Jurnal Pendidikan Anak
Focus and Scope of Jurnal Pendidikan Anak (JPA) is research, study and analysis related to early childhood include; development of moral and religious values, physical motor development, emotional social development, cognitive development, language development, artistic and creative development, parenting, positive parenting, management institution of early childhood education, early child development assessment, child development psychology, child empowerment, ,learning strategy, Educational tool play, instructional media, innovation in early childhood education and various fields related to Early Childhood Education.
Articles
217 Documents
Tarian Papua: Meningkatkan Kemampuan Motorik Kasar Anak
Arshinta Minggah Pangesti;
Rochmiyati Azwardi;
Ari Sofia
Jurnal PG-PAUD Vol 2, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : FKIP UNILA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The research problem was children low of gross motor skills. This study aimed to determined the influence of dance on children gross motor skills ages 5-6 years in kindergarden Latifah 2 Gadingrejo Pringsewu District. The research method used pre-experimental with one-shot case study designed. Sample technique was total sampling with 15 children sample used purposive sampling technique. Data were collected by observation and documentation. Data were analyzed by using simple linear regresion. The results showed that there is an influence of dance on gross motor skills in children aged 5-6 years as much as 70,5%.Masalah penelitian ini adalah rendahnya kemampuan motorik kasar pada anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aktivitas tarian terhadap kemampuan motorik kasar pada anak usia 5-6 tahun di PAUD Latifah 2 Gadingrejo Kabupaten Pringsewu. Metode penelitian bersifat Pre-Eksperimental menggunakan jenis One-Shot Case Study. Sampel penelitian berjumlah 15 siswa dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan Regresi Linear Sederhana. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh antara tarian terhadap kemampuan motorik kasar anak usia 5-6 tahun sebesar 70,5%.Kata kunci: anak usia dini, motorik kasar, tarian anak
FAKTOR KELUARGA, SEKOLAH DAN TEMAN SEBAYA PENDUKUNG KEMAMPUAN SOSIAL ANAK USIA DINI
Yekti Akilasari;
Baharuddin Risyak;
Lilik Sabdaningtyas
Jurnal PG-PAUD Vol 1, No 5 (2015): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : FKIP UNILA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The research problem was children social development that still undeveloped. This study aimed to determine the supporting factor of children social development were in Budy Mulya kindergarten Negeri Katon Pesawaran district. The research was descriptive studies. Data collected by observation and inteview, and analyzed by using quantitatve descriptive with percentage designed. The results showed that family environment determine the leading roles for children, followed by others factors, such as schools and peers environment. From the result, it can beconcluded that families, schools and peers environment has a considerable role for children social development in Budi Mulya Kalirejo kindergarten, Negeri Katon district Pesawaran.Masalah penelitian ini adalah kemampuan sosial anak. Penelitian ini untuk mengetahui faktor pendukung kemampuan sosial anak usia dini di TK Budi Mulya Kalirejo Kecamatan Negeri Katon Kabupaten Pesawaran. Metode penelitian yang digunakan adalah Studi Deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif dengan persen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, lingkungan keluarga yang menentukan peran pertama bagi pendidikan anak, lingkungan sekolah lingkungan yang kedua untuk anak berhubungan langsung dengan pendidik dan teman sebaya dan lingkungan teman sebaya adalah anak-anak atau remaja yang memiliki usia atau tingkat kematangan yang kurang lebih sama dengan usianya. Disimpulkan bahwa faktor lingkungan keluarga dan lingkungan sekolah, mendukung kemampuan sosial anak usia dini di TK Budi Mulya Kalirejo Kecamatan Negeri Katon Kabupaten Pesawaran.kata kunci: anak usia dini, lingkungan, sosial
Kegiatan Melipat Kertas Origami Meningkatkan Perkembangan Motorik Halus Anak Usia Dini
Shely Nur Kussuma Ningtya;
Thoha Jaya;
Gian Anggraini
Jurnal PG-PAUD Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : FKIP UNILA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The problem in this research was fine motor development of children aged 5-6 years in Aisyiyah Bustanul Athfal 3 kindergarten has not been yet optimal. This research aims to determine the effect of origami paper folding activity on fine motor development of children. The method used in this research was experimental method. The sample used in this research were 60 children aged 5-6 years that were divided into two class devisions: class division of B1 as control class and class devision of B2 as experimental class. The data collection techniques used were observation and data analysis by using a simple linear regression test. The results showed that there was a significant difference between the experimental class and the control class, which means that the origami paper folding activity in the experimental class has an influence that can be applied in improving the fine motor development of the children. Masalah dalam penelitian ini adalah perkembangan motorik halus anak usia 5-6 tahun di TK Aisyiyah Bustanul Athfal 3 belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari kegiatan melipat kertas origami terhadap perkembangan motorik halus anak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah anak usia 5-6 tahun yang berjumlah 60 anak dengan pembagian kelas B1 sebagai kelas kontrol dan kelas B2 sebagai kelas eksperimen. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan analisis data yang digunakan yaitu uji regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol, yang artinya kegiatan melipat kertas origami pada kelas eksperimen memiliki pengaruh sehingga dapat digunakan untuk meningkatkan perkembangan motorik halus anak.Kata kunci : melipat kertas origami, motorik halus, anak usia 5-6 tahun.
