujukan bahwa keterbacaan cerita “Kelinci dan Kura-Kura” berada di titik 5. Yang berarti bahwa cerita anak fable “Kelinci dan Kura-Kura” adalah bacaan yang sesuai untuk pelajar kelas 4, 5, dan 6 sekolah dasar.Kata kunci: Keterbacaan, Wacana, Grafik Fry.
TINDAK TUTUR ILOKUSI DALAM FILM PENDEK “TILIK (2018)” Edo Frandika; Idawati Idawati
Pena Literasi Vol 3, No 2 (2020): Pena Literasi
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/pl.3.2.61-69

Abstract

Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui (1) bentuk tindak tutur ilokusi; dan (2) jenis tindak tutur ilokusi dalam film pendek “Tilik (2018). Peneliti menggunakan jenis penelitian deskripsi kualitatif dalam penelitian ini. Dialog para tokoh dalam film pendek “Tilik (2018) sebagai sumber data dalam penelitian ini. Film yang digunakan dalam penelitian ini ialah film pendek “Tilik (2018)” yang erat kaitannya dengan budaya dan kebiasaan masyarakat yang ada di Indonesia. Untuk mempermudah pengumpullan data peneliti menggunakan Teknik simak bebas libat cakap dan catat dalam penelitian ini. Peneliti sebagai instrumen penelitian dalam penelitian ini, lalu divalidasikan oleh expert judgment atau dosen lainnya. Metode yang digunakan untuk menganalis atau sebagai pisau analisis dalam penelitian ini menggunakan metode padan pragmatis. Berdasarkan hasil analisis data yang ditemukan oleh peneliti, dapat disimpulkan menjadi dua.. Pertama, bentuk tindak tutur ilokusi yang didapatkan dalam film pendek “Tilik (2018)” yaitu deklaratif, imperatif, dan interogatif. Data kedua jenis tindak tutur ilokusi yang ditemukan ialah asertif, direktif, komisif, ekspresif, dan deklaratif.
ANALISIS PENANDA HUBUNGAN SINONIMI DAN HIPONIMI PADA PUISI “MEMBACA TANDA-TANDA” KARYA TAUFIQ ISMAIL Novhira Putri Paino; Dita Dewi Safira Hutagaol; Artha Uli Sagala
Pena Literasi Vol 4, No 1 (2021): Pena Literasi
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/pl.4.1.%p

Abstract

Penelitian dalam artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan relasi makna sinonimi dan hionimi yang terdapat dalam puisi “Membaca Tanda-Tanda” Karya Taufiq Ismail. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif analisis. Sumber data dalam penelitian ini adalah dari google tentang puisi “Membaca Tanda-Tanda” Karya Taufiq Ismail. Data penelitian ini berupa kalimat atau wacana yang terdapat dalam puisi “Membaca Tanda-Tanda” Karya Taufiq Ismail tersebut. Data tertulis merupakan hasil dari metode kualitatif. Penelitian ini dilakukan untuk mengungkapkan bagaimana relasi makna sinonimi dan hiponimi yang terjadi puisi “Membaca Tanda-Tanda” karya Taufiq Ismail. Teknik data menggunakan tiga teknik yaitu (1) teknik pustaka, (2) teknik simak, (3) teknik catat. Teknik data dalam penelitian ini adalah pencatatan semi struktur mengumpulkan data, yakni mencari puisi dari Google, mencari referensi yang berhubungan dengan judul, dan mencatat serta menyeleksi kata-kata yang mengandung unsur relasi makna sinonimi dan hiponimi. Adapun langkah-langkah analisis data yang dilakukan adalah melakukan data, reduksi data, penyajian data, dan tahap penyimpulan. Hasil analisis data yang digunakan dengan cara memahami data tentang hubungan relasi makna sinonimi dan hiponimi pada puisi Membaca Tanda-Tanda karya Taufiq Ismail dan mengidentifikasikannya sesuai dengan maksud dan tujuan penelitian. dan mencatat serta menyeleksi kata-kata yang mengandung unsur relasi makna sinonimi dan hiponimi. Adapun langkah-langkah analisis data yang dilakukan adalah melakukan data, reduksi data, penyajian data, dan tahap penyimpulan. Hasil analisis data yang digunakan dengan cara memahami data tentang hubungan relasi makna sinonimi dan hiponimi pada puisi Membaca Tanda-Tanda karya Taufiq Ismail dan mengidentifikasikannya sesuai dengan maksud dan tujuan penelitian. dan mencatat serta menyeleksi kata-kata yang mengandung unsur relasi makna sinonimi dan hiponimi. Adapun langkah-langkah analisis data yang dilakukan adalah melakukan data, reduksi data, penyajian data, dan tahap penyimpulan. Hasil analisis data yang digunakan dengan cara memahami data tentang hubungan relasi makna sinonimi dan hiponimi pada puisi Membaca Tanda-Tanda karya Taufiq Ismail dan mengidentifikasikannya sesuai dengan maksud dan tujuan penelitian.Kata kunci : Relasi Makna, Sinonimi, Hiponimi, Puisi.   

Page 4 of 14 | Total Record : 140