PEMBELAJARAN ILMIAH BAGI ANAK USIA DINI
Chintia Eka Putri;
Een Yahya Haenilah;
Maman Surahman
Jurnal PG-PAUD Vol 3, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : FKIP UNILA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
This study aimed to examined the influences of scientific approach based learning through problem based learning model for early childhood problem-solving skills and to find the differences of early childhood problem solving skill before and after scientific approach based learning been applied. The reasearch was conducted at Al-Kautsar Kindergarten, Bandar Lampung. The reasearch method was conducted with quasy experiment. The reasearch subject were 32 early childhood aged 5-6 year old, which was carried out through simple random sampling technique. Data was collected by using observation and documentation. Instrument was used observation sheet with an assesment rubric rating scale. The data was analyzed by using t-test examination and simple linear regression test. The result showed that there was a significant differences of early childhood problem solving skill before and after scientific approach based learning been applied. It can be concluded that scientific approach based learning has an influences toward early childhood problem solving skills by 77,8%.Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji pengaruh pembelajaran berbasis pendekatan ilmiah (scientific approach) melalui model problem based learning terhadap kemampuan pemecahan masalah anak usia dini serta perbedaan sebelum dan sesudah diberikan perlakuan yaitu melalui pembelajaran berbasis pendekatan ilmiah. Penelitian ini dilakukan di TK Al-Kautsar Bandar Lampung. Metode penelitan yang digunakan ialah quasi eksperimen, dengan subjek penelitian 32 anak. Pengambilan subjek dilakukan dengan teknik simple random sampling. Data diambil melalui observasi dan dokumentasi. Instrumen penelitian yang digunakan ialah lembar observasi berupa rubrik penilaian jenis rating scale. Teknik analisis data yang digunakan yaitu uji t test dan uji regresi linear sederhana dengan SPSS 17 for Windows. Hasil dari penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah diberikan perlakuan pembelajaran berbasis pendekatan ilmiah. Artinya pembelajaran berbasis pendekatan ilmiah mempengaruhi kemampuan pemecahan masalah anak usia dini sebesar 77,8%.Kata Kunci: pendekatan Ilmiah, anak usia dini, kemampuan pemecahan masalah
HUBUNGAN KEGIATAN BERMAIN PERAN MAKRO DENGAN KETERAMPILAN BERBICARA ANAK USIA 5-6 TAHUN
Diyah Yusnita;
Sasmiati sasmiati;
Baharuddin risyak
Jurnal PG-PAUD Vol 1, No 4 (2015): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : FKIP UNILA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The problem in this research was children speaking skills aged 5-6 years old that were undeveloped at TK Al-Azhar 1 Bandar Lampung academic year 2014/2015. The research objective was to determine the correlation between macro role play activities with children speaking skills aged 5-6 years old. This research was non experimental quantitative research, with the correlation data analysis. Data were collected by observation and documentation. The data were analyzed by using cross table technique and Spearman Rank Correlation. The result showed that there was strong correlation between macro role play activities with children speaking skills by 0,86 %. Therefore, it is recommended to involve more macro role play activities to develop children speaking skills aged 5-6 years old.Masalah yang diangkat pada penelitian ini adalah keterampilan berbicara yang belum berkembang secara optimal pada anak usia 5-6 Tahun di TK Al-Azhar 1 Bandar Lampung Tahun Ajaran 2014/2015. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kegiatan bermain peran makro dengan keterampilan berbicara pada anak usia dini. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, yang bersifat non eksperimental dengan analisis data korelasi. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis tabel silang dan analisis Korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang erat antara kegiatan bermain peran makro dengan keterampilan berbicara sebesar 0,86 persen. Oleh sebab itu, perlu lebih ditingkatkan kegiatan bermain peran makro untuk mengembangkan keterampilan berbicara pada anak usia dini.Kata Kunci:keterampilan berbicara, kegiatan bermain peran makro, anak usia dini.
Pembelajaran Berbantuan ICT dengan Kemampuan Membaca Permulaan Anak
Darrin Widaad Mufiidah;
Een Y. Haenilah;
Ari Sofia
Jurnal PG-PAUD Vol 5, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : FKIP UNILA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The problem of this study was early reading skill of children aged 5-6 years old that is less developed. This study aimed to determine the correlation of ICT assisted learning on children’s early reading skill. ICT assisted learning is a learning activities by utilizing ICT devices as learning aids. Sampling method in this study used purposive sampling technique to choose kindergarten school which has ICT and 30 children of Goemerlang Kindergarten were selected as research samples. This study used correlational method and the research data were obtained by observation and documentation. The results showed that average result of children was in medium category on ICT assisted learning and could did an early reading. The analysis data used product moment correlational test. The result of this study showed that there is positive significant correlation of ICT assisted learning on children’s early reading skill. Masalah dalam penelitian ini adalah kemampuan membaca permulaan anak usia 5-6 tahun yang kurang berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pembelajaran berbantuan ICT dengan kemampuan membaca permulaan anak. Pembelajaran berbantuan ICT adalah suatu kegiatan pembelajaran dengan memanfaatkan perangkat ICT sebagai alat bantu pembelajaran. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling untuk memilih TK yang memiliki perangkat ICT dan diperoleh 30 anak TK Goemerlang sebagai sampel. Metode penelitian yang digunakan adalah metode korelasional serta teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan dokumentasi. Hasil analisis data penelitian menunjukkan bahwa rata-rata anak berkategori sedang pada pembelajaran berbantuan ICT dan mampu membaca permulaan. Analisis data yang digunakan adalah uji korelasi product moment. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan signifikan positif antara pembelajaran berbantuan ICT dengan kemampuan membaca permulaan anak.Kata kunci: anak usia 5-6 tahun, ICT, kemampuan membaca permulaan
AKTIVITAS BELAJAR MENGGUNAKAN METODE CERAMAH DAN METODE PROYEK DENGAN PERKEMBANGAN SOSIAL
Lia Santika;
M. Thoha B.S. Jaya;
Een Yayah Haenilah
Jurnal PG-PAUD Vol 2, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : FKIP UNILA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
This research aimed to the difference between learning activity using lecturing method and project method, to know the relationship of learning activity using lecturing method and project method with the social development. This research used experiment method with the same group design. The technique of sample collection using saturated sampling, the sample of this research consist of 26 children. The research was conducted from January 16thuntill 26th 2016. The technique of data collection using observation and document. The data analyzed using comparative test and spearman rank test. Based on the result, it could be concluded that there was a difference between learning activity through lecturing method and project method. This research also that there were not positive relation between learning activity through lecturing method and were positif relation project method with the social behavior.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan antara aktivitas belajar menggunakan metode ceramah dan metode proyek, mengetahui hubungan aktivitas belajar menggunakan metode ceramah dan metode proyek dengan perkembangan sosial. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain same group. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh, dengan sampel dalam penelitian ini yaitu 26 anak.Waktu dalam penelitian ini dilaksanakan dari tanggal 16 sampai 26 Januari 2016. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan uji komparatif dan uji spearman rank. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan antara aktivitas belajar menggunakan metode ceramah dan metode proyek. Penelitian juga menunjukan tidak adanya hubungan positif antara aktivitas belajar menggunakan metode ceramah dan ada hubungan positif metode proyek dengan perkembangan sosial.Kata kunci: aktivitas belajar, metode ceramah, metode proyek, dan perkembangan sosial.
PENGARUH AKTIVITAS BELAJAR DENGAN PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING TERHADAP PENGEMBANGAN KREATIVITAS
Nurul Kartika Setiana;
M Thoha B. S Jaya;
Een Yayah Haenilah
Jurnal PG-PAUD Vol 1, No 3 (2015): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : FKIP UNILA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The research problem was the low learning activity and children creativity. The study aimed to describe the effect of learning activity with contextual teaching and learning approach toward creativity development in PAUD Terpadu Cut Mutia. The method used in this research was ex post facto method. Based on the result, it can be concluded that an contextual teaching and learning approach have an effect to creativity development of students in B1 class for 2-3 indicator per activity/meeting. There was real contribution of the contextual teaching and learning approach toward the development of early childhood creativity.Masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya aktivitas belajar anak dan kurang berkembangnya kreativitas anak. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh aktivitas belajar dengan pendekatan contextual teaching and learning (CTL) terhadap pengembangan kreativitas anak usia dini di PAUD Terpadu Cut Mutia. Metode penelitian yang digunakan yaitu ex post facto. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa adanya pengaruh antara aktivitas belajar dengan pendekatan contextual teaching and learning (CTL) terhadap pengembangan kreativitas anak kelas B1 di PAUD Terpadu Cut Mutia sebanyak 2-3 capaian indikator per pertemuan dan terdapat kontribusi yang nyata aktivitas belajar dengan pendekatan contextual teaching and learning (CTL) terhadap pengembangan kreativitas anak usia dini.Kata kunci: aktivitas, ctl, kreativitas, anak.
Pengaruh Aktivitas Permainan Finger Painting Terhadap Pengenalan Warna Anak Kelompok B Usia 5-6 Tahun Di TK Bela Bangsa Mandiri Bandar Lampung
Septia Anggraini;
Thoha B.S Jaya;
Ari Sofia
Jurnal PG-PAUD Vol 5, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : FKIP UNILA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The problem in this study was the lack of color recognition in children aged 5-6 years. This study was done to determine the influence of finger painting activity on children aged 5-6 years. This type of research was a quantitative research by using pre-experimental design. The study sample used a multistage random sampling of 30 experimental class children and 27 control class of the children. Data collection techniques used are observation and documentation. While the data analysis used is two free sample t-test and simple linear regression analysis. The results showed that there were differences in color recognition between children who learned to use finger painting games with children who learned without using finger painting games and there was the influence of finger painting activity on color recognition on children in group B aged 5-6 years at Bela Bangsa Mandiri Bandar Kindergarten Lampung. Masalah pada penelitian ini adalah belum berkembangnya pengenalan warna pada anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aktivitas permainan finger painting pada anak usia 5-6 tahun. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang bersifat pre-experimental dengan desain kuantitatif. Sampel penelitian menggunakan multistage random sampling sebanyak 30 anak kelas eksperimen dan 27 anak kelas kontrol. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi dan dokumentasi. Sedangkan analisis data yang digunakan yaitu paired sample t-test dan analisis regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaaan pengenalan warna antara anak yang belajar menggunakan permainan finger painting dengan anak yang belajar tanpa menggunakan permainan finger painting dan ada pengaruh aktivitas permainan finger painting terhadap pengenalan warna pada anak kelompok B usia 5-6 tahun di TK Bela Bangsa Mandiri Bandar Lampung.Kata Kunci : aktivitas, finger painting, dan pengenalan warna
Hubungan Penggunaan Alat Permainan Edukatif Kartu Huruf Bergambar Dengan Kemampuan Mengenal Huruf Anak Usia Dini
Faradila Suchi;
Riswanti Rini;
Ari Sofia
Jurnal PG-PAUD Vol 4, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : FKIP UNILA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The problem on this research was the low of children’s ability to recognize letters of ages 4-5 th. The research aimed to know the correlation of using educative game tools picture letter cards and ability to recognize letters. The research used a quantitative method with the correlation approach. The research subject was 16 students of group 4-5 th in Bina Mulya Kinder Garden. The data analysis used mann-whiteney. The research showed the average score of game tools picture letter cards whice is 87 includes a very active category and the average score of ability to recognize letters whice is 82 includes according to expectations category. The result showed that there is a correlation significants between the use educative game tools picture letter cards and ability to recognize letters with the coefficient Z is -0,812 with level significant percent.Masalah penelitian ini adalah rendahnya kemampuan mengenal huruf anak usia 4-5 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan penggunaan alat permainan edukatif kartu huruf bergambar dengan kemampuan mengenal huruf anak. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Subjek penelitian ini adalah siswa TK Bina Mulya kelompok usia 4-5 tahun yang berjumlah 16 anak. Analisis data menggunakan korelasi mann-whiteney. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata nilai pada kartu huruf bergambar sebesar 87 dengan kategori sangat aktif dan rata-rata nilai pada kemampuan mengenal huruf sebesar 82 dengan kategori berkembang sesuai harapan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara penggunaan alat permainan edukatif kartu huruf bergambar dengan kemampuan mengenal huruf anak dengan koefisien nilai Z sebesar -0,812 dengan taraf signifikansi 5 persen.Kata Kunci : alat permainan edukatif, anak usia dini, kartu huruf bergambar, kemampuan mengenal huruf